Jakarta -
Kasus balang pada anak sekarang semakin meningkat, Bunda. Indonesia apalagi masuk dalam daftar negara dengan jumlah kasus balang tertinggi kedua di dunia.
Campak sendiri merupakan penyakit jangkitan saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus Morbillivirus. Penyakit ini terkenal sangat mudah menular dari satu anak ke anak lain.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia lewat akun Instagram @kemenkes_ri mencatat bahwa pada tahun 2025 ada 63.769 kasus balang dengan 116 Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terkonfirmasi di laboratorium di 16 provinsi. Sebanyak 68 persen kasus terjadi pada anak di bawah satu tahun dan kebanyakan belum mendapatkan imunisasi lengkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu hingga Februari 2026, tercatat sudah 8.810 kasus dengan 12 KLB di enam provinsi. Data ini menunjukkan bahwa balang tetap menjadi ancaman yang kudu kita perhatikan bersama.
Salah satu perihal yang memengaruhi seberapa parah balang yang dialami anak adalah asupan nutrisinya. Kekurangan vitamin A rupanya bisa membikin penyakit ini lebih berat, terutama pada anak kecil.
Pentingnya pemberian vitamin A pada anak penderita campak
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kemenkes RI, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menuturkan bahwa vitamin A mempunyai banyak faedah untuk tubuh anak.
"Vitamin A mempunyai banyak faedah untuk tubuh, khususnya dalam membentuk keimunan bagi bayi di 1.000 hari pertama kehidupan (HPK)," ungkapnya dikutip dari Kemenkes RI.
Vitamin A dikenal juga sebagai retinol yang merupakan nutrisi krusial untuk penglihatan, pertumbuhan, pembelahan sel, reproduksi, dan sistem kekebalan tubuh Si Kecil.
Setiap tahunnya, program suplementasi vitamin A dilakukan di bulan Februari dan Agustus. Anak usia 6 sampai 59 bulan mendapatkan kapsul vitamin A untuk memastikan tubuh mereka mempunyai persediaan nutrisi yang cukup.
Defisiensi (kekurangan) vitamin A dapat membikin anak lebih rentan terkena komplikasi campak. Anak bisa mengalami gangguan pertumbuhan, daya tahan tubuh menurun, dan akibat jangkitan lebih tinggi.
Anak yang mendapat vitamin A cukup condong lebih sigap pulih dari balang dan jangkitan lain, Bunda. Dengan asupan yang tepat, tubuh mereka mempunyai keahlian melawan penyakit lebih baik.
"Asupan sumber vitamin A pada anak perlu ditambah dan dicukupi, lantaran asupan vitamin A dari sumber sayuran dan buah-buahan sehari-hari belum memadai" tulis keterangan dari Kemenkes RI.
Manfaat vitamin A untuk anak
Selain bagus untuk campak, vitamin A mempunyai banyak faedah untuk kesehatan anak. Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Vitamin A merangsang produksi sel darah putih yang krusial untuk melawan virus dan kuman penyebab infeksi. Anak yang terinfeksi balang bisa lebih sigap pulih dan lebih kondusif dari komplikasi, seperti pneumonia.
2. Mendukung pertumbuhan normal anak
Selain meningkatkan imun, vitamin A berkedudukan sebagai antioksidan yang melindungi organ dan jaringan tubuh dari kerusakan. Dengan tubuh yang sehat, anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai usianya, Bunda.
3. Menjaga kesehatan mata
Selanjutnya, vitamin A krusial untuk menjaga kegunaan penglihatan anak, terutama di kondisi sinar redup. Nutrisi ini membantu retina bekerja lebih baik, mencegah rabun senja, dan mengurangi akibat kebutaan akibat kekurangan vitamin A.
Vitamin A berfaedah dalam pertumbuhan dan regenerasi sel-sel kulit, serta memperkuat skin barrier, ialah lapisan terluar kulit yang berfaedah untuk melindungi kulit dan tubuh.
5. Menjaga kesehatan tulang dan gigi
Asupan vitamin A yang cukup sangat bagus untuk tulang yang kuat dan gigi yang sehat. Nutrisi ini mendukung pertumbuhan anak agar tetap aktif dan bisa melakukan aktivitasnya dengan nyaman.
6. Mendukung kegunaan organ tubuh lainnya
Vitamin A turut membantu jantung, paru-paru, ginjal, serta jaringan lunak tetap sehat. Hal ini membikin organ vital anak berfaedah optimal saat tubuh melawan jangkitan campak.
Rekomendasi pemberian vitamin A untuk anak yang terkena campak
Pemberian vitamin A menjadi tentu krusial dalam penanganan anak yang terkena campak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan patokan dosis yang kondusif melalui akun IG @idai_ig.
Anak dengan balang dianjurkan menerima vitamin A dosis tinggi satu kali per hari selama dua hari berturut-turut. Cara ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan mempercepat pemulihan dari infeksi.
Untuk bayi usia 6 bulan sampai 1 tahun, vitamin A diberikan dalam kapsul biru 100.000 U per oral. Sementara untuk anak yang berumur lebih dari satu tahun, dosisnya menggunakan kapsul merah 200.000 U per oral, Bunda.
Jika anak mengalami gizi jelek alias ada komplikasi pada mata, master biasanya menyarankan pemberian tambahan vitamin A sekitar dua minggu berikutnya untuk memastikan tubuhnya mendapat asupan yang cukup.
IDAI menegaskan bahwa imunisasi balang rutin tetap menjadi langkah utama untuk menurunkan nomor kematian akibat balang di negara dengan kasus tinggi.
Itulah penjelasan komplit mengenai pentingnya pemberian Vitamin A bagi anak yang terkena campak. Semoga info ini bisa membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·