Peristiwa Rosario Dan Renungannya Serta Tata Cara Berdoa Rosario

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
sumber: pexels

Peristiwa Rosario – Bagi umat Katolik, Doa Rosario pasti tidak asing lagi di telinga. Doa Rosario merupakan salah satu angan dalam tradisi Gereja Katolik, di mana merupakan angan renungan atas misteri keselamatan dari saat Yesus Kristus di kandung hingga dia dimuliakan di surga dan mengutus Roh Kudus.

Total terdapat 20 peristiwa Rosario. Sembari mendaras Doa Salam Maria berkali-kali sebanyak 10 kali, para pendoa merenungkan salah satu misteri nan dirangkai dalam Rosario, serta menyisipkan renungan alias beberapa ayat nyanyian diantara setiap sepuluh Salam Maria.

Doa nan terus diulang-ulang ini sangat membantu memusatkan perhatian pada misteri keselamatan nan direnungkan. Tapi perlu diingat bahwa angan renungan ini juga kudu dibangun dan dipupuk oleh iman, jika tidak dilandasi ketaatan maka bisa jadi Doa Rosario menjadi rentetan kata-kata nan kosong.

Dalam Doa Rosario ada empat peristiwa nan melambangkan kejadian gembira, sedih, mulia dan terang dalam kehidupan Yesus Kristus. Berikut penjelasan dari keempat peristiwa Rosario.

Peristiwa-Peristiwa Rosario

sumber: pexels

1. Peristiwa Gembira

a. Maria menerima berita dari malaikat Gabriel.

“Salam hai engkau nan dikaruniai, Tuhan menyertai engkau ; jangan takut, hai Maria, karena engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau bakal mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Luk 1: 28b, 30b-31)

Bapa, Jika Engkau berfirman maka semuanya terjadi. Bersabdalah, ya Bapa, saya ini adalah hambamu, terjadilah padaku menurut kehendakMu.

b. Maria Mengunjungi Elisabet

“Diberkatilah engkau diantara semua wanita dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah Aku ini sampai ibu TuhanKu datang mengunjungi Aku?”  (Luk 1: 42-43 )

Bapa, hatiku memuliakan Dikau dan jiwaku bersorak-sorai lantaran Engkau Allah penuh kasih. Engkau menciptakan dan memelihara kami, anak-anakMu.

c. Yesus dilahirkan di Betlehem

“Maria melahirkan seorang anak laki-laki, lampau dibungkusnya dengan kain lampin dan dibaringkannya di dalam palungan,karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” (Luk 2: 7)

Bapa, kami berterima kasih lantaran Engkau telah merelakan putraMu menjadi manusia demi menebus dan mengampuni dosa-dosa kami. Jadikanlah kami layak menjadi anak-anakMu.

d. Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah

Simeon berbicara kepada Maria, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan alias membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda nan menimbulkan perbantahan. Kelak suatu pedang bakal menembus jiwamu sendiri.” (Luk 2: 34-35)

Bapa, kami mempersembahkan segenap diri Anda kepada-Mu. Terimalah kami sebagai persembahan nan layak, demi jasa Outra-Mu Juruselamat kami.

e. Yesus diketemukan dalam Bait Allah

“Mengapa Anda mencari Aku? Tidakkah Anda tahu, bahwa Aku kudu berada dalam Rumah Bapa-Ku? Tetapi mereka tidak mengerti apa nan dikatakan-Nya kepada mereka.” (Luk 2: 49-50)

Bapa, Putra-Mu sepenuhnya hidup demi kemuliaan-Mu dan keselamatan kami. Bentuklah kami menjadi serupa dengan PutraMu.

2. Peristiwa Sedih

a. Yesus bermohon kepada Bapa, di atas kayu salib

“Ya Bapa-Ku, jika Engkau berkenan, ambillah cangkir ini dari hadapan-Ku, tetapi janganlah menurut kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mu nan terjadi”. (Mat 26: 39)

Bapa, ajarilah kami selalu mengikuti kehendak-Mu. Pada saat kami dicobai, Engkau pasti menyertai kami sebagai Bapa, lantaran Engkau sangat menyayangi kami.

b. Yesus didera

“Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan bertimpuh menyembah-Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia, mereka menanggalkan jubah ungu nan dipakai-Nya dan mengenakan lagi pakaian-Nya kepada-Nya” (Mrk 15: 19-20a)

Bapa berilah kami rahmat untuk selalu mengingat sengara-Mu, agar kami dapat berdiri teguh dan memikul salib dengan kasih.

c. Yesus dimahkotai duri

“Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya “Salam, hai raja orang Yahudi!”” (Mrk15: 17-18)

Bapa, Putra-Mu dimahkotai duri, tetapi Ia tidak pernah membenci algojonya. Ajarlah kami mengampuni dan memberkati sesama kami.

d. Yesus memanggul salib-Nya ke gunung Kalvari

“Sambil memikul salib-Nya, Ia pergi keluar ke tempat nan berjulukan Tempat Tengkorak, nan dalam bahasa Ibrani disebut Golgota.” (Yoh 19: 16b)

Bapa, ajarilah kami memikul salib kehidupan ini tanpa mengeluh dan dengan penuh iman, agar kami sungguh serupa dengan Yesus, Putra-Mu sendiri.

e. Yesus wafat di salib

“Yesus berseru dengan bunyi nyaring: “Ya Bapa, kedalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku”. Sesudah berbicara demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya”. (Luk 23: 46)

Bapa hadirlah dekat Anda berbareng Putra dan Roh-Mu pada saat Anda menghadapi kematian, dan terimalah kami dalam kerjaan kasih-Mu nan kekal.

3. Peristiwa Mulia

a. Yesus bangkit dari antara orang-orang mati

“Malaikat itu berkata, janganlah Anda takut; karena saya tahu Anda mencari Yesus nan disalibkan itu. Ia tidak ada disini, karena Ia telah bangkit, sama seperti nan telah dikatakan-Nya (Mat 28: 5-6)

Bapa, mampukanlah kami melanjutkan misi Putra-Mu ialah memberitakan Injil kepada semua orang agar kerjaan-Mu menjadi nyata di bumi ini.

b. Yesus naik ke surga

“Sesudah Ia mengatakan demikian, Ia diangkat ke surga disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. “Hai orang Galilea, kenapa Anda berdiri memandang ke langit? Yesus ini, nan diangkat ke surga meninggalkan kamu, bakal kembali dengan langkah nan sama seperti Anda lihat Dia naik ke surga.”” (Kis 1: 9-11)

Bapa, Engkau tumpuan hidup dan angan kami. Tanamkan dalam diri Anda kepercayaan bahwa Engkau menyertai kami selalu hingga akhir zaman.

c. Roh Kudus turun atas Para Rasul

“Tiba-tiba terdengarlah bunyi dari langit seperti tiupan angin keras nan memenuhi seluruh rumah, dimana mereka duduk, lampau mereka semua dipenuhi Roh Kudus, dan mulai berbincang dalam bahasa lain, seperti nan diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk dikatakan”. (Kis 2: 2,4)

Bapa, semoga Roh Kudus-Mu membimbing hidup kami dalam kasih dan kebenaran-Mu, serta menjadikan kami layak dihadapan-Mu.

d. Maria diangkat ke surga

“Jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah meninggal dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa dengan perantaraan Yesus, Allah bakal mengumpulkan bersama-sama dengan Dia mereka nan telah meninggal. Sesudah itu kita nan hidup, nan tetap tinggal bakal diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita bakal selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan”. (1 tes 4 : 14,17)

Bapa, berilah kami ketaatan nan hidup, dan jadikanlah kami saksi-Mu di hadapan sesama kami.

e. Maria dimahkotai di surga

“Tampaklah suatu tanda besar dilangit; seorang wanita berselubungkan matahari, dengan bulan dibawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya”. (Wahyu 12: 1)

Bapa, satu-satunya sumber kasih sejati, kobarkanlah dalam diri Anda semangat kasih-Mu kepada ibu putra-Mu karena kami memandangnya sebagai teladan pengikut Yesus.

4. Peristiwa Terang

a. Yesus dibaptis di sungai Yordan

“Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia memandang Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lampau terdengarlah bunyi dari surga nan mengatakan, “Inilah Anak-Ku nan tekasih, kepada-Nyalah Aku berkenan,”” (Mat 3: 16-17)

Bapa, kami pun Engkau beri misi sebagai anak-Mu dan pengikut Yesus. Buatlah kami menerima tugas itu dengan hati terbuka dan penuh sukacita.

b. Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana

“Atas permintaan Maria, Bunda-Nya, Yesus mengatasi kekurangan anggur. “Hal itu dilakukan yesus sebagai nan pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.”” (Yoh 2: 11)

Bapa, tolonglah kami bisa menghadapi setiap masalah hidup ini dengan tenang sembari mengandalkan kasih-Mu kepada kami.

c. Yesus memberitakan kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan

““Bertobatlah, karena kerajaan surga sudah dekat!”” Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Surga serta menyembuhkan orang-orang di antara bangsa itu.” (Mat 4: 17, 23)

Bapa, pertobatkanlah kami. Ampunilah dosa kami, jadikanlah kami bisa mengampuni orang nan telah menyakiti kami.

d. Yesus menampakkan kemuliaan-Nya

“Yesus berubah rupa sebuah gunung nan tinggi. Wajah-Nya bercahaya seperti matahari. Allah berfirman kepada tiga rasul Yesus, “Inilah Anak-Ku nan terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”” (Mat 17: 2, 5)

Bapa, ajarlah kami mendengarkan Yesus dan sepenuhnya menerima ajaran-Nya. Izinkanlah kami semakin mengenal Dia, terutama dalam sengsara-Nya.

e. Yesus menetapkan Ekaristi

“Yesus mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya lampau memberikannya kepada mereka dan berkata. “Ambilah inilah tubuhku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lampau memberikannya kepada mereka. Ia berkata,”Inilah darah-Ku nan ditumpahkan bagi banyak orang.”” (Mar 14: 22-24)

Bapa, sucikan dan kuduskanlah kami pada saat kami menerima Tubuh dan Darah Putra-Mu nan terkasih pakailah kami sekehendak-Mu.

Pedoman Berdoa Rosario

Dalam melakukan Doa Rosario kita bebas memilih peristiwa gembira, sedih, mulia alias terang sesuai dengan keadaan dan suasana hati kita masing-masing.

Kala kita mau bermohon bersama, kita dapat memakai pedoman berikut ini:

  • Pada hari Senin dan Sabtu     : Peristiwa Gembira
  • Pada hari Selasa dan Jumat  : Peristiwa Sedih
  • Pada hari Rabu dan Minggu   : Peristiwa Mulia
  • Pada hari Kamis                     : Peristiwa Terang

Tentunya ini kita lakukan sesuai dengan dengan masa liturgi:

  • Masa Adven kita kudu lebih sering memilih Peristiwa Gembira,
  • Masa Prapaskah kia kudu lebih sering memilih Peristiwa Sedih,
  • Masa Paskah kita kudu lebih sering memilih Peristiwa Mulia.

Tata Cara Doa Rosario

  • Tanda Salib (sambil mencium salib) dan bermohon “Aku Percaya”
    Aku percaya bakal Allah, Bapa nan Maha Kuasa, pembuat langit dan bumi. Dan bakal Yesus Kristus, Putera-Nya nan tunggal, Tuhan kita.
    Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria. nan menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. nan turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. nan naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah Bapa nan Maha Kuasa. Dari situ Ia bakal datang mengadili orang hidup dan mati.
    Aku percaya bakal Roh Kudus, Gereja Katolik nan Kudus, Persekutuan para Kudus, pemaafan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin
  • Kemuliaan dan Terpujilah
    Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
    Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.
  • Bapa Kami
    Bapa Kami nan ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah KerajaanMu. Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
    Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni nan bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari nan jahat. Amin.
  • Salam Putri Allah Bapa,
    Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau diantara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami nan berdosa ini, sekarang dan waktu kami. Amin.
  • Salam Bunda Allah Putra,
    Salam Maria…
  • Salam Mempelai Allah Roh Kudus,
    Salam Maria…
  • Kemuliaan
    Terpujilah
    Ya Yesus
    Ya Yesus nan baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terlebih jiwa-jiwa nan sangat memerlukan kerahiman-Mu,Amin.
    Peristiwa nan Anda pilih (pertama)
    Bapa Kami
  • 10 Doa Salam Maria
  • Kemuliaan
    Terpujilah
    Ya Yesus
    Peristiwa nan Anda pilih (kedua)
    Bapa Kami
  • 10 Doa Salam Maria
  • Kemuliaan
    Terpujilah
    Ya Yesus
    Peristiwa nan Anda pilih (ketiga)
    Bapa Kami
  • 10 Doa Salam Maria
  • Kemuliaan
    Terpujilah
    Ya Yesus
    Peristiwa nan Anda pilih (keempat)
    Bapa Kami
  • 10 Doa Salam Maria
  • Kemuliaan
    Terpujilah
    Ya Yesus
    Peristiwa nan Anda pilih (kelima)
    Bapa Kami
  • 10 Doa Salam Maria
  • Kemuliaan
    Terpujilah
    Ya Yesus
    *dapat diakhiri angan penutup : Salam ya, Ratu
    Salam Ya Ratu, Bunda nan berbelas kasih, hidup, intermezo dan angan kami. kami semua memanjatkan permohonan, Anda banget susah, mengeluh mengesah dalam lembah duka ini. ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu nan besar kepada kami. Dan Yesus, PutraMu nan terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, O Ibu, O Maria, Bunda Kristus.
    Doakan kami, ya Santa Bunda Allah.
    Supaya Anda dapat menikmati janji Kristus.
    Marilah Berdoa:
    Ya Allah, Putra-Mu telah memperoleh bagi kami ganjaran kehidupan kekal melalui hidup, wafat dan kebangkitan-Nya. Kami mohon, agar dengan merenungkan misteri Rosario Suci Santa perawan Maria, kami dapat menghayati maknanya dan memperoleh apa nan dijanjikan. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
  • Buatlah tanda salib (sambil mencium salib)

Itu tadi 4 peristiwa rosario beserta renungannya dan tata langkah Doa Rosario. Doa Rosario kita doakan sebagai renungan bakal kehidupan Yesus. Jadi hari ini, Grameds mau merenungkan peristiwa nan mana? Grameds bisa mengunjungi Gramedia.com untuk mendapatkan buku-buku mengenai agar Anda mempunyai info #LebihDenganMembaca.

Penulis: Christin Devina

Rekomendasi Buku

Buku Doa Katolik : Memohon Belas Kasih Allah untuk Hidup Sehari-hari

 Memohon Belas Kasih Allah untuk Hidup Sehari-hari

button cek gramedia com

Memberi ruang bagi jiwa untuk mencecap keagungan belas kasih Allah. Kiranya demikianlah nan bisa dirumuskan secara cerkas untuk memberi argumen kumpulan kitab angan Katolik ini datang kehadapan Anda. Semoga kehadiran kitab ini bisa menjadi sarana nan membantu Anda dalam menghaturkan isi hati dan keberserahan diri Anda kepada Allah, Sang Belas Kasih. Semoga pula, melalui doa-doa nan kita hidupi, pengalaman apa pun nan menyentuh perjalanan kita, karya belas kasih Allah dapat mengubahnya menjadi pengharapan, kebaikan, keselamatan. Mari kita bermohon dan saling mendoakan!

80 Doa Harian, Doa Novena, dan Doa Devosi

80 angan harian angan novena dan angan devosi

button cek gramedia com

Buku ini merupakan kitab berisi doa-doa untuk umum dalam kategori kitab katolik. Di dalamnya terdapat banyak angan harian nan bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Umat beragama Kristiani mempunyai kebiasaan ber kumpul untuk bermohon di lingkungan. masing-masing. Doa lingkungan ini merupakan perwujudan nyata dari persekutuan umat beragama nan percaya bakal Yesus Kristus. Doa lingkungan ini juga merupakan sebuah sarana untuk membangun persatuan umat. Persatuan nan erat ini pula bakal menjadikan kehidupan umat semakin mendalami nilai-nilai Kristiani dengan saling membantu, mengasihi, dan saling mendoakan.

Doa Rosario: Hidup dalam Terang Iman

 Hidup dalam Terang Iman

button cek gramedia com

Rosario adalah devosi nan sangat diminati, beragam kesempatan angan rosario, entah di lingkungan entah dalam kelompok, banyak dihadiri oleh umat. Bahkan, umat lebih banyak datang pada saat angan rosario daripada saat pendalaman iman. Kebiasaan angan rosario juga tetap dihidupi oleh beberapa family Katolik. Sungguh nyatalah bahwa angan rosario merupakan salah satu corak kesalehan terkenal nan mengiringi hidup sakramental Gereja (bdk. KKGK 353). Di dalam angan rosario, umat beragama diajak bermohon berbareng Maria untuk akhirnya merenungkan misteri hidup Kristus. Karena itu, rosario disebut juga sebagai ringkasan seluruh Injil (bdk. KKGK 198; KGK 971; MC 42).Popularitas dan kesederhanaan penuh makna dari angan rosario merupakan kesempatan dalam berkatekese bagi segenap umat beriman, dan khususnya bagi keluarga-keluarga Katolik. Renungan-renungan rosario dalam kitab ini disusun untuk memberikan katekese kerigmatis lewat renungan-renungan singkat aliran ketaatan Gereja Katolik. Itulah argumen kenapa renungan-renungan dalam angan rosario ini diberi titel Doa Rosario: Hidup dalam Terang Iman. Urutan dan peristiwa-peristiwa nan diangkat dalam renungan-renungan ini adalah peristiwa-peristiwa rosario sebagaimana secara resmi telah dimaklumkan Gereja Katolik: peristiwa gembira, peristiwa sedih, peristiwa mulia, dan peristiwa terang.Ada tiga model permenungan nan diolah. Dalam model pertama, umat diajak untuk menggali aliran ketaatan nan kemudian ditanggapi dengan permenungan pengalaman hidup manusiawi. Dalam model kedua, umat diajak untuk menggali aliran ketaatan nan kemudian ditanggapi dengan doa. Sedangkan dalam model ketiga, umat diajak untuk menggali pengalaman hidup dalam family dan kemudian memaknainya dalam terang aliran ketaatan serta diungkapkan dalam doa.Selamat bermenung berbareng Bunda Maria dalam Doa Rosario.

ePerpus adalah jasa perpustakaan digital masa sekarang nan mengusung konsep B2B. Kami datang untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan kitab dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk memandang laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog