Memasuki usia sekolah, anak mulai mengalami perubahan yang nyata dalam perkembangan sosial dan emosional, Bunda. Apa saja yang perlu diketahui orang tua tentang ini?
Salah satunya adalah anak mulai menunjukkan tanda-tanda kemandirian. Masa perkembangan ini juga ditandai dengan kemauan yang lebih tinggi untuk berkawan dan bersosialisasi.
Orang tua alias pengasuh utama tetap menjadi sosok terpenting dalam kehidupan anak, namun hubungan dengan kawan sebaya menjadi semakin signifikan.
Dikutip dari About Kids Health, karakter krusial lainnya dari tahap perkembangan ini adalah keahlian anak untuk mengendalikan dorongan dirinya dan menyesuaikan perilaku sesuai lingkungan. Kemampuan ini dikenal dengan istilah self-regulation.
Perkembangan anak usia 5-7 tahun
Pada usia awal sekolah ini, anak menjadi lebih berdikari dan terus mempelajari keahlian baru. Pengalaman dan rutinitas di lingkungan sekolah juga sangat memengaruhi perkembangan mereka.
Pergi ke sekolah membawa banyak tantangan baru, tidak hanya dalam perihal akademik, tetapi juga dalam keahlian sosial dan emosional.
Sebab di lingkungan banyak orang baru ini, anak belajar bersosialisasi dengan anak-anak dan orang dewasa lainnya.
Memulai sekolah juga membuka bumi sosial yang betul-betul baru, yang berpotensi membikin anak menjadi semakin tertarik menjalin persahabatan dengan kawan sebaya.
Kendati demikian, hubungan yang paling krusial bagi sebagian besar anak di usia ini tetaplah dengan orang tua ya, Bunda.
Meski anak sudah semakin mandiri, krusial bagi orang tua untuk tetap mempertahankan bonding positif. Dukung kemandirian anak yang semakin meningkat, tetapi tetap berikan patokan dan batas yang jelas.
Perkembangan sosial dan emosional anak usia 5–7 tahun
Seiring keahlian anak dalam mengatur emosi yang semakin baik, mereka mulai menunjukkan empati dan sering kali dapat menyelesaikan bentrok dengan kawan sebaya tanpa banyak kombinasi tangan orang dewasa.
Anak juga mulai memahami norma sosial dasar dan mulai menunjukkan rasa tanggung jawab. Berikut rangkuman tentang perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-7 tahun:
1. Tidak lagi egosentris
Dikutip dari Emerging Minds, mulai usia sekitar lima tahun, anak menjadi jauh lebih sedikit egosentris. Mereka tidak lagi berpikir bahwa bumi berputar di sekitarnya dan mulai bisa memandang sesuatu dari perspektif pandang orang lain.
Mereka juga mengembangkan kontrol emosi yang lebih baik, dan bisa memahami emosi orang lain.
2. Lebih tertarik pada orang lain
Anak mulai menunjukkan minat yang lebih besar terhadap orang lain dan bumi di sekitar mereka. Mereka bakal belajar mengembangkan keahlian sosial dan bahasanya untuk berinteraksi, mengusulkan pertanyaan, dan terlibat dalam permainan imajinatif.
3. Peduli dengan pertemanan
Di rentang usia ini, anak menjadi lebih sosial dan semakin peduli terhadap golongan pertemanan. Mereka juga mulai punya kemauan untuk diterima oleh teman-temannya. Mereka condong berkawan dengan anak yang berjenis kelamin sama dan mempunyai minat alias kegiatan permainan yang serupa.
4. Mengembangkan rasa betul dan salah
Sebagian besar anak pada usia ini mulai memahami konsep betul dan salah. Namun, keahlian ini belum selalu konsisten, terutama saat mereka menghadapi situasi yang lebih sulit.
Anak umumnya bakal tetap mematuhi patokan di rumah alias di sekolah, tetapi bisa saja mulai 'berdebat' tentang perihal yang tidak disukai. Misalnya ketika diminta untuk selesai bermain alias mengerjakan tugas sekolah.
5. Meningkatkan identitas diri
Identitas diri merupakan fase di mana anak memandang dan memahami dirinya sendiri. Hal ini juga mulai berkembang pada rentang usia 5 hingga 7 tahun.
Mereka mulai membandingkan diri dengan orang lain, serta mulai mendefinisikan diri berasas minat alias keahlian mereka. Misalnya, 'aku bisa lari sigap tapi saya tidak terlalu pandai menggambar'.
6. Masih menikmati permainan imajinatif
Wajar jika anak di rentang usia ini tetap menyukai permainan imajinatif ya, Bunda. Mereka juga mungkin tetap senang menentukan peran bagi diri sendiri maupun teman-temannya.
Tidak perlu bingung jika anak tetap senang meniru karakter dari buku, kegiatan televisi, alias film. Permainan seperti ini justru membantu anak mencoba beragam peran sosial.
7. Lebih berempati
Pada usia ini, anak mulai menyempurnakan sifat krusial yang bakal mereka bawa sepanjang hidup, ialah empati.
"Mereka mulai bisa memahami perspektif pandang orang lain dan belajar mengelola emosinya dengan lebih baik. Mereka juga menjadi lebih berempati," jelas mahir patologi bahasa wicara, Emily Rooker, seperti dikutip dari Parents.
Namun, tak sedikit anak usia hingga 7 tahun tetap mempunyai ketakutan tertentu dan kadang kesulitan berpisah dengan orang tua, misalnya saat berangkat ke sekolah. Kecemasan bakal sekolah juga tetap umum terjadi pada usia ini.
Kapan kudu berkonsultasi tentang anak usia 5-7 tahun?
Setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, termasuk anak usia 5 hingga 7 tahun. Meski demikian, ada beberapa tanda yang mungkin perlu menjadi pertimbangan Bunda untuk berkonsultasi dengan ahli seperti master anak alias psikolog.
Menurut terapis okupasi, Caitlin Sanschagrin, beberapa red flags yang perlu diperhatikan mengenai keterlambatan perkembangan anak usia hingga 7 tahun yakni:
- Belum dapat mengenakan busana sendiri
- Belum bisa makan sendiri
- Mengalami kesulitan menulis alias melakukan kegiatan motorik lembut lainnya
- Menolak berperan-serta dalam kegiatan lantaran masalah koordinasi
"Jika ada lebih dari satu kekhawatiran mengenai keahlian dan perkembangan anak, alias jika anak mulai merasa frustrasi dan kepercayaan dirinya menurun, mungkin sudah saatnya orang tua berkonsultasi," imbuh Sanschagrin.
Termasuk jika anak tampak mengalami keterlambatan dalam perihal apa pun, baik secara akademis, sosial, maupun emosional, jangan ragu untuk menghubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Demikian ulasan tentang perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-7 tahun yang perlu diketahui orang tua. Semoga berfaedah ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·