Instagram/@safaralle
Kincai Media - Sabun cuci piring bisa dibilang sebagai salah satu peralatan wajib di dapur. Setiap selesai memasak alias makan, barang ini jadi penyelamat untuk mengembalikan piring, sendok, dan wajan ke kondisi bersih seperti semula. Teksturnya yang licin dan busanya yang melimpah memang dirancang untuk melarutkan lemak dan noda membandel dengan cepat.
Namun, ada kalanya sabun cuci piring tiba-tiba lenyap di saat tumpukan piring kotor sedang banyak-banyaknya. Situasi ini sering bikin panik, apalagi jika belum sempat ke toko untuk beli yang baru. Akhirnya, banyak orang memilih langkah praktis seperti mencampur sisa sabun dengan air agar tetap bisa dipakai mencuci.
Sayangnya, meski terlihat menghemat, langkah ini justru bisa mengurangi daya pembersih sabun itu sendiri. Campuran yang terlalu encer membikin busa sigap lenyap dan tidak efektif melarutkan minyak. Akibatnya, piring memang terlihat bersih, tapi tetap terasa licin saat disentuh. Hal ini menjadi tanda jika lemaknya belum betul-betul terangkat.
Padahal jika Anda sedang kehabisan stok sabun cuci piring saat hendak membersihkan piring kotor, ada langkah lain yang bisa dilakukan. Kamu cukup mencampur sisa sabun dengan 2 bahan dapur, ialah garam dan baking soda. Campuran bahan ini bisa membikin piring jadi lebih bersih kesat, lho.
Jika tertarik langkah menggunakannya lebih lanjut, simak tutorialnya yang telah BrilioFood rangkum dari IG @safaralle pada Senin (20/10).
Cara irit sabun cuci piring.
1. Encerkan sisa sabun dengan air secukupnya.
foto: Instagram/@safaralle
Daripada langsung membuang sisa sabun di botol, tuangkan ke dalam wadah bersih dan tambahkan sedikit air. Aduk perlahan agar sabun dan airnya tercampur rata, jangan terlalu banyak air agar tidak terlalu encer. Cara ini bisa bikin sabun lebih irit tanpa mengurangi busanya terlalu banyak saat digunakan.
2. Tambahkan garam dan baking soda untuk memperkuat daya bersih.
foto: Instagram/@safaralle
Selanjutnya, tambahkan sedikit garam dan baking soda ke dalam campuran sabun tadi. Kedua bahan ini berfaedah membantu melarutkan lemak dan kotoran membandel di perabot dapur, terutama pada wajan alias piring berminyak. Aduk hingga semua bahan betul-betul larut agar hasilnya lebih maksimal dan tidak meninggalkan endapan di dasar wadah.
3. Gunakan campuran sabun seperti biasa saat mencuci.
foto: Instagram/@safaralle
Setelah campuran siap, gunakan seperti sabun cuci piring biasa saat mencuci perangkat makan. Meski lebih encer, busanya tetap cukup banyak dan bisa membersihkan dengan baik berkah tambahan garam dan baking soda. Selain hemat, trik ini juga bikin tangan tetap lembut lantaran sabunnya tidak terlalu pekat dan mudah dibilas.
Pertanyaan yang kerap diajukan seputar kegunaan garam dan baking soda untuk cuci piring.
Banyak orang mulai beranjak ke bahan alami seperti garam dan baking soda untuk mencuci piring lantaran dianggap lebih kondusif dan hemat. Tapi ternyata, tetap banyak yang belum tahu langkah kerja dan faedah sebenarnya dari dua bahan dapur ini. Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul soal kegunaan garam dan baking soda saat mencuci perabot rumah tangga.
1. Apa kegunaan utama garam dalam campuran sabun cuci piring?
Garam berfaedah sebagai bahan penguat pembersih yang membantu mengangkat lemak membandel dari permukaan perabot. Selain itu, garam juga bisa membantu mengurangi aroma amis pada wajan alias piring yang sebelumnya digunakan untuk memasak ikan dan daging. Kandungan abrasif halusnya juga membantu menggosok noda tanpa membikin permukaan perangkat makan sigap tergores.
2. Mengapa baking soda bisa membantu sabun cuci piring lebih efektif?
Baking soda mempunyai sifat alkali yang bisa melarutkan minyak dan sisa makanan dengan lebih cepat. Saat dicampur dengan sabun, dia meningkatkan daya pembersih dan membantu mengurangi kerak alias noda membandel. Selain itu, baking soda juga berfaedah menetralisir aroma tak sedap pada spons maupun perangkat makan.
3. Apakah kondusif mencampur garam dan baking soda dalam satu wadah sabun cair?
Aman, selama takarannya tidak berlebihan. Keduanya adalah bahan alami yang tidak menghasilkan reaksi rawan ketika dicampur dengan sabun cuci piring biasa. Namun, pastikan campurannya diaduk hingga betul-betul larut agar tidak menyumbat kepala pompa sabun alias meninggalkan residu kasar.
4. Apakah garam bisa merusak permukaan perangkat makan dari logam alias aluminium?
Jika digunakan dalam jumlah wajar dan segera dibilas setelah dicuci, garam tidak bakal merusak logam. Tapi jika dibiarkan menempel terlalu lama, garam bisa memicu korosi ringan pada bahan aluminium. Jadi sebaiknya bilas peralatan logam dengan air bersih segera setelah dicuci dengan campuran garam.
5. Bisakah garam dan baking soda digunakan tanpa tambahan sabun cuci piring?
Bisa, terutama jika hanya mau membersihkan noda ringan alias menghilangkan aroma pada perangkat makan. Namun, hasilnya tidak seefektif jika dicampur dengan sabun, lantaran keduanya tidak menghasilkan busa yang membantu melarutkan minyak lebih cepat. Untuk hasil maksimal, gunakan ketiganya berbarengan agar piring betul-betul bersih dan bebas bau.
(brl/ola)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·