Pp Nomor 14 Tahun 2024 Tentang Thr Dan Gaji Ke-13 Asn Dan Pensiunan Tahun 2024

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR dan Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Tahun 2024

Pemerintah melalaui Presiden RI telah menerbitkan PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR dan Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Tahun 2024. Presiden selaku Kepala Pemerin tahan memegang kekuasaan pengelolaan finansial negara sebagai bagian  dari  kekuasaan pemerintahan, diantaranya penetapan gaji dan tunjangan. Dalam rangka menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional, menuju normalisasi aktivitas masyarakat pascapandemi, Pemerintah berupaya untuk mempertahankan tingkat daya beli masyarakat diantaranya melalui pembelanjaan Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.  Oleh lantaran itu, Pemerintah memandang perlu untuk memberikan stimulus finansial berupa pemberian tunjangan Hari Raya dan gaji ketiga belas.

Pemberian tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas merupakan kebijakan pemerintah sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.

Materi muatan Peraturan Pemerintah PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR dan Gaji Ke-13 ASN dan Pensiunan Tahun 2024 ini antara lain:

a. tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan  Belanja  Negara  diberikan  sebesar gaji/ pensiun pokok dan tunjangan nan melekat pada gaji/ pensiun pokok, dan tunjangan kinerja dengan memperhatikan keahlian finansial negara;

b. bagi pembimbing andaikan tidak menerima tunjangan keahlian maka dapat diberikan tunjangan pekerjaan guru. Begitu pula bagi pengajar andaikan tidak menerima tunjangan kinerja maka dapat diberikan tunjangan pekerjaan pengajar alias tunjangan kehormatan;

c. tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah diberikan sebesar penghasilan dan tunjangan yang melekat pada penghasilan dan tambahan penghasilan paling banyak sebesar yang diterima dalam 1 (satu) bulan bagi lembaga pemerintah wilayah nan memberikan tambahan penghasilan dengan memperhatikan keahlian kapabilitas fiskal wilayah dan sesuai dengan ketentuan  peraturan  perundang-undangan;

d. bagi pembimbing andaikan tidak menerima tunjangan keahlian wilayah alias tambahan penghasilan alias julukan lain maka dapat diberikan paling banyak sebesar yang diterima dalam 1 (satu) bulan berupa tunjangan pekerjaan pembimbing alias paling banyak sebesar nan diterima dalam 1 (satu) bulan berupa tambahan penghasilan guru Aparatur Sipil Negara;

e. Aparatur Negara dan Pensiunan nan memenuhi persyaratan untuk menerima lebih dari 1 (satu) tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas, hanya diberikan tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan nilainya paling besar;

f. Aparatur Negara  yang  karena  statusjkedudukannya,  sebagai Pensiunan, Penerima Pensiun, alias Penerima Tunjangan maka kepada yang bersangkutan tetap diberikan tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas sebagai Aparatur Negara sekaligus tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas sebagai Penerima Pensiun danjatau Penerima Tunjangan; dan

g. pemberian tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas juga diberikan kepada Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara nan bekerja pada instansi pemerintah termasuk Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara nan bertugas pada Lembaga Nonstruktural, lembaga pemerintah nan menerapkan pola pengelolaan finansial Badan Layanan UmumjBadan Layanan Umum Daerah, Lembaga Penyiaran Publik, dan Perguruan Tinggi Negeri Baru berasas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Baru, atas jasanya dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.

Pemberian tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas tersebut memperhatikan kesetaraan dengan tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan diberikan kepada Aparatur Negara khususnya PNS, Prajurit TNI, dan Anggota Polri serta dengan memperhatikan keahlian finansial negara termasuk keahlian finansial daerah. Kebijakan besaran tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas tersebut diberikan secara proporsional merujuk pada pangkat, jabatan, peringkatjabatan, alias kelas jabatannya.

Penetapan Peraturan Pemerintah ini dimaksudkan untuk memberikan dasar norma bagi pelaksanaan pemberian tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas bagi Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2024.

Dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR Dan Gaji Ke-13 ASN Dan Pensiunan Tahun 2024 bahwa Pemerintah memberikan tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas Tahun 2024 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagai wujud penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan memperhatikan kemampuan finansial negara. Adapun nan dimaksud aparatur negara terdiri atas:

a. PNS dan Calon PNS;

b. PPPK;

c. Prajurit TNI;

d. Anggota Polri; dan

e. Pejabat Negara.

Tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bagi PNS, PPPK, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi, ketua Lembaga Penyiaran Publik, dan Pegawai Non-Pegawai Aparatur Sipil Negara nan bekerja pada Lembaga Penyiaran Publik, terdiri atas:

a. gaji pokok;

b. tunjangan keluarga;

c. tunjangan pangan;

d. tunjangan kedudukan alias tunjangan umum; dan

e. tunjangan kinerja,

sesuai pangkat, jabatan, ranking jabatan, alias kelas jabatannya.

Tunjangan Hari Raya dan gaJl ketiga belas nan anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah bagi PNS dan PPPK, terdiri atas:

a. gaji pokok;

b. tunjangan keluarga;

c. tunjangan pangan;

d. tunjangan kedudukan alias tunjangan umum; dan

e. tambahan penghasilan paling banyak sebesar nan diterima dalam 1 (satu) bulan bagi lembaga pemerintah wilayah nan memberikan tambahan penghasilan dengan memperhatikan keahlian kapabilitas fiskal wilayah dan sesuat dengan ketentuan peraturan perundang- undangan,

sesuai pangkat, jabatan, ranking jabatan, alias kelas jabatannya.

Ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR Dan Gaji Ke-13 ASN Dan Pensiunan Tahun 2024 bahwa dalam hal pembimbing dan pengajar nan penghasilan pokoknya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tidak menerima tunjangan keahlian dapat diberikan tunjangan profesi pembimbing alias tunjangan pekerjaan pengajar nan diterima dalam 1 (satu) bulan. Apabila pembimbing nan penghasilan pokoknya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tidak menerima tambahan penghasilan dapat diberikan paling banyak sebesar tunjangan pekerjaan pembimbing alias paling banyak sebesar tambahan penghasilan guru Aparatur Sipil Negara nan diterima dalam 1 (satu) bulan.

Dalam hal pengajar nan mempunyai kedudukan akademik guru besar nan penghasilan pokoknya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tidak menerima tunjangan keahlian dapat diberikan tunjangan pekerjaan pengajar alias tunjangan kehormatan nan diterima dalam 1 (satu) bulan.

Dalam hal PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan Pejabat Negara nan ditempatkan atau ditugaskan di perwakilan Republik Indonesia di luar negeri nan penghasilan pokoknya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tidak menerima tunjangan kinerja dapat diberikan 50% (lima puluh persen) tunjangan penghidupan luar negeri nan diterima dalam 1 (satu) bulan sesuai pangkat, jabatan, alias jenjang gelar diplomatik.

Tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas bagi Wakil Menteri, paling banyak sebesar 85% (delapan puluh lima persen) dari tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas yang diberikan kepada Menteri.

Tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bagi Calon PNS terdiri atas:

a. 80% (delapan puluh persen) dari penghasilan pokok PNS;

b. tunjangan keluarga;

c. tunjangan pangan;

d. tunjangan umum; dan

e. tunjangan kinerja,

sesuai pangkat, jabatan, ranking jabatan, alias kelas jabatannya.

Tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas nan anggarannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah bagi Calon PNS, terdiri atas:

a. 80% (delapan puluh persen) dari penghasilan pokok PNS;

b. tunjangan keluarga;

c. tunj angan pangan;

d. tunjangan kedudukan alias tunjangan urnurn; dan

e. tambahan penghasilan paling banyak sebesar nan diterima dalam 1 (satu) bulan bagi lembaga pemerintah wilayah nan memberikan tambahan penghasilan dengan memperhatikan keahlian kapabilitas fiskal wilayah dan sesum dengan ketentuan peraturan perundang- undangan,

sesuai pangkat, jabatan, ranking jabatan, alias kelas jabatannya.

Tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas bagi Pensiunan dan Penerima Pensiun terdiri atas:

a. pensiun pokok;

b. tunjangan keluarga;

c. tunjangan pangan; dan

d. tambahan penghasilan.

Selanjutnya Peraturan Pemerintah PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR Dan Gaji Ke-13 ASN Dan Pensiunan Tahun 2024menyatakan bahwa Tunjangan Hari Raya dibayarkan paling sigap 10 (sepuluh) hari kerja sebelum tanggal Hari Raya. Dalam perihal tunjangan Hari Raya belum dapat dibayarkan, tunjangan Hari Raya dapat dibayarkan setelah tanggal Hari Raya. Besaran tunjangan Hari Raya nan dibayarkan didasarkan pada besaran komponen penghasilan nan dibayarkan pada bulan Maret Tahun 2024.

Gaji ketiga belas dibayarkan paling sigap pada bulan Juni Tahun 2024. Dalam perihal gaji ketiga belas belum dapat dibayarkan, penghasilan ketiga belas dapat dibayarkan setelah bulan Juni Tahun 2024. Besaran penghasilan ketiga belas nan dibayarkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 sampai dengan Pasal 9 didasarkan pada besaran komponen penghasilan nan dibayarkan pada bulan Mei Tahun 2024.

Tunjangan Hari Raya dan penghasilan ketiga belas tidak dikenakan potongan iuran danjatau potongan lain berasas ketentuan peraturan perundang- undangan. Namun, tunjangan hari raya dan penghasilan ketiga belas dikenakan pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan ditanggung pemerintah.

Selengkapnya silhkan download dan baca Peraturan Pemerintah PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR Dan Gaji Ke-13 ASN Dan Pensiunan Tahun 2024 Link download PERATURAN PEMERINTAH PP NOMOR 14 TAHUN 2024 (DISINI)

Demikian informasi tentang Peraturan Pemerintah PP Nomor 14 Tahun 2024 Tentang THR Dan Gaji Ke-13 ASN Dan Pensiunan Tahun 2024. Semoga ada manfaatnya.



Selengkapnya
Sumber Jelajah Informasi
Jelajah Informasi