Puasa 3 Hari Sama Seperti Puasa Satu Tahun, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Pada satu bulan penuh terdapat 3 hari utama nan bisa diamalkan oleh umat Muslim untuk beribadah puasa sunnah, ialah puasa ayyamul bidh. Puasa ayyamul bidh dilakukan pada hari-hari tertentu dalam bulan-bulan Hijriah ialah tanggal 13, 14, dan 15 dalam setiap bulan almanak Hijriah. 

Di sisi lain, puasa ayyamul bidh merupakan sunnah nan dianjurkan, namun tidak wajib. Artinya jika menjalankan puasa ini dapat membawa pahala, tetapi tidak dianggap sebagai tanggungjawab nan kudu dilaksanakan oleh umat Islam. Namun demikian, banyak umat Islam nan memilih untuk melaksanakan puasa ini sebagai corak ibadah tambahan dan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Adapun rekomendasi menunaikan puasa sunnah ayyamul bidh dijelaskan pada sabda dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berfirman kepadanya:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Jika engkau mau berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah). (HR. Tirmidzi, no. 761 dan An-Nasa’i, no. 2425).

Puasa ayyamul bidh mempunyai keistimewaan ataupun keistimewaan tersendiri, ialah setiap umat Muslim nan menunaikan puasa ini dinilai seperti menunaikan puasa satu tahun.

Sebagaimana dijelaskan dalam sabda dari Ibnu Milhan Al-Qoisiy, dari ayahnya, dia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ « هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ»

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh ialah 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud, no. 2449 dan An-Nasa’i, no. 2434). 

Nabi Muhammad SAW adalah teladan utama bagi umat Islam. Mengikuti sunnah Nabi Muhammad merupakan corak penghormatan kepada aliran Islam secara menyeluruh. Oleh lantaran itu, bagi setiap umat Muslim nan mengerjakan puasa sunnah ayyamul bidh berfaedah mengikuti aliran Nabi Muhammad dan sudah pasti mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Selain mendapatkan pahala, ibadah sunnah juga bisa menjadi kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, melengkapi ibadah wajib,, dan membentuk kehidupan spiritual nan seimbang.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam