Rekt Capital Beberkan Pola Yang Biasa Terjadi Sebelum Dan Sesudah Halving 

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Kincaimedia – Dalam sebuah riset nan dibagikan oleh seorang analis papan atas dengan nama samaran Rekt Capital melalui platform X, terdapat salah satu kebenaran menarik jika memandang pergerakan nilai Bitcoin (BTC) saat halving. 

Secara spesifik, Rekt Capital membahas kejadian krusial dalam siklus Bitcoin, ialah retracement sebelum halving dan fase re-akumulasi pasca-halving. 

Menurut Rekt Capital, sejarah telah menunjukkan bahwa sebelum setiap peristiwa halving Bitcoin, nilai condong mengalami retracement alias penurunan perlahan. Retracement ini sering kali dianggap sebagai persiapan untuk fase berikutnya dalam siklus halving Bitcoin. 

“Secara historis, retracement pra-halving Bitcoin adalah tentang mempersiapkan secara perlahan fase berikutnya dalam Siklus Halving Bitcoin,” ungkap Rekt Capital.

Berdasarkan diagram info nan dia tampilkan, tampak bahwa pasar secara konsisten mengalami penyesuaian besar-besaran sebelum halving.  Setelah selesai retracement, terjadi fase re-akumulasi pasca-halving. Rekt Capital menyoroti bahwa nilai Bitcoin condong membentuk kisaran nilai baru setelah mencapai titik terendah sebelum halving. 

Titik terendah ini kemudian menjadi dasar untuk fase re-akumulasi, di mana nilai konsolidasi dalam kisaran tertentu. Fase ini merupakan momen krusial dalam persiapan untuk pergerakan nilai nan lebih besar ke depan.

“Kisaran Akumulasi Ulang Pasca Halving (merah). Ketika Penelusuran Ulang Pra-Halving mencapai titik terendah, titik terendah tersebut bertindak sebagai pedoman Akumulasi Ulang (yaitu Kisaran Rendah),” ujarnya.

Pentingnya fase re-akumulasi ini dijelaskan oleh Rekt Capital, nan menekankan bahwa fase konsolidasi ini menciptakan fondasi untuk potensi lonjakan nilai nan signifikan. Saat nilai mengalami konsolidasi dalam kisaran nilai tertentu, ini sering kali dianggap sebagai tanda persiapan untuk kenaikan nilai nan kuat di masa depan.

“Ketika Range Low ini terbentuk, pertarungan konsolidasi dimulai sebagai persiapan untuk terobosan di masa depan ke Parabolic Upside (hijau),” pungkas Rekt Capital.

#BTC

Historically, the Bitcoin Pre-Halving Retrace has been about slowly setting up the next phase in the Bitcoin Halving Cycle…

The Post-Halving Re-Accumulation Range (red)

When the Pre-Halving Retrace bottoms, that bottom acts as the base of the Re-Accumulation (i.e. Range… pic.twitter.com/UJnpDEUKkp

— Rekt Capital (@rektcapital) April 20, 2024

Melansir dari barrons.com, nilai Bitcoin naik 1.1 persen menjadi US$ 65,351 dalam 24 jam terakhir, melampaui US$ 60,000 nan diperdagangkan minggu ini. Bahkan sebelum halving, nilai Bitcoin sudah naik lebih dari 50 persen sejak awal tahun, meskipun tetap di bawah puncaknya sekitar US$ 74,000 pada pertengahan Maret.

Brian Vendig, presiden MJP Wealth Advisors, mengakui bahwa event halving sebelumnya telah mendorong nilai Bitcoin naik. Namun, dia memperingatkan bahwa saat ini Bitcoin mungkin sudah “dihargai secara sempurna,” sehingga kenaikan nilai akibat event halving mungkin tidak terlalu besar.

Sementara itu, Thomas Perfumo selaku kepala strategi di Kraken mengatakan bahwa nilai Bitcoin biasanya mencapai puncaknya 12 hingga 18 bulan setelah event halving. Namun, dia menunjukkan bahwa Bitcoin mencapai puncaknya lebih awal dari siklus sebelumnya, menunjukkan bahwa siklus pasar mungkin berjalan lebih cepat.

“Meskipun nilai Bitcoin saat ini hanya sedikit di atas puncak sebelumnya, siklus pasar mungkin belum mencapai kesimpulannya berasas tren historis,” pungkas Perfumo.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis