Remaja 15 Tahun Alami Gagal Ginjal Akibat Hukuman Fisik Di Sekolah

Oct 24, 2025 07:00 PM - 5 bulan yang lalu 178078

Jakarta -

Tak ada orang tua yang siap memandang anaknya menderita lantaran sebuah hukuman. Itulah yang sekarang dirasakan seorang Ayah di China setelah putranya yang berumur 15 tahun kudu menjalani transplantasi ginjal akibat balasan bentuk di sekolah.

Dikutip dari laman detikcom, remaja dengan nama samaran Ajun ini diberikan balasan berupa 1.000 kali deep squat. Kasus ini bermulai pada Agustus 2023 setelah Ajun tertangkap mencuri duit sebesar 3.500 yuan alias sekitar Rp8,1 juta dari sebuah mobil yang diparkir.

Dari kejadian itu, dia kemudian dikirim ke Sekolah Yongqing di Provinsi Guangxi untuk dibina melalui "pendidikan korektif". Sang Ayah, Jiang Peifeng, semula mendukung keputusan itu lantaran mau anaknya belajar bertanggung jawab.

Namun, siapa sangka, niat baik itu malah membawa luka bagi kesehatan sang anak, Bunda.

Hukuman bentuk yang berujung tragis

Di sekolah tersebut, Ajun dan para siswa lain kudu menjalani balasan bentuk berat berupa deep squat berulang kali. Tanpa rehat yang cukup, Ajun mengaku menyelesaikan sekitar 1.000 kali dalam waktu hanya 45 menit.

"Instruktur menyuruh saya melakukannya dengan tangan terkepal di belakang kepala. Saya menghitung sekitar 1.000. Setelah itu, kaki saya gemetar dan saya nyaris tidak bisa berdiri," kata Ajun, menilik dari detikcom.

Tiga hari setelah balasan itu, Ajun mulai merasakan sakit yang tak biasa, Bunda. Ia menemukan darah dalam urinenya dan kakinya mulai membengkak parah.

Lebih parahnya lagi, Ajun sempat ditampar, ditendang, dan dipaksa berdiri sepanjang sesi latihan pagi, hingga akhirnya kondisi kesehatannya makin memburuk dan berujung pada sakit kandas ginjal.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

Selengkapnya