Review Buku City Lite: Better Than This Karya Pradnya Paramitha

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Saras percaya Leo pasti membencinya. Deretan prestasi nan dimiliki Leo, mulai dari menjadi mahasiswa berprestasi nasional, mahasiswa kesayangan dosen, laki-laki tampan nan disukai banyak orang, hingga senior tingkat 4 nan nyaris lulus dengan predikat cum laude, cukuplah untuk membikin Leo tidak suka dengan keberadaan wanita nan pemalas, nyolot, bodoh, tukang taruhan, dan kuliah di Fakultas Hukum, padahal satu-satunya perihal nan dia tahu hanyalah fotografi. Namun, apakah Saras memperdulikan perihal itu? 

Meskipun Leo membencinya, Saras tetap tidak terpengaruh. Sayangnya, mau tidak mau Saras kudu peduli lantaran saat ini Leo adalah kunci menuju kebahagian. Sebuah taruhan dengan Morrie musuhnya, memaksa Saras kudu menjadikan Leo sebagai pacarnya. 

Berbagai macam strategi telah dicoba. Upaya rayuan sudah mulai dilancarkan. Hasilnya? Gagal. Dengan menepis segala rasa tidak suka dan malu, akhirnya Saras meminta support dengan ekspresi nan santun dan pasrah, walaupun seringkali Leo membuatnya marah dengan ucapan tajamnya. Taruhan pun berakhir, Saras keluar sebagai pemenang. Namun, masalah tidak berakhir di situ. 

“Awal kan kita pake langkah kamu, lenyap ini kita bakal pakai dengan caraku. Aku mencintaimu. Kamu mau ga jadi pacarku beneran?”

Sejauh nan Saras tahu, harusnya wanita senang saat ada laki-laki nan mengungkapkan perasaannya. Tetapi, ini malah sebaliknya. Saras terjebak dalam permainannya sendiri. Semakin lama, sikap Leo semakin membuatnya takut. Saras kudu melakukan apa?

Buku berjudul City Lite: Better Than This nan ditulis oleh Pradnya Paramitha ini mengisahkan tentang kisah romantis sangat menarik dan berbeda dari nan lain. Pastinya bakal membikin pengalaman membaca Anda menjadi lebih berkesan. Dengan ketebalan 300 halaman, kitab ini diterbitkan oleh Elex Media Komputindo pada tanggal 8 April 2018.

Grameds, apakah Anda mau membaca kitab romansa nan menarik ini? Artikel ini bakal menyajikan sinopsis dan ulasan lebih rinci mengenai karya ini, agar Anda dapat mengenalnya lebih baik terlebih dahulu. Sebelum kita masuk ke ulasan kitab ini, kita kenalan dengan penulisnya dulu, yuk!

Profil Pradnya Paramitha – Penulis Buku City Lite: Better Than This

Pradnya Paramitha dari dulu selalu mempunyai angan untuk menjadi Panda Nanny dan menjadikan kegemarannya dalam menulis sebagai pekerjaan sehari-hari. Dia doyan membaca beragam jenis tulisan, tetapi sering kali menyerah jika diminta untuk membaca koran. Dia sangat menyukai lagu-lagu dari Kunto Aji. 

Pradnya Paramitha adalah pecinta kucing nan sedang berjuang untuk mengatasi alerginya terhadap bulu kucing. Selain itu dia juga merupakan fans berat dari kopi, susah baginya untuk membayangkan hidup tanpa kopi.

Sinopsis Buku City Lite: Better Than This

“Ras! Nanti malam, dukung Chelsea apa MU nih? Seratus seratus yok?” tawar Bagus, salah satu kawan di grup nan rambutnya cepak. Aku langsung bersemangat. “Wah, mari lah! Gua pegang Chelsea.” 

“Saras!” saya nan sudah melangkah menuju golongan para laki-laki pecinta bola untuk membicarakan taruhan selanjutnya itu terpaksa berhenti. Dengan tergesa-gesa, saya kembali ke Panji nan tetap sangat marah.

“Hobi taruhan lu itu udah kelewatan! Lama-lama, juga lu pasang diri lu sendiri”, saya mengeluh. 

“Lu udah berapa lama sih kenal sama gua Ji? Seru woy! Taruhan itu ibaratkan uji keberanian tapi ga pake nan serem-serem” 

“Dan semua ini lu lakuin cuman buat master gila itu? Kejam!” 

“Bukannya gua kejam, gua ga ada pilihan lain! Lu kan tau sendiri si Morrie ngeselinnya kayak gimana.”

Panji meluapkan kemarahannya dengan beragam sumpah serapah. Aku meringis kecut sembari menundukkan kepala. Aku mulai merasa menyesal, mungkin Panji benar, saya sudah keterlaluan. Andai saja saya tidak terlalu berlebihan dengan taruhan. 

Seandainya saja saya tidak mudah tersulut emosi saat Morrie menggangguku seperti biasa. Namun, kali ini masalahnya berbeda. Bukan hanya tentang obsesiku terhadap taruhan, alias permusuhan ku Morrie, tapi juga menyangkut emosi asing terhadap master nan menurut Panji gila itu. 

Kelebihan dan Kekurangan Buku City Lite: Better Than This

Pros & Cons

Pros

  • Narasi nan dikemas sangat baik
  • Penokohan nan sangat kuat
  • Gaya bahasa nan ringan dan sederhana
  • Sampul kitab nan bagus dan menarik 

Cons

  • Alur cerita nan berputar-putar

Kelebihan Buku City Lite: Better Than This

Buku City Lite: Better Than This Karya Pradnya Paramitha ini mempunyai beragam macam kelebihan, mulai dari narasi ceritanya nan dikemas dengan sangat baik, kekonyolan saras sebagai tokoh utama, dan mulut Leo nan ceplas ceplos menjadikan perihal ini jadi lelucon tersendiri nan khas. Gaya bahasa nan digunakan dalam kitab ini juga sederhana, membuatnya menjadi lebih mudah untuk dimengerti. 

Meskipun pengangkatan tema “benci jadi suka” sudah sering diangkat, lewat kitab ini penulis sukses mengemasnya dengan sederhana dan kocak melalui tingkah laku tokoh utamanya membuatnya menjadi tidak biasa dan cukup berbeda dari cerita-cerita lain nan mengangkat tema ini. Gaya bercerita nan menarik serta langkah penyampaianya nan enak-enak dan ringan, membikin pembaca terlena dalam alur cerita dan tokoh di dalam kitab ini. 

Sampul kitab ini juga sangat menarik, dengan ilustrasi dua orang nan saling berhadapan di depan gedung kampus ini menambah sisi estetika dari sampul kitab ini. Latar warnanya pun terlihat lembut dan menyatu dengan titel nan di taruh di tengah-tengah sehingga menghasilkan sampul kitab nan eye-catching, sederhana, dan memikat, dapat membikin pembaca tertarik untuk membeli kitab ini hanya dengan memandang sampulnya.

Penokohan nan sangat kuat, penggunaan bahasa informal nan dicampur dengan narasi nan apik menjadikan kitab ini menjadi unik. Buku ini ditulis menggunakan perspektif pandang orang pertama melalui tokoh Saras. Melalui perspektif pandang ini pembaca jadi lebih mudah untuk memahami alur cerita lewat isi pikiran Saras nan sering bernarasi dengan beragam pertanyaan. 

Kekurangan Buku City Lite: Better Than This

Meskipun City Lite: Better Than This Karya Pradnya Paramitha ini mempunyai beragam macam kelebihan, kitab ini tetap tidak luput dari kekurangan. Alur terkadang sering diulang-ulang terutama saat kedua tokoh utama dalam kitab ini bertengkar, membikin pembaca bertanya-tanya, kenapa kedua tokoh ini selalu bertengkar? Penyelesaian bentrok di antara keduanya kurang jelas.

Pesan Moral Buku City Lite: Better Than This

Melalui dua tokoh utama dalam buku City Lite: Better Than This Karya Pradnya Paramitha ini, pembaca diingatkan untuk selalu memegang komitmen alias janji nan sudah kita ucapkan ke orang lain. Selain itu, pesan moral tersirat nan sangat bagus dalam kitab ini adalah kita kudu diingatkan untuk tidak pernah melupakan jasa orang nan sudah pernah membantu kita. Terlepas dari beragam perihal nan mereka lalui, seperti Sarah nan pernah dibantu Leo, dan ketika Leo mau meminta support Sarah siap membantu.

Grameds, itu dia sinopsis, ulasan, dan pesan moral dari kitab City Lite: Better Than This karya Pradnya Paramitha. Kamu juga bisa mendapatkan buku-buku lain karya Pradnya Pramitha loh! Yuk langsung saja dapatkan bukunya hanya di Gramedia.com! Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.

Penulis: Gabriel

Rekomendasi Buku

Two-Faced

two faced

Meski belum betul-betul jatuh cinta, Ganisia Abhinanda memutuskan untuk menerima pernyataan cinta Randu Anangga seorang senior sales manager perusahaan fintech nan kebetulan menempati gedung nan sama dengan kantornya, tiga minggu setelah mereka kenalan.

Alasan Abhi sederhana. Randu terlihat seperti laki-laki baik-baik, matang, mapan, dan jenis pacar nan bakal dengan mudah mendapat restu keluarganya kelak.

Sayangnya, Abhi terlalu sigap menyimpulkan. Baru dua hari jadian, Abhi dibikin sakit hati setelah tanpa sengaja mendengar percakapan Randu dengan teman-teman kantornya, nan mengatakan bahwa Abhi hanyalah “alat” untuk move on dan pengisi waktu senggang lantaran kebetulan Randu sedang jomblo saja.

Two Faced menceritakan tentang seberapa semerawutnya isi otak Abhi lantaran begitu banyak prasangka tentang kekasihnya Randu.

Well, pada awalnya pikiran Abhi mengenai Randu positif positif aja, hingga suatu saat dia tidak sengaja mendengar percakapan “rahasia” antara Randu dan sahabatnya nan langsung membikin Abhi bertanya-tanya.

Berbagai pertanyaan nan dia simpan sendiri ini membikin hubungannya dengan Randu menjadi “tidak sehat” Yah paling nggak itu nan ada di pikiran Abhi.. Tapi sebenernya.. Apa sih nan Randu pikir dan rasakan mengenai Abhi?

Karakter Abhi ini sebenarnya nggak lovable sih… dengan segala pikiran jelek di kepalanya, wajar jika Abhi sendiri bakal kelelahan. Tapi Abhi punya argumen kenapa dia bersikap seperti itu. Berangkat dari menyaksikan pengalaman hidup ibunya nan selalu dipersalahkan oleh keluarga, Abhi tumbuh menjadi gadis dengan perlindungan diri nan sangat baik. Terutama ketika itu berasosiasi dengan pria. Sementara itu, Randu semakin hari semakin cinta pada Abhi. Bahkan ketika Abhi mengajaknya menikah, Randu berpikir serius tentang perihal itu, meskipun rupanya itu hanya salah satu trik Abhi agar Randu minta putus.

Le Mariage: After Wedding

after wedding 

Reya Gayatri tak pernah menduga bahwa keputusannya menikah dengan celebrity chef berjulukan Radina Alief Pramoedya merupakan keputusan paling gila dalam hidupnya. Selama 30 tahun, Reya terbiasa dengan hidup nan tertata. Tetapi, kini, hidup pengajar muda di bidang Ilmu Politik itu terasa seperti roller coaster. Sebagai public figure, Rad terbiasa berjumpa dengan beragam macam orang dan tahu gimana langkah berhadapan dengan mereka. Tetapi, tidak untuk Reya. Rad jadi sering kewalahan dan menghela napas frustrasi apalagi sejak malam pertamanya.

Rad juga tidak menyangka, perlahan-lahan, kehadiran Reya menakut-nakuti segenap tembok pertahanan diri atas cinta juga menggoyahkan janji pada masa lampau nan dia ikrarkan sendiri. Jangan jatuh cinta pada saya. Maka, Anda bakal baik-baik saja. (Rad)

Reya menghempaskan dirinya di sebuah sofa panjang nan menghadap ke jendela bear. Reya berebahan sembari menutup mata. Angin malam menampar-nampar wajahnya dan mengibarkan busana putih sederhananya. Hari ini terasa seperti mimpi. Perempuan mana nan tidak memimpikan hari ini? Berdiri di atas panggung dengan busana pengantin putih, dengan make up dan rias rambut nan sederhana, juga mendengarkan dan mengucapkan janji suci dengan pasangan. Semuanya tetap terasa seperti angan-angan. Reya mencubit dirinya sendiri, meyakinkan diri bahwa dia tidak sedang tidur di kamarnya saat terbangun nanti.

Mereka tidak menikah lantaran dipaksa. Ini adalah keputusan bersama. Tetapi, rupanya pernikahan bukan hanya soal menggelar resepsi dan perubahan status suami istri saja. Sanggupkah Rad dan Reya mempertahankan keputusannya?

City Lite: Best Of Us

 Best Of Us

Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu saya hanya gadis polos nan nggak pernah peduli pada cinta. Namun, lihat sekarang apa nan kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang nan tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia—seorang laki-laki nan menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila, kan? Katanya dia bakal sering-sering pulang, setidaknya 6 bulan sekali. Nyatanya, sudah nyaris 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Aku nggak tahu lagi, mungkin memang saya nan gila. Kupikir menunggu itu mudah. Baru kali ini saya sadar, bahwa menunggu dan memperkuat tak semudah kelihatannya. Tiba-tiba saya tidak tahu apa sebenarnya dia layak ditunggu alias tidak. Dan saat sibuk bertanya-tanya, ada orang lain nan hadir, dan punya jawaban masuk akal.

Sumber:

  • https://www.google.co.id/books/edition/City_lite_better_than_this/gwVaDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 
  • https://www.goodreads.com/book/show/39709168-better-than-this
  • https://www.goodreads.com/author/show/6923579.Pradnya_Paramitha 
Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog