Review Buku The Martyr

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Rating 3.5/5

Grameds, novel bergenre thriller-investigation pasti mempunyai peminatnya sendiri. Tentu novel-novel dengan bentrok dan cerita nan menegangkan ini bakal membikin Anda kebingungan dengan jalan cerita nya lantaran bakal mengungkap suatu kebenaran dibalik tragedi nan mengerikan. Nah kitab The Martyr ini merupakan kitab nan bakal membahas mengenai sekte alias aliran sesat nan menggemparkan di Korea Selatan. Cerita pada kitab The Martyr ini memang lah fiksi namun seperti nan kita ketahui di Korea Selatan sendiri banyak sekte alias aliran sesat lantaran kebanyakan penduduknya memilih tidak memeluk agama.

The Martyr

button cek gramedia com

Nah grameds, penasaran gimana kisah dari kitab The Martyr ini? Sebelum Anda membaca bukunya, tulisan dibawah ini bakal membahas mengenai ulasan singkat, sinopsis dan kelebihan serta kekurangan novel The Martyr nan bisa Anda simak sebelum Anda membacanya. Berikut ini adalah penjelasannya!

Sinopsis Buku The Martyr

“Alasan kebenaran berada di tempat nan tidak terlihat oleh mata, adalah lantaran kebenaran itu tidak mau memperlihatkan wujudnya.”

Kemunculan sekte sesat mengguncang seluruh  Korea Selatan dengan mengatakan bumi bakal hariakhir pada akhir bulan Oktober 1992. Kim Ki-joon adalah wartawan nan kerap memeras dan membuntuti para selebritis demi bayar perawatan anaknya pasca kejadian tabrak lari. Begitu mengetahui Sugyeong, istrinya, terjerembab ke dalam aliran sekte sesat itu, dia segera menyelidiki sekte tersebut.

The Martyr

button cek gramedia com

Kegelapan memenuhi seluruh penjuru ruang tunggu. Terdengar nyanyian jemaat dari dalam kapel, meninggi dan membahana. Tirai-tirai tebal di sisi ruangan pun ikut bergoyang-goyang.

Oh, I’m traveling on the hallelujah line. On the good old gospel train. I am on the right track, and never will go back to the station of sin again. I need no fare, I’m riding on a pass, This is the blood for sinners slain  I am traveling on the hallelujah line  On the good old gospel train.

Di sanalah, Ki-joon berjumpa dengan Lee Seon-min, seorang anak wanita nan dapat memandang masa depan berbareng kakaknya Je Hoon mereka dianggap sebagai malaikat alias para utusan. Mereka mengabdi pada sebuah gereja nan dipimpin Pastor Choi.

Gereja tersebut berjulukan Gereja Ascension nan menganut aliran Eskatologi Hari Akhir. Mereka mengatakan bahwa bakal terjadi hariakhir pada 28 Oktober 1992 dan hanya orang-orang tertentu saja nan selamat.

Namun nalurinya sebagai mantan wartawan sosial-politik, Ki-joon mengendus adanya skandal besar dan penggelapan duit 1 miliar won dalam sekte itu. Lee Seon-min meminta Ki-joon untuk menemukan “kebenaran” nan tidak terlihat, tapi kudu diketahui.

“Sebab di bumi ini tidak ada orang nan menginginkan kematian. Sedangkan kami memilih kematian lantaran tidak lagi argumen untuk hidup, setelah sekian banyak mengalami perihal nan sangat buruk.” –Lee Seon Min, hlm. 352.

Dalam waktu kurang dari tiga minggu sebelum terjadinya “kiamat” nan diramalkan, dapatkah Ki-joon menguak persengkongkolan dalam sekte tersebut? Apakah “kebenaran” nan sangat mau diketahui Lee Seon-min itu?

Kelebihan dan Kekurangan Buku The Martyr

The Martyr

button cek gramedia com

Pros & Cons

Pros

  • Ceritanya penuh dengan emosi dan banyak emosi mendalam
  • Memiliki paced nan sedang-cepat sehingga tidak membosankan
  • Pembaca bakal diajak untuk mengikuti alur investigasi dengan adanya tambahan beberapa ilustrasi
  • Bahasa nan digunakan sederhana dan mudah dipahami

Cons

  • Layout kitab ini terlalu menempel sehingga pembaca perlu ketelitian lebih.
  • Banyak tokoh dalam cerita nan susah diingat.

Kelebihan Buku The Martyr

The Martyr

button cek gramedia com

Cerita kitab The Martyr ini sangat menantang, perspektif pandang nan digunakan pada novel ini adalah perspektif pandang orang pertama ialah Lee Seon Min dan perspektif pandang orang ketiga secara bergantian. Cerita novel ini seru, menantang, tragis, sedih dan emosi lain nan kombinasi aduk. Pembaca bakal merasa seperti menonton drama action di dalam buku.

Novel The Martyr ini adalah novel nan tepat jika pembaca mencari referensi kitab mengenai thriller Korea. Paced cerita pada novel ini sendiri sedang alias cepat. Dari awal pembaca sudah bisa memandang bentrok nan ada tidak sesuai dengan situasi Gereja nan pada umumnya. Mulai dari adanya bunuh diri salah satu “utusan” nan disebut “malaikat” sampai ada dugaan pencucian uang. Karena alurnya nan sigap maka pembaca tidak bakal merasa bosan.

Novel ini juga dilengkapi ilustrasi surat kabar harian mengenai kejadian ini nan membikin novel ini semakin unik dan menarik dan tidak membosankan. Pembaca juga bakal diajak untuk ikut dalam proses investigasi melalui alur dan pembawaan cerita. Selain itu terdapat plot twist nan membikin pembaca bakal kaget dan tidak menyangka.

Terdapat beberapa bahasa asing seperti istilah-istilah korea namun penulis juga sudah memberikan catatan kaki beserta artinya pada setiap bahasa asing sehingga memudahkan pembaca dalam memahami setiap istilah asing.

Bahasa nan digunakan pada kitab novel ini bahasa sederhana seperti sedang menceritakan suatu kejadian nan betul-betul terjadi. bahasa nan digunakan memang sederhana namun ada bahasa-bahasa nan baku lantaran kitab The Martyr ini merupakan kitab terjemahan dari bahasa korea. Namun meskipun demikian bahasanya mudah dipahami oleh pembaca.

Kekurangan Buku The Martyr

The Martyr

button cek gramedia com

Kekurangan kitab ini terletak pada tata letaknya, di mana setiap baris terlalu mepet dan jarak antar tulisan sangat sedikit sehingga teks terlihat menempel dan susah dibaca dengan nyaman. Hal ini mengurangi kenyamanan pembaca, terutama saat kudu membaca dalam waktu nan lama. Untuk sebuah kitab thriller investigasi, masalah ini menjadi lebih krusial lantaran pembaca kudu bisa mengikuti alur cerita dengan teliti dan tidak boleh lengah. Keterpaksaan untuk membaca dengan jeli agar tidak tertinggal alias bingung dengan alur cerita menjadi tantangan tambahan bagi pembaca. Tata letak nan kurang ideal ini bisa membikin pengalaman membaca menjadi kurang menyenangkan dan melelahkan mata.

Selain itu, kitab The Martyr juga mempunyai kekurangan dalam jumlah tokoh nan banyak dan nama-nama nan susah diingat. Nama-nama karakter nan sebagian besar menggunakan nama Korea nan tidak umum bagi banyak pembaca bisa membikin cerita susah diikuti. Pembaca nan tidak familiar dengan nama-nama Korea mungkin merasa kesulitan mengingat dan membedakan setiap tokoh, apalagi jika nama-nama tersebut mirip satu sama lain. Akibatnya, alur cerita bisa menjadi membingungkan dan mengurangi kenikmatan membaca. Keterlibatan banyak tokoh dengan nama nan susah diingat bisa menghalang pembaca untuk sepenuhnya terlibat dalam cerita dan mengikuti perkembangan setiap karakter dengan baik.

Penutup

The Martyr

button cek gramedia com

Grameds, kitab The Martyr sukses menyampaikan pesan nan mendalam bahwa setiap orang pasti mempunyai perjuangannya sendiri dalam hidup. Setiap langkah dan upaya nan kita lakukan tentu mempunyai tantangannya masing-masing. Namun, perjuangan tersebut kudu selalu diimbangi dengan angan dan ketaatan nan kuat kepada Tuhan. Keyakinan dan kepercayaan kepada Tuhan bakal memberikan kita kekuatan dan petunjuk dalam menghadapi beragam rintangan nan datang. Melalui kitab ini, kita diajak untuk tidak mudah menyerah dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.

Selain itu, kitab The Martyr juga mengingatkan kita untuk tidak mudah percaya pada ajaran-ajaran nan bisa merugikan diri sendiri, apalagi membahayakan nyawa kita. Saat ini, sekte-sekte sesat semakin banyak dan datang dalam beragam corak serta menggunakan beragam langkah pendekatan kepada masyarakat. Mereka sering kali menawarkan janji-janji nan terlihat menggiurkan, namun sebenarnya berbahaya. Kita perlu bersikap tegas dalam menolak ajaran-ajaran tersebut dan tidak mudah tergiur dengan apa nan mereka tawarkan. Kesadaran dan kewaspadaan adalah kunci untuk menjaga diri dari pengaruh negatif dan rawan tersebut. Buku The Martyr memberikan peringatan nan sangat relevan di era sekarang, di mana banyak orang mencari makna dan tujuan hidup, namun perlu waspada agar tidak tersesat oleh aliran nan salah.

Jika Grameds tertarik membaca kitab The Martyr ini, Grameds bisa mendapatkannya di Gramedia.com alias toko kitab Gramedia terdekat di kotamu. Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan kitab nan berbobot dan original agar Grameds mempunyai info #LebihDenganMembaca

Penulis: Devina

Rekomendasi Buku Terkait

Bara Api Perlahan (A Slow Fire Burning)

Bara Api Perlahan (A Slow Fire Burning)

button cek gramedia com

Ketika seorang laki-laki muda dibunuh secara sadis di sebuah perahu sungai di London, polisi mengarahkan konsentrasi mereka kepada tiga wanita nan mengenalnya. Laura adalah gadis bermasalah nan terakhir terlihat di rumah sang korban; Carla adalah tante korban nan tetap bersungkawa lantaran kematian putranya; dan Miriam adalah tetangga nan suka ikut kombinasi dan jelas-jelas menyimpan rahasia. Ketiga wanita itu—dengan argumen nan berbeda-beda—menyimpan bara kebencian. Siapa di antara mereka nan menjadi pembunuh lantaran terpicu tragedi? Seberapa jauh masing-masing dari mereka bakal bertindak demi mendapatkan kedamaian?

Sang Informan (The Whistler)

Sang Informan (The Whistler)

button cek gramedia com

Lacy Stoltz adalah seorang interogator nan bekerja di Dewan Kode Etik Yudisial Florida. Ia pengacara, bukan polisi, dan tugasnya adalah menangani pelanggaran kode etik para hakim. Untungnya, para pengadil di negara bagian itu rata-rata merupakan orang nan jujur, seorang pekerja keras, serta berkomitmen pada peradilan dan keadilan. Sampai seorang mantan pengacara berjulukan Greg Myers menghubungi Lacy dan mengaku mempunyai info tentang seorang pengadil nan penerima suap. Uang suap itu banget sangat besar hingga melampaui jumlah duit suap semua pengadil korup dari semua negara bagian di Amerika Serikat. Greg menyatakan pengadil itu terhubung dengan mafia pemilik kasino besar di tanah Penduduk Asli Amerika nan tak segan-segan membunuh siapa pun nan menghalangi jalan mereka. Informasi itu diperoleh oleh Greg dari pengguna satu-satunya, sang informan, nan mau tetap anonim dengan identitasnya demi keselamatan nyawanya sendiri. Lacy tahu kasus ini tidak seperti perkara nan biasa dia tangani, dan kendati terlibat di dalamnya bakal menakut-nakuti nyawa banyak orang, dia berkeinginan bakal mengungkap kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Rumus Kebenaran Musim Panas: A Midsummer`s

 A Midsummer`s Equation

button cek gramedia com

Dalam kunjungannya ke Harigaura untuk menghadiri obrolan rencana proyek penggalian sumber daya bawah laut, Profesor Yukawa Manabu menyaksikan panasnya perdebatan di antara penduduk lokal. Sementara sebagian pihak mendukung rencana itu demi menghidupkan kembali perekonomian, pihak lain mati-matian menentang lantaran mau menjaga kelestarian alam. Namun, bukan hanya proyek tersebut nan meresahkan kota itu. Keesokan paginya, salah satu tamu penginapan nan ditempati Yukawa ditemukan tewas di pantai berbatu-batu. Saat diketahui sang korban merupakan mantan polisi Tokyo dan tewas keracunan karbon monoksida, timbul kecurigaan bahwa dia dibunuh. Apa nan dilakukan mantan polisi itu di Harigaura? Apakah ada nan mau membungkamnya? Kenapa? Sekali lagi, Yukawa mendapati dirinya berada di tengah misteri nan kudu dipecahkan.

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog