Review Novel Daisy Karya Ayu Rianna

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Grameds, apa nan Anda lakukan jika sedang mempunyai masalah di hidupmu? Apakah Anda jenis orang nan lari dari masalah dan menyelesaikan masalah nan terjadi. Sebagian orang ada nan lari dari masalah dengan berjalan kemanapun nan dia suka dan melupakan masalahnya namun masalah itu sebenarnya tidak pernah selesai dan bakal tetap menyelimuti hidupnya. Sebagian orang juga bakal langsung menyelesaikan masalah nan ada di hidupnya dengan melewatinya meskipun terasa berat.

Masa lampau nan menyakitkan tentu sangat membekas bagi setiap orang baik itu dalam jangka waktu nan lama alias dalam jangka waktu nan sebentar. Grameds, kitab Daisy menceritakan seorang wanita nan dalam perjalanan hidupnya mencari ketenangan untuk dapat melupakan suatu perihal dari masa lampau nya nan menyakitkan.

Grameds, jika Anda tertarik membaca novel ini maka Anda bisa menyimak ulasan singkat mengenai novel Daisy ini sebelum Anda membeli dan membacanya. Berikut ini adalah ulasannya!

Sinopsis Buku Daisy

Mari berkenalan dengan Daisy Tanisha adalah seorang wanita nan sedang dalam pelarian, dia selalu menggunakan busana dengan cardigan atau sweater yang simple atau oversize karena dia tidak suka terlihat mencolok dan menjadi pusat perhatian cowok-cowok.

Dalam pelariannya, Daisy berpindah-pindah kota dan tidak mau terikat alias menetap lama di suatu kota alias tempat. Hal ini lantaran Daisy mempunyai tujuan untuk menemukan tempat nan kondusif untuk hidup tenang dan terbebas dari masa lalunya nan menyakitkan.

Namun ketika dia berjumpa dengan Liam Harper, seorang laki-laki penduduk negara Singapura yang  menurutnya aneh. Liam Harper merupakan seorang master hewan dan pecinta kucing banget apalagi hingga barang-barang menggemaskan dengan gambar kucing. Awalnya Liam memulai dengan tawaran pertemanan namun semakin lama rupanya dapat menggoyahkan niat Daisy untuk melarikan diri. Liam berambisi bisa menghentikan Daisy dari melarikan diri dan menetap.

Daisy nan awalnya mempunyai tujuan untuk selalu lari pun menjadi lengah dan tidak menyadari ancaman nan mengintai dirinya. Ancaman itu siap merenggut kebahagiaannya dan menghancurkan hidupnya perlahan. Ancaman ini adalah masalah nan selama ini dia hindari dan menjadi alasannya melakukan beragam pelarian.

“Untuk orang-orang nan menyimpan trauma seperti kau dan aku, lari memang menjadi jalan paling mudah untuk keluar dari masalah. Tapi seringkali kita terlalu sibuk melarikan sampai lupa rupanya masalah tidak bakal selesai jika tidak dihadapi.”

Sebenarnya apa sih nan dihindari oleh Daisy? Mengapa Daisy begitu mau pergi dan menghindari masalah itu? Lalu gimana kelanjutan kisah Daisy dan Liam? Akankah Daisy terlena dengan kemauan Liam dan mengurungkan niatnya untuk tidak berlari menghindari masalah?

Tentang Penulis Novel Daisy

Penulis novel Daisy ini adalah Ayu Rianna, Ayu Rianna adalah penulis nan sudah banyak mengeluarkan karya-karya sebelum novel ini seperti Amore : Definitely Love (2014), Teater Boneka (2014), Metropop : That Summer (2017), dan Metropop : Love Like This (2022). Ayu Rianna adalah jebolan GWP (Gramedia Writing Project) 1.

Ayu Rianna sendiri adalah fans kitab dan musik K-Pop ia sudah jatuh cinta pada bumi menulis sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ayu sekarang bekerja sebagai terapis kristal dan ahli media sosial dan berupaya mewujudkan cita-citanya semasa mini ialah menjadi seorang penulis.

Ayu Rianna adalah sosok wanita nan doyan membagikan tips dan juga tulisan-tulisan singkatnya di media sosial Instagram nan dapat Anda ikuti ialah @ayurianna. Ayu Rianna sendiri menyukai kebaya dan dalam mengenalkan baju tradisional Indonesia, Ayu Rianna banyak menggunakan kebaya modern untuk beragam aktivitas dan apalagi dalam aktivitas sehari-hari.

Kelebihan dan Kekurangan Novel Daisy

Pros & Cons

Pros

  • Buku ini membikin pembaca merasakan emosional nan dirasakan oleh tokoh dalam cerita
  • Buku ini cocok untuk mengisi kekosongan kamu
  • Memiliki sampul nan menggemaskan
  • Alur cerita nan mengalir dan tidak kaku
  • Bahasa dalam kitab mudah dipahami dan tidak rumit

Cons

  • Setting tempat dan beberapa ceritanya kurang cocok
  • Ada beberapa trigger warning untuk Anda nan pernah merasakannya.

Kelebihan Novel Daisy

Grameds novel ini membujuk Anda untuk bisa berpetualang merasakan dan mengikuti perjalanan Daisy mulai dari emosi hingga emosional. Penulis sengaja membikin cerita nan emosional dan juga dapat dirasakan oleh pembaca lantaran Anda dapat merasakan perubahan dalam kehidupan Daisy sendiri. Ada emosi nan naik turun, kelamnya emosi dan teka-teki emosi nan juga bisa Anda rasakan apalagi membuatmu galau. Buku ini cocok untuk Anda baca ketika ada waktu senggang untuk mengisi kekosongan.

Memiliki sampul novel nan menggemaskan. Ayu Rianna apalagi mengunggah dua opsi sampul novel untuk “Daisy” ke akun media sosial Instagram miliknya dan sampul nan digunakan saat ini adalah sampul nan terpilih. Sampul “Daisy” ini sangat menarik dan menggemaskan dengan warna pinknya nan manis dan juga tambahan karakter kucing dan benang rajut nan menggemaskan. Bagi Anda nan pecinta kucing, sampul novel ini sangat eye catching dan Anda merasa mau memilikinya sih.

Selain lantaran sampulnya nan menarik, novel ini juga menceritakan kisah nan dapat dikatakan relate dengan kehidupan kita saat ini ialah beragam masalah nan dihadapi dan masa lampau nan menyakiti. Pilihan kita hanya dua apakah pergi dan meninggalkannya alias menghadapi masalah itu sendiri. Bagi Anda Grameds nan sedang merasakan perihal ini maka kitab ini sangat cocok untuk Anda baca. Meski tema nan diangkat begitu berat dan kelam namun penulis sukses menuliskan alur cerita nan rapi dan mengalir sehingga mudah dipahami, selain itu penulis juga menyediakan Plot Twist yang bakal membikin Anda tidak menyangka dengan ceritanya. Perasaan dan emosi pembaca juga seakan-akan diobrak abrik pada novel ini.

Buku ini menggunakan bahasa nan mudah dipahami dan meski menggunakan bahasa baku namun termasuk bahasa sehari-hari nan kita gunakan dan tidak terasa kaku. Tidak susah mengerti dan memahami isi kitab ini sendiri. Buku ini terdiri dari banyak perbincangan di dalamnya jadi pembaca bisa merasakan langsung emosi dan juga perjalanan Daisy dengan dialog-dialognya dengan orang di dalam kitab ini.

Kekurangan Novel Daisy

Buku ini menggunakan setting tempati di Indonesia tepatnya di Bandung, namun banyak karakter nan ceritanya berkata Inggris. Memang tidak mengganggu namun seperti kurang pas untuk dinikmati. Alangkah lebih baik jika ceritanya menggunakan bahasa Indonesia seluruhnya. Ceritanya juga terlihat tidak natural dan terlalu sigap jika dimulai dari Strangers to Love.

Meski ceritanya ringan namun ada trigger warning yang dapat memicu Anda loh. Ada adegan-adegan pelecehan seksual, pertumpahan darah, hubungan nan kasar, dan kematian hewan. Jika Anda mempunyai masa lampau nan sama dengan beberapa perihal diatas maka Anda perlu memperhatikannya lantaran ini dapat memicu Anda mengingat kembali masa-masa itu.

Pesan Moral Novel Daisy

Grameds, kitab ini mau menyampaikan pesan kepada para pembaca untuk tidak lari alias menghindari masalah nan ada. Buku ini membujuk pembaca untuk bisa melewati masalah nan dihadapi. Setiap manusia mempunyai masalahnya sendiri-sendiri namun untuk melewati masalah nan ada setiap orang mempunyai langkah nan berbeda-beda. Jika tidak bisa melewatinya sendiri maka Anda bisa meminta support oleh orang-orang terdekat seperti sahabat, family alias apalagi support tenaga ahli seperti terapis.

Perjalanan Daisy menuju kesembuhan mungkin tetap sangat panjang namun Daisy tidak mencoba untuk lari lagi. Pesan ini sebenarnya nan mau disampaikan oleh penulis bahwa jika kita terus berlari bakal ada saatnya kita berakhir untuk menghadapi masalah itu sendiri.

Penutup

Grameds itu dia adalah ulasan singkat mengenai novel Daisy, novel ini sangat cocok untuk Anda nan sedang dalam keadaan nan sama ialah mau menghindari masalah. Buku ini diharapkan membantu Anda untuk tidak menghindari masalah dan menghadapinya dengan baik. Banyak solusi nan bisa Anda lakukan untuk menghadapi masalah baik itu masalah percintaan, masalah family alias apalagi pertemanan.

Jika Grameds tertarik membaca kitab ini, Grameds bisa mendapatkannya di Gramedia.com alias di toko kitab Gramedia terdekat di kotamu.

Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berbobot dan original agar Grameds mempunyai info #LebihDenganMembaca.

Penulis: Devina

Rekomendasi Buku Terkait

MetroPop: Summer in Seoul (Edisi Cover Spesial HUT GPU 50 Tahun)

 Summer in Seoul (Edisi Cover Spesial HUT GPU 50 Tahun)

Jung Tae-Woo—penyanyi muda terkenal Seoul nan muncul kembali setelah empat tahun menghindari bumi showbiz. “Aku hanya mau memintamu berpotret denganku sebagai pacarku,” kata Jung Tae-Woo pada gadis di hadapannya. Sandy namalain Han Soon-Hee—gadis blasteran Indonesia- Korea nan sudah mengenali Jung Tae-Woo sejak awal, namun sedikit pun tidak terkesan. Sandy mengangkat wajahnya dan menatap laki-laki itu, lampau berkata, “Baiklah, asalkan wajahku tidak terlihat.” Awalnya Jung Tae-Woo tidak berprasangka kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berambisi dia tidak bakal menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai “kekasih” Jung Tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah empat tahun lampau sedang mengejar mereka

City Lite: Better Than This

 Better Than This

Saras tahu pasti Leo membencinya. Sederet gelar positif mulai dari mahasiswa berprestasi nasional, kesayangan dosen, laki-laki tampan pujaan kita bersama, dan senior tingkat 4 nan terancam lulus summa cum laude, cukuplah untuk membikin Leo risih dengan keberadaan wanita malas, nyolot, bodoh, tukang taruhan, dan kuliah di Fakultas Hukum tapi satu-satunya nan dia tahu hanyalah fotografi. Tapi, memangnya Saras peduli? Dibenci Leo tak bakal membuatnya mati. Sayangnya, mau tak mau Saras kudu peduli lantaran saat ini Leo adalah kunci kehidupan bahagianya. Sebuah taruhan dengan musuh bebuyutannya, Morrie, membikin Saras kudu menjadikan Leo pacarnya. Berbagai strategi dipakai. Rayuan mulai dilancarkan. Hasilnya? Tentu saja gagal. Menepis seluruh rasa tidak suka dan malunya, Saras akhirnya meminta bantuan. Ekspresi santun dan pasrah dia pasang, meskipun mulut tajam Leo sering membuatnya berang. Taruhan selesai, Saras menang. Tapi masalah tak berakhir di sana. “Kita memulai dengan caramu, tapi sekarang kita pakai caraku. I love you. Kamu mau jadi pacarku beneran?” Sejauh nan Saras tahu, harusnya wanita senang saat ada laki-laki nan mengucapkan cinta. Tapi, ini justru sebaliknya. Saras terjebak dalam permainannya sendiri. Semakin lama, sikap Leo semakin membuatnya ngeri. Saras kudu bagaimana?

Metropop: The One You Love

 The One You Love

Lima tahun lalu, Merry Mulia mengalami tragedi mini nan memalukan, lampau Aditya Darmawan muncul dan menyelamatkannya dari situasi rumit. Kebaikan laki-laki itu meninggalkan kesan mendalam di hati Merry Kini, mereka berjumpa kembali di saat Aditya sudah menjabat COO salah satu anak perusahaan nan menaungi perusahaan tempat Merry bekerja. Sosok Aditya semakin tak terjangkau dan Merry menutupi perasaannya rapat-rapat. Namun, seiring waktu Aditya justru menunjukkan sikap berbeda. Pria itu menunjukkan keseriusannya dan melimpahi Merry dengan perhatian serta segala akomodasi nan diidamkan wanita, dari kekayaan hingga perawatan kecantikan. Aditya seolah mendorong Merry naik kelas dan status sosial. Meski senang lantaran perasaannya bersambut, Merry dihantui pertanyaan besar; apakah Aditya sungguh-sungguh tulus mencintainya alias sedang berupaya mengubah Merry menjadi sosok wanita nan tak bisa laki-laki itu miliki?

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog