Review Novel Di Balik Jendela

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Apakah Grameds seorang pecinta novel seram thriller dan horor? Jika iya, maka “Di Balik Jendela” bisa menjadi tambahan nan menarik untuk koleksi Anda. Seperti nan diketahui, aliran thriller dan seram mempunyai pedoman fans nan kuat, meskipun tidak semua orang menyukai cerita-cerita nan memacu adrenalin seperti ini. Kedua aliran ini sering kali menawarkan cerita-cerita nan menegangkan, di luar pemisah logika sehat, dengan tambahan komponen khayalan seperti monster alias alien nan jahat, serta teror dari hantu alias orang-orang jahat. Novel dengan aliran thriller mempunyai daya tarik tersendiri nan membikin pembaca terus memikirkan ceritanya.

Setelah membaca beberapa halaman, cerita tersebut bakal terus berputar di dalam akal pembaca, membikin mereka penasaran bakal kelanjutan cerita dan gimana akhirnya. Jika Grameds tertarik untuk membaca novel ini, “Di Balik Jendela” menawarkan pengalaman menegangkan nan ditulis oleh seorang penulis Indonesia. Dengan plot nan menggigit dan karakter nan menarik, kitab ini menjanjikan pengalaman membaca nan tak terlupakan.

Ceritanya memperlihatkan sisi gelap manusia dengan langkah nan unik tapi menghibur. Dengan setting nan intens dan plot nan penuh dengan kejutan, novel ini beneran bisa bikin kita bawa masuk ke dalam emosi ceritanya. Kalau Anda lagi cari cerita nan bikin merinding dan juga enak-enak dibaca, “Di Balik Jendela” bisa jadi pilihan nan pas buat kamu. Yuk, simak ulasan di bawah ini!

Sinopsis Buku Di Balik Jendela

Semua orang, siapapun itu selamatkanlah diri kalian. Tutup pintu rumah, kunci jendela dan jangan berada di bawah sinar mentari terutama keluar rumah. Buku ini menceritakan sebuah monster nan sedang menyerang bumi dan menyantap semua manusia nan ada di bumi tanpa ada nan tersisa. Kala itu Lisa memandang sendiri tukang roti keliling langganannya terbunuh oleh monster setelah dia mengantarkan suaminya untuk pergi dinas ke luar kota.

Lisa akhirnya menutup seluruh akses masuk ke dalam rumah mulai dari jendela kaca nan ditutup dengan surat kabar dan poster hingga menutup lubang di bawah pintu dengan kain. Karena seluruh akses masuk udara ditutup maka sirkulasi udara pun tidak baik dan mulai pengap, sinar nan masuk pun jadi terbatas.

Lisa melakukan ini lantaran dia hanya memikirkan nasib anak semata wayangnya ialah Omar. Ia tidak mau Omar memandang monster-monster itu diluar. Lisa semakin protektif terhadap anaknya setelah anaknya mengalami kejadian nan besar dan menyebabkannya menjadi bisu dan tuli apalagi nyaris terbunuh di depan matanya sendiri.

Mama bilang, pemukiman mereka diserang monster. Sebuah pesawat membawa sekumpulan monster nan menyantap semua manusia di bumi. Mungkin sekarang hanya segelintir manusia nan tersisa. Mereka nan diluar kudu berjuang untuk hidup. Tapi ibu bilang mereka bisa bertahan. Asal Omar tidak membuka jendela.

Ditengah persembunyian dan upaya menyelamatkan dirinya dari serangan monster, Stok makanan Lisa mulai menipis dan tidak bisa memperkuat dari serangan monster dalam waktu nan lama. BNPB juga belum ada mengkonfirmasi mengenai kapan support bakal diberikan kepada masyarakat. Lisa dilarang memandang ke jendela agar tidak memandang monster nan menyeramkan dia pun berpikir bahwa seluruh tetangganya sudah tewas lantaran monster itu. Namun Lisa tetap kudu mencari persediaan makanan, dia akhirnya kudu mengambil persediaan beras di warung Bu Lisna pada malam hari namun lantaran menurut BNPB monster ini bakal lebih pasif pada malam hari.

Akhirnya Lisa memberanikan diri untuk pergi ke warung Bu Lisna dengan kapak milik suaminya. Sayangnya Lisa berhadapan dengan monster nan memergokinya. Omar anaknya adalah anak nan menurut dengan perintah Ibunya namun dia cemas memandang kondisi ibunya nan resah dan ketakutan dengan situasi nan terjadi ditambah ayahnya nan tidak berada berbareng mereka di rumah.

Bagaimanakah nasib Omar dan Lisa selanjutnya? Akankah mereka dapat memperkuat dari serangan monster nan ada?

Buku ini cocok untuk Anda nan suka cerita dengan latar belakang mengangkat rumor mental health nan cukup dalam terutama mengenai trauma masa lalu, Menggunakan tokoh utama seorang wanita dengan segala keterbatasannya, apalagi dengan anaknya nan bisu dan tuli, Chapter-chapter pendek dengan akhir nan membikin pembaca penasaran, cerita mengenai family nan mengiris hati dan sedih.

“Kekejaman masa lampau adalah titik terberat untuk menjadi dewasa. Dan saat seseorang menyangkal pengalaman itu, saat itu juga, dia tidak bakal berakhir melangkah. Di perspektif kegelapan, tempat dimana dia merasa nyaman.” – perihal 248

Kelebihan dan Kekurangan Buku Di Balik Jendela

Pros & Cons

Pros

  • Buku pemenang lomba novel thriller
  • Memiliki karakter nan tidak dimiliki oleh novel-novel thriller lainnya
  • Memiliki sampul nan menggambarkan isi cerita
  • Memiliki alur nan sigap dan menggunakan emosi pada setiap bagian ceritanya
  • Menggunakan perspektif pandang orang pertama nan membikin pembaca ikut merasakan jadi tokoh dalam cerita
  • Gaya bahasa nan ringan dan sederhana
  • mengangkat isu-isu nan dekat dengan sekitar kita

Cons

  • Gaya penulisan susah dipahami pada beberapa bagian cerita
  • Masih terdapat kesalahan ketik nan cukup menggangu
  • Plot ceritanya mudah ditebak.

Kelebihan Buku Di Balik Jendela

Buku ini adalah pemenang novel pertama lomba novel thriller nan diadakan oleh Gramedia Pustaka Utama dan Gramedia Writing Project. Maka dari itu tak heran jika novel ini menjadi juara, ceritanya sendiri memang mempunyai karakter unik dan keunikannya sendiri berbeda dengan novel thriller lainnya. Keunikan novel ini dapat membikin pembaca mempunyai khayalan dengan cerita nan disajikan dan pembaca bakal merasa ada nan janggal dan menarik untuk dicari tahu.

Novel Di Balik Jendela memberikan sampul nan menarik dan mempunyai banyak arti. Ilustrasi sampul kitab merupakan konklusi dari isi kitab itu sendiri mulai dari tokoh Lisa, Omar, Monster, apalagi Jendela. Semua tokoh dan isi cerita di gambar dalam satu kesatuan karya seni nan tidak hanya unik, namun juga menambah rasa penasaran. Sampul kitab didominasi dengan warna gelap nan mewakili cerita kelam nan terasa bengis dan sadis.

Buku ini juga memberikan cerita nan menarik dan tidak membosankan meskipun hanya bercerita seputaran rumah Lisa dan apa nan dia lakukan untuk melindungi anaknya Omar. Tidak hanya itu penulis juga memanfaatkan emosi dan kekesalan kepada pembaca pada beberapa langkah Lisa dalam melindungi Omar nan terkadang diluar logika dan tidak masuk akal, alur ceritanya juga dibawa begitu sigap sehingga tidak bosan.

Buku ini menggunakan perspektif pandang orang pertama sebagai pembawaan dalam cerita. Karena menggunakan perspektif pandang orang pertama maka pembaca bakal langsung merasakan apa nan dirasakan dan dilihat oleh Lisa dan Omar. Bagaimana kekhawatiran keduanya. Maka dari itu novel ini menjadi novel thriller yang wajib banget Anda miliki dan Anda baca.

Gaya bahasa dalam kitab ini juga sederhana dan ringan sehingga mudah dipahami dan dinikmati oleh pembaca. Penulis menggunakan keahliannya dalam menulis sehingga membikin halaman-halaman kitab ini tidak mudah untuk ditinggalkan alias diselesaikan sehingga Anda bakal merasa mau membaca terus dan terus.

Selain itu kitab ini juga memberikan beberapa isu-isu nan mungkin terjadi pada kehidupan kita sehari-hari seperti rumor kesehatan mental, disabilitas, family disfungsional, hingga perundungan dan gimana kita bisa menjalani kehidupan meski sudah melalui dan merasakan perihal itu.

Kekurangan Buku Di Balik Jendela

Gaya penulisan dalam kitab ini dapat dikatakan susah dipahami dalam beberapa bagian. Seperti penggunaan ragam bahasa nan non umum juga kurang bisa membantu pembaca memahaminya sebenarnya. Namun sebenarnya itu membikin susunan kalimatnya menjadi kurang rapi dan ditambah ada beberapa salah ketik nan agak mengganggu pembaca dalam menikmati ceritanya.

Plot cerita nan ada di kitab ini meski tidak membosankan namun dapat mudah ditebak oleh pembaca lantaran lingkup cerita nan hanya di dalam rumah membikin pembaca dapat membayangkan perihal selanjutnya nan terjadi sehingga membikin ketegangannya berkurang namun untuk masalah psikologis, kitab ini juaranya lantaran membaca dapat ikut merasakan apa nan dirasakan tokoh dalam cerita.

Penutup

Grameds itu dia adalah beragam ulasan singkat dan sinopsis mengenai kitab Di Balik Jendela. Buku ini cocok untuk Anda nan suka sekali dengan novel-novel thriller dan menegangkan. Karena ceritanya berbeda dengan novel thriller biasanya maka kitab ini wajib Anda miliki.

Jika Grameds tertarik membaca kitab ini, Grameds bisa mendapatkannya di Gramedia.com alias toko kitab Gramedia terdekat di kotamu! Yuk, sigap dapatkan kitab ini, Grameds.

Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan kitab nan berbobot dan original agar Grameds mempunyai info #LebihDenganMembaca

Penulis: Devina

Rekomendasi Buku Terkait

Urban Thriller: Rumah Bunuh Diri

 Rumah Bunuh Diri

Semua anak nan tinggal di rumah itu mengakhiri hidup mereka sendiri. Karena itulah, orang-orang menyebutnya Rumah Bunuh Diri. Namun, Adrianna nan baru pindah sudah depresi sejak awal dan tinggal di rumah tersebut malah membuatnya menemukan tujuh kawan baru sekaligus, nan dia sebut The Boys. Hidupnya nan sepi, sekarang riuh kembali. Hingga malam penuh tragedi itu datang. Ketika mereka menemukan sebuah mayit di taman dan terjebak di dalam permainan Werewolf nan menakut-nakuti nyawa. Lari, lari, ayo, sigap lari dan sembunyi. Jangan sampai dipergoki alias bisa-bisa kau… mati.

Urban Thriller: Every Wrong Thing

 Every Wrong Thing

Mendadak terbangun seorang diri di bilik Oscar, Elna merasa seperti penderita amnesia. Dia tidak ingat gimana alias kenapa bisa berada di rumah kos laki-laki nan dulu pernah dicintainya itu. Hari berikutnya, Elna baru tahu Oscar menghilang tanpa berita dan itu membuatnya semakin kebingungan. Serentetan ancaman dan tindak penguntitan juga mulai mengganggu hari-harinya. Ke mana Oscar? Siapa nan membawanya ke bilik laki-laki itu? Dan, kenapa Elna diincar?

Urban Thriller: Suicide Knot

 Suicide Knot

Suicide Knot adalah novel thriller nan ditulis oleh Vie Asano, bercerita tentang seorang tokoh berjulukan Anne nan dirisak alias dibully oleh teman-temannya di sekolah nan berjulukan Silver Girls. Pada mulanya, Anne hanya diancam secara verbal saja, hingga lama-kelamaan perisakan tersebut terjadi secara fisik. Setelah Anne merasa apa nan dialaminya semakin parah, dia kemudian memberikan kode rahasia berisi info kepada sahabatnya berjulukan Karen nan menjadi tokoh protagonis dalam novel Suicide Knot. Tidak beberapa lama setelah Anne menyelesaikan kodenya, dia meninggal dunia.

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog