Review Novel Marveluna Karya Ita Krn

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Marveluna: Let’s Fly Together merupakan novel Marveluna karya Ita Krn nan diterbitkan oleh Penerbit Kawah Media pada 7 Februari 2023. Selain menjadi novel best seller, kisah ini juga sudah membuktikan eksistensinya di media online Wattpad, dengan sudah dibaca sebanyak 7.8 juta kali (per Mei 2024) di Wattpad @MartabakKolor. Maka dari itu, tak heran jika kisah ini dilirik dan akhirnya diterbitkan menjadi sebuah novel.

Marveluna

button cek gramedia com

Novel ini bercerita tentang kehidupan 2 laki-laki remaja kembar nan ditempa secara berbeda oleh orang tua mereka. Marvel Algara dan Marvin Algara, mereka berdua menjalani kehidupan nan berbeda, meskipun lahir dalam family nan sama. Marvin diberi kebebasan penuh untuk mengambil keputusan sendiri, sedangkan Marvel dididik secara keras dan dipaksa untuk mengikuti kemauan ayahnya, Galvin.

Novel dengan total 332 laman ini bakal menyajikan kisah remaja nan penuh dengan suka dan duka, dan mengangkat rumor keluarga. Bagaimana nasib Marvel nan diperlakukan secara tidak adil? Temukan jawabannya hanya dengan mendapatkan novel Marveluna. Namun sebelum itu, baca tulisan ulasan ini sampai selesai yuk, Grameds!

Profil Ita Krn – Penulis Novel Marveluna

Ita Kurniawati merupakan seorang gadis berumur 20 tahun nan lahir pada tanggal 10 Desember 2003. Ita merupakan penduduk Dukuh Jatisari, Desa Gempolsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati Jawa Tengah. Ita mempunyai nama pena Ita Krn dan MartabakKolor. Nama Ita Krn menjadi nama nan dicantumkan Ita dalam karyanya nan diterbitkan. Sedangkan, nama MartabakKolor menjadi nama nan dipakainya dalam aplikasi Wattpad. Ita sering dipanggil oleh para pembacanya dengan julukan Buna, Bulor, dan Bunny.

Awal Ita mengenal bumi kepenulisan adalah lantaran sering membaca di aplikasi Wattpad. Dari situ, Ita belajar untuk menulis secara otodidak. Ita juga pernah mencoba untuk mengikuti sayembara penulisan berbareng sejumlah temannya. Tak disangka, Ita sukses menjadi juara di sayembara tersebut. Hal ini mendorong Ita untuk melanjutkan menulis dan mulai menekuninya. Ita mulai membikin karya dengan menulis sejak duduk di bangku kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MT), tapi belum ada karyanya nan diterbitkan.

Ita mempunyai beberapa hambatan dalam menekuni bumi kepenulisan. Pada awal karir kepenulisannya, Ita tidak mempunyai laptop nan membuatnya kudu menulis menggunakan handphone. Menatap layar mini handphone dalam jangka waktu nan cukup lama seringkali membikin matanya sakit. Ia juga sering menumpang di rumah tetangga untuk mendapatkan jaringan wifi saat menulis, demi menghemat kuota. Ita juga pernah ditipu oleh oknum nan mengaku penerbit dan bakal menerbitkan karyanya.

Meski perjalanan karirnya dipenuhi hambatan dan Ita juga sempat diremehkan, Ita tidak menyerah dan semangat menekuni karirnya. Semangatnya itu timbul dari support dari ibu dan juga teman-temannya. Ita sempat berakhir menulis di kelas 9 lantaran mau konsentrasi menghadapi ujian kelulusan. Ita mulai melanjutkan menulis karyanya ketika meneruskan studinya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1, Pati, Jawa Tengah pada akhir tahun 2019.

Karya pertama Ita nan berjudul Areksa telah dimuat di aplikasi Wattpad pada bulan Februari 2021 lalu. Areksa mengisahkan tentang lika-liku perjalanan panjang kisah cinta Areksa dan Ilona nan mempunyai kepercayaan berbeda. Novel Areksa  telah diterbitkan secara bentuk pada bulan Mei 2021. Novel Areksa ini sukses menarik hati banyak orang dan menjadi novel best-seller. Hingga saat ini, Novel Areksa sudah dibaca lebih dari 20 juta kali di Wattpad dan telah terjual sebanyak lima belas ribu eksemplar.

Karya kedua Ita nan berjudul Samuel terbit pada bulan Oktober 2021. Novel Samuel menceritakan tentang perjalanan cinta Samuel Erlangga dan Azura nan berlika-liku dan diwarnai oleh kekelaman akibat trauma, dan ancaman nan membahayakan nyawa Azura. Novel Samuel karya kedua Ita ini juga meraih kesuksesannya dengan menjadi novel best-seller dengan penjualan pre-order terbaik dan tercepat, ialah 20.000 eksemplar dalam kurun waktu 120 menit. Selain itu, hingga saat ini, novel Samuel saat ini sudah dibaca oleh 10 juta 300 orang di aplikasi Wattpad.

Sampai sekarang, Ita Krn bisa terbilang sebagai penulis nan produktif, dibuktikan dengan begitu banyak karyanya nan telah sukses diterbitkan. Beberapa di antaranya, ialah After Losing Him, I’m Alive That’s Enough For Now, Eccedentesiast, Samuel, Areksa, Alive, Diamond Gang The Mission, Diary of Canva, Kota Para Pecundang, dan Tongkrongan 55.

Sinopsis Novel Marveluna

Marveluna

button cek gramedia com

Pria dengan setelan jas hitam itu berlari secepat mungkin. Kemeja putih di kembali jasnya basah lantaran keringat, menandakan bahwa dia sudah sangat lama berlari. Namun, perihal itu tidak mengurangi semangatnya untuk terus bergerak maju terus tanpa memikirkan apapun, termasuk debu nan menempel di celana bahannya akibat terjatuh sebelumnya. nan ada di pikirannya saat ini hanyalah gimana caranya menghindari kejaran orang-orang berjas dan berdasi di belakangnya.

Napas laki-laki itu semakin tersengal-sengal setelah menaiki puluhan anak tangga nan membawanya ke genting sebuah gedung tua. Sesaat, dia membungkuk dan menumpukan kedua tangannya pada lutut. Dengan kesal, dia mendecak saat mendengar langkah kaki nan semakin mendekat. Sial! Mereka tetap belum menyerah!

Marvel, remaja berumur tujuh belas tahun itu, menegakkan tubuhnya kembali. Alih-alih berlari, dia memilih melangkah santuy menuju tepian genting bangunan. Angin malam nan cukup kencang membikin rambut hitamnya semakin berantakan. Perasaan kacau dan gemuruh emosi memenuhi pikirannya. Dia membenci bumi tempatnya berada. Hingga saat ini, dia tidak pernah merasa hidupnya sama seperti remaja normal pada umumnya.

Algara, si kembar identik dengan takdir nan berbeda. Ayah mereka, Galvin, membiarkan Marvin menjalani jalan hidupnya sendiri, sementara Marvel mengalami perihal sebaliknya. Marvel dibesarkan dengan pendidikan nan sangat keras, baik bentuk maupun mental, agar bisa meneruskan upaya family nan telah diwariskan turun-temurun.

Sebenarnya, Marvel hanya mempunyai satu keinginan: menjadi seorang pilot. Marvel nyaris menyerah pada mimpinya, hingga akhirnya dia berasosiasi dengan Diamond Gang. Persahabatannya dengan Canva Narendra dan pertemuannya dengan Aluna Marcella, gadis nan dijuluki wanita alpukat, mengubah segalanya. Marvel kembali berupaya menjelaskan mimpinya kepada ayahnya. Namun, kebahagiaannya direnggut satu per satu. Orang-orang nan dia cintai mulai meninggalkannya, membuatnya jatuh ke titik terendah. Apakah Marvel bisa meraih impiannya? Apakah ini juga bakal menjadi akhir dari perjalanan Diamond Gang?

Kelebihan dan Kekurangan Novel Marveluna

Marveluna

button cek gramedia com

Pros & Cons

Pros

  • Premis cerita menarik dengan mengangkat rumor keluarga.
  • Karakterisasi tokoh menarik dan memikat hati.
  • Perkembangan karakter nan sangat baik.
  • Alur cerita nan ringan.
  • Gaya bahasa mudah dipahami.
  • Memuat banyak pembelajaran hidup.

Cons

  • Alur cerita cukup lambat.
  • Penyelesaian bentrok berputar-putar.

Kelebihan Novel Marveluna

Marveluna

button cek gramedia com

Novel Marveluna karya Ita Krn mempunyai banyak kelebihan nan menjadikannya bisa diadaptasi menjadi novel dan best seller. Premis ceritanya nan menarik, mengangkat rumor family dengan langkah nan mendalam dan menyentuh. Konflik nan dihadapi oleh karakter utama, Marvel, nan tidak pernah berakhir untuk mengejar mimpinya sembari berhadapan dengan tekanan dari keluarga, menciptakan cerita nan dapat terhubung secara nyata dengan banyak pembaca.

Selain itu, karakterisasi tokoh-tokoh dalam kitab Marveluna sangat menarik dan memikat hati. Setiap karakter mempunyai karakter masing-masing nan membikin mereka terasa hidup dan nyata, serta perkembangan karakter nan terjadi sepanjang cerita ditulis dengan sangat baik, memberikan pembaca kesempatan untuk memandang pertumbuhan dan perubahan nan dialami oleh para tokoh dalam cerita ini.

Alur cerita novel Marveluna juga disajikan dengan ringan, sehingga mudah diikuti dan dinikmati oleh beragam kalangan pembaca. Gaya bahasa nan digunakan oleh penulis juga sederhana dan mudah dipahami, membikin kitab ini dapat dinikmati oleh pembaca dari beragam usia dan latar belakang. Selain itu, kitab Marveluna juga memuat banyak pembelajaran hidup nan berharga, memberikan pembaca refleksi tentang impian, perjuangan, dan hubungan keluarga. Semua komponen ini berasosiasi untuk menciptakan sebuah karya nan memberikan inspirasi dan pelajaran bagi pembacanya.

Kekurangan Novel Marveluna

Marveluna

button cek gramedia com

Meskipun novel ini sukses menyajikan cerita nan menarik dan ringan, novel Marveluna ini tetap mempunyai kekurangan. Alur cerita nan cukup lambat, perihal ini bisa membikin sebagian pembaca merasa kehilangan minat dan ketegangan pada beberapa bagian di dalam cerita. Selain itu, penyelesaian bentrok nan ada di dalam novel Marveluna juga terkesan berputar-putar, membikin beberapa masalah dalam cerita terasa berkepanjangan tanpa ada kemajuan nan signifikan dan jelas.

Pesan Moral Novel Marveluna

Marveluna

button cek gramedia com

Dari novel Marveluna ini, pembaca bisa mendapatkan beragam pesan moral. Buku ini mengajarkan pentingnya memperjuangkan kewenangan dan impian, serta tidak menyerah pada keadaan meskipun dihadapi oleh beragam rintangan. Buku ini juga memberikan pelajaran berbobot bagi orang tua agar tidak memaksakan kehendak mereka kepada anak-anak. Orang tua disarankan untuk bersikap setara dan mendukung anak-anak dalam mengejar angan mereka, memahami bahwa setiap anak mempunyai jalan hidup dan bakatnya sendiri.

Nah Grameds, itu dia sinopsis, ulasan, dan pesan moral dari novel Marveluna karya Ita Krn. Yuk kita telusuri kisah si kembar nan sangat bertolak belakang ini dengan membaca kitab Marveluna yang bisa Anda dapatkan hanya di Gramedia.com! Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.

Penulis: Gabriel

Rekomendasi Buku

Samuel

Samuel

button cek gramedia com

Sinopsis Novel Samuel karya Ita Kurniawati mengisahkan kehidupan tokoh utama nan berjulukan Samuel Erlangga. Tokoh ini juga sering dipanggil dengan nama Samuel. Azura memanggilnya dengan julukan Baby El. Tokoh Samuel dikenal sebagai sosok laki-laki tampan nan berkarakter tegas, tidak baperan, dan kejam. Tetapi, sebenarnya sifat tersebut berbanding terbalik dengan sifatnya nan sebenarnya. Di kehidupan nyatanya, saat berada di rumah, Samuel adalah sosok anak nan manja, apalagi saat sudah berjumpa dengan susu di botol spiderman buatan ibunya. Tokoh Samuel memang selalu menyembunyikan kehidupan aslinya dibalik topeng. Di depan banyak orang, Samuel terlihat mempunyai kehidupan nan sempurna.

Hal tersebut dikarenakan Samuel trauma dengan kejadian dua tahun nan lalu. Wanita nan dicintai Samuel meninggal lantaran kesalahannya. Oleh lantaran itu, dia selalu dihantui oleh emosi bersalah sehingga tidak mempunyai hubungan romantis lagi dengan wanita lainnya. Samuel nan sedang tenang menjalani kembali hidupnya dari masa lalunya, sekarang diganggu oleh kehadiran tokoh gadis nan berjulukan Azura Anastasia. Tokoh gadis tersebut merupakan anak dari sahabat ayahnya nan sudah dijodohkan dengan Samuel sejak tetap kecil. Bahkan, sudah tertera di surat wasiat ayah Azura sebelum meninggal.

After Losing Him

After Losing Him

button cek gramedia com

Bolehkah saya bilang jika bumi tidak pernah setara untukku? Ketika sejak lahir saya kehilangan penglihatanku, tetapi saat saya sudah dapat melihat, saya lebih dulu kehilangan bumi nan sangat mau saya lihat. Va, surga pasti seindah itu untuk orang nan bagus sepertimu, ya? Sejak kecil, saya sudah terbiasa tidak mempunyai teman. Mungkin lantaran saya seorang tunanetra. Bahkan, saya dikucilkan oleh keluargaku sendiri. Suatu saat, saya berjumpa dengan seseorang di sebuah halte. Dia menawarkan diri untuk menjadi temanku. Tentu saja saya terima. saya juga menangis lantaran terharu. singkat cerita, saya menjalani operasi mata. Namun, saat mataku sudah bisa memandang dunia, orang pertama nan menjadi temanku, sudah tidak ada.

Aku menyukai bunyi gemercik hujan. Hasanya menenangkan, seperti mempunyai teman. Ya, selama ini, saya selalu kesepian,. Sejak ayahku tiada saat saya berumur 5 tahun, hanya Bi Mina nan setia menemaniku, lbuku? Kakakku? Mereka sibuk. Dan… mungkin sedikit malu mempunyai anak tunanetra sepertiku, Aku pernah marah pada Tuhan. Mengapa saya dilahirkan dengan bentuk nan kurang? Mengapa saya tidak bisa bebas menjelajah bumi seperti nan lain? Mengapa hidupku selalu menyedihkan? Bahkan kasih sayang dari family saja tidak saya dapatkan. Apa Tuhan sedang marah padaku? Hingga akhirnya, saya sadar, Marah, mengeluh, protes, semua itu bakal sia -sia jika Tuhan memang sudah memberiku takdir seperti ini. Tapi, saya tetap selalu berdoa, agar suatu saat nanti, impianku untuk memandang bumi bisa terwujud, Meski saya tahu kemungkinannya kecil, setidaknya tetap ada harapan. Aku tidak buta permanen, saya tetap bisa melíhat cahaya. ltu satu-satunya harapanku.

Eccedentesiast

Eccedentesiast

button cek gramedia com

Kalau banyak remaja mau menjadi kaya dan hura-hura, tapi tidak dengan Canva Narendra. Cita-citanya hanya satu, “Mau peluk Mama sama Papa. Anva sayang dan kangen banget sama mereka.” Sejak itulah, dia melakukan apapun, termasuk belajar nan luar biasa dan mendapatkan penghargaan agar diperhatikan oleh orangtuanya. Untuk mewujudkan mimpinya tersebut, Canva ditemani oleh sahabat-sahabat dekatnya nan terbentuk dalam suatu geng berjulukan Geng Diamond, dan seorang gadis tunanetra, Aily.

Namun, kehadiran Zayyan Abrisam, musuh di masa lampau Canva, membikin hari-hari Canva semakin kacau. Ambisi untuk menang dalam meraih penghargaan olimpiade, bisa pupus. Pun, angan untuk diperhatikan dan berjumpa dengan orang tuanya, juga bakal sama. Satu perihal lagi, kehadiran seorang laki-laki berjulukan Venus, juga turut andil membikin masalah dalam hidup Canva semakin pelik. Apalagi, lantaran ambisinya, Canva divonis kandas ginjal kronis. Apakah Canva bisa untuk mewujudkan mimpi-mimpinya? Atau, kesehatan lebih dulu merenggut apa nan dia cita-citakan?

Sumber:

https://www.wattpad.com/user/MartabakKolor

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog