Review Novel Pengantin Setan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Seperti tidak ada habisnya, karya-karya bergenre seram saat ini sudah mulai merambah di beragam bumi seni dan sastra, tidak hanya ditampilkan dalam corak movie namun saat ini karya-karya dalam corak seram juga ditampilkan dalam sebuah novel. Grameds, apakah Anda menyukai kitab dengan aliran horor? Jika Anda menyukai kitab dengan aliran seram maka kitab Pengantin Setan ini cocok banget untuk Anda baca. Novel ini karya penulis muda RJL 5 – Fajar Aditya. Buku ini mempunyai 196 laman dan menjadi pembicaraan hangat lantaran di dalamnya memadukan unsur kehidupan sehari-hari dengan kisah seram nan menegangkan. Novel ini merupakan kumpulan kisah seram nan datang dari beragam cerita pekerjaan orang-orang. Nah Grameds, jika Anda sedang mencari kitab seram maka Pengantin Setan bisa menjadi satu pilihan untukmu. Sebelum Anda membacanya, berikut ini adalah ulasan mengenai kitab Pengantin Setan.

Sinopsis Buku Pengantin Setan

Buku Pengantin Setan menceritakan seorang gadis berjulukan Echa nan dihantui mimpi-mimpi bagus sebagai pelarian dari realitas nan tidak sesuai dengan harapannya. Namun sayangnya kebahagian nan dia dapatkan berubah menjadi perihal nan mengerikan setelah adanya teror-teror misterius nan mendatangi kehidupannya dan semua itu terhubungkan dengan sesuatu nan gelap dan menyeramkan.

Echa adalah gadis nan tinggal di sebuah komplek dengan jalan depan rumahnya nan sering digunakan lampau lalang untuk ke komplek sebelah. Banyak nan mengatakan perihal asing tentang rumah Echa lantaran ada beberapa mobil dan motor nan mogok di depan rumahnya tanpa argumen nan masuk logika Echa nan cuek tidak pernah menggubris hal-hal asing ini. Namun ketika temannya mengatakan memandang sosok kakek-kakek berjenggot ada dirumah Echa, Echa pun langsung memikirkan sesuatu.

Sebenarnya Echa juga heran kenapa dia tidak merasakan apapun, selama ini keluarganya tidak pernah berasosiasi dengan makhluk halus. Echa dan keluarganya pun menjalani kehidupan dengan normal tanpa ada gangguan dan tidak ada nan mengganggu kenyamanan Echa dan keluarganya selama tinggal disana.

Disatu sisi, Echa nan sangat menyukai drama korea rupanya berjumpa dengan laki-laki di aktivitas OSIS ialah Ariel. Ariel adalah sosok laki-laki seangkatan dengan Echa dan nyaris mirip dengan tokoh nan ada di drama korea nan pernah Echa tonton. Cowok itu mempunyai paras nan tampan dan keren serta kulit nan putih. Saat itu Echa berpikir bahwa dia kudu mendapatkan perhatian dari laki-laki ini. Setelah ditempatkan dalam satu bagian nan sama di aktivitas OSIS, Echa dan Ariel juga menjadi lebih sering pulang bareng dan akhirnya Echa memberanikan diri untuk mengakui perasaannya. Tidak disangka Ariel juga mempunyai emosi nan sama dengan apa nan dirasakan Echa.

Masa-masa SMA Echa dirasakan begitu bagus sampai suatu hari dia merasakan kejanggalan di rumahnya. Ketika dia pulang setelah pergi dengan Ariel, dia bermimpi ada di sebuah taman dengan laki-laki nan tersenyum kepadanya. Tiba-tiba laki-laki itu menggandeng tangan Echa dengan mesra hingga Echa merasakan kulitnya bersentuhan. Echa merasa seperti tidak bisa menolak rayuan laki-laki itu di mimpi dan semakin terhanyut hingga sang Ibu membangunkan untuk Sholat Subuh. Echa terbangun dan merasakan perihal aneh. Ia merasa sungguh mimpi itu seperti realita nan baru saja terjadi.

Hal-hal asing kembali terjadi di hari-hari berikutnya. Echa nan pulang sekolah kembali terlelap di kamarnya. Disana Echa kembali bermimpi dengan laki-laki nan ada di mimpi sebelumnya, namun kali ini dia berada di sebuah rumah mewah nan megah. Cowok itu kemudian membujuk Echa berkeliling rumah megah itu dan perihal nan tidak disangka terjadi, Echa berkecupan dengan cowo itu dan Echa terbuai dengan pesona laki-laki itu hingga rupanya mereka melakukan hubungan seksual. Echa nan tiba-tibabangun langsung merasa terngeah-engah dan merasa mimpinya seperti nyata.

Hari-hari berikutnya tiba-tiba Echa dan teman-temannya sedang melakukan proyek tugas pengambilan gambar di laman gedung sekolah dengan pohon nan rimbun. Echa merasa ada nan asing namun sikapnya nan cuek membikin Echa tidak menggubrisnya. Tiba-tiba Echa nan sedang diem berteriak panik seperti orang kesurupan dan perlahan dia reda dan diantarkan Ariel pulang.

Tidak ada perihal asing nan menimpa Echa dikemudian hari namun ketika dia sedang melakukan pembaharuan ruangan OSIS, Echa kembali memandang sosok asing kali ini dia memandang gambaran hitam besar dan perihal nan sebelumnya terjadi, kembali terjadi. Echa berteriak dan menyerang temannya.

Waktu melangkah begitu cepat, Echa dan Ariel sekarang sudah menjadi mahasiswa. Keduanya berkuliah ditempat nan sama. Pada suatu hari Echa nan baru pulang kuliah merasa kelelahan hingga akhirnya dia kembali rehat di kasurnya dan terlelap. Mimpi asing dirasakan Echa kembali, kali ini dia memandang ada suatu pesta pernikahan dan dia mengenakan busana putih. Echa bertanya-tanya pernikahan siapa ini? hIngga dia menyadari bahwa ada laki-laki di sebelahnya nan menggunakan jas hitam sama seperti nan ada di mimpi-mimpinya.

Grameds, gimana kelanjutan kisah Echa? Apakah dia betul menjadi Pengantin Setan dalam mimpinya itu? Jika Grameds penasaran Anda bisa membaca langsung kelanjutan kisahnya.

Buku ini juga merupakan kumpulan kisah seram jadi tidak hanya cerita dari Echa alias Pengantin Setan namun tetap banyak cerita-cerita nan datang seperti Pemandi Jenazah Khusus, Sopir Ambulans dan Keranda Liar, Perawat Rumah Sakit Covid, Satpam Proyek Rumah Sakit, dan Hilang Di Sungai Sanca.

Cerita pada Buku Pengantin Setan ini juga diambil dari kisah-kisah nyata nan sudah diceritakan pada kanal Youtube milik Fajar Aditya. Cerita ini sesuai dengan podcast dari narasumber original alias berasas cerita nan dibacakan oleh Fajar nan dikirimkan oleh warganet.

Tentang Penulis Buku Pengantin Setan

Penulis Buku Pengantin Setan adalah Fajar Aditya nan sebelumnya merupakan Youtuber dan konten kreator. Ia lahir di Jakarta tahun 1991. Awal mulanya Channel Youtube nan dia corak berbareng dengan adiknya membahas mengenai konten seram nan menarik. Channel Youtube milik fajar dinamai dengan RJL 5 nan dibentuk sejak 2016. Salah satu daya tarik Channel Youtube nya adalah jenis konten nan beragam. Ia juga membacakan kisah seram kiriman warganet dengan pembawaan nan menarik.

Ia menambahkan celetukan-celetukan kocak pada sela-sela cerita horornya sehingga pendengar tidak jenuh mendengar dan suasana menegangkan berkurang. Selain itu dia juga terkadang mendatangkan bintang tamu untuk menceritakan langsung pengalaman seram nan mereka punya.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Pengantin Setan

Pros & Cons

Pros

  • Merupakan kumpulan cerita nan sesuai dengan cerita aslinya
  • Setiap bab mempunyai komponen mengejutkan dan suasana nan berbeda
  • Memiliki alur nan mudah dipahami dan bahasa nan sederhana

Cons

  • Dilengkapi ilustrasi nan kurang menarik
  • Ada cerita nan menarik dan ada nan biasa saja

Kelebihan Buku Pengantin Setan

Kumpulan cerita ini dapat disajikan dengan mengalir dan tidak kaku lantaran pembahasannya sesuai dengan apa nan ada di podcast channel Youtube. Karangan cerita dengan rangkaian katanya juga tidak berlebihan sehingga tetap terdengar nyata ketika membacanya.

Setiap bab dan cerita mempunyai komponen nan mengejutkan dan berbeda suasana menegangkannya. Setiap bab juga mempunyai ketidakpastian nan membikin pembaca tak sabar dan mau terus membalik halamannya. Dengan cerita nan berbeda-beda di setiap babnya, Fajar memberikan kejutan nan berbeda-beda juga dan selain menegangkan cerita nan diberikan pada kitab ini juga sekaligus menghibur pembaca nan menyukai aliran horor.

Buku ini mempunyai alur cerita nan dirancang dengan sebaik mungkin dengan menggabungkan unsur seram nan ada di kehidupan sehari-hari. Karena menggabungkan unsur nan terjadi di kehidupan sehari-hari membikin alur nan susah ditebak dan memikat para pembacanya. Suasana nan dibentuk dalam kitab ini juga terasa hingga ke pembaca sehingga pembaca terlibat dan merasakan ketegangan dan suasana menakutkan dan menambah adrenalin.

Kekurangan Buku Pengantin Setan

Buku ini dilengkapi ilustrasi nan dapat menggambarkan kejadian seram nan menjadi cerita pada setiap bab, namun sayangnya gambaran ilustrasi ini kurang menarik dan terlihat kaku. Mungkin juga lantaran ditempatkan pada kitab seram sehingga gambar ilustrasi nya juga mempunyai warna hanya hitam putih.

Buku ini mempunyai 6 cerita di dalamnya namun setiap cerita nan berbeda mempunyai suasana dan ketegangan nan berbeda juga. Maka dari itu emosi dari setiap pemain bakal berbeda-beda terkadang satu cerita menjadi sangat menegangkan namun nan lain menjadi sangat biasa saja.

Penutup

Grameds itu dia adalah ulasan singkat mengenai kitab Pengantin Setan nan bisa Anda baca jika Anda mencari kitab seram nan bagus. Buku ini sangat dianjurkan bagi Anda nan mau mempunyai pengalaman mendebarkan dan menyukai aliran seram dan misteri. Dengan cerita nan dirangkai Fajar Aditya sesuai dengan pengalaman kehidupan pribadi membikin kitab ini terasa lebih mendebarkan dan menakutkan.

Jika Grameds mau mempunyai bukunya maka Grameds bisa menemukannya di Gramedia.com alias di toko kitab Gramedia terdekat di kotamu!

Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Grameds selalu menyediakan buku-buku berbobot dan original agar Grameds mempunyai info #LebihDenganMembaca.

Penulis: Devina

Rekomendasi Buku Terkait

Horor Tanah Jawa

horor tanah jawa

Penulis mau memperluas mindset pembaca dengan menyajikan beragam jenis horor. Di dalamnya terangkum beragam kisah mistik, khususnya nan berasal dari tanah Jawa. Seperti diketahui, cerita seram Jawa bukanlah perihal asing, Bahkan, kisah tak kasat mata dari beragam wilayah di Pulau Jawa telah dikenal oleh nyaris seluruh masyarakat tanah air, misalnya Suster ngesot nan merupakan urban legend dari Jakarta. Berbagai kisah, mitos, dan urban legend nan ada di tanah Jawa dalam kitab ini bakal membikin pembaca bisa turut merasakan pengalaman seram nan dikisahkan, Selain kisah nan didasarkan pada legenda suster ngesot, dalam kitab ini juga terdapat beberapa cerita mistik lain, misalnya Stasiun Kaliwedi, Kemamang dan Banaspati, Jerangkong, Glundung Prigis, Pasar Setan Gunung Lawu, hingga Aul, si werewolf Jawa. Selamat menikmati!

Mencari Saranjana

mencari saranjana

Perjalanan ini dimulai pada 2015, saat saya tetap menjabat sebagai duta wisata tingkat kota. Kala itu setiap tahunnya, semua kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan bakal menghadiri aktivitas pagelaran budaya di kabupaten Kotabaru, sebuah pulau terpisah dari pulau besar Kalimantan. Hari itu, perjalanan penuh dengan rasa antusias rombongan wisata dari Banjarbaru, dan di sanalah kali pertama saya mendengar tentang Saranjana. Layaknya dongeng, kisah sebuah kota dengan peradaban maju dari bumi saat ini rupanya ada di tempat nan kami tuju. Konon katanya, ada banyak orang nan sudah memandang hingga pindah, alias sekadar berjamu ke Saranjana. Belum lagi cerita seringnya aktivitas manusia namalain masyarakat nyata di Kotabaru nan sering bersenggolan dengan mereka, orang Saranjana. Mereka suka keramaian, suka berinteraksi, dan suka berbelanja di bumi manusia. Cerita nan disampaikan oleh salah satu temanku di dalam mobil saat itu membikin gelak tawa di antara kami. Bagiku sendiri cerita arti Saranjana terdengar begitu fantasi, apalagi saat itu saya sedang berupaya untuk merasionalkan diri dari hal-hal gaib nan sempat membuatku nyaris gila. Denial, tentu saja.

Perjamuan Arwah

perjamuan arwah

Terjebak tagihan pinjol nan menumpuk, Mira mencari support Jay, adiknya nan mempunyai pekerjaan nan lebih stabil. Namun, sang adik tiba-tiba menghilang. Membawa Mira pada upaya pencarian nan malah membuatnya terjebak dalam ritual gelap mengenai kejahatan masa lalu. Di meja perjamuan dalam ritual tersebut, setiap orang punya kemauan terpendam nan kudu diwujudkan. Untuk memenuhinya, ada nilai nan kudu dibayar. Sanggupkah Mira menanggung akibat demi bisa kembali menemukan sang adik?

Peristiwa-peristiwa nan membawa Jay ke depan sebuah gerbang besi karatan itu terasa seperti potongan-potongan ganjil sebuah movie rusak. Dia ingat pernah mengirimkan pesan kepada kakaknya. “Aku pergi dulu” hanya sepenggal kalimat itu saja nan bisa dia tulis. Selebihnya tak ada. Tentunya, Mira, kakaknya satu-satunya, tak menjawab. Ya, mengingat pesan itu Jay kirimkan pada pagi-pagi buta, kemungkinan Mira tetap tidur. Baru tidur bahkan, setelah semalaman pergi. Setidaknya, itu dugaan Jay.

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog