Ritual Penyembelihan Sapi Merah Sengaja Dihidupkan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Orang Yahudi menonton sapi merah nan ditempatkan di Shilo, sebuah permukiman terlarangan Israel di dekat kota Nablus, Palestina.

KINCAIMEDIA,JAKARTA--Pengamat Timur Tengah, Smith Alhadar menilai ritual penyembelihan Sapi Merah sengaja dihidupkan oleh kaum fanatik Yahudi untuk untuk menyatakan kompleks Masjidil Aqsa adalah milik mereka nan dulu digunakan untuk ritual penyembelihan Sapi Merah.

Alhadar menjelaskan kompleks Masjid al-Aqsa (haram al-syatif) nan dikenal juga sebagai Temple Mount alias bukit kuil memang dulu merupakan kuil Yahudi nan untuk pertama kalinya dibangun oleh King Solomon (Nabi Sulaiman). Namun sejak tentara Romawi menghancurkan kuil itu pd tahun 70 M, orang Yahudi tidak lagi menjadikan haram al-syarif tempat ibadah, termasuk penyembilahan Sapi Merah.

"Sejak 70 M itu di mana kebanyakan orag Yahudi melakukan eksodus, satu-dua org Yahudi nan tersisa alias mereka nan datang untuk berkunjung sudah puas dengan berdoa/sembahyang di depan tembok kuil nan tetap tersisa, nan dikenal sebagai Tembok Ratapan," jelasnya kepada Republika.co.id.

Itu sebabnya, kata Alhadar, dalam perjanjian perdamaian dengan Yordania pada 1994, Israel setuju menyerahkan pengelolaan haram al-syarif kepada Yordania. Dan kaum Yahudi tidak boleh memasuki kompleks itu untuk beragama alias melakukan upacara keagamaan apapun. Orang Yahudi dibolehkan memasuki kompleks hanya untuk sekadar mengunjungi saja.

Namun, Alhadar memandang belakangan ini semakin sering kaum Yahudi ekstrem dengan pengawalan aparat Israel mengunjungi kompleks suci umat Islam itu untuk ritual keagamaan. Oleh karena itu, menurut Alhadar, sangat masuk logika jika ada nan menduga kunjungan para Yahudi itu bermaksud menganeksasi kompleks itu untuk jangka panjang.

"Dan ini sejalan dengan pandangan para Zionis nan hendak melakukan Yahudinisasi Yerusalem Timur dengan langkah menghancurkan haram al-syarif nan kelak di atas puingnya dibangun kembali temple mount," katanya.

Sapi Merah sangat ditunggu-tunggu oleh bangsa Yahudi sebagai argumen untuk merobohkan Masjid Al Aqsa dan membangun kuil ketiga. Bentuk Sapi Merah ini merupakan sapi nan mempunyai bulu betul-betul merah. Sapi tersebut betina, belum mengandung dan belum diperah. Sapi lahir secara alami dan dibesarkan berasas Ardh Israel (Tanah Israel). 

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam