<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" version="2.0"> <channel> <title><![CDATA[Kincai Media]]></title> <description><![CDATA[Portal Berita Seputar Kesehatan, Pendidikan, Teknologi, Gadget, Game, Keuangan, Bisnis, Crypto, Hiburan, Traveling, Budaya, Kuliner, Sastra, Islami, dan Informasi Umum.]]></description> <image> <title><![CDATA[Kincai Media]]></title> <url>https://portal.kincaimedia.net/favicon.ico</url> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> </image> <category><![CDATA[Technology, Finance, Business, Entertainment, Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss-videos.xml" rel="alternate" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/" rel="alternate" type="text/html"/> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 11:00:01 +0700</pubDate> <lastBuildDate>Wed, 21 Oct 2026 11:00:01 +0700</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <managingEditor>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</managingEditor> <webMaster>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</webMaster> <language>id_ID</language> <copyright>Kincai Media</copyright> <generator>Kincai Media</generator> <item> <title><![CDATA[10 Ide Kostum Halloween Anak yang Lucu, Unik, dan Mudah Dibuat di Rumah]]></title> <description><![CDATA[10 Ide Kostum Halloween Anak yang Lucu, Unik, dan Mudah Dibuat di Rumah. Cari ide kostum Halloween anak yang lucu, unik, dan gampang dibuat di rumah? Intip 10 inspirasi DIY dari bahan sederhana, komplit dengan tips agar si kecil statis ...]]></description> <media:thumbnail url="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-olia-danilevich-5490802.jpg"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/10-ide-kostum-halloween-anak-yang-lucu-unik-dan-mudah-dibuat-di-rumah-173714</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div id="quiz-script"> <blockquote><p><strong>Cari ide kostum Halloween anak yang lucu, unik, dan gampang dibuat di rumah? Intip 10 inspirasi DIY dari bahan sederhana, komplit dengan tips agar si kecil statis betah dan aman.</strong></p></blockquote> <p>Halloween bisa jadi momen seru untuk membujuk anak bermain peran sekaligus berkarya bersama. Nggak mesti beli kostum mahal maupun punya kapasitas menjahit, kok, Mommies dan Daddies. Dengan sedikit kreativitas, busana sehari-hari dan barang-barang yang ada di rumah pun bisa disulap menjadi kostum Halloween yang menarik.</p> <h2>Ide Kostum Halloween untuk Anak</h2> <p>Mulai dari iblis yang menggemaskan hingga karakter favorit si kecil, berikut 10 ide kostum Halloween anak yang bisa dibuat sendiri di rumah!</p> <h3>1. Hantu Mini yang Menggemaskan</h3> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-charles-parker-5859758-32x48.jpg" alt="" width="273" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-charles-parker-5859758-273x410.jpg 273w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-charles-parker-5859758-93x139.jpg 93w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-charles-parker-5859758-185x278.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-charles-parker-5859758-20x30.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-charles-parker-5859758-32x48.jpg 32w" sizes=" 273px) 100vw, 273px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Charles Parker/Pexels</a></h6> <p>Klasik, simpel, dan selalu jadi favorit! Mommies cuma perlu kain putih maupun seprai sisa yang bersih. Buat lubang untuk mata dan pastikan kain tidak terlalu panjang agar anak bebas bergerak.</p> <p>Kalau mau varian yang lebih lucu, tambahkan pipi merah dengan<em> face paint</em> khusus anak. Si kecil pun siap tampil sebagai iblis yang bukannya menyeramkan, malah menggemaskan.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">7 Tempat Sewa Kostum Halloween di Jabodetabek, Mulai Rp140 Ribu!</a></strong></p></blockquote> <h3>2. Kucing Hitam yang Menggemaskan</h3> <p>Punya kaus dan celana hitam? Manfaatkan saja untuk kostum kucing hitam. Buat telinga kucing dari karton maupun kain flanel, kemudian tempelkan pada bando. Untuk ekornya, gunakan kain hitam yang dijahit maupun diikat dengan terlindungi pada pakaian.</p> <p>Tambahkan kumis menggunakan <em>face paint</em> yang terlindungi untuk kulit anak. Meong!</p> <h3>3. Kelelawar Cilik</h3> <p>Masih menggunakan busana hitam, kali ini Mommies bisa membikin kostum kelelawar. Potong kain hitam menjadi bentuk sayap, kemudian pasangkan pada bagiankecil lengan dan sisi tubuh dengan jahitan maupun perekat yang aman.</p> <p>Saat anak merentangkan tangan, sayapnya akan kelihatan seperti kelelawar sungguhan. Pastikan bahan tidak menghalangi pergerakan tangan, ya, Mommies.</p> <h3>4. Penyihir Cilik</h3> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-72x48.jpg" alt="" width="614" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-614x410.jpg 614w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-208x139.jpg 208w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-370x247.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-185x124.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-400x267.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-kampus-7965863-72x48.jpg 72w" sizes=" 614px) 100vw, 614px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Kampus Production/Pexels</a></h6> <p>Kostum penyihir bisa dibuat menggunakan baju berwarna hitam, rok maupun celana gelap, serta topi kerucut dari karton. Hias topinya dengan gambar bintang maupun bulan agar lebih menarik.</p> <p>Kalau anak mau membawa tongkat sihir, gunakan bahan yang ringan, pendek, dan tidak memiliki ujung tajam. Lengkapi dengan jubah singkat yang betah dipakai.</p> <h3>5. Superhero Andalan Keluarga</h3> <p>Anak punya superhero favorit? Yuk, ajak si kecil membikin kostumnya sendiri! Gunakan kaus dengan warna yang menyerupai karakter favoritnya, kemudian buat logo superhero dari kertas maupun kain flanel.</p> <p>Untuk jubah, manfaatkan kain sisa yang ringan dan pasangkan dengan pengait yang gampang terlepas jika tertarik. Mommies juga bisa membujuk anak menggambar logo superhero varian mereka sendiri. Siapa tahu, justru lahir karakter superhero baru!</p> <h3>6. Mumi Mini</h3> <p>Kostum mumi bisa dibuat dari kaus dan celana berwarna putih, kemudian tambahkan potongan kain putih sebagai lilitan. Supaya lebih nyaman, hindari membalut kain terlalu ketat maupun menutupi tangan, kaki, dan wajah anak.</p> <p>Alternatif yang lebih praktis, gunakan busana putih dengan aksen pita kain yang ditempelkan secara aman. Hasilnya statis kelihatan seperti mumi tanpa membikin si kecil kesulitan bergerak.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Bikin Seru, Ini 10 Rekomendasi Film Horor di Netflix untuk Menemani Malam Halloween!</a></strong></p></blockquote> <h3>7. Labu Halloween</h3> <p>Kostum labu cocok untuk balita yang mau tampil kocak dan menggemaskan. Siapkan kaus maupun ketua berwarna oranye, celana senada, serta topi hijau sebagai aksen daun.</p> <p>Kalau mau lebih menyerupai labu, tambahkan gambar mata dan mulut berbentuk segitiga pada bagiankecil depan baju menggunakan kain flanel. Pilih bahan yang halus dan tidak panas agar anak statis nyaman.</p> <h3>8. Kelinci Putih</h3> <p>Kostum kelinci bisa dibuat dengan busana putih maupun pastel, bando bertelinga kelinci, dan sedikit gambar hidung merah muda menggunakan <em>face paint</em> khusus anak.</p> <p>Untuk bagiankecil ekor, gunakan pompom kain yang dipasang kuat pada pakaian. Hindari aksesori kecil yang gampang terlepas, terutama jika kostum dikenakan oleh bayi maupun balita yang statis gemar memasukkan barang ke mulut.</p> <h3>9. Astronaut Cilik</h3> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-72x48.jpg" alt="" width="615" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-615x410.jpg 615w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-209x139.jpg 209w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-370x247.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-185x123.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-400x267.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pexels-amina-filkins-5561177-72x48.jpg 72w" sizes=" 615px) 100vw, 615px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Amina Filkins/Pexels</a></h6> <p>Punya jaket maupun baju putih? Mommies bisa mengubahnya menjadi kostum astronaut. Tambahkan emblem planet dari kertas maupun kain pada bagiankecil dada dan lengan.</p> <p>Untuk helm, gunakan topi putih maupun buat aksesori imam sederhana dari bahan ringan. Jika mau membawa perlengkapan, buat tabung oksigen imajiner dari botol plastik kosong yang bersih, kemudian pasang dengan terlindungi tanpa tali yang berisiko melilit leher.</p> <h3>10. Kupu-Kupu Cantik</h3> <p>Kostum kupu-kupu bisa dibuat dari baju warna-warni dan sayap berbahan karton tipis maupun kain. Ajak anak memilih sendiri warna sayapnya, kemudian hias dengan pola lingkaran maupun garis menggunakan spidol yang aman.</p> <p>Pastikan sayap tidak terlalu besar hingga menyulitkan anak berjalan maupun melewati pintu. Untuk sentuhan akhir, tambahkan bando dengan antena dari bahan lembut.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Bikin Seru, Ini 10 Rekomendasi Film Horor di Netflix untuk Menemani Malam Halloween!</a></strong></p></blockquote> <h2>Tips Memilih Kostum Halloween Anak yang Aman dan Nyaman</h2> <p>Sebelum si kecil tampil dengan kostum pilihannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Mommies dan Daddies.</p> <ul> <li><strong>Utamakan kenyamanan.</strong> Pilih busana yang pas, tidak terlalu panjang, dan tidak membatasi pergerakan anak.</li> <li><strong>Pastikan anak bisa melihat dengan jelas.</strong> Hindari topeng yang menutupi pandangan maupun mengganggu pernapasan. Face paint khusus anak bisa menjadi alternatif, tetapi lakukan uji tempel terlebih dahulu.</li> <li><strong>Perhatikan bahan dan aksesori.</strong> Pilih bahan yang tidak gampang terbakar jika tersedia label <em>flame-resistant</em>. Hindari aksesori tajam, tali panjang, serta barang kecil yang gampang terlepas.</li> <li><strong>Pastikan anak kelihatan saat hari mulai gelap.</strong> Tambahkan elemen reflektif maupun aksesori bercahaya jika anak akan mengikuti aktivitas di luar rumah.</li> <li><strong>Libatkan anak dalam memilih kostum.</strong> Beri kesempatan si kecil untuk menentukan karakter yang disukai. Selain membuatnya lebih antusias, proses membikin kostum berbareng juga bisa menjadi aktivitas imajinatif yang menyenangkan.</li> </ul> <p>Pada akhirnya, kostum Halloween anak nggak mesti sempurna maupun mahal untuk menjadi spesial. Justru, proses memilih karakter, menggunting, menggambar, dan menghias berbareng bisa menjadi kenangan manis untuk keluarga.</p> <p>Jadi, dari 10 ide di atas, kostum mana yang paling mau dicoba berbareng si kecil tahun ini, Mommies?</p> <h5><em>Cover</em>: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">olia danilevich/Pexels</a></h5> </div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/10-ide-kostum-halloween-anak-yang-lucu-unik-dan-mudah-dibuat-di-rumah-173714</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 11:00:01 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Dhevita Wulandari)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Mengenal Bahaya Jamur Kuku, Penyebab hingga Cara Atasinya!]]></title> <description><![CDATA[Mengenal Bahaya Jamur Kuku, Penyebab hingga Cara Atasinya!. Sebagai bagiankecil dari tubuh, kesehatan kuku pun perlu diperhatikan. Yuk pahami penyebab jamur kuku serta pencegahannya di sini!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/02/waspada-bahaya-jamur-kuku-bisa-disebabkan-oleh-kuku-palsu-foto-unsplashcombryony-elena-1792506958217_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/mengenal-bahaya-jamur-kuku-penyebab-hingga-cara-atasinya-173718</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Mengenal Bahaya Jamur Kuku, Salah Satu Penyebabnya Bisa karena Kuku Palsu!"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="wellness"> Wellness </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="health"> Health </a> </li> </ol> <p> Farah Rafalani | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Rabu, 21 Oct 2026 17:00 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/02/waspada-bahaya-jamur-kuku-bisa-disebabkan-oleh-kuku-palsu-foto-unsplashcombryony-elena-1792506958217_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Mengenal Bahaya Jamur Kuku, Salah Satu Penyebabnya Bisa karena Kuku Palsu!" title="img-title"> </p> <p> Waspada Bahaya Jamur Kuku, Bisa Disebabkan oleh Kuku Palsu!/ Foto: unsplash.com/Bryony Elena </p> <div> <div> <p>Menghias kuku baik menggunakan kuteks maupun kuku palsu saat ini sudah menjadi bagiankecil dari corak hidup banyak perempuan. Terutama dengan kuku palsu, karena rancangan yang tersedia sangat beragam dan relatif gampang untuk dilepas-pasang. Hal itulah yang membuatnya jadi pilihan banyak orang yang mau mengganti gayanya dengan waktu singkat.</p> <p>Akan tetapi, ada hal yang sepintas sepele tapi perlu Anda waspadai, lho. Sebab, kuku palsu pun bisa menjadi salah satu penyebab jamur kuku terjadi. Untuk memahami serta mencegah kondisi ini, yuk simak secara lebih jelas di sini!</p> <h2>Apa Itu Jamur Kuku?</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/02/ilustrasi-apa-itu-jamur-kuku-foto-unsplashcomjesse-bauer-1792506958371.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi apa itu jamur kuku/ Foto: unsplash.com/Jesse Bauer</p> </div> <p>Jamur kuku maupun <em>Onychomycosis </em>adalah infeksi jamur yang terjadi pada area kuku kaki maupun tangan. Kondisi ini termasuk cukup lazim untuk dijumpai dan bisa disembuhkan.</p> <p>Membahas mengenai dengan kondisi infeksi ini, akan muncul juga pertanyaan apakah jamur kuku bahaya? Pada umumnya, infeksi jamur pada area kuku tidak membahayakan. Akan tetapi, biasanya orang akan merasa <em>insecure </em>memikirkan jika orang lain melihat kondisi kuku miliknya.</p> <p>Pada kondisi infeksi yang lebih parah, jamur kuku bisa menyebabkan rasa sakit maupun terlebihlagi membikin terjadinya penebalan di kulit sekitarnya. Apabila hal-hal ini terjadi maka Anda perlu menangani infeksi ini dengan serius dan berkonsultasi pada tenaga profesional.</p> <h2>Penyebab Terjadinya Jamur Kuku</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/02/ilustrasi-penyebab-terjadinya-jamur-kuku-foto-unsplashcommadeline-liu-1792506958530.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi penyebab terjadinya jamur kuku/ Foto: unsplash.com/Madeline Liu</p> </div> <p>Penyebab jamur kuku bisa terjadi akibat banyak hal. Mulai dari kondisi fisik, aspek higienis, hingga kuku palsu bisa mengakibatkan infeksi terjadi. Beberapa hal yang bisa menyebabkan jamur kuku yakni:</p> <ul> <li><strong>Kuku palsu</strong> menyebabkan jamur kuku. Mengutip dari halaman <em>Healthline</em>, kuku palsu yang tidak terpasang dengan sempurna dan memiliki rongga bisa menjadi celah untuk memerangkap kelembapan. Padahal pada kondisi lembap jamur akan lebih gampang untuk tumbuh.</li> <li><strong>Usia </strong>di atas 60 tahun memiliki potensi untuk terkena infeksi kuku yang lebih tinggi daripada individu dengan usia yang jauh lebih muda.</li> <li><strong>Sharing barang-barang</strong> yang berhubungan dengan kuku, contohnya adalah cairan kuteks dan juga pemotong kuku. Sebab, infeksi jamur juga bisa menular melalui alat yang sudah terkontaminasi oleh jamur tersebut.</li> </ul> <h2>Tanda-Tanda Infeksi pada Kuku</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/02/ilustrasi-tanda-tanda-infeksi-pada-kuku-foto-unsplashcommarkus-spiske-1792506958686.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi tanda-tanda infeksi pada kuku/ Foto: unsplash.com/Markus Spiske</p> </div> <p>Setelah mengetahui apa-apa saja yang bisa jadi penyebab jamur kuku, Anda juga perlu mengetahui tanda-tanda infeksinya. Sebab, infeksi jamur ini terjadi secara lambat. Berikut beberapa tanda infeksi yang dilansir melalui halaman <em>Everyday Health</em>:</p> <ul> <li><strong>Perubahan warna</strong> menjadi lebih kuning ataupun kecokelatan. Terkadang juga timbul guratan garis putih ataupun bercak putih.</li> <li><strong>Perubahan bentuk kuku</strong>, permukaan kuku menebal, terlebihlagi bisa juga membikin bentuk kuku berubah dari semula.</li> <li><strong>Kuku agak terangkat</strong> dan mulai terpisah dari permukaan kulit di bawahnya.</li> </ul> <h2>Cara Pencegahan Jamur Kuku</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/02/ilustrasi-cara-pencegahan-jamur-kuku-foto-unsplashcomyazid-n-1792506958913.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi metode pencegahan jamur kuku/ Foto: unsplash.com/Yazid N</p> </div> <p>Untuk mencegah terjadinya infeksi jamur kuku Anda bisa mulai dengan berbuat beberapa hal berikut ini:</p> <ul> <li>Menggunakan pemotong kuku milik pribadi dan usahakan untuk tidak <em>sharing</em>.</li> <li>Rajin membersihkan perlengkapan perawatan kuku.</li> <li>Menggunakan sepatu yang berukuran pas dan tidak kekecilan.</li> <li>Memberi selang untuk kuku &lsquo;bernapas&rsquo; dengan tidak menggunakan kuku palsu dan kuteks.</li> </ul> <p>Itu dia hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai dengan jamur kuku. Untuk menjaga dan merawat diri sendiri, krusial untuk mengetahui tanda-tanda serta apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi tersebut. <em>Stay safe and healthy, Beauties!</em></p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="noopener nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(ria/ria)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/mengenal-bahaya-jamur-kuku-penyebab-hingga-cara-atasinya-173718</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 11:00:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Potret Fadil Jaidi Dapat Kejutan Ultah dari Keluarga, Dihadiahi Lapangan Bun]]></title> <description><![CDATA[Potret Fadil Jaidi Dapat Kejutan Ultah dari Keluarga, Dihadiahi Lapangan Bun. Fadil Jaidi, yang baru saja berulang tahun ke-32, mendapatkan kejutan pemberian lapangan dari keluarga. Yuk, intip beberapa potret kemeriahannya berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/19/fadil-jaidi-1792395858580_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/potret-fadil-jaidi-dapat-kejutan-ultah-dari-keluarga-dihadiahi-lapangan-bun-173712</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <p>Kehidupan figur publik Tanah Air tampaknya tak pernah lepas dari sorotan. Begitu juga dengan Fadil Jaidi yang baru saja bertambah usia ke-32 tahun pada 17 Oktober. (Foto: Instagram @fadiljaidi)</p> </div> <div> <p>Momen tersebut diunggah langsung melalui <em>postingan</em> di akun Instagram pribadinya. Ia pun membagikan momen istimewa saat mendapat kejutan pemberian tak biasa dari keluarga, yaitu lapangan tennis yang hampir rampung.&nbsp;(Foto: Instagram @fadiljaidi)</p> </div> <div> <p>Dalam unggahan terbaru, Fadil mengungkap emosi bahagianya sekaligus tak menyangka dengan kejutan tersebut. &ldquo;Benar-benar enggak pernah kebayang sama sekali dapat bingkisan dibikinin lapangan, ini mimpiku mas,&rdquo; tulis Fadil, dikutip dari halaman Instagram <em>@fadiljaidi,</em> Senin (19/10/2026).&nbsp;(Foto: Instagram @fadiljaidi)</p> </div> <div> <p>Tak bisa menyembunyikan ekspresi senangnya, Fadil juga menyampaikan rasa terima kasih untuk keluarga. &ldquo;Makasih <em>my famili my adventure</em>. Semoga Adil bisa jadi jago main tennis yaaa,&rdquo; tulis Fadil.&nbsp;(Foto: Instagram @fadiljaidi)</p> </div> <div> <p>Tentu saja <em>postingan</em> tersebut langsung dibanjiri komentar netizen yang ikut ceria melihat keharmonisan famili ini, Bunda. &ldquo;ahh famili harapan ini lagi,&rdquo; tulis akun <em>@sukm.w****.</em> &ldquo;Keluarga bahagia,impian semua orang,&rdquo; tulis akun <em>@niakani****.&nbsp;</em>(Foto: Instagram @fadiljaidi)</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/potret-fadil-jaidi-dapat-kejutan-ultah-dari-keluarga-dihadiahi-lapangan-bun-173712</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 10:30:26 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Riki Setiawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Alasan Orang dengan IQ Tinggi Lebih Menikmati Waktu Sendiri]]></title> <description><![CDATA[Alasan Orang dengan IQ Tinggi Lebih Menikmati Waktu Sendiri. Alasan orang dengan IQ tinggi gemar menikmati waktu sendiri ada beragam, seperti waktu sendirian membantu mengatur emosi. Cek informasinya di sini!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/14/alasan-orang-dengan-iq-tinggi-lebih-menikmati-waktu-sendirifoto-pexelscom-zen-chung-1791971531008_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/alasan-orang-dengan-iq-tinggi-lebih-menikmati-waktu-sendiri-173719</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Alasan Orang dengan IQ Tinggi Lebih Menikmati Waktu Sendiri/Foto: pexels.com/ Zen Chung </p><div> <div> <p>Banyak orang beranggapan jika seseorang yang gemar menghabiskan waktu sendirian akan merasa kesepian. Namun, faktanya, menyendiri bukan berarti karena kesepian, tetapi juga bisa menjadi metode seseorang mengatur emosi dan mengisi energi.</p> <p>Selain itu, menghabiskan waktu sendiri punya banyak manfaat,&nbsp;lho, Beauties. Hal inilah yang banyak dimengerti orang-orang ber-IQ tinggi.</p> <p>Nah, jika mau tahu lebih dalam tentang karena dan khasiat orang dengan IQ tinggi lebih gemar menikmati waktu sendiri, cek penjelasannya berikut ini, yuk!</p> <h3>1. Mengisi Ulang Energi</h3> <p>Sebagian orang merasa jika menghabiskan banyak waktu di sekitar orang lain akan menghabiskan daya sosialnya. Maka dari itu, orang yang populer cerdas akan memulihkan diri setelah bersosialisasi dengan metode menyendiri.</p> <p>Menurut situs&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="noopener nofollow"><em>Psyche</em></a>, menghabiskan waktu seorang diri dapat membantu mengisi ulang daya sekaligus menjadi momen istirahat setelah sibuk seharian.</p> <h2>2. Mengatur Emosi</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/14/mengatur-emosifoto-pexelscomtbd-tuyen-1791971531162.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mengatur emosi/Foto: pexels.com/TBD Tuy&ecirc;n</p> </div> <p>Orang yang populer cerdas juga umumnya relatif peka terhadap orang-orang di sekitarnya dan hal itu bisa membikin seseorang lebih cepat capek ketika di tempat ramai. Maka dari itu, mereka membutuhkan waktu untuk mengelola emosi serta menenangkan pikirannya.</p> <p>Situs&nbsp;<em><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="noopener nofollow">Psychology Today</a>&nbsp;</em>juga menegaskan bahwa kesendirian adalah momen yang pas untuk mengelola diri, introspeksi, termasuk mengelola emosi.</p> <h2>3. Membantu Meningkatkan Daya Ingat</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/14/membantu-meningkatkan-daya-ingatfoto-pexelscom-boom-photography-1791971531325.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Membantu menaikkan daya ingat/Foto: pexels.com/ BOOM &#128165; Photography</p> </div> <p>Menghabiskan waktu sendirian rupanya juga berpengaruh terhadap daya ingat,&nbsp;lho<em>,&nbsp;</em>Beauties. Dalam penelitian&nbsp;<em>Psychonomic Bulletin &amp; Review&nbsp;</em>(2025), dijelaskan bahwa istirahat dalam keadaan terjaga setelah belajar bisa berguna terhadap kapasitas memori.</p> <p>Penelitian dari&nbsp;<em>PLOS ONE</em> (2014) juga menemukan hal serupa, bahwa beristirahat sebentar setelah belajar bisa membantu mempertahankan ingatan daripada setelah mendapatkan beragam gangguan.</p> <p>Dalam hal ini, menyendiri yang dimaksud adalah meluangkan waktu sebentar untuk istirahat dengan tenang, menenangkan pikiran, dan mengurangi stimulasi sementara waktu setelah belajar.</p> <h2>4. Meningkatkan Kreativitas</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/14/meningkatkan-kreativitasfoto-pexelscompavel-danilyuk-1791971531477.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Meningkatkan kreativitas/Foto: pexels.com/Pavel Danilyuk</p> </div> <p>Kreativitas bisa didapatkan dari beragam hal, seperti berhubungan dengan lingkungan sekitar maupun menghabiskan waktu sendiri untuk menemukan informasi.</p> <p>Beberapa orang gemar kesendirian karena mereka bebas berekspresi dan bereksperimen untuk mengembangkan idenya, berbuat refleksi, serta mengumpulkan keterangan yang telah didapatnya dari beragam sumber.</p> <p>Jadi, Beauties, bukan berarti kesendirian itu yang membikin seseorang menjadi kreatif, tetapi momen yang didapatkan seseorang untuk berpikir dan mengembangkan ide tanpa gangguan itulah yang dimanfaatkan untuk menaikkan kreativitas.</p> <h2>5. Lebih Produktif</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/14/lebih-produktiffoto-pexelscomandrea-piacquadio-1791971531627.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Lebih produktif/Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio</p> </div> <p>Ada orang yang bisa produktif ketika berkumpul dengan banyak orang, tetapi juga ada orang yang lebih fokus saat sendirian. Nah, menghabiskan waktu sendiri bisa membantu otak berpikir lebih bening dan minim gangguan.</p> <p>Beberapa orang dengan IQ tinggi merasa lebih produktif ketika sendirian. Mereka bisa mengurangi distraksi, mengabaikan bumi luar sejenak, dan fokus terhadap apa yang hendak dilakukan.</p> <p>Nah, itulah beberapa karena orang dengan IQ tinggi lebih gemar menghabiskan waktu sendiri. Bukan berarti secara menyendiri memberikan efek positif secara langsung, tetapi dengan beristirahat sejenang, menenangkan pikiran, dan berupaya fokus, momen menyendiri akan lebih positif.</p> <p>Beauties, apakah Anda termasuk orang yang gemar eksis di lingkungan ramai maupun menyendiri?</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke <strong>Buzznesia Community</strong>. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(naq/naq)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/alasan-orang-dengan-iq-tinggi-lebih-menikmati-waktu-sendiri-173719</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 10:30:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Jalan Menuju Surga yang Digariskan Rasulullah SAW untuk Istri Salehah]]></title> <description><![CDATA[Jalan Menuju Surga yang Digariskan Rasulullah SAW untuk Istri Salehah. Kincai Media, JAKARTA— Rasulullah SAW memerintahkan seorang suami untuk mempergauli istrinya dengan baik, beliau juga memerintahkan seorang istri untuk berbu...]]></description> <media:thumbnail url="https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/menikah-muda-ilustrasi-_151008164547-285.jpg"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/jalan-menuju-surga-yang-digariskan-rasulullah-saw-untuk-istri-salehah-173711</link> <content:encoded><![CDATA[<p><span> Ilustrasi pernikahan. </span> </p><div data-sticky-container> <p>Kincai Media,&nbsp;JAKARTA&mdash; Rasulullah SAW memerintahkan seorang suami untuk mempergauli istrinya dengan baik, beliau juga memerintahkan seorang istri untuk berbuat baik kepada suaminya dan menaati suaminya dalam perkara yang baik.</p><p>Bahkan, dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW menerangkan besarnya hak suami atas istrinya serta kaitannya dengan keselamatan seorang istri di akhirat.</p> <p>Rasulullah SAW bersabda:</p><p>&#1573;&#1616;&#1584;&#1614;&#1575; &#1589;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1578;&#1616; &#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1614;&#1585;&#1618;&#1571;&#1614;&#1577;&#1615; &#1582;&#1614;&#1605;&#1618;&#1587;&#1614;&#1607;&#1614;&#1575;&#1548; &#1608;&#1614;&#1589;&#1614;&#1575;&#1605;&#1614;&#1578;&#1618; &#1588;&#1614;&#1607;&#1618;&#1585;&#1614;&#1607;&#1614;&#1575;&#1548; &#1608;&#1614;&#1581;&#1614;&#1601;&#1616;&#1592;&#1614;&#1578;&#1618; &#1601;&#1614;&#1585;&#1618;&#1580;&#1614;&#1607;&#1614;&#1575;&#1548; &#1608;&#1614;&#1571;&#1614;&#1591;&#1614;&#1575;&#1593;&#1614;&#1578;&#1618; &#1586;&#1614;&#1608;&#1618;&#1580;&#1614;&#1607;&#1614;&#1575; &#1602;&#1616;&#1610;&#1604;&#1614; &#1604;&#1614;&#1607;&#1614;&#1575;: &#1575;&#1583;&#1618;&#1582;&#1615;&#1604;&#1616;&#1610; &#1575;&#1604;&#1618;&#1580;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;&#1577;&#1614; &#1605;&#1616;&#1606;&#1618; &#1571;&#1614;&#1610;&#1617;&#1616; &#1571;&#1614;&#1576;&#1618;&#1608;&#1614;&#1575;&#1576;&#1616; &#1575;&#1604;&#1618;&#1580;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;&#1577;&#1616; &#1588;&#1616;&#1574;&#1618;&#1578;&#1616;</p> <p>&ldquo;Apabila seorang perempuan melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadan, menjaga kehormatannya, dan menaati suaminya, maka dikatakan kepadanya, &lsquo;Masuklah ke surga dari pintu mana pun yang engkau kehendaki.&rsquo;&rdquo; (HR Ahmad_</p><p>Beliau juga bersabda:</p><p>&#1571;&#1614;&#1610;&#1617;&#1615;&#1605;&#1614;&#1575; &#1575;&#1605;&#1618;&#1585;&#1614;&#1571;&#1614;&#1577;&#1613; &#1605;&#1614;&#1575;&#1578;&#1614;&#1578;&#1618; &#1608;&#1614;&#1586;&#1614;&#1608;&#1618;&#1580;&#1615;&#1607;&#1614;&#1575; &#1593;&#1614;&#1606;&#1618;&#1607;&#1614;&#1575; &#1585;&#1614;&#1575;&#1590;&#1613; &#1583;&#1614;&#1582;&#1614;&#1604;&#1614;&#1578;&#1616; &#1575;&#1604;&#1580;&#1614;&#1606;&#1617;&#1614;&#1577;&#1614;</p><p>&ldquo;Perempuan mana pun yang wafat bumi sementara suaminya rida kepadanya, niscaya ia masuk surga.&rdquo; (HR at-Tirmidzi)</p><p>Mengapa Nabi Muhammad SAW memberikan penekanan sedemikian besar terhadap hak suami? Mengapa beliau menegaskan tanggung jawab seorang istri untuk menaati suaminya?</p><p>Jawabannya, karena suami berkewajiban memenuhi beragam kebutuhan keluarganya. Ia menanggung kebutuhan makanan dan minuman di rumah, menyediakan biaya pengobatan dan busana bagi istri serta anak-anaknya.</p> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/jalan-menuju-surga-yang-digariskan-rasulullah-saw-untuk-istri-salehah-173711</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 10:20:38 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Nashih Nashrullah)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[16 Tanda Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Terlalu Kritis]]></title> <description><![CDATA[16 Tanda Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Terlalu Kritis. Anak yang dibesarkan oleh orang tua terlalu kritis dapat tumbuh dengan memiliki kepribadian yang khas. Simak 16 tanda anak yang dibesarkan orang tua kritis.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/20/ilustrasi-orang-tua-dan-anak-1792467110701_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/16-tanda-anak-yang-dibesarkan-oleh-orang-tua-terlalu-kritis-173713</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Anak yang dibesarkan oleh orang tua terlalu kritis sering kali tumbuh dengan emosi bahwa dirinya mesti selalu menjadi sempurna. Sejak kecil, mereka terbiasa mendengar teguran maupun komentar tentang hal-hal yang dianggap kurang dari diri mereka.</p> <p>Alih-alih mendapatkan apresiasi atas upaya yang dilakukan, mereka justru lebih sering diingatkan tentang kesalahan yang dibuat. Kondisi ini dapat membikin anak merasa tidak berguna dan kehilangan rasa percaya dirinya, Bunda.</p> <p>"Kritik yang sering diterima di usia awal dapat menyulitkan seseorang untuk mempercayai diri sendiri, kata psikolog Seth J. Gillihan, PhD, dilansir <em>Psychology Today.</em></p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>"Tumbuh dewasa dengan orang tua yang sangat kritis dapat memiliki akibat jangka panjang," sambungnya.</p> <p>Anak yang dibesarkan oleh oran tua yang terlalu kritis bisanya gampang dikenali dari metode dia bersikap. Apa saja tanda-tandanya?</p> <h2 id="tanda-anak-dibesarkan-oleh-orang-tua-kritis">Tanda anak dibesarkan oleh orang tua kritis</h2> <p>Bunda, simak&nbsp;16 tanda anak-anak dibesarkan oleh orang tua yang terlalu kritis berikut ini ya:</p> <h3 id="1-anak-kesulitan-mempercayai-diri-sendiri">1. Anak kesulitan mempercayai diri sendiri</h3> <p>Kritik terus-menerus di usia awal dapat meninggalkan kesan bahwa apa yang anak pikirkan, rasakan, maupun lakukan itu salah. Akibatnya, ia sering dihantui oleh keraguan terhadap diri sendiri, Bunda.</p> <h3 id="2-anak-ragu-untuk-menghadapi-tantangan-baru">2. Anak ragu untuk menghadapi tantangan baru</h3> <p>Keraguan diri dan kurangnya kepercayaan diri membikin anak sulit untuk mempercayai kemampuannya dalam menghadapi tantangan baru. Ia sering kali memilih untuk bermain terlindungi dan tidak mau mencoba daripada memungut konsekuensi yang dianggapnya bisa gagal.</p> <h3 id="3-anak-sulit-untuk-bangkit-kembali-setelah-melakukan-kesalahan">3. Anak sulit untuk bangkit balik setelah berbuat kesalahan</h3> <p>Anak yang dibesarkan oleh orang tua kritis sering kali sulit untuk bangkit balik setelah berbuat kesalahan, Bunda. Kesalahan dianggap sebagai kekurangan. Bahkan kesalahan sederhana pun dapat mengingatkan anak yang sudah dewasa pada semua kegagalan masa lalunya, dan rasa harga dirinya pun bisa turun karena hal tersebut.</p> <h3 id="4-anak-cenderung-menjadi-seorang-perfeksionis">4. Anak cenderung menjadi seorang perfeksionis</h3> <p>Upaya anak untuk menjadi sempurna bisa jadi tidak didorong oleh kebanggaan terhadap pekerjaannya. Mereka menjadi perfeksionis mungkin karena rasa takut akan berbuat kesalahan dan mengungkapkan ketidakmampuannya.</p> <h3 id="5-anak-membutuhkan-waktu-lama-untuk-menyelesaikan-suatu-tugas">5. Anak membutuhkan waktu durasi untuk menyelesaikan suatu tugas</h3> <p>Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan kritis dapat memakan waktu durasi untuk menyelesaikan tugas karena berupaya menghindari kesalahan. Mereka terlebihlagi mungkin melewatkan tenggat waktu karena upaya untuk membuatnya 'sempurna' justru mengganggu penyelesaian tugas.</p> <h3 id="6-anak-terus-menerus-meminta-maaf">6. Anak terus-menerus meminta maaf</h3> <p>Ada orang tua yang sering membikin anak-anaknya merasa bersalah saat berbuat sesuatu. Hal itu bisa membikin anak berasumsi bahwa orang lain akan melihatnya dengan metode yang sama.</p> <p>"Ketika ada yang mengatakan bahwa 'kamu tidak perlu selalu mengatakan 'maaf', anak terlebihlagi mungkin akan statis melakukannya," ungkap Gillihan.</p> <h3 id="7-sering-merasa-defensif">7. Sering merasa defensif</h3> <p>Anak sering kali diajari untuk sangat peka terhadap kemungkinan 'serangan' masalah, sehingga ia dapat melindungi diri sendiri. Hal itu dapat memicu reaksi defensif, yang mungkin membikin orang lain jengkel karena anak jadi selalu salah dalam menafsirkan sesuatu.</p> <h3 id="8-kesulitan-mempercayai-orang-lain">8. Kesulitan mempercayai orang lain</h3> <p>Kesulitan untuk mempercayai orang lain bisa muncul pada anak yang dibesarkan oleh orang tua kritis. Mereka gampang mencurigai orang lain, terlebihlagi saat orang tersebut mengungkapkan kasih sayang. Kecenderungan ini mungkin sangat kuat jika orang tua memberi pesan yang membingungkan dan gabung aduk, memperlakukan anak dengan baik di satu saat dan kemudian mengejutkan dengan kata-kata kasar di saat berikutnya.</p> <h3 id="9-sulit-untuk-menanggapi-pujian-dengan-serius">9. Sulit untuk menanggapi pujian dengan serius</h3> <p>Ketika seseorang mengatakan sesuatu yang baik kepada Si Kecil, ia mungkin akan mencari metode untuk menangkisnya, dan sering kali dengan mengkritik diri sendiri. Sifat ini bisa muncul jika anak terbiasa dibesarkan dalam lingkungan yang kritis.</p> <h3 id="10-anak-mengalami-banyak-kecemasan-sosial">10. Anak mengalami banyak kecemasan sosial</h3> <p>Akibat tidak memercayai penilaian positif orang lain, anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua kritis sering kali takut akan penilaian maupun kritik yang ditujukan untuk mereka. Anak mungkin cemas akan mempermalukan diri sendiri, berbuat sesuatu yang memalukan di depan umum, maupun kelihatan kikuk dalam percakapan.</p> <h3 id="11-anak-menciptakan-kritikus-dalam-pikirannya">11. Anak menciptakan kritikus dalam pikirannya</h3> <p>Dampak buruk dari membesarkan anak dengan kritis adalah menciptakan kritikus dalam pikirannya. Suara orang tua yang kritis akan terinternalisasi dalam pikiran anak. Suara itu bisa muncul dalam percakapan batin, Bunda.</p> <h3 id="12-anak-rentan-terhadap-depresi">12. Anak rapuh terhadap depresi</h3> <p>Semua pikiran negatif dan rasa tidak bisa mampu muncul jika anak terus-menerus menerima kritik. Pada kasus yang parah, anak-anak ini bisa ikut mengkritik diri sendiri karena mengalami depresi, yang memicu spiral penurunan kondisi hati dan kebencian terhadap diri sendiri.</p> <h3 id="13-anak-cenderung-kritis-terhadap-orang-lain">13. Anak cenderung kritis terhadap orang lain</h3> <p>Tumbuh dengan kritik membikin anak juga cenderung kritis terhadap orang lain. Ia merasa gampang melihat kesalahan orang lain, sehingga tak ragu untuk mengungkapkannya. Kritik ini bisa saja muncul sebagai pertahanan terhadap rasa rendah diri.</p> <h3 id="14-hubungan-dengan-saudara-kandung-sedang-tegang">14. Hubungan dengan kerabat kandung sedang tegang</h3> <p>Perlakuan buruk dari orang tua sering kali berakibat pada hubungan kerabat kandung, termasuk kebiasaan mengkritisi anak-anak. Salah satu akibat paling buru adalah hilangnya rasa kepercayaan antar kerabat kandung.</p> <h3 id="15-anak-jadi-terlalu-banyak-berpikir">15. Anak jadi terlalu banyak berpikir</h3> <p>Keraguan dan ketidakpercayaan diri membikin anak menghabiskan banyak waktu dalam pikirannya. Merek menganalisis, meninjau, dan mempertanyakan balik tentang diri sendiri. Pada satu momen, menghabiskan begitu banyak waktu dalam pikiran bisa membikin anak terputus dari 'tubuhnya' sendiri.</p> <h3 id="16-anak-merasa-perlu-membuktikan-diri">16. Anak merasa perlu membuktikan diri</h3> <p>Beberapa orang yang dibesarkan dengan banyak kritik diri akan mengembangkan pola-pola yang khas. Mereka bisa merasa 'tidak cukup pintar' maupun 'tidak cukup sukses'. Bila dibiarkan,, pola-pola tersebut bisa membikin anak merasa perlu membuktikan dirinya 'pintar' maupun 'sukses' hingga nekat menggunakan beragam cara.</p> <p>Demikian 16 tanda anak yang dibesarkan oleh orang tua kritis. Semoga keterangan ini berguna ya, Bunda.</p> <p>Bagi Bunda yang mau <em>sharing</em> soal <em>parenting</em> dan bisa dapat banyak <em>giveaway</em>, yuk <em>join</em> kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow"> di SINI</a>. Gratis!</p> <p><strong>(ank/rap)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/16-tanda-anak-yang-dibesarkan-oleh-orang-tua-terlalu-kritis-173713</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 10:05:26 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Riki Setiawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Sinopsis dan Daftar Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn]]></title> <description><![CDATA[Sinopsis dan Daftar Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn. Beauties, simak sinopsis dan daftar pemain serial drama China The Lament of Autumn berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/21/poster-drama-china-the-lament-of-autumn-1792553209707_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/sinopsis-dan-daftar-pemain-serial-drama-china-the-lament-of-autumn-173720</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Sinopsis dan Daftar Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="entertainment"> Entertainment </a> </li> </ol> <p> Sierra Ayuningtyas Muktisari | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Rabu, 21 Oct 2026 16:00 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/21/poster-drama-china-the-lament-of-autumn-1792553209707_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Sinopsis dan Daftar Pemain Serial Drama China The Lament of Autumn" title="img-title"> </p> <p> The Lament of Autumn/ Foto: IMDb </p> <div> <div> <p>Beauties, siapa di antara Anda yang gemar dengan serial&nbsp;&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank">drama China </a>&nbsp;romantis? Ada salah satu judul terbaru yang berhasil menjadi <em>trending topic</em> di bumi maya, yakni<em> The Lament of Autumn</em>.</p> <p>Dibintangi oleh Cheng Lei (Ryan Cheng) dan Xu Ruo Han, <em>The Lament of Autumn</em> menghadirkan kisah romantis dengan latar Republik, serta diadaptasi dari novel berjudul <em>Yu Dian Qiu</em> karya Ling Xi. Simak sinopsis dan daftar pemainnya berikut ini.</p> <h2>Sinopsis The Lament of Autumn</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/21/poster-drama-china-the-lament-of-autumn-1792553209707_34.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Poster drama China The Lament of Autumn" title="Poster drama China The Lament of Autumn"></p><p>The Lament of Autumn/ Foto: IMDb</p> </div> <p>Di tengah era Republik China yang penuh gejolak, seorang pelajar disebut Ye Ping Jun (Xu Ruo Han) bekerja di sebuah rumah pertemuan di Hunan bagiankecil Barat untuk membiayai pengobatan sang ibu.</p> <p>Namun, Ye Ping Jun tiba-tiba terjebak dalam upaya pembunuhan terhadap Yu Chang Xuan (Ryan Cheng), yaitu putra kelima dari famili Yu yang berpengaruh. Hal ini juga membikin Ye Ping Jun pada akhirnya dituduh berbuat kejahatan yang tak pernah dilakukannya.</p> <p>Ye Ping Jun kemudian mengajukan kesepakatan terhadap lelaki tersebut. Jika Yu Chang Xuan tidak bisa menemukan pelaku sebenarnya dalam waktu 10 hari, maka ia mesti membersihkan nama Ye Ping Jun.</p> <p>Penyelidikan yang penuh perjudian ini pun berkembang menjadi upaya pendekatan yang penuh perhitungan, di mana Yu Chang Xuan berupaya memenangkan hati Ye Ping Jun sambil menyembunyikan beragam rahasia yang rumit.</p> <h2>Daftar Pemain The Lament of Autumn</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/21/pemain-the-lament-of-autumn-1792553753254_34.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Pemain The Lament of Autumn" title="Pemain The Lament of Autumn"></p><p>Daftar pemain The Lament of Autumn/ Foto: instagram.com/iqiyi</p> </div> <p>Simak beberapa pemain<em> The Lament of Autumn</em> berikut ini, Beauties.</p> <ul> <li>Ryan Cheng sebagai Yu Chang Xuan</li> <li>Xu Ruo Han sebagai Ye Ping Jun</li> <li>Liu Dong Qin sebagai Jiang Xueting</li> <li>Zhang Feng Yi sebagai Yu Zhongquan</li> <li>Xu Fan sebagai Zhao Baoru</li> <li>Lu Shan sebagai Jun Minru</li> <li>Jiang Kai sebagai Mou Linsen</li> <li>Bao Da Zhi sebagai Chu Wenfu</li> <li>Tian Miao sebagai Ye Shuwan</li> <li>Wang Long Zheng sebagai Yang Shiying</li> <li>Ye Qing sebagai Yu Jinxuan</li> </ul> <p>Sementara itu, The Lament of Autumn bisa Anda saksikan melalui iQiyi maupun MangoTV, Beauties. Jangan lewatkan keseruannya, ya!</p> <p>---</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam <em>online</em> dan <em>offline event</em> seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow"> DAFTAR DI SINI!</a></p> <p>(sim/sim)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/sinopsis-dan-daftar-pemain-serial-drama-china-the-lament-of-autumn-173720</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 10:00:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Definisi Korupsi di RI Mau Diubah, Kerugian Negara Tak Lagi Jadi Fokus?]]></title> <description><![CDATA[Definisi Korupsi di RI Mau Diubah, Kerugian Negara Tak Lagi Jadi Fokus?. Korupsi jadi salah satu masalah aturan yang terus dapat perhatian di Indonesia. Baru-baru ini, DEN buat analisis tentang arti korupsi. Berikut informasinya.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/21/ilustrasi-korupsi-1792557395619_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/definisi-korupsi-di-ri-mau-diubah-kerugian-negara-tak-lagi-jadi-fokus-173706</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Korupsi menjadi salah satu masalah aturan yang terus mendapat perhatian di Indonesia. Selama ini, bahasan mengenai korupsi kerap dikaitkan dengan kerugian finansial negara yang menghalangi pembangunan dan merugikan masyarakat.</p> <p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, korupsi didefinisikan sebagai penyelewengan maupun penyalahgunaan duit negara (perusahaan, organisasi, yayasan, dan sebagainya) untuk khasiat pribadi maupun orang lain.</p> <p>Bicara soal definisi, baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyutujui usulan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dalam analisis arti korupsi. Menurut Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan, analisis ini mengubah penafsiran arti korupsi dari menitikberatkan kerugian negara menjadi penyuapan.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>"Tadi presiden juga setuju dengan analisis yang dibuat oleh tim dari DEN mengenai arti korupsi. Karena itu krusial untuk agar masalah penanganan korupsi di Indonesia itu berstandar internasional," katanya, usai kedap terbendung di Istana Merdeka, Selasa (20/10/26).</p> <p>Luhut mengatakan bahwa arti korupsi yang diusulkan DEN tidak lagi menitikberatkan pada kerugian negara, melainkan bribery maupun penyuapan. Hal tersebut mengacu pada United Nation Convention Againts Corruption (UNCAC) yang diratifikasi pada 20 tahun lalu.</p> <p>Perubahan arti ini menjadi krusial agar penanganan korupsi di Indonesia dilakukan berdasarkan standar internasional, Bunda. Hal itu kemudian juga dikaitkan dengan keputusan upaya yang diambil Danantara sebagai institusi pengelola investasi negara.</p> <p>"Dimana arti korupsi di UN Charter sudah diratifikasi oleh Indonesia 20 tahun yang kemudian adalah bribery, penyuapan jadi tidak masalah menerapkan masalah kerugian negara dan ini memang memberatkan kepada seperti Danantara untuk membikin upaya yang tentu setiap upaya apa pun pasti ada risikonya," ujar Luhut.</p> <p>Lantas, kenapa Luhut memutuskan untuk tak lagi mengaitkan korupsi dengan kerugian negara?</p> <p><strong>TERUSKAN MEMBACA KLIK&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank">DI SINI.</a></strong></p> <p><strong>(ank/som)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/definisi-korupsi-di-ri-mau-diubah-kerugian-negara-tak-lagi-jadi-fokus-173706</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:35:26 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[5 Kalimat Diucapkan Orang yang Belum Bisa Mengatur Waktu]]></title> <description><![CDATA[5 Kalimat Diucapkan Orang yang Belum Bisa Mengatur Waktu. Apa saja kalimat yang sering diucapkan orang yang belum jago mengatur waktu? Berikut lima di antaranya yang mungkin terdengar familier.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/5-kalimat-yang-sering-diucapkan-orang-yang-belum-jago-mengatur-waktu-foto-magnificcomgaretsvisual-1791860087145_169.png?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/5-kalimat-diucapkan-orang-yang-belum-bisa-mengatur-waktu-173721</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Belum Jago Mengatur Waktu"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="cultured"> Cultured </a> </li> </ol> <p> Kyla Putri Nathania | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Rabu, 21 Oct 2026 15:30 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/5-kalimat-yang-sering-diucapkan-orang-yang-belum-jago-mengatur-waktu-foto-magnificcomgaretsvisual-1791860087145_169.png?w=700&amp;q=90" alt="5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Belum Jago Mengatur Waktu" title="img-title"> </p> <p> Kesulitan mengatur waktu bisa membikin pekerjaan menumpuk, stres meningkat, dan waktu istirahat terasa semakin sedikit. Menurut ilmu jiwa perilaku, kebiasaan menunda pekerjaan, gampang terdistraksi, dan sulit menentukan prioritas bisa tercermin dari kalimat yang sering diucapkan sehari-hari./ Foto: magnific.com/garetsvisual </p> <div> <div> <p>Pernah merasa sehari penuh beraktivitas, tetapi pekerjaan statis belum selesai? Kamu mungkin merasa tidak punya cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya, padahal masalahnya belum tentu karena terlalu banyak pekerjaan. Bisa jadi, Anda statis kesulitan mengatur waktu dan menentukan prioritas.</p> <p>Kemampuan mengelola waktu maupun time management berpartisipasi krusial dalam menjaga kreativitas sekaligus keseimbangan hidup. Ketika keahlian ini belum terbentuk dengan baik, seseorang bisa lebih gampang kewalahan, menunda pekerjaan, hingga mengorbankan waktu pribadi demi menyelesaikan tugas yang menumpuk.</p> <p>Menurut bahasan dalam ilmu jiwa perilaku, metode seseorang berbicara tentang kesibukannya juga bisa memberikan deskripsi mengenai kebiasaan mengatur waktu. Kalimat tertentu terlebihlagi dapat menjadi tanda bahwa seseorang sedang merasa keteteran dan belum menemukan metode ampuh untuk mengelola aktivitasnya.</p> <p>Lantas, apa saja kalimat yang sering diucapkan orang yang belum jago mengatur waktu? Berikut lima di antaranya yang mungkin terdengar familier.</p> <h2>1. &ldquo;Pekerjaanku Banyak Banget, Waktunya Nggak Cukup!&rdquo;</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/pekerjaanku-banyak-banget-waktunya-nggak-cukup-foto-magnificcomdc-studio-1791860087298.png?w=700&amp;q=90" alt="Kalimat ini sering muncul ketika seseorang merasa keteteran menghadapi banyak tugas. Kesulitan menentukan prioritas dan menyusun pekerjaan secara teratur bisa membikin tugas sederhana sekalipun terasa menumpuk./ Foto: magnific.com/DC Studio" title="Kalimat ini sering muncul ketika seseorang merasa keteteran menghadapi banyak tugas. Kesulitan menentukan prioritas dan menyusun pekerjaan secara teratur bisa membikin tugas sederhana sekalipun terasa menumpuk./ Foto: magnific.com/DC Studio"></p><p>Kalimat ini sering muncul ketika seseorang merasa keteteran menghadapi banyak tugas. Kesulitan menentukan prioritas dan menyusun pekerjaan secara teratur bisa membikin tugas sederhana sekalipun terasa menumpuk./ Foto: magnific.com/DC Studio</p> </div> <p>Orang yang belum ahli mengatur waktu biasanya kesulitan menentukan pekerjaan mana yang mesti diselesaikan terlebih dahulu. Akibatnya, mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk tugas yang sebenarnya belum mendesak, sementara pekerjaan dengan tenggat waktu dekat justru terbengkalai.</p> <p>Mereka kemudian merasa memiliki terlalu banyak pekerjaan dan terlalu sedikit waktu. Padahal, masalahnya belum tentu terletak pada jumlah tugas, melainkan metode mengelolanya.</p> <p>Untuk mengatasinya, cobalah membikin daftar pekerjaan dan mengurutkannya berdasarkan urgensi serta tingkat kepentingan. Dengan begitu, daya bisa digunakan untuk menyelesaikan hal yang benar-benar membutuhkan perhatian terlebih dahulu.</p> <h2>2. &ldquo;Andai Sehari Ada Lebih dari 24 Jam!&rdquo;</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/andai-sehari-ada-lebih-dari-24-jam-foto-magnificcomtirachardz-1791860087452.png?w=700&amp;q=90" alt="Keinginan memiliki waktu lebih banyak bisa menjadi tanda bahwa seseorang kesulitan menggunakan waktunya secara efektif. Kebiasaan gampang terdistraksi dan memikirkan aktivitas lain saat bekerja dapat membikin pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama./ Foto: magnific.com/tirachardz" title="Keinginan memiliki waktu lebih banyak bisa menjadi tanda bahwa seseorang kesulitan menggunakan waktunya secara efektif. Kebiasaan gampang terdistraksi dan memikirkan aktivitas lain saat bekerja dapat membikin pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama./ Foto: magnific.com/tirachardz"></p><p>Keinginan memiliki waktu lebih banyak bisa menjadi tanda bahwa seseorang kesulitan menggunakan waktunya secara efektif. Kebiasaan gampang terdistraksi dan memikirkan aktivitas lain saat bekerja dapat membikin pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama./ Foto: magnific.com/tirachardz</p> </div> <p>Pernah mengucapkan kalimat ini ketika pekerjaan belum selesai, Beauties? Menurut artikel dari <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" rel="nofollow"><em>PubMed Central</em></a>, orang yang kesulitan mengatur waktu sering kali gampang terdistraksi oleh aktivitas yang lebih menyenangkan daripada pekerjaan.</p> <p>Saat sedang bekerja, mereka mungkin justru memikirkan hajat akhir pekan, membuka media sosial, maupun membayangkan aktivitas lain yang mau dilakukan. Akibatnya, fokus terpecah dan pekerjaan berjalan lebih lambat.</p> <p>Kebiasaan tersebut juga bisa mengganggu keseimbangan antara pekerjaan dan hayat pribadi. Bahkan, mengorbankan waktu istirahat belum tentu membikin semuanya selesai jika waktu kerja sebelumnya tidak digunakan secara efektif.</p> <p>Cobalah membagi pekerjaan menjadi beberapa sesi fokus dan menentukan waktu khusus untuk beristirahat. Cara ini dapat membantu aktivitas sehari-hari terasa lebih terarah.</p> <h2>3. &ldquo;Iya, Aku Bisa Ikut!&rdquo;</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/iya-aku-bisa-ikut-foto-magnificcomkatemangostar-1791860087611.png?w=700&amp;q=90" alt="Terlalu sering menerima imbauan tanpa memeriksa agenda dapat membikin seseorang memiliki lebih banyak komitmen daripada waktu yang tersedia. Kebiasaan ini juga bisa menjadi metode untuk menghindari pekerjaan yang terasa berat./ Foto: magnific.com/katemangostar" title="Terlalu sering menerima imbauan tanpa memeriksa agenda dapat membikin seseorang memiliki lebih banyak komitmen daripada waktu yang tersedia. Kebiasaan ini juga bisa menjadi metode untuk menghindari pekerjaan yang terasa berat./ Foto: magnific.com/katemangostar"></p><p>Terlalu sering menerima imbauan tanpa memeriksa agenda dapat membikin seseorang memiliki lebih banyak komitmen daripada waktu yang tersedia. Kebiasaan ini juga bisa menjadi metode untuk menghindari pekerjaan yang terasa berat./ Foto: magnific.com/katemangostar</p> </div> <p>Orang yang kesulitan mengatur waktu terkadang terlalu gampang mengatakan iya ketika mendapat imbauan dari teman. Mereka langsung menyanggupi undangan tanpa memeriksa apakah jadwalnya memungkinkan maupun statis ada pekerjaan yang mesti diselesaikan.</p> <p>Terlalu banyak membikin hajat dapat berujung pada penyesalan ketika waktu yang tersedia rupanya tidak mencukupi.</p> <p>Sebagian orang juga menggunakan aktivitas sosial sebagai pengalihan dari pekerjaan yang menumpuk. Berkumpul berbareng kawan memang bisa membantu menyegarkan pikiran, tetapi jika dilakukan untuk terus menghindari tanggung jawab, masalah justru semakin besar.</p> <p>Sebelum menerima ajakan, biasakan memeriksa almanak dan mempertimbangkan tenggat pekerjaan. Belajar mengatakan tidak dengan sopan juga merupakan bagiankecil krusial dari mengatur waktu.</p> <h2>4. &ldquo;Aku Cuma Mau Punya Waktu untuk Diri Sendiri!&rdquo;</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/aku-cuma-mau-punya-waktu-untuk-diri-sendiri-foto-magnificcombenzoix-1791860087783.png?w=700&amp;q=90" alt="Keinginan memiliki waktu untuk diri sendiri bisa muncul ketika pekerjaan terus menumpuk dan waktu istirahat terasa terbatas. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan menghabiskan waktu untuk aktivitas lain sebelum menyelesaikan tugas penting./ Foto: magnific.com/benzoix" title="Keinginan memiliki waktu untuk diri sendiri bisa muncul ketika pekerjaan terus menumpuk dan waktu istirahat terasa terbatas. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan menghabiskan waktu untuk aktivitas lain sebelum menyelesaikan tugas penting./ Foto: magnific.com/benzoix"></p><p>Keinginan memiliki waktu untuk diri sendiri bisa muncul ketika pekerjaan terus menumpuk dan waktu istirahat terasa terbatas. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan menghabiskan waktu untuk aktivitas lain sebelum menyelesaikan tugas penting./ Foto: magnific.com/benzoix</p> </div> <p>Setiap orang membutuhkan waktu untuk beristirahat dan berbuat hal yang disukai. Namun, orang yang belum terbiasa mengikuti agenda terkadang baru menyadari pentingnya waktu pribadi ketika pekerjaan sudah menumpuk.</p> <p>Misalnya, waktu yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan tugas justru hilang untuk menonton serial maupun scrolling media sosial. Ketika tenggat semakin dekat, mereka terpaksa mengerjakan banyak hal sekaligus dan akhirnya kehilangan waktu luang.</p> <p>Padahal, masalahnya bukan selalu karena mereka tidak memiliki waktu pribadi, melainkan karena waktu tersebut belum dikelola dengan seimbang.</p> <p>Cobalah menetapkan agenda yang realistis untuk bekerja dan beristirahat. Dengan menyelesaikan tugas secara bertahap, Anda statis bisa menikmati waktu pribadi tanpa terus dibayangi pekerjaan.</p> <h2>5. &ldquo;Kayaknya Aku Tidur Siang Dulu, Deh!&rdquo;</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/kayaknya-aku-tidur-siang-dulu-deh-foto-magnificcom-1791860087939.png?w=700&amp;q=90" alt="Stres akibat pekerjaan yang menumpuk dapat membikin seseorang merasa sangat capek dan mau tidur untuk menghindari tekanan. Menurut American Psychological Association (APA), stres juga dapat memengaruhi tubuh dan memicu kelelahan./ Foto: magnific.com" title="Stres akibat pekerjaan yang menumpuk dapat membikin seseorang merasa sangat capek dan mau tidur untuk menghindari tekanan. Menurut American Psychological Association (APA), stres juga dapat memengaruhi tubuh dan memicu kelelahan./ Foto: magnific.com"></p><p>Stres akibat pekerjaan yang menumpuk dapat membikin seseorang merasa sangat capek dan mau tidur untuk menghindari tekanan. Menurut American Psychological Association (APA), stres juga dapat memengaruhi tubuh dan memicu kelelahan./ Foto: magnific.com</p> </div> <p>Ketika pekerjaan sudah terasa terlalu berat, tidur siang mungkin menjadi pilihan yang kelihatan paling menarik. Seseorang bisa menghabiskan waktu terlalu durasi pada tugas kecil, kemudian menyadari bahwa pekerjaan yang lebih krusial belum tersentuh.</p> <p>Akibatnya, tugas terus menumpuk hingga memicu stres dan kelelahan. Menurut <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" rel="nofollow"><em>American Psychological Association</em></a> (APA), stres dapat memengaruhi beragam fungsi tubuh, termasuk daya dan kondisi jasmani seseorang.</p> <p>Meski begitu, tidur bukanlah kebiasaan buruk. Istirahat yang cukup statis krusial untuk menjaga kesehatan dan konsentrasi. Yang perlu diperhatikan adalah ketika tidur dijadikan metode untuk terus menghindari pekerjaan, sehingga tugas semakin tertunda.</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI!</a></p> <p>(dmh/dmh)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/5-kalimat-diucapkan-orang-yang-belum-bisa-mengatur-waktu-173721</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:30:55 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Pengamat INDEF: Jilbab Adalah Kekuatan Ekonomi, Bukan Ancaman Kedaulatan Bangsa]]></title> <description><![CDATA[Pengamat INDEF: Jilbab Adalah Kekuatan Ekonomi, Bukan Ancaman Kedaulatan Bangsa. Kincai Media– Di saat jilbab dipandang sebagai intimidasi sekularisme dan memicu gejolak sosial di Azerbaijan, Indonesia justru berhasil mengembangkan industri...]]></description> <media:thumbnail url="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1.jpg"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/pengamat-indef-jilbab-adalah-kekuatan-ekonomi-bukan-ancaman-kedaulatan-bangsa-173704</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div><figure><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-caption=" Jilbab Adalah Kekuatan Ekonomi, Bukan Ancaman Kedaulatan Bangsa"><img width="696" height="464" src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1.jpg" srcset="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1-696x464.jpg 696w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1-640x427.jpg 640w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1-768x512.jpg 768w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1-630x420.jpg 630w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/2149288964-1.jpg 1000w" sizes=" 696px) 100vw, 696px" alt=" Jilbab Adalah Kekuatan Ekonomi, Bukan Ancaman Kedaulatan Bangsa" title=" Jilbab Adalah Kekuatan Ekonomi, Bukan Ancaman Kedaulatan Bangsa"></a><figcaption>Pengamat INDEF: Jilbab Adalah Kekuatan Ekonomi, Bukan Ancaman Kedaulatan Bangsa</figcaption></figure></div> <p><strong>Kincai Media</strong>&ndash; Di saat jilbab dipandang sebagai intimidasi sekularisme dan memicu gejolak sosial di Azerbaijan, <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="post_tag" data-id="54">Indonesia</a> justru berhasil mengembangkan industri jilbab dan busana Muslim (modest fashion) skala global. Industri jilbab di Indonesia telah bermutasi menjadi mesin ekonomi raksasa yang tidak cuma menopang produk domestik bruto (PDB), tetapi juga menguatkan ketahanan ekonomi bangsa yang menyerap jutaan tenaga kerja.</p> <p>Pengamat Ekonomi Syariah Universitas Paramadina dan juga Peneliti Junior <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="link" data-id="https://indef.or.id/en/tentang-kami/#">CSED INDEF</a>, Imas Damayanti, mengatakan keprihatinannya terhadap pelarangan jilbab di Azerbaijan. Menurut Imas, jilbab bukanlah intimidasi bagi kedaulatan sebuah bangsa melainkan bentuk kekuatan ekonomi yang menjadi soft power dari sebuah negara.</p> <p>&ldquo;Jilbab itu bukan ancaman, terlebihlagi jika kita lihat dari perspektif pandang ekonomi, jilbab justru bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi yang menjadi soft power bagi sebuah negara. Indonesia sudah membuktikan hal itu lewat industry modest fashion kita yang sangat baik,&rdquo; kata Imas.</p> <p>Menurut Imas, krisis sosial yang terjadi di Azerbaijan membuktikan bahwa jilbab statis dipandang sebagai sebuah pertarungan ideologi yang sensitif. Azerbaijan belum melihat bahwa jilbab merupakan bagiankecil dari modest fashion yang dapat dikembangkan menjadi ruang pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi sebuah negara.</p> <p>Jika bercermin pada Indonesia yang menjadi pusat tren modest fashion dunia, Azerbaijan yang memiliki 96 persen penduduk Muslim seharusnya sangat bisa untuk mengembangkan industri modest fashion-nya&mdash;alih-alih berbuat pelarangan jilbab yang represif. </p> <p>Imas mengatakan, Indonesia sebagai negara kebanyakan Muslim telah menjadi trendsetter dan mengukuhkan diri dalam menciptakan ekosistem modest fashion bumi berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE).</p> <p>Berdasarkan laporan SGIE 2024/2025, konsumsi fashion Muslim mendunia mencapai 327 miliar dolar AS pada 2023. Hal ini terlebihlagi diproyeksi terus meningkat sebesar 433 miliar dolar AS pada 2028 nanti. Di Indonesia, industri modest fashion mengalami pencapaian yang baik dan mengukuhkan Indonesia menjadi eksportir ketujuh tertinggi dari negara-negara personel Organization Islamic Cooperation (OIC).</p> <p>&ldquo;Meski statis banyak pekerjaan rumah bagi Indonesia untuk membenahi performa industri modest fashion-nya, tapi Indonesia bisa dijadikan contoh negara dengan kultur dan kepercayaan yang beragam, tapi bisa menjadikan jilbab sebagai sebuah bagiankecil dari perputaran ekonomi yang inklusif,&rdquo; tegasnya.</p> <p>Di sisi lain Imas menggarisbawahi bahwa isu proteksionisme berbasis sekularisme radikal yang terjadi di Azerbaijan secara tidak langsung dapat memberikan tantangan sekaligus kesempatan bagi industri sah global. Menurut Imas, kebijakan berpakaian berbasis sekularisme represif dapat membatasi ruang pergerakan pemasaran produk modest fashion Muslim ke negara-negara tertentu.</p> <p>&ldquo;Tekanan sosial-politik yang terjadi di Azerbaijan ini perlu kita cermati bersama, terutama bagi para pelaku industri modest fashion agar cermat dalam membaca pasar,&rdquo; ujarnya.</p> <p>Meski demikian, Imas menekankan, situasi sosial pelarangan jilbab yang terjadi di Azerbaijan membuka kesempatan bagi perancang Indonesia untuk menerapkan pendekatan rancangan yang dapat diterima lintas-budaya tanpa menanggalkan kaidah syariahnya (universal sharia modest fashion). </p> <p>Tentunya, hal tersebut juga mesti diimbangi dengan kekuatan diplomasi imam Dunia Islam secara mendunia dalam ikhtiar menciptakan ekonomi inklusif yang universal.</p> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> <img src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-20.44.10.jpeg" alt="Sertifikasi Halal"> </a> </p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/pengamat-indef-jilbab-adalah-kekuatan-ekonomi-bukan-ancaman-kedaulatan-bangsa-173704</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:29:12 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Zainuddin Lubis)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Mengenal Postpartum Psychosis, Hal yang Perlu Diwaspadai Setelah Melahirkan]]></title> <description><![CDATA[Mengenal Postpartum Psychosis, Hal yang Perlu Diwaspadai Setelah Melahirkan. Bunda, proses melahirkan memang membawa fluktuasi besar baik secara jasmani dan emosional]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/20/mengenal-postpartum-psychosis-hal-yang-perlu-diwaspadai-setelah-melahirkan-1792489110074_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/mengenal-postpartum-psychosis-hal-yang-perlu-diwaspadai-setelah-melahirkan-173707</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Home">Home</a> <svg viewbox="0 0 15 15" astro-icon="chevron-right"> <path fill="currentColor" fill-rule="evenodd" d="M6.158 3.135a.5.5 0 0 1 .707.023l3.75 4a.5.5 0 0 1 0 .684l-3.75 4a.5.5 0 1 1-.73-.684L9.566 7.5l-3.43-3.658a.5.5 0 0 1 .023-.707z" clip-rule="evenodd"></path> </svg> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Kehamilan">Kehamilan</a> <p> <h3> VIDEO </h3> </p> <p> <h3>kehamilan</h3> <h2> <span> Tiara Jasmine &amp; Fauzan Julian Kurnia &nbsp; | &nbsp; </span> <span> Kincai Media </span> </h2> <h2> Rabu, 21 Oct 2026 15:25 WIB </h2> </p> <div> <div> <div> <p>Bunda, proses melahirkan memang membawa fluktuasi besar baik secara jasmani dan emosional, sampai ada hal yang dinamakan Postpartum Psychosis.</p> <p>Apakah Bunda pernah mendengar? Dan apa ancaman nya? Simak informasinya pada video ini.</p> </div> </div> </div> <div> <p> <h3> TOPIK TERKAIT </h3> </p> <div> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="1" dtr-ttl="kehamilan"> kehamilan </a> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="2" dtr-ttl="melahirkan"> melahirkan </a> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="3" dtr-ttl="kesehatan mental"> kesehatan mental <img alt="check" width="40" height="40" src="https://cdn.haibunda.com/images/check-blue.webp?v=5.5.4" loading="lazy" decoding="async"> <img alt="check" width="40" height="40" src="https://cdn.haibunda.com/images/check-white.webp?v=5.5.4" loading="lazy" decoding="async"> </a> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="4" dtr-ttl="postpartum psychosis"> postpartum psychosis </a> </p></div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/mengenal-postpartum-psychosis-hal-yang-perlu-diwaspadai-setelah-melahirkan-173707</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:25:20 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Mengenal Subkultur Fashion Jepang, Mulai dari Gyaru hingga Visual Kei]]></title> <description><![CDATA[Mengenal Subkultur Fashion Jepang, Mulai dari Gyaru hingga Visual Kei. Street fashion di Jepang lahir dari macam-macam subkultur fashion. Yuk kenalan lebih jauh dengan beragam corak berpakaian ini!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/kenalan-dengan-subkultur-fashion-jepang-mulai-dari-gyaru-sampai-visual-kei-foto-unsplashcommircea-solomiea-1792506626414_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/mengenal-subkultur-fashion-jepang-mulai-dari-gyaru-hingga-visual-kei-173722</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Mengenal Subkultur Fashion Jepang, Mulai dari Gyaru hingga Visual Kei"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="cultured"> Cultured </a> </li> </ol> <p> Farah Rafalani | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Rabu, 21 Oct 2026 15:15 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/kenalan-dengan-subkultur-fashion-jepang-mulai-dari-gyaru-sampai-visual-kei-foto-unsplashcommircea-solomiea-1792506626414_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Mengenal Subkultur Fashion Jepang, Mulai dari Gyaru hingga Visual Kei" title="img-title"> </p> <p> Kenalan dengan Subkultur Fashion Jepang, Mulai dari Gyaru sampai Visual Kei/ Foto: unsplash.com/Mircea Solomiea </p> <div> <div> <p>Gaya berpakaian, utamanya <em>street fashion</em> di Jepang dikenal dengan ciri khas khas yang <em>vibrant</em> dan juga unik. <em>Range</em> corak yang ada sangatlah luas dan dipengaruhi oleh beragam aspek yang membikin corak tersebut berbeda, karena beberapa dari mereka tidak menganggap ini sebagai <em>fashion</em> saja melainkan bagiankecil dari corak hidup.</p> <p>Penasaran apa saja sih <em>style</em> yang lahir dari subkultur Jepang hingga menjadi corak berpakaian yang khas? Yuk, kenalan dengan beberapa <em>style</em>-nya di sini!</p> <h2>1. Lolita Fashion</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/ilustrasi-lolita-fashion-foto-unsplashcomooneiroslyl-1792506626626.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi lolita fashion/ Foto: unsplash.com/ooneiroslyl</p> </div> <p>Subkultur fashion ini merupakan salah satu <em>style</em> yang sudah dikenal hingga ranah internasional. Mengutip dari halaman <em>Janbox</em>, corak ini banyak terpengaruh dari era Victorian dan Rococo, dimana petticoat banyak digunakan untuk meng-emphasize bentuk A-line ataupun bentuk bel pada rok.</p> <p>Umumnya, corak lolita mengedepankan elemen <em>kawaii</em> maupun keimutan. Dengan <em>style</em> yang&nbsp; menyerupai boneka dengan penggunaan banyak renda dan pita di pakaiannya yang digunakan. Akan tetapi, sebenarnya lolita sendiri memiliki banyak cabang lainnya, lho. Seperti:</p> <ul> <li>Sweet Lolita: Memiliki kesan <em>innocent</em> dan imut karena merupakan perpaduan Victorian dan kultur <em>kawaii</em> khas Jepang. Biasanya identik dengan warna pastel, motif <em>fairytale</em>, pita berukuran besar hingga boneka.</li> <li>Gothic Lolita: Seperti namanya, terpengaruh dari corak <em>gothic</em> dari era Victorian. Gaya ini lebih cenderung menggunakan warna gelap dan menggunakan motif dan aksesoris bertema laba-laba, kelelawar dan <em>icon gothic</em> lainnya.</li> <li>Ouji Lolita: Masih terinspirasi dari era Victorian juga, ouji lolita tampil berbeda karena lebih mengedepankan kesan <em>boyish</em> karena terinspirasi dari busana anak lelaki pada era tersebut.</li> </ul> <h2>2. Gyaru</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/ilustrasi-gyaru-foto-pinterestcom-1792506626842.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi gyaru/ Foto: pinterest.com</p> </div> <p><em>Style</em> yang satu ini dikenal dengan riasannya yang dramatis. Seperti dengan penggunaan bulu mata palsu yang panjang dan juga kuku palsu yang juga sama ramainya. Dikutip dari halaman <em>Japan with Love</em>, <em>fashion</em> gyaru ini dimulai pada tahun 1970an.</p> <p>Saat itu,&nbsp;gyaru memiliki ciri khas kuat dengan kulit yang dibuat <em>tan</em>, rambut yang dicat terang dan tidak ketinggalan <em>makeup</em> yang dramatis. <em>Style</em> ini lahir sebagai bentuk &lsquo;pemberontakan&rsquo; atas <em>beauty standard</em> tradisional yang ada. Tidak heran jika <em>style</em> gyaru dikenal sebagai corak yang penuh kepercayaan diri tinggi dan juga punya daya <em>rebel</em>.</p> <h2>3. Visual Kei</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/ilustrasi-visual-kei-foto-pinterestcom-1792506627003.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi visual kei/ Foto: pinterest.com</p> </div> <p>Subkultur <em>fashion</em> khas lain yang lahir di Jepang adalah visual kei. Gaya ini sebenarnya terinspirasi dari band-band Jepang dan paling sering diasosiasikan dengan band yang memiliki <em>genre</em> musik dengan nama yang sama.</p> <p>Visual kei merupakan campuran dari corak yang flamboyan dan corak rambut yang khas dan juga berwarna nyentrik. <em>Style</em> ini juga masuk dalam ranah androgini dan tidak mengacu pada <em>gender</em> tertentu.</p> <h2>4. Decora</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/ilustrasi-decora-foto-pinterestcom-1792506627164.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi decora/ Foto: pinterest.com</p> </div> <p>Decora adalah <em>fashion</em>&nbsp;Jepang berikutnya yang populer <em>vibrant</em> dan unik. Gaya ini dikenal dengan ciri khas menggabungkan banyak warna yang <em>colorful</em> dan terang, mulai dari ujung imam hingga kaki.</p> <p>Sesuai dengan namanya juga yang berasal dari bahasa serapan Jepang untuk kata dekorasi, tentu tidak ketinggalan juga layering aksesori yang digunakan untuk melengkapinya. <em>Style</em> decora populer di kalangan anak muda, terutama bagi mereka yang mau tampil beda dan mau bebas mengekspresikan dirinya.</p> <h2>5. Mori Kei</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/12/ilustrasi-mori-kei-foto-pinterestcom-1792506627344.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Ilustrasi mori kei/ Foto: pinterest.com</p> </div> <p>Terinspirasi dari elemen yang ada di alam, <em>fashion</em> jepang yang satu ini identik dengan warna netral dan aksesoris yang berhubungan dengan itu juga. Mori kei memiliki ciri khas busana yang cenderung <em>loose</em>, kardigan, aksesoris floral dan <em>hairstyle</em> kepang yang manis.</p> <p><em>Style</em> ini biasanya mengutamakan bahan yang juga berasal dari alam, seperti katun, linen dan wol. Tidak heran jika <em>style</em> ini sering disebut sebagai metode mengekspresikan diri untuk statis merasa dekat dengan alam.</p> <p>Itu dia beberapa contoh <em>style</em> dari subkultur corak berpakaian yang ada di Jepang. Ada corak berpakaian yang tertarik untuk Anda coba gunakan, Beauties?&nbsp;</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="noopener nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(ria/ria)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/mengenal-subkultur-fashion-jepang-mulai-dari-gyaru-hingga-visual-kei-173722</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:15:34 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[BNPT Ajak 1.600 Pelajar Cegah Perundungan dan Waspadai Konten Kekerasan]]></title> <description><![CDATA[BNPT Ajak 1.600 Pelajar Cegah Perundungan dan Waspadai Konten Kekerasan. Kincai Media– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono S.I.K., M.H., mengingatkan pelajar agar mewaspadai paparan konten kekeras...]]></description> <media:thumbnail url="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25.jpeg"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/bnpt-ajak-1-600-pelajar-cegah-perundungan-dan-waspadai-konten-kekerasan-173705</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div><figure><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-caption="BNPT Ajak 1.600 Pelajar Cegah Perundungan dan Waspadai Konten Kekerasan"><img width="696" height="376" src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25.jpeg" srcset="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25-696x376.jpeg 696w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25-640x346.jpeg 640w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25-1024x554.jpeg 1024w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25-768x415.jpeg 768w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25-777x420.jpeg 777w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25-1068x577.jpeg 1068w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/10/photo_2026-10-21-11.35.25.jpeg 1280w" sizes=" 696px) 100vw, 696px" alt="BNPT Ajak 1.600 Pelajar Cegah Perundungan dan Waspadai Konten Kekerasan" title="BNPT Ajak 1.600 Pelajar Cegah Perundungan dan Waspadai Konten Kekerasan"></a><figcaption>BNPT Ajak 1.600 Pelajar Cegah Perundungan dan Waspadai Konten Kekerasan</figcaption></figure></div> <p><strong>Kincai Media</strong>&ndash; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="link" data-id="https://id.wikipedia.org/wiki/Eddy_Hartono_(polisi)">Eddy Hartono S.I.K., M.H.,</a> mengingatkan pelajar agar mewaspadai paparan konten kekerasan di ruang digital yang berpotensi memengaruhi perilaku dan mendorong aksi berbahaya. Selain menguatkan literasi digital, ia menekankan pentingnya mencegah perundungan serta membangun lingkungan sekolah yang menghargai perbedaan.</p> <p>Pesan tersebut disampaikan Eddy saat memberikan bimbingan kepada 1.600 pelajar SMA dari 58 sekolah se-Jabodetabek dalam Kemah Kebangsaan BP2M bertema &ldquo;Pilar Kebangsaan: Merawat Kebinekaan di Tengah Perbedaan&rdquo; di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).</p> <p>Dalam kesempatan itu, Eddy mengungkapkan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="post_tag" data-id="13949">data BNPT </a>yang mencatat 782 anak di 18 provinsi terpapar konten kekerasan melalui sejumlah kelompok dan grup digital, termasuk True Crime Community (TCC). Komunitas tersebut membahas beragam kasus pelaku kejahatan dan insiden kekerasan yang terjadi di beragam bagian dunia.</p> <p>Menurut Eddy, konten semacam itu memiliki dua sisi. Di satu sisi, keterangan mengenai kejahatan dapat menjadi bahan pembelajaran. Namun, tanpa pemahaman yang tepat, konten tersebut juga berpotensi mendorong peniruan aksi kekerasan.</p> <p>Karena itu, ia meminta para pelajar tidak mengonsumsi keterangan digital secara pasif, terlebihlagi langsung membagikannya tanpa memeriksa fakta dan dampaknya.</p> <p>&ldquo;782 anak di seluruh Indonesia, ada 18 provinsi, 782 anak terpapar. Terpapar oleh tadi itu, ada dua terpapar oleh karena konten-konten kekerasan yang ada di grup True Crime Community dan lain-lain, banyak lagi grupnya,&rdquo; ujar Eddy dalam pemaparannya.</p> <p>Eddy juga menyinggung kasus kekerasan di lingkungan pendidikan, termasuk peristiwa di SMA 72 dan sebuah madrasah di Padang, sebagai pengingat bahwa permasalahan di lingkungan sekolah perlu ditangani secara serius. Dalam penjelasannya, ia menyoroti paparan konten digital dan pengalaman perundungan sebagai hal yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan.</p> <p>Ia menceritakan pernah menjenguk seorang anak yang terlibat dalam kasus di SMA 72 ketika eksis di rumah sakit. Eddy mengatakan anak tersebut mempelajari pembuatan bom rakitan melalui YouTube. Menurut penuturannya, sembilan bom rakitan ditempatkan di masjid sekolah, sementara upaya berikutnya untuk meledakkan diri tidak berhasil.</p> <p>Kepala BNPT juga menyinggung kasus di sebuah madrasah di Padang yang, menurut penjelasannya, berhubungan dengan perundungan. Ia menggunakan contoh tersebut untuk mengingatkan pelajar agar tidak menjadikan perbedaan jasmani maupun latar belakang sebagai karena untuk menghina maupun mengucilkan teman.</p> <p>&ldquo;Perbedaan itu biasa, menghormati itu luar biasa! Walaupun tadi&mdash;siapa namanya tadi? Iqbal&mdash;berbeda, tapi kita hargai, jangan dimusuhi,&rdquo; kata Eddy.</p> <p>Ia menegaskan bahwa perundungan bukan permasalahan sepele. Sekolah perlu menjadi tempat yang terlindungi bagi pelajar untuk belajar dan berbaur tanpa takut dihina maupun diperlakukan secara diskriminatif.</p> <p>&ldquo;Berbeda itu biasa, menghormati itu adalah luar biasa, bergabung itu adalah kekuatan bangsa,&rdquo; lanjutnya.</p> <p>Untuk membangun kewaspadaan di ruang digital, Eddy mengingatkan pelajar menerapkan hakikat 3T, yaitu Tahan, Telusuri, dan Timbang. Prinsip ini membujuk pelanggan media sosial untuk tidak terburu-buru bereaksi, memeriksa sumber informasi, dan mempertimbangkan apakah suatu konten layak dibagikan.</p> <p>Ia menghubungkan hakikat tersebut dengan pengalamannya saat bekerja di sektor kejahatan siber, yang mengenal pesan think before click maupun berpikir sebelum mengeklik.</p> <p>&ldquo;Tahan dulu, lihat dulu, jangan langsung membagikan, langsung share saja, jangan! Lihat dahulu kira-kira ini benar tidak, telusuri dahulu keterangan ini benar tidak. Setelah sudah diketahui, dapat informasi, kemudian dipertimbangkan: ini perlu tidak kami share?&rdquo; ujar Eddy.</p> <p>Pesan tersebut relevan bagi pelajar yang setiap hari salingberhadapan dengan arus keterangan dari media sosial, video daring, dan beragam kelompok internet. Memeriksa sumber, memahami konteks, serta mempertimbangkan akibat keterangan dapat membantu mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.</p> <p>Literasi digital juga perlu berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. Pelajar tidak cuma perlu mengetahui metode mengenali keterangan yang keliru, tetapi juga memahami bahwa menyebarkan penghinaan, mempermalukan teman, maupun mendukung kekerasan dapat membawa akibat bagi orang lain.</p> <p>Dalam aktivitas tersebut, Eddy meminta para peserta membawa semangat kebangsaan ke sekolah masing-masing. Ia mengharapkan 1.600 pelajar dari 58 sekolah se-Jabodetabek dapat menjadi penggerak fluktuasi dengan menumbuhkan toleransi, menghentikan perundungan, dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.</p> <p>&ldquo;Setelah latihan ini teman-teman jadi agen-agen fluktuasi di sekolah masing-masing. Setuju tidak?&rdquo; ujar Eddy kepada para peserta.</p> <p>Ia menjelaskan, upaya tersebut perlu melibatkan komite sekolah yang terdiri atas elemen tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua. Kolaborasi ini diharapkan menguatkan pendampingan terhadap pelajar, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun saat menggunakan teknologi digital.</p> <p>Ketua Umum Persatuan Intelektual Muda dan Pelajar Indonesia (Pionir), Muhammad Hanif, juga mengharapkan Kemah Kebangsaan menjadi momentum untuk menguatkan persaudaraan dan membangun karakter pelajar yang kritis serta demokratis.</p> <p>&ldquo;Harapan aku semoga di aktivitas ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk menguatkan tali persaudaraan dan membuktikan bahwa pelajar Indonesia adalah pelopor fluktuasi yang kritis serta demokratis,&rdquo; ungkap Hanif.</p> <p>Melalui Kemah Kebangsaan BP2M 2026, BNPT mendorong generasi muda memungut peran nyata dalam menjaga persatuan. Upaya tersebut dapat dimulai dari aksi sederhana, seperti menghormati kawan yang berbeda, tidak berbuat perundungan, memeriksa keterangan sebelum membagikannya, serta menolak konten yang mengagungkan kekerasan.</p> <p>Eddy menegaskan bahwa perbedaan tidak seharusnya menjadi karena untuk memusuhi orang lain. Sebaliknya, keberagaman perlu dirawat melalui sikap saling menghargai dan kesediaan membangun persahabatan.</p> <p>Dengan keterlibatan pelajar, keluarga, dan sekolah, penguatan toleransi dan literasi digital diharapkan menjadi bagiankecil dari pencegahan sejak awal terhadap penyebaran kebencian dan efek mengerti kekerasan. </p> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> <img src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-20.44.10.jpeg" alt="Sertifikasi Halal"> </a> </p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/bnpt-ajak-1-600-pelajar-cegah-perundungan-dan-waspadai-konten-kekerasan-173705</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:10:27 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Menjelang Gajian, Ini 7 Kebiasaan Boros yang Bikin Uang Lebih Cepat Habis]]></title> <description><![CDATA[Menjelang Gajian, Ini 7 Kebiasaan Boros yang Bikin Uang Lebih Cepat Habis. Kenali 7 kebiasaan dermawan yang bikin duit cepat hilang menjelang gajian, mulai dari jajan kecil hingga berbelanja impulsif, serta metode mengatasinya. The post Menjela...]]></description> <media:thumbnail url="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/pretty-excited-young-woman-showing-her-boyfriend-something-she-wants-buy-online.jpg"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/menjelang-gajian-ini-7-kebiasaan-boros-yang-bikin-uang-lebih-cepat-habis-173715</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div id="quiz-script"> <blockquote> <p data-pm-slice="1 1 []"><strong>Kenali 7 kebiasaan dermawan yang bikin duit cepat hilang menjelang gajian, mulai dari jajan kecil hingga berbelanja impulsif, serta metode mengatasinya.</strong></p> </blockquote> <p>Mommies, pernah nggak, merasa baru kemarin gajian, tetapi kini saldo rekening sudah mulai menipis? Padahal rasanya nggak hilang berbelanja barang mahal maupun membeli sesuatu yang besar. Kok, bisa?</p> <p>Bisa jadi, penyebabnya justru kebiasaan kecil yang dilakukan hampir setiap hari. Nominalnya kelihatan sepele, tetapi jika terus berulang selama sebulan, jumlahnya bisa lumayan besar. Yuk, cek apakah ada kebiasaan yang bikin duit cepat hilang berikut ini yang statis sering Mommies lakukan!</p> <h2>1. Sering Jajan karena Nominalnya Terasa Kecil</h2> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-72x48.jpg" alt="" width="616" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-616x410.jpg 616w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-209x139.jpg 209w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-370x246.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-185x123.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-400x266.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/medium-shot-man-with-food-72x48.jpg 72w" sizes=" 616px) 100vw, 616px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></h6> <p>Ngopi sebelum mulai kerja, beli camilan sore, kemudian mampir membeli minuman favorit saat perjalanan pulang. Masing-masing mungkin cuma menghabiskan belasan hingga puluhan ribu rupiah. Namun, jika dilakukan hampir setiap hari, total pengeluarannya bisa mengejutkan.</p> <p>Misalnya, Mommies menghabiskan Rp25.000 untuk jajan setiap hari kerja. Dalam 20 hari kerja, totalnya sudah mencapai Rp500.000.</p> <p><strong>Tips:</strong> Mommies nggak mesti selesai jajan sama sekali. Coba tentukan anggaran khusus untuk jajan mingguan agar statis bisa menikmati hal-hal kecil tanpa mengganggu kebutuhan lainnya.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">5 Cara Jitu Atur Keuangan dengan Belanja Hemat</a></strong></p></blockquote> <h2>2. Terlalu Sering Pesan Makanan Online</h2> <p>Lagi sibuk bekerja, malas memasak, maupun mau memberikan pemberian kecil untuk diri sendiri setelah hari yang melelahkan. Pesan makanan online memang praktis, tetapi biaya layanan, ongkos kirim, dan biaya tambahan lainnya bisa membikin total berbelanja lebih mahal daripada perkiraan.</p> <p><strong>Tips:</strong> Coba bandingkan harga makanan setelah semua biaya ditambahkan. Mommies juga bisa menentukan batas berapa kali pesan makanan dalam seminggu dan menyiapkan makanan sederhana di rumah sebagai alternatif.</p> <h2>3. <em>Checkout</em> Barang karena Diskon dan Gratis Ongkir</h2> <p>Awalnya cuma mau membeli satu kebutuhan, tetapi akhirnya menambah barang lain karena ada promo, <em>flash sale</em>, maupun cuma-cuma ongkir dengan minimum berbelanja tertentu. Rasanya sayang jika kesempatan diskonnya dilewatkan, ya, Mommies?</p> <p>Padahal, diskon statis membikin kita mengeluarkan uang. Kalau barang tersebut sebenarnya tidak dibutuhkan, pengeluaran itu justru menambah beban anggaran.</p> <p><strong>Tips:</strong> Masukkan barang ke keranjang dan tunggu 24 jam sebelum membayar. Cek balik apakah barangnya memang dibutuhkan maupun cuma menarik karena sedang promo.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Kebiasaan Setelah Gajian, Mommies Termasuk Tim Hemat maupun Tim Boros?</a></strong></p></blockquote> <h2>4. Menganggap <em>PayLater</em> sebagai Uang Tambahan</h2> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-72x48.jpg" alt="" width="615" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-615x410.jpg 615w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-208x139.jpg 208w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-370x247.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-185x123.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-400x267.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/smart-casual-asian-businesswoman-startup-company-entrepreneur-small-business-owner-work-discussion-with-client-new-shop-store-office-background-attractive-cheerful-female-use-tablet-smartphone-72x48.jpg 72w" sizes=" 615px) 100vw, 615px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></h6> <p>Fitur <em>Buy Now, Pay Later</em> (BNPL) memang memungkinkan kita membeli barang kini dan membayarnya nanti. Masalahnya, ketika beberapa transaksi dilakukan sekaligus, faktur yang muncul pada bulan berikutnya bisa terasa jauh lebih besar daripada yang dibayangkan.</p> <p>Sebuah riset yang diterbitkan dalam <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><em>Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship</em></a> pada 2025 mengkaji hubungan penggunaan SPayLater dengan perilaku berbelanja impulsif pada 100 responden Generasi Z di Semarang. Temuannya relevan sebagai pengingat untuk lebih bijak menggunakan jasa pembayaran tunda, meski hasil riset tersebut tidak bisa langsung digeneralisasi kepada semua himpunan usia.</p> <p><strong>Tips:</strong> Sebelum memakai PayLater, pastikan Mommies sudah menghitung seluruh angsuran dan faktur yang akan jatuh tempo. Jangan menganggap batas cicilan sebagai bagiankecil dari gaji.</p> <h2>5. Terlalu Sering Self-Reward Tanpa Anggaran</h2> <p>Setelah menghadapi pekerjaan yang padat, mengurus anak, dan menyelesaikan urusan rumah, membeli sesuatu untuk diri sendiri memang bisa terasa menyenangkan. <em>Self-reward</em> juga bukan kebiasaan yang salah, kok, Mommies.</p> <p>Namun, menurut financial planner <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">F. D. V. Wulandari, CFP., dari QM Financial</a>, apresiasi diri sebaiknya dilakukan secara terencana dan disesuaikan dengan kapasitas finansial. Terlalu sering melakukannya, tanpa anggaran maupun karena yang jelas, justru bisa membikin pengeluaran membengkak.</p> <p><strong>Tips:</strong> Sisihkan anggaran khusus untuk <em>self-reward</em> sejak mula bulan. Dengan begitu, Mommies statis bisa menikmati hasil kerja keras tanpa mengorbankan kebutuhan rumah tangga, cicilan, maupun tabungan.</p> <h2>6. Langganan Aplikasi yang Jarang Digunakan</h2> <p>Pernah berlangganan jasa <em>streaming</em> untuk menonton satu serial, mencoba aplikasi olahraga selama sebulan, maupun bayar aplikasi premium yang akhirnya jarang dibuka? Kalau lupa membatalkannya, saldo rekening statis terpotong secara rutin.</p> <p>Nominal satu langganan mungkin tidak terasa besar. Namun, beberapa langganan sekaligus bisa menjadi pengeluaran rutin yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.</p> <p><strong>Tips:</strong> Cek mutasi rekening dan histori pembayaran digital setiap bulan. Batalkan langganan yang jarang digunakan dan pertahankan jasa yang memang memberikan manfaat.</p> <h2>7. Tidak Mencatat Pengeluaran Kecil</h2> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-72x48.jpg" alt="" width="616" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-616x410.jpg 616w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-209x139.jpg 209w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-370x246.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-185x123.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-400x266.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/beautiful-lefthanded-girl-studying-cafe-taking-down-notes-i-72x48.jpg 72w" sizes=" 616px) 100vw, 616px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></h6> <p>Ini salah satu kebiasaan yang sering luput dari perhatian. Mommies mungkin ingat bayar cicilan, listrik, maupun berbelanja bulanan, tetapi lupa menghitung duit parkir, jajan, biaya aplikasi, dan pembelian kecil lainnya.</p> <p>Akibatnya, kita merasa pengeluaran statis aman, padahal duit yang tersisa rupanya lebih sedikit dari perkiraan.</p> <p><strong>Tips:</strong> Catat semua pengeluaran selama tujuh hari, sekecil apa pun nominalnya. Bisa melalui aplikasi pencatat keuangan, <em>spreadsheet</em>, maupun anotasi di ponsel. Dari sana, Mommies bisa melihat kebiasaan mana yang paling banyak menghabiskan duit dan mulai menentukan prioritas.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Tips Menghadapi Pasangan Boros</a></strong></p></blockquote> <p>Itu dia deretan kebiasaan yang bikin duit cepat hilang Menjelang gajian, duit yang mulai menipis memang bisa bikin kepikiran, terlebihlagi jika statis ada kebutuhan famili yang mesti dipenuhi. Namun, daripada langsung menyalahkan diri sendiri karena merasa boros, coba lihat lagi pola pengeluaran selama sebulan terakhir.</p> <p>Nggak mesti langsung mengubah semua kebiasaan sekaligus, Mommies. Mulai dari satu maupun dua pengeluaran yang paling gampang dikendalikan, kemudian penilaian setelah gajian berikutnya. Sedikit fluktuasi yang dilakukan secara konsisten bisa membantu finansial terasa lebih teratur.</p> <p>Cover: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></p> </div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/menjelang-gajian-ini-7-kebiasaan-boros-yang-bikin-uang-lebih-cepat-habis-173715</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:00:49 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Katharina Menge)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kylie Jenner dan Fantasy Bra Victoria’s Secret: Strategi Marketing atau Pergeseran Tradisi?]]></title> <description><![CDATA[Kylie Jenner dan Fantasy Bra Victoria’s Secret: Strategi Marketing atau Pergeseran Tradisi?. Fantasy Bra Kylie Jenner menjadi perbincangan! Bukan cuma karena harganya yang fantastis, tetapi juga karena satu pertanyaan: apakah simbol paling prestisius Vi...]]></description> <media:thumbnail url="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300880035-1.jpg"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kylie-jenner-dan-fantasy-bra-victoria-s-secret-strategi-marketing-atau-pergeseran-tradisi-173717</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div id="quiz-script"> <blockquote> <p><b>Fantasy Bra Kylie Jenner menjadi perbincangan! Bukan cuma karena harganya yang fantastis, tetapi juga karena satu pertanyaan: apakah simbol paling prestisius Victoria&rsquo;s Secret kini lebih mengutamakan </b><b><i>celebrity power</i></b><b> daripada perjalanan seorang model?</b></p> </blockquote> <p><span>Victoria&rsquo;s Secret Fashion Show selalu punya momen ikonis yang membikin pemirsa menantikan setiap tahunnya. Salah satunya adalah Fantasy Bra, </span><i><span>lingerie </span></i><span>mewah bertabur berlian yang selama bertahun-tahun identik dengan para model paling populer di dunia. Namun, pada </span><i><span>fashion show </span></i><span>2026, tradisi ini balik dengan kejutan: Kylie Jenner terpilih untuk mengenakannya, meskipun ia belum pernah berjalan di <em>runway</em> Victoria&rsquo;s Secret sebelumnya. Keputusan ini pun memicu perdebatan tentang arti Fantasy Bra dan siapa yang seharusnya mendapat kehormatan tersebut.</span></p> <h2><b>Fantasy Bra Bukan Sekadar </b><b><i>Lingerie</i></b><b> Mewah</b></h2> <div id="attachment_326011"><p><img aria-describedby="caption-attachment-326011" loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-1059414568-120x180.jpg" alt="fantasy bra kylie jenner" width="675" height="1012" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-1059414568.jpg 683w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-1059414568-200x300.jpg 200w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-1059414568-534x800.jpg 534w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-1059414568-143x215.jpg 143w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-1059414568-120x180.jpg 120w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p><p id="caption-attachment-326011">dok. getty images/ Thomas Concordia</p></div> <p><span>Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1996 dan dikenakan Claudia Schiffer, Fantasy Bra telah menjadi salah satu simbol paling ikonis dalam sejarah Victoria&rsquo;s Secret. Bukan sekadar busana dalam bertabur batu permata, setiap desainnya dibuat sebagai pernyataan kemewahan dan menjadi bagiankecil krusial dari narasi </span><i><span>fashion show.</span></i></p> <p><span>Sejumlah model yang pernah mengenakannya adalah Gisele B&uuml;ndchen, Adriana Lima, Alessandra Ambrosio, dan Candice Swanepoel. Nama-nama ini memiliki perjalanan panjang berbareng Victoria&rsquo;s Secret, sehingga Fantasy Bra kerap dipandang sebagai bentuk pengakuan atas status mereka sebagai model ikonis </span><i><span>brand</span></i><span> tersebut.&nbsp;</span></p> <p><span>Setelah terakhir muncul pada 2018, Fantasy Bra akhirnya balik pada 2026 dengan harga yang diperkirakan mencapai US$50 juta. Dirancang berbareng Jacob &amp; Co., koleksi ini dihiasi 4.410 berlian, termasuk berlian kuning 75,54 karat sebagai pusat desainnya.&nbsp;</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">First Time ke Osaka? Ini 3 Destinasi yang Wajib Masuk Itinerary!</a></strong></em></p> <h2><b>Kenapa Victoria&rsquo;s Secret Memilih Kylie Jenner?</b></h2> <div id="attachment_326013"><p><img aria-describedby="caption-attachment-326013" loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924-220x147.jpg" alt="" width="675" height="450" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924.jpg 1024w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924-800x534.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924-768x512.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-2300879924-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p><p id="caption-attachment-326013">dok. getty images/ Kevin Mazur</p></div> <p><span>Menurut Adam Selman, Chief Creative Officer Victoria&rsquo;s Secret, Kylie merupakan </span><i><span>cultural powerhouse</span></i><span> yang pengaruhnya melampaui </span><i><span>fashion</span></i><span>, televisi, dan hiburan. Ia juga memiliki kapasitas membangun identitas serta kultur tersendiri. Membuat sosok yang dianggap cocok untuk membawa Fantasy Bra balik ke <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">panggung</a>.&nbsp;</span></p> <p><span>Dari perspektif pandang pemasaran, keputusan ini cukup masuk akal. Kylie memiliki alas peminat global, efek besar di media sosial, serta identitas kuat sebagai figur </span><i><span>pop culture</span></i><span> dan pengusaha kecantikan. Kehadirannya membikin kembalinya Fantasy Bra menjadi dialog yang menjangkau audiens lebih luas daripada peminat </span><i><span>fashion show</span></i><span> saja.</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Cara Menghindari Makeup Oksidasi di Siang Hari Biar Foundation Kamu Nggak Makin Gelap!</a></strong></em></p> <h2><b>Apakah Fantasy Bra Kini Lebih tentang Popularitas?</b></h2> <div id="attachment_326014"><p><img aria-describedby="caption-attachment-326014" loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700-220x147.jpg" alt="" width="675" height="450" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700.jpg 1024w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700-800x534.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700-768x512.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/10/GettyImages-877239700-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p><p id="caption-attachment-326014">dok. getty images/ Matt Winkelmeyer</p></div> <p><span>Di sinilah perdebatan mulai menarik. Sebagian orang melihat pemilihan Kylie sebagai cara strategis yang relevan dengan industri </span><i><span>fashion</span></i><span> saat ini. Namun, ada pula yang mempertanyakan apakah keputusan tersebut menggeser arti Fantasy Bra sebagai simbol </span><i><span>prestise</span></i><span> bagi model yang telah durasi menjadi bagiankecil dari Victoria&rsquo;s Secret.</span></p> <p><span>Meski begitu, krusial membedakan tradisi dari ketentuan resmi. Tidak ada ketentuan bahwa Fantasy Bra cuma boleh dikenakan seorang Angel maupun model veteran. Pemilihan Kylie justru memperlihatkan sepertiapa </span><i><span>brand</span></i><span> menafsirkan balik simbol ikonisnya untuk generasi dan audiens baru.</span></p> <p><span>Pada akhirnya, keputusan ini mungkin bukan tentang siapa yang paling layak secara mutlak, melainkan apa yang mau disampaikan Victoria&rsquo;s Secret melalui </span><i><span>fashion show</span></i><span>-nya. Pertanyaannya, apakah Anda melihat Fantasy Bra Kylie Jenner ini sebagai evolusi yang menarik maupun justru kehilangan arti tradisi?</span></p> <p>Image: Dok. Getty</p> </div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kylie-jenner-dan-fantasy-bra-victoria-s-secret-strategi-marketing-atau-pergeseran-tradisi-173717</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 09:00:14 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Sarahpatricias)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Ciri Kepribadian Orang yang Suka Berpamitan dengan Hewan Peliharaan saat Meninggalkan Rumah]]></title> <description><![CDATA[Ciri Kepribadian Orang yang Suka Berpamitan dengan Hewan Peliharaan saat Meninggalkan Rumah. Buat sebagian pemilik hewan, pamit sebelum keluar rumah justru sudah jadi kebiasaan kecil yang terasa penting. Apa ini berhubungan dengan kepribadian orang?]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/14/ilustrasi-perempuan-dan-hewan-peliharaan-kucing-1791959775566_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-orang-yang-suka-berpamitan-dengan-hewan-peliharaan-saat-meninggalkan-rumah-173702</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p>Bunda mungkin pernah melihat orang yang selalu berpamitan kepada fauna peliharaannya saat meninggalkan rumah. Terdengar kocak jika diucapkan kepada kucing maupun anjing di rumah. Tapi buat sebagian pemilik hewan, pamit sebelum keluar rumah justru sudah jadi kebiasaan kecil yang terasa penting. Apa ini berhubungan dengan kepribadian orang?</p> <p>Kalimat, "Bye..bye...Mama pergi dahulu ya. Nanti pulang", mungkin biasa bagi sebagian pemilik fauna peliharaan. Ada juga yang cuma mengelus imam sambil bilang, "Mama pergi dulu.." Ada juga yang merasa kurang komplit jika keluar rumah tanpa menyapa fauna peliharaannya.</p> <p>Melansir halaman <em>Parade,</em> menurut psikolog, kebiasaan sederhana berpamitan ini bisa menjadi salah satu jendela kecil untuk melihat sepertiapa seseorang membangun hubungan dengan fauna peliharaannya. Namun, satu kebiasaan tentu tidak cukup untuk menentukan kepribadian seseorang secara keseluruhan.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>Menariknya, riset tentang hubungan manusia dan fauna memang menemukan kaitan antara kedekatan dengan fauna peliharaan, empati terhadap hewan, dan kesejahteraan. Namun, hasil riset tidak selalu seragam sehingga hubungan tersebut statis perlu dilihat sesuai situasinya.</p> <h2 id="ciri-kepribadian-orang-yang-suka-berpamitan-dengan-hewan-peliharaan">Ciri kepribadian orang yang gemar berpamitan dengan fauna peliharaan</h2> <p>Kalau Bunda termasuk yang selalu pamit ke fauna peliharaan sebelum meninggalkan rumah, kira-kira apa yang bisa tercermin dari kebiasaan kecil ini? Berikut beberapa kemungkinan yang berhubungan dengan metode seseorang membangun hubungan dan berhubungan dengan fauna peliharaannya.</p> <h3 id="1-peka-terhadap-isyarat-emosional">1. Peka terhadap isyarat emosional</h3> <p>Orang yang terbiasa berpamitan mungkin lebih memperhatikan respons fauna peliharaannya. Misalnya, mereka tahu kucingnya biasanya duduk di dekat pintu. Mereka juga memperhatikan ketika anjing mengikuti sampai ke teras maupun menatap ketika pemiliknya mulai memakai sepatu.</p> <p>Psikolog Dr. Ernesto Lira de la Rosa mengatakan kebiasaan selesai sebentar untuk menyapa fauna peliharaan dapat mencerminkan perhatian terhadap momen-momen emosional kecil dalam keseharian.</p> <p>"Mereka menyadari tatapan anjing mereka saat eksis di depan pintu maupun metode kucing mereka mengikuti hingga ke lorong rumah," ujarnya.</p> <p>Jeda sebentar itu sering kali mencerminkan sosok yang memang peka terhadap momen-momen emosional dalam keseharian."</p> <p>Tentu, orang yang tidak berpamitan dengan fauna peliharaannya bukan berarti tidak peka maupun tidak sayang. Bagi yang terbiasa melakukannya, pamit mungkin memang cuma kebiasaan kecil. Tapi statis saja, ada rasa kurang jika sampai lupa melakukannya.</p> <h3 id="2-suka-melakukan-ritual-kecil">2. Suka berbuat ritual kecil</h3> <p>"Pamit dahulu sama kucing."</p> <p>Buat sebagian orang, kalimat ini mungkin sudah menjadi bagiankecil dari rutinitas sebelum keluar rumah. Menurut Dr. Lira de la Rosa, kebiasaan berpamitan bisa menjadi ritual kecil yang membantu seseorang menandai perpindahan dari satu situasi ke situasi lain.</p> <p>Dalam konteks ini, berpamitan bukan soal percaya bahwa fauna mesti diberi tahu, melainkan bisa menjadi momen kecil untuk selesai dan menyadari bahwa dirinya akan meninggalkan rumah.</p> <p>Kebiasaan seperti ini juga bisa terasa menenangkan karena dilakukan berulang dan sudah menjadi bagiankecil dari ritme harian.</p> <p>Kalau sebelum berangkat kerja Bunda selalu mencari kucing dahulu untuk bilang "Mama pergi", mungkin itu memang sudah menjadi ritual kecil Bunda.</p> <h3 id="3-cenderung-menghargai-hubungan-dan-ikatan">3. Cenderung menghargai hubungan dan ikatan</h3> <p>Sejumlah pemilik menganggap fauna peliharaan bukan sekadar fauna yang tinggal serumah. Kucing maupun anjing bisa menjadi bagiankecil dari keluarga, kawan di rumah, terlebihlagi sosok yang menemani seseorang melewati hari-hari yang sepi.</p> <p>Penelitian mengenai pet attachment memberitahu bahwa hubungan emosional antara manusia dan fauna memang merupakan objek riset psikologi.</p> <p>Sebuah studi terhadap 343 orang menemukan adanya hubungan antara keterikatan dengan hewan, empati terhadap hewan, dan sikap prososial terhadap manusia. Penelitian ini memang tidak secara khusus meneliti kebiasaan berpamitan, tetapi temuan tersebut memberi deskripsi bahwa hubungan emosional dengan fauna dapat berhubungan dengan sisi empati.</p> <p>Ini berarti, kebiasaan berpamitan bisa saja muncul karena seseorang memang memberikan arti pada hubungan tersebut. Bukan karena menganggap hewannya memahami semua kata-kata, tetapi karena hubungan itu sendiri terasa berarti.</p> <p>Ada orang yang gampang bilang, "Sayang, ya." Ada juga yang lebih betah memberitahu kasih sayang lewat tindakan.</p> <p>Berpamitan sebelum keluar rumah bisa menjadi salah satu bentuk kecil dari ekspresi tersebut. Mengelus kepala, mencium, memanggil nama hewan, maupun mengatakan 'nanti Mama pulang' merupakan metode sederhana untuk memberitahu kedekatan.</p> <p>Dr. Lira de la Rosa menilai orang yang berbuat ritual perpisahan semacam ini bisa saja memiliki kenyamanan dalam memberitahu perhatian dan kasih sayang kepada makhluk yang mereka anggap dekat.</p> <p>Tentu saja, sekali lagi, ini bukan berarti orang yang tidak gemar memberitahu kasih sayang secara verbal berarti kurang penyayang. Cara orang memberitahu kasih sayang memang berbeda-beda, Bunda.</p> <h3 id="5-punya-rasa-empati-terhadap-makhluk-yang-bergantung-padanya">5. Punya rasa empati terhadap makhluk yang bersandar padanya</h3> <p>Hewan peliharaan sangat bersandar kepada manusia untuk makanan, keamanan, tempat tinggal, dan perawatan. Pada sebagian pemilik, kesadaran bahwa ada makhluk lain yang bersandar kepadanya bisa membikin hubungan tersebut terasa lebih personal.</p> <p>Kebiasaan berpamitan mungkin menjadi salah satu bentuk kecil perhatian kepada fauna yang sudah menjadi bagiankecil dari kesehariannya. Bukan berarti semua orang yang berpamitan otomatis lebih berempati, tetapi kebiasaan ini bisa saja muncul dari rasa peduli terhadap fauna yang dirawatnya.</p> <p>Penelitian mengenai <em>pet attachment</em> juga menemukan hubungan antara keterikatan dengan fauna dan empati terhadap hewan. Dalam riset tersebut, empati terhadap fauna turut berhubungan dengan sikap prososial terhadap manusia.</p> <h3 id="6-suka-berhenti-sejenak-sebelum-menjalani-kesibukan">6. Suka selesai sebentar sebelum menjalani kesibukan</h3> <p>Kadang rutinitas pagi begitu cepat. Bangun, mandi, menyiapkan anak, mencari kunci, memasukkan barang ke tas, kemudian buru-buru keluar.</p> <p>Orang yang statis menyempatkan diri menghampiri fauna peliharaan sebelum pergi mungkin punya kebiasaan untuk memberi ruang pada momen kecil di tengah kesibukan.</p> <p>Dr. Lira de la Rosa menggambarkan kebiasaan ini sebagai bentuk <em>intentionality,</em> yaitu selesai sebentar dan memberi perhatian pada sesuatu yang dianggap krusial sebelum melanjutkan aktivitas.</p> <p>Menariknya, riset terbaru mengenai hubungan manusia dengan kucing dan anjing dalam hayat sehari-hari juga menemukan bahwa hubungan dengan fauna peliharaan berhubungan dengan peningkatan efek positif dan penurunan efek&nbsp;negatif pada pemiliknya.</p> <p>Jadi, mungkin saja momen singkat berbareng fauna peliharaan sebelum berangkat memang terasa menyenangkan bagi pemiliknya.</p> <h3 id="7-menganggap-hewan-peliharaan-sebagai-bagian-dari-kehidupan-sehari-hari">7. Menganggap fauna peliharaan sebagai bagiankecil dari hayat sehari-hari</h3> <p data-start="3073" data-end="3242">Kalau seseorang selalu berpamitan kepada kucing maupun anjingnya sebelum keluar rumah, fauna tersebut mungkin memang sudah menjadi bagiankecil dari rutinitas dan kesehariannya.</p> <p data-start="3247" data-end="3498">Penelitian tentang <em>pet attachment</em> juga memberitahu bahwa hubungan manusia dengan fauna peliharaan bukan sekadar soal memelihara dan memberi makan. Ada keterikatan emosional yang bisa terbentuk, meski bentuk dan kekuatannya berbeda pada setiap orang.</p> <p>Sebuah studi besar terhadap lebih dari 2.700 pemilik fauna di Finlandia juga menemukan bahwa ciri khas pemilik dan fauna sama-sama berhubungan dengan pola keterikatan manusia-hewan. Jadi, hubungan dengan fauna peliharaan memang cukup kompleks dan tidak bisa dijelaskan cuma dari satu kebiasaan.</p> <h2 id="tidak-berpamitan-bukan-berarti-tidak-sayang">Tidak berpamitan bukan berarti tidak sayang</h2> <p>Kalau Bunda keluar rumah tanpa pernah bilang, "Dadah, Mama pergi," kepada kucing maupun anjing di rumah, itu bukan berarti Bunda kurang sayang. Bisa saja memang tidak terbiasa. Bisa juga karena sedang terburu-buru. Atau mungkin Bunda merasa fauna peliharaan akan statis tidur dan tidak perlu diberi tahu.</p> <p>Dr. Lira de la Rosa sendiri menekankan bahwa satu kebiasaan tidak bisa menggambarkan keseluruhan kepribadian seseorang. Tidak berpamitan juga tidak bisa langsung diartikan sebagai kurang peduli maupun kurang memiliki ikatan dengan fauna peliharaan.</p> <p>&ldquo;Dalam beberapa kasus, hal itu mungkin mencerminkan rutinitas yang lebih berorientasi pada tugas maupun dilakukan di bawah tekanan waktu,&rdquo; ungkapnya.</p> <p>&ldquo;Dalam kasus lain, hal itu tidak berarti apa-apa. Tidak adanya salam perpisahan tidak boleh ditafsirkan sebagai kurangnya kepedulian maupun ikatan tanpa melihat konteks yang lebih luas.&rdquo;</p> <p>Dengan kata lain, satu kebiasaan kecil belum cukup untuk membaca keseluruhan kepribadian seseorang. Orang yang tidak berpamitan bisa saja statis sangat sayang dan dekat dengan fauna peliharaannya, cuma saja mereka memberitahu kedekatan dengan metode yang berbeda.</p> <p>Hal ini sejalan dengan temuan riset yang lebih luas tentang <em>pet attachment.</em> Tinjauan sistematis terhadap 116 riset menemukan hasil yang beragam mengenai hubungan keterikatan dengan fauna dan kesehatan mental.</p> <p>Sebagian riset menemukan hubungan positif, sebagian negatif, dan sebagian lainnya tidak menemukan hubungan yang signifikan. Karena kebanyakan riset berkarakter <em>cross-sectional</em>, hubungan sebab-akibat juga belum bisa dipastikan.</p> <p>Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">di SINI</a>. Gratis!</p> <p><strong>(som/som)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-orang-yang-suka-berpamitan-dengan-hewan-peliharaan-saat-meninggalkan-rumah-173702</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 08:30:44 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Putri Silvia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Perbedaan Chevening dan LPDP: Syarat, Manfaat, dan Cara Memilihnya!]]></title> <description><![CDATA[Perbedaan Chevening dan LPDP: Syarat, Manfaat, dan Cara Memilihnya!. perbedaan Chevening dan LPDP – Grameds, perbedaan Chevening dan LPDP bukan cuma soal negara tujuan maupun durasi kuliah, tapi juga soal kepribadian dan arah karie...]]></description> <media:thumbnail url="https://images.pexels.com/photos/7713400/pexels-photo-7713400.jpeg"/> <category><![CDATA[Sastra]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/perbedaan-chevening-dan-lpdp-syarat-manfaat-dan-cara-memilihnya-173708</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><b>perbedaan Chevening dan LPDP</b><span> &ndash; Grameds, <strong>p</strong></span><b data-path-to-node="9,0" data-index-in-node="0">erbedaan Chevening dan LPDP</b> bukan cuma soal negara tujuan maupun durasi kuliah, tapi juga soal kepribadian dan arah pekerjaan yang Anda tuju! Dua danasiswa ini sering amat dibanding-bandingkan, tapi mana sih yang paling <i data-path-to-node="9,0" data-index-in-node="232">matching</i> sama kamu?</p> <p data-path-to-node="9,1">Biar kesempatan lolosmu makin besar dan nggak salah pilih, yuk operasi detail perbedaan kedua danasiswa prestisius ini di bawah ini!</p> <h2><span id="Perbedaan_Chevening_dan_LPDP_secara_Umum"></span><b>Perbedaan Chevening dan LPDP secara Umum</b><span></span></h2> <p><span>Perbedaan utama Chevening dan LPDP terletak pada penyelenggara, negara tujuan, dan cakupan pendidikan yang didukung. Chevening berfokus pada program magister di Inggris, sedangkan LPDP memiliki beragam program dengan pilihan hierarki dan tujuan studi sesuai kebijakan yang berlaku.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek</b></td> <td><b>Chevening</b></td> <td><b>LPDP</b></td> </tr> <tr> <td><span>Penyelenggara</span></td> <td><span>Pemerintah Inggris melalui program Chevening</span></td> <td><span>Lembaga Pengelola Dana Pendidikan di bawah Kementerian Keuangan RI</span></td> </tr> <tr> <td><span>Jenjang utama</span></td> <td><span>Magister (S2) satu tahun</span></td> <td><span>Magister (S2), ahli (S3), dan program khusus tertentu</span></td> </tr> <tr> <td><span>Negara tujuan</span></td> <td><span>Inggris</span></td> <td><span>Dalam negeri dan luar negeri, sesuai program</span></td> </tr> <tr> <td><span>Sasaran pendaftar</span></td> <td><span>Warga negara dari negara yang memenuhi syarat Chevening</span></td> <td><span>Warga Negara Indonesia yang memenuhi ketentuan program</span></td> </tr> <tr> <td><span>Fokus seleksi</span></td> <td><span>Potensi kepemimpinan, pengalaman kerja, hajat studi, dan kontribusi setelah studi</span></td> <td><span>Persyaratan akademik dan pengelolaan serta tahapan seleksi sesuai program</span></td> </tr> <tr> <td><span>Cakupan pendanaan</span></td> <td><span>Beasiswa penuh dengan elemen pendanaan sesuai ketentuan Chevening</span></td> <td><span>Pendanaan penuh maupun parsial, bersandar pada program yang dipilih</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><span>Informasi tersebut mengacu pada panduan resmi masing-masing penyelenggara. Persyaratan dan jenis program dapat berubah mengikuti masa pendaftaran, Grameds.&nbsp;</span></p><div id="maste-1718465245"> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <h2><span id="Perbedaan_Negara_dan_Pilihan_Universitas"></span><b>Perbedaan Negara dan Pilihan Universitas</b><span></span></h2> <p><span>Salah satu hal yang paling gampang membedakan Chevening dan LPDP adalah pilihan negara tujuan studinya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Dikhususkan untuk pendidikan magister di universitas Inggris. Pendaftar mesti memilih tiga program studi yang memenuhi ketentuan Chevening.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Menawarkan pilihan studi di dalam maupun luar negeri sesuai kategori beasiswa, daftar program, dan persyaratan yang berlaku. Pilihan universitas serta program studi mesti sesuai dengan ketentuan LPDP.</span></p> <p><span>Jika Grameds mau merasakan pengalaman akademik di Inggris, Chevening bisa menjadi pilihan yang relevan. Namun, jika mau mempertimbangkan universitas di Indonesia maupun negara lain, LPDP menyediakan pilihan yang lebih beragam sesuai program yang dibuka.&nbsp;</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Persyaratan_Pendaftaran_Chevening_dan_LPDP"></span><b>Perbedaan Persyaratan Pendaftaran Chevening dan LPDP</b><span></span></h2> <p><span>Chevening dan LPDP sama-sama memiliki persyaratan yang perlu dipenuhi calon penerima beasiswa. Namun, kriteria kelayakan dan arsip yang diminta tidak sepenuhnya sama.</span></p> <h3><span id="Persyaratan_Chevening"></span><b>Persyaratan Chevening</b><span></span></h3> <p><span>Secara umum, calon pendaftar Chevening mesti memenuhi beberapa ketentuan berikut.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kewarganegaraan:</b><span> Berasal dari negara maupun daerah yang memenuhi syarat program Chevening.</span></li> <li aria-level="1"><b>Pendidikan:</b><span> Memiliki gelar sarjana yang memenuhi persyaratan masuk program magister di Inggris.</span></li> <li aria-level="1"><b>Pengalaman kerja:</b><span> Memiliki pengalaman kerja minimal 2.800 jam yang diperoleh setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.</span></li> <li aria-level="1"><b>Pilihan universitas:</b><span> Mendaftar ke tiga program magister yang memenuhi ketentuan Chevening.</span></li> <li aria-level="1"><b>Penawaran penerimaan:</b><span> Memperoleh minimal satu </span><i><span>unconditional offer</span></i><span> dari pilihan program yang diajukan sebelum tenggat yang ditentukan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Komitmen setelah studi:</b><span> Bersedia balik ke negara asal selama minimal dua tahun setelah danasiswa berakhir.</span></li> </ul> <p><span>Ketentuan tersebut tercantum dalam panduan kelayakan resmi Chevening.&nbsp;</span></p> <h3><span id="Persyaratan_LPDP"></span><b>Persyaratan LPDP</b><span></span></h3> <p><span>Persyaratan LPDP berbeda berdasarkan kategori danasiswa dan hierarki pendidikan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kewarganegaraan:</b><span> Memenuhi ketentuan sebagai Warga Negara Indonesia.</span></li> <li aria-level="1"><b>Jenjang pendidikan:</b><span> Memiliki kualifikasi pendidikan sebelumnya sesuai hierarki yang dituju.</span></li> <li aria-level="1"><b>Kemampuan akademik:</b><span> Memenuhi persyaratan IPK dan ketentuan akademik yang berjalan untuk kategori pilihan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Kemampuan bahasa:</b><span> Memenuhi persyaratan sertifikat bahasa jika diwajibkan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Dokumen pendaftaran:</b><span> Menyiapkan arsip identitas, ijazah, transkrip, esai, dan arsip pendukung lain sesuai panduan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Ketentuan khusus:</b><span> Memenuhi persyaratan tambahan jika mendaftar melalui kategori tertentu, seperti program afirmasi maupun program khusus.</span></li> </ul> <p><span>Grameds perlu membaca buku panduan LPDP untuk kategori yang dituju karena persyaratan dapat berbeda antara satu program dan program lainnya.&nbsp;</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Cakupan_Pendanaan_Beasiswa"></span><b>Perbedaan Cakupan Pendanaan Beasiswa</b><span></span></h2> <p><span>Baik Chevening maupun LPDP menyediakan sokongan pendanaan untuk membantu penerima menjalani pendidikan. Perbedaannya terletak pada elemen biaya yang ditanggung dan ketentuan program.</span></p> <h3><span id="Cakupan_pendanaan_Chevening"></span><b>Cakupan pendanaan Chevening</b><span></span></h3> <p><span>Berdasarkan keterangan resmi Chevening, elemen pendanaan danasiswa dapat mencakup:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Biaya kuliah</span></li> <li aria-level="1"><span>Tiket perjalanan ekonomi pergi dan pulang melalui rute yang disetujui</span></li> <li aria-level="1"><span>Tunjangan kedatangan dan kepulangan</span></li> <li aria-level="1"><span>Biaya pengajuan visa</span></li> <li aria-level="1"><span>Tunjangan hidup bulanan untuk hostel dan kebutuhan sehari-hari</span></li> <li aria-level="1"><span>Dukungan biaya tertentu lainnya sesuai ketentuan program</span></li> </ul> <p><span>Jumlah tunjangan hidup dapat berbeda berdasarkan letak studi, termasuk perbedaan antara London dan luar London.&nbsp;</span></p> <h3><span id="Cakupan_pendanaan_LPDP"></span><b>Cakupan pendanaan LPDP</b><span></span></h3> <p><span>LPDP menyediakan rancangan pendanaan sesuai jenis danasiswa yang dipilih. Pada program tertentu, pendanaan dapat mencakup biaya pendidikan dan biaya pendukung. Namun, ada pula program dengan rancangan pendanaan parsial yang membagi tanggungan biaya antara LPDP dan penerima beasiswa.</span></p> <p><span>Karena itu, Grameds sebaiknya memeriksa rincian elemen biaya dalam panduan resmi program yang dituju. Jangan langsung menganggap semua jenis danasiswa LPDP memiliki cakupan pendanaan yang sama.&nbsp;</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Fokus_Seleksi_Chevening_dan_LPDP"></span><b>Perbedaan Fokus Seleksi Chevening dan LPDP</b><span></span></h2> <p><span>Selain persyaratan administrasi, kedua danasiswa memiliki karakter seleksi yang perlu dipahami sejak awal.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Menekankan potensi kepemimpinan, pengalaman profesional, kapasitas membangun relasi, karena memilih program studi, serta hajat kontribusi setelah balik ke negara asal.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Menilai kelayakan pendaftar berdasarkan persyaratan program dan tahapan seleksi yang berlaku. Pada program LPDP 2026, tahapan seleksi yang tercantum meliputi seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi, dengan ketentuan tertentu bagi kategori pendaftar yang memenuhi pengecualian.</span></p> <p><span>Artinya, Grameds perlu menyesuaikan strategi persiapan dengan karakter masing-masing beasiswa. Untuk Chevening, pengalaman kerja dan cerita kepemimpinan perlu disusun secara kuat. Untuk LPDP, krusial untuk memastikan seluruh persyaratan kategori terpenuhi dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi sesuai panduan.&nbsp;</span></p> <h2><span id="Mana_yang_Lebih_Cocok_untuk_Fresh_Graduate"></span><b>Mana yang Lebih Cocok untuk Fresh Graduate?</b><span></span></h2> <p><span>Fresh graduate statis bisa mempertimbangkan danasiswa sesuai persyaratan masing-masing. Namun, Chevening memiliki ketentuan pengalaman kerja yang perlu diperhatikan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Kurang sesuai bagi pendaftar yang belum memenuhi persyaratan minimal 2.800 jam pengalaman kerja setelah lulus sarjana. Pengalaman tersebut perlu dihitung dan dibuktikan sesuai panduan resmi.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Bisa menjadi pilihan bagi fresh graduate yang memenuhi persyaratan kategori dan hierarki studi yang dituju. Namun, kelayakan statis bersandar pada ketentuan program, termasuk persyaratan akademik dan dokumen.</span></p> <p><span>Jadi, Grameds sebaiknya nggak cuma memilih danasiswa berdasarkan popularitasnya. Periksa terlebih dahulu persyaratan yang paling menentukan kelayakan pendaftaranmu.</span></p> <h2><span id="Tips_Memilih_antara_Chevening_dan_LPDP"></span><b>Tips Memilih antara Chevening dan LPDP</b><span></span></h2> <p><span>Sebelum menentukan pilihan, pertimbangkan beberapa hal berikut.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Tentukan negara tujuan</b></li> </ul> <p><span>Jika mau kuliah di Inggris, Chevening bisa dipertimbangkan. Jika mau pilihan negara maupun universitas yang lebih beragam, pelajari program LPDP yang tersedia.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Periksa pengalaman kerja</b></li> </ul> <p><span>Pastikan Anda memenuhi ketentuan pengalaman kerja Chevening maupun persyaratan kategori LPDP yang dituju.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Sesuaikan dengan hierarki pendidikan</b></li> </ul> <p><span>Chevening berfokus pada S2 selama satu tahun, sedangkan LPDP menyediakan pilihan S2, S3, dan program khusus tertentu.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Bandingkan elemen pendanaan</b></li> </ul> <p><span>Pelajari biaya yang ditanggung masing-masing program agar sesuai dengan kebutuhan selama studi.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Siapkan hajat setelah lulus.</b><span> Pikirkan kontribusi yang mau Anda berikan setelah menyelesaikan pendidikan dan pastikan Anda memahami tanggung jawab penerima beasiswa.</span></li> </ul> <h2><span id="Perbedaan_Esai_Pendaftaran_Chevening_dan_LPDP"></span><b>Perbedaan Esai Pendaftaran Chevening dan LPDP</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Esai menjadi sarana untuk memberitahu pengalaman kepemimpinan, kapasitas membangun relasi profesional, karena memilih program studi, dan hajat pekerjaan setelah lulus.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Pendaftar perlu menyusun esai sesuai ketentuan program, yang dapat mencakup komitmen balik ke Indonesia, hajat setelah studi, serta kontribusi bagi penduduk dan negara.</span></p> <h2><span id="Apakah_Chevening_dan_LPDP_Bisa_Dilamar_Bersamaan"></span><b>Apakah Chevening dan LPDP Bisa Dilamar Bersamaan?</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Mendaftar keduanya</b></li> </ul> <p><span>Kamu dapat mempertimbangkan pendaftaran ke kedua program selama memenuhi persyaratan masing-masing dan tidak ada ketentuan yang melarangnya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memperhatikan agenda seleksi</b></li> </ul> <p><span>Periksa agenda pendaftaran, pengumuman, dan tenggat penerimaan danasiswa agar persiapan arsip tidak berbenturan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memeriksa ketentuan pendanaan</b></li> </ul> <p><span>Jika lolos keduanya, pelajari ketentuan penerimaan dan penggunaan pendanaan sebelum menentukan pilihan. Jangan menganggap dua danasiswa dapat digunakan sekaligus untuk membiayai studi yang sama.</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Durasi_Studi_yang_Didukung"></span><b>Perbedaan Durasi Studi yang Didukung</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Program ini mendukung pendidikan magister di Inggris yang umumnya terjadi selama satu tahun akademik.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Durasi pendanaan mengikuti hierarki pendidikan, program studi, dan ketentuan danasiswa yang dipilih. Studi magister dan ahli dapat memiliki durasi yang berbeda.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Dampaknya bagi pendaftar</b></li> </ul> <p><span>Pertimbangkan durasi studi berdasarkan sektor yang mau dipelajari, hajat karir, serta kesiapan menyelesaikan pendidikan sesuai batas waktu pendanaan.</span></p> <h2><span id="Bagaimana_Peluang_Beasiswa_bagi_Pendaftar_dengan_Pengalaman_Organisasi"></span><b>Bagaimana Peluang Beasiswa bagi Pendaftar dengan Pengalaman Organisasi?</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Pengalaman perkumpulan dapat membantu memberitahu kapasitas kepemimpinan dan membangun relasi. Namun, pengalaman tersebut tidak otomatis menggantikan persyaratan jam kerja yang ditetapkan Chevening.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Pengalaman organisasi, aktivitas sosial, maupun kontribusi di penduduk dapat membantu menerangkan motivasi dan hajat kontribusi jika relevan dengan esai maupun tahapan seleksi.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Tips mempersiapkan diri</b></li> </ul> <p><span>Pilih pengalaman yang paling relevan, jelaskan peranmu, aksi yang dilakukan, dan hasil yang dicapai. Hindari cuma mencantumkan jabatan tanpa memberitahu kontribusi nyata.</span></p> <h2><span id="Apa_yang_Perlu_Dipersiapkan_Setelah_Mendapatkan_Beasiswa"></span><b>Apa yang Perlu Dipersiapkan Setelah Mendapatkan Beasiswa?</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Chevening</b></li> </ul> <p><span>Penerima perlu mengikuti instruksi pelaksana mengenai penerimaan beasiswa, arsip perjalanan, visa, dan persiapan keberangkatan ke Inggris.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>LPDP</b></li> </ul> <p><span>Penerima perlu memenuhi prosedur sebelum studi sesuai ketentuan LPDP, termasuk penyelesaian pengelolaan dan persiapan keberangkatan jika studi dilakukan di luar negeri.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Perencanaan sebelum kuliah</b></li> </ul> <p><span>Buat anggaran pribadi, pelajari lingkungan kampus dan negara tujuan, serta pahami hak dan tanggung jawab penerima danasiswa agar proses adaptasi berjalan lebih lancar.</span></p> <h2><span id="Kesimpulan"></span><b>Kesimpulan</b><span></span></h2> <p><span>Grameds, perbedaan Chevening dan LPDP terletak pada negara tujuan, hierarki pendidikan, persyaratan pendaftar, cakupan pendanaan, serta fokus seleksinya.&nbsp;</span></p> <p><span>Chevening menawarkan kesempatan menempuh S2 selama satu tahun di Inggris dan mensyaratkan pengalaman kerja tertentu. Sementara itu, LPDP menyediakan beragam pilihan program pendidikan bagi WNI, termasuk S2 dan S3, dengan ketentuan yang berbeda sesuai kategori.</span></p> <p><span>Nggak ada satu danasiswa yang paling cocok untuk semua orang. Pilihan terbaik bersandar pada tujuan studi, pengalaman, kesiapan dokumen, dan hajat pekerjaan Grameds. Pelajari panduan terbaru dari masing-masing pelaksana sebelum memulai pendaftaran agar persiapanmu lebih terarah.</span></p> <h2><span id="Rekomendasi_Buku_Terkait"></span><b>Rekomendasi Buku Terkait</b><span></span></h2> <h3><span id="Taklukkan_Wawancara_Beasiswa"></span><b>Taklukkan Wawancara Beasiswa </b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/51295/image_highres/ID_TWB2020MTH04WB.jpg" alt="Taklukkan Wawancara Beasiswa" width="349" height="524"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Taklukkan Wawancara Beasiswa membahas beragam persiapan yang diperlukan untuk menghadapi wawancara beasiswa, mulai dari memahami jenis danasiswa dan model wawancaranya, mempelajari 55 pertanyaan yang sering diajukan, hingga mengetahui hal-hal yang perlu dihindari selama proses wawancara. Buku ini juga mengulas strategi menjawab pertanyaan untuk danasiswa pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan luar negeri, serta memberikan keterangan puluhan program danasiswa beserta tautan aksesnya. Selain itu, pembaca dapat mempelajari pengalaman lima penerima danasiswa dari beragam negara, mengenal lebih dalam program LPDP, Chevening, Fulbright, dan Australia Awards Scholarship, serta memahami adab berpakaian, berjabat tangan, posisi duduk, dan bahasa tubuh yang tepat agar lebih percaya diri dan siap menaklukkan wawancara beasiswa.</span></p> <h3><span id="Beasiswa_Kuliah_di_Amerika_Serikat"></span><b>Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/91918/image_highres/BLK_BKDAS1714718878908.jpg" alt="Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat" width="350" height="420"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat datang untuk membantu penduduk Indonesia mengenal lebih jauh kesempatan pendidikan tinggi di Amerika Serikat, terutama melalui beragam program danasiswa yang tersedia. Berangkat dari potensi prestasi pelajar Indonesia dan banyaknya kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri, buku ini berupaya menyediakan keterangan yang belum banyak diketahui oleh masyarakat, termasuk kalangan akademisi, buruh industri, dan pemerintahan. Selain membahas kesempatan pendidikan, buku ini juga membujuk pembaca melihat Amerika Serikat dari perspektif pandang yang lebih luas, tanpa cuma berfokus pada kebijakan politik luar negerinya. Dengan begitu, pembaca diharapkan dapat memperoleh wawasan baru sekaligus mempertimbangkan Amerika Serikat sebagai salah satu tujuan untuk mengembangkan pendidikan dan kapasitas diri.</span></p> <h3><span id="5_Negara_Ratusan_Beasiswa_Beribu_Cerita"></span><b>5 Negara, Ratusan Beasiswa, Beribu Cerita&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/50549/image_highres/ID_NRB2020MTH02RB.jpg" alt="5 Negara, Ratusan Beasiswa, Beribu Cerita" width="350" height="525"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Buku ini membujuk pembaca menjelajahi kesempatan pendidikan di beragam negara melalui keterangan beasiswa, panduan memilih jurusan, serta kisah pengalaman yang dapat memotivasi perjuangan meraih pendidikan tinggi. Pembaca diajak mengenal Prancis, Jepang, Polandia, Rusia, dan Taiwan, sekaligus memahami ciri khas masing-masing negara sebagai tujuan studi. Dengan perpaduan keterangan praktis dan desakan motivasi, buku ini membantu pembaca memperluas wawasan, menemukan kesempatan belajar di luar negeri, dan membangun keberanian untuk mengejar harapan hingga ke beragam bagian dunia.</span></p> <h3><span id="Elite_Berilmu_dengan_Beasiswa_Polandia_dan_Kazan"></span><b>Elite Berilmu dengan Beasiswa Polandia dan Kazan&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/63975/image_highres/BLK_EBDBPDK2021944829.jpg" alt="Elite Berilmu dengan Beasiswa Polandia dan Kazan" width="352" height="530"></a></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <p><span>Menempuh pendidikan di luar negeri bisa menjadi cara besar untuk memperluas wawasan dan meraih cita-cita. Elite Berilmu dengan Beasiswa Polandia dan Kazan menghadirkan keterangan seputar kesempatan beasiswa, pemilihan jurusan, serta pengalaman yang dapat menjadi bekal bagi calon mahasiswa internasional. Polandia dan Kazan diperkenalkan sebagai pilihan untuk melanjutkan studi sekaligus membuka kesempatan mengenal lingkungan dan adat baru. Dilengkapi pesan motivasi dan refleksi spiritual, buku ini mendorong para pejuang ilmu agar berani merantau, memanfaatkan kesempatan yang ada, dan terus berupaya meraih harapan melalui pendidikan.</span></p> <h3><span id="Awardee_Stories_Kisan_dan_Kiat_Para_Penerima_Beasiswa_LPDP"></span><b>Awardee Stories: Kisan dan Kiat Para Penerima Beasiswa LPDP&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/37791/big_covers/ID_GPU2017MTH05ASKDKPPBL_B.jpg" alt=" Kisan dan Kiat Para Penerima Beasiswa LPDP" width="351" height="519"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah institusi yang berkewajiban langsung kepada Menteri Keuangan dan berpatokan pada kebijakan Dewan Penyantun yang terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri Ristek-Dikti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Agama. Lembaga ini memberikan jasa pembiayaan pendidikan yang meliputi program beasiswa, pendanaan penelitian, pengelolaan biaya cadangan, dan rehabilitasi sarana pendidikan yang rusak karena bencana alam. Agar berhasil memperoleh danasiswa tersebut, setiap pelamar mesti mempersiapkan diri dengan baik, antara lain dengan memahami nilai-nilai adat LPDP dan mempelajari kiat-kiat lolos seleksi LPDP seperti yang dipaparkan dalam buku ini. Buku ini juga secara komplit membahas beragam persiapan yang mesti dilakukan, program-program danasiswa yang ditawarkan oleh LPDP, dan program Persiapan Keberangkatan (PK). LPDP cuma akan menginvestasikan biaya pendidikan pada mereka yang unggul secara akademik, memiliki keahlian dan kepemimpinan yang andal, berintegritas, serta memiliki kepekaan, dan daya pembaruan untuk membangun Indonesia.</span></p> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/perbedaan-chevening-dan-lpdp-syarat-manfaat-dan-cara-memilihnya-173708</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 08:20:42 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Laura Saraswati)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Cara Meningkatkan Leadership Skill untuk Karier Makin Melejit]]></title> <description><![CDATA[Cara Meningkatkan Leadership Skill untuk Karier Makin Melejit. cara menaikkan leadership keahlian – Halo, Grameds! Leadership keahlian itu ibarat otot—bisa dilatih dan makin kuat jika sering diasah, bukan cuma antaran lahir!  ...]]></description> <media:thumbnail url="https://images.pexels.com/photos/19856609/pexels-photo-19856609.jpeg"/> <category><![CDATA[Sastra]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/cara-meningkatkan-leadership-skill-untuk-karier-makin-melejit-173709</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><b>cara menaikkan leadership skill</b><span> &ndash; Halo, Grameds! </span><b data-path-to-node="6,0" data-index-in-node="0">Leadership skill</b> itu ibarat otot&mdash;bisa dilatih dan makin kuat jika sering diasah, bukan cuma antaran lahir!&nbsp; Saatnya buang jauh-jauh mitos <i data-path-to-node="6,0" data-index-in-node="152">&ldquo;leaders are born, not made&rdquo;</i>.</p> <p data-path-to-node="6,1">Nggak peduli Anda statis kuliah maupun udah kerja, punya batin kepemimpinan yang oke akan bikin Anda jago ambil keputusan, lancar eksekusi masalah, dan jadi sosok <i data-path-to-node="6,1" data-index-in-node="160">dependable</i> di tim. Biar kariermu nggak makin <i data-path-to-node="6,1" data-index-in-node="205">stuck</i>, yuk intip trik jitu tingkatkan kapasitas mengepalai berikut ini!</p> <h2><span id="Apa_Itu_Leadership"></span><b>Apa Itu Leadership?</b><span></span></h2> <p><span><em><strong>Leadership</strong> </em>adalah kapasitas seseorang untuk memengaruhi, mengarahkan, dan menginspirasi orang lain agar dapat bekerja sama mencapai tujuan bersama. Kemampuan ini nggak cuma berhubungan dengan jabatan maupun posisi sebagai pemimpin, tetapi juga mencakup metode seseorang memungut keputusan, menyelesaikan masalah, berkomunikasi, dan berkewajiban atas tindakannya.</span></p> <p><span>Dalam bumi pendidikan maupun pekerjaan, leadership berpartisipasi krusial dalam membangun kerja sama tim, mengelola perbedaan pendapat, serta memastikan tugas berjalan sesuai tujuan. Seseorang dengan kapasitas kepemimpinan yang baik juga bisa mendengarkan masukan, memahami kebutuhan personel tim, dan memberikan contoh melalui tindakannya.</span></p><div id="maste-10008007"> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <p><span>Leadership bukan kapasitas yang cuma dimiliki oleh orang tertentu sejak lahir. Keterampilan ini dapat dikembangkan melalui pengalaman organisasi, aktivitas kelompok, pekerjaan, dan keinginan untuk terus belajar. Oleh karena itu, memahami pengertian leadership menjadi cara mula sebelum mempelajari metode menaikkan leadership keahlian maupun keahlian kepemimpinan.</span></p> <h2><span id="Cara_Meningkatkan_Leadership_Skill"></span><b>Cara Meningkatkan Leadership Skill</b><span></span></h2> <p><span>Ada beragam metode yang bisa dilakukan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan. Grameds bisa memulainya dari kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten.</span></p> <h3><span id="1_Melatih_Kemampuan_Komunikasi"></span><b>1. Melatih Kemampuan Komunikasi</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Menyampaikan gagasan dengan jelas</b></li> </ul> <p><span>Biasakan menerangkan ide secara terstruktur agar gampang dipahami orang lain.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mendengarkan secara aktif</b></li> </ul> <p><span>Berikan perhatian ketika orang lain berbicara dan pastikan Anda memahami maksudnya sebelum merespons.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menyesuaikan metode berkomunikasi</b></li> </ul> <p><span>Gunakan bahasa dan pendekatan yang sesuai dengan situasi serta orang yang diajak berbicara.</span></p> <p><span>Komunikasi yang baik membantu imam menyampaikan tujuan, memberikan arahan, dan mengurangi kesalahpahaman dalam tim.</span></p> <h3><span id="2_Berani_Mengambil_Inisiatif"></span><b>2. Berani Mengambil Inisiatif</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Menawarkan solusi.</b><span> Ketika menemukan masalah, cobalah memikirkan cara penyelesaian daripada cuma memberitahu kendalanya.</span></li> <li aria-level="1"><b>Mengambil tanggung jawab.</b><span> Selesaikan tugas yang menjadi bagianmu tanpa mesti selalu menunggu instruksi.</span></li> <li aria-level="1"><b>Memulai aksi yang realistis.</b><span> Kamu bisa mulai dengan mengajukan ide, membantu rekan, maupun mengatur pekerjaan dalam proyek kelompok.</span></li> </ul> <p><span>Inisiatif memberitahu bahwa seseorang bisa mengenali kebutuhan dan bersedia memungut aksi untuk membantu mencapai tujuan bersama.</span></p> <h3><span id="3_Belajar_Mengambil_Keputusan"></span><b>3. Belajar Mengambil Keputusan</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengumpulkan informasi</b></li> </ul> <p><span>Pahami masalah dan cari kenyataan yang relevan sebelum menentukan pilihan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mempertimbangkan alternatif</b></li> </ul> <p><span>Bandingkan beberapa solusi berdasarkan manfaat, risiko, dan sumber daya yang tersedia.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengevaluasi hasil</b></li> </ul> <p><span>Setelah keputusan diterapkan, periksa apakah akibatnya sesuai dengan tujuan dan pelajari hal yang perlu diperbaiki.</span></p> <p><span>Kemampuan memungut keputusan membantu imam beraksi secara terarah, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penyelesaian cepat.</span></p> <h3><span id="4_Mengembangkan_Kemampuan_Problem_Solving"></span><b>4. Mengembangkan Kemampuan Problem Solving</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengidentifikasi akar masalah</b></li> </ul> <p><span>Cari tahu penyebab utama suatu hambatan sebelum menentukan solusi.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Membagi masalah menjadi bagiankecil kecil</b></li> </ul> <p><span>Langkah ini membikin permasalahan yang rumit lebih gampang ditangani.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengevaluasi solusi</b></li> </ul> <p><span>Periksa efektivitas aksi yang sudah dilakukan dan sesuaikan strategi jika diperlukan.</span></p> <p><span>Kemampuan memecahkan masalah krusial agar imam nggak cuma berfokus pada hambatan, tetapi juga bisa mengarahkan tim menuju penyelesaian.</span></p> <h3><span id="5_Melatih_Kemampuan_Mengelola_Emosi"></span><b>5. Melatih Kemampuan Mengelola Emosi</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengenali pemicu emosi</b></li> </ul> <p><span>Pahami situasi yang membuatmu gampang marah, cemas, maupun kehilangan fokus.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memberi selang sebelum merespons</b></li> </ul> <p><span>Hindari memungut keputusan ketika sedang terlalu emosional.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menerima kritik dengan terbuka</b></li> </ul> <p><span>Pisahkan masukan terhadap pekerjaan dari penilaian terhadap diri sendiri.</span></p> <p><span>Pengelolaan emosi membantu seseorang merespons tekanan dengan lebih tenang dan menjaga hubungan dengan personel tim.</span></p> <h3><span id="6_Berani_Menerima_Kritik_dan_Masukan"></span><b>6. Berani Menerima Kritik dan Masukan</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Meminta umpan balik</b></li> </ul> <p><span>Tanyakan kepada mitra maupun ketua mengenai hal yang sudah berjalan baik dan sisi yang perlu diperbaiki.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menghindari sikap defensif</b></li> </ul> <p><span>Dengarkan masukan sampai selesai sebelum menerangkan perspektif pandangmu.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menerapkan perbaikan</b></li> </ul> <p><span>Pilih masukan yang relevan dan ubah menjadi cara konkret.</span></p> <p><span>Pemimpin yang mau belajar dari orang lain memiliki kesempatan lebih besar untuk mengenali kekurangan dan mengembangkan keterampilannya.</span></p> <h3><span id="7_Melatih_Delegasi_Tugas"></span><b>7. Melatih Delegasi Tugas</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Menentukan prioritas</b></li> </ul> <p><span>Identifikasi pekerjaan yang perlu Anda tangani sendiri dan tugas yang dapat dibagikan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memilih orang yang tepat</b></li> </ul> <p><span>Sesuaikan tugas dengan kemampuan, pengalaman, dan kapabilitas personel tim.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memberikan instruksi yang jelas</b></li> </ul> <p><span>Jelaskan hasil yang diharapkan, tenggat waktu, serta sokongan yang tersedia.</span></p> <p><span>Delegasi membantu imam mengelola pekerjaan secara ampuh sekaligus memberikan kesempatan kepada personel tim untuk berkembang.</span></p> <h3><span id="8_Mengikuti_Organisasi_atau_Kegiatan_Tim"></span><b>8. Mengikuti Organisasi maupun Kegiatan Tim</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengambil peran aktif</b></li> </ul> <p><span>Terlibatlah dalam kepanitiaan, perkumpulan mahasiswa, komunitas, maupun proyek kerja.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mencoba tanggung jawab baru</b></li> </ul> <p><span>Kamu bisa menjadi koordinator kegiatan, penanggung jawab acara, maupun imam proyek kecil.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Belajar dari dinamika kelompok</b></li> </ul> <p><span>Gunakan pengalaman tersebut untuk memahami metode membagi tugas, menyelesaikan konflik, dan mencapai kesepakatan.</span></p> <p><span>Pengalaman langsung memberikan kesempatan untuk menerapkan teori kepemimpinan dalam situasi nyata.</span></p> <h3><span id="9_Meningkatkan_Kemampuan_Beradaptasi"></span><b>9. Meningkatkan Kemampuan Beradaptasi</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Terbuka terhadap perubahan</b></li> </ul> <p><span>Bersiaplah menyesuaikan hajat ketika situasi maupun kebutuhan tim berubah.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mempelajari hal baru</b></li> </ul> <p><span>Perluas ilmu dan keahlian yang relevan dengan tanggung jawabmu.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengevaluasi pendekatan</b></li> </ul> <p><span>Jika suatu strategi nggak memberikan hasil yang diharapkan, pertimbangkan metode lain yang lebih efektif.</span></p> <p><span>Kemampuan beradaptasi membantu imam menghadapi fluktuasi tanpa kehilangan fokus pada tujuan utama.</span></p> <h3><span id="10_Menjadi_Teladan_bagi_Orang_Lain"></span><b>10. Menjadi Teladan bagi Orang Lain</b><span></span></h3> <ul> <li aria-level="1"><b>Menepati janji</b></li> </ul> <p><span>Tunjukkan bahwa Anda dapat dipercaya dengan memenuhi komitmen yang sudah dibuat.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Disiplin terhadap tanggung jawab</b></li> </ul> <p><span>Terapkan standar kerja yang sama pada diri sendiri dan personel tim.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengakui kesalahan</b></li> </ul> <p><span>Bersikaplah jujur ketika berbuat kekeliruan dan tunjukkan upaya untuk memperbaikinya.</span></p> <p><span>Pemimpin yang memberikan contoh melalui aksi dapat membangun kepercayaan dan mendorong personel tim untuk menerapkan kebiasaan positif.</span></p> <h2><span id="Contoh_Latihan_Leadership_Skill_untuk_Mahasiswa_dan_Fresh_Graduate"></span><b>Contoh Latihan Leadership Skill untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate</b><span></span></h2> <p><span>Kemampuan kepemimpinan bisa dikembangkan tanpa mesti menunggu memiliki jabatan tertentu. Berikut beberapa latihan yang dapat dilakukan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memimpin bahasan kelompok</b></li> </ul> <p><span>Latih kapasitas mengatur alur diskusi, memberi kesempatan kepada semua anggota, dan merangkum hasil pembicaraan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menjadi koordinator tugas</b></li> </ul> <p><span>Cobalah mengatur pembagian pekerjaan, tenggat waktu, dan penilaian hasil dalam proyek bersama.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengelola aktivitas kecil</b></li> </ul> <p><span>Mulai dari merencanakan aktivitas sederhana hingga mengoordinasikan beberapa orang.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Melakukan penilaian diri</b></li> </ul> <p><span>Catat keberhasilan, kesulitan, dan keahlian yang mau ditingkatkan setelah menyelesaikan suatu kegiatan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Meminta masukan dari rekan</b></li> </ul> <p><span>Gunakan gagasan orang lain untuk mengetahui sepertiapa corak kepemimpinanmu dirasakan oleh tim.</span></p> <p><span>Latihan tersebut membantu Grameds memperoleh pengalaman yang bisa dijadikan bahan penilaian sekaligus contoh konkret ketika melamar pekerjaan maupun mengikuti program pengembangan diri.</span></p> <h2><span id="Kesalahan_yang_Perlu_Dihindari_saat_Mengembangkan_Leadership_Skill"></span><b>Kesalahan yang Perlu Dihindari saat Mengembangkan Leadership Skill</b><span></span></h2> <p><span>Saat belajar menjadi pemimpin, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar proses pengembangan diri berjalan lebih efektif.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menganggap imam mesti selalu benar</b></li> </ul> <p><span>Kepemimpinan yang baik juga membutuhkan kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan menerima masukan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Terlalu mengontrol personel tim</b></li> </ul> <p><span>Memberikan instruksi memang penting, tetapi personel tim juga membutuhkan kepercayaan dan ruang untuk memungut keputusan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menghindari konflik</b></li> </ul> <p><span>Perselisihan yang dibiarkan dapat berkembang menjadi masalah lebih besar. Selesaikan perbedaan gagasan melalui komunikasi yang terbuka.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengambil semua pekerjaan sendiri</b></li> </ul> <p><span>Kebiasaan ini dapat membikin pekerjaan menumpuk dan menghalangi evolusi personel tim.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengabaikan evaluasi</b></li> </ul> <p><span>Tanpa refleksi, seseorang bisa terus mengulangi kesalahan yang sama dan kehilangan kesempatan untuk berkembang.</span></p> <h2><span id="Cara_Mengukur_Perkembangan_Leadership_Skill"></span><b>Cara Mengukur Perkembangan Leadership Skill</b><span></span></h2> <p><span>Untuk mengetahui apakah kapasitas kepemimpinan mulai berkembang, Grameds bisa mengevaluasi fluktuasi perilaku dan hasil kerja secara berkala.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kualitas komunikasi</b></li> </ul> <p><span>Perhatikan apakah Anda semakin bisa menerangkan ide, mendengarkan orang lain, dan mengurangi kesalahpahaman.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Penyelesaian tugas</b></li> </ul> <p><span>Evaluasi kemampuanmu mengatur prioritas, memenuhi tenggat, dan membantu tim mencapai target.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Hubungan dengan personel tim</b></li> </ul> <p><span>Amati apakah kerja sama menjadi lebih baik dan perbedaan gagasan dapat diselesaikan secara konstruktif.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kemampuan menghadapi masalah</b></li> </ul> <p><span>Periksa apakah Anda semakin terstruktur dalam menganalisis masalah dan menentukan solusi.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Umpan balik orang lain</b></li> </ul> <p><span>Bandingkan masukan dari mitra maupun ketua dari waktu ke waktu untuk melihat fluktuasi yang nyata.</span></p> <h2><span id="Cara_Menghadapi_Konflik_dalam_Tim"></span><b>Cara Menghadapi Konflik dalam Tim</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Memahami perspektif pandang setiap anggota</b></li> </ul> <p><span>Dengarkan gagasan semua pihak sebelum memungut keputusan agar masalah dapat dipahami secara menyeluruh.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Fokus pada solusi</b></li> </ul> <p><span>Hindari saling menyalahkan dan arahkan bahasan untuk menemukan jalan keluar yang menguntungkan tim.</span></p> <h2><span id="Pentingnya_Membangun_Kepercayaan_dalam_Kepemimpinan"></span><b>Pentingnya Membangun Kepercayaan dalam Kepemimpinan</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Bersikap jujur dan konsisten</b></li> </ul> <p><span>Tunjukkan bahwa perkataan dan aksi sejalan agar personel tim merasa betah untuk bekerja sama.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Menghargai kontribusi anggota</b></li> </ul> <p><span>Berikan apresiasi terhadap upaya dan ide yang disampaikan personel tim, meskipun akibatnya belum sempurna.</span></p> <h2><span id="Cara_Menentukan_Prioritas_sebagai_Pemimpin"></span><b>Cara Menentukan Prioritas sebagai Pemimpin</b><span></span></h2> <ul> <li aria-level="1"><b>Menentukan tugas berdasarkan urgensi</b></li> </ul> <p><span>Dahulukan pekerjaan yang memiliki tenggat waktu dekat maupun akibat besar terhadap tujuan tim.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Membagi tanggung jawab secara tepat</b></li> </ul> <p><span>Sesuaikan tugas dengan kapasitas dan kapabilitas setiap personel agar pekerjaan dapat diselesaikan secara efektif.</span></p> <h2><span id="Kesimpulan"></span><b>Kesimpulan</b><span></span></h2> <p><span>Grameds, metode menaikkan leadership keahlian dapat dimulai dari melatih komunikasi, memungut inisiatif, belajar memungut keputusan, mengelola emosi, hingga memperoleh pengalaman mengepalai dalam aktivitas sehari-hari. Keterampilan tersebut berkembang melalui latihan yang konsisten, penilaian diri, dan keinginan untuk menerima masukan.</span></p> <p><span>Kamu nggak mesti langsung menjadi imam sebuah perkumpulan maupun perusahaan untuk mulai mengembangkan kapasitas ini, Grameds. Mulailah dengan memungut tanggung jawab kecil, bekerja sama dengan orang lain, dan belajar dari setiap pengalaman.&nbsp;</span></p> <p><span>Seiring waktu, kebiasaan tersebut dapat membantu membangun kapasitas kepemimpinan yang berguna untuk pendidikan maupun karier.</span></p> <h2><span id="Rekomendasi_Buku_Terkait"></span><b>Rekomendasi Buku Terkait</b><span></span></h2> <h3><span id="Taklukkan_Wawancara_Beasiswa"></span><b>Taklukkan Wawancara Beasiswa </b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/51295/image_highres/ID_TWB2020MTH04WB.jpg" alt="Taklukkan Wawancara Beasiswa" width="349" height="524"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Taklukkan Wawancara Beasiswa membahas beragam persiapan yang diperlukan untuk menghadapi wawancara beasiswa, mulai dari memahami jenis danasiswa dan model wawancaranya, mempelajari 55 pertanyaan yang sering diajukan, hingga mengetahui hal-hal yang perlu dihindari selama proses wawancara. Buku ini juga mengulas strategi menjawab pertanyaan untuk danasiswa pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan luar negeri, serta memberikan keterangan puluhan program danasiswa beserta tautan aksesnya. Selain itu, pembaca dapat mempelajari pengalaman lima penerima danasiswa dari beragam negara, mengenal lebih dalam program LPDP, Chevening, Fulbright, dan Australia Awards Scholarship, serta memahami adab berpakaian, berjabat tangan, posisi duduk, dan bahasa tubuh yang tepat agar lebih percaya diri dan siap menaklukkan wawancara beasiswa.</span></p> <h3><span id="Beasiswa_Kuliah_di_Amerika_Serikat"></span><b>Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/91918/image_highres/BLK_BKDAS1714718878908.jpg" alt="Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat" width="350" height="420"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Beasiswa Kuliah di Amerika Serikat datang untuk membantu penduduk Indonesia mengenal lebih jauh kesempatan pendidikan tinggi di Amerika Serikat, terutama melalui beragam program danasiswa yang tersedia. Berangkat dari potensi prestasi pelajar Indonesia dan banyaknya kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri, buku ini berupaya menyediakan keterangan yang belum banyak diketahui oleh masyarakat, termasuk kalangan akademisi, buruh industri, dan pemerintahan. Selain membahas kesempatan pendidikan, buku ini juga membujuk pembaca melihat Amerika Serikat dari perspektif pandang yang lebih luas, tanpa cuma berfokus pada kebijakan politik luar negerinya. Dengan begitu, pembaca diharapkan dapat memperoleh wawasan baru sekaligus mempertimbangkan Amerika Serikat sebagai salah satu tujuan untuk mengembangkan pendidikan dan kapasitas diri.</span></p> <h3><span id="5_Negara_Ratusan_Beasiswa_Beribu_Cerita"></span><b>5 Negara, Ratusan Beasiswa, Beribu Cerita&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/50549/image_highres/ID_NRB2020MTH02RB.jpg" alt="5 Negara, Ratusan Beasiswa, Beribu Cerita" width="350" height="525"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Buku ini membujuk pembaca menjelajahi kesempatan pendidikan di beragam negara melalui keterangan beasiswa, panduan memilih jurusan, serta kisah pengalaman yang dapat memotivasi perjuangan meraih pendidikan tinggi. Pembaca diajak mengenal Prancis, Jepang, Polandia, Rusia, dan Taiwan, sekaligus memahami ciri khas masing-masing negara sebagai tujuan studi. Dengan perpaduan keterangan praktis dan desakan motivasi, buku ini membantu pembaca memperluas wawasan, menemukan kesempatan belajar di luar negeri, dan membangun keberanian untuk mengejar harapan hingga ke beragam bagian dunia.</span></p> <h3><span id="Elite_Berilmu_dengan_Beasiswa_Polandia_dan_Kazan"></span><b>Elite Berilmu dengan Beasiswa Polandia dan Kazan&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/63975/image_highres/BLK_EBDBPDK2021944829.jpg" alt="Elite Berilmu dengan Beasiswa Polandia dan Kazan" width="352" height="530"></a></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <p><span>Menempuh pendidikan di luar negeri bisa menjadi cara besar untuk memperluas wawasan dan meraih cita-cita. Elite Berilmu dengan Beasiswa Polandia dan Kazan menghadirkan keterangan seputar kesempatan beasiswa, pemilihan jurusan, serta pengalaman yang dapat menjadi bekal bagi calon mahasiswa internasional. Polandia dan Kazan diperkenalkan sebagai pilihan untuk melanjutkan studi sekaligus membuka kesempatan mengenal lingkungan dan adat baru. Dilengkapi pesan motivasi dan refleksi spiritual, buku ini mendorong para pejuang ilmu agar berani merantau, memanfaatkan kesempatan yang ada, dan terus berupaya meraih harapan melalui pendidikan.</span></p> <h3><span id="Awardee_Stories_Kisan_dan_Kiat_Para_Penerima_Beasiswa_LPDP"></span><b>Awardee Stories: Kisan dan Kiat Para Penerima Beasiswa LPDP&nbsp;</b><span></span></h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/37791/big_covers/ID_GPU2017MTH05ASKDKPPBL_B.jpg" alt=" Kisan dan Kiat Para Penerima Beasiswa LPDP" width="351" height="519"></a></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></p> <p><span>Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah institusi yang berkewajiban langsung kepada Menteri Keuangan dan berpatokan pada kebijakan Dewan Penyantun yang terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri Ristek-Dikti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Agama. Lembaga ini memberikan jasa pembiayaan pendidikan yang meliputi program beasiswa, pendanaan penelitian, pengelolaan biaya cadangan, dan rehabilitasi sarana pendidikan yang rusak karena bencana alam. Agar berhasil memperoleh danasiswa tersebut, setiap pelamar mesti mempersiapkan diri dengan baik, antara lain dengan memahami nilai-nilai adat LPDP dan mempelajari kiat-kiat lolos seleksi LPDP seperti yang dipaparkan dalam buku ini. Buku ini juga secara komplit membahas beragam persiapan yang mesti dilakukan, program-program danasiswa yang ditawarkan oleh LPDP, dan program Persiapan Keberangkatan (PK). LPDP cuma akan menginvestasikan biaya pendidikan pada mereka yang unggul secara akademik, memiliki keahlian dan kepemimpinan yang andal, berintegritas, serta memiliki kepekaan, dan daya pembaruan untuk membangun Indonesia.</span></p> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/cara-meningkatkan-leadership-skill-untuk-karier-makin-melejit-173709</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 08:13:23 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Laura Saraswati)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Bukan Cuma Baby Blues, Ini 5 Gangguan Mental Lain yang Bisa Dialami Ibu Pasca Melahirkan]]></title> <description><![CDATA[Bukan Cuma Baby Blues, Ini 5 Gangguan Mental Lain yang Bisa Dialami Ibu Pasca Melahirkan. Fase gangguan mental bisa terjadi pada ibu usai persalinan. Bahkan, bukan cuma baby blues, ini gangguan mental yang bisa dialami ibu setelah melahirkan.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/06/16/ibu-stres-1750061595691_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/bukan-cuma-baby-blues-ini-5-gangguan-mental-lain-yang-bisa-dialami-ibu-pasca-melahirkan-173703</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong> Jakarta</strong> - </p><p>Setelah melahirkan, tantangan perempuan tidak selesai begitu saja. Para ibu dihadapkan pada ragam konsekuensi yang perlu diwaspadai. Bahkan, bukan cuma baby blues, ini gangguan mental yang bisa dialami ibu setelah melahirkan.</p> <p>Usai hamil dan menjalani persalinan, rasanya sangatlah melegakan melihat malaikat kecil setiap hari ya, Bunda. Meski melelahkan karena tugas baru sebagai ibu bertambah yaitu menyusui dan menjaga pasokan ASI, namun kebahagiaan yang dirasakan lebih besar tentunya.</p> <p>Walaupun statis saja ada hal-hal kecil yang membikin ibu baru menjadi tertantang melewati hari-hari barunya berbareng Si Kecil. Ya, di fase ini emosi nano nano mungkin saja terjadi kok. Seperti misalnya Bunda jadi lebih baper, lebih sensitif, lebih emosional, dan lainnya.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <h2 id="depresi-pasca-persalinan">Depresi pasca persalinan</h2> <p>Risiko depresi pasca persalinan memang mendapat perhatian, tetapi hal ini sebenarnya bukan satu-satunya hal yang bisa terjadi setelah kelahiran. Seorang psikolog klinis menerangkan apa saja tanda-tanda kecemasan pasca melahirkan, seperti kemarahan, PTSD, dan psikosis, serta sepertiapa metode mendapatkan bantuan.</p> <p>Menurut Dr Eanah Whaley bahwa ada dua istilah yang mendominasi metode seseorang membicarakan sisi sulit menjadi orang tua baru yaitu baby blues dan depresi pasca persalinan. Kebanyakan orang tidak bisa menyebutkannya secara mendetail. Sementara, kesenjangan itu bisa berbahaya. Kondisi di luar kondisi tersebut nyata, umum, dan dapat diobati. Sementara kebanyakan orang tua tidak pernah tahu bahwa konsekuensi itu ada.</p> <p>Dalam jangkauan&nbsp;yang lebih luas, tambah Dr Whaley, kondisi ini mencakup:</p> <p>1. Kecemasan pasca persalinan,</p> <p>2. OCD pasca melahirkan,</p> <p>3. PTSD pasca persalinan akibat trauma persalinan,</p> <p>4.&nbsp;Depresi&nbsp;&nbsp;pasca melahirkan, dan</p> <p>5. Psikosis pasca melahirkan.</p> <p>Masing-masing memiliki gejala, diagnosis, dan jalur pengobatan sendiri. "Itu bukan ragam dari depresi. Keduanya adalah pengalaman terpisah yang membutuhkan pemahaman terpisah."</p> <p>Alasan kenapa begitu sedikit orang mengenalinya adalah karena metode membingkainya. Depresi menjadi lensa untuk kesehatan mental pasca melahirkan. Alat skrining dan percakapan pemasok jasa dibangun di sekitarnya.</p> <p>Jadi, ketika orang tua dihantam pikiran yang mengganggunya, panik, marah, maupun kilas balik persalinan, mereka tidak punya kerangka kerja untuk itu. Seorang orang tua tidak menyimpulkan bahwa mereka mungkin memiliki OCD pasca melahirkan.</p> <p>Sebaliknya, mereka mungkin berpikir ada yang salah dengan diri mereka sebagai pribadi. Satu-satunya kesalahan itu, tegasnya, bisa menjadi aspek penentu apakah seseorang akan meminta bantuan.</p> <h2 id="mengapa-kesehatan-mental-pasca-persalinan-masih-kurang-terdiagnosis-di-2026--1">Mengapa kesehatan mental pasca persalinan statis kurang terdiagnosis di 2026?</h2> <p>Ketika berbicara mengenai kesehatan mental secara lebih luas, tambah Dr Whaley adalah benar-benar konsistennya penderitaan itu tidak terdeteksi, terutama di perawatan primer. "Orang-orang duduk di ruang pengecekan berbareng pemasok jasa kesehatan yang mereka percayai, kadang di tengah krisis nyata, dan keluar tanpa ada yang tahu," kenangnya.&nbsp;</p> <p>"Orang-orang duduk di ruang pengecekan berbareng pemasok yang mereka percayai, kadang di tengah krisis nyata, dan keluar tanpa ada yang tahu," katanya.</p> <p>Beberapa kekuatan memperparah masalah ini. Kondisi statis diatur berdasarkan depresi, jadi kecemasan, OCD, dan PTSD lolos tanpa disadari. Banyak gejala yang tumpang tindih dengan hayat orang tua baru biasa seperti kelelahan ibu, cemas, dan tidak bisa tidur. Tanpa skrining dan pelatihan yang tepat, garis masuk ke daerah klinis benar-benar sulit untuk ditarik.</p> <p>Selain aspek tersebut, ada juga lapisan budaya. Mengutip sebuah studi di 2025, Dr Whaley mengatakan ada sebanyak 62 persen perempuan melaporkan merasa dinilai maupun diperlakukan tidak fair selama masa perinatal. Ketika orang tua tidak merasa terlindungi untuk jujur, mereka meremehkan apa yang mereka ungkapkan. "Mereka bilang mereka baik-baik saja karena enak terasa lebih aman," tambahnya.</p> <p>Hasilnya, mekanisme yang bersandar pada orang untuk mengidentifikasi diri dan maju dengan sesuatu yang sering kali mereka terlalu malu, terlalu bingung, maupun terlalu keteteran untuk disebutkan secara langsung. &nbsp;Ketika tidak ada yang bertanya dan alat itu tidak menangkapnya, "Orang itu pulang dan menderita dengan tenang, &nbsp;mungkin selama berbulan-bulan."</p> <p>Dengan pengalaman klinis bertahun-tahun, Dr. Whaley berjalan melewati panorama yang sudah dikenalnya. Banyak orang tua baru datang untuk pengecekan enam minggu, sering kali membawa bayi baru lahir dan kurang tidur parah.&nbsp;</p> <p>Apakah tabib kandungan dan tabib anak memiliki kapasitas untuk mendeteksi kondisi kesehatan mental pasca melahirkan?</p> <p>Dikatakan Dr Whaley bahwa sebagian besar tabib kandungan dan tabib anak cuma menerima pelatihan kesehatan mental pasca persalinan yang terbendung kecuali skrining dasar, dan struktur ikrar jumpa dan jarang memberikan waktu untuk penilaian kejiwaan menyeluruh. Bahkan, ketika ada sesuatu gejala masalah yang muncul.</p> <p>Dia menyoroti satu kesempatan yang terlewatkan. Seorang bayi balik untuk lawatan anak sehat berulang kali selama tahun pertama, dan orang tua selalu ada di ruangan setiap kali. Dengan sokongan dan sumber daya yang tepat, lawatan tersebut bisa menjadi titik kontak nyata untuk intervensi dini.</p> <p>Terkait kecemasan pasca persalinan sayangnya memang kurang menarik perhatian terutama karena depresi menetapkan syaratnya. Dia menggambarkan seorang orang tua yang tidak bisa tidur terlebihlagi saat bayi tidur karena pikiran mereka terus berputar memikirkan skenario terburuk. Hal ini bisa muncul sebagai kewaspadaan berlebihan terhadap pernapasan, makan, dan suhu tubuh bayi, yang dipicu oleh setiap bunyi dan gerakan.&nbsp;</p> <p>Hal ini bisa kelihatan dengan deskripsi mereka seperti orang tua yang tampak sangat fungsional sementara waktu dan berjalan dengan benar-benar melelahkan. Dia menekankan bahwa bagiankecil yang kejam adalah orang tua sering tidak menyebutnya sebagai kecemasan sama sekali. "Mereka pikir mereka cuma menjadi orang tua yang baik."</p> <h2 id="ocd-pasca-persalinan-ptsd-dan-kemarahan">OCD pasca persalinan, PTSD, dan kemarahan</h2> <p>Ketiga kondisi ini memiliki kualitas yang membuatnya sangat terisolasi, katanya. Pengalaman tersebut melibatkan pengalaman yang jauh di luar apa yang diharapkan orang tua baru rasakan sehingga orang tersebut menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang rusak secara mendasar dalam dirinya, bukan mengenali respons klinis terhadap peristiwa yang luar biasa.</p> <p>OCD pasca persalinan biasanya berpusat pada pikiran mengganggu dan tidak diinginkan tentang ancaman yang datang pada bayi. Seorang orang tua mungkin teringat deskripsi mental tiba-tiba tentang menjatuhkan bayi dan merasa ngeri karenanya. Pikiran-pikiran seperti itu adalah ciri khas khas OCD yang diakui dan berkarakter ego-distonik, Artinya, sangat bertentangan dengan apa yang sebenarnya diinginkan seseorang. Keberadaan mereka tidak menandakan bahaya. "Itu berarti mereka butuh dukungan."</p> <p>PTSD pasca melahirkan bisa terjadi setelah persalinan yang terasa traumatis, baik secara medis rumit maupun tidak. Dr. Whaley melaporkan bahwa antara 5 hingga 20 persen perempuan yang melahirkan mengalami gejala PTSD yang signifikan secara klinis, dengan tingkat sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena pelaporan yang kurang.&nbsp;</p> <p>Salah satu studi, menurut ceritanya, menemukan bahwa respons stres fisiologis perempuan dengan PTSD mengenai persalinan lebih parah dibandingkan veteran Perang Vietnam, sebuah presentasi serius yang sering terlewatkan.</p> <p>Sementara itu, amarah pasca melahirkan mungkin yang paling sedikit dibicarakan dan paling distigmatisasi, tegasnya. Orang tua yang dibanjiri amarah yang mendalam dan tidak proporsional, sering kali ditujukan kepada pasangan, tidak sesuai dengan deskripsi adat ibu baru yang bersinar, dan rasa malu bisa sangat dalam.</p> <p>Namun amarah di masa ini, ia memperingatkan, sering kali merupakan gejala dari kondisi mendasar seperti depresi, kecemasan, maupun PTSD, bukan tidak sempurna karakter. Dr Whaley sebagai pengalaman klinis, bukan kegagalan moral, adalah cara pertama menuju pengobatannya.</p> <h2 id="apa-yang-terjadi-ketika-penyakit-mental-pasca-persalinan-tak-diobati--3">Apa yang terjadi ketika pandemi mental pasca persalinan tak diobati?</h2> <p>Dr Whaley menerangkan bahwa bagi para orang tua, pandemi yang tak diobati bisa menjadi kronis, semakin parah dan menjadi akut maupun terlebihlagi menjadi sesuatu yang mengakar. Banyak orang menghabiskan bertahun-tahun tanpa pernah memahami alasannya. "Bunuh diri adalah penyebab utama kematian ibu pada tahun pertama pasca melahirkan."</p> <p>Bagi anak, penelitiannya konsisten. Depresi dan kecemasan ibu yang tidak diobati mengenai dengan gangguan keterikatan, ikatan emosional alas antara orang tua dan anak.</p> <p>Anak-anak dari orang tua dengan pandemi pasca persalinan yang tidak diobati memberitahu tingkat masalah perilaku, keterlambatan perkembangan, dan kesulitan peraturan emosi yang lebih tinggi, karena kapasitas orang tua yang menderita untuk membaca dan merespons isyarat anak terganggu tepat pada tahap ketika otak berkembang paling cepat.</p> <p>Untuk hubungan ini, tekanan itu sangat besar. Pasangan yang merasa terkucil, yang tidak memahami apa yang terjadi, yang memikul lebih dari yang bisa mereka tanggung, mencapai titik putus mereka sendiri, dan ikatan yang mungkin lebih dalam justru retak di bawah beban penderitaan yang tidak tertangani.</p> <p>Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di&nbsp;<strong><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">SINI.</a></strong> Gratis!</p> <p><strong>(pri/pri)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/bukan-cuma-baby-blues-ini-5-gangguan-mental-lain-yang-bisa-dialami-ibu-pasca-melahirkan-173703</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 08:05:46 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Putri Silvia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Plastik PP dan Berbagai Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari]]></title> <description><![CDATA[Plastik PP dan Berbagai Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-hari. plastik PP – Plastik menjadi salah satu material yang banyak digunakan dalam hayat sehari-hari karena memiliki sifat yang ringan, praktis, dan gampang dibentu...]]></description> <media:thumbnail url="https://gpack.co.id/wp-content/uploads/2024/01/5-Perbedaan-Kemasan-Plastik-PP-Polipropilen-dan-PE-Polietilen-untuk-Makanan.webp"/> <category><![CDATA[Sastra]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/plastik-pp-dan-berbagai-kegunaannya-dalam-kehidupan-sehari-hari-173699</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><span><strong>plastik PP</strong> &ndash; Plastik menjadi salah satu material yang banyak digunakan dalam hayat sehari-hari karena memiliki sifat yang ringan, praktis, dan gampang dibentuk. Di antara beragam jenis plastik yang tersedia, </span><b>plastik PP (polypropylene)</b><span> menjadi salah satu material yang cukup sering ditemukan pada beragam produk, mulai dari bungkusan makanan, wadah penyimpanan, hingga perlengkapan rumah tangga.</span></p> <p><span>Meski sering digunakan, mungkin statis banyak yang belum mengetahui apa sebenarnya plastik PP, sepertiapa karakteristiknya, serta kenapa material ini banyak dipilih untuk beragam kebutuhan. Lantas, apa yang membikin plastik PP berbeda dari jenis plastik lainnya? Yuk, kenali lebih jauh pengertian, karakteristik, kelebihan, dan beragam fungsi plastik PP dalam hayat sehari-hari.</span></p> <h2><span id="Apa_Itu_Plastik_PP"></span><b>Apa Itu Plastik PP?</b><span></span></h2> <h4><span id="1_Pengertian_Plastik_PP"></span><b>1. Pengertian Plastik PP</b><span></span></h4> <p><span>Plastik PP merupakan singkatan dari </span><i><span>polypropylene</span></i><span>, yaitu jenis plastik termoplastik yang banyak digunakan untuk membikin kemasan, wadah makanan, tutup botol, dan beragam perlengkapan rumah tangga. Material ini populer karena bobotnya ringan, cukup kuat, serta dapat dibentuk menjadi beragam produk sesuai kebutuhan.</span></p> <p><span>Berikut beberapa keterangan alas mengenai plastik PP:</span></p><div id="maste-1871775376"> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek</b></td> <td><b>Keterangan</b></td> </tr> <tr> <td><span>Nama lengkap</span></td> <td><i><span>Polypropylene</span></i></td> </tr> <tr> <td><span>Singkatan</span></td> <td><span>PP</span></td> </tr> <tr> <td><span>Jenis material</span></td> <td><span>Plastik termoplastik</span></td> </tr> <tr> <td><span>Kode identifikasi</span></td> <td><span>5</span></td> </tr> <tr> <td><span>Contoh penggunaan</span></td> <td><span>Wadah makanan, tutup botol, botol obat, dan sedotan</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="2_Apa_Arti_Kode_Plastik_PP"></span><b>2. Apa Arti Kode Plastik PP?</b><span></span></h4> <p><span>Plastik PP umumnya ditandai dengan bilangan 5 yang tercantum di dalam simbol segitiga pada produk plastik. Angka tersebut merupakan </span><i><span>Resin Identification Code</span></i><span> (RIC), yaitu kode untuk mengenali jenis resin yang digunakan dalam suatu produk. Kode ini membantu proses pemilahan plastik, tetapi bukan garansi bahwa produk tersebut pasti dapat didaur ulang di semua tempat.</span></p> <p><span>Beberapa hal yang perlu diketahui tentang kode plastik PP:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Angka 5:</b><span> memberitahu bahwa material utama produk tersebut adalah polypropylene.</span></li> <li aria-level="1"><b>Tulisan PP:</b><span> terkadang dicantumkan berbareng bilangan untuk memperjelas jenis plastiknya.</span></li> <li aria-level="1"><b>Fungsi kode:</b><span> membantu mengenali dan memilah jenis material plastik.</span></li> <li aria-level="1"><b>Bukan garansi keamanan:</b><span> kode 5 saja tidak memastikan suatu produk terlindungi untuk semua jenis makanan maupun penggunaan, termasuk pemanasan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Bukan garansi daur ulang:</b><span> kapasitas mendaur ulang statis bersandar pada kondisi produk dan akomodasi pengolahan yang tersedia.</span></li> </ul> <h4><span id="3_Bagaimana_Plastik_PP_Dibuat"></span><b>3. Bagaimana Plastik PP Dibuat?</b><span></span></h4> <p><span>Plastik PP dibuat melalui proses polimerisasi, yaitu proses kimia yang menggabungkan molekul-molekul kecil disebut propilena menjadi rantai polimer yang panjang. Hasilnya berupa material polypropylene yang kemudian dapat diolah menjadi beragam bentuk produk menggunakan teknik manufaktur yang sesuai.</span></p> <p><span>Secara sederhana, proses pembuatannya dapat digambarkan sebagai berikut:</span></p> <ol> <li aria-level="1"><b>Menyiapkan bahan baku:</b><span> propilena digunakan sebagai bahan dasar.</span></li> <li aria-level="1"><b>Proses polimerisasi:</b><span> molekul propilena digabungkan untuk membentuk rantai polimer polypropylene.</span></li> <li aria-level="1"><b>Pembentukan resin:</b><span> material diolah menjadi butiran plastik maupun </span><i><span>resin pellet</span></i><span> yang dapat digunakan dalam proses produksi.</span></li> <li aria-level="1"><b>Proses pencetakan:</b><span> resin dipanaskan dan dibentuk menggunakan metode seperti </span><i><span>injection molding</span></i><span> maupun </span><i><span>extrusion</span></i><span>, sesuai produk yang mau dibuat.</span></li> <li aria-level="1"><b>Penyelesaian produk:</b><span> hasil cetakan didinginkan dan diperiksa sebelum digunakan maupun didistribusikan.</span></li> </ol> <p><span>Proses tersebut dapat berbeda bersandar pada jenis produk dan teknologi yang digunakan. Namun, secara umum, polimerisasi dan pembentukan material menjadi produk merupakan dua tahap krusial dalam pembuatan plastik PP.</span></p> <h2><span id="Karakteristik_Plastik_PP"></span><b>Karakteristik Plastik PP</b><span></span></h2> <p><span>Plastik PP memiliki sejumlah ciri khas yang membuatnya banyak digunakan untuk beragam kebutuhan, terutama karena material ini cukup ringan, kuat, tahan terhadap kondisi tertentu, dan gampang diproses. Sifat-sifat tersebut juga membikin PP dapat digunakan untuk produk dengan bentuk dan fungsi yang beragam.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Karakteristik</b></td> <td><b>Penjelasan</b></td> </tr> <tr> <td><b>Ringan dan kuat</b></td> <td><span>PP memiliki berat yang relatif ringan, tetapi cukup kuat untuk digunakan pada beragam produk sehari-hari. Material ini juga memiliki ketahanan yang baik terhadap benturan dan dapat mengekang penggunaan berulang pada produk tertentu.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Tahan terhadap panas</b></td> <td><span>PP memiliki titik leleh yang relatif tinggi dibandingkan beberapa plastik komoditas lainnya, sehingga dapat digunakan pada produk yang membutuhkan ketahanan terhadap suhu lebih tinggi. Namun, ketahanan panas statis bersandar pada bentuk produk dan kondisi penggunaannya.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Tahan terhadap bahan kimia</b></td> <td><span>PP memiliki ketahanan yang baik terhadap banyak jenis bahan kimia, sehingga sering digunakan untuk wadah maupun perlengkapan yang bergesekan dengan beragam zat. Meski demikian, ketahanannya tidak sama terhadap semua bahan kimia.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Tahan terhadap kelembapan</b></td> <td><span>PP memiliki daya serap air yang sangat rendah sehingga tidak gampang menyerap kelembapan. Karakteristik ini membuatnya cocok digunakan untuk beragam bungkusan dan wadah yang membutuhkan perlindungan dari air.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Mudah dibentuk dan diolah</b></td> <td><span>Sebagai termoplastik, PP dapat dilunakkan dengan pemanasan dan dibentuk balik menggunakan beragam proses produksi. Sifat ini memungkinkan PP dibuat menjadi beragam bentuk, mulai dari wadah hingga elemen produk.</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="1_Ringan_dan_Kuat"></span><b>1. Ringan dan Kuat</b><span></span></h4> <p><span>Salah satu ciri khas yang membikin plastik PP banyak digunakan adalah perpaduan antara berat yang ringan dan kekuatan yang cukup baik. Material ini dapat menghasilkan produk yang tidak terlalu berat, tetapi statis bisa digunakan untuk beragam kebutuhan sehari-hari. PP juga memiliki ketahanan terhadap benturan yang baik sehingga tidak gampang rusak ketika digunakan dalam kondisi tertentu.</span></p> <h4><span id="2_Tahan_terhadap_Panas_dan_Bahan_Kimia"></span><b>2. Tahan terhadap Panas dan Bahan Kimia</b><span></span></h4> <p><span>PP memiliki ketahanan panas dan kimia yang relatif baik dibandingkan sejumlah plastik lainnya. Karakteristik ini membuatnya banyak digunakan untuk produk yang dapat terpapar suhu maupun bahan kimia tertentu. Namun, bukan berarti semua produk PP dapat digunakan pada suhu tinggi maupun bergesekan dengan semua jenis bahan kimia. Batas penggunaannya statis bersandar pada jenis produk dan kondisi pemakaian.</span></p> <h4><span id="3_Tahan_terhadap_Kelembapan"></span><b>3. Tahan terhadap Kelembapan</b><span></span></h4> <p><span>PP memiliki kapasitas menyerap air yang sangat rendah, sehingga material ini relatif tahan terhadap kelembapan. Sifat tersebut menjadi salah satu karena PP banyak digunakan untuk bungkusan dan wadah yang membutuhkan perlindungan dari air maupun kondisi lembap.</span></p> <h4><span id="4_Mudah_Dibentuk_dan_Diolah"></span><b>4. Mudah Dibentuk dan Diolah</b><span></span></h4> <p><span>Sebagai material termoplastik, PP dapat </span><b>dilunakkan ketika dipanaskan dan dibentuk menggunakan beragam metode produksi</b><span>. Karakteristik ini memungkinkan produsen menghasilkan produk PP dalam beragam bentuk dan ukuran, termasuk melalui proses seperti </span><i><span>injection molding</span></i><span>, </span><i><span>extrusion</span></i><span>, dan </span><i><span>blow molding</span></i><span>. Kemudahan pengolahan tersebut turut membikin PP menjadi salah satu material yang banyak digunakan dalam industri.</span></p> <h2><span id="Kegunaan_Plastik_PP_dalam_Kehidupan_Sehari-hari"></span><b>Kegunaan Plastik PP dalam Kehidupan Sehari-hari</b><span></span></h2> <p><span>Karakteristik plastik PP yang ringan, kuat, tahan terhadap kelembapan, serta relatif tahan terhadap panas dan bahan kimia membikin material ini digunakan dalam beragam bidang. Penggunaannya tidak cuma terbendung pada produk rumah tangga, tetapi juga mencakup kemasan, kebutuhan industri, hingga perlengkapan medis.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Bidang Penggunaan</b></td> <td><b>Contoh Produk Plastik PP</b></td> <td><b>Alasan Banyak Digunakan</b></td> </tr> <tr> <td><b>Kemasan dan wadah makanan</b></td> <td><span>Kotak makan, wadah penyimpanan, gelas plastik, tutup botol, dan bungkusan makanan</span></td> <td><span>Ringan, tahan kelembapan, dan memiliki ketahanan panas yang relatif baik</span></td> </tr> <tr> <td><b>Peralatan rumah tangga</b></td> <td><span>Ember, baskom, keranjang, tempat penyimpanan, bangku plastik, dan beragam perlengkapan rumah</span></td> <td><span>Ringan, cukup kuat, dan gampang dibentuk</span></td> </tr> <tr> <td><b>Kemasan produk dan industri</b></td> <td><span>Karung maupun </span><i><span>woven bag</span></i><span>, wadah produk, bungkusan fleksibel, serta elemen bungkusan lainnya</span></td> <td><span>Memiliki kekuatan yang baik dan dapat diproses menjadi beragam bentuk</span></td> </tr> <tr> <td><b>Produk medis</b></td> <td><span>Wadah obat, alat medis sekali pakai, bungkusan medis, dan elemen perlengkapan kesehatan tertentu</span></td> <td><span>Ringan, dapat diproses dengan beragam metode, serta memiliki ketahanan terhadap sejumlah bahan kimia</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="1_Kemasan_dan_Wadah_Makanan"></span><b>1. Kemasan dan Wadah Makanan</b><span></span></h4> <p><span>Plastik PP banyak digunakan untuk bungkusan dan wadah makanan, seperti kotak makan, wadah penyimpanan, tutup botol, serta beragam bungkusan produk pangan. Sifatnya yang ringan, memiliki daya serap air rendah, dan relatif tahan terhadap panas membikin PP sesuai untuk beragam kebutuhan tersebut. Namun, penggunaan PP untuk makanan statis mesti mempertimbangkan rincian produk dan instruksi penggunaan dari produsennya.</span></p> <h4><span id="2_Peralatan_Rumah_Tangga"></span><b>2. Peralatan Rumah Tangga</b><span></span></h4> <p><span>Dalam hayat sehari-hari, PP dapat ditemukan pada beragam perlengkapan rumah tangga, mulai dari ember dan baskom hingga keranjang serta tempat penyimpanan. Material ini banyak dipilih karena dapat menghasilkan produk yang ringan, cukup kuat, dan gampang dibuat dalam beragam bentuk.</span></p> <h4><span id="3_Kemasan_Produk_dan_Industri"></span><b>3. Kemasan Produk dan Industri</b><span></span></h4> <p><span>Penggunaan PP juga cukup luas dalam sektor bungkusan dan kebutuhan industri. Material ini dapat diolah menjadi produk dengan bentuk yang beragam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemasan maupun fungsi tertentu.</span></p> <h4><span id="4_Produk_Medis_dan_Perlengkapan_Lainnya"></span><b>4. Produk Medis dan Perlengkapan Lainnya</b><span></span></h4> <p><span>Di sektor kesehatan, PP digunakan pada beragam produk dan perlengkapan medis, termasuk beberapa jenis wadah obat, alat medis sekali pakai, serta bungkusan medis. Selain itu, PP juga dimanfaatkan untuk beragam elemen produk lain karena sifat materialnya yang ringan, gampang diproses, dan memiliki ketahanan terhadap sejumlah bahan kimia.</span></p> <h2><span id="Kelebihan_dan_Kekurangan_Plastik_PP"></span><b>Kelebihan dan Kekurangan Plastik PP</b><span></span></h2> <p><span>Plastik PP memiliki beragam sifat yang membuatnya banyak digunakan, tetapi material ini juga memiliki keterbatasan. Memahami kedua sisi tersebut krusial agar penggunaan PP dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pemakaiannya.</span></p> <h4><span id="1_Kelebihan_Plastik_PP"></span><b>1. Kelebihan Plastik PP</b><span></span></h4> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Kelebihan</b></td> <td><b>Penjelasan</b></td> </tr> <tr> <td><b>Ringan</b></td> <td><span>Memiliki berat relatif rendah sehingga gampang digunakan dan dipindahkan.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Cukup kuat</b></td> <td><span>Memiliki ketahanan yang baik terhadap benturan dan penggunaan sehari-hari pada beragam produk.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Tahan terhadap kelembapan</b></td> <td><span>Memiliki daya serap air yang sangat rendah sehingga tidak gampang menyerap air.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Relatif tahan panas</b></td> <td><span>Memiliki ketahanan terhadap suhu yang cukup baik dibandingkan beberapa jenis plastik lainnya.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Tahan terhadap banyak bahan kimia</b></td> <td><span>Tidak gampang bereaksi dengan beragam zat kimia tertentu sehingga banyak digunakan untuk wadah dan kebutuhan industri.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Mudah diproses</b></td> <td><span>Dapat dibentuk menjadi beragam macam produk menggunakan proses manufaktur yang berbeda.</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="2_Kekurangan_Plastik_PP"></span><b>2. Kekurangan Plastik PP</b><span></span></h4> <p><span>Meskipun memiliki banyak kelebihan, plastik PP juga memiliki beberapa keterbatasan. Material ini dapat mengalami degradasi akibat paparan cahaya ultraviolet dalam jangka panjang dan sifatnya dapat berubah ketika digunakan pada kondisi yang eksis di luar batas yang direkomendasikan.</span></p> <p><span>Beberapa kekurangan PP yang perlu diperhatikan antara lain:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kurang tahan terhadap paparan cahaya UV</b><span> dalam jangka panjang tanpa perlindungan maupun penambahan bahan tertentu.</span></li> <li aria-level="1"><b>Dapat berubah bentuk pada suhu tinggi</b><span> jika digunakan melampaui batas yang sesuai.</span></li> <li aria-level="1"><b>Tidak selalu gampang didaur ulang</b><span>, karena kesiapan akomodasi dan mekanisme pengelolaan sampah PP berbeda-beda di setiap wilayah.</span></li> <li aria-level="1"><b>Kekuatan dan ketahanannya bersandar pada formulasi serta bentuk produk</b><span>, sehingga tidak semua produk PP memiliki ciri khas yang sama.</span></li> </ul> <h4><span id="3_Apakah_Plastik_PP_Aman_Digunakan"></span><b>3. Apakah Plastik PP Aman Digunakan?</b><span></span></h4> <p><span>Plastik PP banyak digunakan untuk produk yang bergesekan dengan makanan dan minuman. Namun, </span><b>keamanan tidak cuma ditentukan oleh jenis plastiknya</b><span>, melainkan juga oleh tujuan penggunaan, proses produksi, bahan tambahan, serta standar yang dipenuhi oleh produk tersebut. Karena itu, gunakan produk PP sesuai instruksi dan peruntukannya.</span></p> <h4><span id="4_Apakah_Plastik_PP_Bisa_Digunakan_Kembali"></span><b>4. Apakah Plastik PP Bisa Digunakan Kembali?</b><span></span></h4> <p><span>Produk berbahan PP </span><b>dapat digunakan balik jika memang dirancang untuk penggunaan berulang</b><span> dan kondisinya statis baik. Sebaliknya, produk PP yang dibuat untuk sekali pakai tidak otomatis menjadi terlindungi maupun sesuai digunakan berkali-kali cuma karena materialnya adalah polypropylene.</span></p> <p><span>Sebelum menggunakan balik produk PP, perhatikan beberapa hal berikut:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Apakah produk memang dirancang untuk penggunaan berulang?</span></li> <li aria-level="1"><span>Apakah terdapat instruksi khusus dari produsen?</span></li> <li aria-level="1"><span>Apakah produk statis utuh dan tidak rusak?</span></li> <li aria-level="1"><span>Apakah produk mengalami fluktuasi bentuk, retak, maupun kerusakan setelah digunakan?</span></li> <li aria-level="1"><span>Apakah metode penggunaan dan pencuciannya sesuai dengan instruksi produk?</span></li> </ul> <h2><span id="Plastik_PP_dan_Lingkungan"></span><b>Plastik PP dan Lingkungan</b><span></span></h2> <p><span>Plastik PP dapat didaur ulang, tetapi keberhasilannya sangat bersandar pada mekanisme pengumpulan, pemilahan, dan akomodasi pengolahan yang tersedia. Karena itu, keberadaan kode </span><b>5 (PP)</b><span> pada suatu produk tidak otomatis berarti produk tersebut akan didaur ulang. Setelah digunakan, PP perlu dipisahkan dari jenis sampah lain agar lebih gampang masuk ke proses pengelolaan dan daur ulang.</span></p> <h4><span id="1_Apakah_Plastik_PP_Bisa_Didaur_Ulang"></span><b>1. Apakah Plastik PP Bisa Didaur Ulang?</b><span></span></h4> <p><span>Plastik PP termasuk material yang </span><b>dapat didaur ulang secara mekanis</b><span>. Produk PP yang terkumpul dapat dipilah, dibersihkan, dicacah, kemudian diproses menjadi bahan plastik daur ulang untuk digunakan balik dalam pembuatan produk tertentu.</span></p> <h4><span id="2_Bagaimana_Plastik_PP_Dikelola_Setelah_Digunakan"></span><b>2. Bagaimana Plastik PP Dikelola Setelah Digunakan?</b><span></span></h4> <p><span>Secara umum, pengelolaan plastik PP setelah digunakan dapat dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Tahap</b></td> <td><b>Proses</b></td> </tr> <tr> <td><b>Pemilahan</b></td> <td><span>Memisahkan PP dari jenis plastik dan sampah lainnya.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Pengumpulan</b></td> <td><span>PP yang sudah dipilah dikumpulkan untuk masuk ke mekanisme pengelolaan maupun akomodasi daur ulang.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Pembersihan</b></td> <td><span>Sisa makanan, minuman, maupun kotoran dibersihkan sebelum material diproses.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Pencacahan</b></td> <td><span>Plastik dipotong menjadi bagian-bagian kecil untuk memudahkan proses selanjutnya.</span></td> </tr> <tr> <td><b>Pengolahan</b></td> <td><span>Material diproses menjadi bahan plastik daur ulang yang dapat digunakan untuk produk tertentu.</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><span>Namun, tidak semua produk PP dapat diproses dengan metode yang sama. Kondisi material, bentuk produk, tingkat kontaminasi, serta kesiapan akomodasi daur ulang dapat memengaruhi apakah suatu produk dapat didaur ulang secara efektif.</span></p> <h4><span id="3_Mengapa_Penggunaan_Plastik_PP_Tetap_Perlu_Diperhatikan"></span><b>3. Mengapa Penggunaan Plastik PP Tetap Perlu Diperhatikan?</b><span></span></h4> <p><span>Meskipun dapat didaur ulang, plastik PP statis merupakan material yang perlu dikelola dengan baik setelah digunakan. Jika dibuang sembarangan, sampah plastik dapat mencemari lingkungan dan membutuhkan waktu yang sangat durasi untuk terurai secara alami. Selain itu, proses produksi dan pengelolaan plastik juga membutuhkan sumber daya dan energi.</span></p> <p><span>Karena itu, penggunaan PP sebaiknya tidak cuma berfokus pada kapasitas material untuk didaur ulang, tetapi juga pada mengurangi penggunaan yang tidak diperlukan dan memastikan produk yang sudah digunakan masuk ke mekanisme pengelolaan sampah yang tepat.</span></p> <h4><span id="4_Tips_Menggunakan_Plastik_PP_dengan_Lebih_Bijak"></span><b>4. Tips Menggunakan Plastik PP dengan Lebih Bijak</b><span></span></h4> <p><span>Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk mengelola penggunaan plastik PP antara lain:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Gunakan balik produk</b><span> jika memang dirancang untuk penggunaan berulang dan kondisinya statis layak.</span></li> <li aria-level="1"><b>Hindari penggunaan berlebihan</b><span>, terutama untuk produk yang cuma digunakan dalam waktu singkat.</span></li> <li aria-level="1"><b>Pisahkan sampah PP</b><span> dari sampah lainnya agar lebih gampang dikumpulkan dan diproses.</span></li> <li aria-level="1"><b>Bersihkan wadah PP</b><span> dari sisa makanan maupun minuman sebelum memasukkannya ke mekanisme daur ulang.</span></li> <li aria-level="1"><b>Perhatikan instruksi penggunaan produk</b><span>, terutama untuk wadah yang digunakan menyimpan makanan maupun terkena panas.</span></li> <li aria-level="1"><b>Salurkan ke akomodasi pengelolaan maupun daur ulang</b><span> yang menerima plastik PP jika tersedia di daerah tempat tinggal.</span></li> </ul> <h3><span id="Kesimpulan"></span><b>Kesimpulan</b><span></span></h3> <p><span>Plastik PP (</span><i><span>polypropylene</span></i><span>) merupakan salah satu jenis plastik yang banyak digunakan karena memiliki berat ringan, cukup kuat, tahan terhadap kelembapan, serta relatif tahan terhadap panas dan beragam bahan kimia. Karakteristik tersebut membuatnya dapat ditemukan pada beragam produk, mulai dari wadah makanan dan perlengkapan rumah tangga hingga bungkusan industri dan beberapa perlengkapan medis. Meski memiliki banyak kelebihan, PP statis memiliki kekurangan dan perlu digunakan sesuai fungsi serta kondisi yang dianjurkan.</span></p> <p><span>Plastik PP juga termasuk material yang dapat didaur ulang, tetapi pengelolaannya statis membutuhkan proses pemilahan dan akomodasi yang sesuai. Karena itu, penggunaan plastik sebaiknya tidak cuma mempertimbangkan manfaatnya, tetapi juga sepertiapa material tersebut dikelola setelah digunakan. Mengurangi penggunaan yang tidak diperlukan, menggunakan balik produk yang memang dirancang untuk dipakai berulang, serta memilah dan menyalurkan sampah ke akomodasi pengelolaan yang tepat merupakan cara sederhana untuk mengurangi dampaknya terhadap lingkungan.</span></p> <h4><span id="Referensi_Buku"></span><b>Referensi Buku</b><span></span></h4> <p><span>Mengenal bumi berarti memahami beragam proses dan material yang membentuk hayat di dalamnya, termasuk plastik yang begitu dekat dengan aktivitas sehari-hari. Melalui buku-buku bertema bumi, lingkungan, dan sains, kita dapat melihat lebih luas sepertiapa aktivitas manusia berhubungan dengan kondisi planet yang kita tinggali. Dengan pemahaman tersebut, sudah seharusnya kita ikut menjaga bumi, salah satunya dengan menggunakan plastik secara lebih bijak dan bertanggung jawab.</span></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/items/9786024814236_Bumi_FINAL-1.jpg" alt=" Bumi" width="349" height="470"></a></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <ul> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Arti BPA Free</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Plastik HDPE</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Plastik PP</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Resep Kuah Sate Padang</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Stainless Steel vs Keramik</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Stainless Steel vs Titanium</a></li> </ul> </div> </div> </div> </div><div> <div> <div> <figure> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"> <img alt="" src="https://secure.gravatar.com/avatar/0fad9aa1cbbb7c57fb8bcdc8bee889b8?s=160&amp;d=identicon&amp;r=g" srcset="https://secure.gravatar.com/avatar/0fad9aa1cbbb7c57fb8bcdc8bee889b8?s=160&amp;d=identicon&amp;r=g 2x" height="80" width="80" loading="lazy"> </a> </figure> <h2>Written by <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><span itemprop="name">Vania Andini</span></a></h2> <p>perempuan di balik layar. mengamati tren dalam industri literasi dan aktif membagikan ulasan buku serta menulis artikel.</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/plastik-pp-dan-berbagai-kegunaannya-dalam-kehidupan-sehari-hari-173699</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 07:46:33 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Vania Andini)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Stainless Steel VS Keramik: Pilih Mana untuk Kebutuhan Sehari-hari? ]]></title> <description><![CDATA[Stainless Steel VS Keramik: Pilih Mana untuk Kebutuhan Sehari-hari? . stainless steel vs keramik – Dalam hayat sehari-hari, kita menggunakan beragam barang yang terbuat dari material berbeda, dan pemilihan material tersebut da...]]></description> <media:thumbnail url="https://images.pexels.com/photos/28867382/pexels-photo-28867382/free-photo-of-vas-keramik-buatan-tangan-dengan-desain-floralis.jpeg?cs=tinysrgb&amp;dpr=1&amp;w=500"/> <category><![CDATA[Sastra]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/stainless-steel-vs-keramik-pilih-mana-untuk-kebutuhan-sehari-hari-173700</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><span><strong>stainless steel vs keramik</strong> &ndash; Dalam hayat sehari-hari, kita menggunakan beragam barang yang terbuat dari material berbeda, dan pemilihan material tersebut dapat memengaruhi kekuatan, daya tahan, hingga metode merawatnya. Dua material yang cukup sering digunakan dalam beragam kebutuhan adalah stainless steel dan keramik. Keduanya memiliki ciri khas yang berbeda dan masing-masing menawarkan kelebihan untuk fungsi tertentu.</span></p> <p><span>Stainless steel dikenal sebagai material logam yang kuat, tahan terhadap korosi, dan relatif gampang dirawat. Sementara itu, keramik memiliki ciri khas keras, tahan terhadap suhu tinggi, serta banyak digunakan pada perlengkapan rumah tangga dan beragam kebutuhan lainnya. Lantas, apa perbedaan stainless steel dan keramik? Mana yang lebih kuat, tahan lama, dan praktis digunakan? Yuk, kenali komparasi keduanya agar dapat menentukan material yang paling sesuai dengan kebutuhan.</span></p> <h2><span id="Mengenal_Stainless_Steel_dan_Keramik"></span><b>Mengenal Stainless Steel dan Keramik</b><span></span></h2> <h4><span id="Apa_Itu_Stainless_Steel"></span><b>Apa Itu Stainless Steel?</b><span></span></h4> <p><span>Stainless steel maupun baja tahan karat merupakan material berbasis besi yang hamil kromium sebagai salah satu elemen pentingnya. Kandungan kromium membantu membentuk lapisan pelindung pada permukaan material sehingga stainless steel memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi. Selain kromium, beberapa jenis stainless steel juga hamil elemen seperti nikel, molibdenum, dan karbon dalam komposisi yang berbeda. Kombinasi tersebut membikin stainless steel memiliki ciri khas yang dapat disesuaikan untuk beragam kebutuhan.</span></p> <p><span>Karena memiliki kekuatan, daya tahan, dan ketahanan terhadap korosi yang baik, stainless steel banyak digunakan dalam hayat sehari-hari. Material ini dapat ditemukan pada perlengkapan dapur, alat makan, wadah makanan dan minuman, perlengkapan rumah tangga, hingga beragam elemen bangunan dan industri.</span></p><div id="maste-82793300"> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <h4><span id="Apa_Itu_Keramik"></span><b>Apa Itu Keramik?</b><span></span></h4> <p><span>Keramik merupakan material non-logam yang umumnya dibuat dari bahan anorganik seperti tanah liat, mineral, dan bahan tambahan tertentu. Bahan tersebut dibentuk sesuai kebutuhan, kemudian melalui proses pengeringan dan pembakaran pada suhu tinggi sehingga menghasilkan material yang keras dan memiliki bentuk yang relatif stabil. Karakteristik keramik dapat berbeda tergantung bahan penyusun, proses pembuatan, dan tujuan penggunaannya.</span></p> <p><span>Secara umum, keramik dikenal memiliki permukaan yang keras, tahan terhadap suhu tinggi, serta tidak mengalami korosi seperti material logam. Keramik juga banyak digunakan dalam hayat sehari-hari, misalnya untuk piring, mangkuk, ubin, wastafel, hingga beragam perlengkapan dan elemen tertentu.</span></p> <h3><span id="Apa_Perbedaan_Dasar_Stainless_Steel_dan_Keramik"></span><b>Apa Perbedaan Dasar Stainless Steel dan Keramik?</b><span></span></h3> <p><span>Meskipun sama-sama dapat digunakan untuk beragam kebutuhan, stainless steel dan keramik memiliki sifat alas yang berbeda. Stainless steel merupakan material logam yang cenderung lebih tahan terhadap benturan, sedangkan keramik memiliki ciri khas keras tetapi dapat retak maupun pecah ketika menerima benturan tertentu. Perbedaan tersebut membikin pemilihan material perlu disesuaikan dengan fungsi dan kondisi penggunaannya.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek</b></td> <td><b>Stainless Steel</b></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><b>Jenis material</b></td> <td><span>Logam berbasis besi</span></td> <td><span>Material non-logam anorganik</span></td> </tr> <tr> <td><b>Kekuatan</b></td> <td><span>Kuat dan memiliki ketahanan mekanis yang baik</span></td> <td><span>Keras, tetapi cenderung lebih rapuh</span></td> </tr> <tr> <td><b>Bobot</b></td> <td><span>Relatif berat, bersandar jenis dan bentuk produk</span></td> <td><span>Bervariasi, umumnya cukup bermutu pada produk tertentu</span></td> </tr> <tr> <td><b>Ketahanan panas</b></td> <td><span>Baik, bersandar pada jenis</span></td> <td><span>Umumnya sangat baik</span></td> </tr> <tr> <td><b>Ketahanan korosi</b></td> <td><span>Baik karena adanya lapisan pelindung</span></td> <td><span>Tidak berkarat seperti logam</span></td> </tr> <tr> <td><b>Ketahanan benturan</b></td> <td><span>Cenderung lebih baik dan tidak gampang pecah</span></td> <td><span>Dapat retak maupun pecah akibat benturan</span></td> </tr> <tr> <td><b>Perawatan</b></td> <td><span>Relatif gampang dibersihkan dan dirawat</span></td> <td><span>Relatif gampang dirawat, tetapi perlu menghindari benturan dan kerusakan permukaan</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><span>Dengan ciri khas tersebut, stainless steel cenderung lebih sesuai untuk kebutuhan yang mengutamakan kekuatan dan ketahanan terhadap benturan, sedangkan keramik memiliki kelebihan pada kekerasan dan ketahanan terhadap suhu tinggi. Namun, ciri khas tersebut statis dapat berbeda tergantung jenis material dan produk yang digunakan.</span></p> <h2><span id="Stainless_Steel_VS_Keramik_Mana_yang_Lebih_Kuat_dan_Tahan_Lama"></span><b>Stainless Steel VS Keramik: Mana yang Lebih Kuat dan Tahan Lama?</b><span></span></h2> <h4><span id="Mana_yang_Lebih_Kuat_terhadap_Benturan"></span><b>Mana yang Lebih Kuat terhadap Benturan?</b><span></span></h4> <p><span>Jika dibandingkan dari ketahanan terhadap benturan, stainless steel umumnya lebih unggul karena memiliki sifat yang lebih ulet dan tidak gampang pecah ketika menerima benturan. Keramik memang memiliki tingkat kekerasan yang tinggi, tetapi sifatnya yang lebih rapuh membikin material ini dapat retak, terkelupas, maupun pecah ketika terkena benturan maupun tekanan tertentu. Karena itu, stainless steel lebih cocok untuk produk yang sering digunakan dan berisiko mengalami benturan.</span></p> <h4><span id="Mana_yang_Lebih_Tahan_terhadap_Panas"></span><b>Mana yang Lebih Tahan terhadap Panas?</b><span></span></h4> <p><span>Keramik umumnya memiliki ketahanan terhadap suhu tinggi yang sangat baik, sehingga banyak digunakan pada perlengkapan dan kebutuhan yang berhubungan dengan panas. Stainless steel juga dapat digunakan pada kondisi bersuhu tinggi, tetapi batas ketahanannya bersandar pada jenis dan komposisi stainless steel yang digunakan. Oleh karena itu, pemilihan material untuk kebutuhan panas sebaiknya mempertimbangkan jenis produk dan suhu kerja yang akan dihadapi.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek</b></td> <td><b>Stainless Steel</b></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><span>Ketahanan terhadap panas</span></td> <td><span>Baik, bersandar pada jenis</span></td> <td><span>Umumnya sangat baik</span></td> </tr> <tr> <td><span>Paparan suhu tinggi</span></td> <td><span>Dapat digunakan pada aplikasi tertentu</span></td> <td><span>Banyak digunakan untuk aplikasi bersuhu tinggi</span></td> </tr> <tr> <td><span>Perubahan suhu mendadak</span></td> <td><span>Bergantung pada jenis dan ketebalan</span></td> <td><span>Dapat berisiko mengalami </span><i><span>thermal shock</span></i><span> pada jenis tertentu</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="Mana_yang_Lebih_Tahan_terhadap_Air_dan_Korosi"></span><b>Mana yang Lebih Tahan terhadap Air dan Korosi?</b><span></span></h4> <p><span>Stainless steel memiliki ketahanan terhadap korosi karena kandungan kromiumnya membantu membentuk lapisan pelindung pada permukaan material. Namun, tingkat ketahanannya statis bersandar pada jenis stainless steel dan lingkungan penggunaannya. Keramik tidak mengalami karat seperti logam karena bukan material berbasis besi, tetapi ketahanan terhadap air statis dapat dipengaruhi oleh jenis keramik, lapisan permukaan, dan kualitas pembuatannya.</span></p> <h4><span id="Mana_yang_Lebih_Awet"></span><b>Mana yang Lebih Awet?</b><span></span></h4> <p><span>Keduanya dapat memiliki umur penggunaan yang panjang jika digunakan sesuai fungsi dan dirawat dengan baik. Stainless steel cenderung lebih tahan terhadap benturan, sedangkan keramik dapat bertetap sangat durasi jika tidak mengalami benturan maupun fluktuasi suhu yang ekstrem. Faktor seperti kualitas material, intensitas pemakaian, paparan panas, kondisi lingkungan, serta metode perawatan akan menentukan seberapa durasi suatu produk dapat digunakan.</span></p> <p><b>Secara sederhana:</b></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Ketahanan benturan:</b><span> stainless steel lebih unggul.</span></li> <li aria-level="1"><b>Kekerasan permukaan:</b><span> keramik lebih unggul.</span></li> <li aria-level="1"><b>Ketahanan panas:</b><span> keramik umumnya lebih unggul.</span></li> <li aria-level="1"><b>Ketahanan terhadap karat:</b><span> keduanya tidak gampang berkarat, tetapi mekanismenya berbeda.</span></li> <li aria-level="1"><b>Daya tahan:</b><span> keduanya dapat awet jika digunakan sesuai fungsi.</span></li> <li aria-level="1"><b>Untuk penggunaan yang sering terkena benturan:</b><span> stainless steel lebih praktis.</span></li> <li aria-level="1"><b>Untuk kebutuhan yang mengutamakan ketahanan panas:</b><span> keramik dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.</span></li> </ul> <h2><span id="Perbandingan_Stainless_Steel_dan_Keramik_dalam_Kehidupan_Sehari-hari"></span><b>Perbandingan Stainless Steel dan Keramik dalam Kehidupan Sehari-hari</b><span></span></h2> <h4><span id="Peralatan_Dapur_dan_Peralatan_Makan"></span><b>Peralatan Dapur dan Peralatan Makan</b><span></span></h4> <p><span>Stainless steel dan keramik sama-sama banyak ditemukan di dapur, tetapi penggunaannya cenderung berbeda. Stainless steel sering digunakan pada panci, wajan, sendok, garpu, rak dapur, hingga beragam perlengkapan yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan terhadap penggunaan berulang. Sementara itu, keramik lebih lazim ditemukan pada piring, mangkuk, cangkir, ubin dapur, serta perlengkapan tertentu yang membutuhkan permukaan keras dan tahan panas.</span></p> <h4><span id="Wadah_Makanan_dan_Minuman"></span><b>Wadah Makanan dan Minuman</b><span></span></h4> <p><span>Untuk wadah makanan dan minuman, stainless steel memiliki kelebihan berupa daya tahan terhadap benturan dan penggunaan berulang sehingga banyak digunakan untuk botol minum, termos, kotak makan, serta wadah gudang tertentu. Keramik juga dapat digunakan untuk menyimpan dan menyajikan makanan karena permukaannya relatif gampang dibersihkan dan tahan terhadap panas, tetapi sifatnya yang lebih rapuh membuatnya perlu ditangani dengan lebih hati-hati.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Kebutuhan</b></td> <td><b>Stainless Steel</b></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><span>Botol minum</span></td> <td><span>Umum digunakan</span></td> <td><span>Kurang umum</span></td> </tr> <tr> <td><span>Kotak makan</span></td> <td><span>Umum digunakan</span></td> <td><span>Dapat digunakan</span></td> </tr> <tr> <td><span>Piring dan mangkuk</span></td> <td><span>Dapat digunakan</span></td> <td><span>Sangat umum</span></td> </tr> <tr> <td><span>Cangkir</span></td> <td><span>Dapat digunakan</span></td> <td><span>Sangat umum</span></td> </tr> <tr> <td><span>Wadah tahan benturan</span></td> <td><span>Lebih sesuai</span></td> <td><span>Kurang sesuai</span></td> </tr> <tr> <td><span>Wadah untuk penggunaan berulang</span></td> <td><span>Sangat sesuai</span></td> <td><span>Sesuai, dengan penanganan hati-hati</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="Perlengkapan_Rumah_dan_Dekorasi"></span><b>Perlengkapan Rumah dan Dekorasi</b><span></span></h4> <p><span>Dalam perlengkapan rumah, stainless steel banyak digunakan pada wastafel, rak, pegangan, perlengkapan dapur, dan beragam aksesori yang membutuhkan kekuatan serta ketahanan terhadap air. Keramik lebih sering digunakan sebagai material ubin lantai dan dinding, wastafel, meja maupun permukaan tertentu, serta elemen dekorasi karena tersedia dalam beragam warna, pola, tekstur, dan desain. Pemilihannya biasanya tidak cuma mempertimbangkan daya tahan, tetapi juga fungsi dan tampilan.</span></p> <h4><span id="Penggunaan_di_Bidang_Industri_dan_Kebutuhan_Khusus"></span><b>Penggunaan di Bidang Industri dan Kebutuhan Khusus</b><span></span></h4> <p><span>Di luar rumah tangga, kedua material juga memiliki fungsi yang berbeda. Stainless steel banyak digunakan dalam konstruksi, industri makanan dan minuman, perlengkapan pengolahan, otomotif, serta beragam elemen yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan korosi. Keramik dapat digunakan pada sektor konstruksi, elektronik, kelistrikan, hingga aplikasi industri tertentu karena memiliki sifat tahan panas, keras, dan memiliki kapasitas isolasi listrik pada jenis tertentu.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Bidang</b></td> <td><b>Stainless Steel</b></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><span>Konstruksi</span></td> <td><span>Struktur, railing, panel, dan elemen bangunan</span></td> <td><span>Ubin, dinding, atap, dan material pelapis</span></td> </tr> <tr> <td><span>Industri makanan</span></td> <td><span>Peralatan dan permukaan pengolahan</span></td> <td><span>Peralatan maupun elemen tertentu</span></td> </tr> <tr> <td><span>Elektronik</span></td> <td><span>Komponen dan bagiankecil pendukung tertentu</span></td> <td><span>Isolator dan elemen elektronik tertentu</span></td> </tr> <tr> <td><span>Kelistrikan</span></td> <td><span>Bagian struktural maupun pelindung tertentu</span></td> <td><span>Bahan isolasi pada aplikasi tertentu</span></td> </tr> <tr> <td><span>Rumah tangga</span></td> <td><span>Peralatan, rak, wastafel, dan aksesori</span></td> <td><span>Piring, mangkuk, ubin, wastafel, dan dekorasi</span></td> </tr> <tr> <td><span>Industri khusus</span></td> <td><span>Komponen yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan korosi</span></td> <td><span>Aplikasi yang membutuhkan kekerasan, ketahanan panas, maupun sifat isolasi</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><span>Pada akhirnya, penggunaan stainless steel maupun keramik sangat bersandar pada ciri khas yang dibutuhkan. Stainless steel lebih cocok untuk kebutuhan yang mengutamakan kekuatan, ketahanan benturan, dan penggunaan berulang, sedangkan keramik lebih sesuai untuk kebutuhan yang mengutamakan kekerasan, ketahanan panas, permukaan, maupun fungsi isolasi tertentu.</span></p> <h2><span id="Kelebihan_dan_Kekurangan_Stainless_Steel_vs_Keramik"></span><b>Kelebihan dan Kekurangan Stainless Steel vs Keramik</b><span></span></h2> <h4><span id="Kelebihan_Stainless_Steel"></span><b>Kelebihan Stainless Steel</b><span></span></h4> <p><span>Stainless steel memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Material ini kuat, relatif tahan lama, memiliki ketahanan korosi yang baik, serta tidak gampang rusak ketika digunakan secara berulang. Selain itu, permukaannya relatif gampang dibersihkan sehingga praktis untuk beragam kebutuhan sehari-hari.</span></p> <p><b>Beberapa kelebihan stainless steel:</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Kuat dan relatif tahan terhadap benturan.</span></li> <li aria-level="1"><span>Memiliki ketahanan korosi yang baik.</span></li> <li aria-level="1"><span>Dapat digunakan dalam jangka panjang jika dirawat dengan tepat.</span></li> <li aria-level="1"><span>Relatif gampang dibersihkan dan dirawat.</span></li> <li aria-level="1"><span>Tersedia dalam beragam jenis dan bentuk produk.</span></li> <li aria-level="1"><span>Cocok untuk penggunaan rumah tangga maupun industri.</span></li> </ul> <h4><span id="Kekurangan_Stainless_Steel"></span><b>Kekurangan Stainless Steel</b><span></span></h4> <p><span>Meski memiliki banyak kelebihan, stainless steel bukan berarti bebas dari kekurangan. Material ini umumnya lebih bermutu dibandingkan beberapa material alternatif dan permukaannya dapat mengalami goresan maupun fluktuasi tampilan akibat penggunaan. Selain itu, harga stainless steel juga dapat berbeda cukup jauh tergantung jenis, kualitas, dan proses pembuatannya.</span></p> <h4><span id="Kelebihan_Keramik"></span><b>Kelebihan Keramik</b><span></span></h4> <p><span>Keramik memiliki ciri khas yang membuatnya cocok untuk beragam kebutuhan, terutama yang berhubungan dengan panas dan permukaan. Material ini dikenal keras, tahan terhadap suhu tinggi, serta tidak mengalami karat seperti logam. Keramik juga tersedia dalam beragam warna, pola, bentuk, dan tekstur sehingga sering digunakan tidak cuma karena fungsinya, tetapi juga untuk menunjang tampilan suatu ruangan maupun produk.</span></p> <p><b>Beberapa kelebihan keramik:</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Memiliki ketahanan panas yang baik.</span></li> <li aria-level="1"><span>Permukaannya relatif gampang dibersihkan.</span></li> <li aria-level="1"><span>Tidak berkarat seperti material logam.</span></li> <li aria-level="1"><span>Memiliki banyak pilihan warna dan desain.</span></li> <li aria-level="1"><span>Keras dan tahan terhadap penggunaan dalam kondisi yang sesuai.</span></li> <li aria-level="1"><span>Cocok untuk kebutuhan rumah tangga, dekorasi, dan aplikasi tertentu.</span></li> </ul> <h4><span id="Kekurangan_Keramik"></span><b>Kekurangan Keramik</b><span></span></h4> <p><span>Kekurangan utama keramik terletak pada sifatnya yang cenderung lebih rapuh dibandingkan stainless steel. Meskipun keras, keramik dapat retak, terkelupas, maupun pecah ketika terkena benturan maupun tekanan tertentu. Beberapa produk keramik juga cukup bermutu dan membutuhkan penanganan yang awas agar tidak mengalami kerusakan.</span></p> <h3><span id="Mana_yang_Lebih_Mudah_Dirawat"></span><b>Mana yang Lebih Mudah Dirawat?</b><span></span></h3> <p><span>Keduanya relatif gampang dirawat, tetapi metode penggunaannya perlu disesuaikan dengan ciri khas masing-masing. Stainless steel umumnya cukup dibersihkan secara rutin dan dijaga agar tidak terpapar bahan maupun metode pembersihan yang dapat merusak permukaannya. Keramik juga relatif gampang dibersihkan, tetapi perlu lebih berjaga-jaga terhadap benturan serta kondisi tertentu yang dapat menyebabkan permukaan retak maupun lapisan pelindungnya rusak.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek Perawatan</b></td> <td><b>Stainless Steel</b></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><span>Membersihkan noda</span></td> <td><span>Relatif mudah</span></td> <td><span>Relatif mudah</span></td> </tr> <tr> <td><span>Ketahanan terhadap goresan</span></td> <td><span>Dapat tergores</span></td> <td><span>Permukaan keras, tetapi dapat mengalami kerusakan akibat benturan</span></td> </tr> <tr> <td><span>Ketahanan terhadap benturan</span></td> <td><span>Lebih baik</span></td> <td><span>Lebih gampang retak maupun pecah</span></td> </tr> <tr> <td><span>Perawatan rutin</span></td> <td><span>Relatif sederhana</span></td> <td><span>Relatif sederhana</span></td> </tr> <tr> <td><span>Hal yang perlu diperhatikan</span></td> <td><span>Goresan dan fluktuasi permukaan</span></td> <td><span>Benturan, retak, dan pecah</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><span>Jadi, jika mempertimbangkan kekuatan dan ketahanan terhadap benturan, stainless steel cenderung lebih praktis untuk penggunaan inte nsif. Sementara itu, keramik dapat menjadi pilihan menarik ketika ketahanan panas, permukaan, dan tampilan menjadi penilaian utama.</span></p> <h2><span id="Stainless_Steel_atau_Keramik_Mana_yang_Sebaiknya_Dipilih"></span><b>Stainless Steel maupun Keramik, Mana yang Sebaiknya Dipilih?</b><span></span></h2> <h4><span id="Perbandingan_Stainless_Steel_dan_Keramik"></span><b>Perbandingan Stainless Steel dan Keramik</b><span></span></h4> <p><span>Stainless steel dan keramik memiliki kelebihan yang berbeda. Stainless steel lebih unggul dalam hal kekuatan, ketahanan terhadap benturan, dan penggunaan intensif, sedangkan keramik lebih menonjol dari sisi ketahanan panas dan pilihan tampilan. Perbandingan sederhananya dapat dilihat pada tabel berikut.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek</b></td> <td><b>Stainless Steel</b></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><b>Kekuatan</b></td> <td><span>Kuat dan relatif tangguh</span></td> <td><span>Keras, tetapi cenderung rapuh</span></td> </tr> <tr> <td><b>Ketahanan benturan</b></td> <td><span>Baik, tidak gampang pecah</span></td> <td><span>Rendah, dapat retak maupun pecah</span></td> </tr> <tr> <td><b>Ketahanan panas</b></td> <td><span>Baik, bersandar pada jenis/grade</span></td> <td><span>Sangat baik pada jenis yang sesuai</span></td> </tr> <tr> <td><b>Ketahanan korosi</b></td> <td><span>Baik, terutama pada grade yang tepat</span></td> <td><span>Tidak mengalami korosi seperti logam</span></td> </tr> <tr> <td><b>Bobot</b></td> <td><span>Umumnya lebih ringan dibanding keramik untuk produk sejenis</span></td> <td><span>Cenderung lebih bermutu dan padat</span></td> </tr> <tr> <td><b>Perawatan</b></td> <td><span>Relatif gampang dibersihkan dan dirawat</span></td> <td><span>Mudah dibersihkan, tetapi perlu menghindari benturan</span></td> </tr> <tr> <td><b>Daya tahan</b></td> <td><span>Baik untuk penggunaan jangka panjang dan intensif</span></td> <td><span>Baik jika tidak terkena benturan maupun fluktuasi suhu ekstrem</span></td> </tr> <tr> <td><b>Tampilan</b></td> <td><span>Modern, simpel, dan cenderung minimalis</span></td> <td><span>Beragam warna, pola, tekstur, dan desain</span></td> </tr> <tr> <td><b>Harga</b></td> <td><span>Bervariasi berdasarkan jenis dan kualitas</span></td> <td><span>Bervariasi berdasarkan jenis, kualitas, dan desain</span></td> </tr> <tr> <td><b>Penggunaan umum</b></td> <td><span>Peralatan dapur, botol, rak, wastafel, konstruksi</span></td> <td><span>Piring, cangkir, ubin, wastafel, dekorasi</span></td> </tr> </tbody> </table> <h4><span id="Kapan_Sebaiknya_Memilih_Stainless_Steel"></span><b>Kapan Sebaiknya Memilih Stainless Steel?</b><span></span></h4> <p><span>Stainless steel lebih tepat dipilih ketika material akan digunakan secara intensif dan membutuhkan gabungan antara kekuatan, ketahanan benturan, serta kemudahan perawatan. Karakteristiknya yang tidak gampang pecah membikin material ini cocok untuk barang yang sering dipindahkan, digunakan, maupun berpotensi mengalami benturan.</span></p> <p><span>Beberapa kondisi yang dapat menjadi penilaian untuk memilih stainless steel antara lain:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan material yang kuat dan tangguh</b><span> untuk penggunaan sehari-hari.</span></li> <li aria-level="1"><b>Produk sering terkena benturan</b><span> maupun digunakan dalam aktivitas yang cukup intensif.</span></li> <li aria-level="1"><b>Mengutamakan kemudahan perawatan dan pembersihan.</b></li> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan material yang tahan terhadap air dan korosi</b><span> untuk penggunaan yang sesuai.</span></li> <li aria-level="1"><b>Mencari material serbaguna</b><span> yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga hingga industri.</span></li> </ul> <h4><span id="Kapan_Sebaiknya_Memilih_Keramik"></span><b>Kapan Sebaiknya Memilih Keramik?</b><span></span></h4> <p><span>Keramik dapat menjadi pilihan ketika ketahanan terhadap panas, karakter permukaan, maupun tampilan menjadi penilaian utama. Material ini juga memiliki banyak pilihan warna, motif, dan tekstur sehingga dapat digunakan ketika sisi estetika menjadi bagiankecil krusial dari fungsi produk.</span></p> <p><span>Keramik dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan seperti:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan material yang tahan terhadap suhu tinggi</b><span>, sesuai dengan jenis keramik dan penggunaannya.</span></li> <li aria-level="1"><b>Mengutamakan tampilan dan desain</b><span>, karena tersedia dalam beragam warna, motif, dan tekstur.</span></li> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan permukaan yang keras</b><span> untuk fungsi tertentu.</span></li> <li aria-level="1"><b>Menggunakan material untuk perlengkapan makan maupun dekorasi</b><span> yang tidak sering terkena benturan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan material untuk permukaan maupun pembangunan tertentu</b><span>, seperti ubin dan beragam aplikasi bangunan.</span></li> </ul> <h4><span id="Stainless_Steel_VS_Keramik_Mana_yang_Lebih_Baik"></span><b>Stainless Steel VS Keramik: Mana yang Lebih Baik?</b><span></span></h4> <p><span>Tidak ada material yang absolut lebih baik antara stainless steel dan keramik. Keduanya memiliki ciri khas yang berbeda sehingga pilihan terbaik bersandar pada fungsi, lingkungan penggunaan, tingkat pemakaian, serta ciri khas yang paling dibutuhkan. Stainless steel cenderung lebih sesuai untuk penggunaan yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan terhadap benturan, sedangkan keramik dapat menjadi pilihan ketika ketahanan panas dan tampilan menjadi prioritas.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Jika prioritasnya</b></td> <td><b>Material yang lebih sesuai</b></td> </tr> <tr> <td><span>Kekuatan dan ketahanan benturan</span></td> <td><b>Stainless steel</b></td> </tr> <tr> <td><span>Penggunaan intensif</span></td> <td><b>Stainless steel</b></td> </tr> <tr> <td><span>Perawatan praktis</span></td> <td><b>Stainless steel</b></td> </tr> <tr> <td><span>Ketahanan panas</span></td> <td><b>Keramik</b><span>, sesuai jenis dan penggunaannya</span></td> </tr> <tr> <td><span>Pilihan rancangan dan tampilan</span></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><span>Permukaan keras</span></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> <tr> <td><span>Produk yang sering dipindahkan</span></td> <td><b>Stainless steel</b></td> </tr> <tr> <td><span>Kebutuhan dekoratif</span></td> <td><b>Keramik</b></td> </tr> </tbody> </table> <h2><span id="Tips_Memilih_Material_untuk_Kebutuhan_Sehari-hari"></span><b>Tips Memilih Material untuk Kebutuhan Sehari-hari</b><span></span></h2> <p><span>Sebelum memilih produk berbahan stainless steel maupun keramik, jangan cuma mempertimbangkan tampilan maupun harga. Perhatikan sepertiapa produk tersebut akan digunakan, seberapa sering digunakan, apakah berpotensi terkena benturan, serta kondisi lingkungan tempat produk digunakan. Dengan begitu, material yang dipilih tidak cuma kelihatan sesuai, tetapi juga dapat menjalankan fungsinya dengan baik.</span></p> <p><b>Panduan singkat memilih material:</b></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Butuh material tahan benturan ?</b><span> pilih </span><b>stainless steel</b><span>.</span></li> <li aria-level="1"><b>Mengutamakan ketahanan panas ?</b><span> pertimbangkan </span><b>keramik</b><span> sesuai jenis produknya.</span></li> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan perawatan gampang ?</b><span> pertimbangkan </span><b>stainless steel</b><span>.</span></li> <li aria-level="1"><b>Mengutamakan tampilan dan rancangan ?</b> <b>keramik</b><span> menawarkan banyak pilihan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Untuk penggunaan intensif ?</b><span> pilih berdasarkan fungsi, kualitas, dan jenis material.</span></li> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan produk yang tidak gampang pecah ?</b> <b>stainless steel</b><span> lebih sesuai.</span></li> <li aria-level="1"><b>Membutuhkan permukaan keras untuk fungsi tertentu ?</b> <b>keramik</b><span> dapat menjadi pilihan.</span></li> <li aria-level="1"><b>Masih ragu memilih ?</b><span> utamakan kebutuhan penggunaan, bukan sekadar material yang kelihatan lebih unggul.</span></li> </ul> <h3><span id="Kesimpulan"></span><b>Kesimpulan</b><span></span></h3> <p><span>Stainless steel dan keramik sama-sama memiliki kelebihan yang membuatnya banyak digunakan dalam hayat sehari-hari, tetapi ciri khas keduanya cukup berbeda. Stainless steel cenderung lebih unggul dalam hal kekuatan, ketahanan terhadap benturan, penggunaan intensif, dan kemudahan perawatan. Sementara itu, keramik menawarkan ketahanan panas yang baik, permukaan yang keras, serta beragam pilihan rancangan dan tampilan.</span></p> <p><span>Pada akhirnya, tidak ada material yang absolut lebih baik karena pilihan perlu disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan. Jika membutuhkan material yang handal dan tidak gampang pecah, stainless steel dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Sebaliknya, jika ketahanan panas, permukaan, maupun sisi estetika menjadi prioritas, keramik dapat dipertimbangkan. Dengan memahami ciri khas masing-masing material, kita dapat memilih produk yang lebih tepat, tahan lama, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaannya.</span></p> <h3><span id="Referensi_Buku"></span><b>Referensi Buku</b><span></span></h3> <p><span>Jika mau memperluas wawasan tentang material logam dan perannya dalam evolusi industri, ada beragam bahanbacaan lain yang dapat menjadi rujukan tambahan. Salah satunya adalah buku yang membahas Logam Tanah Jarang (LTJ) serta mineral kritis dan strategis di Indonesia, sehingga pembaca dapat melihat lebih luas sepertiapa sumber daya mineral berpartisipasi dalam beragam teknologi dan industri modern. </span></p> <p><span>Melalui bahasan mengenai potensi geologi, eksplorasi, kebijakan, hingga prospek hilirisasi, buku ini dapat menjadi alternatif bahanbacaan bagi pembaca yang mau mengenal lebih jauh bumi mineral dan logam serta kaitannya dengan evolusi teknologi dan transisi energi.</span></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/product-metas/rm8drrssti.jpg" alt="Potensi Logam Tanah Jarang, Mineral Kritis dan Strategis di Indonesia" width="344" height="574"></a></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <ul> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Arti BPA Free</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Plastik HDPE</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Plastik PP</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Resep Kuah Sate Padang</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Stainless Steel vs Keramik</a></li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank" target="_blank" rel="noopener">Stainless Steel vs Titanium</a></li> </ul> </div> </div> </div> </div><div> <div> <div> <figure> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"> <img alt="" src="https://secure.gravatar.com/avatar/0fad9aa1cbbb7c57fb8bcdc8bee889b8?s=160&amp;d=identicon&amp;r=g" srcset="https://secure.gravatar.com/avatar/0fad9aa1cbbb7c57fb8bcdc8bee889b8?s=160&amp;d=identicon&amp;r=g 2x" height="80" width="80" loading="lazy"> </a> </figure> <h2>Written by <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><span itemprop="name">Vania Andini</span></a></h2> <p>perempuan di balik layar. mengamati tren dalam industri literasi dan aktif membagikan ulasan buku serta menulis artikel.</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/stainless-steel-vs-keramik-pilih-mana-untuk-kebutuhan-sehari-hari-173700</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 07:20:26 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Vania Andini)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Dokter Paru Ungkap Efek Asap Karhutla bagi Kesehatan]]></title> <description><![CDATA[Dokter Paru Ungkap Efek Asap Karhutla bagi Kesehatan. Asap kebakaran hutan dan tanah (karhutla) sering kali dikaitkan dengan masalah pernapasan. Yuk, simak klarifikasi tabib paru tentang efeknya berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/31/ilustrasi-perempuan-batuk-pakai-masker-1788146937279_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/dokter-paru-ungkap-efek-asap-karhutla-bagi-kesehatan-173697</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Paparan asap kebakaran hutan dan tanah (karhutla) tak cuma mengganggu pernapasan, tetapi juga dapat memicu beragam keluhan kesehatan, seperti sakit kepala, mual, hingga tubuh terasa lebih cepat lelah.</p> <p>Namun, gejala tersebut kerap tidak disadari sebagai akibat polusi udara yang terhirup sehari-hari.</p> <p>Dilansir <em>detikcom,</em> Spesialis paru Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, SpP(K), menerangkan bahwa keluhan akibat asap karhutla sering kali tidak dikenali oleh orang yang mengalaminya, Bunda.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>Hal ini sejalan dengan temuan literatur dan riset yang pernah dilakukannya berbareng tim saat kebakaran hutan melanda Palembang dan Riau pada 2015.</p> <p>&ldquo;Umumnya penduduk yang terpajan terhadap asap kebakaran hutan itu sering kali tidak merasakan keluhan itu sebagai sebuah tanda, bahwa itu sebenarnya akibat dari asap kebakaran hutan,&rdquo; ujar Prof Agus.</p> <p>Ia menerangkan bahwa salah satu elemen rapuh dalam asap karhutla adalah karbon monoksida (CO). Paparan gas ini dapat menimbulkan gejala mula berupa sakit kepala, mual, dan kelelahan.</p> <p>Pada fokus yang lebih tinggi, paparan karbon monoksida dapat menyebabkan sakit imam hebat, sesak napas, hingga mual dan muntah.</p> <p>Selain CO, asap karhutla juga hamil gas iritan dan elemen kecil halus maupun particulate matter (PM) yang dapat mengiritasi saluran pernapasan.</p> <p>Paparan elemen tersebut, lanjutnya, dapat memicu sejumlah keluhan, seperti mata merah dan berair, hidung berair, sakit tenggorokan, serta batuk-batuk. Keluhan ini muncul ketika gas dan elemen kecil yang menghirup mengiritasi lapisan pelindung saluran pernapasan.</p> <p>&ldquo;Gas maupun elemen kecil yang dihirup menyebabkan epitel sawar napas itu teriritasi, sehingga terasa gatal, ada sel yang memproduksi dahak, jadi dahaknya menjadi banyak,&rdquo; tuturnya.</p> <p><strong>TERUSKAN MEMBACA KLIK&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank">DI SINI.</a></strong></p> <p>Bunda yang mau <em>sharing</em> soal <em>parenting</em> dan bisa dapat banyak <em>giveaway</em>, yuk <em>join</em> kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow"> <strong>di SINI.</strong> </a>Gratis!</p> <p><strong>(asa/som)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/dokter-paru-ungkap-efek-asap-karhutla-bagi-kesehatan-173697</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 07:10:05 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Balita 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Kekerasan, Pentingnya Ajarkan Anak agar Tidak Menyakiti Orang Lain]]></title> <description><![CDATA[Balita 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Kekerasan, Pentingnya Ajarkan Anak agar Tidak Menyakiti Orang Lain. Kasus balita di Karawang jadi pengingat pentingnya mengajarkan anak agar tidak bullying, bercanda ada batasnya, dan menghargai tubuh orang lain. The post Balita...]]></description> <media:thumbnail url="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-sitting-ground-summer-park.jpg"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/balita-3-tahun-di-karawang-jadi-korban-kekerasan-pentingnya-ajarkan-anak-agar-tidak-menyakiti-orang-lain-173716</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div id="quiz-script"> <blockquote><p><strong>Kasus balita di Karawang jadi pengingat pentingnya mengajarkan anak agar tidak bullying, bercanda ada batasnya, dan menghargai tubuh orang lain.</strong></p></blockquote> <p>Kasus kekerasan terhadap balita berumur 3 tahun di Karawang, Jawa Barat, membikin hati miris. Anak lelaki berinisial MAM tersebut diduga mengalami kekerasan jasmani hingga mengalami luka serius pada bagiankecil kelaminnya. Yang membikin kasus ini semakin memprihatinkan, dua anak yang diduga terlibat masing-masing berumur 9 dan 13 tahun.</p> <p>Kasus ini menjadi pengingat bahwa mengajarkan anak menjaga tubuhnya sendiri saja tidak cukup. <strong>Anak juga perlu memahami bahwa tubuh orang lain bukan miliknya, bercanda ada batasnya, dan menyakiti orang lain bukanlah bentuk permainan.</strong></p> <h2>Kronologi Balita 3 Tahun di Karawang Jadi Korban Kekerasan</h2> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-72x48.jpg" alt="" width="615" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-615x410.jpg 615w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-208x139.jpg 208w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-370x247.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-185x123.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-400x267.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/cute-little-boy-hasfun-playground-72x48.jpg 72w" sizes=" 615px) 100vw, 615px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></h6> <p>Mengutip laporan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">detikNews</a>, peristiwa ini terjadi pada Senin sore, 12 Oktober 2026, di sekitar rel kereta api Simpang Jomin, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang.</p> <p>Kejadian dimulai ketika korban menghampiri anak berinisial R (9) yang sedang memancing ikan. Tak durasi kemudian, anak berinisial S (13) datang ke lokasi. Menurut laporan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">iNews</a>, keduanya kemudian pergi memungut gunting dan tusuk sate dari rumah S.</p> <p>Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan media, korban diduga mengalami kekerasan pada bagiankecil kelaminnya menggunakan tusuk sate dan gunting hingga mengalami luka robek serta perdarahan. Korban juga dilaporkan mengalami luka di bahu kiri, cakaran, serta anggapan pemukulan di bagiankecil wajah dan dada.</p> <p>Setelah kejadian, R mengantarkan korban pulang. Polisi mengamankan kedua anak yang diduga terlibat pada 13 Oktober 2026 untuk dimintai keterangan dan berbuat penyelidikan lebih lanjut. Korban mendapatkan penanganan medis di RS Siloam Purwakarta.</p> <p>Kasus ini tidak bisa dianggap sebagai kenakalan biasa. Terlepas dari usia anak-anak yang terlibat, aksi yang menyebabkan orang lain mengalami luka serius membutuhkan penanganan yang tepat, perlindungan terhadap korban, dan pendampingan bagi semua anak yang terlibat.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Kasus Anak Down Syndrome di Surabaya, Ajarkan Empati pada Anak</a></strong></p></blockquote> <h2>Mengajarkan Anak Bahwa Bercanda Ada Batasnya</h2> <p>Mommies, anak memang perlu belajar bermain, bersosialisasi, dan bercanda dengan teman-temannya. Namun, mereka juga perlu memahami bahwa sesuatu yang dianggap kocak oleh satu orang belum tentu menyenangkan bagi orang lain.</p> <p>Mendorong kawan sampai jatuh, mengejek fisiknya, mengancam, membuka busana orang lain, maupun menyentuh bagiankecil pribadi tanpa persetujuan bukanlah bentuk candaan yang bisa dibenarkan. Apalagi jika aksi tersebut dilakukan dengan sengaja untuk menyakiti maupun mempermalukan.</p> <p>Menurut <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Centers for Disease Control and Prevention (CDC)</a>, bullying melibatkan perilaku menyerang yang tidak diinginkan, ketimpangan kekuasaan, serta terjadi berulang kali maupun berpotensi berulang. Meski tidak semua aksi kekerasan memenuhi arti bullying, setiap perilaku yang membahayakan orang lain statis perlu ditanggapi serius.</p> <p>Karena itu, jangan cuma mengajari anak untuk berkata, &ldquo;Jangan sentuh tubuhku!&rdquo; Ajarkan juga bahwa ia tidak boleh menyentuh maupun melukai tubuh orang lain. <strong>Anak perlu tahu bahwa setiap orang punya hak atas tubuhnya sendiri, termasuk kawan bermain, saudara, maupun orang yang lebih muda darinya.</strong></p> <p>Mommies bisa menyampaikan pesan ini dengan bahasa sederhana, misalnya, &ldquo;Kalau Anda tidak gemar dipukul maupun disentuh tanpa izin, temanmu juga bisa merasa begitu. Kita tidak boleh berbuat sesuatu kepada orang lain yang bisa membikin mereka sakit maupun takut.&rdquo;</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Edukasi Anak Cara Menghargai Diri Sendiri, Terapkan 10 Tips Ini!</a></strong></p></blockquote> <h2>4 Cara Mengajarkan Anak agar Tidak Menjadi Pelaku <em>Bullying</em></h2> <p><img src="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-72x48.jpg" alt="" width="616" height="410" srcset="https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-616x410.jpg 616w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-209x139.jpg 209w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-370x246.jpg 370w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-20x13.jpg 20w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-185x123.jpg 185w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-400x266.jpg 400w, https://mommiesdaily.com/wp-content/uploads/2026/10/happy-little-kids-playing-together-home-curly-mix-raced-boy-standing-back-view-baby-girl-sitting-carpet-barefoot-living-room-holiday-weekend-childhood-concept-72x48.jpg 72w" sizes=" 616px) 100vw, 616px"></p> <h6>Foto: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></h6> <p><strong>1. Jangan menganggap perilaku menyakiti sebagai hal yang lucu.</strong></p> <p>Saat anak memukul saudaranya, mengejek teman, maupun berbuat keisengan yang membikin orang lain kesakitan, jangan langsung menyepelekannya dengan berkata, &ldquo;Namanya juga anak-anak,&rdquo; maupun &ldquo;Ah, cuma bercanda.&rdquo; Hentikan perilakunya dan jelaskan kenapa hal tersebut tidak bisa diterima.</p> <p><strong>2. Ajarkan empati, bukan sekadar larangan.</strong></p> <p>Daripada cuma mengatakan, &ldquo;Jangan nakal,&rdquo; ajak anak memahami akibat tindakannya. Mommies bisa bertanya, &ldquo;Kalau Anda diperlakukan seperti itu, kira-kira rasanya bagaimana?&rdquo; Dengarkan jawabannya, kemudian bantu ia memahami bahwa rasa sakit dan ketakutan yang dialami orang lain juga perlu dihargai.</p> <p><strong>3. Beri contoh metode menghormati tubuh dan limitasi orang lain.</strong></p> <p>Anak belajar dari perilaku orang dewasa. Hindari menjadikan bentuk tubuh, kekurangan fisik, maupun pengalaman memalukan orang lain sebagai bahan lelucon di rumah. Biasakan meminta izin, menghormati penolakan, dan tidak memaksa anak maupun orang lain berbuat kontak jasmani yang tidak mereka inginkan.</p> <p><strong>4. Ajarkan tanggung jawab ketika anak menyakiti orang lain.</strong></p> <p>Jika anak berbuat bullying maupun aksi agresif, jangan cuma menyuruhnya meminta ampun agar masalah cepat selesai. Bantu ia memahami akibat perbuatannya, memastikan korban mendapatkan pertolongan, dan memperbaiki perilakunya. Jika tindakannya berulang maupun melibatkan kekerasan serius, cari pertolongan ahli sesuai kebutuhan.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Kasus FH UI Viral, Ini Cara Membesarkan Anak Laki-Laki agar Tidak Jadi Pelaku Pelecehan Seksual</a></strong></p></blockquote> <h2>Anak Perlu Belajar Menghargai Tubuhnya Sendiri dan Tubuh Orang Lain</h2> <p>Mommies, kita tentu mau anak bisa melindungi dirinya dari kekerasan. Namun, kita juga perlu membesarkan anak yang memahami bahwa ia tidak berkuasa menyakiti orang lain, sekalipun sedang bercanda, marah, maupun mengikuti imbauan teman.</p> <p>Ajarkan anak bahwa ia boleh menolak sentuhan yang membuatnya tidak nyaman, tetapi ia juga mesti menghormati penolakan orang lain. Biasakan anak memahami bahwa tubuh bukan bahan permainan, rasa sakit bukan lelucon, dan meminta pertolongan orang dewasa ketika melihat kekerasan adalah aksi yang tepat.</p> <blockquote><p><strong>BACA JUGA: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Agar Anak Perempuan Saya Tidak Menormalisasi Doxing &amp; Bullying seperti Michelle Halim</a></strong></p></blockquote> <p data-pm-slice="1 1 []">Kita memang tidak bisa selalu eksis di samping anak setiap saat. Namun, kita bisa membekali mereka dengan empati, mengajarkan limitasi yang sehat, dan membantu mereka memahami bahwa setiap aksi punya konsekuensi.</p> <p><strong>Ajarkan anak untuk berani menjaga dirinya sendiri, sekaligus tahu metode menghargai orang lain.</strong> Sebab, tubuh siapa pun bukan bahan bercandaan, rasa sakit bukan sesuatu yang layak ditertawakan, dan tidak ada karena yang membenarkan aksi menyakiti orang lain.</p> <p>Cover: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Magnific</a></p> </div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/balita-3-tahun-di-karawang-jadi-korban-kekerasan-pentingnya-ajarkan-anak-agar-tidak-menyakiti-orang-lain-173716</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 07:00:54 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Katharina Menge)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Bagaimana Big Data Mengungkap Pola Tersembunyi?]]></title> <description><![CDATA[Bagaimana Big Data Mengungkap Pola Tersembunyi?. Channel ini menyajikan materi seputar Data Science &amp; Artificial Intelligence, Networking &amp; Cyber Security, serta Database &amp; Programming. Seluruh mat...]]></description> <media:thumbnail url="https://img.youtube.com/vi/1PGjMgVlRTY/maxresdefault.jpg"/> <category><![CDATA[Teknologi]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/bagaimana-big-data-mengungkap-pola-tersembunyi-173723</link> <content:encoded><![CDATA[<p class="embed-responsive embed-responsive-16by9 post-embed"><iframe width="560" height="315" aria-label="Preview" class="embed-responsive-item" src="https://www.youtube.com/embed/1PGjMgVlRTY?autoplay=1&amp;mute=1&amp;playsinline=1&amp;rel=0" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="autoplay; accelerometer; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p><h2>Bagaimana Big Data Mengungkap Pola Tersembunyi?</h2><p>Channel ini menyajikan materi seputar Data Science &amp; Artificial Intelligence, Networking &amp; Cyber Security, serta Database &amp; Programming. Seluruh materi disusun secara sistematis untuk membantu Anda memahami konsep, teknologi, dan praktik yang digunakan di bumi teknologi informasi, mulai dari tingkat alas hingga lanjutan. Setiap bahasan berfokus pada pengembangan keahlian melalui materi yang gampang dipahami, relevan dengan kebutuhan industri, dan disampaikan untuk tujuan edukasi. Seluruh konten mengedepankan implementasi teknologi secara legal, etis, dan bertanggung jawab, sehingga dapat menjadi rujukan belajar bagi pelajar, mahasiswa, maupun profesional. Jika Anda mau mengembangkan kapasitas di sektor pemrograman, pengelolaan data, kecerdasan buatan, jaringan komputer, maupun keamanan siber, channel ini menyediakan materi yang dapat membantu membangun fondasi ilmu sekaligus menaikkan keahlian secara bertahap. Playlist video terkait: ▪ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZGgeqmsm32s ▪ https://www.youtube.com/playlist?list=PLZomBNpDl3vc ▪ https://www.youtube.com/playlist?list=PLE5VyXMZkzb8 PEMBAHASAN MATERI Playlist Materi Ilmu Komputer berisi kumpulan video pembelajaran, tutorial, klarifikasi konsep, studi kasus, demo, dan bahasan komplit seputar beragam sektor dalam ilmu komputer. Materi yang disajikan mencakup alas hingga tingkat lanjut, mulai dari pemrograman, pengelolaan database, jaringan komputer, keamanan siber, mekanisme operasi, pengembangan alat lunak, arsitektur komputer, hingga beragam teknologi yang digunakan dalam bumi komputasi modern. Temukan bahasan mengenai komputer dan pemrograman, algoritma, struktur data, PHP, JavaScript, Python, Laravel, MySQL, PostgreSQL, API, rekayasa alat lunak, database, jaringan komputer, pengelolaan server, cloud computing, virtualisasi, Linux, Windows Server, keamanan jaringan, cyber security, ethical hacking, kriptografi, keamanan aplikasi, DevOps, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), machine learning, serta beragam konsep, teknologi, dan praktik terbaik di sektor ilmu komputer. Playlist ini cocok bagi pelajar, mahasiswa, programmer, web developer, software engineer, pengelola sistem, ahli IT, maupun siapa saja yang mau mempelajari dan memperdalam wawasan di bumi ilmu komputer secara menyeluruh. CONTACT US ▪ Email support@mycoding.id ▪ WhatsApp https://wa.me/6281274309663 ▪ Telegram https://t.me/mycodingxd OFFICIAL LINKS ▪ Web https://mycoding.id ▪ Blog https://blog.mycoding.id ▪ News https://en.mycoding.id ▪ Apps https://play.google.com/store/apps/dev?id=5237501547073493079 SOCIAL MEDIA ▪ https://linkedin.com/company/mycodingxd ▪ https://facebook.com/mycodingxd ▪ https://instagram.com/mycodingxd ▪ https://tiktok.com/@mycodingxd ▪ https://twitter.com/mycoding_xd ▪ https://pinterest.com/mycoding_xd CHANNEL LINKS ▪ YouTube https://safelink.asia/youtube ▪ DailyMotion https://safelink.asia/dailymotion ▪ WhatsApp https://safelink.asia/whatsapp ▪ Telegram https://safelink.asia/telegram Powered by https://linkedin.com/company/401XDGroup #CyberSecurity #ArtificialIntelligence #Networking #DataScience #Programming #Database</p>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/bagaimana-big-data-mengungkap-pola-tersembunyi-173723</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 07:00:36 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mc Project)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Ciri Kepribadian Anak yang Sering Dimarahi Orang Tua]]></title> <description><![CDATA[Ciri Kepribadian Anak yang Sering Dimarahi Orang Tua. Bunda, wajar kok jika sesekali berang pada Si Kecil,]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/20/ciri-kepribadian-anak-yang-sering-dimarahi-orang-tua-1792488414704_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-anak-yang-sering-dimarahi-orang-tua-173698</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Home">Home</a> <svg viewbox="0 0 15 15" astro-icon="chevron-right"> <path fill="currentColor" fill-rule="evenodd" d="M6.158 3.135a.5.5 0 0 1 .707.023l3.75 4a.5.5 0 0 1 0 .684l-3.75 4a.5.5 0 1 1-.73-.684L9.566 7.5l-3.43-3.658a.5.5 0 0 1 .023-.707z" clip-rule="evenodd"></path> </svg> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Parenting">Parenting</a> <p> <h3> VIDEO </h3> </p> <p> <h3>parenting</h3> <h2> <span> Tiara Jasmine &amp; Fauzan Julian Kurnia &nbsp; | &nbsp; </span> <span> Kincai Media </span> </h2> <h2> Rabu, 21 Oct 2026 13:00 WIB </h2> </p> <div> <div> <div> <p>Bunda, wajar kok jika sesekali berang pada Si Kecil, tapi tahu enggak sih jika sering dimarahi bisa berakibat pada mentalnya?</p> <p>Simak informasinya pada video ini.</p> </div> </div> </div> <div> <p> <h3> TOPIK TERKAIT </h3> </p> <div> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="1" dtr-ttl="kepribadian anak"> kepribadian anak </a> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="2" dtr-ttl="kesehatan mental"> kesehatan mental <img alt="check" width="40" height="40" src="https://cdn.haibunda.com/images/check-blue.webp?v=5.5.4" loading="lazy" decoding="async"> <img alt="check" width="40" height="40" src="https://cdn.haibunda.com/images/check-white.webp?v=5.5.4" loading="lazy" decoding="async"> </a> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="3" dtr-ttl="anak"> anak </a> </p></div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-anak-yang-sering-dimarahi-orang-tua-173698</guid> <pubDate>Wed, 21 Oct 2026 07:00:11 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> </channel> </rss>