<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" version="2.0"> <channel> <title><![CDATA[Kincai Media]]></title> <description><![CDATA[Portal Berita Seputar Kesehatan, Pendidikan, Teknologi, Gadget, Game, Keuangan, Bisnis, Crypto, Hiburan, Traveling, Budaya, Kuliner, Sastra, Islami, dan Informasi Umum.]]></description> <image> <title><![CDATA[Kincai Media]]></title> <url>https://portal.kincaimedia.net/favicon.ico</url> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> </image> <category><![CDATA[Technology, Finance, Business, Entertainment, Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/" rel="alternate" type="text/html"/> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 07:00:48 +0700</pubDate> <lastBuildDate>Mon, 21 Sep 2026 07:00:48 +0700</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <managingEditor>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</managingEditor> <webMaster>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</webMaster> <language>id_ID</language> <copyright>Kincai Media</copyright> <generator>Kincai Media</generator> <item> <title><![CDATA[Jangan Asal Layering, Ini Ingredients Skincare yang Nggak Boleh Dicampur!]]></title> <description><![CDATA[Jangan Asal Layering, Ini Ingredients Skincare yang Nggak Boleh Dicampur!. Ingredients skincare yang nggak boleh dicampur sebenarnya nggak selalu berarti kedua bahan tersebut benar-benar nggak boleh dipakai dalam satu rutinitas.  Beber...]]></description> <media:thumbnail url="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2226900251.jpg"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/jangan-asal-layering-ini-ingredients-skincare-yang-nggak-boleh-dicampur-170863</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div id="quiz-script"> <blockquote> <p><b><i>Ingredients skincare</i></b><b> yang nggak boleh dicampur sebenarnya nggak selalu berarti kedua bahan tersebut benar-benar nggak boleh dipakai dalam satu rutinitas.&nbsp;</b></p> </blockquote> <p><span>Beberapa gabungan memang bisa menaikkan konsekuensi iritasi, membikin kulit terlalu kering, maupun mengurangi kenyamanan kulit, terutama jika Anda punya skin barrier yang sensitif. Jadi, sebelum menumpuk semua serum favorit dalam satu malam, yuk cek dahulu gabungan ingredients berikut!</span></p> <h2><b>Retinol + AHA/BHA</b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350-220x116.jpg" alt="" width="675" height="356" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350.jpg 1411w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350-300x158.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350-800x422.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350-768x405.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350-569x300.jpg 569w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2211584350-220x116.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span>Retinol dan</span><i><span> exfoliating acids</span></i><span> seperti AHA maupun BHA sama-sama punya fungsi untuk mempercepat proses pergantian sel kulit. Masalahnya, menggunakan keduanya secara berbarengan bisa membikin kulit lebih gampang mengalami kering, kemerahan, perih, hingga </span><i><span>over-exfoliation</span></i><span>. Bukan berarti Anda mesti memilih salah satu selamanya, kok. Kalau kulit sudah terbiasa, keduanya statis bisa masuk ke rutinitas yang sama dengan pemakaian di waktu berbeda, misalnya retinol di malam tertentu dan </span><i><span>exfoliating acid </span></i><span>di malam lainnya.</span></p> <h2><b>Vitamin C + AHA/BHA</b></h2> <p><span>Vitamin C, terutama dalam bentuk </span><i><span>pure ascorbic acid, </span></i><span>merupakan </span><i><span>active ingredient</span></i><span> yang cukup powerful. Ketika langsung dilayer dengan AHA maupun BHA, gabungan tersebut berpotensi terasa terlalu &ldquo;menyengat&rdquo; untuk sebagian kulit. Apalagi jika Anda juga baru mulai menggunakan </span><i><span>active ingredients.</span></i><span> Daripada memaksakan semuanya sekaligus, lebih terlindungi menggunakan vitamin C di pagi hari dan exfoliating acid di malam hari. Jangan lupa </span><i><span>sunscreen </span></i><span>karena penggunaan </span><i><span>active ingredients</span></i><span> juga membikin perlindungan terhadap cahaya matahari semakin penting.</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Punya Wajah Bulat? Ini 5 Model Rambut yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Panjang</a></strong></em></p> <h2><b>Retinol + Benzoyl Peroxide</b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597-220x124.jpg" alt="" width="675" height="380" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597.jpg 1365w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597-300x169.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597-800x450.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597-768x432.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597-533x300.jpg 533w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2224203597-220x124.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span>Kalau Anda menggunakan benzoyl peroxide untuk membantu mengatasi jerawat, sebaiknya jangan langsung menggabungkannya dengan retinol dalam satu rutinitas tanpa pertimbangan. Keduanya dapat menyebabkan kulit lebih kering dan iritasi. Selain itu, </span><i><span>benzoyl peroxide</span></i><span> dapat memengaruhi beberapa jenis </span><i><span>retinoid</span></i><span>. Untuk mengurangi konsekuensi iritasi, Anda bisa menggunakan keduanya pada waktu yang berbeda sesuai toleransi kulit maupun mengikuti instruksi tabib kulit.</span></p> <h2><b>Niacinamide + Vitamin C, Benarkah Nggak Boleh?</b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700-220x147.jpg" alt="ingredients skincare" width="675" height="450" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700.jpg 1254w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700-800x533.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700-768x512.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-839214700-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span>Nah, ini salah satu </span><i><span>skincare myth </span></i><span>yang statis sering terdengar! Sebenarnya, </span><i><span>niacinamide </span></i><span>dan vitamin C bukan gabungan yang otomatis &ldquo;nggak boleh&rdquo; digunakan bersama. Produk </span><i><span>skincare </span></i><span><em><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">modern</a> </em>umumnya sudah diformulasikan agar ingredients di dalamnya stabil dan terlindungi digunakan sesuai petunjuk. Jadi, jika Anda menemukan serum maupun </span><i><span>moisturizer </span></i><span>yang memang hamil keduanya, tidak perlu langsung khawatir.</span></p> <p><span>Meski begitu, jika kulitmu sensitif dan terasa panas maupun kemerahan setelah </span><i><span>layering </span></i><span>beberapa produk, coba sederhanakan rutinitas. Kadang masalahnya bukan satu gabungan </span><i><span>ingredients </span></i><span>tertentu, melainkan terlalu banyak </span><i><span>active ingredients</span></i><span> dalam satu waktu.</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Bye Kulit Kusam, Hello Healthy Glow! Yves Rocher Punya Skincare Baru dengan Orange Nasturtium</a></strong></em></p> <h2><b>Jadi, Haruskah Semua </b><b><i>Active Ingredients </i></b><b>Dipisahkan?</b></h2> <p><span>Jawabannya: nggak selalu. Yang paling krusial adalah memahami kondisi kulit dan memperhatikan total</span><i><span> active ingredients</span></i><span> dalam rutinitasmu. Kalau kulit mulai terasa perih, kering, mengelupas, maupun kemerahan, itu bisa menjadi tanda bahwa rutinitasmu terlalu agresif.</span></p> <p><span>Daripada mengejar hasil instan dengan </span><i><span>layering </span></i><span>banyak serum sekaligus, lebih baik mulai dari satu</span><i><span> active ingredient</span></i><span>, gunakan secara konsisten, dan beri waktu kulit untuk beradaptasi. </span><i><span>Skincare </span></i><span>bukan soal seberapa banyak </span><i><span>ingredients </span></i><span>yang bisa dipakai dalam satu malam, tetapi sepertiapa membangun rutinitas yang betah dan </span><i><span>sustainable </span></i><span>untuk kulit.</span></p> <p>Image: Dok. iStock</p> </div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/jangan-asal-layering-ini-ingredients-skincare-yang-nggak-boleh-dicampur-170863</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 07:00:48 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Sarahpatricias)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[5 Rekomendasi Dessert Jepang yang Populer]]></title> <description><![CDATA[5 Rekomendasi Dessert Jepang yang Populer. Beauties, simak yuk beberapa anjuran dessert Jepang yang populer berikut ini!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-dessert-khas-jepang-1789956649241_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/5-rekomendasi-dessert-jepang-yang-populer-170864</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="5 Rekomendasi Dessert Jepang yang Populer"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="wellness"> Wellness </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="food"> Food </a> </li> </ol> <p> Sierra Ayuningtyas Muktisari | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Senin, 21 Sep 2026 13:00 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-dessert-khas-jepang-1789956649241_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="5 Rekomendasi Dessert Jepang yang Populer" title="img-title"> </p> <p> Ilustrasi dessert khas Jepang/ Foto: pexels.com/Change C.C </p> <div> <div> <p>Hai, Beauties! Beberapa waktu lalu, Beautynesia sudah membahas beberapa jenis-jenis teh populer yang berasal dari Jepang. Saat minum teh, orang-orang Jepang juga biasanya menyiapkan kudapan manis maupun hidangan epilog untuk menemani aktivitas minum teh mereka.</p> <p>Kira-kira, ada apa saja ya&nbsp;&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank"><em>dessert</em> </a>&nbsp;Jepang yang populer? Yuk, simak daftarnya berikut ini!</p> <h2>1. Mochi</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/03/ilustrasi-mochi-dari-jepang-1785731598814_11.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Ilustrasi mochi dari Jepang" title="Ilustrasi mochi dari Jepang"></p><p>Mochi/ Foto: pexels.com/Nadin Sh</p> </div> <p>Sebagai salah satu hidangan paling digemari dalam kuliner Jepang, mochi adalah sejenis kue yang manis, lengket, dan kenyal. Mochi datang dalam beragam cita rasa yang menarik, mulai dari matcha, sakura hingga stroberi. Biasanya, mochi disajikan dengan taburan gula halus.</p> <p>Dalam adat Jepang, mochi dipercaya membawa keberuntungan dan kesehatan, sehingga menjadi bagiankecil krusial dari beragam perayaan keagamaan. Ironisnya, hidangan epilog ini tidak berasal dari Jepang, melainkan dari Tiongkok.</p> <p>Mochi awalnya muncul sebagai kudapan bagi kalangan bangsawan pada era Yayoi, dan baru pada era Heian hidangan ini menjadi santapan lazim bagi semua lapisan masyarakat.</p> <h2>2. Taiyaki</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/taiyaki-1789956810926_34.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Taiyaki merupakan dessert Jepang yang identik dengan bentuk ikan" title="Taiyaki merupakan dessert Jepang yang identik dengan bentuk ikan"></p><p>Taiyaki/ Foto: pexels.com/Christian Prabowo</p> </div> <p>Beauties, Anda mungkin sudah tidak luar lagi dengan makanan yang satu ini, yaitu taiyaki. Identik dengan bentuk menyerupai ikan, taiyaki adalah kue manis khas Jepang yang terbuat dari adonan panekuk dan berisi anko (pasta kacang merah), custard, coklat, maupun ubi manis.</p> <h2>3. Namagashi</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/namagashi-1789956140565_34.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Namagashi merupakan salah satu dessert populer asal Jepang" title="Namagashi merupakan salah satu dessert populer asal Jepang"></p><p>Namagashi/ Foto: Pinterest</p> </div> <p>Dibuat dengan rancangan yang elok dan halus yang melambangkan empat musim, Namagashi merupakan jenis kudapan manis Jepang yang disajikan dalam upacara minum teh. Kudapan ini terbuat dari cermat buah, gelatin, maupun pasta kacang manis, dan sebaiknya dinikmati dalam keadaan segar.</p> <h2>4. Dango</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-dango-1789956969610_34.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Dango merupakan salah satu dessert populer khas Jepang dengan bentuk bola-bola" title="Dango merupakan salah satu dessert populer khas Jepang dengan bentuk bola-bola"></p><p>Dango/ Foto: pexels.com/jy Lee</p> </div> <p>Kue ini adalah sejenis kue bola-bola manis yang terbuat dari beragam jenis tepung beras. Secara tradisional, tiga hingga lima butir dango disajikan dengan metode ditusuk pada sebilah tusukan. Beberapa varian rasa dango klasik antara lain hanami dango, anko dango, shoyu dango, dan goma dango.</p> <h2>5. Imagawayaki</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/imagawayaki-1789956140486_34.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Imagawayaki merupakan salah satu dessert populer khas Jepang" title="Imagawayaki merupakan salah satu dessert populer khas Jepang"></p><p>Imagawayaki/ Foto: Pinterest</p> </div> <p>Imagawayaki merupakan <em>dessert</em> Jepang yang populer dinikmati di beragam bazar negeri Sakura tersebut. Kudapan satu ini dibuat menggunakan wajan khusus yang memberikan bentuk dan tampilan khasnya.</p> <p>Kue ini memiliki isian manis berupa anko maupun <em>custard </em>vanila, serta dikenal dengan beragam nama berbeda tergantung pada daerah Jepang tertentu.</p> <p>---</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI!</a></p> <p>(sim/sim)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/5-rekomendasi-dessert-jepang-yang-populer-170864</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 07:00:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Daftar Universitas dengan Jurusan Pendidikan Terbaik di Indonesia 2026 varian QS World University]]></title> <description><![CDATA[Daftar Universitas dengan Jurusan Pendidikan Terbaik di Indonesia 2026 varian QS World University. Beauties, yuk, simak daftar universitas dengan bidang pendidikan terbaik di Indonesia tahun 2026!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/daftar-universitas-dengan-jurusan-pendidikan-terbaik-di-indonesia-2026-versi-qs-world-universityfoto-instagramcombdgsocietynur-1789379035680_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/daftar-universitas-dengan-jurusan-pendidikan-terbaik-di-indonesia-2026-varian-qs-world-university-170865</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Daftar Universitas dengan Jurusan Pendidikan Terbaik di Indonesia 2026 varian QS World University/Foto: instagram.com/bdgsociety/@nur_ihsaan </p><div> <div> <p><strong>Jurusan pendidikan di Indonesia </strong>menjadi salah satu bidang yang banyak diminati, terutama bagi calon mahasiswa yang mau berkarier sebagai guru, tenaga pendidikan, peneliti, maupun ahli di sektor pendidikan. Tak cuma melihat program studi yang tersedia, calon mahasiswa juga bisa mempertimbangkan beberapa hal, seperti reputasi akademik dan kualitas riset kampus impian.</p> <p><em>QS World Rankings by Subject </em>2026 untuk sektor <em>Education &amp; Training</em> telah merilis sejumlah universitas terbaik di Indonesia. Yuk, simak daftarnya, Beauties!</p> <h2>1. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/universitas-pendidikan-indonesia-upifoto-instagramcomkharismacb-1789379035842_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)/Foto: instagram.com/kharismacb</p> </div> <p>Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) eksis di posisi ke-1 sebagai universitas dengan bidang pendidikan terbaik di Indonesia tahun 2026.&nbsp; Berdasarkan subjek, UPI eksis di peringkat 101-150 bumi dengan harga reputasi pemberi kerja 50,2 dan reputasi akademik 65,1. UPI memiliki bidang pendidikan dan juga non-pendidikan.</p> <p>Kampus utama UPI Bumi Siliwangi eksis di Bandung, tepatnya di Jl. Dr. Setiabudhi No. 229. UPI juga memiliki beberapa Kampus Daerah yang eksis di Cibiru, Sumedang, Purwakarta, Tasikmalaya, dan Serang. UPI memiliki sekitar 174 program sarjana dan pascasarjana yang tersebar di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB), Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTKP), Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), dan Sekolah Pascasarjana (SPs).</p> <h2>2. Universitas Negeri Malang (UM)</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/universitas-negeri-malang-umfoto-dok-universitas-negeri-malang-um-1789379036001.png?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Universitas Negeri Malang (UM)/Foto: dok. Universitas Negeri Malang (UM)</p> </div> <p>Universitas Negeri Malang (UM) eksis di posisi ke-2 sebagai universitas dengan bidang pendidikan terbaik di Indonesia tahun 2026. UM eksis di peringkat 201-250 &nbsp; bumi berdasarkan subjek dengan harga reputasi pemberi kerja 38,9 dan reputasi akademik 54,5.UM menjadi salah satu perguruan tinggi dengan beragam program studi di sektor pendidikan, seni, sains, teknologi, dan humaniora. UM aktif dalam kerja sama internasional, aktivitas kemahasiswaan, dan pengabdian kepada masyarakat.</p> <h2>3. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/universitas-negeri-yogyakarta-unyfoto-instagramcomfipunyofficial-1789379036158.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)Foto: instagram.com/fip.unyofficial</p> </div> <p>Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) eksis di posisi ke-3 dengan peringkat 251-300 berdasarkan subjek. Nilai reputasi pemberi kerja eksis di bilangan 44.1 dan reputasi akademik 51.4. UNY menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang dikenal kuat di sektor pendidikan. UNY memiliki tujuh fakultas dan sekolah pascasarjana, dengan beragam program studi mencakup matematika dan sains, bahasa dan seni, ilmu sosial dan ekonomi, teknik, serta ilmu keolahragaan.</p> <h2>4. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/universitas-negeri-jakarta-unjfoto-dok-universitas-negeri-jakarta-1789379036322.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Universitas Negeri Jakarta (UNJ)/Foto: dok. Universitas Negeri Jakarta</p> </div> <p>Universitas Negeri Jakarta (UNJ) eksis di posisi ke-4 dengan peringkat 351-400 berdasarkan subjek. Nilai reputasi pemberi kerja eksis di bilangan 41.5 dan reputasi akademik 46.5. UNJ memiliki fokus kuat sektor pendidikan, khususnya pendidikan pendidik dan seni. UNJ juga memiliki beragam program studi yang cukup baik dalam sektor penelitian, pendidikan guru, serta ilmu sosial.</p> <h2>5. Universitas Gadjah Mada (UGM)</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/universitas-gadjah-mada-ugmfoto-dok-universitas-gadjah-mada-1789379036483.png?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Universitas Gadjah Mada (UGM)/Foto: dok. Universitas Gadjah Mada</p> </div> <p>Universitas Gadjah Mada (UGM) eksis di posisi ke-5 dengan peringkat 401-450 berdasarkan subjek. Nilai reputasi pemberi kerja eksis di bilangan 62,6 dan reputasi akademik eksis di harga 47.1. UGM menjadi universitas riset dengan beragam program studi dari hierarki diploma hingga ahli dan memiliki 18 fakultas. UGM menjadi salah satu perguruan tinggi negeri yang bisa menjadi pilihan, termasuk bagi calon mahasiswa yang tertarik pada sektor pendidikan.</p> <h2>6. Universitas Negeri Semarang (UNNES)</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/universitas-negeri-semarang-unnesfoto-dok-universitas-negeri-semarang-1789379036638.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Universitas Negeri Semarang (UNNES)/Foto: dok. Universitas Negeri Semarang</p> </div> <p>Universitas Negeri Semarang (UNNES) eksis di peringkat ke-6 dengan skor keseluruhan 401-450 berdasarkan subjek. Sementara itu harga reputasi pemberi kerja memiliki skor 35,3 dan harga reputasi akademik dengan skor 49,1. UNNES menjadi perguruan tinggi yang berkomitmen untuk menjaga pelestarian lingkungan dan budaya. UNNES memiliki 9 fakultas dan 1 Sekolah Pascasarjana.&nbsp;</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="noopener nofollow">DAFTAR DI SINI!</a></p> <p>(dmh/dmh)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/daftar-universitas-dengan-jurusan-pendidikan-terbaik-di-indonesia-2026-varian-qs-world-university-170865</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:30:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Mengapa Kita Semakin Sulit Punya Shared Culture?]]></title> <description><![CDATA[Mengapa Kita Semakin Sulit Punya Shared Culture?. Budaya tidak cuma dibentuk oleh apa yang kita sukai sendirian, tetapi juga oleh hal-hal yang suatu hari statis bisa kita ingat bersama. The post Mengapa Kita Se...]]></description> <media:thumbnail url="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Mengapa-Kita-Semakin-Sulit-Punya-Shared-Culture.jpg"/> <category><![CDATA[Hiburan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/mengapa-kita-semakin-sulit-punya-shared-culture-170861</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong>Ketika setiap orang memiliki feed, playlist, dan tontonan berbeda, momen ketika jutaan orang memperhatikan hal yang sama justru menjadi semakin langka.</strong></p> <p>Ada masa ketika pertanyaan &ldquo;Nonton tadi malam?&rdquo; hampir tidak membutuhkan klarifikasi tambahan. Acara televisi tertentu ditonton jutaan orang pada jam yang sama, lagu populer diputar radio berulang kali, sementara sinema blockbuster dengan gampang berubah menjadi percakapan nasional. Bahkan orang yang tidak menyukai gejala tersebut biasanya statis mengetahui bahwa sesuatu sedang terjadi. Budaya populer, dalam konteks ini, pernah bekerja sebagai semacam ruang bersama.</p> <p>Sekarang kita memiliki pilihan yang jauh lebih besar. Netflix, YouTube, TikTok, Spotify, podcast, game, Twitch, Instagram, dan beragam platform lain memungkinkan hampir setiap orang membangun bumi hiburannya sendiri. Kebebasan tersebut merupakan evolusi krusial karena audiens tidak lagi sepenuhnya bersandar pada segelintir stasiun televisi, label rekaman, studio, maupun media untuk menentukan apa yang layak dilihat dan didengar.</p> <p>Namun ada akibat lain yang ikut muncul. Semakin individual pengalaman media kita, semakin kecil kemungkinan orang-orang di sekitar kita sedang melihat hal yang sama. Shared culture tidak sepenuhnya hilang, tetapi ruang tempat adat berbareng itu terbentuk semakin terfragmentasi.</p> <h3>Dari Mass Culture ke Personalized Culture</h3> <p>Selama sebagian besar abad ke-20, kekurangan distribusi justru membantu menciptakan adat bersama. Jumlah stasiun televisi terbatas, radio menentukan sebagian besar lagu yang beredar, bioskop memiliki jumlah layar tertentu, sementara surat berita dan majalah memiliki kekuatan besar dalam memilih figur maupun karya yang dianggap penting.</p> <p>Model tersebut tentu jauh dari ideal. Gatekeeper yang sedikit juga berarti banyak bunyi tidak mendapatkan tempat, sementara arti tentang apa yang dianggap populer sering datang dari himpunan yang relatif kecil. Internet mengubah struktur tersebut dengan memberikan ruang bagi creator, musisi independen, kelompok niche, dan adat dari beragam negara untuk menemukan audiens yang sebelumnya sulit dijangkau.</p> <p>Namun demokratisasi distribusi juga menghasilkan fragmentasi. YouTube dalam riset <em>Culture &amp; Trends</em> pada 2026 menggambarkan lanskap adat kontemporer sebagai ruang yang semakin terfragmentasi dan kurang sinkron. Audiens memiliki akses terhadap jumlah creator dan kelompok yang jauh lebih besar, sementara recommendation system membikin gabungan konten yang diterima setiap pelanggan semakin berbeda.</p> <p>Kita tidak kehilangan adat populer. Kita justru hidup di tengah terlalu banyak adat populer yang terjadi secara bersamaan.</p> <h3>Streaming Mengubah Waktu Menjadi Pilihan Personal</h3> <p>Televisi dahulu bukan sekadar medium hiburan, tetapi juga berguna seperti jam sosial. Episode terbaru ditayangkan pada waktu tertentu sehingga jutaan orang menerima cerita yang sama hampir secara bersamaan. Keterbatasan distribusi itu secara tidak sengaja menciptakan sinkronisasi budaya.</p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/hiburan" target="_blank">Streaming</a> kemudian menghapus sebagian besar limitasi tersebut. Penonton dapat menonton kapan saja, selesai di tengah episode, menghabiskan satu musim dalam satu malam, maupun baru menemukan serial populer bertahun-tahun setelah pertama dirilis. Dari sisi konsumen, fluktuasi ini jelas memberikan kebebasan yang jauh lebih besar.</p> <p>Pada Mei 2025, Nielsen mencatat streaming mencapai 44,8 persen dari seluruh penggunaan televisi di Amerika Serikat, untuk pertama kalinya melampaui campuran broadcast dan cable yang eksis di bilangan 44,2 persen. Penggunaan streaming saat itu juga sudah meningkat sekitar 71 persen dibanding Mei 2021.</p> <p>Namun kebebasan memilih waktu menonton ikut melemahkan salah satu mekanisme yang dahulu menciptakan shared culture. Dua orang kini dapat menyukai serial yang sama tetapi eksis di bagian yang berbeda, sementara orang lain mungkin menunggu satu musim selesai sebelum mulai menontonnya. Percakapan adat statis terjadi, tetapi semakin jarang terjadi dalam waktu yang benar-benar sama.</p> <p><img data-lazyloaded="1" src="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One.jpg" decoding="async" data-src="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One-1024x576.jpg" alt="" width="740" height="416" data-srcset="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One-1024x576.jpg 1024w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One-300x169.jpg 300w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One-768x432.jpg 768w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One-1000x563.jpg 1000w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One-560x315.jpg 560w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/Ready-Player-One.jpg 1280w" data-sizes=" 740px) 100vw, 740px"></p> <h3>Ketika Mainstream Menjadi Berbeda untuk Setiap Orang</h3> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/hiburan" target="_blank">Recommendation algorithm</a> membikin fluktuasi tersebut semakin dalam. Dahulu halaman depan surat kabar, tangga lagu, agenda televisi, maupun rak depan toko rekaman memberikan deskripsi relatif serupa mengenai apa yang dianggap populer. Sekarang halaman depan setiap orang berbeda.</p> <p>TikTok For You, YouTube Home, Spotify Discover Weekly, hingga recommendation row di jasa streaming dirancang berdasarkan pola perilaku masing-masing pengguna. Personalisasi seperti ini sangat ampuh untuk discovery karena seseorang dapat menemukan musik, film, maupun creator yang kemungkinan tidak pernah mendapat tempat melalui mekanisme distribusi lama.</p> <p>Masalahnya, ketika jutaan orang menerima jutaan gabungan anjuran yang berbeda, konsep mainstream menjadi semakin sulit didefinisikan. Seseorang dapat hidup dalam ekosistem K-pop, orang lain tenggelam dalam arthouse cinema, Formula 1, anime, beauty, football, gaming, true crime, maupun BookTok. Di dalam feed masing-masing, semua itu dapat kelihatan sangat dominan. Namun orang yang duduk di ruangan yang sama mungkin hampir tidak pernah bergesekan dengan gejala tersebut.</p> <p>Internet dengan demikian menciptakan paradoks. Secara geografis, kita jauh lebih terhubung karena seseorang di Jakarta dapat mengikuti subkultur yang berkembang di London, Seoul, Tokyo, maupun S&atilde;o Paulo. Secara algoritmik, kita justru semakin mungkin hidup dalam realitas adat yang berbeda dengan orang-orang yang secara jasmani eksis paling dekat dengan kita.</p> <p>Satu orang dapat merasa sebuah meme sedang eksis di mana-mana karena melihatnya berulang kali sepanjang hari, sementara orang lain mungkin sama sekali tidak pernah menemukan meme tersebut. Shared culture hari ini tidak lagi cuma ditentukan oleh seberapa luas sebuah karya tersedia, tetapi juga oleh kapasitas karya itu untuk menembus banyak kelompok dan mekanisme anjuran yang berbeda secara bersamaan.</p> <h3>Manusia Ternyata Masih Menginginkan Pengalaman Bersama</h3> <p>Menariknya, fragmentasi tidak menghilangkan kebutuhan manusia terhadap pengalaman kolektif. Riset YouTube berbareng NRG pada 2026 menemukan bahwa 63 persen pelanggan online berumur 14&ndash;29 tahun di Amerika Serikat mengatakan menyukai hal yang sama dengan orang lain membikin mereka merasa menjadi bagiankecil dari sesuatu yang lebih besar.</p> <p>Temuan ini membantu menerangkan kenapa cultural moments statis memiliki daya tarik yang sangat kuat. Final olahraga, konser besar, perilisan sinema tertentu, album yang sangat dinantikan, finale serial, meme global, hingga award show dapat menciptakan sensasi yang semakin jarang ditemukan dalam konsumsi media sehari-hari.</p> <p>Dalam momen seperti itu, orang tidak cuma menikmati kontennya. Ada kepuasan tambahan karena mengetahui bahwa banyak orang lain sedang mengalami sesuatu yang sama pada waktu yang hampir bersamaan. Shared culture kemudian bukan sekadar perkara popularity, melainkan pengalaman sinkron yang membikin adat terasa sosial.</p> <h3>Olahraga Menjadi Salah Satu Benteng Terakhir Shared Culture</h3> <p>Live sports memiliki satu khasiat yang semakin langka di era on-demand: hasil pertandingan tidak dapat ditunda tanpa kehilangan sebagian harga pengalamannya. Pertandingan sepak bola, final tenis, maupun pertandingan basket besar terasa berbeda ketika disaksikan setelah akibatnya sudah diketahui.</p> <p>Karena itu olahraga statis bisa mempertahankan appointment viewing. Data Nielsen pada 2025 memberitahu bahwa event seperti NCAA Basketball Championships, The Masters, NFL Draft, dan NBA Playoffs statis menghasilkan lonjakan besar bagi broadcast dan cable meskipun streaming terus memungut porsi penggunaan televisi.</p> <p>Pada skala yang lebih besar, Piala Dunia memperlihatkan sepertiapa olahraga statis bisa menciptakan ruang adat berbareng lintas kelas sosial, generasi, wilayah, dan selera hiburan. Selama beberapa minggu, orang yang biasanya eksis dalam ekosistem media berbeda dapat balik membicarakan pertandingan yang sama.</p> <p>Di era personalization, live event menawarkan sesuatu yang tidak gampang direplikasi oleh algoritma: pengalaman yang terjadi kini dan kehilangan sebagian nilainya ketika ditunda.</p> <p><img data-lazyloaded="1" src="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits.webp" decoding="async" data-src="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-1024x576.webp" alt="" width="740" height="416" data-srcset="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-1024x576.webp 1024w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-300x169.webp 300w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-768x432.webp 768w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-1536x864.webp 1536w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-1000x563.webp 1000w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits-560x315.webp 560w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/black_mirror_15_million_merits.webp 1920w" data-sizes=" 740px) 100vw, 740px"></p> <h3>Film Event dan Konser Menjual Kesempatan untuk Ikut Berada di Dalam Momen</h3> <p>Bioskop menghadapi tantangan berbeda, tetapi theatrical event statis bisa menciptakan efek serupa ketika skalanya cukup besar. Fenomena <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/hiburan" target="_blank">&ldquo;Barbenheimer&rdquo;</a> pada 2023 menjadi contoh menarik karena keberhasilannya tidak cuma berasal dari performa komersial &ldquo;Barbie&rdquo; dan &ldquo;Oppenheimer&rdquo;. Penonton sendiri mengubah dua sinema tersebut menjadi ritual sosial melalui double feature, outfit, meme, dan percakapan online yang terjadi dalam masa relatif singkat.</p> <p>Yang membikin gejala semacam itu kuat bukan cuma filmnya. Ada desakan untuk ikut eksis di dalam cultural moment sebelum momentum tersebut berlalu.</p> <p>Konser besar bekerja dengan mekanisme yang mirip. Tur <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/hiburan" target="_blank">Taylor Swift</a>, reuni band besar, bazar musik, maupun konser artis dengan fandom kuat dapat menghasilkan pengalaman kolektif yang jauh melampaui jumlah orang di venue. Fancam, setlist, outfit, surprise song, dan reaksi pemirsa membikin pengalaman jasmani terus direplikasi di internet.</p> <p>Di sinilah paradoks platform digital kelihatan semakin jelas. Sistem yang membantu memecah adat menjadi ribuan kelompok kecil sekaligus dapat menjadi mesin yang memperbesar suatu momen hingga balik terasa universal.</p> <h3>Fandom Menggantikan Mass Audience</h3> <p>Jika mass audience dahulu menjadi unit utama adat populer, kini fandom semakin memungut peran tersebut. Deloitte dalam <em>Digital Media Trends 2026</em> menemukan sekitar 80 persen konsumen Amerika yang disurvei mengidentifikasi diri sebagai fan setidaknya satu kategori entertainment. Gen Z dan milenial terlebihlagi rata-rata eksis dalam beberapa fandom sekaligus.</p> <p>Lebih dari separuh peminat yang disurvei mengatakan hobi terhadap serial, artis, maupun franchise membikin mereka berhubungan dengan IP tersebut melalui beragam platform. Bagi Gen Z dan milenial, angkanya mendekati 70 persen.</p> <p>Data tersebut memberitahu bahwa shared culture sebenarnya tidak menghilang. Skalanya berubah. Dahulu satu program televisi dapat menjadi percakapan nasional. Sekarang sebuah fandom dapat menjadi kelompok mendunia yang sangat aktif, menghasilkan meme, teori, fan art, merchandise, video, event, dan percakapan terus-menerus, tetapi statis hampir tidak kelihatan oleh orang yang eksis di luar lingkarannya.</p> <p>Kita bergeser dari satu mass audience menuju jaringan banyak <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/hiburan" target="_blank">fandom</a>. Budaya berbareng statis ada, cuma saja batasnya semakin spesifik.</p> <h3>Ketika Fragmentasi Mulai Menyentuh Shared Reality</h3> <p>Perubahan ini menjadi lebih serius ketika pola yang sama masuk ke daerah berita dan informasi. Reuters Institute dalam <em>Digital News Report 2026</em>, yang mencakup hampir 100 ribu responden di 48 pasar, mencatat bahwa social media dan video networks secara rata-rata telah menjadi sumber berita yang lebih populer dibanding televisi maupun website dan aplikasi perkumpulan berita.</p> <p>Dengan kata lain, penduduk tidak lagi cuma memiliki opini berbeda tentang peristiwa yang sama. Mereka semakin sering menerima varian mula dari peristiwa tersebut melalui jalur yang berbeda.</p> <p>Seseorang membaca laporan media. Orang lain melihat komentar creator. Orang lain menerima potongan video tanpa konteks di group chat. Sebagian orang menemukan keterangan melalui platform video pendek, sementara yang lain mungkin meminta ringkasan dari AI chatbot.</p> <p>Demokratisasi keterangan menghasilkan lebih banyak pintu masuk terhadap sebuah peristiwa, tetapi juga membikin shared reality lebih sulit dibangun. Dalam konteks entertainment, fragmentasi mungkin cuma berarti kita tidak tahu serial yang sedang dibicarakan teman. Dalam konteks keterangan publik, fragmentasi dapat menentukan sepertiapa penduduk memahami kenyataan yang sama.</p> <h3>Kita Tidak Menghapus Gatekeeper, Hanya Menggantinya</h3> <p>Internet sering dipandang sebagai teknologi yang menghapus gatekeeper budaya. Sebagian anggapan itu benar. Radio tidak lagi menentukan seluruh musik yang kita dengar, studio besar tidak menguasai semua distribusi video, dan editor majalah bukan satu-satunya pihak yang bisa mendefinisikan tren.</p> <p>Namun gatekeeping tidak benar-benar hilang. Sebagian cuma bergeser dari institusi manusia ke mekanisme peringkat dan recommendation algorithm.</p> <p>Perbedaannya cukup penting. Gatekeeper durasi relatif gampang dikenali. Kita tahu siapa editor, stasiun televisi, label rekaman, maupun programmer radio. Gatekeeper baru jauh lebih tidak kelihatan karena anjuran terasa seperti hasil alami dari selera kita sendiri.</p> <p>Padahal recommendation system statis bekerja berdasarkan tujuan tertentu, termasuk mempertahankan perhatian pelanggan selama mungkin.</p> <p>Di sinilah personalized culture perlu dilihat secara lebih kritis. Personalisasi memberi kebebasan yang besar, tetapi kebebasan itu terjadi di dalam arsitektur platform yang terus mempelajari pola perilaku kita. Kita mendapatkan bumi yang semakin terasa dibuat khusus untuk diri sendiri, sementara kesempatan berjumpa dengan sesuatu yang eksis di luar preferensi individual dapat semakin kecil.</p> <h3>Shared Culture Tidak Membutuhkan Keseragaman</h3> <p>Tidak ada karena untuk meromantisasi masa ketika penduduk cuma memiliki beberapa saluran televisi dan sumber hiburan. Bertambahnya pilihan memungkinkan lebih banyak perspektif pandang mendapatkan tempat. Genre yang dahulu dianggap niche bisa memiliki kelompok internasional, karya dari negara berbeda dapat menembus pasar global, dan audiens tidak lagi mesti mengikuti selera pusat adat tertentu.</p> <p>Fragmentasi dalam banyak hal adalah akibat positif dari demokratisasi media.</p> <p>Masalahnya muncul ketika personalisasi berubah menjadi isolasi budaya. Shared culture sebenarnya tidak membutuhkan semua orang menyukai karya yang sama. Yang dibutuhkan hanyalah cukup banyak ruang tempat orang dapat berjumpa dengan gagasan, karya, maupun pengalaman yang tidak sepenuhnya dipilih berdasarkan preferensi sebelumnya.</p> <p>Bioskop, festival, radio, konser, olahraga, ruang publik, media editorial, hingga kelompok lokal statis dapat menjalankan fungsi tersebut. Mereka mempertemukan selera yang berbeda dan menciptakan kemungkinan adanya persinggungan.</p> <p>Budaya berbareng bukan tentang keseragaman. Ia tentang adanya titik pertemuan.</p> <p><img data-lazyloaded="1" src="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/the-truman-show-1998.jpg" decoding="async" data-src="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/the-truman-show-1998-1024x693.jpg" alt="" width="740" height="501" data-srcset="https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/the-truman-show-1998-1024x693.jpg 1024w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/the-truman-show-1998-300x203.jpg 300w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/the-truman-show-1998-768x520.jpg 768w, https://www.cultura.id/wp-content/uploads/2026/09/the-truman-show-1998.jpg 1200w" data-sizes=" 740px) 100vw, 740px"></p> <h3>Shared Culture Mungkin Justru Menjadi Lebih Berharga karena Semakin Langka</h3> <p>YouTube dalam risetnya menyimpulkan bahwa mainstream tidak mati, tetapi mekanisme pembentukannya berubah. Sebuah cultural moment kini dapat dimulai dari kelompok kecil, berkembang melalui creator, meme, remix, dan percakapan fandom, kemudian akhirnya menembus audiens yang jauh lebih besar.</p> <p>Ini mungkin metode paling masuk pikiran untuk memahami shared culture hari ini. Kita tidak lagi memiliki satu pusat adat yang permanen. Yang ada adalah momen-momen ketika pusat tersebut muncul sementara, menjadi sangat besar, kemudian menghilang kembali.</p> <p>World Cup dimulai dan jutaan orang balik membicarakan pertandingan yang sama. Sebuah sinema menjadi fenomena, satu lagu melintasi beragam generasi, maupun konser tertentu berubah menjadi event global. Setelah beberapa minggu maupun bulan, perhatian penduduk balik terpecah ke dalam ribuan feed yang berbeda.</p> <p>Tidak selalu ada sesuatu yang salah dengan kondisi tersebut. Kita memiliki kebebasan adat yang jauh lebih luas dibanding generasi sebelumnya. Yang perlu diperhatikan adalah apakah personalisasi membikin kita kehilangan terlalu banyak ruang untuk mengalami sesuatu secara bersama.</p> <p>Manusia menggunakan adat bukan cuma untuk menemukan identitas personal, tetapi juga untuk memahami hubungannya dengan orang lain. Film, lagu, pertandingan, dan cerita dapat menjadi semacam memori kolektif karena kita mengingat bukan cuma kontennya, tetapi juga siapa yang berbareng kita ketika gejala tersebut terjadi.</p> <p>Karena itu tantangan adat digital mungkin bukan sepertiapa membikin semua orang balik menonton hal yang sama. Tantangannya adalah mempertahankan cukup banyak ruang agar bumi kita yang semakin individual statis memiliki kesempatan untuk bertemu.</p> <h3>The Reference</h3> <p>Film dan serial sebenarnya sudah durasi menangkap fluktuasi yang membikin shared culture semakin sulit terbentuk. &ldquo;The Truman Show&rdquo; (1998) memperlihatkan bumi ketika jutaan orang statis berkumpul mengikuti tayangan dan percakapan yang sama. Sebaliknya, &ldquo;Black Mirror: Fifteen Million Merits&rdquo; (2011) dan &ldquo;Ready Player One&rdquo; (2018) membayangkan penduduk yang sama-sama dikelilingi teknologi dan entertainment, tetapi semakin tenggelam dalam layar, pilihan, dan realitas individual masing-masing.</p> <p>Perbedaannya terasa semakin dekat dengan hayat kita hari ini. Dulu kekurangan media membikin banyak orang hampir terpaksa berbagi rujukan adat yang sama; kini algoritma justru memastikan setiap orang mendapatkan bumi yang paling sesuai dengan dirinya. <strong>Shared culture menjadi semakin sulit bukan karena kita kekurangan sesuatu untuk ditonton, tetapi karena kita semakin jarang menonton, mendengar, dan menemukan hal yang sama pada waktu yang sama.</strong></p> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/mengapa-kita-semakin-sulit-punya-shared-culture-170861</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:11:14 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Nara Pradipta)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[7 Tempat Kursus Bahasa Isyarat untuk Pemula, dari Online hingga Tatap Muka]]></title> <description><![CDATA[7 Tempat Kursus Bahasa Isyarat untuk Pemula, dari Online hingga Tatap Muka. Ingin belajar bahasa isyarat? Cek 7 kursus bahasa isyarat untuk pemula, dari kelas online hingga tatap muka, komplit dengan biaya dan metode daftar. The post 7 Te...]]></description> <media:thumbnail url="https://portal.kincaimedia.net/site/assets/img/og-image.png"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/7-tempat-kursus-bahasa-isyarat-untuk-pemula-dari-online-hingga-tatap-muka-170855</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div><div><p>MOMMIES DAILY THE MOST INCLUSIVE PARENTING ECOSYSTEM IN INDONESIA</p><p><img src="https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/assets.femaledaily.com/web-assets/ads/billboard.png" alt="banner-detik"></p><div><div><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><p><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fill"></span></p></a><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Education</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">7 Tempat Kursus Bahasa Isyarat untuk Pemula, dari Online hingga Tatap Muka</a></p><p>Ingin belajar bahasa isyarat? Cek 7 kursus bahasa isyarat untuk pemula, dari kelas online hingga tatap muka, komplit dengan biaya dan metode daftar.</p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Mommies Daily</a>&#12539;in 7 hours</p></div></div></div><div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Sex &amp; Relationship</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Rekomendasi Film Jepang Dewasa untuk Ditonton Bareng Pasangan, Biar Makin Intim</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">RachelKaloh</a>&#12539;9 hours ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Self</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Terpopuler: Tagihan Listrik Naik hingga Sneakers untuk ke Kantor</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Dhevita Wulandari</a>&#12539;10 hours ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Lifestyle</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Sesuai Jenisnya: PIE, PIH, sampai Bopeng</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Mommies Daily</a>&#12539;a day ago</p></div></div></div></div></div></div><div></div><div><div><div><hr><p data-title="">Latest Article</p></div></div><div><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><p><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fill"></span></p></a><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Education</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">7 Tempat Kursus Bahasa Isyarat untuk Pemula, dari Online hingga Tatap Muka</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">mommiesdaily</a>&#12539;in 7 hours</p></div></div></div><div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Sex &amp; Relationship</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Rekomendasi Film Jepang Dewasa untuk Ditonton Bareng Pasangan, Biar Makin Intim</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">rachelkaloh</a>&#12539;9 hours ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Self</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Terpopuler: Tagihan Listrik Naik hingga Sneakers untuk ke Kantor</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">dhevitawulandari</a>&#12539;10 hours ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Lifestyle</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Sesuai Jenisnya: PIE, PIH, sampai Bopeng</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">mommiesdaily</a>&#12539;a day ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Lifestyle</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Baru di Minggu Ini: Merajut R(A)sa di IdeaFest 2026 hingga Gerai Kedua Palgakdo di Lotte Mall</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">dhevitawulandari</a>&#12539;2 days ago</p></div></div></div></div></div><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><p>READ MORE</p></a></div></div><div data-title=""><div><div><p>MD<br>REVIEW</p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><p>SEE ALL &nbsp;<img src="https://mommiesdaily.com/images/ic-arrow-white.svg" alt="ic-arrow-white" width="17"></p></a></div><div><div></div><div></div><div></div></div><div><div></div></div></div></div><div><div><div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div></div><div><div><hr><p data-title="">Videos For You</p></div><div><div><div><div dir="ltr"><div><div><div data-index="-1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div><div data-index="0" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!</p></div></a></div></div><div data-index="1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Gizi Tepat untuk Remaja: Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif</p></div></a></div></div><div data-index="2" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!</p></div></a></div></div><div data-index="3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar</p></div></a></div></div><div data-index="4" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!</p></div></a></div></div><div data-index="5" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Tebak Kata + Q&amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Tebak Kata + Q&amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?</p></div></a></div></div><div data-index="6" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div><div data-index="7" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!</p></div></a></div></div><div data-index="8" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Gizi Tepat untuk Remaja: Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif</p></div></a></div></div><div data-index="9" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!</p></div></a></div></div><div data-index="10" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar</p></div></a></div></div><div data-index="11" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!</p></div></a></div></div><div data-index="12" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Tebak Kata + Q&amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Tebak Kata + Q&amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?</p></div></a></div></div><div data-index="13" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div></div></div></div></div><div><div><div dir="ltr"><div><div><div data-index="-3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="-2" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Tebak Kata + Q&amp;amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="-1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="0" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="1" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="2" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp;amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="4" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="5" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Tebak Kata + Q&amp;amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="6" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="7" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="8" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="9" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp;amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="10" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="11" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Wahananya Super Seru! 4 Playground Jakarta dan Tangerang yang Edukatif!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="12" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Tebak Kata + Q&amp;amp;A Cast Garuda di Dadaku, Quinn Salma Bisa Jawab Semua?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="13" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div></div></div></div></div></div></div><div><div><hr><p data-title="">LATEST VIDEO ARTICLES</p></div><div><div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Videos</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">MD New Parents 101: Review Essential Oil untuk Bayi dan Anak, Cessa dan Rumah Atsiri</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Dhevita Wulandari</a>&#12539;27 Jul 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Videos</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">MD Ask the Expert: 7 Kesalahan Orang Tua Anak Usia SD yang Sering Tidak Disadari, Pernah Melakukannya?</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Dhevita Wulandari</a>&#12539;22 Jul 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Videos</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">MD Ask the Expert: Persiapan Anak Kuliah ke Luar Kota maupun Negeri</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Dhevita Wulandari</a>&#12539;25 May 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Videos</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!</a></p><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Dhevita Wulandari</a>&#12539;29 Mar 2026</p></div></div></div></div></div><div><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank"><p>READ MORE<img src="https://mommiesdaily.com/images/ic-arrow-right.svg" alt="ic-arrow-right" width="17"></p></a></div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27794%27%20height=%27326%27/%3e"></span><img alt="midlife" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><div><p>Forty &amp; Fearless:</p><p>Embrace Your Boldest Chapter Yet </p></div></div><div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Working Issue</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Self</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Lifestyle</a><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Sex &amp; Relationship</a></p></div></div><div><div><div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div></div><div><div></div><div></div><div></div><div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div></div><div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div></div></div></div><div><div><p><p class="embed-responsive embed-responsive-16by9 post-embed"><iframe width="560" height="315" aria-label="Preview" class="embed-responsive-item" src="https://www.youtube.com/embed/ZFF7iFP2N7Q?rel=0&amp;amp;autoplay=1&amp;amp;mute=1&amp;autoplay=1&amp;mute=1&amp;playsinline=1&amp;rel=0" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="autoplay; accelerometer; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p></p></div><div><div><p data-title="What’s On FDN">What&rsquo;s On FDN</p><p><span>Stay connected with the latest updates from Female Daily Network. Don&rsquo;t miss out, be part of our journey and let&rsquo;s experience the excitement together!</span></p></div><p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank">Let&rsquo;s Check It Out</a></p></div></div></div></div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/7-tempat-kursus-bahasa-isyarat-untuk-pemula-dari-online-hingga-tatap-muka-170855</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:00:31 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mommies Daily)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Potret Pernikahan Mario Caesar Personel NPD dan Givina, Raisa Bawakan Lagu]]></title> <description><![CDATA[Potret Pernikahan Mario Caesar Personel NPD dan Givina, Raisa Bawakan Lagu. Mario Caesar dan Givina Lukita Dewi telah resmi menyandang status sebagai suami istri pada Minggu (20/9/2026). Yuk, intip potret pernikahan mereka berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/mario-caesar-dan-givina-1789961105550_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/potret-pernikahan-mario-caesar-personel-npd-dan-givina-raisa-bawakan-lagu-170860</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <p>Kabar ceria datang dari bumi hiburan Tanah Air. Aktor sekaligus penyanyi Mario Caesar telah resmi menikahi sang idola hati, Givina Lukita Dewi, pada Minggu (20/9/2026). (Foto: Instagram @caesarmario)</p> </div> <div> <p>Momen tersebut dibagikan langsung oleh keduanya melalui beberapa foto yang diunggah di akun Instagram pribadi. &ldquo;Alhamdulillah, ceria sekali hari ini. Sabar, besok kami cerita ya,&rdquo; tulis Mario, dikutip dari halaman Instagram <em>@caesarmario,</em> Senin (21/9/2026).&nbsp;(Foto: Instagram @caesarmario)</p> </div> <div> <p>Unggahan tersebut pun langsung mencuri perhatian publik. Tak sedikit netizen hingga rekan-rekan artis turut memberikan ucapan selamat dan doa terbaik untuk keduanya. &ldquo;Selamat abang Iyo dan kak <em>@givina__</em> ceria selalu,&rdquo; tulis Tika Panggabean. &ldquo;Selamat yah guyss turut ceria <em>@caesarmario @givina___,</em>&rdquo; tulis akun <em>@akb****.&nbsp;</em>(Foto: Instagram @caesarmario)</p> </div> <div> <p>Pernikahan yang diselenggarakan dengan dekorasi sederhana di sebuah restoran di area Jakarta itu dihadiri famili dan orang-orang terdekatnya Mario dan Givina, Bunda.&nbsp;(Foto: Instagram @caesarmario)</p> </div> <div> <p>Penyanyi Raisa Andriana yang dikenal sebagai sepupunya pun turut datang memeriahkan hari istimewa pasangan ini. Bahkan, ia juga membawakan sebuah lagu berbareng Nicky Putra dan Luqman Kev.&nbsp;(Foto: Instagram @nickyrputra)</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/potret-pernikahan-mario-caesar-personel-npd-dan-givina-raisa-bawakan-lagu-170860</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:00:14 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kebiasaan yang Dapat Mengikis Rasa Percaya Diri Menurut Pakar Hubungan]]></title> <description><![CDATA[Kebiasaan yang Dapat Mengikis Rasa Percaya Diri Menurut Pakar Hubungan. Beauties, ini dia deretan kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri. Simak!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-menyendiri-1789957326300_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-yang-dapat-mengikis-rasa-percaya-diri-menurut-pakar-hubungan-170856</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="3 Kebiasaan yang Dapat Mengikis Rasa Percaya Diri Menurut Pakar Hubungan"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="cultured"> Cultured </a> </li> </ol> <p> Rini Apriliani | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Senin, 21 Sep 2026 12:00 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-menyendiri-1789957326300_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="3 Kebiasaan yang Dapat Mengikis Rasa Percaya Diri Menurut Pakar Hubungan" title="img-title"> </p> <p> Kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri/Foto: Magnific.com </p> <div> <div> <p>Beauties, kepercayaan diri adalah hal yang sangat krusial untuk dimiliki dan dipertahankan. Orang yang percaya diri akan lebih berani untuk menghadapi setiap tantangan dalam hidup yang bisa mengantarkannya pada kesuksesan.</p> <p>Namun, sering tak banyak disadari bahwa kebiasaan sehari-hari bisa membikin seseorang perlahan kehilangan rasa percaya dirinya. Yap, deretan kebiasaan itu perlahan meruntuhkan rasa percaya diri mereka dari dalam.</p> <p>Oleh karena itu, krusial untuk memahami apa saja deretan kebiasaan orang yang perlahan kehilangan kepercayaan dirinya agar Anda bisa menghindari. Melansir <em>YourTango,</em> ini dia deretan kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri. Simak!</p> <h2>1. Menarik Diri dari Pergaulan Sosial</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-menyendiri-1789957326365.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri adalah menarik diri dari pergaulan sosial" title="kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri adalah menarik diri dari pergaulan sosial"></p><p>Ilustrasi menarik diri/Foto: Magnific.com</p> </div> <p>Sebagian orang memang lebih gemar menyendiri, meski sedang eksis di tengah keramaian sekalipun. Namun, orang yang terus-menerus menarik diri dari pergaulan sosial, lama-kelamaan akan kehilangan percaya dirinya.</p> <p>Spesialis rehabilitasi psikososial Kendra Cherry, MS, menerangkan bahwa rasa percaya diri yang rendah bisa berakibat luas. Hal ini dapat memengaruhi karier, pendidikan, hingga relasi sosial.</p> <p>Orang yang kurang percaya diri cenderung ragu saat salingberhadapan dengan situasi baru, sehingga pada akhirnya sering melewatkan kesempatan krusial dalam hidupnya.</p> <h2>2. Merasa Malu Berlebihan</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-menyendiri-1789957326217.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri adalah merasa malu berlebihan" title="kebiasaan yang dapat mengikis rasa percaya diri adalah merasa malu berlebihan"></p><p>Ilustrasi menyendiri/Foto: Magnific.com</p> </div> <p>Orang akan gampang kehilangan rasa percaya diri saat mereka terlalu sering dipengaruhi oleh rasa malu. Misalnya saat membikin sebuah kesalahan, rasa malu yang sehat akan menganggap bahwa kesalahan adalah hal wajar dan memiliki motivasi untuk memperbaikinya.</p> <p>Sementara itu, rasa malu yang beracun justru membikin seseorang merasa bahwa dirinya adalah kesalahan dan membiarkan terjadi begitu saja. Akhirnya, mereka melewatkan kesempatan karena rasa malu lebih menguasainya.</p> <p>Dalam hubungan sosial, rasa malu berlebihan ini akan membikin mereka cenderung menghindari kontak mata, membungkuk, dan memberitahu bahasa tubuh lainnya yang kurang percaya diri.</p> <h2>3. Mudah Menyerah</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/ilustrasi-menyendiri-1789957326440.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="kebiasaan orang yang perlahan kehilangan percaya diri adalah gampang menyerah." title="kebiasaan orang yang perlahan kehilangan percaya diri adalah gampang menyerah."></p><p>Ilustrasi menyerah/Foto: Magnific.com</p> </div> <p>Kebiasaan orang yang perlahan kehilangan percaya diri adalah gampang menyerah. Mereka tidak memiliki motivasi dan kepercayaan diri untuk memungut konsekuensi dan menyelesaikan hal yang telah dimulai. Mereka lebih dahulu menyerah pada proyek dan impiannya sendiri.</p> <h3>Lantas, Bagaimana Cara Mengatasinya?</h3> <p>Beauties, tentunya deretan kebiasaan tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu upaya untuk memperbaikinya. Untuk mencegah akibat buruknya, ada dua kunci utama yang perlu diterapkan, yakni:</p> <ul> <li>Berhentilah untuk terlalu keras berbuat kritik pada diri sendiri. Penting untukmu belajar mengenali kapan kritik negatif itu perlu diabaikan untuk menghentikan rasa malu berlebihan tersebut.</li> <li>Tumbuhkan rasa welas asih pada diri sendiri. Kamu perlu mencintai dan perlakukan dirimu dengan baik seperti yang Anda lakukan pada orang lain.</li> </ul> <p>Beauties, itu dia deretan kebiasaan orang yang bikin kehilangan kepercayaan dirinya. Percaya diri krusial untuk kemajuan hidupmu, karena itu deretan kebiasaan di atas perlu dihindari ya!</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI!</a></p> <p>(ria/ria)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-yang-dapat-mengikis-rasa-percaya-diri-menurut-pakar-hubungan-170856</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:00:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Gus Faiz Syukron: Karamah Mbah Jazuli Ploso adalah Ngaji]]></title> <description><![CDATA[Gus Faiz Syukron: Karamah Mbah Jazuli Ploso adalah Ngaji. Kincai Media– Ketika mendengar kata karamah, sebagian orang mungkin langsung membayangkan sesuatu yang luar biasa. Karamah sering dipahami sebagai kejadia...]]></description> <media:thumbnail url="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/Gus-faiz.jpg"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/gus-faiz-syukron-karamah-mbah-jazuli-ploso-adalah-ngaji-170849</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div><figure><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-caption=" Karamah Mbah Jazuli Ploso adalah Ngaji"><img width="335" height="597" src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/Gus-faiz-236x420.jpg" srcset="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/Gus-faiz.jpg 335w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/Gus-faiz-236x420.jpg 236w" sizes=" 335px) 100vw, 335px" alt=" Karamah Mbah Jazuli Ploso adalah Ngaji" title=" Karamah Mbah Jazuli Ploso adalah Ngaji"></a><figcaption>Gus Faiz Syukron: Karamah Mbah Jazuli Ploso adalah Ngaji</figcaption></figure></div> <p><strong>Kincai Media</strong>&ndash; Ketika mendengar kata karamah, sebagian orang mungkin langsung membayangkan sesuatu yang luar biasa. Karamah sering dipahami sebagai insiden di luar kebiasaan yang diberikan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="post_tag" data-id="3443">Allah</a> kepada hamba-hamba-Nya yang saleh. Namun, Gus Faiz Syukron Makmun membujuk umat melihat karamah dari sisi yang lebih mendasar: ilmu yang terus hidup dan memberi khasiat kepada generasi setelahnya.</p> <p>Pandangan tersebut disampaikan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="link" data-id="https://www.youtube.com/watch?v=_fS4BT3apPw">Gus Faiz Syukron Makmun</a> dalam ceramahnya di depan KH Nurul Huda Jazuli, pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Bagi Gus Faiz, nasihat KH Nurul Huda tentang karamah KH Jazuli Utsman merupakan pesan yang sederhana, tetapi memiliki arti yang sangat dalam.</p> <p>&ldquo;Karamahnya Mbah Jazuli itu ngaji,&rdquo; demikian pesan KH Nurul Huda yang diingat Gus Faiz.</p> <p>Kalimat tersebut terus membekas dalam pikirannya. Sebab, jika karamah cuma dipahami sebagai insiden luar biasa, manfaatnya mungkin cuma dirasakan oleh orang-orang yang menyaksikannya. Namun, ilmu memiliki karakter yang berbeda. Ilmu dapat diwariskan, diajarkan, dikembangkan, dan terus memberikan khasiat meskipun orang yang mengajarkannya telah wafat dunia.</p> <p>Karena itu, menurut Gus Faiz, salah satu bentuk karamah yang paling bermutu adalah ketika ilmu seorang ulama statis hidup setelah dirinya tiada. Sang ulama boleh meninggalkan dunia, tetapi ilmu yang pernah diajarkannya terus berjalan melalui para murid dan generasi sesudahnya.</p> <p><strong>Ilmu yang Tidak Berhenti Ketika Ulama Wafat</strong></p> <p>Gus Faiz kemudian mengisahkan pengalamannya ketika belajar di Mesir. Ia pernah diajak gurunya berkunjung ke makam Imam Sirajuddin al-Bulqini. Ziarah tersebut tidak cuma menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga menjadi momentum bagi gurunya untuk memberikan pelajaran tentang arti warisan seorang ulama.</p> <p>Menurut klarifikasi yang diterimanya, karya seorang ulama dalam memahami nash agama, berbuat istinbath hukum, mengajar, dan menerangkan permasalahan kepercayaan kepada penduduk memiliki khasiat yang sangat luas. Manfaat tersebut tidak selesai ketika sang ulama wafat.</p> <p>Hal itu berbeda dengan insiden dahsyat yang cuma terjadi pada waktu, tempat, dan orang tertentu. Ilmu dapat bergeser dari satu generasi ke generasi berikutnya dan terus memberikan khasiat kepada manusia dalam rentang waktu yang panjang.</p> <p>&ldquo;Yang namanya karamah dan khawariqul kebiasaan itu terbendung oleh waktu, zaman, dan komunitas. Sementara istinbath masalah yang dilandasi dengan pemahaman terhadap nash itu manfaatnya terus meluas,&rdquo; ujar Gus Faiz.</p> <p>Dari situlah ia semakin memahami bahwa aktivitas mengaji yang kelihatan sederhana sebenarnya memiliki jabatan yang sangat besar dalam hayat umat Islam.</p> <p>Seorang santri duduk mempelajari nahwu, sharaf, fikih, ushul fikih, tafsir, hadis, dan beragam disiplin ilmu keislaman. Tidak ada sesuatu yang tampak spektakuler dalam aktivitas tersebut. Tidak ada insiden dahsyat yang membikin orang berdecak kagum.</p> <p>Namun, dari proses sederhana itulah ilmu kepercayaan dapat bertetap dari satu generasi ke generasi berikutnya.</p> <p><strong>Tradisi Ngaji dan Mata Rantai Keilmuan</strong></p> <p>Menurut Gus Faiz, kekuatan pesantren justru terletak pada proses pewarisan ilmu yang terjadi secara terus-menerus. Seorang pendidik mengajarkan buku kepada santri. Santri mempelajarinya, menghafalnya, memahami kandungannya, kemudian suatu hari mengajarkannya balik kepada orang lain.</p> <p>Proses tersebut terus berulang. Karena itu, ketika seorang santri membuka buku di pesantren, ia sebenarnya tidak sedang salingberhadapan dengan sebuah buku biasa. Ia sedang memasuki mata rantai panjang perjalanan ilmu Islam yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.</p> <p>&ldquo;Kitab yang dibaca oleh anak-anakku kini itu adalah kitab-kitab yang penuh barokah, buku yang bisa mengantarkan banyak orang untuk melihat bumi yang lebih luas,&rdquo; kata Gus Faiz.</p> <p>Ilmu yang dipelajari santri bukanlah ilmu yang muncul secara tiba-tiba. Ia merupakan bagiankecil dari perjalanan panjang transmisi ilmu Islam. Dari Rasulullah SAW, ilmu diwariskan kepada para sahabat, kemudian kepada tabi&rsquo;in, tabi&rsquo;ut tabi&rsquo;in, para ulama, para guru, hingga akhirnya sampai kepada para ulama yang mengajarkannya kepada santri hari ini.</p> <p>Dengan demikian, tradisi mengaji di pesantren bukan sekadar aktivitas belajar mengajar. Ia merupakan salah satu metode menjaga kesinambungan ilmu agama.</p> <p>Atas alas itu, Gus Faiz mengingatkan para santri agar tidak meremehkan kitab-kitab yang mereka pelajari. Kitab yang tipis tidak berarti memiliki ilmu yang sedikit.</p> <p>Pelajaran nahwu yang tampak sederhana dapat menjadi alas untuk memahami bahasa Al-Qur&rsquo;an. Fikih yang dipelajari dari kitab-kitab alas dapat menjadi fondasi untuk memahami permasalahan aturan yang lebih kompleks. Demikian pula ushul fikih mengajarkan metode berpikir dalam memahami dalil dan menggali hukum.</p> <p>Semua itu membutuhkan proses yang panjang. Tidak ada pemahaman mendalam yang lahir secara instan. Seorang santri mesti membaca, mengulang, menghafal, berdiskusi, dan terus belajar. Dari ketekunan itulah perlahan-lahan terbentuk kapasitas untuk memahami permasalahan kepercayaan dan kehidupan.</p> <p>Gus Faiz juga mengaitkan kapasitas dirinya dalam membaca beragam permasalahan dengan pengalaman belajar di pesantren. Berbagai ilmu yang dahulu dipelajari dari kitab-kitab klasik rupanya menjadi bekal ketika ia salingberhadapan dengan permasalahan hayat yang lebih luas.</p> <p>&ldquo;Saya bisa seperti ini, anak-anakku. Itu semua berkah jasa pesantren.&rdquo;</p> <p>Pernyataan tersebut memberitahu bahwa apa yang tampak sebagai kapasitas seseorang pada hari ini sering kali merupakan hasil dari proses panjang yang telah dilaluinya sejak eksis di pesantren.</p> <p>Pada titik inilah Gus Faiz membujuk para santri memahami balik arti warisan seorang ulama. Popularitas dapat berakhir ketika seseorang tidak lagi tampil di depan publik. Jabatan juga akan berakhir ketika masa tugas selesai. Harta pun pada akhirnya akan bergeser kepada orang lain.</p> <p>Namun, ilmu yang berguna memiliki kemungkinan untuk terus hidup. Seorang ulama mungkin telah wafat puluhan tahun lalu. Tetapi ketika buku yang pernah diajarkannya statis dibaca, ketika pelajaran yang disampaikannya statis dipahami, dan ketika murid-muridnya statis mengajarkan ilmu tersebut kepada generasi berikutnya, maka manfaatnya belum berakhir.</p> <p>Inilah yang mau ditekankan Gus Faiz ketika berbicara tentang karamah. Karamah tidak selalu mesti berupa sesuatu yang membikin manusia kagum karena eksis di luar kebiasaan. Ada karamah dalam bentuk yang jauh lebih sederhana, tetapi manfaatnya jauh lebih panjang: ilmu yang terus memberi instruksi kepada manusia.</p> <p>Pesantren Menjaga Warisan Ilmu Islam</p> <p>Bagi Gus Faiz, pesantren memiliki peran krusial dalam menjaga mata rantai tersebut. Di pesantren, ilmu tidak cuma disampaikan melalui buku, tetapi juga melalui hubungan antara pendidik dan murid.</p> <p>Ada keteladanan yang dilihat santri. Ada adab yang dipelajari. Ada metode membaca buku yang diwariskan. Ada metode memahami permasalahan kepercayaan yang diteruskan dari pendidik kepada murid.</p> <p>Karena itu, tradisi ngaji tidak boleh dipandang sebagai sesuatu yang antik maupun tidak relevan. Justru melalui tradisi itulah ilmu keislaman terus memiliki kesinambungan.</p> <p>Gus Faiz mengingatkan bahwa ilmu yang diperoleh santri di pesantren merupakan bagiankecil dari perjalanan panjang yang menghubungkan mereka dengan para ulama terdahulu.</p> <p>&ldquo;Ilmu yang ada di Ploso itu adalah mata rantai yang paling kokoh. Dia tidak terlihat. Tapi cuma dengan itulah sejatinya kepercayaan Islam statis ada sampai hari ini.&rdquo;</p> <p>Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberlangsungan ilmu kepercayaan sering kali dijaga melalui aktivitas yang sangat sederhana: pendidik duduk mengajar dan santri duduk belajar.</p> <p>Dari ruang-ruang pengajian yang sederhana itulah lahir generasi yang kelak meneruskan ilmu kepada masyarakat.</p> <p>Pada akhirnya, ceramah Gus Faiz membujuk kita balik kepada sesuatu yang mungkin kelihatan biasa: mengaji. Di tengah hayat yang sering mengukur keberhasilan melalui popularitas, jabatan, kekayaan, maupun banyaknya pengikut, pesantren mempertahankan ukuran yang berbeda. Seorang santri diajak untuk bersabar dalam belajar, tekun membaca, menghormati guru, dan menjaga ilmu yang telah diterimanya.</p> <p>Proses itu memang tidak selalu menghasilkan sesuatu yang dapat dilihat secara langsung. Namun, akibatnya dapat bertetap jauh lebih lama.</p> <p>Seorang pendidik wafat, tetapi ilmunya statis diajarkan. Sebuah buku telah ditulis ratusan tahun lalu, tetapi statis dibaca hingga hari ini. Seorang ulama telah durasi meninggalkan dunia, tetapi nasihatnya statis membimbing hayat umat.</p> <p>Di situlah ilmu memberitahu kekuatannya. Maka, ketika KH Nurul Huda Jazuli mengatakan bahwa &ldquo;karamah Mbah Jazuli itu ngaji&rdquo;, pesan tersebut sesungguhnya tidak cuma berbicara tentang satu sosok ulama. Pesan itu juga berbicara tentang sepertiapa ilmu Islam dapat bertetap dan terus memberi manfaat.</p> <p>Karamah seorang ulama bukan cuma tentang apa yang terjadi ketika ia statis hidup, tetapi juga tentang apa yang statis hidup setelah ia wafat.</p> <p>Selama buku statis dibuka, pengajian statis berlangsung, pendidik statis mengajar, dan santri statis tekun belajar, mata rantai ilmu itu belum terputus.</p> <p>Karena itu, pesan Gus Faiz sangat sederhana: jaga pesantren, jaga pengajian, dan teruslah mengaji.</p> <p>Sebab, bisa jadi, dari aktivitas yang tampak biasa itulah lahir karamah yang paling panjang umurnya: ilmu yang terus memberi khasiat kepada manusia, terlebihlagi ketika pemilik ilmu itu telah durasi meninggalkan dunia.</p> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> <img src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-20.44.10.jpeg" alt="Sertifikasi Halal"> </a> </p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/gus-faiz-syukron-karamah-mbah-jazuli-ploso-adalah-ngaji-170849</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:41:23 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Zainuddin Lubis)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Apakah Janin Sudah Bisa Mengikuti Ritme Siang dan Malam? Ini Kata Studi]]></title> <description><![CDATA[Apakah Janin Sudah Bisa Mengikuti Ritme Siang dan Malam? Ini Kata Studi. Apakah janin sudah bisa mengikuti ritme siang dan malam? Simak yuk Bunda klarifikasi pada ahli dalam studi terbaru.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/17/apakah-janin-sudah-bisa-mengikuti-ritme-siang-dan-malam-ini-kata-studifoto-istock-1789781693663_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/apakah-janin-sudah-bisa-mengikuti-ritme-siang-dan-malam-ini-kata-studi-170852</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong> Jakarta</strong> - </p><p>Sejak kapan janin mulai bisa mengenali siang malam? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di pikiran Bunda, terutama ketika mulai merasakan pola pergerakan janin yang lebih aktif pada waktu tertentu.</p> <p>Tubuh manusia memiliki jam biologis internal yang mengikuti siklus harian, termasuk fluktuasi antara siang dan malam. Jam biologis tersebut berpartisipasi dalam mengatur beragam fungsi tubuh, seperti tidur, metabolisme, serta aktivitas harian. Pola tersebut dikenal sebagai ritme sirkadian.</p> <p>Lantas, kapan sebenarnya jam biologis mulai bekerja? apakah janin sudah dapat mengenali siang malam ketika statis eksis di dalam kandungan?</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <h2 id="apa-itu-ritme-sirkadian--0">Apa itu ritme sirkadian?</h2> <p>Ritme sirkadian merupakan pola fluktuasi fungsi tubuh yang terjadi dalam siklus sekitar 24 jam. Pada manusia, ritme ini membantu mengatur kapan tubuh merasa mengantuk, terjaga, lapar, serta beragam proses biologis lainnya.</p> <p>Siklus tersebut terutama dipengaruhi oleh fluktuasi terang dan gelap yang terjadi sepanjang hari. Ketika ritme sirkadian terganggu, misalnya karena jet lag, kurang tidur, maupun pola kerja yang tidak teratur, beragam fungsi tubuh juga dapat ikut terpengaruh.</p> <h2 id="temuan-baru-tentang-jam-biologis-janin">Temuan baru tentang jam biologis janin</h2> <p>Mengutip halaman <em>Medicalxpress</em>, sebuah studi terbaru dari para peneliti Washington University in St. Louis (WashU) memberikan deskripsi menarik mengenai evolusi jam biologis sebelum bayi lahir.&nbsp;</p> <p>Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biological Rhythms menemukan bahwa ritme sirkadian pada janin tikus berkembang secara berjenjang dan kemudian tersinkronisasi dengan ritme aktivitas serta istirahat induknya sebelum kelahiran.</p> <p>"Kita tahu bahwa gangguan ritme sirkadian selama kehamilan dapat memengaruhi evolusi pola tidur dan ritme harian pada bayi. Gangguan pada tahap mula ini juga dikaitkan dengan konsekuensi lebih tinggi mengalami gangguan kondisi hati, seperti kecemasan dan depresi, di kemudian hari," ujar Nikhil Lokesh, penulis studi sekaligus ilmuwan peneliti di sektor biologi di WashU Arts &amp; Sciences.</p> <p>"Memahami kapan jam biologis janin mulai berguna membantu kita mengidentifikasi masa evolusi yang sensitif, ketika gangguan ritme sirkadian dapat memberikan akibat jangka panjang, serta sepertiapa akibat tersebut dapat dicegah maupun diperbaiki."</p> <h2 id="jam-biologis-janin-di-dalam-kandungan">Jam biologis janin di dalam kandungan</h2> <p>Dalam studi terbaru ini, para ilmuwan WashU mengembangkan metode untuk mengamati aktivitas jam biologis sirkadian pada janin ketika statis berkembang di dalam rahim.&nbsp;</p> <p>Para ilmuwan menggunakan tikus yang direkayasa secara genetik. Pada tikus tersebut, protein bercahaya disebut luciferase yaitu protein yang sama yang membikin kunang-kunang dapat mengeluarkan cahaya, dihubungkan dengan protein jam biologis yang berpartisipasi dalam mengatur ritme sirkadian.</p> <p>Ketika tikus jantan yang membawa protein yang telah dimodifikasi tersebut kawin dengan tikus betina normal, protein jam biologis yang diberi penanda akan muncul pada janin yang sedang berkembang, tetapi tidak terdapat pada jaringan tubuh induknya.</p> <p>Tikus yang sedang hamil kemudian diberi air minum yang hamil bahan kimia tertentu. Bahan kimia tersebut akan bereaksi dengan luciferase dan menghasilkan cahaya.&nbsp; Setiap kali protein jam biologis pada janin aktif, tubuh janin akan memancarkan cahaya.</p> <p>Para peneliti mendeteksi cahaya dari janin tersebut menggunakan kamera dengan tingkat sensitivitas yang sangat tinggi. Dengan merekam waktu munculnya cahaya, mereka dapat mengidentifikasi pola siklus yang jelas dari aktivitas protein jam biologis pada bayi tikus selama mereka berkembang di dalam rahim induknya.</p> <h2 id="janin-menerima-sinyal-waktu-daribunda-melalui-plasenta">Janin menerima sinyal waktu dari&nbsp;Bunda melalui plasenta</h2> <p>"Kami menemukan ritme siang-malam yang jelas pada anak tikus yang mulai tersinkronisasi dengan siklus aktivitas dan istirahat induknya selama minggu terakhir kehamilan. Periode ini sederajat dengan trimester ketiga pada manusia," kata Lokesh.</p> <p>Menurut Lokesh, temuan tersebut memberitahu bahwa mekanisme jam biologis terbentuk lebih mula selama perkembangan. Setelah itu, janin mendapatkan sinyal dari ibu yang membantu menyesuaikan waktu kerja jam biologis tersebut. Jadi, meski belum dapat melihat siang dan malam secara langsung, janin tampaknya sudah menerima sinyal waktu dari tubuh ibu.</p> <p>"Ritme siang dan malam memberitahu bahwa mekanisme jam biologis terbentuk sejak mula evolusi dan kemudian menerima sinyal untuk menyesuaikan waktu dari induknya," tuturnya.&nbsp;</p> <h2 id="bagaimana-janin-bisa-mengenali-siang-dan-malam--4">Bagaimana janin bisa mengenali siang dan malam?</h2> <p>Erik Herzog, Viktor Hamburger Distinguished Professor sektor biologi sekaligus penulis senior studi, mengatakan para peneliti menemukan adanya ritme harian yang bergeser melalui plasenta dari ibu ke bayi sebelum janin dapat merasakan cahaya.</p> <p>"Yang terpenting, kami menemukan adanya ritme harian yang ditransmisikan melalui plasenta dari ibu ke bayi, terlebihlagi sebelum janin dapat merasakan cahaya," kata Erik Herzog.</p> <p>Dengan kata lain, kapasitas janin untuk mengikuti ritme siang dan malam tidak mesti dimulai dari kapasitas melihat cahaya. Tubuh ibu dapat memberikan instruksi waktu melalui beragam sinyal biologis.</p> <p>Salah satu sinyal yang menjadi perhatian peneliti adalah hormon glukokortikoid. Hormon tersebut berpotensi berpartisipasi sebagai sinyal waktu bagi jam biologis janin. Hormon yang berhubungan dengan respons stres ini secara normal mengalami peningkatan dan penurunan sepanjang hari di bawah kendali jam biologis internal sang induk.</p> <h2 id="hormon-obat-obatan-dan-implikasi-klinis">Hormon, obat-obatan, dan implikasi klinis</h2> <p>Glukokortikoid sintetis secara rutin diberikan kepada ibu hamil yang berisiko mengalami kelahiran prematur. Namun, pemberiannya sering kali tidak mempertimbangkan waktu dalam sehari ketika kadar hormon tersebut secara alami mengalami perubahan.</p> <p>Para peneliti menemukan bahwa pemberian steroid tersebut setiap hari kepada induk tikus mempercepat proses sinkronisasi ritme harian anak tikus dengan waktu setempat. Temuan ini dapat menjadi penilaian dalam menentukan sepertiapa dan kapan tabib memberikan obat untuk menangani kondisi selama kehamilan.</p> <p>Selama penelitian, para peneliti juga mengamati hubungan yang kuat antara kegagalan berkembangnya aktivitas gen jam biologis sirkadian pada janin dengan kegagalan proses persalinan.</p> <p>"Kami belum dapat mengatakan apakah tidak adanya ritme tersebut berkontribusi terhadap masalah evolusi maupun justru cuma mencerminkan adanya masalah perkembangan. Namun, pengamatan ini memberitahu bahwa aktivitas jam biologis sirkadian mungkin berhubungan erat dengan evolusi janin yang sehat," kata Lokesh.</p> <p>Lokesh mengatakan temuan tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga ritme sirkadian yang stabil selama kehamilan. Menurutnya lebih dari 80 persen populasi bumi terpapar cahaya buatan pada malam hari yang dapat mengganggu ritme harian, termasuk orang yang sedang hamil.</p> <p>"Memahami kapan dan sepertiapa jam biologis mulai bekerja membantu para ilmuwan mengidentifikasi masa evolusi yang sensitif, ketika gangguan ritme sirkadian dapat memberikan akibat jangka panjang," kata Lokesh.</p> <p>Lokesh mengharapkan temuannya dapat membantu mengarahkan pengobatan medis, memberikan keterangan bagi praktik klinis, serta membentuk kebijakan kesehatan penduduk yang bermaksud melindungi kesehatan ritme sirkadian bayi sejak dalam kandungan hingga masa mula kehidupan.</p> <p>Semoga informasinya berguna ya, Bunda.&nbsp;</p> <p>Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik di&nbsp;<strong><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">SINI.</a></strong> Gratis!</p> <p><strong>(pri/pri)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/apakah-janin-sudah-bisa-mengikuti-ritme-siang-dan-malam-ini-kata-studi-170852</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:35:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Merasa Nyaman saat Pulang ke Rumah]]></title> <description><![CDATA[Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Merasa Nyaman saat Pulang ke Rumah. Setiap orang tua punya metode sendiri untuk menyambut anaknya. Namun, ada beberapa contoh kebiasaan yang membikin anak betah saat pulang ke rumah. Yuk, cari tahu!...]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/18/ilustrasi-bertemu-calon-mertuafreepik-freepik-1769172014644_169.png?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-orang-tua-yang-membuat-anak-merasa-nyaman-saat-pulang-ke-rumah-170857</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Merasa Nyaman saat Pulang ke Rumah/Foto: Magnific.com/magnific </p><div> <div> <p>Pulang ke rumah orang tua seharusnya bisa menjadi momen untuk melepas penat. Setelah durasi tinggal sendiri dan terbiasa mengatur hidup dengan caramu sendiri, ada rasa betah tersendiri ketika balik ke tempat yang dahulu menjadi rumah.</p> <p>Namun, emosi itu bisa berubah ketika kebiasaan durasi ikut muncul. Pertanyaan yang terlalu banyak, privasi yang tiba-tiba terasa hilang, sampai komentar soal kapan Anda akan balik lagi bisa membikin kondisi terasa sedikit tegang.</p> <p>Orang tua tentu tidak selalu bermaksud membuatmu tidak nyaman. Kadang, mereka cuma belum terbiasa melihatmu sebagai orang dewasa dengan hayat sendiri. Nah, beberapa hal kecil berikut justru bisa membikin Anda merasa lebih diterima saat mendatangi ke rumah.</p> <h2>Mereka Menyambutmu dengan Hangat</h2> <p>Bayangkan baru sampai rumah setelah perjalanan panjang, kemudian pertanyaan pertama yang Anda dengar adalah, &ldquo;Kok baru sampai?&rdquo; maupun &ldquo;Tadi dari mana saja?&rdquo;</p> <p>Mengutip dari <em>Hack Spirit,</em> pertanyaan seperti itu mungkin terdengar biasa, tetapi bisa membikin kondisi kedatangan terasa seperti sesi tanya jawab.</p> <p>Orang tua yang membikin anak dewasanya betah biasanya membiarkan momen pertemuan terasa hangat lebih dulu. Sapaan sederhana, pelukan, maupun sekadar ucapan &ldquo;Senang Anda pulang&rdquo; bisa memberi kesan bahwa kehadiranmu memang ditunggu.</p> <h2>Mereka Menghargai Kamu yang Sudah Berubah</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/mereka-menghargai-kamu-yang-sudah-berubahfoto-magnificrawpixelcom-1789457666151_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mereka Menghargai Kamu yang Sudah Berubah/Foto: magnific/rawpixel.com</p> </div> <p>Kamu mungkin statis dianggap sebagai anak yang dahulu sering bangun kesiangan, punya makanan favorit tertentu, maupun menghabiskan waktu di kamar. Padahal, banyak hal dalam hidupmu sudah berubah sejak meninggalkan rumah.</p> <p>Orang tua yang bisa menerima fluktuasi itu akan memberi ruang untuk kebiasaanmu sekarang. Mereka mungkin menanyakan makanan yang Anda suka, memahami agenda kerja, maupun menyediakan tempat yang betah untuk beristirahat.</p> <p>Hal kecil seperti ini memberitahu bahwa mereka mau mengenal dirimu yang sekarang, bukan terus memaksamu balik menjadi varian masa lalu.</p> <h2>Mereka Tetap Menghormati Privasimu</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/mereka-tetap-menghormati-privasimufoto-magnific-1789457666329.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mereka Tetap Menghormati Privasimu/Foto: magnific</p> </div> <p>Dulu, masuk bilik tanpa mengetuk mungkin terasa wajar. Sekarang, kebiasaan itu bisa membuatmu merasa kurang punya ruang ketika sedang pulang ke rumah orang tua.</p> <p>Orang tua yang menghargai privasi akan statis mengetuk pintu, tidak membuka barang pribadi sembarangan, dan tidak merasa mesti tahu setiap kegiatanmu selama eksis di rumah. Beauties, sikap seperti ini bisa membikin waktu berbareng famili terasa lebih santai karena Anda tahu statis punya ruang untuk diri sendiri.</p> <h2>Mereka Tidak Membuat Pasanganmu Merasa Seperti Orang Asing</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/mereka-tidak-membuat-pasanganmu-merasa-seperti-orang-asingfoto-magnificpressfoto-1789457666515.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mereka Tidak Membuat Pasanganmu Merasa Seperti Orang Asing/Foto: magnific/pressfoto</p> </div> <p>Ketika Anda sudah memiliki pasangan, kondisi pulang ke rumah bisa terasa berbeda. Kamu mungkin mau menghabiskan waktu berbareng keluarga, tetapi juga mau pasanganmu merasa diterima.</p> <p>Orang tua tidak perlu langsung dekat maupun mengetahui semua hal tentang pasanganmu. Cukup dengan mengajaknya makan bersama, menanyakan kabarnya, maupun melibatkannya dalam diskusi famili tanpa membuatnya merasa sedang diuji. Sikap sederhana ini bisa membikin lawatan terasa lebih betah untuk semua orang, termasuk pasanganmu.</p> <h2>Mereka Tidak Membuatmu Merasa Bersalah Saat Harus Pulang</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/14/mereka-tidak-membuatmu-merasa-bersalah-saat-harus-pulangfoto-magnific-1789457666672.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mereka Tidak Membuatmu Merasa Bersalah Saat Harus Pulang/Foto: magnific</p> </div> <p>Salah satu bagiankecil tersulit dari mendatangi ke rumah orang tua adalah saat mesti balik ke hayat masing-masing. Rasa bermutu bercerai sebenarnya wajar, terutama jika jarang bertemu.</p> <p>Namun, kalimat seperti &ldquo;Baru juga datang sudah mau pulang&rdquo; maupun &ldquo;Kamu lebih memilih teman-temanmu, ya?&rdquo; bisa membikin momen perpisahan terasa penuh rasa bersalah.</p> <p>Orang tua yang memahami hayat anak dewasanya bisa mengatakan bahwa mereka bahagia sudah dikunjungi dan akan menunggu kedatangan berikutnya. Dengan begitu, Anda bisa pulang dengan emosi hangat tanpa merasa mesti meminta ampun karena memiliki hayat sendiri.</p> <p>Beauties, mendatangi ke rumah orang tua bisa menjadi metode sederhana untuk melepas kangen dengannya. Baik Anda maupun orang tua, perlu ada adaptasi karena keduanya sama-sama berkembang seiring waktu. Nah, kebiasaan di atas bisa menjadi contoh yang bisa dilakukan orang tua agar anaknya betah di rumah.</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke <strong>Buzznesia Community</strong>. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(naq/naq)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-orang-tua-yang-membuat-anak-merasa-nyaman-saat-pulang-ke-rumah-170857</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:30:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Sering Tidur dengan Lampu Menyala? Waspadai Dampaknya bagi Jantung]]></title> <description><![CDATA[Sering Tidur dengan Lampu Menyala? Waspadai Dampaknya bagi Jantung. Bunda yang terbiasa tidur dengan lampu menyala perlu waspada. Kebiasaan ini rupanya dapat berakibat bagi kesehatan jantung. Simak penjelasannya berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/05/ilustrasi-tidur-nyenyak-1770271294760_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/sering-tidur-dengan-lampu-menyala-waspadai-dampaknya-bagi-jantung-170853</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Cahaya di kamat tidur pada malam hari sering kali luput dari perhatian, Bunda. Lampu yang statis menyala, televisi yang belum dimatikan, hingga indikator pengisi daya ponsel bisa membikin ruangan statis terang saat waktu istirahat.</p> <p>Sekilas, paparan cahaya tersebut mungkin kelihatan sepele dan tidak berbahaya. Namun, riset terbaru mulai menemukan adanya kaitan antara kondisi bilik yang terang pada malam hari dan kesehatan tubuh.</p> <p>Dampaknya pun diduga tidak cuma membikin tidur kurang nyenyak. Paparan cahaya saat beristirahat juga dapat memengaruhi jantung.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <h2 id="dampak-tidur-dengan-lampu-menyala-bagi-jantung">Dampak tidur dengan lampu menyala bagi jantung</h2> <p>Sebuah studi terhadap lebih dari 11.000 orang yang diterbitkan di <em>European Heart Journal</em> mengungkap bahwa paparan cahaya pada malam hari dikaitkan dengan fluktuasi krusial dan berpotensi rapuh pada struktur dan fungsi jantung.</p> <p>Dilansir dari halaman <em>ESC (European Society of Cardiology),</em> riset ini dipimpin oleh Profesor Lu Qi dari Universitas Tulane, New Orleans, Amerika Serikat.</p> <p>&ldquo;Studi observasional sebelumnya telah mengaitkan&nbsp;paparan cahaya malam hari dengan konsekuensi pandemi kardiovaskular yang lebih tinggi, tetapi sedikit yang diketahui tentang fluktuasi struktur dan fungsi jantung yang terkait. Kami berbuat riset ini untuk mengetahui apa yang terjadi pada jantung dari waktu ke waktu ketika orang terpapar terlalu banyak cahaya di malam hari,&rdquo; tutur Lu Qi.</p> <p>Penelitian ini melibatkan 11.071 orang yang merupakan bagiankecil dari studi UK Biobank. Semua peserta mengenakan sensor cahaya di pergelangan tangan mereka selama tujuh hari untuk mengukur tingkat cahaya di malam hari.</p> <p>Tiga tahun kemudian, peserta menjalani pemindaian MRI jantung untuk memeriksa dengan cermat struktur dan fungsi jantung.</p> <p>Para peneliti membandingkan orang yang terpapar tingkat cahaya lebih dari tiga lux dengan orang yang hampir tidak terpapar cahaya sama sekali di malam hari.</p> <p>Hal ini memberitahu bahwa orang yang terpapar cahaya malam hari dalam jumlah tinggi mengalami penebalan dinding ventrikel kiri (salah satu bilik jantung), sehingga mengurangi ruang di dalam bilik tersebut.</p> <p>Terdapat tanda-tanda bahwa kapasitas otot jantung untuk berkontraksi selama debar jantung berkurang. Ini merupakan indikator mula disfungsi jantung. Para peneliti juga menemukan fluktuasi pada ventrikel kanan dan atrium kiri (dua bilik jantung lainnya).</p> <p>Lu Qi mengatakan ini adalah studi pertama dari jenisnya, dan memberitahu bahwa paparan tingkat cahaya yang lebih tinggi di malam hari dikaitkan dengan remodeling jantung.</p> <p>&ldquo;Ini adalah kondisi di mana struktur dan fungsi jantung berubah dan biasanya kita melihatnya sebagai respons terhadap stres kronis maupun cedera pada jantung. Ini adalah metode tubuh kita beradaptasi dengan stres tersebut, tetapi pada akhirnya melemahkan jantung dan dapat menyebabkan gagal jantung,&rdquo; ungkapnya.</p> <p>Polusi cahaya telah muncul sebagai aspek konsekuensi baru untuk pandemi kardiovaskular. Temuannya berbareng bukti dari studi lain, memberitahu bahwa pengurangan paparan cahaya malam hari mesti dipertimbangkan sebagai salah satu strategi potensial untuk mencegah pandemi jantung.</p> <h2 id="tips-tidur-di-malam-hari-untuk-menjaga-kesehatan-jantung">Tips tidur di malam hari untuk menjaga kesehatan jantung</h2> <p>Dilansir <em>Medical News Today,</em> terlepas dari ketidakpastian yang ada, mengurangi paparan cahaya yang tidak perlu di malam hari relatif gampang dilakukan.</p> <p>Lu Qi pun menyarankan untuk mematikan lampu di bilik tidur dan tutup gorden jendela yang mungkin menghalangi cahaya luar saat Bunda akan tidur.</p> <p>Pilihan lain dapat mencakup penggunaan pencahayaan yang lebih hangat dan redup di malam hari, menutupi LED kecil pada alat elektronik, dan menggunakan gorden anti cahaya maupun epilog mata untuk mengurangi cahaya yang mencapai mata saat tidur.</p> <p>Bagi orang yang menggunakan <em>smartphone,</em> tablet, maupun komputer hingga larut malam, mengurangi paparan layar sebelum tidur mungkin merupakan metode lain untuk membatasi cahaya di malam hari.</p> <p>Nah, itulah akibat tidur malam hari dengan lampu menyala bagi kesehatan jantung yang perlu Bunda waspadai. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.</p> <p>Bunda yang mau <em>sharing</em> soal <em>parenting</em> dan bisa dapat banyak <em>giveaway</em>, yuk <em>join</em> kelompok Kincai Media Squad. Daftar dan klik <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow"><strong>di SINI.</strong> </a>Gratis!</p> <p><strong>(asa/som)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/sering-tidur-dengan-lampu-menyala-waspadai-dampaknya-bagi-jantung-170853</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:15:33 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[4 Gaya Fashion ala Tiffany Young Girls Generation yang Bisa Jadi Inspirasi OOTD]]></title> <description><![CDATA[4 Gaya Fashion ala Tiffany Young Girls Generation yang Bisa Jadi Inspirasi OOTD. Buat Anda yang sedang mencari ide outfit baru, yuk simak gaya berpakaian ala Tiffany Young berikut ini. Siapa tahu bisa menjadi inspirasi OOTD berikutnya!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/tiffany-young-snsd-foto-instagramcomtiffanyyoungofficial-1789867459062_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/4-gaya-fashion-ala-tiffany-young-girls-generation-yang-bisa-jadi-inspirasi-ootd-170858</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="4 Gaya Fashion ala Tiffany Young Girls&#039; Generation yang Bisa Jadi Inspirasi OOTD"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="fashion"> Fashion </a> </li> </ol> <p> Safira Nafiis Butsaina | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Senin, 21 Sep 2026 11:15 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/tiffany-young-snsd-foto-instagramcomtiffanyyoungofficial-1789867459062_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="4 Gaya Fashion ala Tiffany Young Girls&#039; Generation yang Bisa Jadi Inspirasi OOTD" title="img-title"> </p> <p> Tiffany Young SNSD / Foto: instagram.com/tiffanyyoungofficial </p> <div> <div> <p>Kalau Anda selalu <em>up-to-date</em> dengan berita terbaru maupun terkini mengenai industri hiburan Korea Selatan, mungkin Anda tahu bahwa Tiffany Young tengah merayakan satu dasawarsa perjalanan pekerjaan solo di industri hiburan Korea Selatan. Wah, waktu berlalu begitu cepat ya, Beauties!</p> <p>Anggota Girls&rsquo; Generation maupun SNSD yang lahir dengan nama Stephanie Hwang tersebut pun merilis studio album pertama berjudul &lsquo;Edge of Calm&rsquo; pada 20 Agustus 2026 kemudian dan mengumumkan tur dengan nama yang sama.</p> <p>Ia baru saja menyapa <em>fans</em> di Indonesia lewat &lsquo;Edge of Calm Tour&rsquo; pada Sabtu, (19/9). Apakah Anda ikut datang dan melihat sang <em>idol</em> secara langsung, Beauties?</p> <p>Tak cuma disorot karena <em>milestone</em> yang berhasil ia capai tahun ini, corak fesyen Tiffany Young juga mencuri atensi. Pasalnya, peminat maupun tidak, pasti Anda setuju bahwa penampilannya tidak pernah gagal.</p> <p>Oleh karena itu, ayo intip empat <em>style</em> berpakaian ala penyanyi yang juga merupakan bagiankecil dari sub-unit TTS berbareng dua mitra satu timnya, yaitu Taeyeon dan Seohyun, sejak tahun 2012 lampau satu ini!</p> <h2>Look #1</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/tiffany-young-snsd-foto-instagramcomtiffanyyoungofficial-1789867459223_43.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Tiffany Young SNSD / Foto: instagram.com/tiffanyyoungofficial</p> </div> <p>Beauties, siapa di sini yang butuh inspirasi <em>outfit smart casual</em>? Jika iya, Anda bisa amat nih meniru corak berpakaian&nbsp;<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank"> Tiffany Young</a>&nbsp; dalam foto ini!</p> <p>Tampil betah namun statis <em>stylish</em> dalam balutan kemeja dan celana <em>jeans</em>, <em>look</em> artis Korea yang lahir di San Francisco, California, Amerika Serikat tersebut cocok dipakai kapanpun dan di manapun. Meski statis terkesan simpel, namun dijamin akan bikin Anda kelihatan <em>effortlessly chic</em>!</p> <h2>Look #2</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/tiffany-young-snsd-foto-instagramcomtiffanyyoungofficial-1789867459390.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Tiffany Young SNSD / Foto: instagram.com/tiffanyyoungofficial</p> </div> <p>Tak dapat dipungkiri bahwa tren fesyen datang silih berganti, namun satu hal yang pasti, <em>little black dress </em>atau disingkat LBD tidak akan pernah lekang oleh waktu. Seperti yang kita tahu, busana hitam kecil itu sendiri datang dalam beragam pilihan siluet dan bentuk potongan.</p> <p>Nah, daripada bingung, Anda bisa pilih <em>little black dress</em> yang mirip dengan yang dipakai oleh Tiffany Young dalam foto ini. Berkat detail bunga pada LBD tersebut, penampilanmu secara keseluruhan akan kelihatan lebih feminin nan anggun.</p> <h2>Look #3</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/tiffany-young-snsd-foto-instagramcomtiffanyyoungofficial-1789867459559.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Tiffany Young SNSD / Foto: instagram.com/tiffanyyoungofficial</p> </div> <p>Kenakan <em>cardigan</em> rajut <em>oversized</em> sebagai <em>outerwear</em> serta rok <em>plaid</em> dengan potongan asimetris dan bagian di bagiankecil depan, look ketiga ala istri dari pemeran Korea disebut Byun Yo Han satu ini pas dipakai saat cuaca dingin.</p> <p>Dengan detail khas dan motif yang memberikan kesan klasik, Anda statis dapat tampil <em>fashionable</em> saat musim hujan kelak tanpa mesti mengorbankan kenyamanan.</p> <h2>Look #4</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/tiffany-young-snsd-foto-instagramcomtiffanyyoungofficial-1789867459746.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Tiffany Young SNSD / Foto: instagram.com/tiffanyyoungofficial</p> </div> <p>Gaya berpakaian keempat pemilik zodiak Leo kelahiran tahun 1989 satu ini pun tidak kalah kece lho, Beauties! Ia memakai <em>sleeveless top</em> yang dipadukan dengan rok kecil dan sepatu <em>boots</em> kulit.</p> <p>Kalau dilihat sekilas, mungkin <em>outfit</em> yang Tiffany Young kenakan kelihatan begitu sederhana, terlebihlagi minim aksesoris. Namun, sang idol membikin <em>outfit</em> yang terkesan simpel tersebut tampak berkualitas dan menarik dengan memilih ketua dan bawahan dengan detail unik, meletakkan atensi pada <em>pleat detailing</em> dan <em>wide hem</em> pada rok.</p> <p>Jadi, di antara keempat corak fesyen ala personel Girls&rsquo; Generation, yaitu Tiffany Young, di atas, <em>look</em> ke berapa nih yang akan jadi inspirasi OOTD (Outfit of the Day) Anda selanjutnya, Beauties?</p> <p>---</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan berbagai<em> online</em> dan <em>offline event</em> seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya<a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow"> DAFTAR DI SINI!</a></p> <p>(sim/sim)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/4-gaya-fashion-ala-tiffany-young-girls-generation-yang-bisa-jadi-inspirasi-ootd-170858</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:15:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Frisian Flag Hadirkan Tanggal Merah untuk Ibu di Bandung, Yuk Jeda Sejenak dan Ciptakan Momen Bermakna]]></title> <description><![CDATA[Frisian Flag Hadirkan Tanggal Merah untuk Ibu di Bandung, Yuk Jeda Sejenak dan Ciptakan Momen Bermakna. Frisian Flag menghadirkan aktivitas #TanggalMerahuntukIbu di Trans Studio Mall Bandung, pada 25-27 September 2026. Simak beragam aktivitas yang bisa diikuti, Bunda....]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/21/frisian-flag-hadirkan-tanggal-merah-untuk-ibu-di-bandung-yuk-jeda-sejenak-dan-ciptakan-momen-bermakna-1789965098810_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/frisian-flag-hadirkan-tanggal-merah-untuk-ibu-di-bandung-yuk-jeda-sejenak-dan-ciptakan-momen-bermakna-170854</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p><strong>Jakarta</strong> - </p><p>Hai Ibu, sudah punya hajat untuk akhir pekan di penghujung September ini? Buat para Ibu yang tinggal di Bandung, ada aktivitas seru yang siap meramaikan akhir pekan sekaligus menghadirkan momen istimewa untuk para Ibu!</p> <p>Frisian Flag Indonesia akan menggelar aktivitas istimewa berjudul #TanggalMerahuntukIbu di Trans Studio Mall Bandung, pada 25-27 September 2026. Selama tiga hari, aktivitas ini membujuk para famili menjadikan tanggal merah sebagai waktu istimewa untuk merayakan sosok Ibu yang selalu datang dan menginspirasi famili melalui pengalaman bermakna.</p> <p>Dalam aktivitas "<em>Tanggal Merah untuk Ibu</em>", para Ibu juga dapat menikmati beragam aktivitas seru, mulai dari<em> talk show</em> dengan beragam tema menarik, <em>booth</em> "Pampering Day" istimewa untuk ibu dan temukan inspirasi ciptaan menu enak dan nikmat langsung dari chef profesional.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>Selain itu, Frisian Flag juga membujuk para Bapak untuk memberikan apresiasi istimewa bagi Ibu. Para Bapak akan diajak menyiapkan dan menyajikan sarapan roti dengan kental manis untuk istri terbanyak, sekaligus menjadi bagiankecil dari pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).</p> <p>Acara semakin spesial, karena ada #BapakBapakFrisianFlag: Darius Sinathrya, Adam Suseno, dan Ananda Omesh! Bersama Intan Kartika, Marketing Director Frisian Flag, mereka akan berbagi cerita seputar momen pagi berbareng keluarga, metode sederhana mengapresiasi Ibu, serta arti di balik pergerakan #TanggalMerahUntukIbu. Yuk, ajak pasangan dan famili untuk ikut menyaksikan <em>talk show</em> istimewa ini!</p> <p>Keseruan aktivitas belum berakhir! Para Ibu juga bisa menikmati waktu untuk diri sendiri di <em>booth</em>&nbsp;"Pampering Day", mulai dari <em>express massage,</em> <em>personal color analysis</em>, perawatan tangan dan kaki, hingga <em>hair &amp; hijab styling.</em></p> <p>Penasaran dengan keseruan #TanggalMerahUntukIbu persembahan Frisian Flag? Yuk, datang berbareng famili dan simak rangkaian acaranya!</p> <p>Pada Jumat, 25 September 2026, akan ada sesi <em>Cooking Creation</em> berbareng Frisian Flag, yang dimulai pada pukul 14.00-15.00 WIB. Di sesi ini, para Ibu diajak untuk membikin ciptaan makanan dari roti yang akan dipandu langsung oleh chef profesional.</p> <p>Setelah itu, Ibu juga dapat mengikuti <em>talk show</em> dengan tema <em>Tanggal Merah untuk Ibu: Waktunya Recharge agar Lebih Siap Jalani Hari</em> pada pukul 16.00-17.00 WIB. Sesi <em>talk show</em> berbareng Psikolog Fainna Safitri dan Influencer Ghina Alwi ini akan membahas tentang pentingnya waktu <em>recharge</em> untuk mendukung kesehatan mental para Bunda.</p> <p>Di hari pertama ini, para Ibu yang datang juga dapat mengikuti <em>Wellness Session Poundfit</em> yang dipandu oleh MN Sport Circle, serta menyaksikan hiburan<em> modern dance</em> dari Adore My Dance, Paduan Suara Kabupaten Bandung, dan penampilan dari Angklung Kita.</p> <p>Keseruan #TanggalMerahUntukIbu berlanjut pada Sabtu, 26 September 2026! Awali pagi dengan penuh semangat melalui <em>Wellness Session Cardio Dance</em> berbareng Zedfit Dance, dilanjutkan dengan beragam penampilan istimewa dari AVI Music School, Step Up Academy, dan Angklung Kita.</p> <p>Pada pukul 14.00-15.00 WIB, para Ibu juga bisa menemukan balik inspirasi ciptaan makanan &amp; minuman yang nikmat melalui sesi <em>Cooking Creation</em> yang dipandu langsung oleh chef profesional.</p> <p>Tak kalah menarik, ada <em>talk show</em> berjudul <em>Ibu Lebih Produktif, Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermakna</em> pukul 16.00-17.00 WIB berbareng Psikolog Pernikahan Rayna Winata dan Influencer Dhatu Rembulan. Keduanya akan berbagi cerita tentang pentingnya waktu untuk diri sendiri serta metode menciptakan momen yang lebih berarti berbareng keluarga.</p> <p>Keseruan #TanggalMerahUntukIbu semakin istimewa di hari ketiga, Minggu, 27 September 2026. Para Ibu bisa balik menemukan inspirasi ciptaan makanan dan minuman lainnya melalui sesi <em>Cooking Creation</em> berbareng chef profesional, serta menikmati beragam penampilan menarik dari Wonder Studio, ELC by MN Sport Circle, hingga <em>guest star</em> Endah &amp; Rhesa.</p> <p>Tak ketinggalan, ada <em>talk show</em> dengan tema <em>Pagi Bersama Keluarga, Menjadi Lebih Berarti</em> pukul 16.00 WIB berbareng Psikolog Keluarga Ajeng Raviando, Achmad Jufriyanto (Jupe), dan Monika Dian Ariestya selaku Head of SCM Category Frisian Flag Indonesia. Ketiganya akan berbagi cerita tentang pentingnya kebersamaan, berbagi peran dalam keluarga, serta metode sederhana menciptakan momen pagi yang lebih berarti.</p> <p>Selama aktivitas berlangsung, para Ibu juga bisa ikut seru-seruan dalam games "Arisan untuk Ibu" dan berkesempatan membawa pulang beragam pemberian menarik. Yuk, ajak famili dan nikmati keseruan #TanggalMerahUntukIbu berbareng Frisian Flag!</p> <h2 id="pecahkan-rekor-muri-bapak-siapkan-sarapan-spesial-untuk-ibu-">Pecahkan rekor MURI: Bapak siapkan sarapan istimewa untuk Ibu!</h2> <p>Melalui pergerakan #TanggalMerahUntukIbu, Frisian Flag membujuk famili untuk berbagi peran dan memberikan kesempatan bagi Ibu menikmati waktu istimewa untuk dirinya sendiri.</p> <p>Semangat ini diwujudkan melalui pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) "<em>Penyajian Sarapan untuk Istri Terbanyak menggunakan Frisian Flag Kental Manis</em>" pada Minggu, 27 September 2026, dimulai pukul 08.00 WIB.</p> <p>Dalam sesi ini, para Bapak akan diajak berkarya menyiapkan sarapan roti menggunakan Frisian Flag Kental Manis, kemudian menyajikannya langsung kepada Ibu sebagai bentuk apresiasi sederhana yang penuh arti.</p> <p>Momen istimewa ini juga akan diramaikan oleh #BapakBapakFrisianFlag berbareng istri tercinta: Ananda Omesh dan Dian Ayu Lestari, Darius Sinathrya dan Donna Agnesia, serta Adam Suseno dan Inul Daratista. Ketiganya akan ikut menyiapkan dan menyajikan sarapan istimewa untuk istri masing-masing.</p> <p>Usai pemecahan rekor MURI, jangan lewatkan<em> talk show</em> istimewa berbareng #BapakBapakFrisianFlag, pasangan, serta Marketing Director Frisian Flag Indonesia, Intan Kartika. Mereka akan berbagi cerita tentang metode sederhana mengapresiasi Ibu, pentingnya berbagi peran dalam keluarga, serta arti di balik pergerakan #TanggalMerahUntukIbu. Sesi ini juga menjadi bagiankecil dari rangkaian aktivitas berbareng rekan-rekan media.</p> <h2 id="waktunya-bunda-recharge-kembali-di-booth-pampering-day">Waktunya Bunda recharge balik di <em>booth </em>Pampering Day</h2> <p>Frisian Flag menghadirkan <em>booth </em>"Pampering Day" istimewa untuk para Ibu yang hadir. Terdapat beberapa <em>booth</em> yang bisa Ibu kunjungi, yaitu Temani Relaksasi, Kilau Jemari serta Temani Pesonamu dan Eksplorasi Warna.</p> <p>Di <em>booth</em> Temani Relaksasi, para Ibu dapat menikmati sesi pijat singkat yang membantu mengembalikan daya sekaligus memberikan waktu sebentar untuk beristirahat. Sementara itu, di <em>booth</em> Eksplorasi Warna, para Ibu dapat mencoba <em>Personal Color Analysis</em> untuk menemukan palet warna yang paling sesuai dengan <em>skin tone</em> dan <em>undertone</em> agar tampil beda serta lebih <em>fresh</em>.</p> <p>Selanjutnya, di <em>booth</em> Temani Pesonamu, para Ibu dapat mencoba pengalaman<em> hair and hijab styling</em> sekaligus mendapatkan konsultasi singkat dengan <em>stylist</em>. Terakhir adalah <em>booth</em> Kilau Jemari, para Ibu bisa menikmati perawatan relaksasi singkat untuk tangan dan kaki agar menjadi lebih rileks di tengah aktivitas.</p> <p>Tak cuma untuk Ibu, Frisian Flag juga menyediakan <em>booth</em> Frisian Flag Cafe dan Kreasi Nikmat yang dapat dinikmati bersama. Tak ketinggalan pula ada Pojok Cipta Kreasi di mana para Bapak bisa membujuk personel famili untuk membikin pemberian istimewa buat Ibu seperti mewarnai bunga dan membikin buket hingga<em> bag charm</em> dari manik-manik sebagai bentuk perhatian sederhana yang dapat diberikan langsung kepada Ibu.</p> <p>Nah, dengan beragam <em>booth</em> dan aktivitas interaktif yang dihadirkan, aktivitas #TanggalMerahuntukIbu diharapkan dapat memberikan ruang selang sebentar untuk para Ibu <em>recharge</em> balik serta menciptakan lebih banyak momen berarti untuk diri sendiri dan keluarga. Lebih dari itu, momen ini juga menjadi kesempatan merayakan kehebatan sosok Ibu yang selalu hadir, memberikan kasih sayang, dan berbuat yang terbaik bagi keluarga.</p> <p>Jadi, jika Ibu punya satu tanggal merah istimewa untuk diri sendiri, Ibu mau ngapain? Yuk datang dan nikmati keseruannya berbareng Frisian Flag di Bandung. Catat tanggalnya ya, Ibu!</p> <p><strong>(ank/fir)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/frisian-flag-hadirkan-tanggal-merah-untuk-ibu-di-bandung-yuk-jeda-sejenak-dan-ciptakan-momen-bermakna-170854</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:07:29 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Gus Baha Ditanya Mengapa Kita Lebih Mudah Mencintai Nabi daripada Allah?]]></title> <description><![CDATA[Gus Baha Ditanya Mengapa Kita Lebih Mudah Mencintai Nabi daripada Allah?. Kincai Media— Pernahkah kita merasa lebih gampang tersentuh ketika mendengar kisah Rasulullah SAW daripada ketika mengingat Allah SWT? Mendengar kisah Nabi ...]]></description> <media:thumbnail url="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/images-35.jpg"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/gus-baha-ditanya-mengapa-kita-lebih-mudah-mencintai-nabi-daripada-allah-170850</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div><figure><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-caption="Gus Baha Ditanya Mengapa Kita Lebih Mudah Mencintai Nabi daripada Allah?"><img width="620" height="413" src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/images-35.jpg" alt="Gus Baha Ditanya Mengapa Kita Lebih Mudah Mencintai Nabi daripada Allah?" title="Gus Baha Ditanya Mengapa Kita Lebih Mudah Mencintai Nabi daripada Allah?"></a><figcaption>Gus Baha Ditanya Mengapa Kita Lebih Mudah Mencintai Nabi daripada Allah?</figcaption></figure></div> <p><strong>Kincai Media</strong>&mdash; Pernahkah kita merasa lebih gampang tersentuh ketika mendengar kisah Rasulullah SAW daripada ketika mengingat Allah SWT?</p> <p>Mendengar kisah Nabi Muhammad SAW yang dihina, disakiti, maupun menghadapi beratnya perjuangan dakwah, hati bisa tiba-tiba bergetar. Tidak jarang mata pun berkaca-kaca. Namun, ketika diminta menerangkan sepertiapa rasa cinta kita kepada Allah SWT, terkadang kita justru kesulitan menemukan kata-kata.</p> <p>Kegelisahan semacam itu disampaikan Ipo Santoso dalam sesi tanya jawab pada aktivitas <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="link" data-id="https://www.youtube.com/watch?v=x5CXV-RZOeA">Maulid Nabi 2026 berbareng Gus Baha dan Prof. M. Quraish Shihab.</a></p> <p>Ia mengaku, setelah mendengar banyak klarifikasi ulama tentang Rasulullah SAW, mencintai Nabi terasa lebih mudah. Bahkan, rasa haru bisa muncul dengan cepat ketika kisah beliau disampaikan.</p> <p>Namun, kenapa rasa cinta kepada Allah SWT tidak selalu terasa dengan metode yang sama?</p> <p>Pertanyaan tersebut kemudian membawa bahasan pada satu hal yang sangat dekat dengan hayat sehari-hari: sepertiapa manusia memahami hubungannya dengan Allah, sekaligus menempatkan dirinya di depan sesama manusia?</p> <p><strong>Nabi Adalah Manusia yang Bisa Kita Rasakan Perjuangannya</strong></p> <p>Menurut Gus Baha, emosi tersebut dapat dipahami karena Rasulullah SAW adalah manusia yang mengalami beragam hal sebagaimana manusia lainnya. Nabi merasakan sakit ketika disakiti. Beliau berduka ketika dihina. Beliau juga mengalami beragam kesulitan dalam menjalankan dakwah.</p> <p>Karena itu, ketika seseorang mendengar kisah perjuangan Rasulullah SAW, rasa kasih sayang kepada beliau lebih gampang tumbuh. Kita dapat membayangkan sepertiapa rasanya ketika seseorang disakiti oleh orang lain. Kita juga dapat memahami kesedihan, kehilangan, perjuangan, dan pengorbanan.</p> <p>Berbeda dengan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="post_tag" data-id="3443">Allah SWT</a>. Allah adalah Zat Yang Mahakaya dan tidak membutuhkan makhluk-Nya. Ketaatan manusia tidak menambah kemuliaan Allah, sementara kemaksiatan manusia tidak mengurangi kekuasaan-Nya.</p> <p>Justru manusialah yang membutuhkan Allah. Kesadaran inilah yang krusial dalam membangun hubungan dengan Tuhan. Kita beribadah bukan karena Allah membutuhkan amalan kita, tetapi karena kitalah yang membutuhkan pertolongan, rahmat, dan petunjuk-Nya.</p> <p>Karena itu, Gus Baha menggambarkan bahwa seseorang bisa tidur dengan tenang ketika menyadari bahwa bumi ini tidak eksis di bawah kendalinya. Manusia boleh beristirahat. Dunia statis berjalan karena Allah yang mengurusnya.</p> <p><strong>Allah Tidak Berkurang Kemuliaan-Nya karena Maksiat Manusia</strong></p> <p>Gambaran tentang hubungan manusia dengan Allah itu kemudian dijelaskan Gus Baha melalui kisah Wahsyi. Wahsyi pernah membunuh Hamzah bin Abdul Muthalib, om Rasulullah SAW yang sangat beliau cintai. Peristiwa itu tentu menjadi luka yang bermutu bagi Nabi.</p> <p>Namun, pada akhirnya Wahsyi mendapatkan hidayah. Gus Baha mengaitkannya dengan firman Allah SWT:</p> <p>&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1587;&#1614; &#1604;&#1614;&#1603;&#1614; &#1605;&#1616;&#1606;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1575;&#1614;&#1605;&#1618;&#1585;&#1616; &#1588;&#1614;&#1610;&#1618;&#1569;&#1612; &#1575;&#1614;&#1608;&#1618; &#1610;&#1614;&#1578;&#1615;&#1608;&#1618;&#1576;&#1614; &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618; &#1575;&#1614;&#1608;&#1618; &#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1616;&#1617;&#1576;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1601;&#1614;&#1575;&#1616;&#1606;&#1614;&#1617;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1592;&#1648;&#1604;&#1616;&#1605;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;&nbsp;&#1757;&#1633;&#1634;&#1640;</p> <p>Hal itu sama sekali bukan menjadi urusanmu (Nabi Muhammad), apakah Allah menerima insaf mereka maupun mengazabnya karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim.</p> <p>Ayat ini mengingatkan bahwa keputusan akhir mengenai pemaafan dan hukuman merupakan kewenangan Allah SWT.</p> <p>Manusia dapat terluka oleh perbuatan orang lain. Rasulullah SAW sebagai manusia juga mengalami kesedihan dan rasa sakit. Namun, dominasi Allah tidak berkurang sedikit pun karena kemaksiatan manusia.</p> <p>Bahkan, orang yang pernah berbuat kesalahan besar statis eksis dalam kemungkinan mendapatkan instruksi dan pemaafan Allah.</p> <p>Tawaduk Jangan Sampai Membuat Kita Lupa Bersyukur</p> <p>Pembahasan kemudian bergeser pada permasalahan lain yang tak kalah menarik: sepertiapa menjadi rendah hati tanpa kehilangan kepercayaan diri?</p> <p>Gus Baha mengingatkan bahwa tawaduk pun perlu ditempatkan secara proporsional. Sebab, seseorang bisa saja terlalu merendahkan dirinya hingga lupa melihat nikmat Allah yang ada dalam hidupnya.</p> <p>Ada orang yang merasa tidak memiliki apa-apa. Ketika ditanya apa yang statis dimilikinya, ia menjawab tidak ada.</p> <p>Padahal, ia statis memiliki sandal. Sandal memang tampak sederhana. Tetapi, jika seseorang mesti berjalan tanpa alas kaki di tengah padang pasir, ia akan menyadari benar-benar berharganya barang tersebut.</p> <p>Dari contoh sederhana itu, kita diajak melihat bahwa nikmat Allah sering kali justru tersembunyi dalam hal-hal yang kita anggap biasa.</p> <p>Pakaian yang kita kenakan, makanan yang kita makan, tempat tinggal, keluarga, kesehatan, kapasitas berjalan dan berbicara, semuanya merupakan nikmat yang gampang dilupakan karena terlalu sering kita nikmati.</p> <p>Karena itu, tawaduk tidak seharusnya membikin seseorang mengingkari nikmat Allah. Rendah hati bukan berarti mengatakan, &ldquo;Saya tidak punya apa-apa,&rdquo; ketika sebenarnya Allah telah memberikan banyak hal.</p> <p>Yang tepat adalah menyadari bahwa kita memiliki nikmat, tetapi nikmat tersebut bukan karena untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain.</p> <p>Gus Baha kemudian menceritakan seorang ulama di desa. Kiai tersebut tidak memiliki banyak santri. Bahkan, dalam keadaan tertentu, ia cuma menjadi imam bagi dirinya sendiri.</p> <p>Namun, ulama itu memiliki perhatian besar terhadap penduduk sekitar. Ia memikirkan sepertiapa mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid. Sebagian hartanya digunakan untuk masjid dan sebagian lainnya untuk mendirikan madrasah karena di daerah tersebut belum tersedia akomodasi pendidikan.</p> <p>Kisah ini memberitahu bahwa khasiat seseorang tidak selalu dapat diukur dari popularitas. Ada orang yang dikenal banyak masyarakat, sering diundang ke beragam tempat, dan mendapatkan banyak penghormatan.</p> <p>Namun, ada pula orang yang hampir tidak dikenal di luar kampungnya, tetapi hidupnya memberi khasiat nyata bagi lingkungan sekitar.</p> <p>Karena itu, kemuliaan tidak cukup diukur dari seberapa banyak orang mengenal seseorang. Yang lebih krusial adalah apa yang dilakukan dengan nikmat Allah yang dimilikinya.</p> <p><strong>Tawaduk dan Percaya Diri Tidak Harus Bertentangan</strong></p> <p>Prof. M. Quraish Shihab kemudian menambahkan bahwa setiap sikap memiliki tempatnya masing-masing.</p> <p>Tawaduk ada tempatnya. Harga diri juga ada tempatnya. Begitupun, kepercayaan diri adalah demikian. Seorang Muslim tidak perlu merendahkan dirinya agar disebut tawaduk. Dalam keadaan tertentu, seseorang justru perlu bersikap tegas dan menjaga harga dirinya.</p> <p>Namun, menjaga harga diri bukan berarti merendahkan orang lain. Prof. Quraish memberikan contoh seorang Syekh Al-Azhar yang pernah eksis di Yogyakarta. Ketika hendak berbicara mengenai tafsir, syekh tersebut meminta persetujuan terlebih dahulu karena merasa bahwa sektor itu bukan spesialisasinya.</p> <p>Sikap tersebut bukan memberitahu kelemahan. Justru di situlah letak tawaduk: mengetahui batas ilmu diri dan menghargai keahlian orang lain.</p> <p>Seseorang dapat memiliki ilmu tanpa mesti merasa paling berilmu. Ia dapat memiliki kelebihan tanpa mesti merasa paling unggul.</p> <p>Ada satu jebakan yang juga perlu diwaspadai. Yakni ketika seseorang mulai merasa bahwa dirinya sudah tawaduk. Sebab, emosi &ldquo;saya sudah rendah hati&rdquo; dapat berubah menjadi kebanggaan terselubung.</p> <p>Karena itu, tawaduk tidak perlu diumumkan. Syukur tidak perlu dipamerkan. Kepercayaan diri pun tidak mesti berubah menjadi sikap meremehkan orang lain. Kita cukup menyadari bahwa setiap kelebihan adalah pemberian Allah SWT.</p> <p>Maka, mencintai Rasulullah SAW dapat menjadi jalan untuk mengenal sepertiapa kasih sayang, kesabaran, dan perjuangan seorang manusia pilihan Allah.</p> <p>Sementara mencintai Allah mengajarkan kita untuk menyadari bahwa di balik seluruh nikmat, kehidupan, dan kapasitas yang kita miliki, ada Tuhan yang tidak pernah membutuhkan kita, tetapi kitalah yang selalu membutuhkan-Nya.</p> <p>Pada akhirnya, menjadi tawaduk bukan berarti mesti merasa hina. Bersyukur bukan berarti mesti merasa lebih tinggi. Dan percaya diri bukan berarti mesti merendahkan orang lain.</p> <p>Barangkali, salah satu bentuk kedewasaan dalam berkeyakinan adalah ketika kita bisa mengetahui kelebihan diri tanpa membanggakannya, mengetahui kekurangan diri tanpa merendahkannya, dan melihat seluruh nikmat sebagai pemberian Allah SWT.</p> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> <img src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-20.44.10.jpeg" alt="Sertifikasi Halal"> </a> </p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/gus-baha-ditanya-mengapa-kita-lebih-mudah-mencintai-nabi-daripada-allah-170850</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:02:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 2): Akhir Kisah Para Fujjar, Orang-orang Durhaka]]></title> <description><![CDATA[Tafsir Surah Al-Mutaffifin (Bag. 2): Akhir Kisah Para Fujjar, Orang-orang Durhaka. Pada artikel kedua dari surah Al-Mutaffifin ini, Allah berbicara kepada kita tentang sepertiapa akhir hidup para pendosa, orang-orang yang mendurhakai ketentuan All...]]></description> <media:thumbnail url="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2026/09/Tafsir-surah-Al-Mutaffifin-Ayat-7-17.webp"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/tafsir-surah-al-mutaffifin-bag-2-akhir-kisah-para-fujjar-orang-orang-durhaka-170851</link> <content:encoded><![CDATA[<div><p>Pada artikel kedua dari surah Al-Mutaffifin ini, Allah berbicara kepada kita tentang sepertiapa akhir hidup para pendosa, orang-orang yang mendurhakai ketentuan Allah <em>Ta&rsquo;ala,</em> menyebabkan kerusakan bagi banyak orang di muka bumi. Termasuk salah satu bentuk durhaka tersebut adalah mengurangi takaran dan timbangan. Mereka nekat berbuat yang demikian karena merasa tidak akan dibangkitkan di hari kiamat, merasa bisa selamat dari hukuman Allah.</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1603;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1575;&#1619; &#1575;&#1616;&#1606;&#1617;&#1614; &#1603;&#1616;&#1578;&#1648;&#1576;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1601;&#1615;&#1580;&#1617;&#1614;&#1575;&#1585;&#1616; &#1604;&#1614;&#1601;&#1616;&#1610;&#1618; &#1587;&#1616;&#1580;&#1617;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1613;&#1751;</span></p><p>&ldquo;Jangan sekali-kali begitu! Sesungguhnya anotasi orang yang durhaka benar-benar (tersimpan) dalam <em><i>Sijj&#299;n</i></em>.&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 7)</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> mengabarkan kepada kita tentang apa yang terjadi pada orang-orang yang durhaka, yaitu kebaikan keburukan dan kebusukan mereka tercatat rapi dalam sebuah anotasi kebaikan yang disebut <em>Sijjin.</em></p><p>Allah menggunakan kata <span>&#1603;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1575;&#1619;&nbsp;</span>yang digunakan untuk mencegah maupun melarang manusia dari perbuatan curang yang telah disebutkan pada ayat sebelumnya. Curang ini bisa terjadi kepada orang kafir maupun orang mukmin. Perbedaannya adalah orang kafir berbuat itu karena tidak percaya adanya hari kiamat; sedangkan orang mukmin percaya kepada hari kiamat, akan tetapi melakukannya karena sedang lalai dan lupa bahwa kebaikan mereka akan dihisab pada hari akhir.</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575;&#1619; &#1575;&#1614;&#1583;&#1618;&#1585;&#1648;&#1609;&#1603;&#1614; &#1605;&#1614;&#1575; &#1587;&#1616;&#1580;&#1617;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1612;&#1751; , &#1603;&#1616;&#1578;&#1648;&#1576;&#1612; &#1605;&#1617;&#1614;&#1585;&#1618;&#1602;&#1615;&#1608;&#1618;&#1605;&#1612;&#1751;</span></p><p>&ldquo;Tahukah engkau apakah <em>Sijj&#299;n</em> itu? (Ia adalah) buku yang berisi anotasi (amal).&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 8-9)</p><p>Kemudian ayat berikutnya menerangkan tentang <em>Sijjin</em> yang telah disebutkan pada ayat berikutnya. Allah membuka ayat ini dengan pertanyaan, namun bukan untuk menunggu balasan dari hamba. Akan tetapi, pertanyaan ini dibuat dan diulang untuk memberitahu benar-benar agungnya <em>Sijjin</em> ini dan memberikan rasa takut kepada para hamba, jangan sampai amalnya dicatat dalam lembaran-lembaran ini.</p><p>Ulama sendiri berbeda gagasan tentang apa itu <em>Sijiin,</em> serta berbeda gagasan apakah ayat kesembilan merupakan klarifikasi dari ayat sebelumnya; ataukah <em>Sijjin</em> dan buku yang berisi anotasi kebaikan adalah dua hal yang berbeda.</p><p>Sebagian ulama menerangkan bahwa <em>Sijjin</em> adalah suatu tempat yang sangat dalam di neraka Jahanam, tempat orang-orang curang disiksa dan dibakar oleh para malaikat tanpa kenal ampun. Oleh karena itu, ayat kesembilan bukanlah merupakan klarifikasi dari ayat sebelumya, akan tetapi dua hal yang berbeda. Muhammad bin Ka&rsquo;ab Al-Qurazhi menerangkan bahwa &nbsp;<span>&#1603;&#1616;&#1578;&#1648;&#1576;&#1612; &#1605;&#1617;&#1614;&#1585;&#1618;&#1602;&#1615;&#1608;&#1618;&#1605;&#1612;&#1751;</span> bukan tafsir dari <span>&#1587;&#1616;&#1580;&#1617;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1612;&#1751;;</span> akan tetapi, <span>&#1603;&#1616;&#1578;&#1648;&#1576;&#1612; &#1605;&#1617;&#1614;&#1585;&#1618;&#1602;&#1615;&#1608;&#1618;&#1605;&#1612;&#1751;</span> adalah buku berisi nama-nama orang yang sudah digariskan dan ditakdirkan akan memasuki neraka <em><i>Sijjin</i></em>, neraka yang sangat sangat dalam. Oleh karena itu, isi dari buku ini permanen, tidak berubah, tidak akan ada batin yang ditambahkan di sana, juga tidak ada yang dikurangi.</p><p>Sebagian ulama lain menerangkan bahwa ayat kesembilan merupakan tafsir dari ayat kedelapan. Dalam buku <em>Mahasinut Tafsir</em> dijelaskan bahwa jika Allah membuka dengan kalimat <span>&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575;&#1619; &#1575;&#1614;&#1583;&#1618;&#1585;&#1648;&#1609;&#1603;&#1614;,</span> maka setelahnya adalah tafsir dan penjelasan. Akan tetapi, jika Allah menggunakan kata <span>&#1608;&#1605;&#1575; &#1610;&#1615;&#1583;&#1618;&#1585;&#1616;&#1610;&#1603;&#1614;,</span> maka Allah akan biarkan itu statis <em>mubham</em> tanpa penjelasan, untuk menguji keagamaan kita pada hal yang gaib. Oleh karena itu, dalam <em>Al-Kasyaf</em> disebutkan bahwa <em><i>Sijjin</i></em> adalah sebuah buku besar yang memuat semua bentuk kejahatan dan kemaksiatan. Allah <em>Ta&rsquo;ala</em> mengumpulkan di sana segala bentuk perbuatan buruk iblis, setan, orang kafir, dan orang fasik, baik dari himpunan jin maupun manusia. Semua orang mengerti bahwa di dalamnya tidak ada anotasi kebaikan sedikitpun. Dinamakan <em>Sijji</em>n yang berarti tertahan dan sempit, dikarenakan buku itu adalah karena seseorang dihimpit dan ditahan di neraka jahannam.</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1608;&#1614;&#1610;&#1618;&#1604;&#1612; &#1610;&#1617;&#1614;&#1608;&#1618;&#1605;&#1614;&#1609;&#1621;&#1616;&#1584;&#1613; &#1604;&#1617;&#1616;&#1604;&#1618;&#1605;&#1615;&#1603;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;&#1753; , &#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614; &#1610;&#1615;&#1603;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614; &#1576;&#1616;&#1610;&#1614;&#1608;&#1618;&#1605;&#1616; &#1575;&#1604;&#1583;&#1617;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1616;&#1751;</span></p><p>&ldquo;Celakalah pada hari itu bagi para pendusta, yaitu orang-orang yang mendustakan hari pembalasan.&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 10-11)</p><p>Allah telah menyiapkan hukuman yang sangat pedih bagi para pendusta, dimana mereka mendustakan hari kiamat, maupun balasan di hari kiamat, maupun mendustakan salah satu saja hal yang diyakini itu berasal dari para Nabi.</p><p>Allah jelaskan siapa itu pendusta, yaitu mereka yang mendustakan hari pembalasan. Namun hal ini bukanlah bentuk klarifikasi siapa itu pendusta, bukan juga pembatasan, akan tetapi sebagai bentuk cacian dan hinaan. Hal ini karena intimidasi celaka bukan cuma berjalan bagi orang yang mendustakan hari hariakhir saja, akan tetapi juga mendustakan salah satu saja doktrin para Nabi yang lain.</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575; &#1610;&#1615;&#1603;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1615; &#1576;&#1616;&#1607;&#1622;&#1619; &#1575;&#1616;&#1604;&#1617;&#1614;&#1575; &#1603;&#1615;&#1604;&#1617;&#1615; &#1605;&#1615;&#1593;&#1618;&#1578;&#1614;&#1583;&#1613; &#1575;&#1614;&#1579;&#1616;&#1610;&#1618;&#1605;&#1613;&#1753; , &#1575;&#1616;&#1584;&#1614;&#1575; &#1578;&#1615;&#1578;&#1618;&#1604;&#1648;&#1609; &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1607;&#1616; &#1575;&#1648;&#1610;&#1648;&#1578;&#1615;&#1606;&#1614;&#1575; &#1602;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614; &#1575;&#1614;&#1587;&#1614;&#1575;&#1591;&#1616;&#1610;&#1618;&#1585;&#1615; &#1575;&#1604;&#1618;&#1575;&#1614;&#1608;&#1617;&#1614;&#1604;&#1616;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;&#1751;</span></p><p>&ldquo;Tidak ada yang mendustakannya, kecuali setiap orang yang melampaui batas lagi sangat berdosa. Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, dia berkata, &ldquo;(Itu adalah) dongeng orang-orang dahulu.&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 12-13)</p><p>Kemudian Allah jelaskan sifat-sifat mereka nekat mengingkari adanya hari kiamat.</p><p><strong>Pertama,</strong> mereka memiliki sifat <span>&#1605;&#1615;&#1593;&#1618;&#1578;&#1614;&#1583;&#1613;</span>&nbsp;yaitu berbuat fajir dan melampaui batas dari apa yang telah digariskan Allah sebagai ketentuan manusia di muka bumi.</p><p><strong>Kedua,</strong> <span>&#1575;&#1614;&#1579;&#1616;&#1610;&#1618;&#1605;&#1613;&#1753;</span>&nbsp;yaitu banyak dan sangat berdosa, seseorang yang tenggelam dalam gelapnya lautan dosa, senantiasa menjerang yang haram dan berlebih-lebihan dalam hal mubah.</p><p><strong>Ketiga,</strong> mereka menuduh Al-Qur&rsquo;an adalah dongeng orang-orang terdahulu, mereka menuduh risalah ini adalah ketidakjujuran yang cuma digunakan sekedar untuk menakut-nakuti manusia, dikatakan bahwa peristiwa dalam Al-Qur&rsquo;an sejatinya tidak pernah terjadi, cuma suatu dongeng yang bermaksud manusia berbuat kebaikan dan mencegah dari keburukan.</p><p>Pandangan yang mengungkapkan kisah dalam Al-Qur&rsquo;an hanyalah dongeng, bukan kisah nyata yang pernah terjadi, dan cuma berguna sebagai kontrol sosial bukan cuma menjadi ucapan orang musyrik Quraisy, akan tetapi menjadi pemikiran yang statis hidup sampai era ini. Pandangan ini diucapkan oleh lisan-lisan busuk sebagian orientalis yang berupaya mereduksi kandungan Al-Qur&rsquo;an. Di antaranya kita dapati nama-nama seperti J.J. Ten Berge, Theodor N&ouml;ldeke, John Wansbrough yang mencoba menghancurkan status Al-Qur&rsquo;an sebagai buku suci, mereka reduksi cuma sebagai buku sejarah, dongeng orang terdahulu yang berguna sebagai kontrol sosial, dan semisalnya. Pandangan ini direspon oleh akademisi muslim dengan alasan yang kuat, di antaranya oleh Syekh Muhammad Musthafa Azami maupun Aisyah bintu Syathi, dan semisal mereka, semoga Allah menjaga mereka.</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1603;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1575; &#1576;&#1614;&#1604;&#1618; &#1756;&#1585;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1593;&#1614;&#1604;&#1648;&#1609; &#1602;&#1615;&#1604;&#1615;&#1608;&#1618;&#1576;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618; &#1605;&#1617;&#1614;&#1575; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1615;&#1608;&#1618;&#1575; &#1610;&#1614;&#1603;&#1618;&#1587;&#1616;&#1576;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;</span></p><p>&ldquo;Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 14)</p><p>Setelah mengutarakan sifat-sifat busuk para pembohong doktrin hukum yang mulia ini, Allah jelaskan apa karena mereka nekat mendustakan hari kiamat. Yaitu mereka terus-menerus berbuat dosa dan kesalahan, dari yang kecil menuju yang besar, sesekali kemudian berkali-kali kemudian menjadi kebiasaan, kemudian jadilah mereka meremehkan hukum dan meremehkan segala doktrin dalam Al-Qur&rsquo;an. Hati mereka gelap, tidak bisa lagi untuk balik menuju cahaya hidayah, tertutup untuk mendapatkan instruksi Al-Qur&rsquo;an. Mereka menunda-nunda insaf mereka ketika berbuat kesalahan, sehingga yang awalnya noda kecil dalam hati, kemudian menjadi noda besar, kemudian menutup hati mereka seluruhnya.</p><p>Dalam histori yang diriwatkan oleh <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank">Imam Ahmad</a> dan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank">Tirmidzi</a>, dari sahabat <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank">Abu Hurairah</a> <em>radhiyallahu &lsquo;anhu</em>, Nabi <em>shallallahu &lsquo;alaihi wasallam </em>pernah memberikan pesan,</p><p><span>&#1573;&#1606; &#1575;&#1604;&#1593;&#1576;&#1583; &#1573;&#1584;&#1575; &#1571;&#1584;&#1606;&#1576; &#1584;&#1606;&#1576;&#1575;&#1548; &#1606;&#1603;&#1578;&#1578; &#1601;&#1610; &#1602;&#1604;&#1576;&#1607; &#1606;&#1603;&#1578;&#1577; &#1587;&#1608;&#1583;&#1575;&#1569;&#1548; &#1601;&#1573;&#1606; &#1578;&#1575;&#1576; &#1608;&#1606;&#1586;&#1593; &#1608;&#1575;&#1587;&#1578;&#1594;&#1601;&#1585;&#1548; &#1589;&#1602;&#1604; &#1602;&#1604;&#1576;&#1607;&#1548; &#1608;&#1573;&#1606; &#1593;&#1575;&#1583; &#1586;&#1575;&#1583;&#1578; &#1581;&#1578;&#1609; &#1578;&#1594;&#1604;&#1601; &#1602;&#1604;&#1576;&#1607;&#1548; &#1601;&#1584;&#1604;&#1603; &#1575;&#1604;&#1585;&#1575;&#1606; &#1575;&#1604;&#1584;&#1610; &#1584;&#1603;&#1585;&#1607; &#1575;&#1604;&#1604;&#1607; &#1587;&#1576;&#1581;&#1575;&#1606;&#1607; &#1601;&#1610; &#1575;&#1604;&#1602;&#1585;&#1570;&#1606;</span></p><p><em><i>&ldquo;Jika seorang hamba berbuat dosa, maka akan tergoreslah setitik noda hitam dalam hatinya. Namun, jika dirinya segera bertobat, lari dari dosa terebut, serta beristigfar meminta ampun, maka akan balik bersihlah hatinya. Sebaliknya, jika dia terus-menerus mengulangi dosanya, noda hitam tersebut akan menutup hatinya. Maka ini adalah ar-ran maupun noda hitam yang Allah sebutkan dalam Al-Qur&rsquo;an.&rdquo;</i></em></p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1603;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1575;&#1619; &#1575;&#1616;&#1606;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1593;&#1614;&#1606;&#1618; &#1585;&#1617;&#1614;&#1576;&#1617;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618; &#1610;&#1614;&#1608;&#1618;&#1605;&#1614;&#1609;&#1621;&#1616;&#1584;&#1613; &#1604;&#1617;&#1614;&#1605;&#1614;&#1581;&#1618;&#1580;&#1615;&#1608;&#1618;&#1576;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;&#1751; , &#1579;&#1615;&#1605;&#1617;&#1614; &#1575;&#1616;&#1606;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1604;&#1614;&#1589;&#1614;&#1575;&#1604;&#1615;&#1608;&#1575; &#1575;&#1604;&#1618;&#1580;&#1614;&#1581;&#1616;&#1610;&#1618;&#1605;&#1616;&#1751;</span></p><p>&ldquo;Sekali-kali tidak! Sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (rahmat) Tuhannya. Sesungguhnya mereka kemudian benar-benar masuk (neraka) Jahim.&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 15-16)</p><p>Allah mulai dengan kata <span>&#1603;&#1614;&#1604;&#1617;&#1614;&#1575;&#1619;</span> yang membantah klaim orang-orang musyrik bahwa seandainya mereka hidup lagi di akhirat, maka mereka akan mendapatkan hayat yang gampang dan menyenangkan seperti di dunia, maka tidak dan sekali-kali tidak demikian. Sebaliknya, orang-orang yang mengingkari fakta ini akan terhalang dari rahmat Allah, tidak akan dilihat oleh Allah untuk diberikan ampunan. Merekapun terhalang dari melihat Allah dan melihat kemuliaan Allah pada hari kiamat. Pekatnya dosa-dosa mereka telah membutakan pandangan mereka di hari kiamat, ketika di bumi mereka buta terhadap tauhid, maka di hari hariakhir Allah butakan mereka tidak bisa melihat. Sebaliknya orang-orang mukmin yang penuh cahaya tauhid, penuh keimanan, melihat Allah dengan pandangan penuh kenikmatan.</p><p>Orang-orang kafir digiring menuju neraka, neraka yang mereka dahulu anggap cuma dongeng orang terdahulu untuk menakut-nakuti anak kecil agar tidak melawan orang tua mereka, cerita yang digunakan agar anak-anak tidak mencuri pohon mangga tetangga mereka, mereka katakan itu dengan lisan busuk mereka. Ternyata sekarang, mereka dapati neraka adalah fakta yang sangat nyata, mereka rasakan pedihnya siksaan nereka, mereka dibakar sampai hancur di neraka, setelah hancur mereka dibangkitkan kembali, bukan untuk istirahat namun untuk disiksa kembali, selama-lamanya.</p><p>Allah <em>Subhanahu wa Ta&rsquo;ala</em> berfirman,</p><p><span>&#1579;&#1615;&#1605;&#1617;&#1614; &#1610;&#1615;&#1602;&#1614;&#1575;&#1604;&#1615; &#1607;&#1648;&#1584;&#1614;&#1575; &#1575;&#1604;&#1617;&#1614;&#1584;&#1616;&#1610;&#1618; &#1603;&#1615;&#1606;&#1618;&#1578;&#1615;&#1605;&#1618; &#1576;&#1616;&#1607;&#1622; &#1578;&#1615;&#1603;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1615;&#1608;&#1618;&#1606;&#1614;&#1751;</span></p><p>&ldquo;Lalu dikatakan (kepada mereka), &ldquo;Inilah (azab) yang selalu Anda dustakan.&rdquo; (QS. Al-Mu&#7789;affif&#299;n [83]: 17)</p><p>Malaikat <em>Zabaniyah,</em> para penjaga dan penyiksa di nereka mengatakan kepada mereka, &ldquo;Rasakanlah, hukuman pedih yang dahulu kalian dustakan, terlebihlagi kalian olok-olok di dunia, kini kalian merasakannya tanpa pernah ada sedikitpun diringankan, terlebihlagi setiap hari siksaannya akan bertambah sakit dan bertambah mengerikan.&rdquo;</p><p>Pernyataan ini sebagai bentuk siksaan pada psikis dan batin penghuni neraka. Bukan cuma sekedar badan dan jasmani mereka yang disiksa, namun psikis mereka juga dihancurkan dengan metode diolok-olok oleh para malaikat penjaga Jahanam. Sehingga hancurlah jasmani dan batin mereka. Semoga Allah melindungi kita semua dan dijauhkan sejauh-jauhnya dari murka Allah.</p><p><span><strong>[Bersambung]</strong></span></p><p><em><strong><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank">KEMBALI KE BAGIAN 1</a></strong></em></p><p><strong>***</strong></p><p><strong>Penulis: <span>Dany Indra Permana</span></strong></p><p><strong>Artikel <span>Kincai Media</span></strong></p><p><strong>Catatan kaki:</strong></p><p>Catatan kebanyakan cetakan dan halaman rujukan adalah dari app turath <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank">https://app.turath.io/</a>&nbsp;dan <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank">https://tafsir.app/</a></p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/tafsir-surah-al-mutaffifin-bag-2-akhir-kisah-para-fujjar-orang-orang-durhaka-170851</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:00:39 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Dany Indra Permana, S.si., M.h.)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[4 Ciri Nasihat Berunsur Crab Mentality]]></title> <description><![CDATA[4 Ciri Nasihat Berunsur Crab Mentality. Sering patah semangat karena kata-kata orang terdekat? Awas, itu pertanda crab mentality! Kenali 4 ciri khas nasihat berunsur crab mentality di sini!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/13/peduli-atau-menjatuhkan-ini-4-ciri-nasihat-berunsur-crab-mentalityfoto-pexelscomalex-green-1789380480709_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/4-ciri-nasihat-berunsur-crab-mentality-170859</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="4 Ciri Nasihat Berunsur Crab Mentality, Tulus Peduli maupun Menjatuhkan?"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="love-and-relationship"> love &amp; relationship </a> </li> </ol> <p> Tata Triavenza Saputri | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Senin, 21 Sep 2026 11:00 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/13/peduli-atau-menjatuhkan-ini-4-ciri-nasihat-berunsur-crab-mentalityfoto-pexelscomalex-green-1789380480709_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="4 Ciri Nasihat Berunsur Crab Mentality, Tulus Peduli maupun Menjatuhkan?" title="img-title"> </p> <p> Peduli maupun menjatuhkan? ini 4 ciri khas nasihat berunsur crab mentality/Foto: Pexels.com/Alex Green </p> <div> <div> <p>Pernah merasa semangatmu <em>drop </em>saat menceritakan <em>planning</em> hidup ke orang terdekat? Namun, kritik pedas itu selalu dibungkus manis dengan karena peduli. Jika Anda pernah mengalaminya, maka Anda wajib waspada. Itu bisa jadi adalah bentuk <em>crab mentality </em>berkedok nasihat, karena diam-diam mau menahanmu agar nggak lebih berhasil dari mereka.</p> <p>Bukannya mendukung, perilaku manipulatif ini justru perlahan mengikis rasa percaya dirimu. Supaya nggak gampang terjebak, yuk, kenali ciri khas nasihat berunsur <em>crab mentality </em>selengkapnya di bawah ini, Beauties!</p> <h2>1. Menakut-nakuti Berkedok Realistis</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/13/nasihat-yang-disampaikan-sering-kali-hanya-menakuti-nakutifoto-pexelscomalex-green-1789380480866_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Nasihat yang disampaikan sering kali cuma menakuti-nakuti/Foto: Pexels.com/Alex Green</p> </div> <p>Nasihat yang sehat biasanya akan membantumu memikirkan konsekuensi dan memberikan perspektif pandang yang membangun. Namun, salah satu ciri khas nasihat berunsur <em>crab mentality </em>yang paling&nbsp;kentara adalah fokusnya yang 100% pada potensi kegagalan tanpa memberikan solusi nyata.</p> <p>Mereka akan berlindung di balik kata realistis dengan melontarkan kalimat seperti "Rencanamu ketinggian, mending cari yang terlindungi saja." Ujung-ujungnya, saran mereka selalu berlanjut pada desakan agar Anda membatalkan niat sebelum sempat membuktikan potensi diri yang sebenarnya.</p> <h2>2. Mengungkit Kegagalan Masa Lalu</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/13/mengungkit-kegagalan-untuk-membuatmu-kecil-hatifoto-pexelscomliza-summer-1789380481034.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mengungkit kegagalan untuk membuatmu kecil hati/Foto : Pexels.com/Liza Summer</p> </div> <p>Seseorang yang ikhlas memberi saran pasti beriktikad membantumu tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Sebaliknya, orang yang sebenarnya iri justru gemar membongkar kelemahan serta kegagalan masa lalumu.</p> <p>Saat Anda mau berjalan ke depan, mereka dengan cepat mengungkit lewat kalimat halus seperti "Bukannya dahulu Anda pernah gagal juga di situ?" Tujuannya jelas bukan untuk penilaian yang jujur, melainkan untuk menanamkan rasa ragu pada kapabilitas dirimu saat ini.</p> <h2>3. Menyelipkan Backhanded Compliment</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/13/menyelipkan-pujian-yang-nggak-tulus-atas-pencapaianmufoto-pexelscomgary-barnes-1789380481189.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Menyelipkan pujian yang nggak ikhlas atas pencapaianmu/Foto : Pexels.com/Gary Barnes</p> </div> <p>Di luar kelihatan seperti memberikan apresiasi, tapi jika dicermati baik-baik, ada sindiran halus yang bikin <em>nyesek</em>. Pola komunikasi pasif-agresif ini juga termasuk strategi manipulatif yang kerap nggak kita sadari.</p> <p>Ungkapan seperti "Wah, Anda mujur bisa dapat posisi itu. Padahal kan biasanya Anda santai-santai saja." sebenarnya bermaksud untuk meragukan kelayakanmu. Bukannya bikin bangga, <em>backhanded compliment </em>seperti ini justru sengaja dilontarkan untuk menjatuhkan s<em>elf-esteem</em> Anda secara perlahan.</p> <h2>4. Pakai Tameng "Demi Kebaikanmu" </h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/13/mengatakan-semua-ini-demi-kebaikanmu-agar-kamu-merasa-serba-salahfoto-pexelscomrdne-stock-project-1789380481353.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mengatakan semua ini demi kebaikanmu agar Anda merasa serba salah/Foto : Pexels.com/RDNE Stock project</p> </div> <p>Memakai tameng kepedulian adalah bentuk manipulasi emosional yang paling sering dilakukan oleh orang dengan <em>crab mentality. </em>Pilihan kata ini disengaja agar Anda eksis dalam posisi serba salah dan ragu.</p> <p>Ketika Anda mencoba menolak gagasan mereka, Anda akan dibuat merasa seperti orang yang nggak realistis dan terlalu naif. Padahal, masukan yang beriktikad baik nggak akan pernah membikin penerimanya merasa bersalah cuma karena mau memperjuangkan mimpi mereka.</p> <p>Nah, mulai kini Anda mesti pandai menyaring setiap masukan dan tetaplah percaya pada potensi dirimu sendiri ya, Beauties!&nbsp;</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(dmh/dmh)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/4-ciri-nasihat-berunsur-crab-mentality-170859</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 05:00:07 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dandelion dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan]]></title> <description><![CDATA[150 Nama Bayi Terinspirasi Bunga Dandelion dan Artinya untuk Laki-laki dan Perempuan. Bunda sedang bingung memilih nama untuk diberikan ke Si Kecil yang sebentar lagi lahir? Simak yuk daftar nama bayi terinspirasi dari bunga dandelion berikut ya....]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/19/ilustrasi-bayi-1789809398628_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/150-nama-bayi-terinspirasi-bunga-dandelion-dan-artinya-untuk-laki-laki-dan-perempuan-170841</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p>Bunda sedang bingung memilih nama untuk diberikan ke Si Kecil yang sebentar lagi lahir? Ada banyak anjuran nama bayi, salah satunya bisa terinspirasi dari bunga&nbsp;dandelion.</p> <p>Dandelion dikenal sebagai salah satu bunga yang memiliki tampilan sederhana, tetapi statis memancarkan pesona tersendiri. Bunga ini umumnya memiliki kelopak berwarna kuning terang yang membentuk bulatan kecil seperti matahari.</p> <p>Selain memiliki tampilan yang cantik, dandelion dikenal sebagai flora yang handal karena bisa tumbuh di beragam kondisi. Dandelion juga memiliki kekhasan ketika bijinya yang ringan tertiup angin dan menghamburkan ke beragam tempat. Karakteristik ini membikin dandelion sering dikaitkan dengan kebebasan, harapan, impian, serta keberanian untuk terus berjalan ke depan.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>Bunga dandelion juga dapat menjadi simbol bahwa sesuatu yang kelihatan sederhana dapat menyimpan kekuatan yang luar biasa. Meski memiliki ukuran kecil dan tampak lembut, dandelion bisa bertetap dan tumbuh di beragam lingkungan. Hal ini dapat menjadi deskripsi bahwa Si Kecil kelak diharapkan memiliki hati yang kuat, bisa menghadapi beragam tantangan, serta tidak gampang menyerah dalam menjalani kehidupan.</p> <p>Nah, melalui nama yang terinspirasi dari bunga dandelion, Bunda bisa menyimpan doa agar Si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berani mengejar impian, gampang beradaptasi, serta bisa menghadapi&nbsp;tantangan dengan penuh optimisme.</p> <p>Simak yuk daftar nama-nama bayi terinspirasi bunga dandelion untuk anak perempuan dan lelaki berikut ini!</p> <h2 id="150-nama-bayi-terinspirasi-bunga-dandelion-dan-artinya">150 nama bayi terinspirasi bunga dandelion dan artinya</h2> <p>Melansir dari beragam sumber, berikut daftar nama bayi yang terinspirasi bunga dandelion serta artinya untuk anak lelaki dan perempuan:</p> <h3 id="75-nama-bayi-terinspirasi-bunga-dandelion-dengan-artinya-untuk-perempuan">75 nama bayi terinspirasi bunga dandelion dengan artinya untuk perempuan</h3> <ol> <li>Alissa merupakan varian nama dari bunga&nbsp;Alyssum<em>,&nbsp;</em>yang dapat berarti mulia</li> <li>Alyssa merupakan varian nama dari bunga&nbsp;Alyssum<em>,&nbsp;</em>yang dapat berarti mulia</li> <li>Alyssum&nbsp;merupakan nama bunga elok berwarna-warni</li> <li>Amaryllida merupakan varian nama dari bunga Amaryllis, yang dapat berarti bersinar</li> <li>Amarillis merupakan varian nama dari bunga Amaryllis, yang dapat berarti bersinar</li> <li>Amaryllis adalah nama bunga flora hias, dapat bermakna&nbsp;bersinar</li> <li>Azalea&nbsp;adalah nama bunga</li> <li>Azealia merupakan varian nama dari bunga Azalea</li> <li>Blossom berarti seperti bunga maupun mekar</li> <li>Cala merupakan varian nama dari bunga Calla Lily, yang melambangkan kemurnian</li> <li>Cataleya merupakan varietas dari bunga dandelion</li> <li>Calla berarti cantik</li> <li>Callie merupakan varian nama dari Calla</li> <li>Callista merupakan varian nama dari&nbsp;genus anggrek Cattleya</li> <li>Camellia berarti bunga maupun penolong bagi</li> <li>Camilla merupakan varian nama dari bunga Camellia</li> <li>Chrisanta merupakan varian nama dari bunga&nbsp;Chrysanta</li> <li>Chrysanta berarti bunga emas</li> <li>Cecilia merupakan varian nama dari bunga Cecilia</li> <li>Cecily merupakan varian nama dari flora herbal&nbsp;Sweet Cecily</li> <li>Chrysanthe merupakan varian nama dari tanaman&nbsp;Chrysanta</li> <li>Cicely berarti tumbuhan herba yang mirip pakis</li> <li>Clementina merupakan varian nama dari bunga Clementine, yang berarti lembut</li> <li>Clementine berarti lembut</li> <li>Dafne merupakan varian nama dari&nbsp;bunga Daphne, yang populer harum</li> <li>Dafni merupakan varian nama dari&nbsp;bunga Daphne, yang populer harum</li> <li>Dandelion berarti bunga Dandelion</li> <li>Dandeliona berarti bunga Dandelion</li> <li>Dandelione berarti bunga Dandelion</li> <li>Daphne&nbsp;adalah nama bunga yang populer harum dan manis</li> <li>Daphnee merupakan varian nama dari Daphne</li> <li>Daphney merupakan varian nama dari Daphne</li> <li>Elowen berarti pohon elm</li> <li>Elowyn merupakan varian nama dari&nbsp;pohon elm</li> <li>Elowynn merupakan varian nama&nbsp;dari pohon elm</li> <li>Fern berarti pakis</li> <li>Ferne merupakan varian nama dari Fern maupun flora hijau yang menyukai tempat teduh</li> <li>Fleur berarti berbunga dalam bahasa Perancis</li> <li>Flora berarti berbunga</li> <li>Florence berarti berbunga</li> <li>Forcynthia merupakan varian nama dari bunga&nbsp;Forsyth</li> <li>Forsythia berarti bunga Forsyth</li> <li>Forsithia merupakan varian nama dari&nbsp;bunga&nbsp;Forsyth</li> <li>Hollee&nbsp;bermakna flora hijau abadi</li> <li>Holleigh&nbsp;bermakna flora hijau abadi</li> <li>Hollie&nbsp;bermakna flora hijau abadi</li> <li>Holly berarti pohon holly maupun flora hijau abadi</li> <li>Ivee merupakan varian nama dari Ivy maupun flora merambat, dapat berarti kesetiaan</li> <li>Ivey merupakan varian nama dari Ivy&nbsp;atau flora merambat, dapat berarti kesetiaan</li> <li>Ivie merupakan varian nama dari Ivy&nbsp;atau flora merambat, dapat berarti kesetiaan</li> <li>Ivy berarti flora merambat,&nbsp;dapat berarti kesetiaan</li> <li>June berarti muda</li> <li>Juniper berarti muda</li> <li>Klementina merupakan varian nama dari Clementine</li> <li>Klementine merupakan varian nama dari Clementine</li> <li>Laurel berarti flora laurel</li> <li>Laurelle merupakan varian nama dari flora Laurel, dapat berarti kesuksesan</li> <li>Lorelle merupakan varian nama dari&nbsp;tanaman Laurel, dapat berarti kesuksesan</li> <li>Magnolia&nbsp;adalah nama bunga yang indah</li> <li>Magnolie merupakan varian nama dari Magnolia</li> <li>Maple berarti pohon maple</li> <li>Maragold merupakan varian nama dari Marigold maupun bunga emas</li> <li>Marigold berarti bunga emas</li> <li>Marrigold merupakan varian nama dari Marigold maupun bunga emas</li> <li>Myrtle berarti semak hijau abadi</li> <li>Nabila berarti cerdas, mulia, dan murni</li> <li>Nafisa berarti sesuatu yang sangat bermutu dan murni</li> <li>Nareswari berarti permaisuri yang anggun dan harum</li> <li>Olivia merupakan varian nama dari Olive</li> <li>Olive berarti kedamaian</li> <li>Pink merupakan varietas dari bunga dandelion</li> <li>Raihana berarti bunga yang harum dan wangi</li> <li>Rosabelle berarti bunga yang cantik</li> <li>Santi berarti kedamaian dan kesucian</li> <li>Sekar berarti bunga</li> </ol> <h3 id="75-nama-bayi-terinspirasi-bunga-dandelion-dengan-artinya-untuk-laki-laki">75 nama bayi terinspirasi bunga dandelion dengan artinya untuk laki-laki</h3> <ol> <li>Aaron berarti semak berbunga</li> <li>Albidum merupakan varietas dari bunga dandelion</li> <li>Alder merupakan nama pohon</li> <li>Aletris berarti bunga berwarna putih maupun kuning</li> <li>Aloe berarti semak berdaun tebal yang berkhasiat</li> <li>Ambrosius berarti abadi</li> <li>Anthony berarti bunga</li> <li>Ash adalah nama pohon</li> <li>Ashe merupakan varian nama dari&nbsp;pohon Ash</li> <li>Ashton merupakan varian nama dari&nbsp;pohon Ash</li> <li>Aspen berarti pohon gugur yang berasal dari kondisi utara</li> <li>Aspenn merupakan varian nama dari&nbsp;pohon Aspen</li> <li>Aspin merupakan varian nama dari&nbsp;pohon Aspen</li> <li>Aspyn merupakan varian nama dari&nbsp;pohon Aspen</li> <li>Balsam adalah jenis pohon cemara hijau abadi</li> <li>Banyan adalah sejenis pohon&nbsp;Ara</li> <li>Basil berarti raja maupun kerajaan</li> <li>Bay berarti teluk</li> <li>Bentlee merupakan varian nama dari Bentley maupun padang rumput</li> <li>Bentleigh merupakan varian nama dari Bentley&nbsp;atau padang rumput</li> <li>Bentley berarti padang rumput</li> <li>Bentli merupakan varian nama dari Bentley&nbsp;atau padang rumput</li> <li>Bently merupakan varian nama dari Bentley&nbsp;atau padang rumput</li> <li>Birch berarti bercahaya maupun putih terang</li> <li>Bram merupakan varian nama dari Bramble maupun semak berduri</li> <li>Bramwell&nbsp;merupakan varian nama dari Bramble maupun semak berduri</li> <li>Branwell&nbsp;merupakan varian nama dari Bramble maupun semak berduri</li> <li>Bramble berarti semak berduri</li> <li>Briar berarti mawar liar</li> <li>Bud berarti tahap mula mekarnya bunga</li> <li>Calyx berarti kelopak bunga pada bagiankecil luar bunga yang mengelilingi kuncup yang sedang tumbuh</li> <li>Cedar berarti pohon megah yang menggambarkan kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan</li> <li>Ceder merupakan varian nama dari Cedar</li> <li>Celyn berarti holly</li> <li>Chandan berarti kayu cendana</li> <li>Clove berarti tunas pohon cemara</li> <li>Cole merupakan varian nama dari flora hias Coleus</li> <li>Coleus berarti flora hias berbunga&nbsp;yang cantik</li> <li>Common merupakan varietas dari bunga dandelion</li> <li>Corey merupakan varian nama dari tumbuhan Coriander</li> <li>Cori merupakan varian nama dari&nbsp;tumbuhan Coriander</li> <li>Cory merupakan varian nama dari&nbsp;tumbuhan Coriander</li> <li>Coriandar merupakan varian nama&nbsp;tumbuhan</li> <li>Coriander berarti biji ketumbar kering, digunakan sebagai bumbu</li> <li>Cosmo berarti keteraturan</li> <li>Cypress merupakan nama pohon cemara yang melambangkan umur panjang dan ketahanan</li> <li>Dande berarti bunga dandelion</li> <li>Dandel berarti bunga dandelion</li> <li>Dandelioni berarti bunga dandelion</li> <li>Dara berarti putra pohon ek</li> <li>Dianthus berarti bunga Zeus Dil berarti laut</li> <li>Douglas berarti mengerti gelap</li> <li>Elm berarti pohon terkuat yang berasal dari Eropa</li> <li>Erythrospermum merupakan varietas dari bunga dandelion</li> <li>Ewan berarti lahir dari pohon yew</li> <li>Fennel berarti jerami</li> <li>Florent berarti bunga</li> <li>Florian berarti berbunga-bunga</li> <li>Floris berarti bunga</li> <li>Jacinto berarti bunga eceng gondok</li> <li>Jarrah&nbsp;adalah jenis pohon eukaliptus yang berasal dari Australia</li> <li>Klove merupakan varian nama dari Clove maupun daun</li> <li>Leon berarti singa</li> <li>Lion berarti singa</li> <li>Lupin berarti mirip serigala</li> <li>Oliver berarti kedamaian</li> <li>Phlox berarti nyala api</li> <li>Randa merupakan varietas dari bunga dandelion</li> <li>Rowan berarti pohon Rowan</li> <li>Ren&nbsp;bermakna bunga teratai</li> <li>Reed berarti flora ilalang</li> <li>Watson berarti imam yang berani</li> <li>William berarti pelindung</li> <li>Yarrow berarti pohon Yarrow</li> <li>Zuhair berarti bunga kecil</li> </ol> <p>Itulah 150 nama bayi yang terinspirasi bunga dandelion dan artinya untuk lelaki dan perempuan. Semoga keterangan ini berguna dan dapat menginspirasi Bunda dalam pemilihan nama untuk Si Kecil.</p> <p>Bagi Bunda yang mau <em>sharing</em> soal <em>parenting</em> dan bisa dapat banyak <em>giveaway</em>, yuk <em>join</em> kelompok Kincai Media Squad. Daftar klik <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/kesehatan" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">di&nbsp;SINI</a>.&nbsp;Gratis!</p> <p><strong>(ank/ank)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/150-nama-bayi-terinspirasi-bunga-dandelion-dan-artinya-untuk-laki-laki-dan-perempuan-170841</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 04:49:13 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kepribadian Orang yang Suka Datang ke Kantor Lebih Awal]]></title> <description><![CDATA[Kepribadian Orang yang Suka Datang ke Kantor Lebih Awal. Ini dia kepribadian tak terduga yang diam-diam dimiliki oleh orang yang gemar datang lebih awal. Simak!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-datang-lebih-awalfoto-magnificcomdrobotdean-1789847856322_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kepribadian-orang-yang-suka-datang-ke-kantor-lebih-awal-170844</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="5 Kepribadian Orang yang Suka Datang ke Kantor Lebih Awal"> Home </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="career"> Career </a> </li> </ol> <p> Pratitis Nur Kanariyati | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Senin, 21 Sep 2026 10:30 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-datang-lebih-awalfoto-magnificcomdrobotdean-1789847856322_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="5 Kepribadian Orang yang Suka Datang ke Kantor Lebih Awal" title="img-title"> </p> <p> Kepribadian orang yang datang lebih awal/Foto: Magnific.com/Drobotdean </p> <div> <div> <p>Kebiasaan datang ke instansi lebih mula rupanya dapat mencerminkan karakter seseorang. Hal tersebut dibenarkan oleh seorang psikolog klinis.</p> <p>&ldquo;Datang lebih mula mencerminkan sikap seseorang terhadap tiga hal: tanggung jawab, keteraturan, dan kepedulian terhadap orang lain,&rdquo; ujar psikolog klinis Dr. Jenny Martin, PsyD., seperti dikutip dari <em>Parade</em>.</p> <p>Berikut ini ada lima kepribadian tak terduga yang diam-diam dimiliki oleh orang yang gemar datang lebih awal. Penasaran, simak sampai akhir!</p> <h2>1. Berpikir Beberapa Langkah ke Depan</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-suka-datang-lebih-awalfoto-pexelscomliliana-drew-1789847856476.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kepribadian orang yang gemar datang lebih awal/Foto: Pexels.com/Liliana Drew</p> </div> <p>Orang yang datang lebih mula memiliki pola pikir selangkah lebih maju. Mereka cenderung mengantisipasi beragam tantangan secara mental sebelum hal itu terjadi, alih-alih berasumsi bahwa segalanya berjalan mulus.</p> <p>Contohnya, mereka memikirkan kemungkinan masalah kendaraan, kemudian lintas, hingga kesulitan mencari tempat parkir. Nampak sepele, tetapi ini cukup krusial terhadap <em>mood </em>dan mental di hari tersebut.</p> <h2>2. Suka Sesuatu yang Dapat Diprediksi</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-suka-datang-lebih-awalfoto-pexelscomcottonbro-studio-1789847856634.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kepribadian orang yang gemar datang lebih awal/Foto: Pexels.com/Cottonbro Studio</p> </div> <p>Menurut Dr. Martin, orang yang terbiasa datang lebih mula lebih memilih untuk meminimalisir ketidakpastian sebisa mungkin. Terlambat bisa menimbulkan stres dan memangkas waktu mereka untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru.</p> <p>&ldquo;Datang lebih mula memberikan rasa kendali, sehingga mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar sebelum ada faktor-faktor lain yang muncul,&rdquo; ungkapnya.</p> <h2>3. Penuh Persiapan Sebelum Tampil</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-suka-datang-lebih-awalfoto-pexelscomtima-miroshnichenko-1789847856824.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kepribadian orang yang gemar datang lebih awal/Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko</p> </div> <p>Orang yang sering datang lebih mula cenderung tidak menyukai hal yang mendadak. Mereka perlu persiapan sebelum bergerak. Persiapan menjadi salah satu caranya untuk menciptakan kendali.</p> <p>Mereka akan menjadi seorang pengamat, mengumpulkan pikiran, dan menyesuaikan diri sebelum terjun langsung ke dalam rapat, acara, maupun percakapan. Meminimalisir konsekuensi adalah&nbsp;<em>tagline</em>-nya.</p> <h2>4. Lebih Banyak Melakukan Refleksi Diri</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-suka-datang-lebih-awalfoto-magnificcommagnific-1789847857003.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kepribadian orang yang gemar datang lebih awal/Foto: Magnific.com/Magnific</p> </div> <p>Sikap tepat waktu memiliki banyak manfaat, termasuk memberikan kesempatan untuk berbuat pengamatan dan memproses situasi.</p> <p>&ldquo;Waktu ini dapat dimanfaatkan untuk merenungkan tujuan, mengelola emosi, maupun menilai emosi diri sendiri sebelum memulai tugas berikutnya,&rdquo; ungkap Dr. Martin.</p> <h2>5. Menghargai Waktu dan Orang Lain</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/10/kepribadian-orang-yang-suka-datang-lebih-awalfoto-pexelscomalexander-suhorucov-1789847857160.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kepribadian orang yang gemar datang lebih awal/Foto: Pexels.com/Alexander Suhorucov</p> </div> <p>Empati dan sikap tenggang rasa menjadi salah satu karena kenapa seseorang gemar datang lebih awal. Empati sendiri merupakan kapasitas untuk memahami dan memproses pengalaman, serta emosi orang lain.&nbsp;</p> <p>Mereka sering kali cemas bahwa keterlambatan akan membikin orang lain frustrasi maupun kesal. Kekhawatiran tersebut, meskipun tidak disadari dapat menjadi pendorong kuat untuk selalu tepat waktu.</p> <p>Itulah lima kepribadian orang yang gemar datang lebih awal. Gimana menurut, Beauties?</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="noopener nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(ria/ria)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kepribadian-orang-yang-suka-datang-ke-kantor-lebih-awal-170844</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 04:30:42 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Masyarakat Tanpa Tuhan, Benarkah Tanpa Moral?]]></title> <description><![CDATA[Masyarakat Tanpa Tuhan, Benarkah Tanpa Moral?. Kincai Media– Ada sebuah hasil riset menarik dari riset sosiolog Phil Zuckerman tentang hayat penduduk Denmark dan Swedia. Ia datang dengan dug...]]></description> <media:thumbnail url="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502.jpg"/> <category><![CDATA[Islami]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/masyarakat-tanpa-tuhan-benarkah-tanpa-moral-170840</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div><figure><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-caption="Masyarakat Tanpa Tuhan, Benarkah Tanpa Moral?"><img width="696" height="696" src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502.jpg" srcset="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-696x696.jpg 696w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-640x640.jpg 640w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-1024x1024.jpg 1024w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-150x150.jpg 150w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-768x768.jpg 768w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-420x420.jpg 420w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502-1068x1068.jpg 1068w, https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/09/1502.jpg 1500w" sizes=" 696px) 100vw, 696px" alt="Masyarakat Tanpa Tuhan, Benarkah Tanpa Moral?" title="Masyarakat Tanpa Tuhan, Benarkah Tanpa Moral?"></a><figcaption>Masyarakat Tanpa Tuhan, Benarkah Tanpa Moral?</figcaption></figure></div> <p><strong>Kincai Media</strong>&ndash; Ada sebuah hasil riset menarik dari riset sosiolog Phil Zuckerman tentang hayat penduduk <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="link" data-id="https://en.wikipedia.org/wiki/Denmark">Denmark</a> dan Swedia. Ia datang dengan anggapan bahwa kepercayaan merupakan sesuatu yang krusial bagi hayat manusia. Namun, setelah tinggal cukup durasi dan berbincang dengan banyak warga, ia justru menemukan penduduk yang tingkat religiositasnya relatif rendah. Banyak di antara mereka tidak rutin berdoa, tidak terlalu memikirkan Tuhan, terlebihlagi tidak mempercayai Tuhan secara literal.</p> <p>Yang menarik, meskipun demikian, mereka statis bisa menjalani hayat sosial dengan tertib. Mereka bekerja, merawat keluarga, menghormati orang lain, bayar pajak, membantu sesama, dan membangun hayat berbareng yang relatif baik.</p> <p>Dari sini muncul sebuah pertanyaan yang sederhana, tetapi sesungguhnya cukup mendalam: jika manusia bisa berbuat baik tanpa percaya kepada Tuhan, apakah kepercayaan statis diperlukan untuk membentuk moralitas?</p> <p>Menurut saya, pertanyaan ini tidak perlu kita jawab dengan berang maupun sikap defensif. Justru sebaliknya, kita perlu menerimanya sebagai pertanyaan yang penting. Pertanyaan seperti ini dapat menjadi kesempatan bagi kita untuk melihat balik sepertiapa kita memahami kepercayaan dan sepertiapa kepercayaan seharusnya datang dalam kehidupan.</p> <p>Sebab, jika kita jujur, kita memang menemukan orang yang tidak terlalu religius tetapi sangat baik kepada sesama. Sebaliknya, kita juga menemukan orang yang giat beribadah, tetapi perilakunya belum selalu mencerminkan nilai-nilai agama.</p> <p>Karena itu, janganlah kita terburu-buru menyimpulkan bahwa orang berkeyakinan pasti baik dan orang yang tidak berkeyakinan pasti buruk. <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" data-type="post_tag" data-id="3510">Al-Qur&rsquo;an</a> sendiri mengajarkan kita untuk melihat manusia dengan lebih fair dan tidak cuma menilai seseorang dari simbol maupun identitasnya.</p> <p>Allah berfirman:</p> <p>&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1587;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1576;&#1616;&#1585;&#1614;&#1617; &#1571;&#1614;&#1606;&#1618; &#1578;&#1615;&#1608;&#1614;&#1604;&#1615;&#1617;&#1608;&#1575; &#1608;&#1615;&#1580;&#1615;&#1608;&#1607;&#1614;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618; &#1602;&#1616;&#1576;&#1614;&#1604;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1614;&#1588;&#1618;&#1585;&#1616;&#1602;&#1616; &#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1614;&#1594;&#1618;&#1585;&#1616;&#1576;&#1616; &#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1648;&#1603;&#1616;&#1606;&#1614;&#1617; &#1575;&#1604;&#1618;&#1576;&#1616;&#1585;&#1614;&#1617; &#1605;&#1614;&#1606;&#1618; &#1570;&#1605;&#1614;&#1606;&#1614; &#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1604;&#1614;&#1617;&#1607;&#1616;</p> <p>Artinya; &ldquo;Bukanlah kebaikan itu sekadar menghadapkan wajah ke arah timur dan barat, tetapi kebaikan adalah orang yang percaya kepada Allah&hellip;&rdquo; (QS. al-Baqarah [2]: 177).</p> <p>Ayat ini menarik untuk kita renungkan. Al-Qur&rsquo;an tidak mendefinisikan kebaikan cuma sebagai permasalahan arah ritual. Setelah mengatakan iman, ayat tersebut segera berbicara tentang kepedulian sosial: memberikan harta kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, musafir, dan orang yang meminta; memerdekakan hamba sahaya; menegakkan salat; menunaikan zakat; menepati janji; serta bersabar.</p> <p>Seolah-olah Al-Qur&rsquo;an mau mengingatkan kita bahwa kepercayaan yang benar seharusnya memiliki akibat nyata dalam hayat kemanusiaan.</p> <p>Dengan demikian, persoalannya bukan cuma apakah seseorang percaya kepada Tuhan maupun tidak. Ada pertanyaan yang tidak kalah penting: apa yang dilakukan kepercayaan itu terhadap perilakunya? Apakah kepercayaan tersebut membikin seseorang menjadi lebih jujur, lebih peduli, lebih adil, dan lebih bertanggung jawab?</p> <p><strong>Iman yang Tidak Berbuah Akhlak</strong></p> <p>Nabi Muhammad saw. memberikan perhatian yang sangat besar terhadap permasalahan akhlak. Dalam sebuah histori beliau bersabda:</p> <p>&#1573;&#1616;&#1606;&#1614;&#1617;&#1605;&#1614;&#1575; &#1576;&#1615;&#1593;&#1616;&#1579;&#1618;&#1578;&#1615; &#1604;&#1616;&#1571;&#1615;&#1578;&#1614;&#1605;&#1616;&#1617;&#1605;&#1614; &#1605;&#1614;&#1603;&#1614;&#1575;&#1585;&#1616;&#1605;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1571;&#1614;&#1582;&#1618;&#1604;&#1614;&#1575;&#1602;&#1616;</p> <p>Artinya; &ldquo;Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.&rdquo;</p> <p>Pesan ini krusial untuk kita renungkan. Islam tidak datang cuma untuk membikin manusia pandai berbicara tentang Tuhan. Islam juga mau membentuk manusia yang dapat dipercaya, adil, penyayang, dan bertanggung jawab.</p> <p>Karena itu, jangan sampai kita terlalu sibuk memperdebatkan siapa yang paling beriman, tetapi lupa bertanya kepada diri sendiri: apakah kepercayaan kita telah membikin kita menjadi lebih jujur?</p> <p>Jangan sampai kita begitu giat berbicara tentang surga, sementara tetangga kita justru tidak merasakan khasiat dari kedatangan kita.</p> <p>Jangan pula sampai kita begitu takut berbuat dosa-dosa kecil dalam ibadah, tetapi kurang merasa bersalah ketika tanpa sadar merugikan orang lain.</p> <p>Al-Qur&rsquo;an terlebihlagi memberikan peringatan yang sangat keras kepada orang yang menjalankan ritual, tetapi kehilangan kepedulian sosial:</p> <p>&#1601;&#1614;&#1608;&#1614;&#1610;&#1618;&#1604;&#1612; &#1604;&#1616;&#1617;&#1604;&#1618;&#1605;&#1615;&#1589;&#1614;&#1604;&#1616;&#1617;&#1610;&#1606;&#1614; &#1757; &#1575;&#1604;&#1614;&#1617;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614; &#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1593;&#1614;&#1606; &#1589;&#1614;&#1604;&#1614;&#1575;&#1578;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618; &#1587;&#1614;&#1575;&#1607;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614; &#1757; &#1575;&#1604;&#1614;&#1617;&#1584;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614; &#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1610;&#1615;&#1585;&#1614;&#1575;&#1569;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614; &#1757; &#1608;&#1614;&#1610;&#1614;&#1605;&#1618;&#1606;&#1614;&#1593;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1605;&#1614;&#1575;&#1593;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;</p> <p>Artinya; &ldquo;Maka celakalah orang-orang yang salat, yaitu mereka yang lalai terhadap salatnya, yang berbuat riya, dan enggan memberikan pertolongan yang berguna.&rdquo; (QS. al-M&#257;&lsquo;&#363;n [107]: 4&ndash;7).</p> <p>Ayat ini menarik untuk diperhatikan. Yang dikritik Al-Qur&rsquo;an bukan sekadar orang yang tidak salat, melainkan orang yang menjalankan salat tetapi kehilangan dimensi kemanusiaan dalam kehidupannya.</p> <p>Karena itu, riset tentang penduduk sekuler sebenarnya dapat menjadi cermin bagi kita. Jika orang yang tidak terlalu religius rupanya bisa menjaga kejujuran, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab, kita tidak perlu tergesa-gesa mengatakan bahwa mereka tidak bermoral.</p> <p>Justru kita dapat bertanya dengan rendah hati kepada diri sendiri: jangan-jangan ada nilai-nilai kepercayaan yang telah mereka praktikkan dalam hayat sosial, sementara sebagian dari kita yang berkeyakinan statis selesai pada simbol dan ritual?</p> <p>Namun, sampai di sini kita juga perlu berhati-hati. Bahwa manusia bisa berbuat baik tanpa kepercayaan tidak otomatis berarti kepercayaan tidak diperlukan.</p> <p>Sebab, ada perbedaan antara pertanyaan &ldquo;apakah manusia bisa berbuat baik?&rdquo; dan pertanyaan yang lebih mendasar: &ldquo;mengapa manusia mesti berbuat baik?&rdquo;</p> <p>Seseorang mungkin berbuat baik karena memiliki empati. Ketika melihat orang lain menderita, hatinya tergerak untuk membantu. Orang lain mungkin berbuat baik karena menyadari bahwa hayat berbareng membutuhkan kepercayaan, kerja sama, dan solidaritas.</p> <p>Semua itu tentu merupakan hal yang baik. Tetapi sepertiapa jika berbuat jujur justru membikin kita rugi? Bagaimana jika menolong orang lain membikin kita kehilangan kesempatan? Bagaimana jika kita bisa berbuat curang dan tidak seorang pun mengetahuinya?</p> <p>Di sinilah kepercayaan menawarkan sebuah horizon yang berbeda. Dalam Islam, manusia berbuat baik bukan cuma karena ada polisi, ketentuan sosial, maupun penilaian dari orang lain. Ada kesadaran bahwa Allah senantiasa mengetahui apa yang kita lakukan.</p> <p>Al-Qur&rsquo;an mengatakan:</p> <p>&#1573;&#1616;&#1606;&#1614;&#1617; &#1575;&#1604;&#1604;&#1614;&#1617;&#1607;&#1614; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618; &#1585;&#1614;&#1602;&#1616;&#1610;&#1576;&#1611;&#1575;</p> <p>Artinya; &ldquo;Sesungguhnya Allah selalu mengamati kalian.&rdquo; (QS. al-Nis&#257;&rsquo; [4]: 1).</p> <p>Dan:</p> <p>&#1601;&#1614;&#1605;&#1614;&#1606; &#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1605;&#1614;&#1604;&#1618; &#1605;&#1616;&#1579;&#1618;&#1602;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614; &#1584;&#1614;&#1585;&#1614;&#1617;&#1577;&#1613; &#1582;&#1614;&#1610;&#1618;&#1585;&#1611;&#1575; &#1610;&#1614;&#1585;&#1614;&#1607;&#1615; &#1757; &#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1606; &#1610;&#1614;&#1593;&#1618;&#1605;&#1614;&#1604;&#1618; &#1605;&#1616;&#1579;&#1618;&#1602;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614; &#1584;&#1614;&#1585;&#1614;&#1617;&#1577;&#1613; &#1588;&#1614;&#1585;&#1611;&#1617;&#1575; &#1610;&#1614;&#1585;&#1614;&#1607;&#1615;</p> <p>Artinya; &ldquo;Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarah, niscaya ia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarah, niscaya ia akan melihat balasannya.&rdquo; (QS. al-Zalzalah [99]: 7&ndash;8).</p> <p>Kesadaran seperti ini memberikan dimensi lain pada moralitas. Berbuat baik tidak lagi sepenuhnya bersandar pada apakah orang lain melihat kita maupun tidak. Ada kesadaran batin bahwa setiap perbuatan memiliki arti dan pertanggungjawaban di depan Allah.</p> <p><strong>Agama Bukan Sekadar Takut Neraka</strong></p> <p>Namun, ada satu hal yang juga perlu kita luruskan. Jangan sampai kepercayaan kita pahami cuma sebagai mekanisme yang membikin manusia takut kepada neraka.</p> <p>Islam memang mengenal rasa takut kepada Allah, tetapi Islam juga mengenal cinta, harapan, rahmat, ihsan, dan kesadaran akan amanah.</p> <p>Al-Qur&rsquo;an mengatakan:</p> <p>&#1573;&#1616;&#1606;&#1614;&#1617; &#1575;&#1604;&#1604;&#1614;&#1617;&#1607;&#1614; &#1610;&#1614;&#1571;&#1618;&#1605;&#1615;&#1585;&#1615; &#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1618;&#1593;&#1614;&#1583;&#1618;&#1604;&#1616; &#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1618;&#1573;&#1616;&#1581;&#1618;&#1587;&#1614;&#1575;&#1606;&#1616;</p> <p>Artinya; &ldquo;Sesungguhnya Allah memerintahkan keadilan dan ihsan.&rdquo; (QS. al-Nahl [16]: 90).</p> <p>Bahkan, ukuran kedekatan manusia kepada Allah bukan sekadar identitas sosial maupun simbol keagamaan. Al-Qur&rsquo;an mengatakan:</p> <p>&#1573;&#1616;&#1606;&#1614;&#1617; &#1571;&#1614;&#1603;&#1618;&#1585;&#1614;&#1605;&#1614;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618; &#1593;&#1616;&#1606;&#1583;&#1614; &#1575;&#1604;&#1604;&#1614;&#1617;&#1607;&#1616; &#1571;&#1614;&#1578;&#1618;&#1602;&#1614;&#1575;&#1603;&#1615;&#1605;&#1618;</p> <p>Artinya; &ldquo;Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.&rdquo; (QS. al-Hujur&#257;t [49]: 13).</p> <p>Takwa tentu bukan sekadar penampilan. Takwa seharusnya tumbuh menjadi karakter dan tercermin dalam metode kita memperlakukan sesama.</p> <p>Itulah sebabnya Nabi Muhammad saw. bersabda:</p> <p>&#1605;&#1614;&#1606;&#1618; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1610;&#1615;&#1572;&#1618;&#1605;&#1616;&#1606;&#1615; &#1576;&#1616;&#1575;&#1604;&#1604;&#1614;&#1617;&#1607;&#1616; &#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1618;&#1610;&#1614;&#1608;&#1618;&#1605;&#1616; &#1575;&#1604;&#1618;&#1570;&#1582;&#1616;&#1585;&#1616; &#1601;&#1614;&#1604;&#1618;&#1610;&#1615;&#1603;&#1618;&#1585;&#1616;&#1605;&#1618; &#1580;&#1614;&#1575;&#1585;&#1614;&#1607;&#1615;</p> <p>Artinya; &ldquo;Barang siapa percaya kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya.&rdquo;</p> <p>Di sini kita melihat hubungan yang begitu dekat antara kepercayaan dan hayat sosial. Keimanan tidak selesai di dalam hati, tetapi seharusnya kelihatan dari sepertiapa seseorang memperlakukan orang-orang di sekitarnya.</p> <p>Jangan Takut Belajar dari Masyarakat Sekuler. Karena itu, aku kira kita tidak perlu alergi terhadap temuan tentang penduduk yang semakin sekuler. Bahkan, umat berkeyakinan dapat belajar dari sana.</p> <p>Jika penduduk yang tidak terlalu religius bisa membangun mekanisme sosial yang membikin orang merasa aman, saling percaya, dan saling menghargai, kita patut mengapresiasi hal tersebut.</p> <p>Namun, kita juga tidak perlu buru-buru menyimpulkan bahwa sekularisme adalah penyebab dari seluruh keberhasilan itu. Ada banyak aspek lain yang mungkin berperan, seperti pendidikan, institusi hukum, kesejahteraan sosial, budaya, sejarah, dan kualitas tata kelola negara.</p> <p>Begitu pula, kita tidak seharusnya mengatakan bahwa karena sebagian penduduk religius mengalami korupsi, kekerasan, maupun ketidakadilan, maka kepercayaan telah gagal. Yang gagal bisa jadi bukan agamanya, melainkan metode manusia memahami dan menjalankan agama.</p> <p>Sebab, kepercayaan dan keberagamaan adalah dua hal yang tidak selalu identik. Agama membawa nilai. Sementara manusia yang menjalankannya dapat berhasil menerjemahkan nilai-nilai tersebut, tetapi juga dapat gagal dalam menghidupkannya.</p> <p>Lalu, Apa yang Sebenarnya Dituntut dari Orang Beriman? Bagi saya, pertanyaan yang lebih krusial bukanlah, &ldquo;Apakah orang yang tidak percaya Tuhan bisa menjadi baik?&rdquo;</p> <p>Jawabannya: tentu bisa. Pertanyaan yang lebih krusial bagi orang percaya justru adalah: &ldquo;Apakah keagamaan aku membikin aku menjadi manusia yang lebih baik?&rdquo;</p> <p>Apakah setelah giat salat kita menjadi lebih jujur? Apakah setelah membaca Al-Qur&rsquo;an kita menjadi lebih adil? Apakah setelah berpuasa kita menjadi lebih peka terhadap penderitaan orang miskin? Apakah setelah pergi haji kita menjadi lebih rendah hati? Apakah setelah banyak berdzikir kita menjadi lebih halus kepada famili dan tetangga?</p> <p>Jika jawabannya belum, mungkin ada sesuatu yang perlu kita renungkan dan penilaian dalam keberagamaan kita.</p> <p>Sebab, tujuan kepercayaan bukan sekadar membikin manusia kelihatan saleh, tetapi membentuk manusia yang saleh sekaligus membawa kemaslahatan bagi kehidupan.</p> <p>Al-Qur&rsquo;an terlebihlagi menggambarkan misi kerasulan dengan sangat indah:</p> <p>&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575; &#1571;&#1614;&#1585;&#1618;&#1587;&#1614;&#1604;&#1618;&#1606;&#1614;&#1575;&#1603;&#1614; &#1573;&#1616;&#1604;&#1614;&#1617;&#1575; &#1585;&#1614;&#1581;&#1618;&#1605;&#1614;&#1577;&#1611; &#1604;&#1616;&#1617;&#1604;&#1618;&#1593;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614;&#1605;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614;</p> <p>Artinya; &ldquo;Tidaklah Kami mengutus engkau melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.&rdquo; (QS. al-Anbiy&#257;&rsquo; [21]: 107).</p> <p>Jika kepercayaan membawa rahmat, maka kedatangan orang berkeyakinan seharusnya juga menghadirkan rahmat. Bukan menakut-nakuti. Bukan merendahkan. Bukan memusuhi. Melainkan membikin hayat menjadi lebih adil, lebih manusiawi, dan lebih bermartabat.</p> <p>Pada akhirnya, riset tentang penduduk sekuler mungkin tidak mesti kita baca semata-mata sebagai pertanyaan, &ldquo;Perlukah manusia kepada Tuhan?&rdquo;</p> <p>Pertanyaan itu terlalu besar untuk dijawab cuma dengan keterangan sosiologis. Pertanyaan yang lebih menarik justru adalah: sepertiapa manusia menjadi baik, dari mana moralitas memperoleh kekuatannya, dan apa yang membikin seseorang statis memilih kebaikan ketika tidak ada seorang pun yang melihat?</p> <p>Bagi seorang Muslim, jawabannya tidak cuma eksis pada aturan, tetapi juga pada kesadaran bahwa hidup adalah amanah dan bahwa setiap perbuatan memiliki pertanggungjawaban di depan Allah.</p> <p>Maka, tantangan terbesar orang percaya sebenarnya bukanlah membuktikan bahwa orang lain membutuhkan Tuhan.</p> <p>Tantangan terbesar kita adalah menghadirkan bukti itu melalui hayat kita sendiri: bahwa kepercayaan kepada Tuhan dapat melahirkan manusia yang lebih adil, lebih penyayang, lebih jujur, dan lebih berguna bagi sesama.</p> <p>Sebab, pada akhirnya, mungkin orang tidak selalu tertarik pada seberapa sering kita berbicara tentang Tuhan. Mereka justru mau melihat satu hal yang sederhana tetapi sangat penting: Apa yang menjadi lebih baik dalam hayat manusia karena kita percaya kepada Tuhan? <em>Wa Allahu a&rsquo;lam bis shawab.</em></p> <p><em>&mdash;&mdash;&mdash;&mdash;-</em></p> <p><em>Abdul Mustaqim, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta</em></p> <div> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/islami" target="_blank" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> <img src="https://bincangsyariah.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-20.44.10.jpeg" alt="Sertifikasi Halal"> </a> </p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/masyarakat-tanpa-tuhan-benarkah-tanpa-moral-170840</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 04:14:52 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Mengenal Beras Fortifikasi: Kandungan Nutrisi, dan Manfaatnya]]></title> <description><![CDATA[Mengenal Beras Fortifikasi: Kandungan Nutrisi, dan Manfaatnya. beras fortifikasi adalah – Pernah nggak sih Grameds merasa sudah makan nasi tiga kali sehari, tapi tubuh rasanya statis gampang lelah, lesu, maupun kurang fokus sa...]]></description> <media:thumbnail url="https://images.pexels.com/photos/36346840/pexels-photo-36346840.jpeg"/> <category><![CDATA[Sastra]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/mengenal-beras-fortifikasi-kandungan-nutrisi-dan-manfaatnya-170842</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><strong>beras fortifikasi adalah</strong><span> &ndash; </span><span>Pernah nggak sih Grameds merasa sudah makan nasi tiga kali sehari, tapi tubuh rasanya statis gampang lelah, lesu, maupun kurang fokus saat beraktivitas? Atau mungkin Grameds sering mendengar isu kesehatan nasional seputar </span><i><span>stunting</span></i><span> dan anemia yang terus jadi dialog hangat di media sosial?</span></p> <p><span>Sebagai penduduk Indonesia, nasi memang sudah jadi makanan pokok yang wajib ada di meja makan. Ibaratnya, belum bisa dinamakan &ldquo;makan&rdquo; jika perut belum kemasukan nasi!&nbsp;</span></p> <p><span>Sayangnya, beras putih konvensional yang biasa kita konsumsi sehari-hari sebenarnya sudah kehilangan banyak kandungan gizi mikro akibat proses penggilingan dan penyosohan yang berulang-ulang.</span></p> <p><span>Di sinilah pembaruan teknologi pangan datang membawa berita baik. Saat ini, sedang populer sebuah istilah dalam bumi kesehatan dan pangan, yaitu beras fortifikasi.&nbsp;</span></p><div id="maste-2091941373"> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <p><span>Lantas, sebenarnya apa sih beras fortifikasi adalah hal yang membedakannya dengan beras biasa? Mengapa pembaruan ini digadang-gadang sebagai senjata ampuh melawan kurang gizi nasional?&nbsp;</span></p> <p><span>Yuk, kita operasi tuntas secara detail dari definisi, proses pembuatan, khasiat kesehatan, hingga panduan mengolahnya secara tepat!</span></p> <h2><span id="Apa_Itu_Beras_Fortifikasi_Memahami_Definisi_dan_Konsep_Dasarnya"></span>Apa Itu Beras Fortifikasi? Memahami Definisi dan Konsep Dasarnya<span></span></h2> <p><span>Beras fortifikasi adalah beras putih biasa yang telah diperkaya dengan penambahan mikro-nutrisi krusial seperti beragam jenis vitamin dan mineral.&nbsp;</span></p> <p><span>Pada pembuatan beras organik, ada sejumlah vitamin yang hilang selama proses penyosohan maupun memang tidak terdapat secara alami dalam bulir beras.</span></p> <p><span>Istilah &ldquo;fortifikasi&rdquo; sendiri berasal dari bahasa Latin </span><i><span>fortificare</span></i><span> yang berarti &ldquo;memperkuat&rdquo;. Jadi secara harfiah, fortifikasi pangan adalah upaya sengaja untuk menguatkan harga gizi suatu bahan makanan pokok agar penduduk yang mengonsumsinya mendapatkan asupan nutrisi yang lebih seimbang tanpa mesti mengubah pola makan harian mereka.</span></p> <p><span>Dikutip dari penerbitan resmi </span><i><span>World Health Organization</span></i><span> (WHO), program fortifikasi beras merupakan salah satu strategi intervensi gizi penduduk yang paling ampuh dan hemat biaya (</span><i><span>cost-effective</span></i><span>).&nbsp;</span></p> <p><span>Mitos yang sering beredar di penduduk adalah menganggap beras fortifikasi sebagai beras rekayasa genetika (GMO) maupun beras berbahan kimia berbahaya.&nbsp;</span></p> <p><span>Padahal, nutrisi yang ditambahkan adalah vitamin dan mineral alami murni yang dibutuhkan oleh tubuh manusia setiap harinya.</span></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/product-metas/smssdcpli3.png" alt=" Membongkar Tata Kelola Pangan Indonesia" width="349" height="540"></a></p> <h2><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></h2> <h2><span id="Mengapa_Beras_Biasa_Membutuhkan_Fortifikasi"></span>Mengapa Beras Biasa Membutuhkan Fortifikasi?<span></span></h2> <p><span>Banyak Grameds yang mungkin bertanya-tanya: </span><i><span>&ldquo;Bukannya dari era buyut moyang kita sudah makan beras biasa dan statis sehat-sehat saja?&rdquo;</span></i></p> <p><span>Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu memahami sisi agronomi dan industri pengolahan pangan modern:</span></p> <h4><span id="1_Kehilangan_Nutrisi_Saat_Penggilingan_Milling_Process"></span><strong>1. Kehilangan Nutrisi Saat Penggilingan (<i>Milling Process</i>)</strong><span></span></h4> <p><span>Bulir padi utuh sebenarnya kaya akan serat, vitamin, dan mineral pada bagiankecil dedak (</span><i><span>bran</span></i><span>) dan benih (</span><i><span>germ</span></i><span>).&nbsp;</span></p> <p><span>Namun, demi menghasilkan beras putih yang bersih, mengkilap, dan tahan durasi saat disimpan, lapisan luar tersebut dikupas habis. Akibatnya, beras putih murni sebagian besar cuma menyisakan karbohidrat sederhana.</span></p> <h4><span id="2_Ancaman_Hidden_Hunger_Kelaparan_Tersembunyi"></span>2. Ancaman <i>Hidden Hunger</i> (Kelaparan Tersembunyi)<span></span></h4> <p><span>Banyak orang merasa kenyang secara jumlah karena makan nasi banyak, tetapi tubuh mereka sebenarnya &ldquo;kelaparan&rdquo; asupan mikronutrien (zat besi, asam folat, seng, dan vitamin B12).&nbsp;</span></p> <p><span>Kondisi inilah yang memicu tingginya bilangan anemia dan gangguan tumbuh bunga di Indonesia.</span></p> <h2><span id="Kandungan_Nutrisi_Utama_di_Dalam_Beras_Fortifikasi"></span><strong>Kandungan Nutrisi Utama di Dalam Beras Fortifikasi</strong><span></span></h2> <p><span>Dikutip dari panduan </span><i><span>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia</span></i><span> (Kemenkes RI), beras fortifikasi yang beredar resmi di Indonesia dianjurkan hamil beberapa jenis mikronutrien wajib dan pelengkap berikut ini:</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Jenis Nutrisi</b></td> <td><b>Peran dan Fungsi Utama bagi Tubuh</b></td> <td><b>Efek Jika Kekurangan (Defisiensi)</b></td> </tr> <tr> <td><span>Zat Besi (Fe)</span></td> <td><span>Membantu pembentukan hemoglobin darah untuk mengangkut oksigen.</span></td> <td><span>Anemia, tubuh cepat lelah, IQ dan fokus menurun.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Asam Folat (Vitamin B9)</span></td> <td><span>Mengoptimalkan pembentukan sel darah merah dan evolusi otak janin.</span></td> <td><span>Risiko tidak sempurna tabung saraf (</span><i><span>spina bifida</span></i><span>) pada bayi baru lahir.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Vitamin A</span></td> <td><span>Menjaga kesehatan mata, integritas kulit, dan kekebalan tubuh.</span></td> <td><span>Rabun dekat, kulit kering, dan daya tahan tubuh lemah.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Seng (Zinc / Zn)</span></td> <td><span>Mendukung imunitas, pengobatan luka, dan pertumbuhan jasmani anak.</span></td> <td><i><span>Stunting</span></i><span> (kerdil), infeksi berulang, dan pemulihan lambat.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Vitamin B1, B3, B6, B12</span></td> <td><span>Mengoptimalkan metabolisme daya dan mekanisme saraf pusat.</span></td> <td><span>Penyakit beri-beri, gangguan saraf, dan gampang depresi.</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/items/sfdjss.jpg" alt="Gizi Ibu&amp;Bayi" width="347" height="514"></a></p> <h2><strong><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></strong></h2> <h2><span id="Bagaimana_Proses_Pembuatan_Beras_Fortifikasi"></span><strong>Bagaimana Proses Pembuatan Beras Fortifikasi?</strong><span></span></h2> <p><span>Pembuatan beras fortifikasi bukanlah sekadar menyemprotkan cairan vitamin ke atas tumpukan beras di karung, Grameds! Jika cuma disemprot, nutrisi tersebut akan langsung larut dan hilang terbuang saat beras dicuci sebelum dimasak.</span></p> <p><span>Dikutip dari jurnal teknologi pangan terbitan </span><i><span>Badan Riset dan Inovasi Nasional</span></i><span> (BRIN), pembuatan beras fortifikasi skala industri umumnya menggunakan metode ekstrusi panas (</span><i><span>hot extrusion</span></i><span>):</span></p> <h4><span id="1_Pengolahan_Tepung_Premix_Formulation"></span><strong>1. Pengolahan Tepung (<i>Premix Formulation</i>)</strong><span></span></h4> <p><span>Beras patah (</span><i><span>broken rice</span></i><span>) hasil penggilingan dihancurkan menjadi tepung halus, kemudian dicampur secara presisi dengan premix vitamin dan mineral.</span></p> <h4><span id="2_Pencetakan_Bulir_Extrusion"></span><strong>2. Pencetakan Bulir (<i>Extrusion</i>)</strong><span></span></h4> <p><span>Adonan tepung ber-nutrisi tersebut dimasukkan ke dalam mesin ekstruder panas untuk dicetak balik menjadi bulir-bulir beras buatan (</span><i><span>Fortified Rice Kernel</span></i><span> / FRK) yang bentuk, warna, dan ukurannya persis seperti beras alami.</span></p> <h4><span id="3_Pencampuran_Blending"></span><strong>3. Pencampuran (<i>Blending</i>)</strong><span></span></h4> <p><span>Bulir FRK yang kaya gizi ini kemudian dicampurkan ke dalam beras putih biasa dengan rasio komposisi tertentu (umumnya 1% FRK berbanding 99% beras standar).</span></p> <p><span>Meskipun sama-sama populer sebagai pilihan pangan sehat di Indonesia, beras fortifikasi, beras organik, dan beras merah sebenarnya memiliki konsep, proses produksi, serta profil nutrisi yang berbeda mendasar.</span></p> <p><span>Berikut adalah komparasi mendalam ketiga jenis beras tersebut dari kacamata teknologi pangan dan ilmu gizi:</span></p> <h2><span id="Tabel_Perbandingan_Jenis_Beras"></span><strong>Tabel Perbandingan Jenis Beras</strong><span></span></h2> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Parameter</b></td> <td><b>Beras Fortifikasi</b></td> <td><b>Beras Organik</b></td> <td><b>Beras Merah</b></td> </tr> <tr> <td><span>Konsep Utama</span></td> <td><span>Beras putih biasa yang diperkaya mikronutrien tambahan buatan industri.</span></td> <td><span>Beras yang dibudidayakan tanpa bahan kimia sintetis (pestisida/pupuk buatan).</span></td> <td><span>Varietas beras alami dengan pigmen antosianin dan lapisan katul (</span><i><span>bran</span></i><span>) utuh.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Proses Pengolahan</span></td> <td><span>Beras patah ditepungkan, dicampur premiks vitamin/mineral, diekstrusi jadi bulir FRK, kemudian dicampur ke beras biasa (1:99).</span></td> <td><span>Ditanam secara alami; penggilingan bisa menjadi beras putih organik maupun pecah kulit organik.</span></td> <td><span>Penggilingan minimal (</span><i><span>pecah kulit</span></i><span>) agar lapisan dedak dan benih padi tidak terkelupas.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Profil Gizi Unggulan</span></td> <td><span>Kaya Zat Besi, Asam Folat, Seng (</span><i><span>Zinc</span></i><span>), serta Vitamin B1, B3, B6, B12 (sesuai formulasi premiks).</span></td> <td><span>Bebas residu kimia sintetis; kandungan nutrisi alami padi statis terjaga sesuai varietasnya.</span></td> <td><span>Sangat tinggi Serat Pangan, Antosianin (antioksidan), Magnesium, serta Indeks Glikemik (GI) rendah.</span></td> </tr> <tr> <td><span>Target Utama Kesehatan</span></td> <td><span>Mengatasi </span><i><span>stunting</span></i><span>, defisiensi mikronutrien, dan anemia pada skala penduduk luas.</span></td> <td><span>Menghindari paparan zat kimia rapuh dan mendukung corak hidup ramah lingkungan.</span></td> <td><span>Mengontrol kadar gula darah (diabetes), menurunkan kolesterol, dan menjaga bermutu badan.</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/items/GIZIKESEHATAN_MASYARAKAT.jpg" alt="Gizi dan Kesehatan Masyarakat" width="346" height="525"></a></p> <p><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <h4><span id="1_Perbedaan_dari_Segi_Proses_Pengolahan_Budi_Daya"></span><strong>1. Perbedaan dari Segi Proses Pengolahan &amp; Budi Daya</strong><span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Fortifikasi:</span></li> </ul> <p><span>Fokusnya ada pada proses pascapanen di pabrik. Pengolahannya menggunakan teknologi </span><i><span>hot extrusion</span></i><span>, di mana beras pecah diolah menjadi tepung, dicampur premiks vitamin dan mineral, kemudian dicetak ulang menjadi bulir </span><i><span>Fortified Rice Kernel</span></i><span> (FRK) sebelum dicampur ke beras putih standar.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Organik:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Fokusnya ada pada mekanisme budi daya di sawah. Padi ditanam di tanah yang terbebas dari pestisida, herbisida, dan pupuk kimia buatan selama bertahun-tahun, menggunakan pupuk kompos/kandang serta pengelolaan pengganggu alami.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Merah:</span></li> </ul> <p><span>Fokusnya ada pada genetika varietas dan teknik penyosohan. Warna merahnya berasal dari kandungan antosianin alami pada lapisan aleuron. Saat diproses, beras ini tidak disosoh hingga putih bersih agar lapisan kulit ari (</span><i><span>bran</span></i><span>) yang kaya serat tidak hilang.</span></p> <h4><span id="2_Perbedaan_dari_Segi_Kandungan_Gizi"></span>2. Perbedaan dari Segi Kandungan Gizi<span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Fortifikasi:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Memiliki kadar karbohidrat seperti beras putih biasa, namun unggul dalam mikronutrien khusus yang ditambahkan secara terukur (terutama Zat Besi, Asam Folat, Seng, dan Vitamin B kompleks) yang biasanya hilang saat penggilingan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Organik:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Kandungan gizi makro dan mikronya murni mengandalkan nutrisi alami varietas padi tersebut, namun memiliki kelebihan bebas dari residu logam bermutu maupun kimia pestisida sehingga lebih terlindungi bagi mekanisme pencernaan sensitif.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Merah:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Kaya akan serat kasar, senyawa antioksidan tinggi (antosianin), serta mineral alami seperti Magnesium dan Mangan. Kandungan seratnya yang tinggi membikin karbohidrat di dalamnya dicerna lebih lambat oleh tubuh.</span></p> <h4><span id="3_Perbedaan_Manfaat_Kesehatan_Peruntukan"></span>3. Perbedaan Manfaat Kesehatan &amp; Peruntukan<span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Fortifikasi:</span></li> </ul> <p><span>Sangat ampuh untuk mencegah anemia, mendukung tumbuh bunga anak (</span><i><span>stunting</span></i><span>), serta memenuhi kebutuhan gizi harian famili tanpa perlu mengubah rasa maupun tekstur nasi putih favorit masyarakat.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Organik:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Sangat cocok untuk bayi (sebagai bahan MPASI), lansia, maupun orang dengan pandemi autoimun/alergi yang perlu meminimalkan masuknya paparan zat kimia ke dalam tubuh.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras Merah:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Pilihan utama untuk penderita kencing manis melitus dan pelaku program diet, karena harga Indeks Glikemik&nbsp; yang rendah membantu mencegah lonjakan gula darah mendadak serta memberikan rasa kenyang lebih lama.</span></p> <h2><span id="Ciri_Beras_Fortifikasi"></span><strong>Ciri Beras Fortifikasi</strong><span></span></h2> <p><span>Di tengah maraknya isu tentang beras fortifikasi palsu, krusial adanya untuk mengenal ciri khas beras fortifikasi.&nbsp;</span></p> <p><span>Secara kasat mata, beras fortifikasi sengaja dirancang agar tampak dan terasa sangat mirip dengan beras putih biasa.&nbsp;</span></p> <p><span>Namun, jika diperhatikan lebih detail, beras fortifikasi memiliki beberapa ciri khas khas yang membedakannya:</span></p> <h4><span id="1_Adanya_Kehadiran_Bulir_Fortified_Rice_Kernel_FRK"></span>1. Adanya Kehadiran Bulir <i>Fortified Rice Kernel</i> (FRK)<span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Perbedaan Bulir yang Halus</span></li> </ul> <p><span>Jika diperhatikan dengan teliti di antara tumpukan beras, Grameds akan menemukan sedikit bulir (sekitar 1% dari total beras) yang bentuk dan permukaannya sedikit lebih halus, konsisten, dan memiliki warna yang sangat seragam. Bulir ini adalah bulir FRK buatan yang terbuat dari tepung beras bercampur premiks vitamin dan mineral.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Perilaku Saat Direndam/Dimasak</span></li> </ul> <p><span>Bulir FRK dirancang agar tidak hancur saat dicuci perlahan dan menyatu sempurna dengan beras putih biasa saat dimasak menjadi nasi.</span></p> <h4><span id="2_Tekstur_dan_Rasa_Setelah_Dimasak"></span>2. Tekstur dan Rasa Setelah Dimasak<span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Tekstur Nasi Tetap Pulen</span></li> </ul> <p><span>Setelah dimasak menjadi nasi, tekstur, kelembutan, dan rasa beras fortifikasi sama persis seperti nasi putih biasa (tidak pera maupun keras).</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Tidak Berbau Kimia/Obat</span></li> </ul> <p><span>Meskipun diperkaya dengan beragam zat besi, seng, dan vitamin, nasi hasil fortifikasi tidak berbau amis, pahit, maupun beraroma obat.</span></p> <h4><span id="3_Informasi_dan_Label_pada_Kemasan"></span>3. Informasi dan Label pada Kemasan<span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Labeling Khusus</span></li> </ul> <p><span>Pada bungkusan resmi tertera keterangan jelas seperti &ldquo;Beras Fortifikasi&rdquo;, &ldquo;Beras Bervitamin&rdquo;, maupun logo/klaim pengayaan gizi dari produsen (misalnya Bulog maupun produsen beras swasta).</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Daftar Komposisi Nutrisi (</span><i><span>Nutrition Facts</span></i><span>)</span></li> </ul> <p><span>Di bagiankecil belakang bungkusan mencantumkan secara rinci jenis mikronutrien yang ditambahkan, seperti:</span></p> <ul> <li aria-level="2"><span>Zat Besi (Fe)</span></li> <li aria-level="2"><span>Asam Folat (Vitamin B9)</span></li> <li aria-level="2"><span>Seng (Zinc)</span></li> <li aria-level="2"><span>Vitamin B1, B3, B6, B12, dan Vitamin A</span></li> </ul> <h4><span id="4_Daya_Simpan_dan_Ketahanan"></span>4. Daya Simpan dan Ketahanan<span></span></h4> <ul> <li aria-level="1"><span>Beras fortifikasi memiliki ketahanan simpan yang sama baiknya dengan beras putih biasa jika disimpan di tempat kering dan tertutup. Nutrisi di dalam bulir FRK telah dikunci melalui proses ekstrusi panas sehingga tidak gampang menguap maupun rusak selama gudang standar.</span></li> </ul> <h2><span id="Deretan_Manfaat_Beras_Fortifikasi_untuk_Kesehatan_Keluarga"></span><strong>Deretan Manfaat Beras Fortifikasi untuk Kesehatan Keluarga</strong><span></span></h2> <p><span>Mengingat nasi adalah makanan yang dikonsumsi saban hari, bergeser ke beras fortifikasi memberikan beragam akibat positif bagi kesehatan jangka panjang:</span></p> <h4><span id="1_Mencegah_dan_Mengatasi_Stunting_pada_Anak"></span>1. Mencegah dan Mengatasi Stunting pada Anak<span></span></h4> <p><i><span>Stunting</span></i><span> adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Asupan seng (</span><i><span>zinc</span></i><span>), zat besi, dan vitamin B kompleks dari beras fortifikasi sangat ampuh merangsang pertumbuhan tulang serta jaringan otak anak secara optimal.</span></p> <h4><span id="2_Mengurangi_Risiko_Anemia_pada_Remaja_dan_Ibu_Hamil"></span>2. Mengurangi Risiko Anemia pada Remaja dan Ibu Hamil<span></span></h4> <p><span>Anemia defisiensi zat besi statis menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama pada remaja putri dan ibu hamil. Konsumsi rutin beras yang diperkaya zat besi dan asam folat membantu menaikkan kadar hemoglobin darah secara alami tanpa perlu bersandar penuh pada tablet tambah darah (</span><i><span>TTD</span></i><span>).</span></p> <h4><span id="3_Meningkatkan_Stamina_dan_Konsentrasi_Kerja"></span><strong>3. Meningkatkan Stamina dan Konsentrasi Kerja</strong><span></span></h4> <p><span>Vitamin B1, B3, dan B12 berguna sebagai koenzim yang merubah karbohidrat dari nasi menjadi daya siap pakai. Bagi Grameds yang punya agenda kuliah maupun kerjaan padat, asupan daya yang stabil ini bikin tubuh nggak gampang </span><i><span>brain fog</span></i><span> maupun mengantuk di siang hari.</span></p> <h4><span id="4_Memperkuat_Sistem_Kekebalan_Tubuh_Immune_System"></span>4. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh (Immune System)<span></span></h4> <p><span>Kombinasi Vitamin A dan Seng (</span><i><span>Zinc</span></i><span>) beraksi sebagai kubu pertahanan alami tubuh dalam melawan infeksi mikroba dan virus, sehingga famili di rumah tidak gampang jatuh sakit saat fluktuasi cuaca ekstrim.</span></p> <h2><span id="Tips_Mengolah_dan_Memasak_Beras_Fortifikasi_Agar_Nutrisinya_Tidak_Hilang"></span>Tips Mengolah dan Memasak Beras Fortifikasi Agar Nutrisinya Tidak Hilang<span></span></h2> <p><span>Meskipun bulir fortifikasi (FRK) sudah dirancang tahan terhadap proses memasak biasa, ada beberapa teknik mengolah nasi yang wajib Grameds perhatikan agar nutrisinya statis utuh 100%:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Jangan Mencuci Beras Terlalu Sering/Keras:&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Cukup cuci beras 1 &ndash; 2 kali saja dengan air bersih secara perlahan. Jangan meremas beras terlalu kuat karena dapat mengikis lapisan nutrisi mikronya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Jangan Merendam Beras Terlalu Lama</span></li> </ul> <p><span>Merendam beras di dalam air selama berjam-jam sebelum dimasak bisa membikin sebagian vitamin larut air (seperti Vitamin B kompleks) terbuang saat air rendaman dibuang.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Gunakan Takaran Air yang Pas: Gunakan rasio air sesuai instruksi kemasan. Memasak dengan metode menanak nasi langsung di </span><i><span>rice cooker</span></i><span> jauh lebih baik daripada metode mengukus dengan membuang air tajin (</span><i><span>boiling and draining</span></i><span>).</span></li> </ul> <h3><span id="Kesimpulan"></span><strong>Kesimpulan</strong><span></span></h3> <p><span>Dapat kita simpulkan bahwa beras fortifikasi adalah solusi pembaruan pangan cerdas yang menggabungkan kepraktisan adat makan nasi dengan pemenuhan gizi seimbang.&nbsp;</span></p> <p><span>Secara umum, beras merah dianggap paling sehat untuk kesehatan jangka panjang dan pencegahan pandemi metabolik seperti diabetes.&nbsp;</span></p> <p><span>Hal ini disebabkan karena beras merah tidak mengalami proses penyosohan habis, sehingga statis mempertahankan lapisan kulit ari (</span><i><span>bran</span></i><span>) yang kaya akan serat alami, antosianin (antioksidan tinggi), serta memiliki Indeks Glikemik (GI) yang rendah untuk menjaga kadar gula darah statis stabil.&nbsp;</span></p> <p><span>Sementara itu, beras fortifikasi menjadi pilihan paling sehat dan tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi spesifik, terutama dalam mencegah anemia, </span><i><span>stunting</span></i><span>, dan defisiensi mikronutrien karena telah diperkaya zat besi, asam folat, seng, serta jajaran vitamin B.&nbsp;</span></p> <p><span>Di sisi lain, beras organik menawarkan kelebihan dari segi kebersihan bahan pangan karena dibudidayakan bebas dari residu pestisida dan pupuk kimia sintetis, sehingga sangat baik bagi penderita alergi, mekanisme pencernaan sensitif, maupun yang menerapkan corak hidup bersih.&nbsp;</span></p> <p><span>Dengan demikian, predikat yang &ldquo;paling sehat&rdquo; sangat bersandar pada kebutuhan tubuh Grameds: beras merah unggul untuk diet tinggi serat dan kontrol gula darah, beras fortifikasi terbaik untuk kecukupan vitamin/mineral harian, dan beras organik ideal untuk menghindari paparan bahan kimia.&nbsp;</span></p> <p><span>Melalui penambahan zat besi, asam folat, seng, serta jajaran vitamin esensial, beras fortifikasi terbukti menjadi cara nyata dalam memutus rantai </span><i><span>stunting</span></i><span>, mengatasi anemia, dan menaikkan kualitas hidup seluruh personel famili Indonesia tanpa perlu mengubah selera makan sehari-hari.</span></p> <p><span>Ingin mempelajari lebih banyak seputar ilmu gizi, kesehatan masyarakat, teknologi pangan modern, hingga buku resep olahan sehat lainnya?&nbsp;</span></p> <p><span>Grameds bisa menemukan beragam koleksi buku ilmu gizi, kesehatan populer, hingga panduan keilmuan terlengkap cuma di</span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"> <span>Gramedia.com</span></a><span>. Mari terus tingkatkan literasi hidup sehat dan wawasan sains kita berbareng Gramedia, karena dari piring makan yang sehat, lahir generasi masa depan bangsa yang cerdas dan kuat!</span></p> </div> </div> </div> </div><div> <div> <div> <figure> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"> <img alt="" src="https://secure.gravatar.com/avatar/0fad9aa1cbbb7c57fb8bcdc8bee889b8?s=160&amp;d=identicon&amp;r=g" srcset="https://secure.gravatar.com/avatar/0fad9aa1cbbb7c57fb8bcdc8bee889b8?s=160&amp;d=identicon&amp;r=g 2x" height="80" width="80" loading="lazy"> </a> </figure> <h2>Written by <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><span itemprop="name">Vania Andini</span></a></h2> <p>perempuan di balik layar. mengamati tren dalam industri literasi dan aktif membagikan ulasan buku serta menulis artikel.</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/mengenal-beras-fortifikasi-kandungan-nutrisi-dan-manfaatnya-170842</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 04:13:19 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Vania Andini)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Punya Wajah Bulat? Ini 5 Model Rambut yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Panjang]]></title> <description><![CDATA[Punya Wajah Bulat? Ini 5 Model Rambut yang Bikin Wajah Terlihat Lebih Panjang. Bingung memilih haircut untuk wajah bulat? Intip lima model rambut yang bisa memberikan efek wajah lebih panjang dan kelihatan lebih balance. Punya wajah bulat d...]]></description> <media:thumbnail url="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2223179545-scaled.jpg"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/punya-wajah-bulat-ini-5-model-rambut-yang-bikin-wajah-terlihat-lebih-panjang-170843</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div id="quiz-script"> <blockquote> <p><em><b>Bingung memilih haircut untuk wajah bulat? Intip lima model rambut yang bisa memberikan efek wajah lebih panjang dan kelihatan lebih balance.</b></em></p> </blockquote> <p><span>Punya wajah bulat dan gemar bingung memilih model rambut yang <em>flattering</em>? <em>Maybe</em> Anda pernah mengalami, model rambut yang kelihatan <em>gorgeous</em> di orang lain justru bikin wajah kelihatan semakin penuh saat dicoba sendiri.</span></p> <p><span>Sebenarnya, nggak ada ketentuan jika pemilik wajah bulat cuma boleh punya model rambut tertentu. Tekstur, ketebalan rambut, fitur wajah, dan individual <em>style</em> juga statis perlu dipertimbangkan. Namun, ada beberapa <em>haircut</em> yang bisa membantu memberikan efek wajah lebih panjang dan berdimensi. Yuk, intip apa saja <em>haircut</em> yang cocok untuk kamu, </span><span><em>Let&rsquo;s check it out!</em></span></p> <h2><b><i>Midi haircut</i> dengan <i>long layers</i>&nbsp;</b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-135x180.jpg" alt="rambut " width="675" height="900" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-scaled.jpg 1920w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-225x300.jpg 225w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-600x800.jpg 600w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-768x1024.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-1152x1536.jpg 1152w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-1536x2048.jpg 1536w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-161x215.jpg 161w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2167154479-135x180.jpg 135w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span>Kalau Anda belum siap dengan rambut super singkat maupun terlalu panjang, midi haircut bisa jadi pilihan yang cukup terlindungi <em>for you</em>, <em>lho</em>. </span><span>Potongan sekitar bahu hingga sedikit di bawahnya akan kelihatan lebih <i>flattering</i> dengan <i>long layers </i>yang membingkai wajah. Layer yang jatuh di sekitar hidung hingga mulut dapat membantu menciptakan efek wajah lebih panjang sekaligus memberikan <em>movement</em> pada rambut.</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Tutorial Baddie Makeup yang Lagi Viral, Tips Biar Wajah Terlihat Flawless</a></strong></em></p> <h2><b>Rambut panjang dengan <i>curtain bangs</i>&nbsp;</b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-220x147.jpg" alt="" width="675" height="451" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-scaled.jpg 2560w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-800x534.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-768x513.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-1536x1025.jpg 1536w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-2048x1367.jpg 2048w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-988693376-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span><i>Long hair</i> statis bisa kelihatan cantik pada <em>round face</em>, <em>lho</em>! Kuncinya ada pada panjang dan <i>movement</i> rambut. Nah, c</span><span>oba Anda pilih rambut yang melewati tulang selangka, kemudian tambahkan <em>curtain bangs</em> dan layer di bagiankecil bawah. Kombinasi ini bisa membantu memberikan kesan wajah lebih panjang tanpa membikin rambut kelihatan terlalu berat. Kalau Anda belum rela pangkas rambut pendek, <em>this one could be your pick!</em></span></p> <h2><b><i>Side-swept bangs</i></b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-220x147.jpg" alt="rambut 3" width="675" height="450" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-scaled.jpg 2560w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-800x533.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-768x512.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-1536x1024.jpg 1536w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-2048x1366.jpg 2048w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-108126132-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span>Kamu pengen punya poni tapi takut wajah kelihatan makin bulat? Coba <em>side-swept bangs</em>, <em>deh</em>! </span><span>Poni yang diarahkan ke samping menciptakan garis diagonal pada wajah sehingga memberikan imajinasi wajah lebih panjang dan <em>balanced</em>. Model ini juga <i>versatile</i> karena statis cocok saat rambut digerai, dibuat <i>ponytail</i>, maupun <i>messy bun</i>. </span><span>Untuk Anda yang punya rambut curly, sebaiknya pilih layer yang lebih panjang agar volume nggak menumpuk di sekitar pipi, ya.</span></p> <h2><b><i>Pixie</i> maupun <i>bixie</i></b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-220x147.jpg" alt="rambut 2" width="675" height="450" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-scaled.jpg 2560w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-800x533.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-768x512.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-1536x1024.jpg 1536w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-2048x1365.jpg 2048w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-873755234-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Round face</a> bukan berarti mesti jauh-jauh dari rambut pendek. <i>Pixie</i> maupun <i>bixie</i> juga bisa kelihatan super <i>cute</i> dengan potongan yang tepat. </span><span>Pilih model dengan bagiankecil samping, <em>sideburns</em>, dan poni yang sedikit lebih panjang. Detail ini dapat membantu menciptakan imajinasi wajah lebih <em>elongated</em>, terlebihlagi jika ditata ke arah samping. Cocok amat b</span><span>uat Anda yang lagi mau tampil beda, <em>this might be the sign to go short!</em></span></p> <h2><b><i>Soft lob</i></b></h2> <p><img loading="lazy" src="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-220x147.jpg" alt="rambut wajah bulat" width="675" height="450" srcset="https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-scaled.jpg 2560w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-300x200.jpg 300w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-800x533.jpg 800w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-768x512.jpg 768w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-1536x1024.jpg 1536w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-2048x1365.jpg 2048w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-450x300.jpg 450w, https://editorial.femaledaily.com/wp-content/uploads/2026/09/iStock-2278217168-220x147.jpg 220w" sizes=" 675px) 100vw, 675px"></p> <p><span><em>Last but not least</em>, ada <em>soft lob</em>, yaitu bob dengan panjang sekitar bahu dan layer yang <i>subtle</i>. </span><span>Model ini bisa ditata lurus untuk <i>look</i> yang <em>sleek</em> maupun diberi sedikit <i>wave</i> agar lebih <i>effortless</i>. Hindari terlalu banyak volume di sisi wajah karena bisa membikin wajah kelihatan semakin lebar, ya. </span><span>Selain <em>haircut</em>, Anda juga bisa mencoba <i>side part</i>. Belahan samping dapat memberikan volume di bagiankecil atas sekaligus membantu membikin wajah kelihatan lebih <em>balance</em>.</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Penasaran Penyakit Kulit Apa Saja? Kenali Jenis Penyebab dan Cara Mengatasinya</a></strong></em></p> <h2><b><em>So</em>, apa pemilik wajah bulat mesti menghindari rambut pendek?&nbsp;</b></h2> <p><span>Nggak juga, kok! Bentuk wajah memang bisa menjadi pertimbangan, tetapi bukan ketentuan yang mesti diikuti secara <em>strict</em>. Kalau Anda memang mau memberikan efek wajah lebih panjang, bisa bermain dengan <em>long layers, face-framing, movement,</em> volume di bagiankecil atas, dan <em>side part</em>.</span></p> <p><span>Intinya, Anda pilih <i>haircut</i> yang sesuai dengan tekstur rambut dan individual <i>style</i> pribadi saja, ya! Karena haircut yang paling <i>flattering</i> adalah yang bikin Anda merasa <em>confident</em> saat memakainya. Silahkan dicoba dan boleh </span><i><span>comment </span></i><span>di bawah ya, mana yang potongan rambut yang paling cocok untuk kamu?&nbsp;</span></p> <p><em><strong>Baca juga: <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank">Mau Rambut Cepat Panjang dan Tebal? Coba 5 Cara Ini Biar Nggak Mudah Rontok</a></strong></em></p> <p><em>image: iStock</em></p> </div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/punya-wajah-bulat-ini-5-model-rambut-yang-bikin-wajah-terlihat-lebih-panjang-170843</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 04:00:42 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Arishacha)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Tipe Orang yang Sering Membuatmu Meragukan Diri Sendiri]]></title> <description><![CDATA[Tipe Orang yang Sering Membuatmu Meragukan Diri Sendiri. Tipe orang yang sering membuatmu meragukan diri sendiri bisa muncul dalam hubungan sehari-hari. Kenali metode mereka memengaruhi keyakinanmu terhadap perasaanmu!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/09/tipe-orang-yang-membuatmu-meragukan-diri-sendirifoto-magnific-1788957289259_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/tipe-orang-yang-sering-membuatmu-meragukan-diri-sendiri-170845</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <p>Pernah nggak, Beauties, setelah ngobrol dengan seseorang Anda malah mempertanyakan dirimu sendiri? Padahal sebelumnya Anda percaya dengan emosi maupun pendapatmu, tetapi setelah mendengar perkataannya, tiba-tiba muncul pikiran, &ldquo;Jangan-jangan aku memang salah, ya?&rdquo;</p> <p>Situasi seperti ini bisa terjadi ketika Anda salingberhadapan dengan jenis orang yang sering membuatmu meragukan diri sendiri. Mereka belum tentu selalu kelihatan kasar maupun sengaja menjatuhkanmu secara terang-terangan. Namun, metode mereka merespons perasaan, pendapat, maupun kesalahan masa kemudian bisa perlahan membikin kepercayaan dirimu ikut goyah.</p> <h2>Meremehkan Perasaan dan Pengalamanmu</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/09/meremehkan-perasaan-dan-pengalamanmufoto-magnific-1788957289431.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Meremehkan Perasaan dan Pengalamanmu/Foto: Magnific</p> </div> <p>Coba bayangkan Anda sedang bercerita kepada seseorang bahwa Anda merasa sangat buruk setelah mengalami sesuatu. Alih-alih mendengarkan, dia justru menjawab, &ldquo;Memangnya apa yang perlu disedihkan?&rdquo; maupun &ldquo;Kamu terlalu <em>lebay</em>.&rdquo; Pernah mendapat respons seperti ini, Beauties?</p> <p>Respons tersebut bukan sekadar perbedaan pendapat. Ketika seseorang terus-menerus mengatakan bahwa tidak ada karena bagimu untuk merasa sedih, kecewa, maupun terluka, pengalaman emosionalmu sedang dibuat seolah-olah tidak masuk akal.</p> <p>Lebih jauh lagi, mereka mungkin mengatakan, &ldquo;Nggak, Anda sebenarnya nggak merasa begitu,&rdquo; maupun menuduhmu selalu membesar-besarkan masalah. Akibatnya, Anda bisa mulai mempertanyakan diri sendiri, termasuk apakah reaksimu memang berlebihan maupun justru wajar.</p> <p>Padahal, orang lain tidak bisa menentukan apa yang Anda rasakan. Mereka boleh tidak memahami emosimu, tetapi bukan berarti emosi tersebut menjadi tidak valid. Jadi, jika Anda mulai sering berpikir, &ldquo;Apa aku terlalu sensitif?&rdquo;, coba lihat balik sepertiapa orang tersebut selama ini merespons emosimu.</p> <h2>Menyerang Bagian Dirimu yang Paling Rentan</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/09/menyerang-bagian-dirimu-paling-rentanfoto-magnific-1788957289583.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Menyerang Bagian Dirimu Paling Rentan/Foto: Magnific</p> </div> <p>Pernah sedang menyampaikan pendapat, tetapi lawan bicaramu malah mengomentari metode Anda berbicara? Misalnya, Anda sedang menerangkan pandangan mengenai suatu masalah, tetapi dia justru menyuruhmu selesai terbata-bata maupun mengoreksi pengucapanmu.</p> <p>Sekilas, komentar tersebut mungkin kelihatan seperti perbaikan biasa. Namun, konteksnya menjadi berbeda ketika hal itu digunakan untuk merendahkan kredibilitasmu. Kesulitan berbicara maupun pelafalan tertentu tidak membikin perspektif pandangmu otomatis menjadi kurang valid.</p> <p>Tipe orang yang sering membuatmu meragukan diri sendiri bisa menggunakan bagiankecil dirimu yang paling rapuh untuk mengalihkan perhatian dari isi pembicaraan. Daripada benar-benar menjawab argumenmu, mereka menyerang hal kecil yang tidak berhubungan dengan inti persoalan.</p> <p>Coba pikirkan, apakah Anda pernah tiba-tiba kehilangan kepercayaan diri cuma karena seseorang mengomentari kekuranganmu saat berdiskusi? Kalau iya, jangan buru-buru menganggap pendapatmu memang tidak layak didengar.</p> <h2>Mengungkit Kesalahan Masa Lalu untuk Menjatuhkan Perkataanmu</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/09/mengungkit-kesalahan-masa-lalufoto-magnific-1788957289735.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Mengungkit Kesalahan Masa Lalu/Foto: Magnific</p> </div> <p>Bayangkan Anda sedang menegur pasangan karena dia berteriak. Kamu mengatakan bahwa berbicara dengan bunyi tinggi bukan metode yang baik untuk menyelesaikan masalah. Namun, dia membalas, &ldquo;Kamu nggak berkuasa ngomong begitu. Lima tahun kemudian Anda juga pernah teriak ke aku.&rdquo;</p> <p>Kalau eksis di posisi tersebut, kira-kira Anda akan langsung merasa bersalah? Atau malah bingung karena pembicaraan tiba-tiba bergeser ke kesalahanmu bertahun-tahun lalu?</p> <p>Menggunakan kesalahan masa kemudian sebagai &ldquo;balasan&rdquo; sebenarnya bukan alasan yang benar-benar menjawab permasalahan saat ini. Pertama, respons tersebut lebih menyerupai karena untuk menghindari kritik daripada membahas perilaku yang sedang terjadi.</p> <p>Kedua, metode seperti ini seolah mengatakan bahwa seseorang tidak boleh berubah. Padahal, Anda bisa belajar dari kesalahan dan memiliki pemahaman yang berbeda setelah bertahun-tahun.</p> <p>Kalau Anda pernah berbuat sesuatu yang salah, tentu Anda statis berkewajiban terhadapnya. Namun, kesalahan tersebut tidak otomatis menghapus hakmu untuk memberikan gagasan hari ini. Meragukan diri karena terus dihadapkan pada kesalahan durasi cuma akan membuatmu sulit melihat evolusi yang sudah Anda lakukan.</p> <p>Beauties, berhubungan dengan orang lain memang berarti kita akan menemukan gagasan yang berbeda. Ada kalanya orang lain mengkritikmu dan kritik tersebut memang perlu didengarkan. Namun, kritik yang sehat seharusnya membahas persoalan, bukan membuatmu terus mempertanyakan harga dirimu.</p> <p>&nbsp;***</p> <p>Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke <strong>Buzznesia Community</strong>. Caranya <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/gaya-hidup" target="_blank" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(naq/naq)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/tipe-orang-yang-sering-membuatmu-meragukan-diri-sendiri-170845</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 04:00:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Potret Oki Setiana Dewi dan Anak-anak Kembali ke Mesir usai Liburan di Indonesia]]></title> <description><![CDATA[Potret Oki Setiana Dewi dan Anak-anak Kembali ke Mesir usai Liburan di Indonesia. Artis Oki Setiana Dewi balik ke Mesir usai menghabiskan liburan di Indonesia berbareng keluarganya. Intip potret kebersamaan Oki dan anak-anaknya di Mesir.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/17/oki-setiana-dewi-dan-anak-anak-kembali-ke-mesir-1789616163310_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Kesehatan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/potret-oki-setiana-dewi-dan-anak-anak-kembali-ke-mesir-usai-liburan-di-indonesia-170834</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <p>Artis Oki Setiana Dewi balik ke Mesir usai menghabiskan liburan di Indonesia berbareng keluarganya. Seperti diketahui, Oki berbareng suami dan empat anaknya telah dua tahun tinggal di Mesir. Selama di Mesir, Oki mengurus keempat anaknya sambil melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar. (Foto: Instagram @okisetianadewi)</p> </div> <div> <p>Melalui unggahan di Instagram, Oki membagikan momen saat kumpul berbareng ketiga anaknya di Kairo, Mesir. Mereka memilih untuk makan malam berbareng dan menikmati kondisi malam di kota Kairo. "<em>Cairo night</em>," tulis Oki di <em>caption</em> unggahan. (Foto: Instagram @okisetianadewi)</p> </div> <div> <p>Oki mengungkap bahwa ia dan anak-anaknya sudah balik berbuat rutinitas sesampainya di Mesir. Acara kumpul berbareng ini dilakukan agar anak-anaknya bisa istirahat sebentar untuk bersantai di tengah kesibukan. "Anak-anak sudah balik lagi dengan rutinitas belajar dan mengaji yang ketat. Malam ini, anak-anak refreshing dahulu berbareng kakak-kakaknya yang lain," kata Oki. (Foto: Instagram @okisetianadewi)</p> </div> <div> <p>Di <em>postingan</em> ini, Oki juga memberitahu ekspresi ceria keempat anaknya saat <em>quality time</em> bersama, Bunda. Oki mengharapkan anak-anaknya bisa selalu ceria dan tumbuh menjadi anak yang sehat. "Bahagia selalu, anak-anak Umma. Tumbuh sehat, tumbuh hebat," ungkap perempuan 37 tahun ini. (Foto: Instagram @okisetianadewi)</p> </div> <div> <p>Keputusan untuk menetap di Mesir sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh Oki dan sang suami, Ory Vitrio. Setelah pindah ke Mesir, ketiga anak Oki menjalani proses belajar belajar di sekolah yang ada di sana. Ketiganya terlebihlagi telah dibekali kapasitas berkomunikasi dengan Bahasa Arab. (Foto: Instagram @okisetianadewi)</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/potret-oki-setiana-dewi-dan-anak-anak-kembali-ke-mesir-usai-liburan-di-indonesia-170834</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 03:40:34 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Berapa Modal Bikin Toko Buku? Ini Rincian Biaya dan Strateginya!]]></title> <description><![CDATA[Berapa Modal Bikin Toko Buku? Ini Rincian Biaya dan Strateginya!. Toko Buku – Berapa modal bikin toko buku? Pertanyaan ini sering muncul bagi calon pengusaha yang melihat kesempatan upaya literasi dan retail buku. Namun, tidak a...]]></description> <media:thumbnail url="https://images.unsplash.com/photo-1694730750153-8b66cf3dd014?q=80&amp;w=2670&amp;auto=format&amp;fit=crop&amp;ixlib=rb-4.1.0&amp;ixid=M3wxMjA3fDB8MHxwaG90by1wYWdlfHx8fGVufDB8fHx8fA%3D%3D"/> <category><![CDATA[Sastra]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/berapa-modal-bikin-toko-buku-ini-rincian-biaya-dan-strateginya-170836</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><b>Toko Buku &ndash; Berapa modal bikin toko buku?</b><span> Pertanyaan ini sering muncul bagi calon pengusaha yang melihat kesempatan upaya literasi dan retail buku.</span></p> <p><span>Namun, tidak ada satu bilangan yang bisa berjalan untuk semua toko buku. Besarnya modal bersandar pada luas toko, lokasi, konsep, jumlah stok, interior, jumlah karyawan, hingga mekanisme upaya yang digunakan.</span></p> <p><span>Menariknya, upaya toko buku juga terus berkembang. Toko buku tidak lagi cuma menjadi tempat untuk membeli buku, tetapi dapat dikembangkan menjadi ruang membaca, <em>community space</em>, tempat <em>event</em>, hingga </span><em><b>Books Cafe</b></em><span>.</span></p> <p><span>Jadi, sebelum menentukan berapa modal yang mesti disiapkan, ada beberapa elemen yang perlu dihitung terlebih dahulu.</span></p><div id="maste-1443288908"> <a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <h2><span id="1_Kenali_dulu_peluang_bisnis_toko_buku_di_tengah_perubahan_kebiasaan_membaca"></span><b>1. Kenali dahulu kesempatan upaya toko buku di tengah fluktuasi kebiasaan membaca</b><span></span></h2> <p><span>Bisnis toko buku statis memiliki peluang, tetapi metode konsumen berhubungan dengan buku terus berubah.</span></p> <p><span>Orang kini bisa menemukan anjuran buku melalui media sosial, <em>marketplace</em>, komunitas, hingga konten digital. Di sisi lain, toko jasmani statis memiliki kelebihan karena memberikan pengalaman melihat, memilih, dan membaca buku secara langsung.</span></p> <p><span>Gramedia juga melihat adanya fluktuasi dalam pola <em>discovery</em> dan pembelian buku. <em>Bookstore</em> dapat berkembang menjadi tempat pengalaman, komunitas, event, hingga konsep <em>books cafe</em>.</span></p> <p><span>Artinya, kesempatan bisnisnya tidak cuma eksis pada </span><b>jualan buku</b><span>.</span></p> <p><span>Toko dapat membangun ekosistem yang membikin pelanggan datang karena beragam alasan.</span></p> <h2><span id="2_Hitung_biaya_lokasi_sebelum_menghitung_jumlah_stok"></span><b>2. Hitung biaya letak sebelum menghitung jumlah stok</b><span></span></h2> <p><span>Lokasi menjadi salah satu aspek paling krusial dalam menentukan </span><b>modal buka toko buku</b><span>.</span></p> <p><span>Toko yang eksis di pusat perbelanjaan akan memiliki struktur biaya yang berbeda dengan toko yang eksis di area komersial maupun berdiri sendiri.</span></p> <p><span>Sebelum memilih lokasi, perhatikan beberapa hal seperti:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span><em>traffic</em> pengunjung</span></li> <li aria-level="1"><span>daya beli masyarakat</span></li> <li aria-level="1"><span>akses kendaraan</span></li> <li aria-level="1"><span>area parkir</span></li> <li aria-level="1"><span>kedekatan dengan sekolah dan kampus</span></li> <li aria-level="1"><span>perumahan di sekitar lokasi</span></li> <li aria-level="1"><span>kompetitor</span></li> <li aria-level="1"><span>fasilitas publik</span></li> <li aria-level="1"><span>potensi komunitas</span></li> </ul> <p><span>Jangan cuma memilih letak karena sewanya murah.</span></p> <p><span>Lokasi yang tepat adalah letak yang bisa menghasilkan <em>traffic</em> sesuai dengan sasaran bisnis.</span></p> <h2><span id="3_Siapkan_modal_untuk_membuat_toko_yang_nyaman"></span><b>3. Siapkan modal untuk membikin toko yang nyaman</b><span></span></h2> <p><span>Toko buku membutuhkan lebih dari sekadar ruangan dan rak.</span></p> <p><span>Interior akan menentukan sepertiapa pelanggan menjelajahi produk dan berapa durasi mereka eksis di dalam toko.</span></p> <p><span>Beberapa kebutuhan yang perlu dihitung antara lain:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>rak buku</span></li> <li aria-level="1"><span>meja <em>display</em></span></li> <li aria-level="1"><span>meja kasir</span></li> <li aria-level="1"><em><span>lighting</span></em></li> <li aria-level="1"><em><span>signage</span></em></li> <li aria-level="1"><span>furniture</span></li> <li aria-level="1"><span>dekorasi</span></li> <li aria-level="1"><span>area membaca</span></li> <li aria-level="1"><span>sistem keamanan</span></li> <li aria-level="1"><span>fasilitas pendukung</span></li> </ul> <p><span>Jika konsep yang digunakan adalah <em>modern bookstore</em>, kebutuhan interior biasanya akan lebih besar karena pengalaman pelanggan menjadi bagiankecil dari <em>value</em> bisnis.</span></p> <h2><span id="4_Jangan_sampai_sebagian_besar_modal_berhenti_di_stok"></span><b>4. Jangan sampai sebagian besar modal selesai di stok</b><span></span></h2> <p><span>Stok memang merupakan bagiankecil krusial dari upaya jenis ini.</span></p> <p><span>Namun, semakin banyak stok tidak selalu berarti semakin baik.</span></p> <p><span>Persediaan perlu disesuaikan dengan:</span></p> <p><b>Demand ? Product Mix ? Sales ? Inventory Turnover</b></p> <p><span>Produk yang memiliki <em>demand</em> tinggi mesti tersedia dengan jumlah yang cukup.</span></p> <p><span>Sementara produk dengan perputaran rendah perlu dikontrol agar modal tidak terlalu durasi tertahan di <em>inventory</em>.</span></p> <p><span>Inilah kenapa pengelolaan <em>inventory</em> menjadi salah satu sisi krusial dalam upaya retail buku.</span></p> <h2><span id="5_Sisihkan_dana_untuk_operasional_setelah_toko_dibuka"></span><b>5. Sisihkan biaya untuk operasional setelah toko dibuka</b><span></span></h2> <p><span>Kesalahan yang sering terjadi saat menghitung </span><b>modal upaya toko buku</b><span> adalah cuma menghitung biaya sampai toko dibuka.</span></p> <p><span>Padahal, biaya terbesar justru bisa muncul setelah <em>grand opening</em>.</span></p> <p><span>Beberapa kebutuhan operasional antara lain:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>gaji karyawan</span></li> <li aria-level="1"><span>listrik</span></li> <li aria-level="1"><span>internet</span></li> <li aria-level="1"><em><span>maintenance</span></em></li> <li aria-level="1"><span>kebersihan</span></li> <li aria-level="1"><span>keamanan</span></li> <li aria-level="1"><em><span>marketing</span></em></li> <li aria-level="1"><span>sistem kasir</span></li> <li aria-level="1"><span>administrasi</span></li> <li aria-level="1"><span>kebutuhan operasional harian</span></li> </ul> <p><span>Karena itu, jangan mengalokasikan seluruh modal untuk pembaharuan dan <em>inventory</em>.</span></p> <p><span>Sebagian biaya perlu disimpan sebagai </span><em><b>working capital</b></em><span>.</span></p> <h2><span id="6_Pertimbangkan_partnership_jika_tidak_ingin_membangun_sistem_dari_nol"></span><b>6. Pertimbangkan partnership jika tidak mau membangun mekanisme dari nol</b><span></span></h2> <p><span>Membangun toko buku secara berdikari memberikan kebebasan yang besar.</span></p> <p><span>Namun, semua mekanisme mesti dibangun sendiri.</span></p> <p><span>Mulai dari:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><em><span>supplier</span></em></li> <li aria-level="1"><em><span>inventory</span></em></li> <li aria-level="1"><em><span>recruitment</span></em></li> <li aria-level="1"><span>training</span></li> <li aria-level="1"><em><span>merchandising</span></em></li> <li aria-level="1"><em><span>marketing</span></em></li> <li aria-level="1"><span>operasional</span></li> <li aria-level="1"><span>sistem penjualan</span></li> <li aria-level="1"><span>evaluasi performa</span></li> </ul> <p><span>Bagi penanam modal yang belum memiliki pengalaman retail, proses tersebut dapat menjadi tantangan.</span></p> <p><span>Alternatifnya adalah mempertimbangkan model </span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><b>kemitraan toko buku</b></a><span> maupun <em>partnership</em> yang sudah memiliki mekanisme dan ekosistem bisnis.</span></p> <h2><span id="7_Partnership_Gramedia_bisa_menjadi_alternatif_untuk_masuk_ke_bisnis_retail_buku"></span><b>7. Partnership Gramedia bisa menjadi alternatif untuk masuk ke upaya retail buku</b><span></span></h2> <p><span>Bagi calon penanam modal yang mau membangun upaya toko buku dengan sokongan ekosistem retail yang sudah berkembang, </span><b>Partnership Gramedia</b><span> dapat menjadi salah satu pilihan yang perlu dievaluasi.</span></p> <p><span>Dalam memilih <em>partnership</em>, jangan cuma melihat bilangan investasi.</span></p> <p><span>Perhatikan juga apa yang diperoleh penanam modal dari kerja sama tersebut.</span></p> <p><span>Beberapa pertanyaan krusial yang perlu dijawab:</span></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Siapa yang mengelola operasional?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana mekanisme <em>inventory</em>?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana pengadaan produk?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana pengelolaan karyawan?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana mekanisme laporan penjualan?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana pembagian pendapatan?</span></li> <li aria-level="1"><span>Apa saja sokongan yang diberikan <em>partner</em>?</span></li> </ul> <p><span>Hal ini krusial karena harga sebuah <em>partnership</em> bukan cuma pada produk yang dijual, tetapi juga pada </span><b>sistem upaya yang mendukung <em>outlet</em></b><span>.</span></p> <p><span>Perlu diketahui, </span><b>Partnership Gramedia berbeda dengan Mitra Gramedia</b><span>. Mitra Gramedia merupakan platform untuk pemilik toko maupun individu yang menjual produk Gramedia dengan rancangan <em>wholesale</em> dan <em>dropship</em>, sedangkan <strong>Partnership Gramedia</strong> berfokus pada pengembangan <em>outlet</em>.</span></p> <h2><span id="8_Gabungkan_toko_buku_dengan_cafe_untuk_menciptakan_pengalaman_baru"></span><b>8. Gabungkan toko buku dengan cafe untuk menciptakan pengalaman baru</b><span></span></h2> <p><span>Bagaimana jika pelanggan datang ke toko bukan cuma untuk membeli buku?</span></p> <p><span>Di sinilah konsep </span><b>Books Cafe</b><span> menjadi menarik.</span></p> <p><span>Konsep ini menggabungkan:</span></p> <p><b>Bookstore + Cafe + Community Space</b></p> <p><span>Pelanggan dapat datang untuk membeli buku, membaca, bekerja, berjumpa teman, menikmati minuman, maupun mengikuti <em>event</em> komunitas.</span></p> <p><span>Model seperti ini membikin toko memiliki lebih banyak <em>touchpoint</em> dengan pelanggan.</span></p> <p><span>Namun, penanam modal juga mesti memperhitungkan bahwa Books Cafe memiliki kebutuhan investasi dan operasional yang lebih kompleks karena menggabungkan upaya retail dengan F&amp;B.</span></p> <h2><span id="Berapa_kisaran_alokasi_modal_untuk_toko_buku"></span><b>Berapa kisaran alokasi modal untuk toko buku</b><span></span></h2> <p><span>Tidak ada persentase yang berjalan universal. Namun, sebagai deskripsi mula <em>business planning</em>, modal dapat dibagi ke beberapa elemen berikut:</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Komponen</b></td> <td><b>Contoh Alokasi</b></td> </tr> <tr> <td><span>Sewa lokasi</span></td> <td><span>15&ndash;25%</span></td> </tr> <tr> <td><span>Renovasi dan interior</span></td> <td><span>15&ndash;25%</span></td> </tr> <tr> <td><span>Rak dan equipment</span></td> <td><span>10&ndash;15%</span></td> </tr> <tr> <td><span>Inventory</span></td> <td><span>25&ndash;40%</span></td> </tr> <tr> <td><span>Teknologi dan POS</span></td> <td><span>3&ndash;5%</span></td> </tr> <tr> <td><span>Marketing</span></td> <td><span>3&ndash;5%</span></td> </tr> <tr> <td><span>Working capital</span></td> <td><span>10&ndash;20%</span></td> </tr> </tbody> </table> <p><span>Angka tersebut merupakan </span><b>contoh perencanaan</b><span>, bukan standar investasi toko buku.</span></p> <p><span>Setiap letak dan konsep akan menghasilkan kebutuhan modal yang berbeda.</span></p> <h2><span id="Jangan_berhenti_di_pertanyaan_berapa_modal_bikin_toko_buku"></span><b>Jangan selesai di pertanyaan berapa modal bikin toko buku</b><span></span></h2> <p><span>Setelah mengetahui kebutuhan investasi, pertanyaan berikutnya adalah sepertiapa upaya tersebut menghasilkan uang.</span></p> <p><span>Gunakan formula sederhana:</span></p> <p><b>Sales = Traffic &times; Conversion &times; Average Transaction</b></p> <p><span>Kemudian hitung:</span></p> <p><b>Gross Profit &ndash; Operating Expense = Operating Profit</b></p> <p><span>Dari sini, penanam modal dapat menghitung estimasi </span><em><b>payback period</b></em><span>.</span></p> <p><span>Dengan demikian, keputusan investasi tidak cuma berdasarkan besar kecilnya modal, tetapi juga berdasarkan potensi pengembalian investasi.</span></p> <h2><span id="Toko_buku_mandiri_atau_Partnership_Gramedia"></span><b>Toko buku berdikari maupun Partnership Gramedia</b><span></span></h2> <p><span>Keduanya memiliki ciri khas yang berbeda.</span></p> <p><b>Toko buku mandiri</b><span> cocok bagi pengusaha yang mau memiliki kontrol penuh terhadap <em>brand</em>, produk, konsep, dan operasional.</span></p> <p><span>Sementara </span><b>Partnership Gramedia</b><span> dapat dipertimbangkan oleh penanam modal yang mau mengembangkan outlet dengan sokongan ekosistem dan mekanisme upaya yang lebih terstruktur.</span></p> <p><span>Pilihan akhirnya balik pada kapasitas modal, pengalaman retail, tujuan investasi, serta tingkat keterlibatan yang diinginkan investor.</span></p> <h2><span id="Checklist_sebelum_mengeluarkan_modal"></span><b>Checklist sebelum mengeluarkan modal</b><span></span></h2> <p><span>Sebelum memulai upaya <em>bookstore</em>, pastikan sudah memiliki balasan untuk pertanyaan berikut:</span></p> <p><b>Lokasi</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Apakah <em>traffic</em> sesuai target?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana daya beli masyarakat?</span></li> <li aria-level="1"><span>Siapa kompetitornya?</span></li> </ul> <p><b>Produk</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Produk apa yang akan dijual?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana <em>product mix</em>?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana <em>inventory turnover</em>?</span></li> </ul> <p><b>Operasional</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Siapa yang mengelola toko?</span></li> <li aria-level="1"><span>Berapa jumlah karyawan?</span></li> <li aria-level="1"><span>Bagaimana mekanisme <em>inventory</em>?</span></li> </ul> <p><b>Keuangan</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span>Berapa total investasi?</span></li> <li aria-level="1"><span>Berapa <em>working capital</em>?</span></li> <li aria-level="1"><span>Berapa sasaran penjualan?</span></li> <li aria-level="1"><span>Berapa <em>operating expense</em>?</span></li> <li aria-level="1"><span>Berapa estimasi <em>payback period</em>?</span></li> </ul> <p><b>Konsep</b></p> <ul> <li aria-level="1"><span><em>Bookstore</em> saja?</span></li> <li aria-level="1"><span><em>Bookstore</em> + <em>cafe</em>?</span></li> <li aria-level="1"><span><em>Bookstore</em> + <em>community space</em>?</span></li> <li aria-level="1"><span>Atau menggunakan model <em>partnership</em>?</span></li> </ul> <h2><span id="Kesimpulan"></span><b>Kesimpulan</b><span></span></h2> <p><span>Jadi, </span><b>berapa modal bikin toko buku?</b></p> <p><span>Jawabannya tergantung pada skala, lokasi, konsep, <em>inventory</em>, dan mekanisme upaya yang dipilih.</span></p> <p><span>Jika membangun toko secara mandiri, penanam modal perlu menyiapkan modal untuk lokasi, interior, rak, stok, teknologi, SDM, <em>marketing</em>, dan <em>working capital</em>.</span></p> <p><span>Jika mau masuk ke upaya retail buku dengan mekanisme yang lebih terstruktur, </span><b>Partnership Gramedia</b><span> dapat menjadi salah satu opsi yang bisa dipelajari lebih lanjut.</span></p> <p><span>Sementara bagi <em>investor</em> yang mau menghadirkan pengalaman yang lebih luas, konsep </span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/sastra" target="_blank"><b>Books Cafe</b></a><span> menawarkan kesempatan untuk menggabungkan literasi, retail, F&amp;B, dan komunitas.</span></p> <p><span>Pada akhirnya, menghitung modal bukan sekadar mencari bilangan investasi paling kecil.</span></p> <p><span>Yang lebih krusial adalah memastikan </span><b>setiap rupiah modal memiliki fungsi dan bisa mendukung upaya untuk tumbuh dalam jangka panjang.</b></p> <h2><span id="FAQ_seputar_bisnis_toko_buku"></span><b>FAQ seputar upaya toko buku</b><span></span></h2> <h3><span id="Berapa_modal_minimal_untuk_membuka_toko_buku"></span><b>Berapa modal minimal untuk membuka toko buku?</b><span></span></h3> <p><span>Tidak ada bilangan minimal yang sama untuk setiap bisnis. Modal dipengaruhi oleh lokasi, ukuran toko, konsep, <em>inventory</em>, interior, dan kebutuhan operasional.</span></p> <h3><span id="Apa_biaya_terbesar_dalam_membuka_toko_buku"></span><b>Apa biaya terbesar dalam membuka toko buku?</b><span></span></h3> <p><span>Biaya terbesar biasanya berasal dari gabungan lokasi, renovasi, <em>inventory</em>, dan <em>working capital</em>. Besarnya tergantung pada skala toko.</span></p> <h3><span id="Apakah_bisnis_toko_buku_masih_memiliki_peluang"></span><b>Apakah upaya toko buku statis memiliki peluang?</b><span></span></h3> <p><span>Masih. Namun, toko buku perlu beradaptasi dengan fluktuasi perilaku konsumen dan dapat dikembangkan menjadi tempat <em>experience</em>, <em>community space</em>, event, maupun <em>Books Cafe</em>.</span></p> <h3><span id="Apakah_toko_buku_bisa_digabung_dengan_cafe"></span><b>Apakah toko buku bisa digabung dengan cafe?</b><span></span></h3> <p><span>Bisa. Konsep tersebut dikenal sebagai <em>Books Cafe</em> dan menggabungkan fungsi toko buku dengan cafe serta ruang komunitas.</span></p> <h3><span id="Apakah_membuka_toko_buku_harus_menggunakan_sistem_franchise"></span><b>Apakah membuka toko buku mesti menggunakan mekanisme franchise?</b><span></span></h3> <p><span>Tidak. Toko buku dapat dibangun secara berdikari maupun melalui <em>partnership</em>. Masing-masing memiliki kelebihan dan tantangan yang berbeda.</span></p> <h3><span id="Apa_itu_Partnership_Gramedia"></span><b>Apa itu Partnership Gramedia?</b><span></span></h3> <p><span>Partnership Gramedia merupakan model kerja sama pengembangan <em>outlet</em> yang dapat menjadi salah satu alternatif bagi penanam modal yang tertarik dengan upaya retail buku.</span></p> <h3><span id="Apa_perbedaan_Partnership_Gramedia_dan_Mitra_Gramedia"></span><b>Apa perbedaan Partnership Gramedia dan Mitra Gramedia?</b><span></span></h3> <p><span>Mitra Gramedia merupakan platform untuk pemilik toko maupun individu yang mau menjual produk Gramedia melalui rancangan <em>wholesale</em> dan <em>dropship</em>. Partnership Gramedia memiliki fokus berbeda karena berhubungan dengan pengembangan outlet.</span></p> <h3><span id="Apakah_Books_Cafe_cocok_untuk_investor_pemula"></span><b>Apakah Books Cafe cocok untuk penanam modal pemula?</b><span></span></h3> <p><span>Bisa dipertimbangkan, terutama jika letak memiliki <em>traffic</em> dan sasaran konsumen yang sesuai. Namun, Books Cafe memiliki kompleksitas lebih tinggi karena menggabungkan retail dan F&amp;B.</span></p> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/berapa-modal-bikin-toko-buku-ini-rincian-biaya-dan-strateginya-170836</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 03:38:17 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Dzikri N. Hakim)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Carat vs Ukuran Berlian: Kenapa Berat Sama Bisa Terlihat Beda?]]></title> <description><![CDATA[Carat vs Ukuran Berlian: Kenapa Berat Sama Bisa Terlihat Beda?. Saat membandingkan dua cincin berlian, Anda mungkin menemukan keduanya bercap 1 carat. Namun, ketika dipasangkan di jari, salah satunya tampak jauh lebih besa...]]></description> <media:thumbnail url="https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/08/snapins-ai_3624850726437967623.jpg"/> <category><![CDATA[Keuangan]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/carat-vs-ukuran-berlian-kenapa-berat-sama-bisa-terlihat-beda-170839</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div itemprop="text"><p><span>Saat membandingkan dua </span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/keuangan" target="_blank"><span>cincin berlian</span></a><span>, Anda mungkin menemukan keduanya bercap 1 carat. Namun, ketika dipasangkan di jari, salah satunya tampak jauh lebih besar. Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya terletak pada perbedaan mendasar antara bermutu jasmani batu dan dimensi visual yang kelihatan dari atas.</span></p><p><span>Singkatnya, </span><i><span>carat</span></i><span> adalah unit bermutu berlian, bukan ukuran fisiknya. Sementara itu, bentang dimensi maupun ukuran berlian dalam mm memberitahu seberapa lebar batu tersebut tampak dari atas (</span><i><span>face-up size diamond</span></i><span>). Karena bentuk dan proporsi pemotongan tiap berlian berbeda, berat</span><i><span> carat </span></i><span>yang sama tidak otomatis menghasilkan dimensi luar yang identik.</span></p><p><span>Gemological Institute of America (</span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/keuangan" target="_blank"><span>GIA</span></a><span>) menerangkan bahwa carat murni mengukur berat batu. Oleh karena itu, saat mengevaluasi carat vs ukuran berlian, krusial untuk membandingkan bilangan bermutu dan dimensi milimeternya secara berbarengan sambil memperhatikan kualitas pantulan kilaunya.</span></p><h2><b>Jawaban Singkat: Apakah Berlian 1 </b><b><i>Carat</i></b><b> Selalu Sama Besar?</b></h2><p><span>Jawabannya adalah tidak selalu. Dua berlian yang sama-sama bermutu 1 carat bisa memiliki diameter dan kesan visual yang sangat berbeda. Perbedaan bentuk potongan juga mengubah metode kita mengukur dimensinya:</span></p><ul><li aria-level="1"><b>Batu Bulat (</b><b><i>Round Cut</i></b><b>):</b><span> Ukuran utamanya dibaca melalui harga diameter.</span></li><li aria-level="1"><b>Batu Bentuk Fantasi (</b><b><i>Fancy Cut</i></b><b>):</b><span> Untuk bentuk memanjang seperti oval, emerald, maupun marquise, perbandingannya diukur berdasarkan rasio panjang dan lebar.</span></li></ul><p><span>Lalu, berapa diameter berlian 1 </span><i><span>carat</span></i><span>? Tidak ada satu bilangan milimeter yang berjalan untuk semua batu. Sebenarnya tidak ada satu bilangan milimeter tunggal yang berjalan untuk semua batu. Berlian bulat 1 carat dengan potongan ideal (</span><i><span>ideal cut</span></i><span>) umumnya memiliki diameter sekitar 6,4 hingga 6,5 mm. Namun, bilangan ini bisa bergeser tergantung pada proporsi potongannya.</span></p><p><b>Tips Penting:</b><span> Mintalah rincian dimensi khusus dalam milimeter dari batu yang sedang Anda pertimbangkan, daripada cuma mengandalkan bilangan estimasi dari tabel standar.</span></p><h2><b><i>Carat</i></b><b> vs Diameter: Angka Mana yang Menjelaskan Tampilan?</b></h2><figure id="attachment_18901" aria-describedby="caption-attachment-18901"><img decoding="async" src="https://vncojewellery.com/artikel/w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2026/02/DR1003-768x1024.jpg" alt="desain cincin berlian solitaire mewah" width="1080" height="1440" srcset="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2026/02/DR1003.jpg 1080w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_360/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2026/02/DR1003-360x480.jpg 360w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2026/02/DR1003-768x1024.jpg 768w" sizes=" 1080px) 100vw, 1080px"><figcaption id="caption-attachment-18901">Foto: Cincin Berlian DR1003 V&amp;Co Jewellery</figcaption></figure><figure id="attachment_18509" aria-describedby="caption-attachment-18509"><img decoding="async" src="https://vncojewellery.com/artikel/w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/11/snapins-ai_2898091747037201102-768x960.jpg" data-src="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080,h_1350/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/11/snapins-ai_2898091747037201102.jpg" alt="cincin berlian princess cut" width="1080" height="1350" data-srcset="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/11/snapins-ai_2898091747037201102.jpg 1080w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_384/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/11/snapins-ai_2898091747037201102-384x480.jpg 384w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_819/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/11/snapins-ai_2898091747037201102-819x1024.jpg 819w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/11/snapins-ai_2898091747037201102-768x960.jpg 768w" data-sizes=" 1080px) 100vw, 1080px"><figcaption id="caption-attachment-18509">Foto: Cincin DRP000107 V&amp;Co Jewellery</figcaption></figure><p><span>Bayangkan dua buah kue yang dibuat dengan jumlah adonan dan bermutu yang sama persis, tetapi dipanggang dalam loyang yang berbeda&mdash;satu dibuat lebih lebar dan tipis, sedangkan satu lagi dibuat lebih tinggi. Keduanya memiliki berat yang sama, tetapi tampak berbeda ukurannya saat dilihat dari atas.</span></p><p><span>Prinsip yang sama berjalan pada berlian. Sebagian berat batu eksis di bagiankecil bawah (</span><i><span>pavilion</span></i><span>) yang tersembunyi di dalam rangka cincin dan tidak kelihatan dari atas.</span></p><ul><li aria-level="1"><b>Berat Carat:</b><span> Mengindikasikan berat keseluruhan batu.</span></li><li aria-level="1"><b>Ukuran dalam Milimeter:</b><span> Menjelaskan panjang, lebar, maupun diameter bentang atas.</span></li><li aria-level="1"><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/keuangan" target="_blank"><b>Proporsi Potongan </b></a><b>(</b><b><i>Cut</i></b><b>):</b><span> Menentukan efisiensi batu dalam memantulkan cahaya balik ke mata.</span></li></ul><p><span>Perlu diingat bahwa berlian yang dipotong terlalu lebar demi mengejar kesan besar belum tentu memancarkan kilau yang maksimal. Selain itu, perhatikan pula keterangan pada label perhiasan: apakah bilangan </span><i><span>carat </span></i><span>yang tertera memberitahu bermutu batu utama saja (</span><i><span>center stone</span></i><span>) maupun total bermutu seluruh berlian pada cincin (</span><i><span>total carat weight</span></i><span>). Jika cincin memiliki banyak batu pendamping (</span><i><span>halo</span></i><span> maupun </span><i><span>side stones</span></i><span>), total bermutu tidak bisa dijadikan rujukan untuk menebak ukuran batu utamanya.</span></p><h2><b>Panduan Ukuran Milimeter Berdasarkan Bentuk Berlian&nbsp;</b></h2><p><span>Istilah &ldquo;diameter&rdquo; paling tepat digunakan untuk berlian berbentuk bulat. Untuk bentuk lainnya, rujukan yang dipakai adalah komparasi panjang dikali lebar dalam unit milimeter.</span></p><p><span>Tabel berikut membantu Anda membaca rincian ukuran yang tertera pada sertifikat perhiasan:</span></p><table readabilitydatatable="1"><tbody><tr><td><b>Bentuk Berlian</b></td><td><b>Dimensi yang Dipakai</b></td><td><b>Detail Visual yang dilihat saat Dicoba</b></td></tr><tr><td><b>Bulat (</b><b><i>Round</i></b><b>)</b></td><td><span>Diameter (mm)</span></td><td><span>Seberapa lebar batu tampak dari atas.</span></td></tr><tr><td><b>Oval</b></td><td><span>Panjang &times; Lebar (mm)</span></td><td><span>Memeriksa bentuknya apakah kelihatan lebih ramping maupun cenderung membulat.</span></td></tr><tr><td><b>Tetes Air (</b><b><i>Pear</i></b><b>)</b></td><td><span>Panjang &times; Lebar (mm)</span></td><td><span>Mengamati proporsi antara ujung runcing dan area bawah yang membulat.</span></td></tr><tr><td><b>Persegi (</b><b><i>Cushion)</i></b></td><td><span>Panjang &times; Lebar (mm)</span></td><td><span>Menilai apakah kesannya mendekati persegi simetris maupun sedikit memanjang.</span></td></tr><tr><td><b>Persegi panjang (</b><b><i>Emerald)</i></b></td><td><span>Panjang &times; Lebar (mm)</span></td><td><span>Memperhatikan komparasi garis tegas serta tampilan sudut-sudutnya.</span></td></tr></tbody></table><p><span>Untuk membayangkan seberapa memanjang suatu bentuk batu fantasi, Anda bisa menggunakan kalkulasi rasio sederhana: Panjang &divide; Lebar.&nbsp;</span></p><p><i><span>Contoh:</span></i><span> Batu oval dengan ukuran 8 mm &times; 6 mm memiliki rasio 1,33 (8 &divide; 6). Semakin besar hasil pembagiannya, semakin ramping dan memanjang tampilan batu tersebut.</span></p><h2><b>Pengaruh Proporsi Terhadap Dimensi Visual: Mengapa Ukuran Sama Pun Bisa Terlihat Berbeda?</b></h2><figure id="attachment_17665" aria-describedby="caption-attachment-17665"><img decoding="async" src="https://vncojewellery.com/artikel/w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/05/snapins-ai_3580000160914452903-768x960.jpg" data-src="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080,h_1350/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/05/snapins-ai_3580000160914452903.jpg" alt="cincin berlian wanita" width="1080" height="1350" data-srcset="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/05/snapins-ai_3580000160914452903.jpg 1080w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_384/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/05/snapins-ai_3580000160914452903-384x480.jpg 384w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_819/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/05/snapins-ai_3580000160914452903-819x1024.jpg 819w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2025/05/snapins-ai_3580000160914452903-768x960.jpg 768w" data-sizes=" 1080px) 100vw, 1080px"><figcaption id="caption-attachment-17665">Foto: Cincin Berlian DR1164 &ndash; V&amp;Co Jewellery</figcaption></figure><p><span>Selain bentuk, perhatikan proporsi keseluruhan batu. Proporsi kedalaman potongan (</span><i><span>depth percentage</span></i><span>) sangat memengaruhi </span><i><span>face-up size diamond</span></i><span>. Berlian dengan potongan terlalu dalam (</span><i><span>deep cut</span></i><span>) menyimpan sebagian besar bobotnya di area bawah, sehingga tampilan atasnya kelihatan lebih kecil dari bermutu </span><i><span>carat </span></i><span>yang dimiliki.</span></p><p><span>Sebagai ilustrasi:</span></p><ul><li aria-level="1"><b>Batu A (1 Carat):</b><span> Memilki diameter 6,2 mm karena potongannya terlalu dalam.</span></li><li aria-level="1"><b>Batu B (1 Carat):</b><span> Memiliki diameter 6,4 mm karena memiliki proporsi potongan yang presisi.</span></li></ul><p><span>Selisih bentang 0,2 mm tersebut memberikan perbedaan visual yang cukup jelas di jari. Namun, ukuran yang lebih lebar juga perlu dibarengi dengan kualitas potongan yang baik agar kilaunya statis cemerlang.</span></p><p><span>Desain rangka (</span><i><span>setting</span></i><span>) cincin juga memengaruhi persepsi ukuran. Bingkai </span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/keuangan" target="_blank"><i><span>halo</span></i></a><span> (lingkaran berlian kecil di sekeliling batu utama) maupun pemilihan warna logam seperti </span><i><span>white gold</span></i><span> dapat memberi imajinasi visual batu utama yang lebih besar meski ukuran berlian utamanya statis sama.&nbsp;</span></p><h2><b>Cara Membandingkan Berlian di Toko Tanpa Bingung Angka</b></h2><figure id="attachment_11576" aria-describedby="caption-attachment-11576"><img decoding="async" src="https://vncojewellery.com/artikel/w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n-768x768.jpg" data-src="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080,h_1080/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n.jpg" alt="Perhiasan berlian asli" width="1080" height="1080" data-srcset="https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1080/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n.jpg 1080w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_480/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n-480x480.jpg 480w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_1024/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n-1024x1024.jpg 1024w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_300/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n-300x300.jpg 300w, https://sp-ao.shortpixel.ai/client/to_auto,q_glossy,ret_img,w_768/https://vncojewellery.com/artikel/wp-content/uploads/2023/07/261056115_4580393488703644_5993453605612562243_n-768x768.jpg 768w" data-sizes=" 1080px) 100vw, 1080px"><figcaption id="caption-attachment-11576">Foto: Koleksi perhiasan berlian &ndash; V&amp;Co Jewellery</figcaption></figure><p><span>Menemukan perhiasan yang pas tidak membutuhkan pemahaman gemologi yang rumit. Kamu dapat mengikuti cara praktis berikut saat berkonsultasi dengan staf perhiasan:</span></p><ol><li aria-level="1"><b>Pilih dua maupun tiga batu dalam kisaran harga yang sesuai anggaranmu.</b><span> Jika memungkinkan, bandingkan batu dengan bentuk dan bermutu yang berdekatan terlebih dahulu.</span></li><li aria-level="1"><b>Minta rincian bermutu dan dimensi aktual.</b><span> Untuk yang bulat, catat diameter; untuk bentuk lain, catat panjang &times; lebar. Cocokkan bilangan ini dengan sertifikat resmi batu tersebut.</span></li><li aria-level="1"><b>Lihat dari atas, samping, kemudian coba di jari.</b><span> Dari atas Anda melihat bentangnya; dari samping, Anda dapat melihat tinggi batu dan rangka. Perhatikan tampilannya dalam pencahayaan yang wajar, bukan cuma di bawah sorot lampu pajangan.</span></li><li aria-level="1"><b>Bandingkan keseluruhan nilainya.</b><span> Tanyakan kualitas potongan, warna, kejernihan, rancangan cincin, dan harga pada saat itu. Selisih milimeter yang sangat tipis tidak selalu mesti mengorbankan kejernihan maupun kilau batu yang Anda sukai.</span></li></ol><p><span>Jika Anda sedang mencari </span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/keuangan" target="_blank"><span>cincin tunangan</span></a><span> maupun mas kawin, Anda bisa mengajukan pertanyaan ini kepada staf: </span><i><span>&ldquo;Dengan anggaran yang aku miliki, bolehkah aku melihat beberapa pilihan batu beserta rincian bermutu carat dan ukuran milimeternya?&rdquo;</span></i><span> Pertanyaan sederhana ini memindahkan percakapan dari satu bilangan </span><i><span>carat</span></i><span> ke pilihan yang benar-benar bisa Anda lihat dan rasakan.</span></p><p><span>Memahami perbedaan carat vs ukuran berlian membantumu memilih perhiasan secara lebih bijak. Kamu bisa menjelajahi dan membandingkan langsung beragam opsi dimensi serta proporsi batu dalam koleksi </span><a href="https://portal.kincaimedia.net/category/keuangan" target="_blank"><span>cincin berlian V&amp;Co Jewellery.</span></a></p><p><span>Sebab pada akhirnya, cincin berlian terbaik bukan sekadar ditentukan oleh bilangan carat terbesar, melainkan oleh perpaduan proporsi, kilau, dan kenyamanan yang paling pas di jemarimu.</span></p></div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/carat-vs-ukuran-berlian-kenapa-berat-sama-bisa-terlihat-beda-170839</guid> <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 03:36:16 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Ade Mutia)]]></author> </item> </channel> </rss>