<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" version="2.0"> <channel> <title><![CDATA[Kincai Media]]></title> <description><![CDATA[Portal Berita Seputar Kesehatan, Pendidikan, Teknologi, Gadget, Game, Keuangan, Bisnis, Crypto, Hiburan, Traveling, Budaya, Kuliner, Sastra, Islami, dan Informasi Umum.]]></description> <image> <title><![CDATA[Kincai Media - Portal Media Online Indonesia]]></title> <url>https://portal.kincaimedia.net/favicon.ico</url> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> </image> <category><![CDATA[Technology, Finance, Business, Entertainment, Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/" rel="alternate" type="text/html"/> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 07:52:02 +0700</pubDate> <lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 07:52:02 +0700</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <managingEditor>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</managingEditor> <webMaster>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</webMaster> <language>id-ID</language> <copyright>Kincai Media</copyright> <generator>Kincai Media</generator> <item> <title><![CDATA[Canyoning vs Canyoneering, Ternyata Nggak Sama? Ini Penjelasannya!]]></title> <description><![CDATA[Canyoning vs Canyoneering, Ternyata Nggak Sama? Ini Penjelasannya!. canyoning vs canyoneering – Halo, Grameds! Pernah mendengar istilah canyoning dan canyoneering? Keduanya sama-sama berangkaian dengan kegiatan menjelajahi canyon...]]></description> <media:thumbnail url="https://images.pexels.com/photos/104342/pexels-photo-104342.jpeg"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/canyoning-vs-canyoneering-ternyata-nggak-sama-ini-penjelasannya-168912.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <div itemprop="articleBody"> <p><b>canyoning vs canyoneering</b><span> &ndash; Halo, Grameds! Pernah mendengar istilah canyoning dan canyoneering? Keduanya sama-sama berangkaian dengan kegiatan menjelajahi canyon, tetapi istilah yang digunakan bisa berbeda tergantung negara dan konteksnya.</span></p> <p><span>Selain nama, ada beberapa perbedaan dalam penggunaan istilah, karakter aktivitas, hingga teknik yang biasanya dilakukan.&nbsp;</span></p> <p><span>Lantas, apa sebenarnya perbedaan canyoning vs canyoneering? Yuk, simak penjelasannya!</span></p> <h2><span id="Apa_Itu_Canyoning"></span><b>Apa Itu Canyoning?</b><span></span></h2> <p><span>Canyoning adalah kegiatan menjelajahi canyon dengan mengikuti beragam corak medan dan rintangan alam. Peserta dapat berjalan, berenang, memanjat, melakukan scrambling, hingga menuruni tebing menggunakan tali.</span></p><div id="maste-468277390"> <a href="https://affiliate.gramedia.com"><img src="https://cdnwpedutorenews.gramedia.net/wp-content/uploads/2025/01/14140742/Flyer-Promosi-Gramedia-Affiliate-1.jpg"></a> </div> <p><span>Istilah </span><i><span>canyoning</span></i><span> lebih umum digunakan di beberapa negara seperti Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Aktivitasnya dapat dilakukan di canyon yang mempunyai aliran air maupun canyon yang relatif kering.</span></p> <h2><span id="Apa_Itu_Canyoneering"></span><b>Apa Itu Canyoneering?</b><span></span></h2> <p><span>Canyoneering pada dasarnya merujuk pada kegiatan yang sama, ialah menjelajahi canyon dengan melewati beragam medan menggunakan teknik outdoor tertentu.</span></p> <p><span>Istilah </span><i><span>canyoneering</span></i><span> lebih banyak digunakan di Amerika Serikat. Aktivitasnya dapat mencakup hiking, scrambling, climbing, berenang, dan rappelling sesuai karakter canyon yang dijelajahi.</span></p> <h2><span id="Canyoning_vs_Canyoneering"></span><b>Canyoning vs Canyoneering&nbsp;</b><span></span></h2> <p><span>Berikut adalah perbedaan canyoning vs canyoneering yang perlu Anda ketahui, Grameds.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Aspek</b></td> <td><b>Canyoning</b></td> <td><b>Canyoneering</b></td> </tr> <tr> <td><span>Pengertian</span></td> <td><span>Eksplorasi canyon dengan beragam teknik outdoor</span></td> <td><span>Eksplorasi canyon dengan beragam teknik outdoor</span></td> </tr> <tr> <td><span>Istilah</span></td> <td><span>Lebih umum di Inggris, Australia, dan Selandia Baru</span></td> <td><span>Lebih umum di Amerika Serikat</span></td> </tr> <tr> <td><span>Medan</span></td> <td><span>Bisa berupa canyon berair maupun kering</span></td> <td><span>Bisa berupa canyon berair maupun kering</span></td> </tr> <tr> <td><span>Aktivitas</span></td> <td><span>Hiking, scrambling, berenang, climbing, rappelling</span></td> <td><span>Hiking, scrambling, berenang, climbing, rappelling</span></td> </tr> <tr> <td><span>Perlengkapan</span></td> <td><span>Disesuaikan dengan kondisi canyon</span></td> <td><span>Disesuaikan dengan kondisi canyon</span></td> </tr> <tr> <td><span>Tingkat kesulitan</span></td> <td><span>Beragam dari mudah hingga teknis</span></td> <td><span>Beragam dari mudah hingga teknis</span></td> </tr> <tr> <td><span>Fokus</span></td> <td><span>Eksplorasi dan melewati rintangan canyon</span></td> <td><span>Eksplorasi dan melewati rintangan canyon</span></td> </tr> <tr> <td><span>Penggunaan istilah</span></td> <td><span>Banyak ditemukan dalam konteks Eropa dan Oseania</span></td> <td><span>Banyak ditemukan dalam konteks Amerika Utara</span></td> </tr> </tbody> </table> <h2><span id="Apakah_Canyoning_dan_Canyoneering_Sama"></span><b>Apakah Canyoning dan Canyoneering Sama?</b><span></span></h2> <p><span>Secara umum, canyoning dan canyoneering merujuk pada kegiatan yang sangat mirip. Perbedaan utamanya lebih banyak terletak pada penggunaan istilah berasas wilayah.</span></p> <p><span>Keduanya sama-sama dapat melibatkan perjalanan melalui canyon dengan berjalan, berenang, memanjat, scrambling, dan rappelling. Teknik yang digunakan tetap berjuntai pada kondisi medan dan rute yang dipilih.</span></p> <p><span>Jadi, perbedaan istilah nggak selalu berfaedah terdapat perbedaan kegiatan yang mendasar.</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Penggunaan_Istilah_Canyoning_dan_Canyoneering"></span><b>Perbedaan Penggunaan Istilah Canyoning dan Canyoneering</b><span></span></h2> <p><span>Penggunaan istilah menjadi salah satu perihal yang paling mudah membedakan keduanya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Canyoning</b></li> </ul> <p><span>Istilah ini lebih sering digunakan di Inggris dan beberapa negara lain seperti Australia serta Selandia Baru.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Canyoneering</b></li> </ul> <p><span>Istilah ini lebih sering digunakan di Amerika Serikat untuk menyebut kegiatan eksplorasi canyon.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Konteks lokal</b></li> </ul> <p><span>Nama kegiatan dapat berbeda meskipun kegiatan yang dilakukan relatif sama.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Istilah dalam organisasi outdoor</b></li> </ul> <p><span>Penggunaan kata juga dapat mengikuti kebiasaan organisasi alias operator kegiatan di daerah tertentu.</span></p> <h2><span id="Teknik_yang_Digunakan"></span><b>Teknik yang Digunakan</b><span></span></h2> <p><span>Baik canyoning maupun canyoneering dapat menggunakan beragam teknik untuk melewati medan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Hiking</b></li> </ul> <p><span>Digunakan untuk melangkah menyusuri bagian canyon yang bisa dilewati dengan melangkah kaki.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Scrambling</b></li> </ul> <p><span>Membantu melewati medan berbatu yang memerlukan penggunaan tangan untuk menjaga keseimbangan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Swimming</b></li> </ul> <p><span>Dibutuhkan ketika rute melewati kolam alias aliran air.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Climbing</b></li> </ul> <p><span>Dapat digunakan pada bagian canyon dengan permukaan yang memerlukan keahlian memanjat.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Rappelling</b></li> </ul> <p><span>Digunakan untuk menuruni tebing alias bagian canyon yang curam dengan support sistem tali.</span></p> <p><span>Nggak semua teknik tersebut digunakan dalam setiap perjalanan. Pemilihannya berjuntai pada kondisi rute, Grameds.</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Perlengkapan_Canyoning_dan_Canyoneering"></span><b>Perbedaan Perlengkapan Canyoning dan Canyoneering</b><span></span></h2> <p><span>Perlengkapan yang digunakan sebenarnya lebih ditentukan oleh kondisi canyon daripada istilah yang digunakan.</span></p> <table readabilitydatatable="1"> <tbody> <tr> <td><b>Perlengkapan</b></td> <td><b>Fungsi</b></td> </tr> <tr> <td><span>Helm</span></td> <td><span>Melindungi kepala dari benturan</span></td> </tr> <tr> <td><span>Harness</span></td> <td><span>Digunakan saat kegiatan dengan tali</span></td> </tr> <tr> <td><span>Tali</span></td> <td><span>Mendukung teknik seperti rappelling</span></td> </tr> <tr> <td><span>Sepatu outdoor</span></td> <td><span>Membantu menjaga pijakan</span></td> </tr> <tr> <td><span>Wetsuit</span></td> <td><span>Melindungi tubuh dari air dingin</span></td> </tr> <tr> <td><span>Dry bag</span></td> <td><span>Menjaga peralatan tetap kering</span></td> </tr> <tr> <td><span>P3K</span></td> <td><span>Untuk pertolongan pertama</span></td> </tr> <tr> <td><span>Perlengkapan navigasi</span></td> <td><span>Membantu menentukan arah</span></td> </tr> </tbody> </table> <h2><span id="Mana_yang_Lebih_Sulit_Canyoning_atau_Canyoneering"></span><b>Mana yang Lebih Sulit, Canyoning alias Canyoneering?</b><span></span></h2> <p><span>Nggak ada yang secara otomatis lebih sulit, Grameds. Tingkat kesulitan ditentukan oleh karakter canyon yang dipilih.</span></p> <p><span>Canyon dengan tebing tinggi, aliran air deras, jalur sempit, alias banyak teknik teknis tentu memerlukan keahlian lebih dibandingkan rute yang relatif mudah.</span></p> <p><span>Karena itu, pemula sebaiknya memilih rute berasas pengalaman dan kemampuan, bukan berasas apakah kegiatan tersebut disebut </span><i><span>canyoning</span></i><span> alias </span><i><span>canyoneering</span></i><span>.</span></p> <h2><span id="Canyoning_vs_Canyoneering_untuk_Pemula"></span><b>Canyoning vs Canyoneering untuk Pemula</b><span></span></h2> <p><span>Bagi pemula, perihal terpenting bukan memilih istilah, tetapi memahami kegiatan yang bakal dilakukan dan kondisi rutenya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Pilih rute pemula</b></li> </ul> <p><span>Hindari canyon dengan teknik ekstrem jika belum mempunyai pengalaman.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Gunakan pemandu</b></li> </ul> <p><span>Pemandu dapat membantu memahami medan dan prosedur keselamatan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Pelajari teknik dasar</b></li> </ul> <p><span>Pahami teknik yang bakal digunakan sebelum memulai perjalanan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Gunakan perlengkapan yang tepat</b></li> </ul> <p><span>Pastikan perlengkapan sesuai dengan kondisi canyon.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Cek cuaca</b></li> </ul> <p><span>Kondisi cuaca dapat memengaruhi keamanan, terutama pada canyon yang mempunyai aliran air.</span></p> <h2><span id="Jenis_Canyon_yang_Bisa_Dieksplorasi"></span><b>Jenis Canyon yang Bisa Dieksplorasi</b><span></span></h2> <p><span>Canyon mempunyai karakter yang beragam sehingga pengalaman selama perjalanan juga bisa berbeda.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Canyon kering</b></li> </ul> <p><span>Lebih banyak melewati batu, celah sempit, dan tebing tanpa banyak aliran air.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Canyon berair</b></li> </ul> <p><span>Memiliki sungai, kolam, alias air terjun yang memerlukan perlengkapan tambahan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Canyon sempit</b></li> </ul> <p><span>Memiliki celah di antara tembok batu sehingga pergerakan menjadi lebih terbatas.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Canyon bertingkat</b></li> </ul> <p><span>Memiliki perubahan ketinggian yang membikin teknik seperti rappelling dapat diperlukan.</span></p> <h2><span id="Canyoning_vs_Canyoneering_dalam_Kompetisi_dan_Wisata"></span><b>Canyoning vs Canyoneering dalam Kompetisi dan Wisata</b><span></span></h2> <p><span>Kedua istilah ini juga dapat ditemukan dalam konteks kegiatan wisata maupun organisasi olahraga petualangan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Wisata petualangan</b></li> </ul> <p><span>Aktivitas biasanya ditawarkan sebagai pengalaman menjelajahi canyon dengan tingkat kesulitan tertentu.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kegiatan komunitas</b></li> </ul> <p><span>Peserta dapat berlatih teknik dan mengeksplorasi rute berbareng kelompok.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Aktivitas profesional</b></li> </ul> <p><span>Rute yang lebih teknis memerlukan keahlian dan persiapan yang lebih tinggi.</span></p> <h2><span id="Faktor_yang_Menentukan_Tingkat_Kesulitan"></span><b>Faktor yang Menentukan Tingkat Kesulitan</b><span></span></h2> <p><span>Nama kegiatan bukan penentu utama tingkat kesulitan. Kondisi canyon justru lebih berpengaruh terhadap tantangan yang bakal dihadapi.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Ketinggian tebing</b></li> </ul> <p><span>Semakin tinggi perubahan elevasi, semakin banyak teknik yang mungkin diperlukan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kondisi air</b></li> </ul> <p><span>Arus, kedalaman, dan suhu air dapat memengaruhi tingkat kesulitan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Bentuk medan</b></li> </ul> <p><span>Celah sempit dan permukaan licin memerlukan keahlian bergerak yang lebih baik.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Panjang rute</b></li> </ul> <p><span>Perjalanan yang lebih panjang memerlukan stamina dan persiapan lebih banyak.</span></p> <h2><span id="Etika_Saat_Melakukan_Canyoning_dan_Canyoneering"></span><b>Etika Saat Melakukan Canyoning dan Canyoneering</b><span></span></h2> <p><span>Menjelajahi canyon juga perlu dilakukan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Bawa kembali sampah</b></li> </ul> <p><span>Jangan meninggalkan sampah di sepanjang jalur.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Jangan merusak alam</b></li> </ul> <p><span>Hindari merusak tumbuhan, batuan, alias komponen alami lainnya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Hormati satwa</b></li> </ul> <p><span>Jangan mengejar alias mengganggu hewan yang ditemukan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Ikuti patokan lokasi</b></li> </ul> <p><span>Patuhi ketentuan yang bertindak di area canyon.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Jaga kebersihan air</b></li> </ul> <p><span>Hindari membuang barang alias bahan yang dapat mencemari aliran air.</span></p> <h2><span id="Perbedaan_Canyoning_dan_Canyoneering_Berdasarkan_Lokasi"></span><b>Perbedaan Canyoning dan Canyoneering Berdasarkan Lokasi</b><span></span></h2> <p><span>Penggunaan istilah dapat berbeda tergantung negara tempat kegiatan tersebut dilakukan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Eropa</b></li> </ul> <p><span>Istilah </span><i><span>canyoning</span></i><span> lebih umum digunakan untuk menyebut kegiatan menjelajahi canyon.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Australia dan Selandia Baru</b></li> </ul> <p><span>Istilah </span><i><span>canyoning</span></i><span> juga lebih sering digunakan dalam organisasi outdoor.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Amerika Serikat</b></li> </ul> <p><span>Istilah </span><i><span>canyoneering</span></i><span> lebih umum digunakan, terutama untuk eksplorasi canyon di daerah barat Amerika.</span></p> <h2><span id="Skill_yang_Perlu_Dikuasai"></span><b>Skill yang Perlu Dikuasai</b><span></span></h2> <p><span>Kemampuan yang dibutuhkan dapat berbeda berasas karakter rute, tetapi beberapa keahlian dasar cukup krusial untuk dikuasai.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Navigasi</b></li> </ul> <p><span>Membantu peserta memahami arah dan mengikuti jalur yang sudah ditentukan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Berenang</b></li> </ul> <p><span>Dibutuhkan ketika rute melewati kolam alias aliran air.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Scrambling</b></li> </ul> <p><span>Membantu melewati medan berbatu dengan menggunakan tangan dan kaki.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Rappelling</b></li> </ul> <p><span>Diperlukan untuk menuruni tebing menggunakan sistem tali.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Membaca kondisi alam</b></li> </ul> <p><span>Membantu peserta mengenali perubahan cuaca dan kondisi medan.</span></p> <h2><span id="Faktor_yang_Perlu_Dipertimbangkan_Sebelum_Memilih_Rute"></span><b>Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih Rute</b><span></span></h2> <p><span>Pemilihan rute sebaiknya dilakukan berasas kondisi peserta dan karakter canyon, bukan hanya lantaran pemandangannya menarik.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Pengalaman peserta</b></li> </ul> <p><span>Pilih rute yang sesuai dengan keahlian dan pengalaman sebelumnya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kondisi cuaca</b></li> </ul> <p><span>Pastikan cuaca mendukung agar perjalanan lebih aman.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Durasi perjalanan</b></li> </ul> <p><span>Perhatikan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh rute.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Akses lokasi</b></li> </ul> <p><span>Pertimbangkan kemudahan menuju titik awal dan keluar dari canyon.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Ketersediaan pemandu</b><span>&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Rute teknis sebaiknya dilakukan dengan support orang yang memahami kondisi lokasi.</span></p> <h2><span id="Canyoning_vs_Canyoneering_dari_Segi_Pengalaman"></span><b>Canyoning vs Canyoneering dari Segi Pengalaman</b><span></span></h2> <p><span>Meskipun istilahnya berbeda, keduanya sama-sama menawarkan pengalaman menjelajahi alam dengan langkah yang lebih aktif dibandingkan kegiatan outdoor biasa.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Eksplorasi</b></li> </ul> <p><span>Peserta dapat menemukan susunan batuan, aliran air, dan perspektif canyon yang susah dijangkau dengan melangkah biasa.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Tantangan fisik</b><span>&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Perjalanan melibatkan beragam aktivitas sehingga memerlukan stamina dan ketahanan tubuh.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Pengalaman alam</b><span>&nbsp;</span></li> </ul> <p><span>Peserta dapat menikmati lingkungan canyon secara lebih dekat dan langsung.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Kerja sama</b></li> </ul> <p><span>Perjalanan berbareng golongan dapat melatih komunikasi dan koordinasi.</span></p> <h2><span id="Kesalahan_yang_Sering_Dilakukan_Pemula"></span><b>Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula</b><span></span></h2> <p><span>Kurangnya persiapan dapat membikin pengalaman pertama menjadi kurang nyaman alias apalagi meningkatkan akibat selama perjalanan.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memilih rute terlalu sulit</b></li> </ul> <p><span>Pemula sering memilih jalur berasas pemandangan tanpa mempertimbangkan tingkat kesulitannya.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mengabaikan cuaca</b></li> </ul> <p><span>Kondisi cuaca yang berubah dapat memengaruhi keamanan canyon.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Membawa perlengkapan seadanya</b></li> </ul> <p><span>Perlengkapan perlu disesuaikan dengan karakter medan yang bakal dilewati.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Mencoba teknik tanpa latihan</b></li> </ul> <p><span>Teknik seperti rappelling sebaiknya dipelajari terlebih dulu dengan pendamping yang berpengalaman.</span></p> <ul> <li aria-level="1"><b>Memaksakan diri</b></li> </ul> <p><span>Kelelahan alias rasa takut sebaiknya nggak diabaikan selama perjalanan.</span></p> <h3><span id="Kesimpulan"></span><b>Kesimpulan</b><span></span></h3> <p><span>Grameds, dalam pembahasan canyoning vs canyoneering, kedua istilah tersebut pada dasarnya merujuk pada kegiatan yang sangat mirip, ialah menjelajahi canyon dengan melewati beragam medan dan menggunakan teknik outdoor tertentu.</span></p> <p><span>Perbedaan yang paling terlihat adalah penggunaan istilah berasas wilayah. </span><i><span>Canyoning</span></i><span> lebih umum digunakan di beberapa negara seperti Inggris dan Australia, sedangkan </span><i><span>canyoneering</span></i><span> lebih umum digunakan di Amerika Serikat.</span></p> <p><span>Jadi, jika menemukan kedua istilah tersebut, nggak perlu bingung. Yang lebih krusial adalah memahami karakter rute, teknik yang digunakan, perlengkapan yang dibutuhkan, dan prosedur keselamatan sebelum memulai perjalanan, Grameds.</span></p> <h3><span id="Rekomendasi_Buku_Terkait"></span><b>Rekomendasi Buku Terkait</b><span></span></h3> <h4><span id="1_Perencanaan_Dan_Pengelolaan_Perjalanan_Wisata"></span><b>1. Perencanaan Dan Pengelolaan Perjalanan Wisata</b><span></span></h4> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/perencanaan-dan-pengelolaan-perjalanan-wisata?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/items/10673632_80dd0e5a-64f0-47ed-8ef8-ebc26088a913_1418_1418.jpg" alt="Perencanaan Dan Pengelolaan Perjalanan Wisata" width="350" height="543"></a></p> <p><em><span><a href="https://www.gramedia.com/products/perencanaan-dan-pengelolaan-perjalanan-wisata?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></span></em></p> <p><em><span>Perencanaan dan Pengelolaan Perjalanan Wisata membahas dasar-dasar dalam merancang dan mengelola perjalanan wisata secara terstruktur. Buku ini menjelaskan beragam perihal yang perlu diperhatikan dalam membikin paket wisata, mulai dari menyusun rencana perjalanan, mengatur waktu, menghitung biaya, menentukan harga, hingga memasarkannya. </span></em></p> <p><em><span>Pembahasannya juga memperkenalkan beragam komponen yang terlibat dalam kegiatan wisata, seperti transportasi, akomodasi, destinasi, restoran, serta akomodasi pendukung lainnya. Cocok bagi yang mau memahami proses di kembali penyusunan perjalanan wisata secara lebih menyeluruh.</span></em></p> <h4><span id="2_Pariwisata_Primata_Indonesia"></span><b>2. Pariwisata Primata Indonesia</b><span></span></h4> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/pariwisata-primata-indonesia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/images/1/36268/big_covers/ID_YPOI2017MTH02PPIN_B.jpg" alt="Pariwisata Primata Indonesia" width="347" height="503"></a></p> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/pariwisata-primata-indonesia?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <p><em><span>Indonesia mempunyai kekayaan primata yang sangat beragam, termasuk banyak jenis yang hanya bisa ditemukan di daerah Indonesia. Pariwisata Primata Indonesia membujuk pembaca mengenal satwa-satwa tersebut dengan membahas karakteristik, habitat, persebaran, perilaku, hingga status konservasinya. </span></em></p> <p><em><span>Buku ini juga memberikan info mengenai letak yang dapat dikunjungi untuk memandang primata di kediaman alaminya. Dengan style penulisan yang lebih ringan, kitab ini dapat menjadi referensi menarik bagi pencinta alam maupun siapa saja yang mau mengenal keanekaragaman primata Indonesia.</span></em></p> <h4><span id="3_Seri_Ensiklopedia_Pencinta_Alam_Pantai"></span><b>3. Seri Ensiklopedia Pencinta Alam: Pantai</b><span></span></h4> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/buku-seri-ensiklopedia-pencinta-alam-pantai?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/items/_Kover_Ensiklopedia_Alam_Pantai.jpg" alt=" Pantai" width="349" height="474"></a></p> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/buku-seri-ensiklopedia-pencinta-alam-pantai?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <p><em><span>Bagi yang suka bermain dan mengeksplorasi pantai, kitab Seri Ensiklopedia Pencinta Alam: Pantai bisa menjadi referensi yang menarik. Buku ini memperkenalkan beragam perihal tentang kehidupan pantai, termasuk proses terbentuknya ombak, jenis-jenis pantai, serta hal-hal yang bisa diamati ketika berada di area pesisir. </span></em></p> <p><em><span>Selain menambah pengetahuan tentang alam, kitab ini juga dilengkapi beragam kegiatan dan buahpikiran seru yang dapat dilakukan saat menjelajahi pantai sehingga cocok untuk menumbuhkan rasa mau tahu terhadap lingkungan sejak dini.</span></em></p> <h4><span id="4_Pariwisata_Lampung_yang_Spektakuler_Lintas_Peradaban_dan_Alam"></span><b>4. Pariwisata Lampung yang Spektakuler: Lintas Peradaban dan Alam</b><span></span></h4> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/pariwisata-lampung-yang-spektakuler-lintas-peradaban-dan-alam?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/picture_meta/2024/5/22/nf6v9dqvuvjsqmpqzubqho.jpg" alt=" Lintas Peradaban dan Alam" width="350" height="522"></a></p> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/pariwisata-lampung-yang-spektakuler-lintas-peradaban-dan-alam?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <p><em><span>Lampung mempunyai banyak potensi wisata, mulai dari gunung, taman nasional, kekayaan tanaman dan fauna, hingga wisata bahari dan budaya. Buku Pariwisata Lampung yang Spektakuler: Lintas Peradaban dan Alam membahas beragam potensi tersebut sekaligus memandang gimana pariwisata Lampung dapat dikembangkan secara berkelanjutan. </span></em></p> <p><em><span>Dengan menggabungkan teori kepariwisataan dan contoh praktik dari beragam daerah, kitab ini menawarkan pendapat mengenai pengembangan wisata yang tetap mengutamakan kekayaan lokal, inovasi, dan keseimbangan lingkungan.</span></em></p> <h4><span id="_5_Kamus_Istilah_Pariwisata_Indonesia_Edisi_Terbaru_Terlengkap"></span>&nbsp;5. Kamus Istilah Pariwisata Indonesia Edisi Terbaru &amp; Terlengkap<span></span></h4> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/kamus-istilah-pariwisata-indonesia-edisi-terbaru-dan-terlen?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://image.gramedia.net/rs:fit:0:0/f:webp/plain/https://cdn.gramedia.com/uploads/items/Kamus_Istilah_Pariwisata_Indonesia_Edisi_Terbaru_Dan_Terlen.jpg" alt="Kamus Istilah Pariwisata Indonesia Edisi Terbaru &amp; Terlengkap" width="350" height="495"></a></p> <p><a href="https://www.gramedia.com/products/kamus-istilah-pariwisata-indonesia-edisi-terbaru-dan-terlen?utm_source=bestseller&amp;utm_medium=bestsellerbuku&amp;utm_campaign=seo&amp;utm_content=BestSellerRekomendasi"><img loading="lazy" src="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png" alt="" width="300" height="59" srcset="https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller-300x59.png 300w, https://cdnwpseller.gramedia.net/wp-content/uploads/2024/04/Button-Best-Seller.png 346w" sizes=" 300px) 100vw, 300px"></a></p> <p><em><span>Dunia pariwisata mempunyai banyak istilah yang sering digunakan dalam beragam media, pendidikan, maupun pekerjaan. Kamus Istilah Pariwisata Indonesia Edisi Terbaru &amp; Terlengkap datang sebagai referensi untuk membantu pembaca memahami beragam istilah tersebut dalam bahasa Indonesia. </span></em></p> <p><em><span>Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, akademisi, praktisi, maupun masyarakat umum yang mau memperluas pengetahuan tentang kosakata di bagian pariwisata. Penyusunannya yang sistematis juga memudahkan pembaca menemukan istilah yang dibutuhkan sekaligus memahami penggunaannya dengan lebih tepat.</span></em></p> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/canyoning-vs-canyoneering-ternyata-nggak-sama-ini-penjelasannya-168912.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 07:52:02 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Vania Andini)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie setelah Menikah Hampir 6 Tahun]]></title> <description><![CDATA[Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie setelah Menikah Hampir 6 Tahun. Artis Audi Marissa gugat pisah suaminya, Anthony Xie, setelah nyaris enam tahun menikah. Sidang perdana dijadwalkan pada 3 September 2026 di PN Jakarta Selatan....]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2021/04/10/romantisnya-audi-marissa-dan-anthony-xie-saat-makan-malam-bersama_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/audi-marissa-gugat-cerai-anthony-xie-setelah-menikah-hampir-6-tahun-168910.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p> </p><p>Setelah nyaris enam tahun menikah, artis Audi Marissa menggugat pisah sang suami, Anthony Xie, ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Humas PN Jakarta Selatan, Richard Edwin Basuki.</p> <p>Richard mengungkapkan bahwa perkara perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie telah tercatat di PN Jakarta Selatan. Sidang perdana perkara tersebut dijadwalkan digelar pada Kamis, 3 September 2026.</p> <p>"Untuk sidang perdananya di dalam catatan kami ini tanggal 3 September," kata Richard kepada awak media di kantornya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <h2 id="soal-gana-gini-belum-dibahas">Soal gana-gini belum dibahas</h2> <p>Dalam kesempatan tersebut, Richard juga ditanya mengenai gugatan mengenai kekayaan berbareng alias kekayaan gana-gini serta kemungkinan adanya perjanjian pranikah antara Audi Marissa dan Anthony Xie.</p> <p>Menurut Richard, dari perkara yang telah dibacanya, perihal tersebut belum tergambar secara jelas.Richard kemudian menjelaskan sistem persidangan perdana perkara perceraian di PN Jakarta Selatan. Ia menyebut kedua belah pihak pada prinsipnya diharapkan datang dalam sidang pertama.</p> <p>Apabila kedua pihak telah datang dan persidangan dinyatakan lengkap, proses selanjutnya adalah mediasi. Hal tersebut tetap bertindak andaikan para pihak datang melalui kuasa norma masing-masing.</p> <p>"Ketika sudah lengkap, kita lakukan proses mediasi. Seperti itu tata caranya," kata Richard.</p> <p><strong>TERUSKAN MEMBACA KLIK <a href="https://hot.detik.com/celeb/d-8642431/audi-marissa-gugat-cerai-anthony-xie-sidang-perdana-3-september" target="_blank">DI SINI</a>.</strong></p> <p>Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik <a href="https://www.haibunda.com/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSc-okWTDzj2ZWIh3BNIRis8OTfk0O6_rvQzSmvXHNX3uyE3PA%2Fviewform%3Fpli%3D1" target="_blank" rel="nofollow">di SINI</a>. Gratis!</p> <p><strong>(som/som)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/audi-marissa-gugat-cerai-anthony-xie-setelah-menikah-hampir-6-tahun-168910.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 07:10:08 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Botol Pumping Dipakai Lagi Tanpa Dicuci, Amankah?]]></title> <description><![CDATA[Botol Pumping Dipakai Lagi Tanpa Dicuci, Amankah?. Bun, jika pumping di instansi dan nggak sempat langsung cuci botolnya, boleh dipakai lagi nggak?]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/24/botol-pumping-dipakai-lagi-tanpa-dicuci-amankah-1787547190390_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/botol-pumping-dipakai-lagi-tanpa-dicuci-amankah-168911.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <a href="https://www.haibunda.com" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Home">Home</a> <svg viewbox="0 0 15 15" astro-icon="chevron-right"> <path fill="currentColor" fill-rule="evenodd" d="M6.158 3.135a.5.5 0 0 1 .707.023l3.75 4a.5.5 0 0 1 0 .684l-3.75 4a.5.5 0 1 1-.73-.684L9.566 7.5l-3.43-3.658a.5.5 0 0 1 .023-.707z" clip-rule="evenodd"></path> </svg> <a href="https://www.haibunda.com/menyusui" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Menyusui">Menyusui</a> <p> <h3> VIDEO </h3> </p> <p> <h3>menyusui</h3> <h2> <span> Tiara Jasmine &amp; Fauzan Julian Kurnia &nbsp; | &nbsp; </span> <span> Kincai Media </span> </h2> <h2> Selasa, 01 Sep 2026 13:00 WIB </h2> </p> <div> <div> <div> <p>Bun, jika pumping di instansi dan nggak sempat langsung cuci botolnya, boleh dipakai lagi nggak?</p> <p>Yuk, cari tahu langkah menyimpan dan membersihkan perangkat pumping yang tepat!</p> </div> </div> </div> <div> <p> <h3> TOPIK TERKAIT </h3> </p> <div> <div> <p><a href="https://www.haibunda.com/tag/menyusui" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="1" dtr-ttl="menyusui"> menyusui </a> <a href="https://www.haibunda.com/tag/pompa+asi" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="2" dtr-ttl="pompa asi"> pompa asi <img alt="check" width="40" height="40" src="https://cdn.haibunda.com/images/check-blue.webp?v=5.5.3" loading="lazy" decoding="async"> <img alt="check" width="40" height="40" src="https://cdn.haibunda.com/images/check-white.webp?v=5.5.3" loading="lazy" decoding="async"> </a> <a href="https://www.haibunda.com/tag/mencuci+pompa+asi" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="3" dtr-ttl="mencuci pompa asi"> mencuci pompa asi </a> <a href="https://www.haibunda.com/tag/infeksi+bakteri" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="4" dtr-ttl="infeksi bakteri"> jangkitan kuman </a> <a href="https://www.haibunda.com/tag/kesehatan+bayi" dtr-evt="box topik terkait" dtr-sec="topik terkait" dtr-act="topik terkait" dtr-idx="5" dtr-ttl="kesehatan bayi"> kesehatan bayi </a> </p></div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/botol-pumping-dipakai-lagi-tanpa-dicuci-amankah-168911.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 07:00:17 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Dickson Leo Ungkap lavojoy Hadir dari Inspirasi Menjadi Inovasi dan Dampak Nyata]]></title> <description><![CDATA[Dickson Leo Ungkap lavojoy Hadir dari Inspirasi Menjadi Inovasi dan Dampak Nyata. Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia, mengungkapkan proses pengembangan produk lavojoy hingga bisa dicintai pelanggannya dalam wawancara eksklusif.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/dickson-leo-brand-director-lavojoy-indonesia-ungkap-lavojoy-hadir-dari-inspirasi-menjadi-inovasi-dan-dampak-nyata-1788237671437_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/dickson-leo-ungkap-lavojoy-hadir-dari-inspirasi-menjadi-inovasi-dan-dampak-nyata-168908.html</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia, Ungkap lavojoy Hadir dari Inspirasi Menjadi Inovasi dan Dampak Nyata/ Foto: Dok. Beautynesia </p><div> <div> <p>Proses pembuatan setiap produk <em>skincare</em> alias <em>personal care</em> pasti memerlukan waktu yang panjang. Perhitungan matang untuk mendapatkan hasil maksimal perlu dilakukan dan tidak terbatas pada formulasinya saja, tapi juga gimana brand mengomunikasikan produk tersebut kepada konsumen. Namun untuk betul-betul mencuri hati konsumen, sebuah brand beauty kudu memahami, mendengarkan, dan menerjemahkan kebutuhan konsumennya menjadi produk yang bernilai.</p> <p>Brand lavojoy adalah contoh menarik dari proses itu, Beauties. Memasuki tahun keempatnya, lavojoy terus bertumbuh tidak hanya dari sisi bisnis, tapi perkembangan produk yang semakin menjawab kebutuhan konsumennya. Proses pengembangan itu pun disampaikan lebih jauh oleh Dickson Leo selaku Brand Director lavojoy Indonesia kepada Beautynesia, hari Rabu (26/8/2026). Melalui perspektifnya, kita belajar gimana sebuah brand yang tulus mendengar konsumennya dapat melahirkan produk yang betul-betul dicintai.</p> <h2>Pesan &ldquo;Love and Enjoy&rdquo; yang Tersampaikan ke Publik</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/dickson-leo-brand-director-lavojoy-indonesia-1788237822857.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)" title="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)"></p><p>Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)/ Foto: Dok. Beautynesia</p> </div> <p>Di tengah pasar <em>beauty</em> Indonesia yang dinamis, Leo memandang konsumen sekarang semakin beragam dalam memilih produk. Ada yang condong setia pada produk yang sudah dipercaya dan terbukti sesuai dengan kebutuhannya, sementara ada pula yang senang mengeksplorasi produk baru dan mengikuti perkembangan tren <em>beauty</em>. Namun, di kembali perbedaan tersebut, konsumen semakin sadar bakal pentingnya memilih produk yang dapat memberikan pengalaman sekaligus faedah yang sesuai bagi dirinya.</p> <p>Kesadaran terhadap<em> self-care</em> dan <em>self-love</em> tersebut menjadi salah satu perihal yang menurut Leo membikin filosofi <em>&ldquo;Love and Enjoy&rdquo;</em> tetap relevan bagi konsumen modern. Selama empat tahun, filosofi ini konsisten menjadi bagian dari lavojoy, bukan hanya sebagai <em>tagline</em>, tetapi sebagai nilai yang mau dihadirkan melalui setiap pengalaman konsumen dengan <em>brand</em>. &ldquo;Dia senang nggak sama apa yang dia pakai? Dia bisa kasih akibat positif nggak ke teman-teman dia? Jadi, sebenarnya itu yang kita mau timbulkan dari filosofinya,&rdquo; ujar Leo.</p> <p>Selain dari segi <em>feel</em>, hasil nyata juga tidak kalah penting. Di sinilah lavojoy memainkan peran sebagai edukator yang memberikan wawasan kepada konsumen tentang <em>beauty</em> sehingga mereka bisa memilih produk yang tepat, dengan langkah pemakaian yang betul pula.</p> <p>Ketika pesan yang disampaikan lavojoy ini dapat menimbulkan kesan kuat pada konsumennya, menurut Leo, ini menjadi perihal yang sama membanggakan dengan performa penjualan produk itu sendiri.</p> <h2>Ada Curhatan Konsumen di Balik Produk yang Dicintai</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/lavojoy-indonesia-1788237900549.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Produk lavojoy Tone up Body Serum, Hold Me Tight Pro, dan Flakes Off My Crown" title="Produk lavojoy Tone up Body Serum, Hold Me Tight Pro, dan Flakes Off My Crown"></p><p>Produk lavojoy Tone up Body Serum, Hold Me Tight Pro, dan Flakes Off My Crown/ Foto: Dok. lavojoy Indonesia</p> </div> <p>Bagi lavojoy, <em>feedback</em> dari konsumen berkedudukan sangat krusial dalam pengembangan produk-produknya. &ldquo;Walaupun kita sudah keluarkan produk, nggak ada semua produk itu <em>perfect</em>. Jadi kita kudu mendengarkan,&rdquo; kata Leo. &ldquo;Banyak mendengarkan itu nomor satu sih.&rdquo;</p> <p>Mereka bekerja sama dengan MT channel untuk melakukan survei pelanggan, baik yang sudah memakai lavojoy maupun yang baru mau mencoba. Dari survei itulah lavojoy mendengarkan cerita dan keluhan konsumennya, mulai dari argumen mereka memakai produk lavojoy, ketertarikannya mencoba lantaran viral di media sosial, alias keluhan saat memakai produk lantaran efeknya tidak sesuai alias justru menimbulkan masalah baru.</p> <p>Ambil contoh Tone up Body Serum. Dahulu, produk yang menjadi salah satu <em>hero</em> ini hanya datang dalam satu <em>shade</em>. Namun lantaran ada konsumen yang cemas hasilnya terlalu terang pada warna kulit mereka, lavojoy pun mengembangkan <em>shades</em> yang lebih inklusif. Kini, Tone up Body Serum telah tersedia dalam empat <em>shades</em>, Beauties.</p> <p><em>Product hero</em> berikutnya yang mengalami pengembangan adalah Hold Me Tight Pro, sampo<em> series hair fall</em> yang mengalami tiga kali <em>upgrade</em>. Setiap pembaruan formula lahir dari <em>feedback</em> konsumen, seperti pada formulasi kedua, ada kemauan hasil yang lebih sigap dan yang <em>moisturizing</em>. Namun, keluhan konsumen yang merasa rambutnya kering dan kulit kepala terasa gatal lantaran formulasi kedua jadi kesempatan lavojoy untuk menyempurnakan produknya. Dari proses tersebut, lavojoy juga memandang pentingnya mengedukasi konsumen bahwa kondisi kulit kepala dapat mengalami beragam perubahan selama proses perawatan rambut, sehingga krusial untuk memahami penyebabnya dan memberikan perawatan yang sesuai.</p> <p>Pengembangan tidak hanya dilakukan untuk produk lama, Beauties, tapi <em>feedback</em> konsumen juga melahirkan produk-produk baru. Misalnya produk sampo antiketombe lavojoy, Flakes Off My Crown. Sampo ini hadirkan formula berbasis Selenium dengan konsentrasi yang bisa disesuaikan kebutuhan, ialah 0,2% untuk ketombe ringan, 0,6% untuk kondisi menengah, dan 1% untuk ketombe parah.</p> <p>Selain itu, ada pula Daily Shine Face Tone Up dengan SPF untuk membantu menyamarkan perbedaan warna kulit, sehingga wajah, leher, dan tubuh tampak lebih merata. Produk dengan botol pink mini yang baru dirilis bulan Juli lampau langsung sold out dalam 2 minggu.</p> <p>&ldquo;Jadi, kita menganggap serius apa yang disampaikan konsumen. Kalau mereka bilang ini memang bagus dan memang ini yang mereka butuhkan, ya kita sebagai brand memfasilitasi itu,&rdquo; imbuh Leo.</p> <h2>Siap Hadapi Konsumen Beauty yang Semakin Demanding</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/dickson-leo-brand-director-lavojoy-indonesia-1788237822938_43.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)" title="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)"></p><p>Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)/ Foto: Dok. Beautynesia</p> </div> <p>Hero products sebagaimana disebutkan sebelumnya tidak lahir semata dari strategi pemasaran, tetapi juga dipengaruhi oleh sejumlah parameter lain, seperti permintaan pasar, tren yang terbentuk secara organik, dan performa penjualan. Leo menjelaskan, ketika lavojoy memperkenalkan sebuah penemuan alias produk baru, respons pasar menjadi salah satu parameter krusial untuk memandang gimana produk tersebut diterima konsumen. &ldquo;Ketika sebuah produk sudah menjadi tren, otomatis banyak perihal positif yang mengikuti,&rdquo; tuturnya. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan volume penjualan, pencapaian target, hingga performa yang melampaui proyeksi.</p> <p>Misalnya penjualan produk Daily Shine Body Serum. &ldquo;Pada saat kita keluarin 00, 01, 02, itu <em>sold out</em> dalam waktu 2 bulan. Itu apalagi 120 ribu <em>pieces</em>. Itu di luar memang apa yang kita proyeksikan.&rdquo;</p> <p>Namun di kembali itu semua, ada tantangan yang menurut Leo tak kalah sulit, ialah mempertahankan tren untuk menjaga kestabilan. Karena itu, setiap strategi yang diambil perlu dipertimbangkan secara matang dan mempunyai arah yang jelas. &ldquo;Kita kudu tahu apa yang mau kita capai,&rdquo; katanya. Langkah tersebut menjadi krusial untuk menjaga relevansi brand sekaligus mempertahankan kepercayaan konsumen.</p> <p>Salah satu langkah yang diambil untuk mempertahankannya seperti mengadakan kegiatan yang merangkul organisasi secara luas dimana mereka bisa secara langsung mencoba produk lavojoy. Dari situ, komentar positif didapatkan, sekaligus <em>word-of-mouth</em> yang mendorong brand sebagai <em>top-of-mind.</em></p> <p>Tak hanya mengikuti perkembangan tren yang ada saat ini, lavojoy juga mempertimbangkan gimana dinamika industri <em>beauty</em> bakal berkembang ke depannya. Leo memandang bahwa tren <em>beauty</em> bakal semakin menuntut brand untuk bisa menghadirkan produk yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan konsumen, tetapi juga memberikan kualitas dan <em>value</em> yang sepadan. &ldquo;Ke depannya, konsumen tidak hanya bakal mempertimbangkan kualitas produk, tetapi juga harganya. Mereka bakal mencari produk yang bagus dengan nilai yang tetap terjangkau.&rdquo; tuturnya.</p> <p>Untuk menjawab kebutuhan tersebut, lavojoy tengah mempersiapkan pengembangan lini produk untuk satu tahun ke depan dengan konsentrasi pada pilihan yang lebih elastis dan individual bagi konsumen. Mulai dari format yang lebih praktis seperti<em> travel size</em>, hingga produk dengan kegunaan yang lebih spesifik, pengembangan ini menjadi bagian dari upaya lavojoy untuk menghadirkan pengalaman <em>self-care</em> yang semakin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.</p> <p>&ldquo;Itu sebenarnya sudah sempat kita riset, dan memang semestinya sejalan dengan apa yang diinginkan market. Jadi, saya hanya minta doanya agar lavojoy bisa terus memberikan apa yang memang dibutuhkan dan diinginkan konsumen,&rdquo; pungkas Leo.</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fbit.ly%2FBNationWomenMen" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!<span>&nbsp;</span></p> <p>(dmh/dmh)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/dickson-leo-ungkap-lavojoy-hadir-dari-inspirasi-menjadi-inovasi-dan-dampak-nyata-168908.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:30:54 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya]]></title> <description><![CDATA[Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya. Olahraga tapi berat badan tidak turun? Kenali penyebabnya, dari asupan kalori, pola makan, massa otot, tidur, stres, hingga metabolisme. The post Sudah Rutin Ol...]]></description> <media:thumbnail url="https://portal.kincaimedia.net/site/assets/img/logo/401XDGroupIndonesia.png"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/sudah-rutin-olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun-mungkin-ini-penyebabnya-168899.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div><div><p>MOMMIES DAILY THE MOST INCLUSIVE PARENTING ECOSYSTEM IN INDONESIA</p><p><img src="https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/assets.femaledaily.com/web-assets/ads/billboard.png" alt="banner-detik"></p><div><div><div><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/"><p><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fill"></span></p></a><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/">Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya</a></p><p>Olahraga tapi berat badan tidak turun? Kenali penyebabnya, dari asupan kalori, pola makan, massa otot, tidur, stres, hingga metabolisme.</p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">Katharina Menge</a>&#12539;in 7 hours</p></div></div></div><div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/">7 Cafe Ramah Anak di Bandung, Ada Playground sampai Nursery Room</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;in 3 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/">Jangan Sampai Salah Dress Code Kantor! Ini Bedanya Smart Casual, Business Casual hingga Business Formal</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari">Anggia Hapsari</a>&#12539;in 2 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/">7 Kesalahan Skincare Remaja yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">Katharina Menge</a>&#12539;9 hours ago</p></div></div></div></div></div></div><div></div><div><div><div><hr><p data-title="">Latest Article</p></div></div><div><div><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/"><p><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fill"></span></p></a><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/">Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">katharinamenge</a>&#12539;in 7 hours</p></div></div></div><div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/">7 Cafe Ramah Anak di Bandung, Ada Playground sampai Nursery Room</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">dhevitawulandari</a>&#12539;in 3 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/">Jangan Sampai Salah Dress Code Kantor! Ini Bedanya Smart Casual, Business Casual hingga Business Formal</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari">anggiahapsari</a>&#12539;in 2 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/">7 Kesalahan Skincare Remaja yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">katharinamenge</a>&#12539;9 hours ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/benarkah-penyakit-autoimun-tidak-bisa-disembuhkan-simak-fakta-dan-cara-mengontrolnya/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/benarkah-penyakit-autoimun-tidak-bisa-disembuhkan-simak-fakta-dan-cara-mengontrolnya/">Benarkah Autoimun Tidak Bisa Disembuhkan? Simak Fakta dan Cara Mengontrolnya!</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/rachelkaloh"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/rachelkaloh">rachelkaloh</a>&#12539;10 hours ago</p></div></div></div></div></div><div><a href="https://mommiesdaily.com/recent/"><p>READ MORE</p></a></div></div><div data-title=""><div><div><p>MD<br>REVIEW</p><a href="https://reviews.mommiesdaily.com"><p>SEE ALL &nbsp;<img src="https://mommiesdaily.com/images/ic-arrow-white.svg" alt="ic-arrow-white" width="17"></p></a></div><div><div></div><div></div><div></div></div><div><div></div></div></div></div><div><div><div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div></div><div><div><hr><p data-title="">Videos For You</p></div><div><div><div><div dir="ltr"><div><div><div data-index="-1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata &#128118;&#10024;</p></div></a></div></div><div data-index="0" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!</p></div></a></div></div><div data-index="1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Gizi Tepat untuk Remaja: Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif</p></div></a></div></div><div data-index="2" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!</p></div></a></div></div><div data-index="3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar</p></div></a></div></div><div data-index="4" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div><div data-index="5" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Kuliah di Luar Negeri: Apa Aja yang Harus Disiapkan?</p></div></a></div></div><div data-index="6" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata &#128118;&#10024;</p></div></a></div></div><div data-index="7" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!</p></div></a></div></div><div data-index="8" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Gizi Tepat untuk Remaja: Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif</p></div></a></div></div><div data-index="9" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!</p></div></a></div></div><div data-index="10" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar</p></div></a></div></div><div data-index="11" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div><div data-index="12" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Kuliah di Luar Negeri: Apa Aja yang Harus Disiapkan?</p></div></a></div></div><div data-index="13" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata &#128118;&#10024;</p></div></a></div></div></div></div></div></div><div><div><div dir="ltr"><div><div><div data-index="-3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="-2" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="-1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp;amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="0" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="1" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="2" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp;amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="4" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="5" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="6" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp;amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="7" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="8" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="9" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp;amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="10" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="11" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="12" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="13" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp;amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div></div></div></div></div></div></div><div><div><hr><p data-title="">LATEST VIDEO ARTICLES</p></div><div><div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/27/md-new-parents-101-review-essential-oil-untuk-bayi-dan-anak-cessa-dan-rumah-atsiri/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/27/md-new-parents-101-review-essential-oil-untuk-bayi-dan-anak-cessa-dan-rumah-atsiri/">MD New Parents 101: Review Essential Oil untuk Bayi dan Anak, Cessa dan Rumah Atsiri</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;27 Jul 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/22/kesalahan-orang-tua-anak-usia-sd-yang-sering-tidak-disadari/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/22/kesalahan-orang-tua-anak-usia-sd-yang-sering-tidak-disadari/">MD Ask the Expert: 7 Kesalahan Orang Tua Anak Usia SD yang Sering Tidak Disadari, Pernah Melakukannya?</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;22 Jul 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/05/25/md-ask-the-expert-persiapan-anak-kuliah-ke-luar-kota-atau-negeri/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/05/25/md-ask-the-expert-persiapan-anak-kuliah-ke-luar-kota-atau-negeri/">MD Ask the Expert: Persiapan Anak Kuliah ke Luar Kota alias Negeri</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;25 May 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/03/29/md-new-parents-101-rekomendasi-sampo-dan-sabun-bayi-hingga-balita-ada-yang-punya-kandungan-ceramide-dan-prebiotik/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/03/29/md-new-parents-101-rekomendasi-sampo-dan-sabun-bayi-hingga-balita-ada-yang-punya-kandungan-ceramide-dan-prebiotik/">MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;29 Mar 2026</p></div></div></div></div></div><div><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog"><p>READ MORE<img src="https://mommiesdaily.com/images/ic-arrow-right.svg" alt="ic-arrow-right" width="17"></p></a></div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27794%27%20height=%27326%27/%3e"></span><img alt="midlife" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><div><p>Forty &amp; Fearless:</p><p>Embrace Your Boldest Chapter Yet </p></div></div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/mommies_working-it">Working Issue</a><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/category/relationship">Sex &amp; Relationship</a></p></div></div><div><div><div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div></div><div><div></div><div></div><div></div><div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div></div><div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div></div></div></div><div><div><p><p class="embed-responsive embed-responsive-16by9 post-embed"><iframe width="560" height="315" aria-label="Preview" class="embed-responsive-item" src="https://www.youtube.com/embed/ZFF7iFP2N7Q?rel=0&amp;amp;autoplay=1&amp;amp;mute=1&amp;autoplay=1&amp;mute=1&amp;playsinline=1&amp;rel=0" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="autoplay; accelerometer; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p></p></div><div><div><p data-title="What’s On FDN">What&rsquo;s On FDN</p><p><span>Stay connected with the latest updates from Female Daily Network. Don&rsquo;t miss out, be part of our journey and let&rsquo;s experience the excitement together!</span></p></div><p><a href="https://www.youtube.com/@whatsonfdn">Let&rsquo;s Check It Out</a></p></div></div></div></div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/sudah-rutin-olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun-mungkin-ini-penyebabnya-168899.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:00:35 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Katharina Menge)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Daftar Negara dengan Kebijakannya dalam Melindungi Hutan dan Satwa]]></title> <description><![CDATA[Daftar Negara dengan Kebijakannya dalam Melindungi Hutan dan Satwa. Berikut negara yang membentuk area konservasi melalui pendapat yang berbeda-beda. Simak!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/negara-yang-gencar-melindungi-hutan-dan-satwanyafoto-pexelscomtom-dalby-1788144379367_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/daftar-negara-dengan-kebijakannya-dalam-melindungi-hutan-dan-satwa-168909.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <p>Deforestasi dan kepunahan satwa imbas kombinasi tangan manusia kian marak terjadi. Peristiwa ini tentu menjadi PR krusial bagi pemerintah negara setempat dalam menanggulanginya.</p> <p>Tindakan apa yang bisa dilakukan untuk mencegah rusaknya kembali area hutan? Setidaknya ada empat negara yang punya kebijakan ketat dalam mendukung perlindungan area rimba tetap lestari.</p> <p>Negara-negara tersebut tercatat meluncurkan program unik yang berfokus pada pelestarian rimba dan satwa di dalamnya. Ada yang memberi masyarakat kewenangan bersyarat untuk mengelola satwa melalui<em> Communal Conservancies </em>hingga program pelestarian hewan endemik sejenis panda.</p> <p>Berikut ini empat negara yang membentuk area konservasi melalui pendapat yang berbeda-beda.</p> <h2>1. China</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/panda-di-kawasan-konservasi-chinafoto-magnificcomtravel-photography-1788144379527.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Panda di area konservasi China/Foto: Magnific.com/Travel-photography</p> </div> <p>Melalui <em>Giant Panda National Park</em> yang didirikan tahun 2021, pemerintah China membuktikan bahwa mereka meletakkan kepedulian tinggi terhadap satwa panda dan hewan lainnya. Panda merupakan salah satu hewan endemik asal China yang telah berstatus rentan.</p> <p><em>Giant Panda National Park </em>melindungi sekitar 1.340 ekor panda raksasa liar serta menjadi area lindung bagi lebih dari 8.000 jenis hewan dan tumbuhan lain yang hidup dalam ekosistem yang sama. Spesies itu meliputi macan tutul salju, takin, monyet pesek emas, hingga burung pegar emas (<em>golden pheasant</em>).</p> <p>Kini, <em>Giant Panda National Park </em>tersebar di beberapa pegunungan di daerah China tengah bagian selatan, tepatnya di provinsi Sichuan, Gansu, dan Shaanxi.</p> <h2>2. India</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/harimau-benggala-di-kawasan-konservasi-indiafoto-pexelscomtanmay-adhikary-1788144379682.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Harimau benggala di area konservasi India/Foto: Pexels.com/Tanmay Adhikary</p> </div> <p>Selain China yang konsentrasi pada konservasi satwanya, India juga gencar melakukan perlindungan terhadap harimau melalui program <em>Project Tiger</em> yang diluncurkan 1973 silam.</p> <p><em>Project Tiger</em> menyediakan area lindung bagi harimau di beragam taman nasional India. Beberapa taman itu meliputi <em>Corbett National Park </em>dan <em>Ranthambore National Park</em>.</p> <p><em>Corbett National Park </em>menjadi area lindung bagi harimau benggala. Taman ini berada di bagian selatan negara bagian Uttarakhand, India Utara. Sementara <em>Ramthambore National Park</em> adalah area pelestarian satwa liar yang terletak di distrik Sawai Madhopur, negara bagian Rajasthan, India Barat Laut.</p> <p>Menurut laporan <em>Britannica</em>, Ranthambore mencatat keberhasilan signifikan dalam upaya pelestarian harimau, tak lama setelah peluncuran <em>Project Tiger.</em> &nbsp;</p> <h2>3. Brasil</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/hutan-hujan-tropis-di-brazilfoto-mongabay-1788144379842.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Hutan hujan tropis di Brazil/Foto: Mongabay</p> </div> <p>Demi melindungi rimba hujan tropis terbesar di bumi ialah Amazon, Brasil berbareng <em>World Wildlife Fund</em> dan para mitranya meluncurkan program ARPA (<em>Amazon Region Protected Areas</em>)&nbsp;pada tahun 2002.</p> <p>Melalui program tersebut, pemerintah Brasil bekerja memperkuat dan memperluas area konservasi di Amazon untuk melindungi keanekaragaman hayati, menjaga kegunaan ekologis hutan, dan mencegah deforestasi dalam skala besar.</p> <p>Sepanjang 2008-2020, program ARPA sukses mengurangi deforestasi sekitar 650.000 ekar alias setara 263.045,7 hektar. Berkurangnya deforestasi di area lindung telah mencegah emisi karbon dioksida yang diperkirakan mencapai 104 juta ton pada tahun 2020, melansir <em>WWF</em>.</p> <h2>4. Namibia</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/kawasan-konservasi-satwafoto-magnificcomwirestock-1788144380001.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kawasan konservasi satwa/Foto: Magnific.com/Wirestock</p> </div> <p>Negara yang terletak di pesisir Samudra Atlantik ini juga gencar dalam melestarikam satwanya lewat program <em>Communal Conservancies</em>. Program ini memberikan masyarakat kewenangan bersyarat untuk mengelola satwa liar.</p> <p><em>Communal Conservancies </em>telah ditetapkan oleh <em>Ministry of Environment, Forestry, and Tourism</em> (MEFT) dalam amandemen tahun 1996 terhadap Peraturan Konservasi Alam tahun 1975, melansir <em>Conservation Namibia</em>.</p> <p>Pihak yang mau mengelola satwa kudu memenuhi persyaratan yang telah ditentukan MEFT, yang mencakup:</p> <ul> <li>Daftar personil masyarakat yang dapat diverifikasi.</li> <li>Anggaran dasar yang memuat patokan tata kelola yang disepakati oleh masyarakat.</li> <li>Peta daerah yang bakal dikelola sebagai area konservasi.</li> </ul> <p>Aturan tata kelola yang dimaksud meliputi rencana pembagian faedah dan pengelolaan satwa liar, serta ketentuan mengenai pertemuan masyarakat, pemilihan pengurus komite, dan pengelolaan keuangan.</p> <p>Setelah persyaratan terpenuhi, pembentukan area konservasi baru bakal diumumkan dalam buletin negara. Meskipun tidak mengelola area konservasi secara langsung, MEFT berkuasa mencabut status pendaftaran area yang tidak mematuhi aturan.</p> <p>Hingga saat ini, setidaknya ada 80-an area konservasi yang telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Namibia.</p> <p>Itulah empat negara dengan caranya masing-masing dalam melindungi rimba dan satwanya. Belajar dari mereka, patokan paten dan norma yang tegas tentang konservasi sangat dibutuhkan untuk mencegah deforestasi dan kepunahan satwa akibat kombinasi tangan manusia. &nbsp;</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSfWAY4a2vGlkxWd_yaxOoFjQs66m9lT5RHBQTlzAPeFXqNO5Q%2Fviewform" target="_blank" rel="noopener nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(ria/ria)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/daftar-negara-dengan-kebijakannya-dalam-melindungi-hutan-dan-satwa-168909.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:00:26 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara]]></title> <description><![CDATA[Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara. Ketika terlibat dalam sebuah percakapan, Bunda mungkin menyadari ada seseorang yang lebih banyak tak bersuara dan mendengarkan. Simak karakter kepribadiannya berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2024/09/24/ilustrasi-diskusi-4_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-orang-yang-lebih-suka-mendengarkan-daripada-banyak-bicara-168906.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p> </p><p>Dalam percakapan, ada orang yang tidak terburu-buru mengambil alih pembicaraan. Mereka condong menyimak dengan saksama, memperhatikan setiap detail, kemudian menyampaikan tanggapan setelah memahami maksud musuh bicara.</p> <p>Bukan tanda kurang percaya diri alias susah bergaul, kebiasaan ini mencerminkan beragam kualitas positif dalam diri seseorang. Mulai dari empati, kesabaran, kesadaran diri, hingga keahlian memahami emosi orang lain secara lebih mendalam.</p> <p>Ketika seseorang betul-betul memberikan perhatian saat orang lain berbicara, musuh bicara pun bisa merasa dihargai dan diterima.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>Lantas, apa saja karakter kepribadian yang biasanya terlihat pada orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.</p> <h2 id="5-ciri-kepribadian-orang-yang-lebih-banyak-diam-danmendengarkan">5 Ciri kepribadian orang yang lebih banyak tak bersuara dan&nbsp;mendengarkan</h2> <p>Dilansir <em>Your Tango</em>, berikut beberapa karakter kepribadian orang yang lebih banyak tak bersuara dan mendengarkan dalam sebuah percakapan:</p> <h3 id="1-sering-mengajukan-pertanyaan-bermakna">1. Sering mengusulkan pertanyaan bermakna</h3> <p>Orang yang lebih suka mendengarkan biasanya memberikan pertanyaan berarti yang berangkaian dengan cerita musuh bicara. Lebih dari sekadar basa-basi, pertanyaannya menunjukkan bahwa mereka betul-betul memperhatikan percakapan.</p> <p>Menurut para mahir dari Integrative Psych, pertanyaan yang tepat dan penuh perhatian dapat membantu seseorang mengenal orang lain lebih dalam.</p> <p>Dengan begitu, percakapan dapat berkembang menemukan kesamaan minat, pengalaman, maupun nilai yang dimiliki.</p> <p>Karena tidak sibuk menunggu giliran untuk berbicara, orang yang aktif mendengarkan biasanya dapat menangkap perincian dari cerita musuh bicara. Hal ini membikin percakapan terasa lebih nyaman dan membikin seseorang merasa betul-betul didengar.</p> <h3 id="2-peka-terhadap-hal-hal-kecil">2. Peka terhadap hal-hal kecil</h3> <p>Orang yang lebih banyak mendengarkan biasanya juga cukup teliti terhadap detail. Mereka mengingat hal-hal mini yang pernah diceritakan orang lain, memperhatikan perubahan suasana hati, alias menyadari kebutuhan seseorang tanpa kudu selalu diminta.</p> <p>Perhatian tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menanyakan kembali berita seseorang, mengingat cerita yang pernah disampaikan, alias menawarkan support ketika diperlukan.</p> <h3 id="3-nyaman-dengan-keheningan">3. Nyaman dengan keheningan</h3> <p>Bagi sebagian orang, jarak dalam percakapan mungkin terasa canggung. Namun, orang yang pendiam dan lebih suka mendengarkan biasanya tidak terlalu mempermasalahkan keheningan.</p> <p><em>Certified speaking professional</em> dan penulis yang banyak membahas karakter introvert, Jennifer Kahnweiler, menjelaskan bahwa orang introvert umumnya dapat memperoleh faedah dari waktu yang dihabiskan sendirian.</p> <p>Waktu tersebut dapat membantu mereka memulihkan daya sosial, memproses emosi, menetapkan tujuan, serta memberi ruang untuk melakukan kegiatan yang disukai.</p> <h3 id="4-memiliki-sikap-terbuka-dan-bikin-orang-nyaman">4. Memiliki sikap terbuka dan bikin orang nyaman</h3> <p>Pendengar yang baik biasanya menunjukkan bahasa tubuh dan sikap yang membikin musuh bicara merasa diterima. Mereka dapat memberikan perhatian melalui kontak mata, ekspresi yang sesuai, maupun respons yang menunjukkan bahwa mereka mengikuti pembicaraan.</p> <p>Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal <em>Current Opinion in Psychology</em> membahas pentingnya pengalaman merasa didengar dan dipahami dalam membangun hubungan sosial yang sehat.</p> <p>Ketika seseorang merasa dipahami, hubungan sosial dapat menjadi lebih positif dan mendukung terbentuknya hubungan dalam jangka panjang.</p> <p>Untuk itu, orang yang lebih banyak mendengarkan sering kali mempunyai kehadiran yang terasa hangat. Mereka tidak kudu menjadi pusat perhatian untuk membikin orang lain merasa nyaman.</p> <h3 id="5-memiliki-kesadaran-diri-yang-tinggi">5. Memiliki kesadaran diri yang tinggi</h3> <p>Menurut executive coach Keith Ferrazzi, orang introvert mempunyai keahlian observasi yang membantu mereka memahami pola hubungan sosial.</p> <p>Informasi yang diperoleh dari pengamatan tersebut kemudian dapat digunakan untuk menyesuaikan langkah berkomunikasi dengan orang yang mempunyai karakter berbeda.</p> <p>Kesadaran semacam ini dapat membantu seseorang memilih respons yang lebih tepat dalam beragam situasi. Mereka juga dapat lebih mudah menyesuaikan diri ketika berhadapan dengan lingkungan sosial yang beragam.</p> <p>Nah, itulah beberapa karakter kepribadian orang yang lebih banyak tak bersuara dan mendengarkan dalam setiap percakapan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.</p> <p>Bunda yang mau <em>sharing</em> soal <em>parenting</em> dan bisa dapat banyak <em>giveaway</em>, yuk <em>join</em> organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik <a href="https://www.haibunda.com/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSc-okWTDzj2ZWIh3BNIRis8OTfk0O6_rvQzSmvXHNX3uyE3PA%2Fviewform%3Fpli%3D1" target="_blank" rel="nofollow"><strong>di SINI.</strong> </a>Gratis!</p> <p><strong>(asa/asa)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-orang-yang-lebih-suka-mendengarkan-daripada-banyak-bicara-168906.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:00:10 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Potret Perjalanan Kehamilan Kedua Nadia Saphira hingga Melahirkan Anak Perempuan]]></title> <description><![CDATA[Potret Perjalanan Kehamilan Kedua Nadia Saphira hingga Melahirkan Anak Perempuan. Artis Nadia Saphira baru saja dikaruniai anak kedua berjenis kelamin perempuan. Intip potret perjalanan kehamilan kedua sang aktris berikut ini, Bunda.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/perjalanan-kehamilan-kedua-nadia-saphira-1788233103878_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/potret-perjalanan-kehamilan-kedua-nadia-saphira-hingga-melahirkan-anak-perempuan-168897.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <p>Kabar senang datang dari pemain series <em>Ada Apa dengan Cinta? alias 'AADC'</em>, Nadia Saphira. Baru-baru ini, Nadia mengumumkan berita kelahiran anak keduanya, Bunda. Melalui unggahan di Instagram, Nadia mem-<em>posting</em> foto momen setelah melahirkan anak kedua berjenis kelamin perempuan. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Dalam <em>postingan</em> ini, Nadia juga membagikan potret kebersamaan keluarganya saat menyambut kehadiran sang putri. Rona senang terlihat dari wajah suami Nadia, Mikael Mirdad, dan putra pertama mereka Maka. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Nadia juga mengungkap nama anak keduanya ke publik, Bunda. Melalui tulisan kaligrafi yang bagus dalam bingkai, sang aktris mengungkap nama putrinya. "<em>Welcome to the world</em> <em>Moira Laila</em> (Selamat datang di bumi Moira Laila)," demikian isi tulisan tersebut. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Nadia Saphira tidak mengungkap perincian tentang persalinan keduanya ke publik. Namun dari unggahan ini diketahui bahwa sang aktris melahirkan anak keduanya di bulan Juli. "<em>Our sweetest July.</em> (Juli kami yang paling manis)," tulisnya di caption <em>postingan</em>. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Nadia pertama kali mengumumkan kehamilan keduanya pada pertengahan bulan Maret 2026. Perempuan 38 tahun ini mengunggah potret <em>babymoon</em> kehamilan keduanya di media sosial untuk membagikan berita senang tersebut. Nadia terbang ke Hong Kong berbareng suami dan putranya untuk menikmati <em>quality time</em> sekaligus <em>babymoon</em>. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Setelah mengumumkan kehamilan, Nadia sempat membagikan aktivitasnya yang rutin menjalani prenatal flow and yin, ialah kombinasi dua style yoga yang dirancang unik untuk ibu hamil. Selain menjalani prenatal yoga, Nadia juga memilih olahraga pilates untuk ibu mengandung untuk menjaga kebugaran tubuhnya. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Jelang persalinan, Nadia sempat mem-<em>posting</em> foto <em>maternity</em>-nya saat <em>babymoon</em> ke negera Naminia di benua Afrika. Nadia mengabadikan momen kehamilan keduanya dengan melakukan <em>maternity shoot</em> di area bukit pasir bagus di gurun Deadvlei. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/potret-perjalanan-kehamilan-kedua-nadia-saphira-hingga-melahirkan-anak-perempuan-168897.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:35:57 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kebiasaan Media Sosial yang Diam-diam Menunjukkan Generasi Seseorang]]></title> <description><![CDATA[Kebiasaan Media Sosial yang Diam-diam Menunjukkan Generasi Seseorang. Kenali 6 kebiasaan media sosial yang bisa menunjukkan generasi seseorang, dari TikTok hingga emoji. Cek kebiasaanmu dan cari tahu Anda yang mana!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/23/kebiasaan-di-media-sosial-yang-bisa-membocorkan-generasi-seseorangfoto-magnificcommagnific-1787814458843_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-media-sosial-yang-diam-diam-menunjukkan-generasi-seseorang-168900.html</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Kebiasaan di Media Sosial yang Bisa Membocorkan Generasi Seseorang/Foto: Magnific.com/magnific </p><div> <div> <p>Cara seseorang menggunakan media sosial rupanya bisa menjadi petunjuk tentang generasi tempat seseorang tumbuh. Bahkan, kebiasaan tertentu dalam menggunakan media sosial dianggap cukup unik pada golongan usia tertentu lantaran setiap generasi mempunyai langkah berbeda dalam berinteraksi di bumi digital.</p> <p>Meski begitu, kebiasaan-kebiasaan ini tentu tidak bisa dijadikan patokan absolut untuk menentukan&nbsp;usia&nbsp;seseorang. Penasaran kebiasaan digital apa saja yang disebut bisa membocorkan generasi seseorang? Yuk, cek satu per satu dan lihat apakah ada yang terasa familiar buat kamu!</p> <h2>1. Menggunakan TikTok sebagai Mesin Pencari</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-gen-z-menggunakan-tiktok-sebagai-mesin-pencarifoto-pexelscomartem-podrez-1787814458094.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Menggunakan TikTok sebagai mesin pencari banyak dikaitkan dengan Gen Z lantaran video singkat dari pembuat dianggap lebih praktis dan mudah dipahami." title="Kebiasaan media sosial Gen Z, menggunakan TikTok sebagai mesin pencari/Foto: Pexels.com/Artem Podrez" data-id="522809"><br>Kebiasaan media sosial Gen Z, menggunakan TikTok sebagai mesin pencari/Foto: Pexels.com/Artem Podrez</p> </div> </div> <p>Melansir <em>The Queen Zone</em>, salah satu kebiasaan menggunakan media sosial yang disebut cukup identik dengan Gen Z adalah menjadikan TikTok sebagai mesin pencari. Ketika mau mencari sesuatu, sebagian Gen Z memilih langsung mencari video di TikTok dibandingkan menggunakan mesin pencari tradisional.</p> <p>Perilaku ini berangkaian dengan langkah Gen Z mencari dan menerima informasi. Alih-alih membaca tulisan panjang, Gen Z condong menyukai jawaban dalam format video yang singkat dan langsung memperlihatkan praktiknya.</p> <p>Kebiasaan ini juga menunjukkan adanya kepercayaan yang lebih besar terhadap pengalaman dan penjelasan pembuat secara langsung dibandingkan situs yang terasa lebih impersonal.</p> <h2>2. Mengandalkan Emoji Joy</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-millenial-menggunakan-emoji-joyfoto-magnificcomrawpixelcom-1787814458999.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kebiasaan media sosial Millenial, menggunakan emoji joy/Foto: Magnific.com/rawpixel.com</p> </div> <p>Penggunaan emoji <em>joy</em> alias <em>haha emoji</em> (&#128514;) rupanya juga bisa menjadi salah satu kebiasaan media sosial yang dianggap memperlihatkan perbedaan generasi. Emoji ini sangat lekat dengan Millennial sebagai langkah untuk menunjukkan sesuatu yang lucu, sementara Gen Z menganggap emoji ini sudah ketinggalan zaman.</p> <p>Sebagai gantinya, Gen Z disebut lebih sering menggunakan simbol lain, termasuk emoji tengkorak, untuk menunjukkan bahwa sesuatu sangat lucu. Namun, tetap saja bukan berfaedah setiap orang yang memakai <em>haha emoji</em> otomatis seorang Millennial.</p> <h2>3. Mengunggah Photo Dump Tanpa Banyak Filter</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-gen-z-dengan-tren-photo-dump-tanpa-filterfoto-magnificcommagnific-1787814459158.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Mengunggah kumpulan foto random tanpa banyak filter menjadi salah satu kebiasaan media sosial yang terkenal di kalangan Gen Z lantaran menonjolkan kesan autentik dan santai." title="Kebiasaan media sosial Gen Z dengan tren photo dump tanpa filter/Foto: Magnific.com/magnific" data-id="522810"><br>Kebiasaan media sosial Gen Z dengan tren photo dump tanpa filter/Foto: Magnific.com/magnific</p> </div> </div> <p>Kalau isi galeri ponsel Anda sering berhujung menjadi carousel berisi foto blur, makanan, pemandangan, selfie seadanya, alias momen random, bisa jadi Anda mengikuti style yang terkenal di kalangan Gen Z. Gaya ini berbeda dengan kebiasaan membikin satu foto yang sangat terkurasi.</p> <p>Gen Z disebut lebih mengutamakan kesan autentik dan tidak terlalu berupaya membikin setiap unggahan terlihat sempurna. Survei <em>Kadence</em> menunjukkan bahwa 90 persen Gen Z menghargai autentisitas dalam unggahan media sosial. Karena itu, foto yang sedikit acak-acakan alias tidak terlalu diedit justru dianggap lebih natural.</p> <h2>4. Merekam Video dari Sudut Tinggi</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-millenial-memakai-angle-atas-saat-merekam-videofoto-pexelscomdiana-1787814459308.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Sudut pengambilan gambar juga termasuk kebiasaan media sosial yang dapat mencerminkan tren antargenerasi. Gaya merekam dari perspektif tinggi disebut lebih identik dengan Millennial." title="Kebiasaan media sosial Millenial, memakai angle atas saat merekam video/Foto: Pexels.com/Diana" data-id="522811"><br>Kebiasaan media sosial Millenial, memakai angle atas saat merekam video/Foto: Pexels.com/Diana</p> </div> </div> <p>Sudut kamera rupanya bisa menjadi bagian dari kebiasaan dalam menggunakan media sosial yang menunjukkan perbedaan generasi, lho. Mengangkat ponsel lebih tinggi dari kepala saat mengambil foto alias video disebut sebagai style yang terkenal di kalangan Millennial. Dulunya, perspektif ini banyak digunakan untuk mendapatkan pencahayaan dan tampilan wajah yang dianggap lebih menarik.</p> <p>Sementara itu, Gen Z disebut lebih nyaman menggunakan perspektif kamera yang lebih rendah dan terlihat santai. Ponsel apalagi bisa diletakkan di atas meja, disandarkan ke dinding, alias diposisikan untuk mengambil gambar dari pinggang ke atas.</p> <h2>5. Menjadikan LinkedIn sebagai Buku Harian</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-generasi-x-menjadikan-linkedin-sebagai-ruang-ceritafoto-pexelscomtobias-dziuba-1787814459476.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kebiasaan media sosial Generasi X, menjadikan LinkedIn sebagai ruang cerita/Foto: Pexels.com/Tobias Dziuba</p> </div> <p>LinkedIn pada awalnya dikenal sebagai platform untuk membangun jaringan profesional, membagikan pengalaman kerja, dan mencari kesempatan karier. Namun, Gen X menjadikan LinkedIn sebagai tempat berbagi refleksi pribadi dan perjalanan karier.</p> <p>Pengguna dalam golongan ini disebut lebih sering membagikan cerita panjang mengenai kepemimpinan, perkembangan diri, alias pengalaman dalam perjalanan profesional. Sebaliknya, pekerja yang lebih muda condong menjaga profil ahli mereka tetap ringkas dan berfokus pada info yang berangkaian dengan pekerjaan.</p> <p>Data <em>Hootsuite 2025</em> menyebut 27,2 persen pengguna LinkedIn berada pada rentang usia 40-59 tahun. Meski demikian, berbagi cerita individual di LinkedIn tidak otomatis menunjukkan usia tertentu. Banyak ahli dari beragam generasi yang menggunakan LinkedIn untuk membangun <em>personal branding</em> melalui <em>storytelling</em>.</p> <h2>6. Membagikan Disclaimer Privasi Palsu</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-baby-boomers-membagikan-disclaimer-privasi-yang-viralfoto-pexelscomteona-swift-1787814459638.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Membagikan disclaimer privasi yang meminta orang lain melakukan copy-paste menjadi salah satu kebiasaan di media sosial yang disebut lebih banyak ditemukan pada Baby Boomers." title="Kebiasaan media sosial Baby Boomers, membagikan disclaimer privasi yang viral/Foto: Pexels.com/Teona Swift" data-id="522812"><br>Kebiasaan media sosial Baby Boomers, membagikan disclaimer privasi yang viral/Foto: Pexels.com/Teona Swift</p> </div> </div> <p>Kamu mungkin pernah memandang unggahan yang berisi pernyataan panjang soal kewenangan atas foto dan informasi pribadi. Biasanya, pesan tersebut meminta pengguna menyalin dan menempelkannya ke <em>timeline</em> dengan klaim bahwa langkah tersebut dapat mencegah platform menggunakan alias mengambil foto pribadi.</p> <p>Kebiasaan media sosial seperti ini banyak menyebar di kalangan Baby Boomers dan berangkaian dengan kekhawatiran terhadap privasi digital. Pesan semacam ini sebenarnya tidak serta-merta mengubah ketentuan jasa sebuah platform.</p> <p>Generasi yang lebih muda condong lebih memahami bahwa patokan penggunaan platform sudah disetujui ketika seseorang membikin akun. Di sisi lain, laporan <em>Promoguy</em> menyebut 65 persen Baby Boomers menggunakan platform digital seperti YouTube secara rutin, meski tetap mempunyai kekhawatiran besar mengenai kepemilikan data.</p> <p>Gen Z, Millennial, Gen X, hingga Baby Boomers tumbuh dalam kondisi teknologi yang berbeda sehingga langkah setiap generasi beradaptasi dengan media sosial pun tidak selalu sama. Dari enam kebiasaan media sosial di atas, Anda paling <em>relate</em> dengan yang mana, Beauties?</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke <strong>Buzznesia Community</strong>. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSfWAY4a2vGlkxWd_yaxOoFjQs66m9lT5RHBQTlzAPeFXqNO5Q%2Fviewform" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(naq/naq)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-media-sosial-yang-diam-diam-menunjukkan-generasi-seseorang-168900.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:30:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[6 Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat di Cuaca Panas]]></title> <description><![CDATA[6 Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat di Cuaca Panas. Kulit terasa kusam dan iritasi selama musim panas? Tenang saja, dengan mengikuti tips ini, Anda bisa menjaga kulit tetap sehat di cuaca panas.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/menjaga-kulit-tetap-sehat-di-cuaca-panas-foto-pexelscomira-2300811-1788151225479_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/6-cara-menjaga-kulit-tetap-sehat-di-cuaca-panas-168901.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <p>Meskipun Beauties menyukai sinar mentari dan kegiatan di luar ruangan, krusial untuk lebih memperhatikan perawatan kulit selama cuaca panas. Paparan sinar mentari terus-menerus menjadi tantangan bagi kulit kita.</p> <p>Dilansir dari <em>Mediclinic</em>, salah satu kebiasaan terpenting untuk menjaga kesehatan kulit adalah perlindungan mentari secara konsisten. Paparan sinar matahari, suhu tinggi, dan keringat dapat membikin kulit berjerawat, kering, kusam hingga iritasi.</p> <p>Kulit sehat bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang menjaga lapisan pelindung alami kulit, mencegah kerusakan jangka panjang, dan mendukung kenyamanan dalam kondisi lingkungan yang berubah-ubah.</p> <p>Berikut beberapa tips untuk menjaga&nbsp;&nbsp;<a href="https://www.beautynesia.id/beauty/5-cara-merawat-kulit-tetap-sehat-dan-glowing-di-tengah-kesibukan/b-312273" target="_blank">kulit tetap sehat </a>&nbsp;selama cuaca panas yang bisa Anda terapkan.</p> <h2>1. Menggunakan Sunscreen Secara Konsisten</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/menggunakan-sunscreen-secara-konsisten-foto-pexelscomkarola-g-1788151225629.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Menggunakan sunscreen secara konsisten./ Foto: pexels.com/@karola-g</p> </div> <p>Salah satu tips perawatan kulit yang paling efektif adalah menggunakan <em>sunscreen</em> secara konsisten, bukan sesekali. Dilansir dari <em>Texas Dermatology</em>, pilih <em>sunscreen</em> dengan SPF minimal 30, dan oleskan secara merata 15-30 menit sebelum keluar rumah. Ulangi pemakaian setiap 2 jam.</p> <p><em>Sunscreen</em> bakal melindungi kulit dari sinar UV rawan yang dapat menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini, dan meningkatkan akibat kanker kulit. Banyak master kulit merekomendasikan untuk memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing perseorangan daripada hanya mengikuti tren.</p> <h2>2. Jaga Hidrasi Kulit dari Dalam dan Luar</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/jaga-hidrasi-kulit-dari-dalam-dan-luar-foto-pexelscomolly-1788151225778.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Jaga hidrasi kulit dari dalam dan luar./ Foto: pexels.com/@olly</p> </div> <p>Hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat. Minumlah banyak air sepanjang hari untuk membantu menjaga kadar kelembapan kulit. Usahakan minum setidaknya 8 gelas sehari, dan ingatlah bahwa buah-buahan seperti semangka dan mentimun juga merupakan sumber hidrasi yang sangat baik.</p> <p>Selain minum banyak air, krusial untuk menggunakan pelembap secara rutin setidaknya 2 kali sehari, di pagi hari dan malam hari sebelum tidur agar kulit tidak kering. Kulit yang terhidrasi dengan baik bakal lebih halus, kenyal, dan tidak kering.</p> <h2>3. Pilih Produk Perawatan Kulit yang Ringan</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/pilih-produk-perawatan-kulit-yang-ringan-foto-pexelscompolina-tankilevitch-1788151225938.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Pilih produk perawatan kulit yang ringan./ Foto: pexels.com/@polina-tankilevitch</p> </div> <p>Beralihlah ke produk perawatan kulit yang lebih ringan selama musim panas, Beauties. Krim yang berat dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Sebagai gantinya, gunakan pelembap ringan dan pilih produk bebas minyak yang tidak menyebabkan kilau pada kulit.</p> <h2>4. Lakukan Eksfoliasi Secara Teratur</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/lakukan-eksfoliasi-secara-teratur-foto-pexelscompolina-kovaleva-1788151226088.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Lakukan eksfoliasi secara teratur./ Foto: pexels.com/@polina-kovaleva</p> </div> <p>Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit meninggal dan mencegah pori-pori tersumbat. Lakukan eksfoliasi 2-3 kali seminggu untuk menjaga kulit tetap lembut dan bercahaya. Berhati-hatilah agar tidak melakukan eksfoliasi secara berlebihan, lantaran perihal ini dapat mengiritasi kulit dan menghilangkan minyak alami.</p> <h2>5. Jaga Kebersihan Kulit</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/jaga-kebersihan-kulit-foto-pexelscommiriam-alonso-1788151226239.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Jaga kebersihan kulit./ Foto: pexels.com/@miriam-alonso</p> </div> <p>Keringat dan minyak yang menumpuk dapat menyebabkan kulit menjadi kusam dan berjerawat. Maka dari itu, bersihkan wajah 2 kali sehari secara rutin dengan pembersih lembut untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan keringat.</p> <p>Hindari pembersih keras yang dapat menghilangkan kelembapan alami kulitmu.</p> <h2>6. Kenakan Pakaian Pelindung</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/kenakan-pakaian-pelindung-foto-pexelscomtat-yana-aleksandrovna-4164404-1788151226396.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kenakan busana pelindung./ Foto: pexels.com/@tat-yana-aleksandrovna-4164404</p> </div> <p>Selain mengoleskan <em>sunscreen</em>, kenakan busana pelindung seperti topi berpinggir lebar, payung, kacamata hitam, dan kemeja lengan panjang yang ringan. Pakaian pelindung dapat membantu melindungi kulitmu dari sinar UV yang berbahaya.</p> <p>Dengan mengikuti tips perawatan kulit di atas dan melakukan dengan konsisten, perihal tersebut bakal memberikan hasil yang menakjubkan. Semoga bermanfaat, ya!</p> <p>---</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam <em>online</em> dan <em>offline event</em> seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya&nbsp;<a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fbit.ly%2FBNationWomenMen" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI!&nbsp;</a></p> <p>(sim/sim)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/6-cara-menjaga-kulit-tetap-sehat-di-cuaca-panas-168901.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:15:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> </channel> </rss>