<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" version="2.0"> <channel> <title><![CDATA[Kincai Media]]></title> <description><![CDATA[Portal Berita Seputar Kesehatan, Pendidikan, Teknologi, Gadget, Game, Keuangan, Bisnis, Crypto, Hiburan, Traveling, Budaya, Kuliner, Sastra, Islami, dan Informasi Umum.]]></description> <image> <title><![CDATA[Kincai Media - Portal Media Online Indonesia]]></title> <url>https://portal.kincaimedia.net/favicon.ico</url> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> </image> <category><![CDATA[Technology, Finance, Business, Entertainment, Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/" rel="alternate" type="text/html"/> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:30:54 +0700</pubDate> <lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 06:30:54 +0700</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <managingEditor>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</managingEditor> <webMaster>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</webMaster> <language>id-ID</language> <copyright>Kincai Media</copyright> <generator>Kincai Media</generator> <item> <title><![CDATA[Dickson Leo Ungkap lavojoy Hadir dari Inspirasi Menjadi Inovasi dan Dampak Nyata]]></title> <description><![CDATA[Dickson Leo Ungkap lavojoy Hadir dari Inspirasi Menjadi Inovasi dan Dampak Nyata. Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia, mengungkapkan proses pengembangan produk lavojoy hingga bisa dicintai pelanggannya dalam wawancara eksklusif.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/dickson-leo-brand-director-lavojoy-indonesia-ungkap-lavojoy-hadir-dari-inspirasi-menjadi-inovasi-dan-dampak-nyata-1788237671437_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/dickson-leo-ungkap-lavojoy-hadir-dari-inspirasi-menjadi-inovasi-dan-dampak-nyata-168908.html</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia, Ungkap lavojoy Hadir dari Inspirasi Menjadi Inovasi dan Dampak Nyata/ Foto: Dok. Beautynesia </p><div> <div> <p>Proses pembuatan setiap produk <em>skincare</em> alias <em>personal care</em> pasti memerlukan waktu yang panjang. Perhitungan matang untuk mendapatkan hasil maksimal perlu dilakukan dan tidak terbatas pada formulasinya saja, tapi juga gimana brand mengomunikasikan produk tersebut kepada konsumen. Namun untuk betul-betul mencuri hati konsumen, sebuah brand beauty kudu memahami, mendengarkan, dan menerjemahkan kebutuhan konsumennya menjadi produk yang bernilai.</p> <p>Brand lavojoy adalah contoh menarik dari proses itu, Beauties. Memasuki tahun keempatnya, lavojoy terus bertumbuh tidak hanya dari sisi bisnis, tapi perkembangan produk yang semakin menjawab kebutuhan konsumennya. Proses pengembangan itu pun disampaikan lebih jauh oleh Dickson Leo selaku Brand Director lavojoy Indonesia kepada Beautynesia, hari Rabu (26/8/2026). Melalui perspektifnya, kita belajar gimana sebuah brand yang tulus mendengar konsumennya dapat melahirkan produk yang betul-betul dicintai.</p> <h2>Pesan &ldquo;Love and Enjoy&rdquo; yang Tersampaikan ke Publik</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/dickson-leo-brand-director-lavojoy-indonesia-1788237822857.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)" title="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)"></p><p>Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)/ Foto: Dok. Beautynesia</p> </div> <p>Di tengah pasar <em>beauty</em> Indonesia yang dinamis, Leo memandang konsumen sekarang semakin beragam dalam memilih produk. Ada yang condong setia pada produk yang sudah dipercaya dan terbukti sesuai dengan kebutuhannya, sementara ada pula yang senang mengeksplorasi produk baru dan mengikuti perkembangan tren <em>beauty</em>. Namun, di kembali perbedaan tersebut, konsumen semakin sadar bakal pentingnya memilih produk yang dapat memberikan pengalaman sekaligus faedah yang sesuai bagi dirinya.</p> <p>Kesadaran terhadap<em> self-care</em> dan <em>self-love</em> tersebut menjadi salah satu perihal yang menurut Leo membikin filosofi <em>&ldquo;Love and Enjoy&rdquo;</em> tetap relevan bagi konsumen modern. Selama empat tahun, filosofi ini konsisten menjadi bagian dari lavojoy, bukan hanya sebagai <em>tagline</em>, tetapi sebagai nilai yang mau dihadirkan melalui setiap pengalaman konsumen dengan <em>brand</em>. &ldquo;Dia senang nggak sama apa yang dia pakai? Dia bisa kasih akibat positif nggak ke teman-teman dia? Jadi, sebenarnya itu yang kita mau timbulkan dari filosofinya,&rdquo; ujar Leo.</p> <p>Selain dari segi <em>feel</em>, hasil nyata juga tidak kalah penting. Di sinilah lavojoy memainkan peran sebagai edukator yang memberikan wawasan kepada konsumen tentang <em>beauty</em> sehingga mereka bisa memilih produk yang tepat, dengan langkah pemakaian yang betul pula.</p> <p>Ketika pesan yang disampaikan lavojoy ini dapat menimbulkan kesan kuat pada konsumennya, menurut Leo, ini menjadi perihal yang sama membanggakan dengan performa penjualan produk itu sendiri.</p> <h2>Ada Curhatan Konsumen di Balik Produk yang Dicintai</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/lavojoy-indonesia-1788237900549.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Produk lavojoy Tone up Body Serum, Hold Me Tight Pro, dan Flakes Off My Crown" title="Produk lavojoy Tone up Body Serum, Hold Me Tight Pro, dan Flakes Off My Crown"></p><p>Produk lavojoy Tone up Body Serum, Hold Me Tight Pro, dan Flakes Off My Crown/ Foto: Dok. lavojoy Indonesia</p> </div> <p>Bagi lavojoy, <em>feedback</em> dari konsumen berkedudukan sangat krusial dalam pengembangan produk-produknya. &ldquo;Walaupun kita sudah keluarkan produk, nggak ada semua produk itu <em>perfect</em>. Jadi kita kudu mendengarkan,&rdquo; kata Leo. &ldquo;Banyak mendengarkan itu nomor satu sih.&rdquo;</p> <p>Mereka bekerja sama dengan MT channel untuk melakukan survei pelanggan, baik yang sudah memakai lavojoy maupun yang baru mau mencoba. Dari survei itulah lavojoy mendengarkan cerita dan keluhan konsumennya, mulai dari argumen mereka memakai produk lavojoy, ketertarikannya mencoba lantaran viral di media sosial, alias keluhan saat memakai produk lantaran efeknya tidak sesuai alias justru menimbulkan masalah baru.</p> <p>Ambil contoh Tone up Body Serum. Dahulu, produk yang menjadi salah satu <em>hero</em> ini hanya datang dalam satu <em>shade</em>. Namun lantaran ada konsumen yang cemas hasilnya terlalu terang pada warna kulit mereka, lavojoy pun mengembangkan <em>shades</em> yang lebih inklusif. Kini, Tone up Body Serum telah tersedia dalam empat <em>shades</em>, Beauties.</p> <p><em>Product hero</em> berikutnya yang mengalami pengembangan adalah Hold Me Tight Pro, sampo<em> series hair fall</em> yang mengalami tiga kali <em>upgrade</em>. Setiap pembaruan formula lahir dari <em>feedback</em> konsumen, seperti pada formulasi kedua, ada kemauan hasil yang lebih sigap dan yang <em>moisturizing</em>. Namun, keluhan konsumen yang merasa rambutnya kering dan kulit kepala terasa gatal lantaran formulasi kedua jadi kesempatan lavojoy untuk menyempurnakan produknya. Dari proses tersebut, lavojoy juga memandang pentingnya mengedukasi konsumen bahwa kondisi kulit kepala dapat mengalami beragam perubahan selama proses perawatan rambut, sehingga krusial untuk memahami penyebabnya dan memberikan perawatan yang sesuai.</p> <p>Pengembangan tidak hanya dilakukan untuk produk lama, Beauties, tapi <em>feedback</em> konsumen juga melahirkan produk-produk baru. Misalnya produk sampo antiketombe lavojoy, Flakes Off My Crown. Sampo ini hadirkan formula berbasis Selenium dengan konsentrasi yang bisa disesuaikan kebutuhan, ialah 0,2% untuk ketombe ringan, 0,6% untuk kondisi menengah, dan 1% untuk ketombe parah.</p> <p>Selain itu, ada pula Daily Shine Face Tone Up dengan SPF untuk membantu menyamarkan perbedaan warna kulit, sehingga wajah, leher, dan tubuh tampak lebih merata. Produk dengan botol pink mini yang baru dirilis bulan Juli lampau langsung sold out dalam 2 minggu.</p> <p>&ldquo;Jadi, kita menganggap serius apa yang disampaikan konsumen. Kalau mereka bilang ini memang bagus dan memang ini yang mereka butuhkan, ya kita sebagai brand memfasilitasi itu,&rdquo; imbuh Leo.</p> <h2>Siap Hadapi Konsumen Beauty yang Semakin Demanding</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/dickson-leo-brand-director-lavojoy-indonesia-1788237822938_43.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)" title="Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)"></p><p>Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia dalam wawancaranya berbareng Beautynesia (26/8)/ Foto: Dok. Beautynesia</p> </div> <p>Hero products sebagaimana disebutkan sebelumnya tidak lahir semata dari strategi pemasaran, tetapi juga dipengaruhi oleh sejumlah parameter lain, seperti permintaan pasar, tren yang terbentuk secara organik, dan performa penjualan. Leo menjelaskan, ketika lavojoy memperkenalkan sebuah penemuan alias produk baru, respons pasar menjadi salah satu parameter krusial untuk memandang gimana produk tersebut diterima konsumen. &ldquo;Ketika sebuah produk sudah menjadi tren, otomatis banyak perihal positif yang mengikuti,&rdquo; tuturnya. Hal tersebut dapat terlihat dari peningkatan volume penjualan, pencapaian target, hingga performa yang melampaui proyeksi.</p> <p>Misalnya penjualan produk Daily Shine Body Serum. &ldquo;Pada saat kita keluarin 00, 01, 02, itu <em>sold out</em> dalam waktu 2 bulan. Itu apalagi 120 ribu <em>pieces</em>. Itu di luar memang apa yang kita proyeksikan.&rdquo;</p> <p>Namun di kembali itu semua, ada tantangan yang menurut Leo tak kalah sulit, ialah mempertahankan tren untuk menjaga kestabilan. Karena itu, setiap strategi yang diambil perlu dipertimbangkan secara matang dan mempunyai arah yang jelas. &ldquo;Kita kudu tahu apa yang mau kita capai,&rdquo; katanya. Langkah tersebut menjadi krusial untuk menjaga relevansi brand sekaligus mempertahankan kepercayaan konsumen.</p> <p>Salah satu langkah yang diambil untuk mempertahankannya seperti mengadakan kegiatan yang merangkul organisasi secara luas dimana mereka bisa secara langsung mencoba produk lavojoy. Dari situ, komentar positif didapatkan, sekaligus <em>word-of-mouth</em> yang mendorong brand sebagai <em>top-of-mind.</em></p> <p>Tak hanya mengikuti perkembangan tren yang ada saat ini, lavojoy juga mempertimbangkan gimana dinamika industri <em>beauty</em> bakal berkembang ke depannya. Leo memandang bahwa tren <em>beauty</em> bakal semakin menuntut brand untuk bisa menghadirkan produk yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan konsumen, tetapi juga memberikan kualitas dan <em>value</em> yang sepadan. &ldquo;Ke depannya, konsumen tidak hanya bakal mempertimbangkan kualitas produk, tetapi juga harganya. Mereka bakal mencari produk yang bagus dengan nilai yang tetap terjangkau.&rdquo; tuturnya.</p> <p>Untuk menjawab kebutuhan tersebut, lavojoy tengah mempersiapkan pengembangan lini produk untuk satu tahun ke depan dengan konsentrasi pada pilihan yang lebih elastis dan individual bagi konsumen. Mulai dari format yang lebih praktis seperti<em> travel size</em>, hingga produk dengan kegunaan yang lebih spesifik, pengembangan ini menjadi bagian dari upaya lavojoy untuk menghadirkan pengalaman <em>self-care</em> yang semakin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.</p> <p>&ldquo;Itu sebenarnya sudah sempat kita riset, dan memang semestinya sejalan dengan apa yang diinginkan market. Jadi, saya hanya minta doanya agar lavojoy bisa terus memberikan apa yang memang dibutuhkan dan diinginkan konsumen,&rdquo; pungkas Leo.</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fbit.ly%2FBNationWomenMen" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!<span>&nbsp;</span></p> <p>(dmh/dmh)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/dickson-leo-ungkap-lavojoy-hadir-dari-inspirasi-menjadi-inovasi-dan-dampak-nyata-168908.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:30:54 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya]]></title> <description><![CDATA[Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya. Olahraga tapi berat badan tidak turun? Kenali penyebabnya, dari asupan kalori, pola makan, massa otot, tidur, stres, hingga metabolisme. The post Sudah Rutin Ol...]]></description> <media:thumbnail url="https://portal.kincaimedia.net/site/assets/img/logo/401XDGroupIndonesia.png"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/sudah-rutin-olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun-mungkin-ini-penyebabnya-168899.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div><div><div><p>MOMMIES DAILY THE MOST INCLUSIVE PARENTING ECOSYSTEM IN INDONESIA</p><p><img src="https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/assets.femaledaily.com/web-assets/ads/billboard.png" alt="banner-detik"></p><div><div><div><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/"><p><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fill"></span></p></a><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/">Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya</a></p><p>Olahraga tapi berat badan tidak turun? Kenali penyebabnya, dari asupan kalori, pola makan, massa otot, tidur, stres, hingga metabolisme.</p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">Katharina Menge</a>&#12539;in 7 hours</p></div></div></div><div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/">7 Cafe Ramah Anak di Bandung, Ada Playground sampai Nursery Room</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;in 3 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/">Jangan Sampai Salah Dress Code Kantor! Ini Bedanya Smart Casual, Business Casual hingga Business Formal</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari">Anggia Hapsari</a>&#12539;in 2 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/">7 Kesalahan Skincare Remaja yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">Katharina Menge</a>&#12539;9 hours ago</p></div></div></div></div></div></div><div></div><div><div><div><hr><p data-title="">Latest Article</p></div></div><div><div><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/"><p><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fill"></span></p></a><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun/">Sudah Rutin Olahraga tapi Berat Badan Tidak Turun? Mungkin Ini Penyebabnya</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">katharinamenge</a>&#12539;in 7 hours</p></div></div></div><div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/cafe-ramah-anak-di-bandung-ada-playground-sampai-nursery-room/">7 Cafe Ramah Anak di Bandung, Ada Playground sampai Nursery Room</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">dhevitawulandari</a>&#12539;in 3 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/09/01/dress-code-kantor-smart-casual-business-casual-business-formal/">Jangan Sampai Salah Dress Code Kantor! Ini Bedanya Smart Casual, Business Casual hingga Business Formal</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/anggiahapsari">anggiahapsari</a>&#12539;in 2 hours</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/kesalahan-skincare-remaja/">7 Kesalahan Skincare Remaja yang Bisa Bikin Jerawat Makin Parah</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/katharinamenge">katharinamenge</a>&#12539;9 hours ago</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/benarkah-penyakit-autoimun-tidak-bisa-disembuhkan-simak-fakta-dan-cara-mengontrolnya/"><span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/08/31/benarkah-penyakit-autoimun-tidak-bisa-disembuhkan-simak-fakta-dan-cara-mengontrolnya/">Benarkah Autoimun Tidak Bisa Disembuhkan? Simak Fakta dan Cara Mengontrolnya!</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/rachelkaloh"><span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="fixed"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/rachelkaloh">rachelkaloh</a>&#12539;10 hours ago</p></div></div></div></div></div><div><a href="https://mommiesdaily.com/recent/"><p>READ MORE</p></a></div></div><div data-title=""><div><div><p>MD<br>REVIEW</p><a href="https://reviews.mommiesdaily.com"><p>SEE ALL &nbsp;<img src="https://mommiesdaily.com/images/ic-arrow-white.svg" alt="ic-arrow-white" width="17"></p></a></div><div><div></div><div></div><div></div></div><div><div></div></div></div></div><div><div><div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div></div><div><div><hr><p data-title="">Videos For You</p></div><div><div><div><div dir="ltr"><div><div><div data-index="-1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata &#128118;&#10024;</p></div></a></div></div><div data-index="0" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!</p></div></a></div></div><div data-index="1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Gizi Tepat untuk Remaja: Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif</p></div></a></div></div><div data-index="2" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!</p></div></a></div></div><div data-index="3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar</p></div></a></div></div><div data-index="4" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div><div data-index="5" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Kuliah di Luar Negeri: Apa Aja yang Harus Disiapkan?</p></div></a></div></div><div data-index="6" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata &#128118;&#10024;</p></div></a></div></div><div data-index="7" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!</p></div></a></div></div><div data-index="8" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Gizi Tepat untuk Remaja: Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif</p></div></a></div></div><div data-index="9" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Cessa &amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!</p></div></a></div></div><div data-index="10" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar</p></div></a></div></div><div data-index="11" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp; Bekas Luka!</p></div></a></div></div><div data-index="12" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Kuliah di Luar Negeri: Apa Aja yang Harus Disiapkan?</p></div></a></div></div><div data-index="13" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27845%27%20height=%27500%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2780%27%20height=%2780%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div><p>Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp; Gak Perih di Mata &#128118;&#10024;</p></div></a></div></div></div></div></div></div><div><div><div dir="ltr"><div><div><div data-index="-3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="-2" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="-1" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp;amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="0" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="1" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="2" tabindex="-1" aria-hidden="false"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp;amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="3" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="4" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="5" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="6" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp;amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="7" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/QCjh1bTdG2M" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Anak Picky Eater? Ternyata, Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="8" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/9O7uS6cGKKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Kunci Tumbuh Sehat dan Aktif" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="9" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/XJ2GIBEcJfQ" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Cessa &amp;amp; Atsiri Essential Oil! Bantu Redakan Batuk, Flu, Demam!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="10" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/Ihvqg4eoqDs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="STOP! Jangan Lakukan Kesalahan Ini Saat Anak Mulai Sekolah Dasar" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="11" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/t5a186A4Ric" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Review Jujur Bio-Oil Skincare Oil untuk Stretch Mark &amp;amp; Bekas Luka!" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="12" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/mBe49mMZuhM" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt=" Apa Aja yang Harus Disiapkan?" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div><div data-index="13" tabindex="-1" aria-hidden="true"><div><a href="https://www.youtube.com/embed/uaeLhjLQyKs" target="_blank" rel="noreferrer" tabindex="-1"><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27408%27%20height=%27240%27/%3e"></span><img alt="Pilihan Sunscreen Anak Anti Lengket &amp;amp; Gak Perih di Mata 👶✨" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2740%27%20height=%2740%27/%3e"></span><img alt="play" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p></div></a></div></div></div></div></div></div></div></div><div><div><hr><p data-title="">LATEST VIDEO ARTICLES</p></div><div><div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/27/md-new-parents-101-review-essential-oil-untuk-bayi-dan-anak-cessa-dan-rumah-atsiri/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/27/md-new-parents-101-review-essential-oil-untuk-bayi-dan-anak-cessa-dan-rumah-atsiri/">MD New Parents 101: Review Essential Oil untuk Bayi dan Anak, Cessa dan Rumah Atsiri</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;27 Jul 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/22/kesalahan-orang-tua-anak-usia-sd-yang-sering-tidak-disadari/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/07/22/kesalahan-orang-tua-anak-usia-sd-yang-sering-tidak-disadari/">MD Ask the Expert: 7 Kesalahan Orang Tua Anak Usia SD yang Sering Tidak Disadari, Pernah Melakukannya?</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;22 Jul 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/05/25/md-ask-the-expert-persiapan-anak-kuliah-ke-luar-kota-atau-negeri/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/05/25/md-ask-the-expert-persiapan-anak-kuliah-ke-luar-kota-atau-negeri/">MD Ask the Expert: Persiapan Anak Kuliah ke Luar Kota alias Negeri</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;25 May 2026</p></div></div></div></div><div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/2026/03/29/md-new-parents-101-rekomendasi-sampo-dan-sabun-bayi-hingga-balita-ada-yang-punya-kandungan-ceramide-dan-prebiotik/"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27200%27%20height=%27200%27/%3e"></span><img alt="article" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog">Videos</a><a href="https://mommiesdaily.com/2026/03/29/md-new-parents-101-rekomendasi-sampo-dan-sabun-bayi-hingga-balita-ada-yang-punya-kandungan-ceramide-dan-prebiotik/">MD New Parents 101: Rekomendasi Sampo dan Sabun Bayi hingga Balita, Ada yang Punya Kandungan Ceramide dan Prebiotik!</a></p><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari"><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%2730%27%20height=%2730%27/%3e"></span><img alt="author" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></a></p><p><a href="https://mommiesdaily.com/author/dhevitawulandari">Dhevita Wulandari</a>&#12539;29 Mar 2026</p></div></div></div></div></div><div><a href="https://mommiesdaily.com/category/video-blog"><p>READ MORE<img src="https://mommiesdaily.com/images/ic-arrow-right.svg" alt="ic-arrow-right" width="17"></p></a></div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div><div><p><span><span><img alt="" aria-hidden="true" src="image/svg+xml,%3csvg%20xmlns=%27http://www.w3.org/2000/svg%27%20version=%271.1%27%20width=%27794%27%20height=%27326%27/%3e"></span><img alt="midlife" src="image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" decoding="async" data-nimg="intrinsic"></span></p><div><p>Forty &amp; Fearless:</p><p>Embrace Your Boldest Chapter Yet </p></div></div><div><p><a href="https://mommiesdaily.com/category/mommies_working-it">Working Issue</a><a href="https://mommiesdaily.com/category/self">Self</a><a href="https://mommiesdaily.com/category/lifestyle">Lifestyle</a><a href="https://mommiesdaily.com/category/relationship">Sex &amp; Relationship</a></p></div></div><div><div><div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div><div><div></div><div></div></div></div></div></div></div></div><div><div><div><div></div><div><div></div><div><div></div><div></div><div></div><div></div></div></div><div></div></div></div></div><div><div><div></div><div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div><div><div></div></div></div><div></div></div></div><div><div><p><p class="embed-responsive embed-responsive-16by9 post-embed"><iframe width="560" height="315" aria-label="Preview" class="embed-responsive-item" src="https://www.youtube.com/embed/ZFF7iFP2N7Q?rel=0&amp;amp;autoplay=1&amp;amp;mute=1&amp;autoplay=1&amp;mute=1&amp;playsinline=1&amp;rel=0" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="autoplay; accelerometer; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p></p></div><div><div><p data-title="What’s On FDN">What&rsquo;s On FDN</p><p><span>Stay connected with the latest updates from Female Daily Network. Don&rsquo;t miss out, be part of our journey and let&rsquo;s experience the excitement together!</span></p></div><p><a href="https://www.youtube.com/@whatsonfdn">Let&rsquo;s Check It Out</a></p></div></div></div></div></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/sudah-rutin-olahraga-tapi-berat-badan-tidak-turun-mungkin-ini-penyebabnya-168899.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:00:35 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Katharina Menge)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Daftar Negara dengan Kebijakannya dalam Melindungi Hutan dan Satwa]]></title> <description><![CDATA[Daftar Negara dengan Kebijakannya dalam Melindungi Hutan dan Satwa. Berikut negara yang membentuk area konservasi melalui pendapat yang berbeda-beda. Simak!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/negara-yang-gencar-melindungi-hutan-dan-satwanyafoto-pexelscomtom-dalby-1788144379367_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/daftar-negara-dengan-kebijakannya-dalam-melindungi-hutan-dan-satwa-168909.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <p>Deforestasi dan kepunahan satwa imbas kombinasi tangan manusia kian marak terjadi. Peristiwa ini tentu menjadi PR krusial bagi pemerintah negara setempat dalam menanggulanginya.</p> <p>Tindakan apa yang bisa dilakukan untuk mencegah rusaknya kembali area hutan? Setidaknya ada empat negara yang punya kebijakan ketat dalam mendukung perlindungan area rimba tetap lestari.</p> <p>Negara-negara tersebut tercatat meluncurkan program unik yang berfokus pada pelestarian rimba dan satwa di dalamnya. Ada yang memberi masyarakat kewenangan bersyarat untuk mengelola satwa melalui<em> Communal Conservancies </em>hingga program pelestarian hewan endemik sejenis panda.</p> <p>Berikut ini empat negara yang membentuk area konservasi melalui pendapat yang berbeda-beda.</p> <h2>1. China</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/panda-di-kawasan-konservasi-chinafoto-magnificcomtravel-photography-1788144379527.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Panda di area konservasi China/Foto: Magnific.com/Travel-photography</p> </div> <p>Melalui <em>Giant Panda National Park</em> yang didirikan tahun 2021, pemerintah China membuktikan bahwa mereka meletakkan kepedulian tinggi terhadap satwa panda dan hewan lainnya. Panda merupakan salah satu hewan endemik asal China yang telah berstatus rentan.</p> <p><em>Giant Panda National Park </em>melindungi sekitar 1.340 ekor panda raksasa liar serta menjadi area lindung bagi lebih dari 8.000 jenis hewan dan tumbuhan lain yang hidup dalam ekosistem yang sama. Spesies itu meliputi macan tutul salju, takin, monyet pesek emas, hingga burung pegar emas (<em>golden pheasant</em>).</p> <p>Kini, <em>Giant Panda National Park </em>tersebar di beberapa pegunungan di daerah China tengah bagian selatan, tepatnya di provinsi Sichuan, Gansu, dan Shaanxi.</p> <h2>2. India</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/harimau-benggala-di-kawasan-konservasi-indiafoto-pexelscomtanmay-adhikary-1788144379682.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Harimau benggala di area konservasi India/Foto: Pexels.com/Tanmay Adhikary</p> </div> <p>Selain China yang konsentrasi pada konservasi satwanya, India juga gencar melakukan perlindungan terhadap harimau melalui program <em>Project Tiger</em> yang diluncurkan 1973 silam.</p> <p><em>Project Tiger</em> menyediakan area lindung bagi harimau di beragam taman nasional India. Beberapa taman itu meliputi <em>Corbett National Park </em>dan <em>Ranthambore National Park</em>.</p> <p><em>Corbett National Park </em>menjadi area lindung bagi harimau benggala. Taman ini berada di bagian selatan negara bagian Uttarakhand, India Utara. Sementara <em>Ramthambore National Park</em> adalah area pelestarian satwa liar yang terletak di distrik Sawai Madhopur, negara bagian Rajasthan, India Barat Laut.</p> <p>Menurut laporan <em>Britannica</em>, Ranthambore mencatat keberhasilan signifikan dalam upaya pelestarian harimau, tak lama setelah peluncuran <em>Project Tiger.</em> &nbsp;</p> <h2>3. Brasil</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/hutan-hujan-tropis-di-brazilfoto-mongabay-1788144379842.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Hutan hujan tropis di Brazil/Foto: Mongabay</p> </div> <p>Demi melindungi rimba hujan tropis terbesar di bumi ialah Amazon, Brasil berbareng <em>World Wildlife Fund</em> dan para mitranya meluncurkan program ARPA (<em>Amazon Region Protected Areas</em>)&nbsp;pada tahun 2002.</p> <p>Melalui program tersebut, pemerintah Brasil bekerja memperkuat dan memperluas area konservasi di Amazon untuk melindungi keanekaragaman hayati, menjaga kegunaan ekologis hutan, dan mencegah deforestasi dalam skala besar.</p> <p>Sepanjang 2008-2020, program ARPA sukses mengurangi deforestasi sekitar 650.000 ekar alias setara 263.045,7 hektar. Berkurangnya deforestasi di area lindung telah mencegah emisi karbon dioksida yang diperkirakan mencapai 104 juta ton pada tahun 2020, melansir <em>WWF</em>.</p> <h2>4. Namibia</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/27/kawasan-konservasi-satwafoto-magnificcomwirestock-1788144380001.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kawasan konservasi satwa/Foto: Magnific.com/Wirestock</p> </div> <p>Negara yang terletak di pesisir Samudra Atlantik ini juga gencar dalam melestarikam satwanya lewat program <em>Communal Conservancies</em>. Program ini memberikan masyarakat kewenangan bersyarat untuk mengelola satwa liar.</p> <p><em>Communal Conservancies </em>telah ditetapkan oleh <em>Ministry of Environment, Forestry, and Tourism</em> (MEFT) dalam amandemen tahun 1996 terhadap Peraturan Konservasi Alam tahun 1975, melansir <em>Conservation Namibia</em>.</p> <p>Pihak yang mau mengelola satwa kudu memenuhi persyaratan yang telah ditentukan MEFT, yang mencakup:</p> <ul> <li>Daftar personil masyarakat yang dapat diverifikasi.</li> <li>Anggaran dasar yang memuat patokan tata kelola yang disepakati oleh masyarakat.</li> <li>Peta daerah yang bakal dikelola sebagai area konservasi.</li> </ul> <p>Aturan tata kelola yang dimaksud meliputi rencana pembagian faedah dan pengelolaan satwa liar, serta ketentuan mengenai pertemuan masyarakat, pemilihan pengurus komite, dan pengelolaan keuangan.</p> <p>Setelah persyaratan terpenuhi, pembentukan area konservasi baru bakal diumumkan dalam buletin negara. Meskipun tidak mengelola area konservasi secara langsung, MEFT berkuasa mencabut status pendaftaran area yang tidak mematuhi aturan.</p> <p>Hingga saat ini, setidaknya ada 80-an area konservasi yang telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Namibia.</p> <p>Itulah empat negara dengan caranya masing-masing dalam melindungi rimba dan satwanya. Belajar dari mereka, patokan paten dan norma yang tegas tentang konservasi sangat dibutuhkan untuk mencegah deforestasi dan kepunahan satwa akibat kombinasi tangan manusia. &nbsp;</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSfWAY4a2vGlkxWd_yaxOoFjQs66m9lT5RHBQTlzAPeFXqNO5Q%2Fviewform" target="_blank" rel="noopener nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(ria/ria)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/daftar-negara-dengan-kebijakannya-dalam-melindungi-hutan-dan-satwa-168909.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:00:26 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara]]></title> <description><![CDATA[Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Suka Mendengarkan daripada Banyak Bicara. Ketika terlibat dalam sebuah percakapan, Bunda mungkin menyadari ada seseorang yang lebih banyak tak bersuara dan mendengarkan. Simak karakter kepribadiannya berikut ini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2024/09/24/ilustrasi-diskusi-4_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-orang-yang-lebih-suka-mendengarkan-daripada-banyak-bicara-168906.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p> </p><p>Dalam percakapan, ada orang yang tidak terburu-buru mengambil alih pembicaraan. Mereka condong menyimak dengan saksama, memperhatikan setiap detail, kemudian menyampaikan tanggapan setelah memahami maksud musuh bicara.</p> <p>Bukan tanda kurang percaya diri alias susah bergaul, kebiasaan ini mencerminkan beragam kualitas positif dalam diri seseorang. Mulai dari empati, kesabaran, kesadaran diri, hingga keahlian memahami emosi orang lain secara lebih mendalam.</p> <p>Ketika seseorang betul-betul memberikan perhatian saat orang lain berbicara, musuh bicara pun bisa merasa dihargai dan diterima.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <p>Lantas, apa saja karakter kepribadian yang biasanya terlihat pada orang yang lebih banyak mendengarkan daripada berbicara? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.</p> <h2 id="5-ciri-kepribadian-orang-yang-lebih-banyak-diam-danmendengarkan">5 Ciri kepribadian orang yang lebih banyak tak bersuara dan&nbsp;mendengarkan</h2> <p>Dilansir <em>Your Tango</em>, berikut beberapa karakter kepribadian orang yang lebih banyak tak bersuara dan mendengarkan dalam sebuah percakapan:</p> <h3 id="1-sering-mengajukan-pertanyaan-bermakna">1. Sering mengusulkan pertanyaan bermakna</h3> <p>Orang yang lebih suka mendengarkan biasanya memberikan pertanyaan berarti yang berangkaian dengan cerita musuh bicara. Lebih dari sekadar basa-basi, pertanyaannya menunjukkan bahwa mereka betul-betul memperhatikan percakapan.</p> <p>Menurut para mahir dari Integrative Psych, pertanyaan yang tepat dan penuh perhatian dapat membantu seseorang mengenal orang lain lebih dalam.</p> <p>Dengan begitu, percakapan dapat berkembang menemukan kesamaan minat, pengalaman, maupun nilai yang dimiliki.</p> <p>Karena tidak sibuk menunggu giliran untuk berbicara, orang yang aktif mendengarkan biasanya dapat menangkap perincian dari cerita musuh bicara. Hal ini membikin percakapan terasa lebih nyaman dan membikin seseorang merasa betul-betul didengar.</p> <h3 id="2-peka-terhadap-hal-hal-kecil">2. Peka terhadap hal-hal kecil</h3> <p>Orang yang lebih banyak mendengarkan biasanya juga cukup teliti terhadap detail. Mereka mengingat hal-hal mini yang pernah diceritakan orang lain, memperhatikan perubahan suasana hati, alias menyadari kebutuhan seseorang tanpa kudu selalu diminta.</p> <p>Perhatian tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menanyakan kembali berita seseorang, mengingat cerita yang pernah disampaikan, alias menawarkan support ketika diperlukan.</p> <h3 id="3-nyaman-dengan-keheningan">3. Nyaman dengan keheningan</h3> <p>Bagi sebagian orang, jarak dalam percakapan mungkin terasa canggung. Namun, orang yang pendiam dan lebih suka mendengarkan biasanya tidak terlalu mempermasalahkan keheningan.</p> <p><em>Certified speaking professional</em> dan penulis yang banyak membahas karakter introvert, Jennifer Kahnweiler, menjelaskan bahwa orang introvert umumnya dapat memperoleh faedah dari waktu yang dihabiskan sendirian.</p> <p>Waktu tersebut dapat membantu mereka memulihkan daya sosial, memproses emosi, menetapkan tujuan, serta memberi ruang untuk melakukan kegiatan yang disukai.</p> <h3 id="4-memiliki-sikap-terbuka-dan-bikin-orang-nyaman">4. Memiliki sikap terbuka dan bikin orang nyaman</h3> <p>Pendengar yang baik biasanya menunjukkan bahasa tubuh dan sikap yang membikin musuh bicara merasa diterima. Mereka dapat memberikan perhatian melalui kontak mata, ekspresi yang sesuai, maupun respons yang menunjukkan bahwa mereka mengikuti pembicaraan.</p> <p>Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal <em>Current Opinion in Psychology</em> membahas pentingnya pengalaman merasa didengar dan dipahami dalam membangun hubungan sosial yang sehat.</p> <p>Ketika seseorang merasa dipahami, hubungan sosial dapat menjadi lebih positif dan mendukung terbentuknya hubungan dalam jangka panjang.</p> <p>Untuk itu, orang yang lebih banyak mendengarkan sering kali mempunyai kehadiran yang terasa hangat. Mereka tidak kudu menjadi pusat perhatian untuk membikin orang lain merasa nyaman.</p> <h3 id="5-memiliki-kesadaran-diri-yang-tinggi">5. Memiliki kesadaran diri yang tinggi</h3> <p>Menurut executive coach Keith Ferrazzi, orang introvert mempunyai keahlian observasi yang membantu mereka memahami pola hubungan sosial.</p> <p>Informasi yang diperoleh dari pengamatan tersebut kemudian dapat digunakan untuk menyesuaikan langkah berkomunikasi dengan orang yang mempunyai karakter berbeda.</p> <p>Kesadaran semacam ini dapat membantu seseorang memilih respons yang lebih tepat dalam beragam situasi. Mereka juga dapat lebih mudah menyesuaikan diri ketika berhadapan dengan lingkungan sosial yang beragam.</p> <p>Nah, itulah beberapa karakter kepribadian orang yang lebih banyak tak bersuara dan mendengarkan dalam setiap percakapan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.</p> <p>Bunda yang mau <em>sharing</em> soal <em>parenting</em> dan bisa dapat banyak <em>giveaway</em>, yuk <em>join</em> organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik <a href="https://www.haibunda.com/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSc-okWTDzj2ZWIh3BNIRis8OTfk0O6_rvQzSmvXHNX3uyE3PA%2Fviewform%3Fpli%3D1" target="_blank" rel="nofollow"><strong>di SINI.</strong> </a>Gratis!</p> <p><strong>(asa/asa)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-orang-yang-lebih-suka-mendengarkan-daripada-banyak-bicara-168906.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 06:00:10 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Potret Perjalanan Kehamilan Kedua Nadia Saphira hingga Melahirkan Anak Perempuan]]></title> <description><![CDATA[Potret Perjalanan Kehamilan Kedua Nadia Saphira hingga Melahirkan Anak Perempuan. Artis Nadia Saphira baru saja dikaruniai anak kedua berjenis kelamin perempuan. Intip potret perjalanan kehamilan kedua sang aktris berikut ini, Bunda.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/perjalanan-kehamilan-kedua-nadia-saphira-1788233103878_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/potret-perjalanan-kehamilan-kedua-nadia-saphira-hingga-melahirkan-anak-perempuan-168897.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <div> <p>Kabar senang datang dari pemain series <em>Ada Apa dengan Cinta? alias 'AADC'</em>, Nadia Saphira. Baru-baru ini, Nadia mengumumkan berita kelahiran anak keduanya, Bunda. Melalui unggahan di Instagram, Nadia mem-<em>posting</em> foto momen setelah melahirkan anak kedua berjenis kelamin perempuan. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Dalam <em>postingan</em> ini, Nadia juga membagikan potret kebersamaan keluarganya saat menyambut kehadiran sang putri. Rona senang terlihat dari wajah suami Nadia, Mikael Mirdad, dan putra pertama mereka Maka. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Nadia juga mengungkap nama anak keduanya ke publik, Bunda. Melalui tulisan kaligrafi yang bagus dalam bingkai, sang aktris mengungkap nama putrinya. "<em>Welcome to the world</em> <em>Moira Laila</em> (Selamat datang di bumi Moira Laila)," demikian isi tulisan tersebut. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Nadia Saphira tidak mengungkap perincian tentang persalinan keduanya ke publik. Namun dari unggahan ini diketahui bahwa sang aktris melahirkan anak keduanya di bulan Juli. "<em>Our sweetest July.</em> (Juli kami yang paling manis)," tulisnya di caption <em>postingan</em>. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Nadia pertama kali mengumumkan kehamilan keduanya pada pertengahan bulan Maret 2026. Perempuan 38 tahun ini mengunggah potret <em>babymoon</em> kehamilan keduanya di media sosial untuk membagikan berita senang tersebut. Nadia terbang ke Hong Kong berbareng suami dan putranya untuk menikmati <em>quality time</em> sekaligus <em>babymoon</em>. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Setelah mengumumkan kehamilan, Nadia sempat membagikan aktivitasnya yang rutin menjalani prenatal flow and yin, ialah kombinasi dua style yoga yang dirancang unik untuk ibu hamil. Selain menjalani prenatal yoga, Nadia juga memilih olahraga pilates untuk ibu mengandung untuk menjaga kebugaran tubuhnya. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> <div> <p>Jelang persalinan, Nadia sempat mem-<em>posting</em> foto <em>maternity</em>-nya saat <em>babymoon</em> ke negera Naminia di benua Afrika. Nadia mengabadikan momen kehamilan keduanya dengan melakukan <em>maternity shoot</em> di area bukit pasir bagus di gurun Deadvlei. (Foto: IG @nadsap)</p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/potret-perjalanan-kehamilan-kedua-nadia-saphira-hingga-melahirkan-anak-perempuan-168897.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:35:57 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kebiasaan Media Sosial yang Diam-diam Menunjukkan Generasi Seseorang]]></title> <description><![CDATA[Kebiasaan Media Sosial yang Diam-diam Menunjukkan Generasi Seseorang. Kenali 6 kebiasaan media sosial yang bisa menunjukkan generasi seseorang, dari TikTok hingga emoji. Cek kebiasaanmu dan cari tahu Anda yang mana!]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/23/kebiasaan-di-media-sosial-yang-bisa-membocorkan-generasi-seseorangfoto-magnificcommagnific-1787814458843_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-media-sosial-yang-diam-diam-menunjukkan-generasi-seseorang-168900.html</link> <content:encoded><![CDATA[<p> Kebiasaan di Media Sosial yang Bisa Membocorkan Generasi Seseorang/Foto: Magnific.com/magnific </p><div> <div> <p>Cara seseorang menggunakan media sosial rupanya bisa menjadi petunjuk tentang generasi tempat seseorang tumbuh. Bahkan, kebiasaan tertentu dalam menggunakan media sosial dianggap cukup unik pada golongan usia tertentu lantaran setiap generasi mempunyai langkah berbeda dalam berinteraksi di bumi digital.</p> <p>Meski begitu, kebiasaan-kebiasaan ini tentu tidak bisa dijadikan patokan absolut untuk menentukan&nbsp;usia&nbsp;seseorang. Penasaran kebiasaan digital apa saja yang disebut bisa membocorkan generasi seseorang? Yuk, cek satu per satu dan lihat apakah ada yang terasa familiar buat kamu!</p> <h2>1. Menggunakan TikTok sebagai Mesin Pencari</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-gen-z-menggunakan-tiktok-sebagai-mesin-pencarifoto-pexelscomartem-podrez-1787814458094.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Menggunakan TikTok sebagai mesin pencari banyak dikaitkan dengan Gen Z lantaran video singkat dari pembuat dianggap lebih praktis dan mudah dipahami." title="Kebiasaan media sosial Gen Z, menggunakan TikTok sebagai mesin pencari/Foto: Pexels.com/Artem Podrez" data-id="522809"><br>Kebiasaan media sosial Gen Z, menggunakan TikTok sebagai mesin pencari/Foto: Pexels.com/Artem Podrez</p> </div> </div> <p>Melansir <em>The Queen Zone</em>, salah satu kebiasaan menggunakan media sosial yang disebut cukup identik dengan Gen Z adalah menjadikan TikTok sebagai mesin pencari. Ketika mau mencari sesuatu, sebagian Gen Z memilih langsung mencari video di TikTok dibandingkan menggunakan mesin pencari tradisional.</p> <p>Perilaku ini berangkaian dengan langkah Gen Z mencari dan menerima informasi. Alih-alih membaca tulisan panjang, Gen Z condong menyukai jawaban dalam format video yang singkat dan langsung memperlihatkan praktiknya.</p> <p>Kebiasaan ini juga menunjukkan adanya kepercayaan yang lebih besar terhadap pengalaman dan penjelasan pembuat secara langsung dibandingkan situs yang terasa lebih impersonal.</p> <h2>2. Mengandalkan Emoji Joy</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-millenial-menggunakan-emoji-joyfoto-magnificcomrawpixelcom-1787814458999.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kebiasaan media sosial Millenial, menggunakan emoji joy/Foto: Magnific.com/rawpixel.com</p> </div> <p>Penggunaan emoji <em>joy</em> alias <em>haha emoji</em> (&#128514;) rupanya juga bisa menjadi salah satu kebiasaan media sosial yang dianggap memperlihatkan perbedaan generasi. Emoji ini sangat lekat dengan Millennial sebagai langkah untuk menunjukkan sesuatu yang lucu, sementara Gen Z menganggap emoji ini sudah ketinggalan zaman.</p> <p>Sebagai gantinya, Gen Z disebut lebih sering menggunakan simbol lain, termasuk emoji tengkorak, untuk menunjukkan bahwa sesuatu sangat lucu. Namun, tetap saja bukan berfaedah setiap orang yang memakai <em>haha emoji</em> otomatis seorang Millennial.</p> <h2>3. Mengunggah Photo Dump Tanpa Banyak Filter</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-gen-z-dengan-tren-photo-dump-tanpa-filterfoto-magnificcommagnific-1787814459158.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Mengunggah kumpulan foto random tanpa banyak filter menjadi salah satu kebiasaan media sosial yang terkenal di kalangan Gen Z lantaran menonjolkan kesan autentik dan santai." title="Kebiasaan media sosial Gen Z dengan tren photo dump tanpa filter/Foto: Magnific.com/magnific" data-id="522810"><br>Kebiasaan media sosial Gen Z dengan tren photo dump tanpa filter/Foto: Magnific.com/magnific</p> </div> </div> <p>Kalau isi galeri ponsel Anda sering berhujung menjadi carousel berisi foto blur, makanan, pemandangan, selfie seadanya, alias momen random, bisa jadi Anda mengikuti style yang terkenal di kalangan Gen Z. Gaya ini berbeda dengan kebiasaan membikin satu foto yang sangat terkurasi.</p> <p>Gen Z disebut lebih mengutamakan kesan autentik dan tidak terlalu berupaya membikin setiap unggahan terlihat sempurna. Survei <em>Kadence</em> menunjukkan bahwa 90 persen Gen Z menghargai autentisitas dalam unggahan media sosial. Karena itu, foto yang sedikit acak-acakan alias tidak terlalu diedit justru dianggap lebih natural.</p> <h2>4. Merekam Video dari Sudut Tinggi</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-millenial-memakai-angle-atas-saat-merekam-videofoto-pexelscomdiana-1787814459308.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Sudut pengambilan gambar juga termasuk kebiasaan media sosial yang dapat mencerminkan tren antargenerasi. Gaya merekam dari perspektif tinggi disebut lebih identik dengan Millennial." title="Kebiasaan media sosial Millenial, memakai angle atas saat merekam video/Foto: Pexels.com/Diana" data-id="522811"><br>Kebiasaan media sosial Millenial, memakai angle atas saat merekam video/Foto: Pexels.com/Diana</p> </div> </div> <p>Sudut kamera rupanya bisa menjadi bagian dari kebiasaan dalam menggunakan media sosial yang menunjukkan perbedaan generasi, lho. Mengangkat ponsel lebih tinggi dari kepala saat mengambil foto alias video disebut sebagai style yang terkenal di kalangan Millennial. Dulunya, perspektif ini banyak digunakan untuk mendapatkan pencahayaan dan tampilan wajah yang dianggap lebih menarik.</p> <p>Sementara itu, Gen Z disebut lebih nyaman menggunakan perspektif kamera yang lebih rendah dan terlihat santai. Ponsel apalagi bisa diletakkan di atas meja, disandarkan ke dinding, alias diposisikan untuk mengambil gambar dari pinggang ke atas.</p> <h2>5. Menjadikan LinkedIn sebagai Buku Harian</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-generasi-x-menjadikan-linkedin-sebagai-ruang-ceritafoto-pexelscomtobias-dziuba-1787814459476.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kebiasaan media sosial Generasi X, menjadikan LinkedIn sebagai ruang cerita/Foto: Pexels.com/Tobias Dziuba</p> </div> <p>LinkedIn pada awalnya dikenal sebagai platform untuk membangun jaringan profesional, membagikan pengalaman kerja, dan mencari kesempatan karier. Namun, Gen X menjadikan LinkedIn sebagai tempat berbagi refleksi pribadi dan perjalanan karier.</p> <p>Pengguna dalam golongan ini disebut lebih sering membagikan cerita panjang mengenai kepemimpinan, perkembangan diri, alias pengalaman dalam perjalanan profesional. Sebaliknya, pekerja yang lebih muda condong menjaga profil ahli mereka tetap ringkas dan berfokus pada info yang berangkaian dengan pekerjaan.</p> <p>Data <em>Hootsuite 2025</em> menyebut 27,2 persen pengguna LinkedIn berada pada rentang usia 40-59 tahun. Meski demikian, berbagi cerita individual di LinkedIn tidak otomatis menunjukkan usia tertentu. Banyak ahli dari beragam generasi yang menggunakan LinkedIn untuk membangun <em>personal branding</em> melalui <em>storytelling</em>.</p> <h2>6. Membagikan Disclaimer Privasi Palsu</h2> <div> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/08/23/kebiasaan-media-sosial-baby-boomers-membagikan-disclaimer-privasi-yang-viralfoto-pexelscomteona-swift-1787814459638.jpeg?w=620&amp;q=90" alt="Membagikan disclaimer privasi yang meminta orang lain melakukan copy-paste menjadi salah satu kebiasaan di media sosial yang disebut lebih banyak ditemukan pada Baby Boomers." title="Kebiasaan media sosial Baby Boomers, membagikan disclaimer privasi yang viral/Foto: Pexels.com/Teona Swift" data-id="522812"><br>Kebiasaan media sosial Baby Boomers, membagikan disclaimer privasi yang viral/Foto: Pexels.com/Teona Swift</p> </div> </div> <p>Kamu mungkin pernah memandang unggahan yang berisi pernyataan panjang soal kewenangan atas foto dan informasi pribadi. Biasanya, pesan tersebut meminta pengguna menyalin dan menempelkannya ke <em>timeline</em> dengan klaim bahwa langkah tersebut dapat mencegah platform menggunakan alias mengambil foto pribadi.</p> <p>Kebiasaan media sosial seperti ini banyak menyebar di kalangan Baby Boomers dan berangkaian dengan kekhawatiran terhadap privasi digital. Pesan semacam ini sebenarnya tidak serta-merta mengubah ketentuan jasa sebuah platform.</p> <p>Generasi yang lebih muda condong lebih memahami bahwa patokan penggunaan platform sudah disetujui ketika seseorang membikin akun. Di sisi lain, laporan <em>Promoguy</em> menyebut 65 persen Baby Boomers menggunakan platform digital seperti YouTube secara rutin, meski tetap mempunyai kekhawatiran besar mengenai kepemilikan data.</p> <p>Gen Z, Millennial, Gen X, hingga Baby Boomers tumbuh dalam kondisi teknologi yang berbeda sehingga langkah setiap generasi beradaptasi dengan media sosial pun tidak selalu sama. Dari enam kebiasaan media sosial di atas, Anda paling <em>relate</em> dengan yang mana, Beauties?</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke <strong>Buzznesia Community</strong>. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSfWAY4a2vGlkxWd_yaxOoFjQs66m9lT5RHBQTlzAPeFXqNO5Q%2Fviewform" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!</p> <p>(naq/naq)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kebiasaan-media-sosial-yang-diam-diam-menunjukkan-generasi-seseorang-168900.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:30:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[6 Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat di Cuaca Panas]]></title> <description><![CDATA[6 Cara Menjaga Kulit Tetap Sehat di Cuaca Panas. Kulit terasa kusam dan iritasi selama musim panas? Tenang saja, dengan mengikuti tips ini, Anda bisa menjaga kulit tetap sehat di cuaca panas.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/menjaga-kulit-tetap-sehat-di-cuaca-panas-foto-pexelscomira-2300811-1788151225479_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/6-cara-menjaga-kulit-tetap-sehat-di-cuaca-panas-168901.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <div> <p>Meskipun Beauties menyukai sinar mentari dan kegiatan di luar ruangan, krusial untuk lebih memperhatikan perawatan kulit selama cuaca panas. Paparan sinar mentari terus-menerus menjadi tantangan bagi kulit kita.</p> <p>Dilansir dari <em>Mediclinic</em>, salah satu kebiasaan terpenting untuk menjaga kesehatan kulit adalah perlindungan mentari secara konsisten. Paparan sinar matahari, suhu tinggi, dan keringat dapat membikin kulit berjerawat, kering, kusam hingga iritasi.</p> <p>Kulit sehat bukan hanya tentang penampilan, tapi juga tentang menjaga lapisan pelindung alami kulit, mencegah kerusakan jangka panjang, dan mendukung kenyamanan dalam kondisi lingkungan yang berubah-ubah.</p> <p>Berikut beberapa tips untuk menjaga&nbsp;&nbsp;<a href="https://www.beautynesia.id/beauty/5-cara-merawat-kulit-tetap-sehat-dan-glowing-di-tengah-kesibukan/b-312273" target="_blank">kulit tetap sehat </a>&nbsp;selama cuaca panas yang bisa Anda terapkan.</p> <h2>1. Menggunakan Sunscreen Secara Konsisten</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/menggunakan-sunscreen-secara-konsisten-foto-pexelscomkarola-g-1788151225629.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Menggunakan sunscreen secara konsisten./ Foto: pexels.com/@karola-g</p> </div> <p>Salah satu tips perawatan kulit yang paling efektif adalah menggunakan <em>sunscreen</em> secara konsisten, bukan sesekali. Dilansir dari <em>Texas Dermatology</em>, pilih <em>sunscreen</em> dengan SPF minimal 30, dan oleskan secara merata 15-30 menit sebelum keluar rumah. Ulangi pemakaian setiap 2 jam.</p> <p><em>Sunscreen</em> bakal melindungi kulit dari sinar UV rawan yang dapat menyebabkan kulit terbakar, penuaan dini, dan meningkatkan akibat kanker kulit. Banyak master kulit merekomendasikan untuk memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit masing-masing perseorangan daripada hanya mengikuti tren.</p> <h2>2. Jaga Hidrasi Kulit dari Dalam dan Luar</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/jaga-hidrasi-kulit-dari-dalam-dan-luar-foto-pexelscomolly-1788151225778.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Jaga hidrasi kulit dari dalam dan luar./ Foto: pexels.com/@olly</p> </div> <p>Hidrasi adalah kunci untuk kulit yang sehat. Minumlah banyak air sepanjang hari untuk membantu menjaga kadar kelembapan kulit. Usahakan minum setidaknya 8 gelas sehari, dan ingatlah bahwa buah-buahan seperti semangka dan mentimun juga merupakan sumber hidrasi yang sangat baik.</p> <p>Selain minum banyak air, krusial untuk menggunakan pelembap secara rutin setidaknya 2 kali sehari, di pagi hari dan malam hari sebelum tidur agar kulit tidak kering. Kulit yang terhidrasi dengan baik bakal lebih halus, kenyal, dan tidak kering.</p> <h2>3. Pilih Produk Perawatan Kulit yang Ringan</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/pilih-produk-perawatan-kulit-yang-ringan-foto-pexelscompolina-tankilevitch-1788151225938.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Pilih produk perawatan kulit yang ringan./ Foto: pexels.com/@polina-tankilevitch</p> </div> <p>Beralihlah ke produk perawatan kulit yang lebih ringan selama musim panas, Beauties. Krim yang berat dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Sebagai gantinya, gunakan pelembap ringan dan pilih produk bebas minyak yang tidak menyebabkan kilau pada kulit.</p> <h2>4. Lakukan Eksfoliasi Secara Teratur</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/lakukan-eksfoliasi-secara-teratur-foto-pexelscompolina-kovaleva-1788151226088.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Lakukan eksfoliasi secara teratur./ Foto: pexels.com/@polina-kovaleva</p> </div> <p>Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit meninggal dan mencegah pori-pori tersumbat. Lakukan eksfoliasi 2-3 kali seminggu untuk menjaga kulit tetap lembut dan bercahaya. Berhati-hatilah agar tidak melakukan eksfoliasi secara berlebihan, lantaran perihal ini dapat mengiritasi kulit dan menghilangkan minyak alami.</p> <h2>5. Jaga Kebersihan Kulit</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/jaga-kebersihan-kulit-foto-pexelscommiriam-alonso-1788151226239.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Jaga kebersihan kulit./ Foto: pexels.com/@miriam-alonso</p> </div> <p>Keringat dan minyak yang menumpuk dapat menyebabkan kulit menjadi kusam dan berjerawat. Maka dari itu, bersihkan wajah 2 kali sehari secara rutin dengan pembersih lembut untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan keringat.</p> <p>Hindari pembersih keras yang dapat menghilangkan kelembapan alami kulitmu.</p> <h2>6. Kenakan Pakaian Pelindung</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/30/kenakan-pakaian-pelindung-foto-pexelscomtat-yana-aleksandrovna-4164404-1788151226396.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="" title=""></p><p>Kenakan busana pelindung./ Foto: pexels.com/@tat-yana-aleksandrovna-4164404</p> </div> <p>Selain mengoleskan <em>sunscreen</em>, kenakan busana pelindung seperti topi berpinggir lebar, payung, kacamata hitam, dan kemeja lengan panjang yang ringan. Pakaian pelindung dapat membantu melindungi kulitmu dari sinar UV yang berbahaya.</p> <p>Dengan mengikuti tips perawatan kulit di atas dan melakukan dengan konsisten, perihal tersebut bakal memberikan hasil yang menakjubkan. Semoga bermanfaat, ya!</p> <p>---</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam <em>online</em> dan <em>offline event</em> seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya&nbsp;<a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fbit.ly%2FBNationWomenMen" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI!&nbsp;</a></p> <p>(sim/sim)</p> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/6-cara-menjaga-kulit-tetap-sehat-di-cuaca-panas-168901.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:15:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Ciri Kepribadian Anak dari Jumlah Teman yang Dimiliki Menurut Ilmu Psikologi]]></title> <description><![CDATA[Ciri Kepribadian Anak dari Jumlah Teman yang Dimiliki Menurut Ilmu Psikologi. Jumlah kawan anak rupanya bisa memberi gambaran tentang karakter kepribadiannya. Simak karakter anak dengan banyak alias sedikit kawan menurut psikologi.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/01/ciri-kepribadian-anak-1788234443317_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-anak-dari-jumlah-teman-yang-dimiliki-menurut-ilmu-psikologi-168898.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <p>Memiliki banyak kawan alias hanya beberapa sahabat dekat merupakan perihal yang berbeda pada setiap anak. Ada Si Kecil yang mudah berbaur dan senang berada di tengah banyak orang, sementara lainnya lebih nyaman bermain dengan satu alias dua kawan dekat.</p> <p>Jumlah kawan yang dimiliki anak rupanya dapat memberikan gambaran mengenai karakter kepribadian anak, seperti sifat ekstrovert, introvert, hingga kebutuhannya terhadap hubungan yang lebih dekat. Namun, banyak alias sedikitnya kawan bukan berfaedah menunjukkan bahwa seorang anak lebih baik daripada yang lain.</p> <p>Lingkaran pertemanan juga dapat berangkaian dengan langkah anak beradaptasi, menghadapi situasi sosial, dan mendapatkan support emosional. Mengutip dari laman <em>Times of India</em>, berikut penjelasan mengenai karakter anak dengan lingkaran pertemanan yang besar maupun kecil.</p> <div> <p> </p> <p> </p> </div><br> <h2 id="ciri-kepribadian-anak-dari-jumlah-teman-yang-dimiliki">Ciri kepribadian anak dari jumlah kawan yang dimiliki</h2> <p>Lingkaran pertemanan anak, baik besar maupun kecil, dapat memberikan gambaran mengenai kepribadian, pilihan, dan kebutuhannya. Berikut beberapa perihal yang dapat diketahui dari jumlah serta kualitas pertemanan anak.</p> <h3 id="1-punya-banyak-teman-cenderung-ekstrovert-dan-percaya-diri">1. Punya banyak teman: condong ekstrovert dan percaya diri</h3> <p>Anak yang mempunyai lingkaran pertemanan lebih luas biasanya lebih nyaman berada dalam kelompok. Mereka dapat menunjukkan rasa percaya diri, keahlian beradaptasi, dan komunikasi yang baik.</p> <p>Tinjauan terhadap beragam penelitian selama beberapa dasawarsa menunjukkan bahwa sifat ekstrovert berangkaian dengan keahlian memimpin dalam lingkungan sosial dan penerimaan dari kawan sebaya di sekolah.</p> <p>Menurut studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam <em>Journal of Personality and Social Psychology</em>, anak ekstrovert lebih mungkin mempunyai jaringan pertemanan yang luas. Lingkaran tersebut juga memberi mereka lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan keahlian sosial.</p> <p>Sementara itu, studi tahun 2012 dalam <em>Journal of Personality</em> menemukan bahwa anak ekstrovert condong mencari jaringan kawan sebaya yang lebih luas. Kondisi ini memberi lebih banyak kesempatan untuk belajar bersosialisasi, meski terkadang juga meningkatkan akibat mendapat pengaruh dari kawan sebaya.</p> <p>Namun, mempunyai banyak kawan tidak selalu berfaedah semua hubungan yang dimiliki berbobot baik. Studi tahun 2011 dalam <em>Journal of Youth and Adolescence</em> menemukan bahwa anak terkenal dengan golongan kawan yang sangat besar lebih sering terpapar pengaruh negatif dari teman, termasuk perilaku yang berisiko.</p> <p>Studi tahun 2013 dalam <em>Developmental Psychology</em> juga menemukan bahwa anak dengan jaringan pertemanan yang besar, tetapi kurang dekat condong mengalami tingkat stres lebih tinggi dan mendapat support emosional yang lebih sedikit.</p> <p>Hal serupa terlihat dalam studi tahun 2015 di <em>Developmental Psychology</em>, yang mengawasi bahwa jaringan pertemanan yang sangat besar dapat membikin hubungan terasa lebih dangkal sehingga support emosional yang diterima tidak sebanyak dalam persahabatan yang lebih dekat.</p> <h3 id="2-punya-sedikit-teman-lebih-mengutamakan-kedekatan">2. Punya sedikit teman: lebih mengutamakan kedekatan</h3> <p>Memiliki satu alias dua kawan dekat sering kali dikaitkan dengan sifat introvert, penuh pertimbangan, alias kecenderungan membangun hubungan emosional yang lebih dalam.</p> <p>Mengutip studi tahun 2012 dalam <em>Journal of Applied Developmental Psychology</em> melaporkan bahwa anak yang mempunyai satu alias dua persahabatan kuat menunjukkan penyesuaian emosional yang lebih baik dibandingkan anak yang mempunyai banyak kenalan.</p> <p>Kemudian, studi tahun 2014 <em>The Child Development Journal </em>menunjukkan bahwa anak dengan jumlah kawan lebih sedikit tetapi mempunyai kualitas persahabatan yang baik, melaporkan kepuasan hidup lebih tinggi dan rasa kesenyapan yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mempunyai banyak hubungan pertemanan yang dangkal.</p> <p>Studi tahun 2015, jurnal Merrill-Palmer Quarterly juga menemukan bahwa anak introvert yang berinvestasi dalam beberapa persahabatan dekat, mendapatkan support kawan sebaya yang lebih kuat. Dukungan tersebut dapat membantu mereka menghadapi tekanan di sekolah.</p> <p>Meski begitu, mempunyai terlalu sedikit kawan juga dapat berangkaian dengan penarikan diri dari lingkungan sosial. Sebagian anak memang merasa nyaman dengan lingkaran pertemanan kecil, tetapi dapat menjadi tanda adanya kekhawatiran alias kesulitan bersosialisasi.</p> <p>Melansir dari studi tahun 2005 dalam <em>Journal of Abnormal Child Psychology</em> menemukan bahwa penolakan kawan sebaya yang berjalan terus-menerus alias tidak mempunyai persahabatan dekat dapat memprediksi tingkat depresi dan kesenyapan yang lebih tinggi ketika memasuki masa remaja.</p> <p>Hal tersebut didukung studi berikutnya pada 2016 dalam jurnal yang sama. Penelitian tersebut melaporkan bahwa penarikan diri dari lingkungan sosial yang terus berjalan pada anak dapat memprediksi akibat kekhawatiran dan depresi yang lebih tinggi pada masa remaja jika tidak mendapat support dari family alias mentor.</p> <p>Selain itu dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry tahun 2019 juga mencatat bahwa anak yang terus-menerus mempunyai jaringan pertemanan yang sangat mini alias tidak mempunyai kawan sebaya lebih rentan mengalami perundungan. Kondisi tersebut dapat memperbesar akibat terhadap kesehatan mental.</p> <h3 id="3-kualitas-pertemanan-lebih-penting-daripada-jumlahnya">3. Kualitas pertemanan lebih krusial daripada jumlahnya</h3> <p>Kualitas hubungan pertemanan yang ditandai dengan kepercayaan, empati, dan support menjadi kesejahteraan jangka panjang yang lebih kuat dibandingkan jumlah teman.</p> <p>Penelitian dalam <em>Journal of Early Adolescence</em> tahun 2018 menunjukkan bahwa siswa yang mempunyai persahabatan dengan kualitas tinggi, lebih jarang menjadi korban perlakuan jelek alias perundungan dari kawan sebaya dan mempunyai keterlibatan akademik yang lebih tinggi, terlepas dari jumlah kawan yang mereka miliki.</p> <p>Karena itu, jumlah kawan dan kualitas hubungan perlu melangkah seimbang. Memiliki banyak kawan dapat memberikan lebih banyak kesempatan bersosialisasi, tetapi juga berisiko membikin hubungan menjadi dangkal alias meningkatkan paparan terhadap tekanan kawan sebaya.</p> <p>Sementara itu, mempunyai sedikit kawan dapat memberikan hubungan yang lebih dekat, tetapi juga berisiko menimbulkan kesenyapan jika tidak ada ikatan pertemanan yang kuat.</p> <p>Karena itu, orang tua tidak perlu memaksa anak untuk mempunyai lebih banyak alias lebih sedikit teman. Bunda dapat membantu Si Kecil membangun hubungan pertemanan yang berbobot dan memberikan support yang mereka butuhkan.&nbsp;</p> <p>Demikian karakter kepribadian anak yang mempunyai banyak kawan dan gimana kualitas persahabatan tersebut memengaruhi&nbsp;hidup Si Kecil.</p> <p>Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di <strong><a href="https://www.haibunda.com/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fdocs.google.com%2Fforms%2Fd%2Fe%2F1FAIpQLSc-okWTDzj2ZWIh3BNIRis8OTfk0O6_rvQzSmvXHNX3uyE3PA%2Fviewform%3Fpli%3D1" target="_blank" rel="nofollow">SINI</a></strong>. Gratis!</p> <p><strong>(rap/rap)</strong> </p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/ciri-kepribadian-anak-dari-jumlah-teman-yang-dimiliki-menurut-ilmu-psikologi-168898.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:05:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Doris Putra)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Penjelasan Kitab Ta’jilun Nada (Bag. 35): Kapan Huruf أَنْ Wajib Tersembunyi? Rahasia لَامُ الْجُحُودِ dan حَتَّى]]></title> <description><![CDATA[Penjelasan Kitab Ta’jilun Nada (Bag. 35): Kapan Huruf أَنْ Wajib Tersembunyi? Rahasia لَامُ الْجُحُودِ dan حَتَّى. Ibnu Hisyam mengatakan, قَوْلُهُ: وَنَحْوُهُ: ﴿وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ﴾  [الْأَنْفَالِ: ٣٣] فَتُضْمَرُ لَا غَيْرُ “Dan yang semisal dengannya adalah...]]></description> <media:thumbnail url="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2026/09/Huruf-أَنْ-Wajib-Tersembunyi.webp"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/penjelasan-kitab-ta-jilun-nada-bag-35-kapan-huruf-%D8%A3%D9%8E%D9%86%D9%92-wajib-tersembunyi-rahasia-%D9%84%D9%8E%D8%A7%D9%85%D9%8F-%D8%A7%D9%84%D9%92%D8%AC%D9%8F%D8%AD%D9%8F%D9%88%D8%AF%D9%90-dan-%D8%AD%D9%8E%D8%AA%D9%91%D9%8E%D9%89-168896.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div><p>Ibnu Hisyam mengatakan,</p><p><span>&#1602;&#1614;&#1608;&#1618;&#1604;&#1615;&#1607;&#1615;: &#1608;&#1614;&#1606;&#1614;&#1581;&#1618;&#1608;&#1615;&#1607;&#1615;: &#64831;&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615; &#1604;&#1616;&#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;&#64830;&nbsp;&nbsp;[&#1575;&#1604;&#1618;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&#1601;&#1614;&#1575;&#1604;&#1616;: &#1635;&#1635;] &#1601;&#1614;&#1578;&#1615;&#1590;&#1618;&#1605;&#1614;&#1585;&#1615; &#1604;&#1614;&#1575; &#1594;&#1614;&#1610;&#1618;&#1585;&#1615;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Dan yang semisal dengannya adalah firman Allah, </i>&ldquo;<strong><b>Dan Allah </b></strong><strong><b>sungguh </b></strong><strong><b>tidak bakal mengazab merek</b></strong><strong><b>a&rdquo;</b></strong><i>&nbsp;(QS. Al-Anf</i></em><em><i>a</i></em><em><i>l: 33). Maka pada contoh seperti ini, </i></em><em><i>huruf &ldquo;</i></em><strong><b>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</b></strong><strong><b>&rdquo;</b></strong><strong><b> di-<em>idhmar-</em>kan (disembunyikan), </b></strong><strong><b>tidak</b></strong><strong><b>&nbsp;ditampakkan</b></strong><em><i>.&rdquo;</i></em></p><p>Penulis mulai masuk ke dalam pembahasan keadaan ketiga, ialah keadaan ketika huruf <span>(&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;)</span> wajib di-<em>idhmar-</em>kan (disembunyikan).</p><p>Maka, <span>(&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;)</span> wajib disembunyikan pada beberapa tempat berikut:</p><h2><span id="Pertama_setelah_lam_al-juhud_%D9%84%D9%8E%D8%A7%D9%85%D9%8F_%D8%A7%D9%84%D9%92%D8%AC%D9%8F%D8%AD%D9%8F%D9%88%D8%AF%D9%90"></span><strong>Pertama, setelah <em>lam al-juhud</em>&nbsp;(&#1604;&#1614;&#1575;&#1605;&#1615; &#1575;&#1604;&#1618;&#1580;&#1615;&#1581;&#1615;&#1608;&#1583;&#1616;)</strong><span></span></h2><p><em>Lam al-juhud</em>&nbsp;adalah <em><i>lam </i></em>yang menunjukkan penafian yang berarti tidak. <em><i>Lam </i></em>ini didahului oleh <em>fi&rsquo;il madhi</em>&nbsp;<em>kana</em>&nbsp;atau <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo;</em>&nbsp;<em>kana</em> yang dinafikan dengan&nbsp;huruf&nbsp;<span>&#1605;&#1575;</span>&nbsp;atau&nbsp;huruf&nbsp;<span>&#1604;&#1605;</span>.</p><p>Contohnya:</p><p><span>&#1605;&#1614;&#1575; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1575;&#1604;&#1589;&#1617;&#1614;&#1583;&#1616;&#1610;&#1602;&#1615; &#1604;&#1616;&#1610;&#1614;&#1582;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614; &#1589;&#1614;&#1583;&#1616;&#1610;&#1602;&#1614;&#1607;&#1615;&#1548; &#1604;&#1614;&#1605;&#1618; &#1610;&#1614;&#1603;&#1615;&#1606;&#1616; &#1575;&#1604;&#1618;&#1594;&#1614;&#1606;&#1616;&#1610;&#1617;&#1615; &#1604;&#1616;&#1610;&#1614;&#1591;&#1618;&#1594;&#1614;&#1609; &#1603;&#1616;&#1585;&#1614;&#1575;&#1605;&#1614; &#1575;&#1604;&#1606;&#1617;&#1615;&#1601;&#1615;&#1608;&#1587;&#1616;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Tidaklah seorang sahabat layak mengingkari sahabatnya, dan tidaklah orang kaya yang berbudi pekerti mulia bakal bertindak sewenang-wenang.</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><p>Pada kata <span>&#1604;&#1610;&#1582;&#1608;&#1606;</span>&nbsp;ada huruf <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>yang wajib disembunyikan. Asalnya adalah <span>&#1604;&#1616;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;&#1610;&#1614;&#1603;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614;</span>. Kemudian juga pada kata <span>&#1604;&#1610;&#1591;&#1594;&#1609;</span> ada huruf <em>an</em> yang juga disembunyikan. Asalnya adalah <span>&#1604;&#1616;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618; &#1610;&#1615;&#1591;&#1618;&#1594;&#1616;&#1610;</span>. Huruf <em>lam</em> pada kata <span>&#1604;&#1610;&#1582;&#1608;&#1606;</span> dan <span>&#1604;&#1610;&#1591;&#1594;&#1609;</span> adalah <em>lam al-juhud</em>&nbsp;yang berfaedah <em>taukid </em>(menguatkan makna penafian).</p><p>Hal itu lantaran asal kalimatnya adalah &nbsp;<span>&#1605;&#1614;&#1575;&nbsp;&#1603;&#1575;&#1606; &#1610;&#1601;&#1593;&#1604;</span>&nbsp;(ia tidak melakukan). Kemudian dimasukkan huruf <em><i>lam</i></em><em><i>&nbsp;</i></em>untuk memperkuat penafian tersebut. Oleh karena itu, dinamakan <em>lam al-juhud</em>, lantaran selalu berangkaian dengan makna <em><i>ju</i></em><em><i>hu</i></em><em><i>d </i></em>(penolakan/penafian). Ini hanyalah istilah dalam pengetahuan nahwu; karena secara bahasa, <em><i>ju</i></em><em><i>hu</i></em><em><i>d</i></em><em><i>&nbsp;</i></em>berarti pengingkaran.</p><p>Di antara contohnya adalah firman Allah <em>Ta&rsquo;ala:</em></p><p><span>&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614;&nbsp;&#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615; &#1604;&#1616;&#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618; &#1608;&#1614;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&#1578;&#1614; &#1601;&#1616;&#1610;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;</span></p><p><em><i>(QS. Al-Anf</i></em><em><i>a</i></em><em><i>l: 33)</i></em></p><p>Dan firman Allah <em>Ta&rsquo;ala</em>:</p><p><span>&#1604;&#1614;&#1605;&#1618; &#1610;&#1614;&#1603;&#1615;&#1606;&#1616; &#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615; &#1604;&#1616;&#1610;&#1614;&#1594;&#1618;&#1601;&#1616;&#1585;&#1614;&nbsp;&#1604;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;</span></p><p><em><i>(QS. An-Nis</i></em><em><i>a</i></em><em><i>: 137)</i></em></p><p>Pada kata <span>&#1604;&#1616;&#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;,</span> huruf <em><i>lam</i></em>&nbsp;yang terdapat pada awal huruf adalah&nbsp;huruf&nbsp;<em><i>l</i></em><em><i>am </i></em><em>al-juhud</em>, sedangkan&nbsp;kata&nbsp;<span>&#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1614;</span>&nbsp;merupakan <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>yang <em>manshub </em>karena adanya <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>yang di-<em>idhmar-</em>kan (disembunyikan) secara wajib lantaran terletak setelah <em>lam al-juhud</em>. Asalnya adalah <span>&#1604;&#1616;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618; &#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;</span>. Gabungan <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span>&nbsp;+ <span>&#1610;&#1615;&#1593;&#1614;&#1584;&#1617;&#1616;&#1576;&#1614;&#1607;&#1615;&#1605;&#1618;&nbsp;</span>membentuk <em>mashdar muawwal</em>, yang ditakwil menjadi&nbsp;<span>&#1604;&#1616;&#1578;&#1614;&#1593;&#1618;&#1584;&#1616;&#1610;&#1576;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;</span>&nbsp;(<em><i>untuk mengazab mereka</i></em>). Adapun huruf <span>(&#1607;&#1600;)</span>&nbsp;pada kata tersebut berdomisili sebagai <em>maf&rsquo;ul bih </em>(objek), sedangkan&nbsp;huruf&nbsp;<span>&#1605;&#1610;&#1605;</span>&nbsp;merupakan penanda <em><i>jama</i></em><em><i>&rsquo;</i></em>.&nbsp;Kalimat yang datang setelah <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span>&nbsp;berfungsi sebagai <em><i>s</i></em><em><i>ilah </i></em>(kalimat penyempurna) bagi <em><i>mashdar harfi</i></em>&nbsp;<span>&ldquo;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&rdquo;.</span> Adapun&nbsp;<em>mashdar muawwal</em>&nbsp;(gabungan antara <em><i>an</i></em>&nbsp;dan <em><i>fi</i></em><em><i>&rsquo;</i></em><em><i>il </i></em>sesudahnya yang di-<em><i>takwil</i></em>&nbsp;menjadi <em><i>mashdar</i></em>) berdomisili <em><i>majrur </i></em>karena didahului oleh huruf <em><i>l</i></em><em><i>a</i></em><em><i>m</i></em>.&nbsp;Adapun <em><i>jar </i></em>dan <em><i>majrur</i></em><em><i>&nbsp;</i></em>tersebut berangkaian dengan <em><i>khabar </i></em><span>&ldquo;&#1603;&#1575;&#1606;&rdquo;</span>&nbsp;yang dibuang (<em><i>mahzuf</i></em>).</p><p>Sehingga corak takdir (susunan yang diperkirakan) dari ayat di atas adalah:</p><p><span>&#1608;&#1614;&#1605;&#1614;&#1575; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1575;&#1604;&#1604;&#1617;&#1614;&#1607;&#1615; &#1605;&#1615;&#1585;&#1616;&#1610;&#1583;&#1611;&#1575; &#1604;&#1616;&#1578;&#1614;&#1593;&#1618;&#1584;&#1616;&#1610;&#1576;&#1616;&#1607;&#1616;&#1605;&#1618;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Dan Allah sekali-kali tidak berkemauan untuk mengazab mereka.</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><h2><span id="Kedua_setelah_hatta_%D8%AD%D9%8E%D8%AA%D9%8E%D9%91%D9%89"></span><strong>Kedua, setelah <em><i>hatta</i></em><em><i>&nbsp;</i></em>(&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;)</strong><span></span></h2><p>&#1603;&#1614;&#1573;&#1616;&#1590;&#1618;&#1605;&#1614;&#1575;&#1585;&#1616;&#1607;&#1614;&#1575; &#1576;&#1614;&#1593;&#1618;&#1583;&#1614; &#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;&nbsp;&#1573;&#1616;&#1584;&#1614;&#1575; &#1603;&#1614;&#1575;&#1606;&#1614; &#1605;&#1615;&#1587;&#1618;&#1578;&#1614;&#1602;&#1618;&#1576;&#1614;&#1604;&#1611;&#1575;</p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Wajibnya menyembunyikan</i></em><em><i>&nbsp;</i></em><span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span> <em><i>(an) setelah huruf </i></em><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;</span><em><i><span>,</span> andaikan </i></em><em><i>fi&rsquo;il </i></em><em><i>setelahnya menunjukkan makna masa yang bakal datang.</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><p>Dari pernyataan tersebut, dapat dipahami bahwa huruf <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>tidak tampak dalam lafaz, namun keberadaannya diperkirakan oleh norma nahwu. Oleh lantaran itu, <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>sesudah <span>&#1581;&#1578;&#1609;</span>&nbsp;dibaca <em>manshub </em>karena adanya<span> &#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>yang di-<em>idhmar-</em>kan.</p><p>Dengan demikian, struktur sebenarnya adalah:</p><p><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1571;&#1614;&#1606;&#1618; &#1610;&#1614;&#1585;&#1618;&#1580;&#1616;&#1593;&#1614;</span></p><p><em><i>&ldquo;h</i></em><em><i>ingga dia kembali</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><p>Namun dalam penggunaan bahasa Arab, lafaz <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>dihilangkan sehingga yang tampak hanyalah:</p><p><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1610;&#1614;&#1585;&#1618;&#1580;&#1616;&#1593;&#1614;</span></p><h3><span id="Syarat_fiil_mudhari_setelah_hatta"></span><strong>Syarat <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>setelah <em><i>h</i></em><em><i>att</i></em><em><i>a</i></em></strong><span></span></h3><p>Ibnu Hisyam menjelaskan:</p><p><span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618; &#1610;&#1614;&#1603;&#1615;&#1608;&#1606;&#1614; &#1575;&#1604;&#1618;&#1601;&#1616;&#1593;&#1618;&#1604;&#1615; &#1605;&#1615;&#1587;&#1618;&#1578;&#1614;&#1602;&#1618;&#1576;&#1614;&#1604;&#1611;&#1575;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Syarat </i></em><em><i>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </i></em><em><i>dinashabkan oleh </i></em><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>an</i></em><em><i>&rdquo;</i></em><em><i>&nbsp;setelah </i></em><em><i>hatta</i></em><em><i>&nbsp;ialah </i></em><em><i>fi&rsquo;il </i></em><em><i>tersebut menunjukkan makna masa yang bakal datang.</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><p>Hal ini menunjukkan bahwa tidak setiap <em>fi&rsquo;il </em><em>mudhari&rsquo; </em>setelah <span>&#1581;&#1578;&#1609;</span>&nbsp;otomatis menjadi <em>manshub</em>. Huruf tersebut menjadi <em>amil nashab</em> dan menyembunyikan huruf <em>an</em>&nbsp;hanya terjadi andaikan <em>fi&rsquo;il </em>tersebut menunjukkan suatu peristiwa yang belum terjadi alias tetap diharapkan terjadi pada masa mendatang. Sebaliknya, andaikan <em>fi&rsquo;il </em>tersebut menunjukkan keadaan yang sedang berjalan alias telah terjadi, maka <em>fi&rsquo;il </em>tersebut tidak dinashabkan oleh <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span> yang di-<em>idhmar-</em>kan&nbsp;(disembunyikan).</p><p>Contohnya dalam kalimat adalah:</p><p><span>&#1604;&#1614;&#1575; &#1610;&#1615;&#1605;&#1618;&#1583;&#1614;&#1581;&#1615; &#1575;&#1604;&#1618;&#1608;&#1614;&#1604;&#1614;&#1583;&#1615; &#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1610;&#1614;&#1606;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614; &#1585;&#1616;&#1590;&#1614;&#1575; &#1608;&#1614;&#1575;&#1604;&#1616;&#1583;&#1614;&#1610;&#1618;&#1607;&#1616;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Seorang anak tidak layak dipuji hingga dia memperoleh keridaan kedua orang tuanya.</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><p>Pada contoh tersebut, kata <span>&#1610;&#1614;&#1606;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614;&nbsp;</span>merupakan <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>yang menunjukkan kejadian yang bakal datang, sehingga dibaca <em>manshub </em>karena adanya <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span>&nbsp;yang disembunyikan&nbsp;setelah <span>&#1581;&#1578;&#1609;.</span></p><p><em>Taqdir</em> susunannya adalah:</p><p><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;&nbsp;&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;&#1610;&#1614;&#1606;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614;</span></p><p>Sedangkan corak yang digunakan dalam bahasa Arab cukup:</p><p><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1610;&#1614;&#1606;&#1614;&#1575;&#1604;&#1614;</span></p><p>Sebagai penguat norma tersebut, Ibnu Hisyam mengemukakan firman Allah <em>Ta&rsquo;ala:</em></p><p><span>&#1604;&#1614;&#1606;&#1618; &#1606;&#1614;&#1576;&#1618;&#1585;&#1614;&#1581;&#1614; &#1593;&#1614;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1607;&#1616; &#1593;&#1614;&#1575;&#1603;&#1616;&#1601;&#1616;&#1610;&#1606;&#1614; &#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1610;&#1614;&#1585;&#1618;&#1580;&#1616;&#1593;&#1614; &#1573;&#1616;&#1604;&#1614;&#1610;&#1618;&#1606;&#1614;&#1575; &#1605;&#1615;&#1608;&#1587;&#1614;&#1609;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>Kami bakal terus tetap menyembahnya hingga Musa kembali kepada kami</i></em><em><i>.&rdquo; </i></em>(QS. Taha: 91)</p><p>Kata <span>&#1610;&#1614;&#1585;&#1618;&#1580;&#1616;&#1593;&#1614;&nbsp;</span>dibaca <em>manshub </em>karena didahului huruf <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;&nbsp;</span>yang di dalamnya diperkirakan terdapat <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span> yang wajib di-<em>idhmar-</em>kan&nbsp;(disembunyikan).</p><p>Huruf <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;</span>&nbsp;merupakan huruf yang menunjukkan pemisah akhir (<em><i>ghayah</i></em>) sekaligus berfaedah sebagai huruf <em><i>jar</i></em>. Adapun <em>mashdar muawwal</em>&nbsp;yang terbentuk dari <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span> yang di-<em>idhmar-</em>kan beserta <em><i>fi&rsquo;il </i></em>setelahnya berdomisili sebagai <em><i>isim </i></em>yang <em><i>majrur</i></em>&nbsp;oleh <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;.</span></p><p>Pada ayat di atas, bentuk:</p><p><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1571;&#1614;&#1606;&#1618; &#1610;&#1614;&#1585;&#1618;&#1580;&#1616;&#1593;&#1614;</span></p><p>ditakwil menjadi <em>mashdar:</em></p><p><span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609; &#1585;&#1615;&#1580;&#1615;&#1608;&#1593;&#1616; &#1605;&#1615;&#1608;&#1587;&#1614;&#1609;</span></p><p><em><i>&ldquo;</i></em><em><i>hingga kembalinya Musa</i></em><em><i>&rdquo;</i></em></p><p>Dengan demikian, <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>setelah <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;&nbsp;</span>pada hakikatnya berubah makna menjadi sebuah <em>mashdar muawwal</em>&nbsp;yang berdomisili sebagai <em><i>majrur </i></em>karena didahului oleh huruf <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;.&nbsp;</span></p><h2><span id="Kesimpulan"></span><strong>Kesimpulan</strong><span></span></h2><p>Berdasarkan penjelasan Ibnu Hisyam, dapat disimpulkan beberapa norma krusial sebagai berikut:</p><p><strong>Pertama,</strong> huruf <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;</span> wajib di-<em>idhmar-</em>kan setelah <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;</span>&nbsp;apabila <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>sesudahnya menunjukkan makna masa yang bakal datang.</p><p><strong>Kedua,</strong> <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>setelah <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;&nbsp;</span>menjadi <em>manshub </em>karena adanya <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>yang diperkirakan, bukan lantaran <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;</span>&nbsp;secara langsung..</p><p><strong>Ketiga,</strong> campuran <span>&#1571;&#1614;&#1606;&#1618;&nbsp;</span>dan <em>fi&rsquo;il mudhari&rsquo; </em>membentuk <em>mashdar muawwal</em>.</p><p><strong>Keempat,</strong> <em>mashdar muawwal</em>&nbsp;tersebut berdomisili <em><i>majrur</i></em><em><i>&nbsp;</i></em>karena menjadi <em><i>majrur </i></em>oleh huruf <span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;</span><strong><b>&nbsp;</b></strong>dan huruf&nbsp;<span>&#1581;&#1614;&#1578;&#1617;&#1614;&#1609;</span>&nbsp;dalam pembahasan ini berfaedah sebagai huruf <em><i>ghayah</i></em><em><i>&nbsp;</i></em>(penunjuk pemisah akhir) sekaligus huruf <em><i>jar</i></em>.</p><p><span><strong>[Bersambung]</strong></span></p><p><a href="https://muslim.or.id/115637-penjelasan-kitab-tajilun-nada-34.html">KEMBALI KE BAGIAN 34</a></p><p><strong>***</strong></p><p><strong>Penulis: <span>Rafi Nugraha</span></strong></p><p><strong>Artikel <span>Kincai Media</span></strong></p></div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/penjelasan-kitab-ta-jilun-nada-bag-35-kapan-huruf-%D8%A3%D9%8E%D9%86%D9%92-wajib-tersembunyi-rahasia-%D9%84%D9%8E%D8%A7%D9%85%D9%8F-%D8%A7%D9%84%D9%92%D8%AC%D9%8F%D8%AD%D9%8F%D9%88%D8%AF%D9%90-dan-%D8%AD%D9%8E%D8%AA%D9%91%D9%8E%D9%89-168896.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:00:33 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Rafi Nugraha)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia]]></title> <description><![CDATA[Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia. Ikut cemas terhadap karhutla di Kalimantan, negara-negara ini kirimkan pesawat untuk bantu menangani akibat bencana.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/29/jgsdf-ch-47-1787980418878_169.jpeg?w=650"/> <category><![CDATA[Technology]]></category> <category><![CDATA[Finance]]></category> <category><![CDATA[Business]]></category> <category><![CDATA[Entertainment]]></category> <category><![CDATA[Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/deretan-negara-yang-membantu-padamkan-karhutla-di-indonesia-168902.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div> <ol> <li> <a href="https://www.beautynesia.id" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia"> Home </a> </li> <li><a href="https://www.beautynesia.id/life" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="life"> Life </a> </li> <li><a href="https://www.beautynesia.id/life/be-updates" dtr-evt="breadcrumb" dtr-sec="breadcrumb kanal" dtr-act="breadcrumb kanal" dtr-ttl="be-updates"> Be Updates </a> </li> </ol> <p> Dimitrie Hardjo | <span>Beautynesia</span> </p> <p>Selasa, 01 Sep 2026 11:00 WIB</p> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/29/jgsdf-ch-47-1787980418878_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia" title="img-title"> </p> <p> Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia/ Foto: x.com/@ModJapan_en </p> <div> <div> <p>Beauties, berita tentang kebakaran rimba dan lahan yang parah di Indonesia serta akibat dari asap tebal hasilnya tetap terus terdengar hingga saat ini. Asap tersebut mengganggu masyarakat setempat, apalagi menyebar hingga ke negara-negara lain.</p> <p>Kondisi itu pun mengkhawatirkan banyak negara hingga mereka berupaya ikut turun tangan dalam pemadaman titik-titik api. Bukan hanya negara yang terdampak asap saja, tapi ada pula negara-negara lainnya yang mau ikut membantu dalam menangani karhutla yang terjadi di sebagian besar daerah Kalimantan.</p> <h2>Daftar Negara yang Membantu Menangani Karhutla di Indonesia</h2> <div> <p><img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/29/jgsdf-ch-47-1787980418966_169.jpeg?w=700&amp;q=90" alt="JGSDF CH-47, Helikopter Jepang bantu tangani karhutla. Kalimantan" title="JGSDF CH-47, Helikopter Jepang bantu tangani karhutla. Kalimantan"></p><p>JGSDF CH-47, Helikopter Jepang bantu tangani karhutla Kalimantan/ Foto: x.com/@ModJapan_en</p> </div> <p>Melansir dari <a href="https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260831152308-106-1398342/daftar-negara-bantu-indonesia-tangani-karhutla" target="_blank">CNN Indonesia</a>, sejumlah negara menyediakan pesawat udara untuk membantu menangani akibat musibah karhutla, Beauties, ialah Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, Kanada, Jepang, dan Malaysia.</p> <p>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah memproses 35 izin unik penggunaan pesawat udara registrasi asing.</p> <p>Lukman F. Laisa, selaku Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, menyampaikan bahwa 35 izin diberikan kepada 11 pemegang Air Operator Certificate (AOC) dari delapan negara. AOC tersebut antara lain Ersa Eastern Aviation, Genesa Dirgantara, Falcon Patriot Utama, Pegasus Air Service, Whitesky Aviation, Smart Cakrawala Aviation, Elang Nusantara Air, Intan Angkasa Air Service, Volta Pasifik Aviasi, Dabi Air Nusantara, dan Derazona Air Service.</p> <p>&ldquo;Negara asalnya dari Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, dan Kanada," Lukman mengonfirmasi di Jakarta, Senin (31/8/2026). Sementara pesawat yang terlibat mencapai 36 helikopter.</p> <p>Pesawat juga menerima izin unik dapat dipindahkan (reposisi) ke letak lain yang terdampak musibah agar respons lebih sigap terhadap kondisi karhutla yang bisa berubah sewaktu-waktu. Pemberitahuan mengenai reposisi bakal disampaikan operator kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam waktu 1 x 24 jam.</p> <p>Selain itu, Jepang mengerahkan tiga unit helikopter CH-47 untuk bantu tangani karhutla. Mengutip dari <a href="https://news.detik.com/berita/d-8642262/3-heli-dari-jepang-tiba-10-september-untuk-bantu-tangani-karhutla/amp" target="_blank">DetikNews</a>, helikopter dijadwalkan bakal tiba di Indonesia pada 10 September. Sementara Malaysia telah menerima izin untuk memasuki daerah udara Indonesia untuk melakukan operasi penyemaian awan di sepanjang perbatasan berbareng mereka.</p> <p>***</p> <p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya <a href="https://www.beautynesia.id/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fbit.ly%2FBNationWomenMen" target="_blank" rel="nofollow">DAFTAR DI SINI</a>!<span>&nbsp;</span></p> <p>(dmh/dmh)</p> </div> </div> <div id="komentar"> <p> Komentar </p> <div> <p>Belum ada komentar.<br>Jadilah yang pertama memberikan komentar. </p> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/deretan-negara-yang-membantu-padamkan-karhutla-di-indonesia-168902.html</guid> <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:00:20 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> </channel> </rss>