<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" version="2.0"> <channel> <title><![CDATA[Umum]]></title> <description><![CDATA[Postingan, berita, dan pembaruan terbaru dari kategori Umum. Temukan lebih banyak konten Umum di sini.]]></description> <image> <title><![CDATA[Umum - Portal Media Online Indonesia]]></title> <url>https://portal.kincaimedia.net/favicon.ico</url> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> </image> <category><![CDATA[Technology, Finance, Business, Entertainment, Health]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/</link> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss.xml?category=15" rel="self" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/rss.xml" rel="alternate" type="application/rss+xml"/> <atom:link href="https://portal.kincaimedia.net/" rel="alternate" type="text/html"/> <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 10:01:00 +0700</pubDate> <lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 10:01:00 +0700</lastBuildDate> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <managingEditor>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</managingEditor> <webMaster>support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)</webMaster> <language>id-ID</language> <copyright>Kincai Media</copyright> <generator>Kincai Media</generator> <item> <title><![CDATA[Apakah Kamu Genius? - Quiz]]></title> <description><![CDATA[Apakah Kamu Genius? - Quiz. Mungkinkah Anda genius, tapi tidak menyadarinya? Kuis ini bisa membantu Anda memastikannya. Semua pertanyaan dalam kuis ini dirancang unik untuk menguji otak ...]]></description> <media:thumbnail url="https://www.wikihow.com/images/c/cf/Genius_test.png"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/apakah-kamu-genius-quiz-168437.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div id="memahamigeniusdanjeniskecerdasanlain"> <p><i><b>Apa itu genius?</b></i> </p> <p>Secara teknis, brilian tidak mempunyai arti ilmiah. Secara umum, orang brilian adalah seseorang yang mempunyai wawasan imajinatif alias kepintaran yang luar biasa. Genius melibatkan keahlian untuk berpikir dan bekerja di bagian yang tidak dieksplorasi sebelumnya, menggunakan produktivitas dan orisinalitas untuk memberikan perihal berbobot yang tidak bakal eksis jika tidak dilakukan seperti itu. Genius dan talenta adalah 2 perihal yang berbeda. Bakat merujuk pada keahlian bawaan seseorang pada keahlian tertentu. </p> <p>Definisi brilian jika dikaitkan dengan IQ (<i>intelligence quotient</i>), didasarkan pada penelitian di awal tahun 1900-an. Psikolog Lewis M. Terman menyatakan bahwa IQ 140 alias lebih merupakan standar untuk orang yang "berpotensi genius", sedangkan psikolog lain, ialah Leta Hollingworth menyatakan bahwa orang brilian itu kudu mempunyai IQ minimal 180. </p> <p>Selama bertahun-tahun, para psikolog yang mempelajari anak berbakat mengawasi bahwa terdapat lebih banyak orang yang cocok dengan arti "genius" daripada yang diperkirakan. Hal ini mungkin terjadi lantaran tes kepintaran konvensional tidak bisa menilai secara jeli rentang keahlian intelektual seseorang melampaui titik tertentu. </p> <div><p>Sekali lagi, kuis ini tidak digunakan untuk mengukur IQ! Kuis ini hanya digunakan untuk memandang kemampuanmu dalam menganalisis teka-teki dan masalah dengan langkah yang menyenangkan.</p></div> <p><i><b>Jenis Kecerdasan Lain</b></i> </p> <p>Di tahun 1983, Howard Gardner (psikolog Harvard) menerbitkan kitab yang menyebut bahwa satu arti sempit mengenai kapabilitas intelektual tidak bakal bisa mengukur seluruh keahlian dan talenta yang dimiliki seseorang. Dengan kata lain: Anda mungkin kesulitan pada satu perihal (misalnya matematika), tetapi sangat berbakat dalam bagian lain (misalnya musik alias olahraga). Walaupun tidak ada bukti empiris untuk teori Gardner, teori ini tetap dipakai secara luas oleh para pendidik. </p> <p>8 jenis kepintaran Gardner: </p> <ul> <li> <b>Visual-spasial</b>. Orang yang mempunyai kepintaran visual-spasial bisa memvisualisasikan sesuatu dengan sangat baik. Mereka biasanya punya kepekaan arah yang kuat dan mahir menafsirkan peta, video, bagan, dan gambar. Mereka juga bisa mengenali pola dan menyusun teka-teki dengan mudah.</li> <li> <b>Linguistik-verbal</b>. Orang yang mempunyai kepintaran linguistik-verbal sangat pandai merangkai kata! Mereka pandai mengarang, membaca, berbicara, menjelaskan konsep yang mudah dipahami, dan bisa menghafal informasi.</li> <li> <b>Logis-matematis</b>. Orang yang mempunyai kepintaran logis-matematis punya keahlian penalaran yang kuat. Mereka bisa mengenali pola, menganalisis masalah, dan biasanya berpikir secara konseptual mengenai angka, pola, dan hubungan.</li> <li> <b>Tubuh-kinestetik</b>. Orang yang mempunyai kepintaran tubuh-kinestetik sangat bagus dalam menggerakkan tubuh dan mengendalikan fisik. Mereka mempunyai koordinasi tangan-mata dan ketangkasan yang sangat bagus.</li> <li> <b>Musikal</b>. Orang yang mempunyai kepintaran musikal punya talenta untuk berpikir dalam pola, irama, dan suara. Mereka berbakat dalam mengarang lagu dan memainkan musik.</li> <li> <b>Interpersonal</b>. Orang yang mempunyai kepintaran interpersonal punya talenta alami untuk melakukan hubungan dengan orang-orang. Mereka dengan mudah bisa menilai dan membaca emosi, niat, motivasi, dan kemauan orang lain.</li> <li> <b>Intrapersonal</b>. Orang yang mempunyai kepintaran intrapersonal punya keahlian yang kuat dalam mengenali diri sendiri. Mereka bisa memahami emosi, motivasi, dan emosi mereka sendiri dengan sangat baik, dan sering kali terlibat dalam kajian dan refleksi diri.</li> <li> <b>Naturalistik</b>. Orang yang mempunyai kepintaran naturalistik punya pemahaman yang baik terhadap alam. Mereka lebih suka menjelajahi alam dan mempelajari beragam jenis tanaman dan fauna. Mereka juga lebih sadar terhadap perubahan lembut di lingkungannya.</li> </ul> <p>Pada akhirnya, teori ini bisa mengingatkan kita bahwa ada beragam macam langkah untuk mengukur talenta dan kepintaran seseorang. Istilah "genius" juga tidak mencakup semua langkah yang menunjukkan bahwa seseorang dianggap cerdas. Ada banyak tes IQ (dan tes standar di sekolah) yang tidak memperhitungkan beberapa jenis kecerdasan. Jadi, jangan cemas dengan skor berapa pun yang Anda dapatkan di kuis ini. Kamu tetap punya talenta yang patut dibanggakan! </p> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/apakah-kamu-genius-quiz-168437.html</guid> <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 04:01:00 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Riki Setiawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Turnamen Voli Sby Cup 2026 Di Magelang 13-17 Mei, Ada Lavani-Samator]]></title> <description><![CDATA[Turnamen Voli Sby Cup 2026 Di Magelang 13-17 Mei, Ada Lavani-Samator. SBY Cup 2026 bakal digelar di GOR Samapta, Magelang, 13-17 Mei 2026. Ada 8 tim voli papan atas yang bakal berlaga, termasuk Jakarta LavAni Livin Transmedia.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/turnamen-voli-sby-cup-2026-1778132572081_169.jpeg?w=360&amp;q=90"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator-166997.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div class="detail__body-text"> <strong>Magelang</strong> -
                                        <p>Magelang - Turnamen bola voli SBY Cup 2026 bakal digelar di GOR Samapta, Kota Magelang, 13-17 Mei 2026. Ada 8 tim voli papan atas yang bakal berlaga, termasuk Jakarta LavAni Livin' Transmedia.</p><p>"Tanggal 13 sampai 17 Mei bakal dilangsungkan SBY Cup yang ada di Kota Magelang. Diikuti oleh beberapa tim voli tingkat nasional. Dan ini sekelas Proliga memang. Dengan bingkisan yang luar biasa besar," kata Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, saat ditemui detikJateng seusai melakukan pembinaan tenaga kerja PDAM, Sabtu (2/5/2026).</p> <div class="box  cb-related-articles container-full"> <div class="container-full"> <div class="box__title box__title--no-border">                 Related Articles For You
            </div> </div> <div class="container"> <div class="grid-row flex-between"> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/wellnes/20221020155343-18-176668/dianggap-penyebab-gagal-ginjal-hingga-kematian-anak-apa-itu-etilen-glikol" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/10/20/sirop-batuk-1_43.png?w=350&amp;q=90" alt="Dianggap Penyebab Gagal Ginjal Hingga Kematian Anak, Apa Itu Etilen Glikol?" title="Dianggap Penyebab Gagal Ginjal Hingga Kematian Anak, Apa Itu Etilen Glikol?"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/interest">Interest</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/wellness">Wellness</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/wellnes/20221020155343-18-176668/dianggap-penyebab-gagal-ginjal-hingga-kematian-anak-apa-itu-etilen-glikol" class="media__link">Dianggap Penyebab Gagal Ginjal Hingga Kematian Anak, Apa Itu Etilen Glikol?</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Dian Rosalina        </div> </div> </div> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/wellnes/20220725155202-18-175679/mengapa-kita-cenderung-memikirkan-skenario-terburuk" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/07/25/skenario-buruk_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="Mengapa Kita Cenderung Memikirkan Skenario Terburuk?" title="Mengapa Kita Cenderung Memikirkan Skenario Terburuk?"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/interest">Interest</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/wellness">Wellness</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/wellnes/20220725155202-18-175679/mengapa-kita-cenderung-memikirkan-skenario-terburuk" class="media__link">Mengapa Kita Cenderung Memikirkan Skenario Terburuk?</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Anastasya Lavenia        </div> </div> </div> </div> </div> </div> <p>"Tentunya ini bukan duit APBD yang jelas. Ini adalah dari sponsor dan panitia penyelenggara, termasuk interhash juga. Ini adalah bagian dari strategi gimana Kota Magelang ini ke depan menjadi MICE city, kota jasa dan perdagangan," sambungnya.</p><p>Untuk diketahui, turnamen tersebut bakal berjalan di GOR Samapta, Sanden, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Bakal ada delapan tim yang berlaga, ialah Samator Surabaya, LavAni, Berlian Bank Jateng, Sukun Badak, Ganeksa Bhumikarta, PBV Pasundan, PDAM Tirta Bhagasasi, dan DPUPR Alib Grobogan.</p><p>Damar menambahkan, pada Jumat (8/5) dan Sabtu (9/5) juga ada kegiatan Interhash 2026 di Magelang. Dia bilang pesertanya datang dari 46 negara.</p><p>"Ya, Alhamdulillah Kota Magelang berkesempatan untuk ditempati. Sekitar 46 negara pada tanggal 8 masuk ke Kota Magelang. Nanti ada jalan bareng, rally bareng, dan kelak ada sambutan dari panitia," ujar Damar.</p><p>"Dan kelak (rencananya) juga diikuti mungkin Pak Gubernur, mungkin ada Pak Presiden ke-6 RI itu juga kelak bakal mengikuti rangkaian interhash di Kota Magelang dan Prambanan," pungkasnya.</p> <strong><strong>(cxo/cxo)</strong></strong> <div class="font-paragraph"> <div class="grid-row no-gutter mgt-24"> <div class="column-8"> <div class="detail__tag"> <div class="font-xl mgb-16">Tags</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cxomedia" class="btn--secondary">#cxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/turnamen" class="btn--secondary">#turnamen</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/voli" class="btn--secondary">#voli</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/sbycup2026" class="btn--secondary">#sbycup2026</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cover+story" class="btn--secondary">#cover story</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/berita+utama" class="btn--secondary">#berita utama</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/trendingcxo" class="btn--secondary">#trendingcxo</a> </div> </div> </div> <div class="column "> <div class="detail__share  sharetopx"> <div class="font-xl mgb-16">Share</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="//send?text=&lt;Turnamen%20Voli%20SBY%20Cup%202026%20di%20Magelang%2013-17%20Mei,%20Ada%20LavAni-Samator%20https://www.cxomedia.id/wellnes/20260507123604-18-181868/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator" class="whatsap icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/wellnes/20260507123604-18-181868/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator" data-title="Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/turnamen-voli-sby-cup-2026-1778132572081_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="SBY Cup 2026 bakal digelar di GOR Samapta, Magelang, 13-17 Mei 2026. Ada 8 tim voli papan atas yang bakal berlaga, termasuk Jakarta LavAni Livin&#039; Transmedia."> <i class="icon icon-whatsapp"></i> </a> <a href="#" class="tw icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/wellnes/20260507123604-18-181868/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator" data-title="Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/turnamen-voli-sby-cup-2026-1778132572081_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="SBY Cup 2026 bakal digelar di GOR Samapta, Magelang, 13-17 Mei 2026. Ada 8 tim voli papan atas yang bakal berlaga, termasuk Jakarta LavAni Livin&#039; Transmedia."> <i class="icon icon-twitter"></i> </a> <a href="#" class="fb icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/wellnes/20260507123604-18-181868/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator" data-title="Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/turnamen-voli-sby-cup-2026-1778132572081_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="SBY Cup 2026 bakal digelar di GOR Samapta, Magelang, 13-17 Mei 2026. Ada 8 tim voli papan atas yang bakal berlaga, termasuk Jakarta LavAni Livin&#039; Transmedia."> <i class="icon icon-facebook-circle"></i> </a> <a href="#" class="linked icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/wellnes/20260507123604-18-181868/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator" data-title="Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/07/turnamen-voli-sby-cup-2026-1778132572081_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="SBY Cup 2026 bakal digelar di GOR Samapta, Magelang, 13-17 Mei 2026. Ada 8 tim voli papan atas yang bakal berlaga, termasuk Jakarta LavAni Livin&#039; Transmedia."> <i class="icon icon-linkedin"></i> </a> </div> </div> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/turnamen-voli-sby-cup-2026-di-magelang-13-17-mei-ada-lavani-samator-166997.html</guid> <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 03:28:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Paragoncorp Bidik Pasar Kecantikan Global Lewat Beauty Science Tech 2026]]></title> <description><![CDATA[Paragoncorp Bidik Pasar Kecantikan Global Lewat Beauty Science Tech 2026. PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) semakin serius melangkah ke panggung kecantikan global]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/10/beauty-science-tech-2026-1770698277839_169.jpeg?w=360&amp;q=90"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026-166998.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div class="detail__body-text"> <p> Memasuki usia 40 tahun, PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) semakin serius melangkah ke panggung kecantikan global. Komitmen itu ditunjukkan lewat arena Beauty Science Tech (BST) 2026 yang digelar pada 21-25 Januari 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Acara ini menjadi penanda transformasi Paragon sebagai Purposeful Beauty Tech Company.</p><p>Mengusung tema <em>'Beauty Rewired: Where Science, Technology, and Soul Transform Life'</em>, BST 2026 memperlihatkan gimana Paragon memadukan sains, teknologi, dan nilai kemanusiaan dalam menciptakan penemuan kecantikan yang relevan dan berkelanjutan. Di arena ini, Paragon juga memamerkan pencapaiannya sebagai peraih 11 penghargaan C&amp;T Allē Awards 2025, salah satu penghargaan paling bergengsi di industri kecantikan global.</p> <div class="box  cb-related-articles container-full"> <div class="container-full"> <div class="box__title box__title--no-border">                 Related Articles For You
            </div> </div> <div class="container"> <div class="grid-row flex-between"> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/science/20240229174359-43-180030/how-makeover-can-improve-mental-health-scientifically-speaking" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2024/02/29/how-makeover-can-improve-mental-health-scientifically-speaking-1_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="How Makeover Can Improve Mental Health, Scientifically Speaking" title="How Makeover Can Improve Mental Health, Scientifically Speaking"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/insight">Insight</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/science">Science</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/science/20240229174359-43-180030/how-makeover-can-improve-mental-health-scientifically-speaking" class="media__link">How Makeover Can Improve Mental Health, Scientifically Speaking</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Dinar Pamugari        </div> </div> </div> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/science/20220222163612-43-173863/we-take-cold-showers-for-granted" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/02/22/we-take-cold-showers-for-granted_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="We Take Cold Showers for Granted" title="We Take Cold Showers for Granted"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/insight">Insight</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/science">Science</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/science/20220222163612-43-173863/we-take-cold-showers-for-granted" class="media__link">We Take Cold Showers for Granted</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Disa Gustiani        </div> </div> </div> </div> </div> </div> <p>Lewat konsep <em>Beauty Rewired</em>, kecantikan dipandang secara lebih menyeluruh. Sains menjadi fondasi riset yang presisi, teknologi dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin personal, sementara nilai etika dan tanggung jawab sosial tetap menjadi kompas utama di tengah tantangan global.</p><p>Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat, menyatakan bahwa perusahaan yang menaungi brand <em>Wardah</em>, <em>Make Over, Labore</em>, serta sejumlah merek lainnya tersebut siap melangkah ke pasar dunia melalui beragam inovasi. Tidak hanya berfokus pada penemuan berbasis sains, ParagonCorp juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas dalam setiap pengembangannya.</p><p>"Selama 40 tahun berdiri, kebermanfaatan selalu menjadi tujuan utama pertumbuhan Paragon. Kami mengejar kebermanfaatan, dan dari sanalah pertumbuhan mengikuti. Komitmen ini menegaskan kesiapan Paragon untuk terus berkontribusi dalam membangun dunia beauty ecosystem melalui penemuan yang berkelanjutan, inklusif, dan bermakna," ungkap Harman.</p><p>"Dengan memanfaatkan sains dan teknologi serta didukung kerjasama dengan para mahir dan mitra global, ParagonCorp sekarang beralih bentuk menjadi Purposeful Beauty Tech Company yang menghadirkan penemuan berakibat bagi konsumen, masyarakat, dan bumi," tambahnya.</p><p>Sebagai salah satu pusat riset kecantikan terbesar di Asia Tenggara sekaligus produsen produk kecantikan legal terkemuka di dunia, Paragon terus memperkuat ekosistem inovasinya. Salah satunya lewat kerjasama dengan lebih dari 20 mitra teknologi dunia di bagian kepintaran buatan (AI). Dari kerjasama ini, lahir lebih dari 30 pengalaman berbasis AI yang membantu konsumen memahami kondisi kulit dan tubuh dengan lebih akurat, dan semuanya bisa dicoba langsung di BST 2026.</p><p>Deputy CEO &amp; Chief R&amp;D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, menjelaskan bahwa riset berbasis biometric science, genomik, dan mikrobioma membuka langkah pandang baru terhadap kulit sebagai sistem biologis yang kompleks. Teknologi berkedudukan krusial untuk memahami karakter tiap individu.</p><p>"Saat ini, melalui pendekatan <em>biometric science, genomic and microbiome research</em>, dan <em>data- driven skin analysis</em>, kita bisa mulai memahami bahwa kulit bukan hanya permukaannya saja, tapi sebagai suatu sistem biologis. Teknologi memungkinkan kita memahami perbedaan dan karakter dari setiap individu, dan menciptakan solusi kecantikan yang lebih presisi, personal, dan bertanggung jawab, bukan untuk mengubah manusia, tetapi untuk menjawab kebutuhannya," ungkap dr. Sari.</p><p>BST 2026 juga menjadi ruang perbincangan lintas sektor melalui beragam forum strategis yang mempertemukan kreator kebijakan, pelaku industri, media, <em>influencer</em>, hingga mitra global. Sejumlah tokoh seperti Retno Marsudi, Davide Pennino, PhD, dan Bhavna Rawlley turut menyoroti pentingnya penemuan berbasis sains serta penerapan AI yang etis di tengah dinamika dunia yang penuh ketidakpastian.</p><p>Tak hanya diskusi, BST 2026 juga menghadirkan Exhibition and Immersive Experience dengan lebih dari 10 pengalaman inovatif dari portofolio merek Paragon. Beragam area tematik disuguhkan, mulai dari Hall of Purpose, Sphere of Beauty Tech, hingga Future Store yang memberi gambaran seperti apa ritel kecantikan masa depan berbasis teknologi dan pengalaman.</p> <strong><strong>(cxo/cxo)</strong></strong> <div class="font-paragraph"> <div class="grid-row no-gutter mgt-24"> <div class="column-8"> <div class="detail__tag"> <div class="font-xl mgb-16">Tags</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cover+story" class="btn--secondary">#cover story</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cxo+media" class="btn--secondary">#cxo media</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/paragon+corp" class="btn--secondary">#paragon corp</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/beauty" class="btn--secondary">#beauty</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/science" class="btn--secondary">#science</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/tech" class="btn--secondary">#tech</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/trendingcxo" class="btn--secondary">#trendingcxo</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cbtrendingoncxomedia" class="btn--secondary">#cbtrendingoncxomedia</a> </div> </div> </div> <div class="column "> <div class="detail__share  sharetopx"> <div class="font-xl mgb-16">Share</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="//send?text=&lt;ParagonCorp%20Bidik%20Pasar%20Kecantikan%20Global%20Lewat%20Beauty%20Science%20Tech%202026%20https://www.cxomedia.id/science/20260210113015-43-181867/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026" class="whatsap icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/science/20260210113015-43-181867/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026" data-title="ParagonCorp Bidik Pasar Kecantikan Global Lewat Beauty Science Tech 2026" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/10/beauty-science-tech-2026-paragoncorp-1770698322002_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) semakin serius melangkah ke panggung kecantikan global"> <i class="icon icon-whatsapp"></i> </a> <a href="#" class="tw icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/science/20260210113015-43-181867/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026" data-title="ParagonCorp Bidik Pasar Kecantikan Global Lewat Beauty Science Tech 2026" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/10/beauty-science-tech-2026-paragoncorp-1770698322002_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) semakin serius melangkah ke panggung kecantikan global"> <i class="icon icon-twitter"></i> </a> <a href="#" class="fb icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/science/20260210113015-43-181867/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026" data-title="ParagonCorp Bidik Pasar Kecantikan Global Lewat Beauty Science Tech 2026" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/10/beauty-science-tech-2026-paragoncorp-1770698322002_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) semakin serius melangkah ke panggung kecantikan global"> <i class="icon icon-facebook-circle"></i> </a> <a href="#" class="linked icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/science/20260210113015-43-181867/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026" data-title="ParagonCorp Bidik Pasar Kecantikan Global Lewat Beauty Science Tech 2026" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/10/beauty-science-tech-2026-paragoncorp-1770698322002_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="PT Paragon Technology and Innovation (ParagonCorp) semakin serius melangkah ke panggung kecantikan global"> <i class="icon icon-linkedin"></i> </a> </div> </div> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/paragoncorp-bidik-pasar-kecantikan-global-lewat-beauty-science-tech-2026-166998.html</guid> <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 03:28:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA["Cantik" In This Era]]></title> <description><![CDATA["Cantik" In This Era. Definisi kecantikan perempuan: pentingnya pendidikan, kesetaraan, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/cantik-1767605711644_169.png?w=360&amp;q=90"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/cantik-in-this-era-166999.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div class="detail__body-text"> <p>Cantik dan keelokan tidak pernah bisa dilepaskan dari bumi perempuan. Kata tersebut selalu menjadi parameter untuk mengukur perempuan. Namun seiring perubahan zaman, pola pikir pun kian berkembang dan bergeser dalam mendefinisikan kecantikan mereka.</p><p><span><strong>Cantik Pada Mulanya</strong></span></p> <div class="box  cb-related-articles container-full"> <div class="container-full"> <div class="box__title box__title--no-border">                 Related Articles For You
            </div> </div> <div class="container"> <div class="grid-row flex-between"> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/human-stories/20230310163420-74-178171/perempuan-tangguh-mendobrak-stigma" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2023/03/10/perempuan-tangguh-mendobrak-stigma-1_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="Perempuan Tangguh Mendobrak Stigma" title="Perempuan Tangguh Mendobrak Stigma"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/inspire">Inspire</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/human-stories">Human Stories</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/human-stories/20230310163420-74-178171/perempuan-tangguh-mendobrak-stigma" class="media__link">Perempuan Tangguh Mendobrak Stigma</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Anastasya Lavenia        </div> </div> </div> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/human-stories/20230218134038-74-178020/punya-anak-atau-tidak-setiap-perempuan-berhak-memilih" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2023/02/18/punya-anak-atau-tidak-setiap-perempuan-berhak-memilih-1_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="Punya Anak alias Tidak, Setiap Perempuan Berhak Memilih" title="Punya Anak alias Tidak, Setiap Perempuan Berhak Memilih"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/inspire">Inspire</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/human-stories">Human Stories</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/human-stories/20230218134038-74-178020/punya-anak-atau-tidak-setiap-perempuan-berhak-memilih" class="media__link">Punya Anak alias Tidak, Setiap Perempuan Berhak Memilih</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Dian Rosalina        </div> </div> </div> </div> </div> </div> <p>Sumur dapur dan Kasur. 3 kata untuk melabeli tugas utama wanita di mana tanggungjawab utamanya adalah mengurus rumah tangga. Label yang sangat erat dilekatkan pada perempuan, terutama Masa Kolonial Belanda (±1600-1942). Periode ketika wanita Indonesia paling dibatasi. Zaman itu, wanita mendapat akses yang susah dalam perihal pendidikan dan pekerjaan.</p><p>Perempuan ditempatkan hanya di ranah domestik: dapur, sumur, kasur. Perempuan dianggap tidak perlu sekolah, lantaran "ujung-ujungnya jadi istri", serta tidak diberi kewenangan untuk memilih pasangan dan menentukan hidup apalagi akses pekerjaan formal. Jarang ada wanita yang mempunyai mimpi yang besar.<br>Beberapa memilih mengubur mimpinya lantaran terhalang beragam macam hal. Mimpi itu sudah tertutup apalagi jauh sebelum dia sempat tumbuh. Sistem sosial seperti patriarki yang kental turut mempelopori kesenjangan yang terjadi, ketika laki-laki dianggap lebih superior dibanding wanita sehingga lebih diutamakan.</p><p>Perempuan dulunya tidak dididik untuk mendapat pekerjaan dan pendidikan. 'Cantik' kala itu adalah mereka yang sukses dipersiapkan untuk mengurus rumah, melayani suami, dan membesarkan anak. Dalam mengubah stigma itu, wanita kudu berjuang keras demi dipandang sejajar dan setara dengan laki-laki terutama dalam perihal pekerjaan dan pendidikan.</p><p>Hal ini jelas tergambar dalam beberapa sejarah tokoh-tokoh wanita dengan kisahnya memihak hak-hak wanita seperti R.A.Kartini (Jawa), Dewi Sartika (Jawa Barat), sampai Maria Walanda Maramis (Sulawesi Utara) dan tetap banyak nama lainnya. Perjuangan hak-hak wanita tersebut kian memperlihatkan hasil yang nyata di masa kini.</p><table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/01/05/cantik-1767605711413.jpeg?w=1920" alt="." title="Cantik">Ilustrasi wanita terpelajar/ Foto: Istock</div></div></td></tr></tbody></table><p><span><strong>Cantik in New Era, Perubahan Kesempatan dan Ruang untuk Berkembang</strong></span></p><p>Era berkembang dan era semakin berevolusi, begitu juga pola pikir yang bertumbuh. Mindset patriarki sekarang berangsur ditinggalkan dalam beberapa aspek. Dimulai dari profesional, akademisi, sampai politik, wanita dapat bersaing untuk menunjukkan kompetensinya. Masa kini, terdapat lebih banyak lapangan kerja yang tidak memerlukan spesifikasi kelamin unik seperti pekerjaan virtual-yang bisa dikerjakan dimana saja, dengan beragam bagian dimulai dari science sampai beauty.</p><p>Ada banyak pekerjaan yang apalagi seorang ibu sekalipun dapat mengerjakannya dari rumah sembari mengurus anak, namalain tanpa mengganggu peran utamanya sebagai ibu rumah tangga. Akses pendidikan juga semakin terbuka lebar. Dahulu, wanita mudah dibatasi lantaran kurangnya pengetahuan dan terbatasnya akses yang dimiliki. Kini banyak danasiwa kuliah maupun sekolah bagi siapa saja yang mau menggapainya. Peluang ini memberi rasa percaya diri yang kuat bagi perempuan.</p><p>Perempuan dapat berpikir lebih kritis serta menunjukkan perannya dalam mengedukasi serta mengkritik. Dengan akses pendidikan yang meledak ditambah percepatan teknologi dan media sosial yang luas, semakin besar panggung yang tersedia bagi sesama wanita untuk bisa bersuara, menginspirasi perempuan lainnya, dan membangun identitas sendiri tanpa kudu terus-menerus berada dalam bayang-bayang pria.</p><p>Media sosial memberi wanita ruang untuk berkarya, membangun gambaran diri, menghasilkan uang, dan menyampaikan pendapat dari perspektif pandang perempuan.</p><table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/01/05/cantik-1767605711360_169.jpeg?w=620" alt="." title="Cantik">Ilustrasi wanita maju./ Foto: Istock</div></div></td></tr></tbody></table><p><span><strong>Pendewasaan Pola Pikir Perempuan</strong></span></p><p>Alicia Eva, seorang influencer yang kerap memberikan motivasi yang menampar sekaligus bukti nyata dari konsistensi dalam konten-kontennya. Dimulai dari hal-hal mini untuk memberi tantangan terhadap dirinya sendiri berkembang menjadi beragam buahpikiran dan projek-projek besar.</p><p>Alicia Eva kerap melakukan beragam kegiatan positif dimulai dari mengajar anak-anak pedalaman papua dengan yayasan yang dia bangun berjulukan Jiwa Emas Foundation, sampai membikin event pagelaran yang dinamai Her Era. Eva bercerita bahwa dia bukan berasal dari family dengan ekonomi tinggi.</p><p>Ia dulunya juga sudah berdagang sedari bangku sekolah, apalagi Eva merintis upaya perhiasan yang sekarang dinamakan Soul of Gold. Eva menjadi icon bahwa wanita bisa untuk berkekuatan apalagi sedari usia muda. Ia konsisten, berani mulai dari kecil, dan apalagi memulai sesuatu tanpa kudu menunggu kondisi ideal.</p><p>Salah satu pemimpin wanita Indonesia yang saat ini tengah menjadi sorotan publik ialah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang dapat diikuti pada akun Instagramnya: s_tjo. Beliau memimpin Maluku Utara serta menjadi ibu tunggal untuk ketiga anak-anaknya. Sebuah quote yang diambil dalam salah satu wawancara beliau mengatakan 'Perempuan sering kali merasa tidak cukup mampu, padahal sebenarnya mereka mempunyai banyak kelebihan yang bisa dikembangkan'. Maka dari itu, dia menekankan pentingnya memusatkan daya pada kekuatan yang dimiliki.</p><p>Kita dapat mengawasi pergeseran pola dari era dulu dan sampai sekarang. Perempuan sekarang sudah jauh berkembang. Kesetaraan kelamin banyak disuarakan, dan kepercayaan terhadap wanita untuk memimpin kian meningkat. Pemimpin perempuan, influencer perempuan, dan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang seakan membuka kesempatan besar untuk para wanita bisa memberdayakan diri.</p><p>"Cantik" sekarang tidak lagi hanya sekedar paras ataupun penampilan, namun juga berfaedah kompeten dan berakibat bagi sesama. Banyak influencer yang tidak lagi hanya mengagungkan kecantikan namun juga mendorong wanita untuk bisa memberdayakan diri, meningkatkan skill, dan punya pemasukan mandiri, terlepas dari latar belakang apapun yang dimiliki orang tersebut.</p><p>Sayangnya, pola pikir ini belum menyebar ke seluruh wanita Indonesia. Di beberapa kota sekalipun tetap banyak para anak-anak muda yang memutuskan untuk tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi setelah lulus SMA. Mereka memilih antara langsung bekerja alias membantu orangtua di rumah. Kita juga tidak bisa menutup mata dengan tetap banyaknya kejadian putus sekolah, menikah dini, alias wanita yang merasa "tidak perlu bermimpi besar" di Indonesia.</p><p>Perjuangan untuk mengedukasi para wanita Indonesia agar bisa berkekuatan dan mempunyai mimpi yang tinggi tetap kudu lebih digaungkan lagi, sehingga harapannya tidak ada lagi wanita yang berpikir bahwa kelamin bakal membatasi fleksibilitasnya, tidak ada yang tetap mempunyai pemikiran bahwa wanita hanya sebatas didalam rumah. Perempuan juga mempunyai daya juang yang sama hebatnya seperti para lelaki.</p><table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/01/05/cantik-1767605711278.jpeg?w=1920" alt="." title="Cantik">Definisi Cantik/ Foto: Istock</div></div></td></tr></tbody></table><p><span><strong>Definisi 'Cantik' Hari Ini</strong></span></p><p>Cantik adalah keberanian. Berani mengambil keputusan hidup sendiri, dan berani menolak standar lama. Cantik sekarang bukan lagi tentang meniru, mengikuti standar masyarakat, ataupun standar sosial media melainkan tentang menjadi diri sendiri, menunjukkan sisi paling otentik dalam diri dan menjadi sisi paling jujur dalam diri sendiri.</p><p>Caranya dengan konsentrasi ke pengembangan diri (skill, wawasan, mental). Seperti motto yang banyak digaungkan; brain, beauty, behavior. Rawat diri lantaran menyayangi diri dan berterima kasih pada hidup, bukan lantaran tuntutan. Bangun individual value &amp; tetapkan boundaries dari hal-hal yang bertentangan dengan value. Terakhir, temukanlah tujuan hidup dan passionmu sendiri.</p><p>Cantik di era ini adalah kebebasan untuk memilih jalan hidup sendiri. Bukan hanya soal wajah, tapi soal value, karakter, dan kontribusi. Mari redefinisi cantik-untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain.<br><br></p><p><span><strong>Penulis: Tiara Lovita Ginting</strong></span><br><span><strong>Editor: Dian Rosalina</strong></span><br><br><em>*Segala pandangan dan opini yang disampaikan dalam tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan pandangan resmi lembaga alias pihak media online.*</em></p> <strong><strong>(ktr/DIR)</strong></strong> <div class="font-paragraph"> <div class="grid-row no-gutter mgt-24"> <div class="column-8"> <div class="detail__tag"> <div class="font-xl mgb-16">Tags</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cxomedia" class="btn--secondary">#cxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/kontributorcxomedia" class="btn--secondary">#kontributorcxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cantik" class="btn--secondary">#cantik</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/perempuan" class="btn--secondary">#perempuan</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/kesetaraan+gender" class="btn--secondary">#kesetaraan gender</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/empowerment" class="btn--secondary">#empowerment</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/kecantikan+modern" class="btn--secondary">#kecantikan modern</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/identitas+perempuan" class="btn--secondary">#identitas perempuan</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cover+story" class="btn--secondary">#cover story</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cbtrendingoncxomedia" class="btn--secondary">#cbtrendingoncxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/trendingcxo" class="btn--secondary">#trendingcxo</a> </div> </div> </div> <div class="column "> <div class="detail__share  sharetopx"> <div class="font-xl mgb-16">Share</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="//send?text=&lt;" elok in this era class="whatsap icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/human-stories/20260105163137-74-181865/cantik-in-this-era" data-title="" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/cantik-1767605711585_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc=" pentingnya pendidikan, kesetaraan, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri."> <i class="icon icon-whatsapp"></i> </a> <a href="#" class="tw icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/human-stories/20260105163137-74-181865/cantik-in-this-era" data-title="" elok in this era data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/cantik-1767605711585_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc=" pentingnya pendidikan, kesetaraan, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri."> <i class="icon icon-twitter"></i> </a> <a href="#" class="fb icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/human-stories/20260105163137-74-181865/cantik-in-this-era" data-title="" elok in this era data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/cantik-1767605711585_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc=" pentingnya pendidikan, kesetaraan, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri."> <i class="icon icon-facebook-circle"></i> </a> <a href="#" class="linked icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/human-stories/20260105163137-74-181865/cantik-in-this-era" data-title="" elok in this era data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/cantik-1767605711585_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc=" pentingnya pendidikan, kesetaraan, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri."> <i class="icon icon-linkedin"></i> </a> </div> </div> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/cantik-in-this-era-166999.html</guid> <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 03:28:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Saat Musik Tak Lagi Cukup Didengar: Rilisan Fisik Sebagai Identitas Baru Generasi Z]]></title> <description><![CDATA[Saat Musik Tak Lagi Cukup Didengar: Rilisan Fisik Sebagai Identitas Baru Generasi Z. Gen Z sekarang kembali menyukai rilisan bentuk musik, seperti vinyl, sebagai simbol identitas dan perlawanan algoritma platform digital.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/vinyl-1767605236003_169.png?w=360&amp;q=90"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z-167000.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div class="detail__body-text"> <p>Beruntung bagi Generasi muda Gen Z ke atas untuk menikmati karya dari seorang musisi. Tak perlu lagi kudu bersusah payah ke toko kaset untuk bisa mendapatkan musik yang kita inginkan. Dengan ada Spotify, iTunes, maupun Youtube Music, mendengarkan musik jauh lebih simpel, irit ongkos dan mudah didapat. Membuat musik semakin dekat hingga jadi kerabat di keseharian.</p><p>Kendati musik digital terasa mudah didapat, namun dia tidak lagi memenuhi ekspektasi para pendengar. Kini, pendengar musik tak hanya menginginkan sensasi bunyi sonik alias kerasnya teriakan scream yang sebatas kagum dalam indera pendengaran. Lebih jauh dari itu kemauan yang intim terhadap kekaryaan musisi, ialah dari segi histori, visual, hingga makna yang diterima. Hal itu bisa terjadi kala menggenggam sebuah rilisan fisik: kaset pita, compact disc (CD), dan vinyl.</p> <div class="box  cb-related-articles container-full"> <div class="container-full"> <div class="box__title box__title--no-border">                 Related Articles For You
            </div> </div> <div class="container"> <div class="grid-row flex-between"> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20220128105109-24-173482/the-gap-gen-y-vs-gen-z" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/01/28/the-gap-gen-y-vs-gen-z_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt=" Gen Y vs. Gen Z" title=" Gen Y vs. Gen Z"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/interest">Interest</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/art-and-culture">Art &amp; Culture</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20220128105109-24-173482/the-gap-gen-y-vs-gen-z" class="media__link">The Gap: Gen Y vs. Gen Z</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Disa Gustiani        </div> </div> </div> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20220118161433-24-173283/how-astrology-plays-a-big-role-in-gen-zs-way-of-thinking" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/01/19/how-astrology-plays-a-big-role-in-gen-zs-way-of-thinking_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="How Astrology Plays a Big Role in Gen Z&#039;s Way of Thinking" title="How Astrology Plays a Big Role in Gen Z&#039;s Way of Thinking"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/interest">Interest</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/art-and-culture">Art &amp; Culture</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20220118161433-24-173283/how-astrology-plays-a-big-role-in-gen-zs-way-of-thinking" class="media__link">How Astrology Plays a Big Role in Gen Z's Way of Thinking</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Dinar Pamugari        </div> </div> </div> </div> </div> </div> <p>Bagi saya, kejadian rilisan bentuk tetap relevan saat ini apalagi merambah ke generasi baru. Berkaca saat peluncuran vinyl album pertama Perunggu "Memorandum" oleh besutan label rekaman independen Bandung, Disaster Records, yang ludes terjual hitungan menit, waktu silam. Di tengah gemuruh jasa streaming hingga algoritma, rilisan bentuk semacam ini bakal menjadi pengalaman intim dengan musisi lewat diskografi nyata, lebih lagi identitas alias simbol baru di kalangan Generasi Z.</p><table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2024/03/03/demajors-akan-edarkan-vinyl-david-bayu-erk-indra-lesmana-dan-lorjhu-dalam-format-prapesan-1_169.jpeg?w=620" alt="demajors Akan Edarkan Vinyl David Bayu, ERK, Indra Lesmana, dan Lorjhu’ dalam Format Prapesan" title="demajors Akan Edarkan Vinyl David Bayu, ERK, Indra Lesmana, dan Lorjhu’ dalam Format Prapesan">demajors Akan Edarkan Vinyl David Bayu, ERK, Indra Lesmana, dan Lorjhu’ dalam Format Prapesan/ Foto: demajors</div></div></td></tr></tbody></table><p><span><strong>Identitas Baru Skena Musik Gen Z</strong></span></p><p>Beragamnya saluran digital musik, seperti Spotify, iTunes, dan Youtube Music, membikin pengalaman kita dalam mendengarkan musik tak lagi berciri unik alias lewat begitu saja dari tubuh kita. Kita hanya didengarkan oleh gubahan melodic alias teriakan melengking seniman vokal yang tak begitu membekas di batin. Tak seperti rilisan bentuk yang membaurkan semua pengalaman: keelokan visual hingga kepuasan batin. Begitu yang saya rasakan.</p><p>Begitupun penyuguhan lagu-lagu dalam saluran digital, serasa kita didikte oleh platform ini dengan algoritma yang dikemas untuk mendongkrak popularitas. Tak ayal, kemunculan TikTok musik semakin mengganaskan algoritma musik di media daring hingga mengubah pendengar musik kiwari. Kita saat ini dicekoki dengan <em>ringtone </em>yang sama, yang susah untuk kita hindarkan. Seakan sekarang lagu terjerembab pada wahana viralitas.</p><p>Dengan begitu, terjadi jarak keintiman antara sebuah kekaryaan dengan penikmat karya (kita) akibat dari platform musik digital yang terpaku pada algoritma. Membuat karenanya kembali kepada rilisan bentuk kiwari dapat menjadi pelipur keganasan algoritma hingga memperluas pengalaman baru alias kembali menggelorakan masa lalu.</p><p>Pengalaman tersebut akhirnya saya rasakan kala menjemput vinyl album "Vakansi" White Shoes and The Couples Company besutan label rekaman independen, demajors. Dibuahi dengan 13 lagu dan dua Long Playing vinyl 12' inch yang dikelilingi oleh visual-visual band tersebut yang memanjakan mata.</p><p>Kini, Ihwal tersebut juga teraktualkan di kalangan Generasi Z lainnya, dengan kembali meramaikan toko kaset alias sebatas menjemput peralatan tenar era 90-an ini di lokapasar. Kegandrungan generasi baru bakal media bentuk terutama vinyl telah ditinjau oleh Vinyl Alliance bahwa Gen Z mendominasi pasar vinyl dunia sebesar 76%.</p><p>Bahkan ada 61% dari mereka beranjak mendengarkan musik analog. Dasar mereka sederhana, mau memberikan jarak dari kehidupan digital yang mengganas. Seraya kejengahan akibat disetir oleh algoritma, menggenggam diskografi bentuk seniman dapat menjadi sebuah identitas diri.</p><table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2026/01/05/vinyl-perunggu-1767605013114_43.jpeg?w=480" alt="." title="Vinyl Perunggu">Vinyl album Perunggu yang baru./ Foto: Instagram</div></div></td></tr></tbody></table><p><br>Ia bukan lagi sekadar media pemutar musik lawas, melainkan simbol tiap perseorangan dalam masyarakat. Hal ini dikemukakan oleh Russel W. Belk, seorang mahir perilaku konsumen, dalam teori konsumsi simbolik, bahwa peralatan yang kita konsumsi bukan lagi dilihat dalam kacamata utilitarian (manfaat), tetapi untuk menyampaikan suatu identitas sosial.</p><p>Kini, menggenggam rilisan bentuk pun menyiratkan seperti itu. Bagaimana kepemilikan barang-barang tertentu, dalam perihal ini rilisan fisik, menjadi bagian dari ekspresi "diri yang diperluas" alias <em>extended self</em>. Membuat rilisan bentuk tak terpaut hanya barang meninggal alias membelinya sebatas didengar, lebih jauh menjadi simbol di kehidupan: selera hingga status sosial.</p><p>"Gue anak vintage". Kira-kira seperti itu di gambaran mereka. Pasalnya banyak juga anak muda sekarang yang membeli rilisan bentuk ialah vinyl hanya diukur dari nilai estetika. Barang ini jadinya berubah kegunaan hanya menjadi pajangan/aksesoris rumah, tak lagi diindahkan dengan indera pendengaran. Tak apa, itu hanya preferensi. Bagaimanapun membeli rilisan bentuk bakal membantu si band tersebut tetap eksis termasuk label rekaman.</p><p>Namun, ada yang lebih fenomenal di generasi baru saat ini dalam menyikapi media fisik, ialah melahirkan suatu aktivitas alias resistensi terhadap algoritma. Resistensi massif itu dinamakan "Rebellion Against Subscription Base and Digital Platform".</p><p>Sebuah perlawanan dari kalangan Gen Z yang jengah terhadap algoritma musik kiwari. Fenomena bangkitnya rilisan bentuk di genggaman Gen Z menjadi simbol plural: selera, status sosial, hingga perlawanan di tengah gegap gempita algoritma.</p><p>Sebab dari menjemput rilisan bentuk kita hanya dapat mengonsumsi musik yang mau kita dengarkan, apalagi lebih jauh: khazanah yang didapat dari diskografi tersebut, yakni: sejarah, visual hingga makna musik yang terpotret dalam sampul rilisan fisik.<br><br></p><p><span><strong>Penulis: Iqra Ramadhan Karim</strong></span><br><span><strong>Editor: Dian Rosalina</strong></span></p><p><em>*Segala pandangan dan opini yang disampaikan dalam tulisan ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis dan tidak mencerminkan pandangan resmi lembaga alias pihak media online.*</em></p><p></p> <strong><strong>(ktr/DIR)</strong></strong> <div class="font-paragraph"> <div class="grid-row no-gutter mgt-24"> <div class="column-8"> <div class="detail__tag"> <div class="font-xl mgb-16">Tags</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cxomedia" class="btn--secondary">#cxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/kontributorcxomedia" class="btn--secondary">#kontributorcxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/rilisan+fisik" class="btn--secondary">#rilisan fisik</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/generasi+z" class="btn--secondary">#generasi z</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/musik+analog" class="btn--secondary">#musik analog</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/vinyl" class="btn--secondary">#vinyl</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/algoritma+musik" class="btn--secondary">#algoritma musik</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/budaya+musik" class="btn--secondary">#budaya musik</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/musik" class="btn--secondary">#musik</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cover+story" class="btn--secondary">#cover story</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cbtrendingoncxomedia" class="btn--secondary">#cbtrendingoncxomedia</a> </div> </div> </div> <div class="column "> <div class="detail__share  sharetopx"> <div class="font-xl mgb-16">Share</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="//send?text=&lt;Saat%20Musik%20Tak%20Lagi%20Cukup%20Didengar:%20Rilisan%20Fisik%20sebagai%20Identitas%20Baru%20Generasi%20Z%20https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20260105162044-24-181864/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z" class="whatsap icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20260105162044-24-181864/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z" data-title=" Rilisan Fisik sebagai Identitas Baru Generasi Z" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/vinyl-1767605235922_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc="Gen Z sekarang kembali menyukai rilisan bentuk musik, seperti vinyl, sebagai simbol identitas dan perlawanan algoritma platform digital."> <i class="icon icon-whatsapp"></i> </a> <a href="#" class="tw icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20260105162044-24-181864/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z" data-title=" Rilisan Fisik sebagai Identitas Baru Generasi Z" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/vinyl-1767605235922_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc="Gen Z sekarang kembali menyukai rilisan bentuk musik, seperti vinyl, sebagai simbol identitas dan perlawanan algoritma platform digital."> <i class="icon icon-twitter"></i> </a> <a href="#" class="fb icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20260105162044-24-181864/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z" data-title=" Rilisan Fisik sebagai Identitas Baru Generasi Z" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/vinyl-1767605235922_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc="Gen Z sekarang kembali menyukai rilisan bentuk musik, seperti vinyl, sebagai simbol identitas dan perlawanan algoritma platform digital."> <i class="icon icon-facebook-circle"></i> </a> <a href="#" class="linked icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/art-and-culture/20260105162044-24-181864/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z" data-title=" Rilisan Fisik sebagai Identitas Baru Generasi Z" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/05/vinyl-1767605235922_169.png?w=750&amp;q=90" data-desc="Gen Z sekarang kembali menyukai rilisan bentuk musik, seperti vinyl, sebagai simbol identitas dan perlawanan algoritma platform digital."> <i class="icon icon-linkedin"></i> </a> </div> </div> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/saat-musik-tak-lagi-cukup-didengar-rilisan-fisik-sebagai-identitas-baru-generasi-z-167000.html</guid> <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 03:28:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Kenapa Tahun Baru Ditandai Pada Tanggal 1 Januari?]]></title> <description><![CDATA[Kenapa Tahun Baru Ditandai Pada Tanggal 1 Januari?. Bagaimana sejarah penetapan tanggal 1 Januari sebagai Tahun Baru? Simak di sini.]]></description> <media:thumbnail url="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091179037_169.jpeg?w=360&amp;q=90"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari-167001.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div class="detail__body-text"> <p>Tak terasa tahun 2025 bakal segera berhujung dan tahun 2026 bakal segera tiba. Namun pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa tahun baru ditandai pada tanggal 1 Januari? Padahal ada tanggal-tanggal lainnya dalam 12 bulan di kalendar masehi.</p><p>Lantas siapa yang berinisiatif untuk menentukan penandaan tahun baru dan tetap diamini hingga saat ini?</p> <div class="box  cb-related-articles container-full"> <div class="container-full"> <div class="box__title box__title--no-border">                 Related Articles For You
            </div> </div> <div class="container"> <div class="grid-row flex-between"> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20221226140013-55-177616/indonesia-dalam-2022-januari--maret" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/12/26/kaleidoskop-2022-1_43.png?w=350&amp;q=90" alt=" Januari - Maret" title=" Januari - Maret"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/insight">Insight</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/general-knowledge">General Knowledge</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20221226140013-55-177616/indonesia-dalam-2022-januari--maret" class="media__link">Indonesia dalam 2022: Januari - Maret</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Timotius P        </div> </div> </div> <div class="media media--left block-link"> <div class="media__image"> <a href="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20221213122206-55-177442/akhir-tahun-penuh-kebahagiaan-bersama-promosi-eksklusif-dari-oppo-choose-joy" class="media__link"> <span class="ratiobox lqd"> <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2022/12/13/oppo-indonesia_43.jpeg?w=350&amp;q=90" alt="Akhir Tahun Penuh Kebahagiaan Bersama Promosi Eksklusif dari &#039;OPPO Choose Joy&#039;" title="Akhir Tahun Penuh Kebahagiaan Bersama Promosi Eksklusif dari &#039;OPPO Choose Joy&#039;"> </span> </a> </div> <div class="media__text"> <h3 class="media__subtitle"> <a href="https://www.cxomedia.id/insight">Insight</a> 
        |
            <a href="https://www.cxomedia.id/general-knowledge">General Knowledge</a> </h3> <h2 class="media__title"> <a href="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20221213122206-55-177442/akhir-tahun-penuh-kebahagiaan-bersama-promosi-eksklusif-dari-oppo-choose-joy" class="media__link">Akhir Tahun Penuh Kebahagiaan Bersama Promosi Eksklusif dari 'OPPO Choose Joy'</a> </h2> <div class="media__author">By 
            Dian Rosalina        </div> </div> </div> </div> </div> </div> <table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091179088.jpeg?w=1920" alt="." title="Tahun baru">Ilustrasi seremoni tahun baru./ Foto: iStock</div></div></td></tr></tbody></table><p><span><strong>Sejarah Perayaan Tahun Baru</strong></span></p><p>Sebelum mengetahui siapa yang mencanangkan tanggal 1 Januari, mari kita kilas kembali seremoni tahun baru sebelumnya. Mengutip Time, seremoni tahun baru tertua yang pernah tercatata berasal dari tahun 2000 SM di Mesopotamia Kuno yang sekarang merupakan daerah Irak.</p><p>Perayaan tahun baru saat itu berjulukan Akitu yang berjalan selama 12 hari, dimulai pada hari bulan aru pertama setelah ekuinoks musim semi--hari ketika panjang siang dan malam sama---dan biasa jatuh pada bulan Maret. Bagi orang Babilonia pada masa itu, pagelaran ini menandai penobatan raja baru alias penegasan kembali kesetiaan kepada raja yang berkuasa.</p><p>Berbeda lagi di Tiongkok yang mempunyai sejarah seremoni tahun baru selama 3.500 tahun, tahun dimulai pada bulan baru kedua setelah titik kembali musim dingin yang biasanya jatuh sekitar akhir Januari alias Februari awal, menandai awal musim semi. Sementara di Mesir Kuno, tahun baru dimulai ketika Sirius--bintang paling terang di langit--muncul di sekitar pertengahan Juli.</p><p>Dan lantaran kalendar Mesir Kuno mempunyai 12 bulan yang masing-masing terdiri dari 30 hari, mereka bakal merayakan tahun baru selama lima hari sebelum menghitung awal bulan pertama untuk mempertahankan siklus bulan.</p><p>Kalau dikatakan penadaan dimulai dari Romawi, memang tak salah. Namun dalam Roma Kuno, kalendar paling awal yang diketahui di sana dibuat oleh raja pertama ialah Romulus dimulai pada Maret. Tapi kaledar ini hanya ada 304 hari alias 10 bulan saja. Lalu pada abad ke-7, raja kedua Roma Kuno, Numa Pompilius menambahkan 50 hari ke tahun kalendar untuk menutupi periode musim dingin dan membagi tahun secara tidak merata menjadi 12 bulan dengan menambahkan Ianuarius<span>   </span>dewa permulaan<span>   </span>dan Februarius ialah pagelaran menyucian.</p><p>Kemudian ketika Julius Caesar menjadi diktator Roma pada tahun 46 SM dia meminta nasihat dari para astronom dan matematikawan Sosigenes untuk membikin kalendar baru berasas matahari. Pada tahun 45 SM, kalendar Julian yang beru tercipta dan tahun sipil di Roma secara resmi dimulai pada tanggal 1 Januari, seperti sekarang ini.</p><table align="center" class="pic_artikel_sisip_table"><tbody><tr><td><div class="pic_artikel_sisip" align="center"><div class="pic"><img class="p_img_zoomin img-zoomin" src="https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091179140_169.jpeg?w=620" alt="." title="Tahun baru">Julius Caesar yang pertama kali menandakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun baru./ Foto: iStock</div></div></td></tr></tbody></table><p><span><strong>Kesalahan pada Kalendar Julian</strong></span></p><p>Dengan kekuasaan Romawi yang kuat, penggunaan kalendar Julian pun ikut menyebar. Namun, setelah jatuhnya Roma pada abad ke-5 M, banyak negara kristen mengubah kalendar agar lebih mencerminkan kepercayaan mereka dan tanggal 25 Maret menjadi Hari Raya Kabar Gembira dan 25 Desember menjadi Natal.</p><p>Kemudian kalendar Julian mengalami banyak kesalahan dalam penentuan waktu dan penanggalan pada tahun kabisat. Efek kumulatif dari kesalahan ini selama beberapa abad menyebabkan beragam peristiwa terjadi pada musim yang salah. Hal ini juga menimbulkan masalah dalam penentuan Paskah.</p><p>Oleh lantaran itu, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalendar yang direvisi pada tahun 1582. Selain menyelesaikan masalah tahun kabisat, kalendar Gregorian mengembalikan tanggal 1 Januari sebagai awal Tahun Baru. Sementara Italia, Prancis, dan Spanyol termasuk negara yang segera menerima kalendar baru tersebut, namunnegara-negara Protestan dan Ortodoks lambat untuk mengadopsinya.</p><p>Britania Raya dan koloni-koloni Amerikanya baru mulai mengikuti almanak Gregorian pada tahun 1752. Sebelum itu, mereka merayakan Hari Tahun Baru pada tanggal 25 Maret. Seiring waktu, negara-negara non-Kristen juga mulai menggunakan almanak Gregorian. Cina (1912) adalah contoh yang terkenal, meskipun negara itu terus merayakan Tahun Baru Imlek menurut almanak lunar.</p><p>Tapi ada juga negara yang tidak pernah mengadobsi kalendar Gregorian lantaran mereka mempunyai penandaan tanggal sendiri. Salah satunya adalah Ethiopia, mereka merayakan Tahun Baru Imlek alias yang dikenal sebagai Enkutatash pada bulan September setiap tahunnya.</p><p>Itulah argumen kenapa tanggal 1 Januari ditandai menjadi awal tahun. Berkat penemuan yang dilakukan oleh para peradaban pertama di Mesopotamia hingga Paus Gregoriu XIII sekarang kita bisa merayakan awal tahun setiap tanggal 1 Januari.</p> <strong><strong>(DIR/DIR)</strong></strong> <div class="font-paragraph"> <div class="grid-row no-gutter mgt-24"> <div class="column-8"> <div class="detail__tag"> <div class="font-xl mgb-16">Tags</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cxomedia" class="btn--secondary">#cxomedia</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/cover+story" class="btn--secondary">#cover story</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/trendingcxo" class="btn--secondary">#trendingcxo</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/detiknetwork" class="btn--secondary">#detiknetwork</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/tahun+baru" class="btn--secondary">#tahun baru</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/tanggal+1+januari" class="btn--secondary">#tanggal 1 januari</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/sejarah+tahun+baru" class="btn--secondary">#sejarah tahun baru</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/kalendar+julian" class="btn--secondary">#kalendar julian</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/kalendar+gregorian" class="btn--secondary">#kalendar gregorian</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/perayaan+tahun+baru" class="btn--secondary">#perayaan tahun baru</a> <a href="https://www.cxomedia.id/tag/tradisi+tahun+baru" class="btn--secondary">#tradisi tahun baru</a> </div> </div> </div> <div class="column "> <div class="detail__share  sharetopx"> <div class="font-xl mgb-16">Share</div> <div class="display-flex-wrap"> <a href="//send?text=&lt;Kenapa%20Tahun%20Baru%20Ditandai%20pada%20Tanggal%201%20Januari?%20https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20251230173639-55-181863/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari" class="whatsap icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20251230173639-55-181863/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari" data-title="Kenapa Tahun Baru Ditandai pada Tanggal 1 Januari?" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091178963_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="Bagaimana sejarah penetapan tanggal 1 Januari sebagai Tahun Baru? Simak di sini."> <i class="icon icon-whatsapp"></i> </a> <a href="#" class="tw icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20251230173639-55-181863/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari" data-title="Kenapa Tahun Baru Ditandai pada Tanggal 1 Januari?" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091178963_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="Bagaimana sejarah penetapan tanggal 1 Januari sebagai Tahun Baru? Simak di sini."> <i class="icon icon-twitter"></i> </a> <a href="#" class="fb icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20251230173639-55-181863/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari" data-title="Kenapa Tahun Baru Ditandai pada Tanggal 1 Januari?" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091178963_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="Bagaimana sejarah penetapan tanggal 1 Januari sebagai Tahun Baru? Simak di sini."> <i class="icon icon-facebook-circle"></i> </a> <a href="#" class="linked icon-item btn--primary" data-url="https://www.cxomedia.id/general-knowledge/20251230173639-55-181863/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari" data-title="Kenapa Tahun Baru Ditandai pada Tanggal 1 Januari?" data-image="https://akcdn.detik.net.id/visual/2025/12/30/tahun-baru-1767091178963_169.jpeg?w=750&amp;q=90" data-desc="Bagaimana sejarah penetapan tanggal 1 Januari sebagai Tahun Baru? Simak di sini."> <i class="icon icon-linkedin"></i> </a> </div> </div> </div> </div> </div> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/kenapa-tahun-baru-ditandai-pada-tanggal-1-januari-167001.html</guid> <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 03:28:03 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Apa Kamu Pilih-Pilih Makanan? - Quiz]]></title> <description><![CDATA[Apa Kamu Pilih-Pilih Makanan? - Quiz. Tomat. Brokoli. Telur. Apa kamu tidak mau makan ketiga makanan ini? Apakah membayangkan tekstur dan rasanya saja bisa membuat kulit kamu merinding? Jika ya, mungkin kamu picky eater. Picky eater adalah orang yang memilih-milih makanan. Jadi, seberapa pemilihkah kamu...]]></description> <media:thumbnail url="https://www.wikihow.com/images/b/b1/Picky_eater.png"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/apa-kamu-pilih-pilih-makanan-quiz-165890.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div id="apaitupickyeating"> <p><i>Picky eating</i> merupakan suatu kondisi ketika seseorang mempunyai preferensi alias penolakan makanan yang kuat dan membikin orang tersebut membatasi jenis makanan yang dia makan. Kondisi ini biasanya dialami anak-anak, walaupun juga sering terjadi pada orang dewasa. <i>Picky eating</i> adalah suatu spektrum lantaran satu <i>picky eater</i> bisa mempunyai preferensi yang tidak dimiliki <i>picky eater</i> lain. Jadi, semuanya berkarakter individual. Beberapa indikasi umum <i>picky eating</i>:<br> </p> <ul> <li>Menolak menyantap makanan tertentu<br> </li> <li>Menolak menyantap seluruh golongan makanan<br> </li> <li>Menolak menyantap makanan berasas tampilan alias teksturnya<br> </li> <li>Enggan mencoba makanan baru</li> </ul> <p><i>Picky eating</i> bisa disebabkan oleh perubahan indra perasa, rasa cemas, gangguan makan, dan kondisi kesehatan mental (misalnya autisme, ADHD, dan OCD). Orang dewasa dan anak-anak yang menderita gangguan ini bisa mengalami kekurangan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh, terutama jika mereka membatasi asupan sayuran dan buah yang dikonsumsi. Oleh lantaran itu, master menyarankan agar orang tua <i>picky eater</i> dan orang dewasa yang menderita <i>picky eater</i> berjuang untuk mengatasi penolakan makanan tersebut alias mencari langkah pengganti untuk memperoleh nutrisi yang dibutuhkan. Ini dapat dilakukan dengan memasukkan sayuran ke dalam <i>muffin</i> cokelat alias meminum vitamin setiap hari. </p> </div> ]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/apa-kamu-pilih-pilih-makanan-quiz-165890.html</guid> <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 08:00:46 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Seberapa Tinggi Standar Kencan Kamu: Panduan Praktis Menilai Kriteria Pasangan Ideal Sekarang]]></title> <description><![CDATA[Seberapa Tinggi Standar Kencan Kamu: Panduan Praktis Menilai Kriteria Pasangan Ideal Sekarang. Ukur seberapa tinggi standar kencanmu dan pahami kriteria hubungan sehat: menghormati, komunikasi, antusiasme, serta batasan jelas untuk hubungan lebih baik.]]></description> <media:thumbnail url="https://www.wikihow.com/images/e/eb/Are_your_standards_high.png"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/seberapa-tinggi-standar-kencan-kamu-panduan-praktis-menilai-kriteria-pasangan-ideal-sekarang-165380.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div id="menemukanstandaryangtepat"> <p>Ada banyak pilihan di luar sana, tetapi yang penting adalah menemukan pasangan yang tepat. Standar berfungsi sebagai panduan—seperti rubrik yang membantu Anda memilah calon yang sesuai dan menyingkirkan yang tidak cocok—sehingga Anda bisa menemukan seseorang yang memperlakukan Anda dengan layak.</p> <div><p>Setiap orang punya standar berbeda karena kebutuhan dan harapan berbeda pula. Namun beberapa standar bukan sekadar preferensi pribadi, melainkan fondasi hubungan sehat dan berkelanjutan. Berikut contoh standar penting yang sebaiknya Anda perhatikan:</p></div> <div><p><b>Saling menghormati</b><br>Ini mungkin aspek paling penting. Tanpa saling menghormati, hubungan sulit bertahan. Cari pasangan yang menghargai Anda sebagai individu utuh—yang memperhatikan perasaan, batasan, dan pilihan Anda—bukan yang mencoba mengubah atau merendahkan Anda.</p></div> <div><p><b>Komunikasi</b><br>Komunikasi adalah kunci dalam segala jenis hubungan, baik tinggal serumah maupun menjalani hubungan jarak jauh. Hubungan sehat memungkinkan Anda menyampaikan gagasan dan keluh kesah dengan jujur dan penuh rasa hormat tanpa takut merusak ikatan, serta mendorong kemampuan mendengarkan pasangan secara aktif.</p></div> <div><p><b>Sikap Antusias</b><br>Hubungan idealnya menghadirkan kebahagiaan dan rasa bersemangat bagi kedua pihak. Memang tidak selalu mudah—seringkali diperlukan usaha untuk membahas hal sulit atau berkompromi—tetapi ketika keduanya menunjukkan antusiasme dan komitmen, ada dorongan bersama untuk membuat hubungan sukses.</p></div> <p><b>Batasan yang jelas</b><br>Meski menjadi satu kesatuan, setiap orang tetap beridentitas sendiri. Menetapkan batas yang jelas membantu menghormati perbedaan, misalnya kebutuhan waktu sendiri atau preferensi kegiatan. Diskusikan batasan sedini mungkin agar potensi konflik bisa diminimalkan.</p> </div>]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/seberapa-tinggi-standar-kencan-kamu-panduan-praktis-menilai-kriteria-pasangan-ideal-sekarang-165380.html</guid> <pubDate>Fri, 17 Jul 2026 04:00:34 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Mira Azkia)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Quiz Asrama Harry Potter untuk Anak-Anak]]></title> <description><![CDATA[Quiz Asrama Harry Potter untuk Anak-Anak. Bayangkan kamu berjalan masuk ke Aula Besar Hogwarts. Aroma pai daging dan jus labu tercium di udara. Profesor McGonagall berdiri di ujung Aula sambil memegang Topi Seleksi. Inilah saatnya, kamu akan diseleksi di sekolah sihir terbaik di dunia! Apakah...]]></description> <media:thumbnail url="https://www.wikihow.com/images/d/d1/Dress-Like-a-Hogwarts-Student-Step-1-Version-2.jpg"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/quiz-asrama-harry-potter-untuk-anak-anak-163045.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div id="bodyContent"> <div id="mw-content-text" lang="id" dir="ltr"> <div><div id="quiz_state"> <div id="quiz_container"> <div id="quiz_top" data-list=""> <p>Cari tahu jawabannya lewat kuis ini!</p> </div> <div id="intro"> <div id="mf-section-0"> <p>Bayangkan Anda melangkah masuk ke Aula Besar Hogwarts. Aroma pai daging dan saribuah labu tercium di udara. Profesor McGonagall berdiri di ujung Aula sembari memegang Topi Seleksi. Inilah saatnya, Anda bakal diseleksi di sekolah sihir terbaik di dunia!  </p> <p>Apakah Anda bakal masuk ke Gryffindor seperti Harry, Hermione, dan Ron? Atau seperti Draco yang masuk ke pondok Slytherin? Cari tahu jawabannya dengan mengikuti kuis ini! </p> <p><img alt="Bagian tengah lambang Hogwarts, dengan gambar 4 hewan yang menjadi simbol Asrama Hogwarts." src="https://www.wikihow.com/images/thumb/d/d1/Dress-Like-a-Hogwarts-Student-Step-1-Version-2.jpg/v4-728px-Dress-Like-a-Hogwarts-Student-Step-1-Version-2.jpg" decoding="async"></p> </div> </div> <div> <div id="ringkasanpertanyaan"> <div id="quiz_article_quiz" data-randomizeanswers="1" data-type="basic" data-sponsored="0" data-hide-rarity-message="1" data-dating="" data-hottake="0"> <div data-imagelicense="" data-number="1" data-question="" data-image=""> <p><strong>1. Pilih keahlian alias keahlian sihirmu di Hogwarts:</strong></p><ol> <li data-answer="Aku adalah pemain Quidditch yang hebat." data-image="">Aku adalah pemain Quidditch yang hebat.</li> <li data-answer="Aku bisa membuka semua pintu gaib." data-image="">Aku bisa membuka semua pintu gaib.</li> <li data-answer="Aku bisa berkawan dengan semua peri rumah." data-image="">Aku bisa berkawan dengan semua peri rumah.</li> <li data-answer="Aku bisa bicara dengan ular." data-image="">Aku bisa bicara dengan ular.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="2" data-question="Sekolah libur! Apa perihal pertama yang bakal Anda lakukan saat tiba di rumah?" data-image=""> <p><strong>2. Sekolah libur! Apa perihal pertama yang bakal Anda lakukan saat tiba di rumah?</strong></p><ol> <li data-answer="Keluar dan bermain berbareng teman-teman." data-image="">Keluar dan bermain berbareng teman-teman.</li> <li data-answer="Mengerjakan PR. Sekolah itu penting." data-image="">Mengerjakan PR. Sekolah itu penting.</li> <li data-answer="Melakukan sesuatu yang kreatif! Aku bakal menulis, membaca, alias menggambar." data-image="">Melakukan sesuatu yang kreatif! Aku bakal menulis, membaca, alias menggambar.</li> <li data-answer="Nonton TV. Aku mau santai." data-image="">Nonton TV. Aku mau santai.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="3" data-question="Hewan mana yang Anda sukai di antara beberapa pilihan di bawah ini?" data-image=""> <p><strong>3. Hewan mana yang Anda sukai di antara beberapa pilihan di bawah ini?</strong></p><ol> <li data-answer="Singa." data-image="">Singa.</li> <li data-answer="Burung." data-image="">Burung.</li> <li data-answer="Anjing." data-image="">Anjing.</li> <li data-answer="Ular." data-image="">Ular.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="4" data-question="Cepat jawab! Kalau Anda hanya boleh makan 1 makanan seumur hidup, apa yang Anda pilih?" data-image=""> <p><strong>4. Cepat jawab! Kalau Anda hanya boleh makan 1 makanan seumur hidup, apa yang Anda pilih?</strong></p><ol> <li data-answer="Piza." data-image="">Piza.</li> <li data-answer="Spageti." data-image="">Spageti.</li> <li data-answer="Roti panggang isi keju." data-image="">Roti panggang isi keju.</li> <li data-answer="Taco." data-image="">Taco.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="5" data-question="Tempat apa yang mau Anda kunjungi saat liburan?" data-image=""> <p><strong>5. Tempat apa yang mau Anda kunjungi saat liburan?</strong></p><ol> <li data-answer="Taman intermezo dengan roller coaster yang paling tinggi." data-image="">Taman intermezo dengan roller coaster yang paling tinggi.</li> <li data-answer="Pondok di gunung yang berada di dekat waduk besar." data-image="">Pondok di gunung yang berada di dekat waduk besar.</li> <li data-answer="Tepi pantai tropis yang cerah dengan kolam renang." data-image="">Tepi pantai tropis yang cerah dengan kolam renang.</li> <li data-answer="Kota besar dengan museum, restoran, dan taman yang keren." data-image="">Kota besar dengan museum, restoran, dan taman yang keren.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="6" data-question="Makhluk gaib apa yang mau Anda jadikan teman?" data-image=""> <p><strong>6. Makhluk gaib apa yang mau Anda jadikan teman?</strong></p><ol> <li data-answer="Manusia serigala." data-image="">Manusia serigala.</li> <li data-answer="Putri duyung." data-image="">Putri duyung.</li> <li data-answer="Unicorn." data-image="">Unicorn.</li> <li data-answer="Naga." data-image="">Naga.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="7" data-question="" data-image=""> <p><strong>7. Hewan piaraan yang mau Anda bawa ke Hogwarts:</strong></p><ol> <li data-answer="Burung hantu." data-image="">Burung hantu.</li> <li data-answer="Kucing." data-image="">Kucing.</li> <li data-answer="Katak." data-image="">Katak.</li> <li data-answer="Tikus." data-image="">Tikus.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="8" data-question="Apa pekerjaan impianmu?" data-image=""> <p><strong>8. Apa pekerjaan impianmu?</strong></p><ol> <li data-answer="Astronaut." data-image="">Astronaut.</li> <li data-answer="Guru." data-image="">Guru.</li> <li data-answer="Seniman." data-image="">Seniman.</li> <li data-answer="Presiden." data-image="">Presiden.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="9" data-question="Apa perihal pertama yang bakal Anda lakukan seandainya punya kekuatan sihir?" data-image=""> <p><strong>9. Apa perihal pertama yang bakal Anda lakukan seandainya punya kekuatan sihir?</strong></p><ol> <li data-answer="Mengabulkan kemauan teman-teman." data-image="">Mengabulkan kemauan teman-teman.</li> <li data-answer="Kembali ke masa lalu." data-image="">Kembali ke masa lalu.</li> <li data-answer="Berbicara dengan hewan." data-image="">Berbicara dengan hewan.</li> <li data-answer="Membuat kastel yang bagus dengan kemampuanku." data-image="">Membuat kastel yang bagus dengan kemampuanku.</li> </ol> </div> <div data-imagelicense="" data-number="10" data-question="Kata apa yang paling menggambarkan diri kamu?" data-image=""> <p><strong>10. Kata apa yang paling menggambarkan diri kamu?</strong></p><ol> <li data-answer="Berani." data-image="">Berani.</li> <li data-answer="Cerdas." data-image="">Cerdas.</li> <li data-answer="Baik hati." data-image="">Baik hati.</li> <li data-answer="Pandai." data-image="">Pandai.</li> </ol> </div> </div> </div> </div> <div> <div id="quizlain"> <div id="quiz_feedback_container"> <div id="result_feedback"> <p>Apa Anda suka quiz ini?</p> <p>Ya</p> <p>Tidak</p> </div> </div> </div> </div> <div> <div id="faktamenarikhogwarts"> <p>Ada 4 pondok dalam bumi sihir Harry Potter: Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, dan Slytherin. Setiap siswa di Sekolah Sihir Hogwarts bakal diseleksi untuk masuk ke pondok yang sesuai dengan kepribadian mereka. Murid pemberani bakal masuk ke Gryffindor, siswa yang pandai ke Ravenclaws, siswa yang baik hati ke Hufflepuff, dan yang pandai bakal masuk ke Slytherin. Walaupun proses pemilihannya menyenangkan, saat berada di pondok bakal jauh lebih menyenangkan! Perhatikan beberapa kebenaran menarik di bawah ini untuk mengetahui hal-hal tentang Hogwarts dan asramanya: </p> <ul> <li>Masing-masing Asrama Hogwarts mempunyai maskot: Singa untuk Gryffindor, Elang untuk Ravenclaw, Luwak untuk Hufflepuff, dan Ular untuk Slytherin.</li> <li>Pintu masuk ke Ruang Umum Hufflepuff terdapat di kembali tumpukan tong, yang kudu diketuk dengan mengikuti ritme "Helga Hufflepuff" agar bisa masuk.</li> <li>Tiap-tiap pondok mempunyai hantu: Slytherin punya Baron Berdarah, Hufflepuff mempunyai Biarawan Gemuk, ada Nyonya Kelabu di Ravenclaw, dan Nick Si Kepala-Nyaris-Putus di Gryffindor.</li> <li>Murid laki-laki tidak diizinkan masuk ke pondok wanita di pondok mana saja. Apabila Anda mencoba naik tangga ke pondok yang bukan milikmu, tangganya secara gaib bakal berubah menjadi perosotan dan melemparmu menjauh!</li> <li>Hogwarts mempunyai 142 tangga.</li> <li>Langit-langit di Aula Besar disihir agar menyerupai langit yang sebenarnya.</li> <li>Hogwarts berada di Dataran Tinggi Skotlandia.</li> <li>Hogwarts tidak bisa dilihat oleh <i>Muggle</i> (orang biasa yang bukan penyihir). <i>Muggle</i> tidak bakal memandang kastel yang indah, tetapi hanya reruntuhan dengan tulisan "Dilarang Masuk!"</li> <li>Tahun aliran baru di Hogwarts dimulai tanggal 1 September.</li> <li>Moto sekolah Hogwarts adalah "Jangan pernah menggelitik naga yang sedang tidur" (atau bahasa Latin-nya adalah "<i>Draco dormiens nunquam titillandus</i>").</li> </ul> </div> </div> <div> <div><div><h2> <span id="Artikel-yang-Mungkin-juga-Menarik">Artikel yang Mungkin juga Menarik</span> </h2></div></div> </div> </div> </div></div> </div> </div> ]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/quiz-asrama-harry-potter-untuk-anak-anak-163045.html</guid> <pubDate>Thu, 04 Jun 2026 12:01:25 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> <item> <title><![CDATA[Quiz: Siapa Karakter Demon Slayer yang Mirip Kamu?]]></title> <description><![CDATA[Quiz: Siapa Karakter Demon Slayer yang Mirip Kamu?. Semua karakter di Demon Slayer adalah prajurit yang unik, keren, dan tangguh. Jadi, sulit tidak suka mereka semua. Namun, pernahkah kamu penasaran siapa di antara mereka yang paling mirip denganmu? Apakah kamu terkoneksi secara khusus dengan salah satu karakter...]]></description> <media:thumbnail url="https://www.wikihow.com/images/1/11/What_demon_slayer_character_are_you_quiz.png"/> <category><![CDATA[Umum]]></category> <link>https://portal.kincaimedia.net/quiz-siapa-karakter-demon-slayer-yang-mirip-kamu-162984.html</link> <content:encoded><![CDATA[<div id="berbagaifaktamenarikmengenaidemonslayer"> <p><i>Demon Slayer</i> adalah serial anime fiksi tempat para setan berkeliaran pada malam hari untuk memangsa manusia. Seorang remaja berjulukan Tanjiro Kamado menemukan seluruh personil keluarganya dibunuh, selain Nezuko kakak perempuannya yang sudah berubah menjadi iblis. Setelah itu, dia memutuskan untuk membalas dendam dan mencari obat untuk menyembuhkan Nezuko. Dia mendedikasikan hidupnya untuk melindungi umat manusia dari setan dan berlatih menjadi pembunuh berbareng perkumpulan bawah tanah yang berjulukan Demon Slayer Corps. Serial anime ini menceritakan perjalanan Tanjiro yang telah memukau pikiran dan hati banyak orang di seluruh penjuru dunia. </p> <p><b>Latar Belakang Serial:</b> Pada awalnya, <i>Demon Slayer</i> adalah serial manga yang ditulis/digambar oleh Koyoharu Gotouge dan dipublikasikan pada tahun 2016 hingga 2020. Manga ini kemudian diadaptasi ke serial anime televisi berjumlah 26 bagian di tahun 2019. Sekuelnya yang sangat terkenal dirilis tahun 2020. Sampai tahun 2024, movie ini tetap menjadi movie anime paling laku sepanjang masa. Di musim (<i>season</i>) keduanya yang dirilis tahun 2021, serial ini berisi 18 episode. Musim ketiga dirilis pada tahun 2023, yang berisi 11 episode. Musim keempatnya bakal dirilis di musim semi alias panas pada tahun 2024. </p> <p><b>Inspirasi <i>Demon Slayer</i> dari sisi sejarah:</b> Latar belakang cerita berasal dari era Taisho Jepang, pada tahun 1912 sampai 1926. Awal abad ke-20 adalah masa perubahan sosial dan industrialisasi yang berjalan dengan sigap dalam sejarah Jepang. Hal ini membikin alur ceritanya menjadi menarik.  </p> <p><b>Inspirasi <i>Demon Slayer</i>:</b> Kreator <i>Demon Slayer</i>, ialah Koyoharu Gotouge, mengatakan bahwa dia mendapatkan inspirasi utama dari beberapa serial anime seperti <i>Bleach</i>, <i>Naruto</i>, dan <i>Jojo's Bizarre Adventure</i>. Penggemar anime pasti bisa memandang dengan mudah pengaruh itu dalam diri karakter dan alur ceritanya. </p> <p><b>Musik dalam <i>Demon Slayer</i>:</b> Yuki Kajiura dan Go Shiina membikin <i>soundtrack</i> yang berenergi, dan memberi nuansa dan kedalaman lain terhadap ceritanya. Lagu tema (<i>theme song</i>) pembuka, "<i>Gurenge</i>" yang dinyanyikan LiSA, sangat terkenal dan berada di posisi teratas tangga lagu musik Jepang ketika dirilis. </p> <p><b>Rumor Biaya Produksi:</b> <i>Demon Slayer</i> adalah salah satu serial anime paling mahal sepanjang masa. Pembuatan untuk setiap bagian memerlukan biaya kira-kira $80.000 (sekitar Rp1,2 milyar). Anggaran sebesar ini memungkinkan para pembuat membikin animasi berbobot tinggi dan visual menakjubkan, yang membikin <i>Demon Slayer</i> berbeda dengan beragam serial anime lain. </p> </div> ]]></content:encoded> <guid isPermaLink="true">https://portal.kincaimedia.net/quiz-siapa-karakter-demon-slayer-yang-mirip-kamu-162984.html</guid> <pubDate>Sun, 24 May 2026 08:00:59 +0700</pubDate> <author><![CDATA[support@kincaimedia.net (Adi Gunawan)]]></author> </item> </channel> </rss>