Sahabat Nabi Saw Ini Punya Ratusan Anak Keturunan, Ini Rahasianya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA – Umat Muslim tentu mengenal Anas bin Malik RA, sahabat Rasulullah SAW nan juga pelayan setia beliau.

Anas adalah salah satu dari tujuh sahabat Nabi SAW nan paling banyak meriwayatkan hadits Nabi. Total ada lebih dari 2.286 hadits nan dia riwayatkan dari Rasulullah SAW.

Dr Sufyan bin Fuad Baswedan MA dalam kitab "Ibunda Para Ulama", menjelaskan, Anas bin Malik adalah sahabat terakhir nan wafat di Basrah setelah berumur lebih dari 100 tahun.  

Anas bin Malik juga telah "meluluskan" ulama-ulama dahsyat dalam sejarah. Di antaranya Hasan Al-Basri, Ibnu Sirin, Asy-Sya'bi, Abu Qilabah, Makhul, Umar bin Abdul Aziz, Tsabit al-Bunany, Ibnu Syihab Az-Zuhri, Qatadah As-Sadusy, dan beberapa nama lainnya. 

 Sejak pertemuan pertama dengan Rasulullah, Anas langsung jadi orang terdekat beliau. Dia tidak sekadar menjadi pelayan setia Rasulullah SAW. Dia seolah menjadi asisten pribadi Rasulullah SAW.

"Sebagai asisten pribadi, pastilah Rasulullah SAW mengkhususkan Anas dalam masalah-masalah tertentu nan tak diketahui sahabat lainnya," jelas Sufyan.

Dijelaskan pula, Anas adalah sahabat nan beruntung berkah angan Rasulullah SAW. Beliau SAW pernah bermohon untuk Anas bin Malik RA, "Ya Allah, perbanyaklah kekayaan dan keturunannya, serta panjangkanlah usianya."

Berbekal angan tersebut, Anas mempunyai sejumlah keistimewaan. Antara lain usia nan panjang, anak nan banyak, kekayaan nan melimpah dan pengetahuan nan luas. 

Konon usia Anas bin Malik mencapai 103 tahun dan anak keturunannya mencapai ratusan orang.

"Bahkan menurut penuturan salah seorang putrinya nan berjulukan Umainah, bahwa sejak ayahnya beranak cucu sampai setibanya Hajjaj bin Yusuf di Basrah, sudah 129 orang dari anak cucunya nan dimakamkan," demikian pemaparan Sufyan bin Fuad Baswedan.

Anas bin Malik juga mempunyai sebuah kebun nan menghasilkan buah-buahan dua kali dalam setahun, padahal kebun lain hanya sekali dalam setahun. Kebun tersebut apalagi menebarkan aroma kesturi nan semerbak.

Suatu ketika, salah satu siswa terdekatnya nan berjulukan Tsabit Al-Bunany menceritakan tentang seseorang nan hendak menaksir tanah milik Anas. Orang itu bertanya, "Apakah tanah tuan mengalami kekeringan?"

Setelah itu, tanpa banyak bicara, Anas bin Malik segera melangkahkan kakinya menuju sebuah tanah lapang untuk sholat. Lalu mengangkat kedua tangannya sembari bermohon kepada Allah. Seketika itu datanglah awan nan menyelimuti tanahnya. Sesaat kemudian hujan pun turun dengan derasnya hingga oase Anas penuh dengan air. Padahal saat itu adalah musim kemarau.

Anas kemudian mengutus salah seorang keluarganya untuk mengecek sampai di manakah letak nan terkena hujan tadi. Ternyata hujan tersebut nyaris tak melampaui tanah miliknya saja.

"Jelas ini merupakan karamah Allah SWT bagi Anas. Dan kisah ini betul adanya lantaran diriwayatkan dari dua jalur nan berbeda dan keduanya shahih, sebagaimana nan dinyatakan oleh adz-Dzahabi dalam Siyar-nya," papar Sufyan.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam