Sejarah Manajemen Dari Tahap Awal Pencatatan – Abad 21

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sejarah Manajemen – Saat ini kita sudah sangat berkawan dengan yang namanya manajemen. Entah itu dari berasal dari buku, artikel, radio alias apalagi obrolan berbareng teman. Manajemen sudah sangat lama berada pada bagian hidup manusia.

Tapi adakah nan tahu asal-usul manajemen? Kapan pertama kali istilah manajemen digunakan? Jika belum tahu, dalam tulisan ini kita bakal mengetahui berbareng gimana sih sebenarnya sejarah dari manajemen ini. Jadi selamat membaca.

Sejarah Manajemen

Sebenarnya manajemen sudah ada apalagi sebelum julukan manajemen itu diberikan. Karena pada kodratnya tuhan sudah memberikan keahlian kepada manusia untuk bisa mengelola perihal nan ada dibumi. Contoh nya saja bisa kita lihat pada pembangunan piramid di Mesir.

Mesir memang terkenal dengan kemajuan peradabannya di masa itu. Jadi sangat mungkin untuk pembangunan piramid tersebut pemimpin mesir menerapkan konsep-konsep manajemen pada prosesnya secara tidak langsung. Meskipun pada saat itu teori tentang manajemen belum berkembang.

Artikel Lain : Jurusan Manajemen Terbaik Indonesia dan Prosepek Kerjanya

Seperti nan dikutip melalui wikipedia.org, perkembangan manajemen itu terbagi menjadi beberapa masa. Yaitu masa pencatatan pertama, abad ke-19, abad ke-20, dan abad ke-21.

Masa Pencatatan Pertama

Pada masa ini teori manajemen nan sebelumnya tetap sebuah konsep absurd sudah mulai disalin kedalam corak tulisan. Tulisan ini dijadikan referensi pada manajemen modern. Beberapa teks militer antik misalnya, telah dikutip untuk pelajaran manajemen sipil.

Misalnya, Jendral Cina Sun Tzu pada abad ke-6 SM, The Art of War, merekomendasikan kita untuk menyadari dan bertindak atas kekuatan dan kelemahan organisasi baik seorang manajer dan musuh.

Tulisan-tulisan lain nan berpengaruh adalah dari Filsuf Legalis Cina Shen Buhai dapat dianggap telah mewujudkan contoh pramodern langka teori absurd administrasi.

Berbagai peradaban antik dan abad pertengahan telah menghasilkan buku “cermin untuk pangeran”, nan bermaksud untuk memberikan saran raja baru tentang gimana untuk memerintah.

Plato misalnya dia membikin kitab nan menggambarkan spesialisasi pekerjaan di 350 SM, dan Al-Farabi nan menulis beberapa sifat kepemimpinan di Masehi 900. Contoh lain termasuk India Arthashastra oleh Chanakya nan ditulis sekitar 300 SM, dan The Prince dari pengarang Italia Niccolò Machiavelli (c. 1515).

Artikel Lain : 4 Tahapan dalam Proses Manajemen

Pada tahun 1776 Adam Smith, seorang filsuf moral Skotlandia menulis The Wealth of Nations nan keefisiensian pengelolaan kerja melalui pembagian kerja. Smith menggambarkan gimana perubahan proses bisa meningkatkan produktivitas dalam pembuatan pin.

Misalnya jika dikerjakan satu individu bisa menghasilkan 200 pin per hari. Sedangkan Smith menganalisis langkah nan terlibat dalam pembuatan dan, dengan 10 spesialis, produksi bisa meningkat jadi 48.000 pin per hari. Masa ini disebut juga sebagai masa pemikiran awal manajemen.

Abad Ke-19

ekonom klasik seperti Adam Smith (1723-1790) dan John Stuart Mill (1806-1873) memberikan latar belakang teoritis untuk sumber daya-alokasi, produksi, dan masalah harga.

Dalam waktu nan sama, inovator seperti Eli Whitney (1765-1825), James Watt (1736-1819), dan Matthew Boulton (1728-1809) mengembangkan unsur produksi teknis seperti standarisasi, prosedur kontrol kualitas, biaya-akuntansi, pertukaran bagian, dan kerja-perencanaan.

Banyak aspek-aspek manajemen ada di sektor berbasis budak pra-1861 dari ekonomi AS. Salah satunya adalah melalui manajemen penghasilan pada kelompok nan pertama kali muncul menjadi populer di akhir abad ke-19.

Abad Ke-20

Abad ini diseubr juga sebagai era manajemen ilmiah karena banyak sekali tokoh nan mengemukakan manajemen melalui segi ilmiahnya. Contohnya termasuk Henry R. Towne dengan Sains Manajemen pada tahun 1890, dan Frederick Winslow Taylor adalah The Principles of Scientific Management di tahun 1911.

Artikel Lain : Apa itu Sistem Pengendalian Manajemen? Definisi dan Karakteristiknya

Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif, ialah teori mengenai apa nan semestinya dilakukan oleh para manajer dan gimana langkah membentuk praktik manajemen nan baik.

Pada awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis berjulukan Henri Fayol mengusulkan pendapat lima kegunaan utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Gagasan ini dijadikan sebagai bahan ajar manajemen hingga saat ini.
Menjelang akhir abad ke-20, manajemen upaya telah terbagi menjadi enam bagian nan terpisah yaitu:

  1. Manajemen Keuangan
  2. Manajemen Sumber Daya Manusia
  3. Manajemen Teknologi Informasi (bertanggung jawab untuk sistem info manajemen)
  4. Manajemen Pemasaran
  5. Manajemen Operasi dan Manajemen Produksi
  6. Manajemen Strategi

Artikel Lain : 26 Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran Terbaik

Abad Ke-21

Abad ke-21 ini disebut juga sebagai era modern manajemen. Dimana dalam Era modern manajemen ditandai dengan munculnya konsep manajemen kualitas total pada akhir abad ke 20 yang dikenalkan oleh mahir manajemen W. Edwards Deming dan Joseph Juran.

Pada saat itu Deming nan di Jepang dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas mengemukakan bahwa kebanyakan persoalan dalam perihal kualitas bukanlah berasal dari kesalan para pekerja, tetapi pada sistemnya.

Dia menekankan bakal pentingnya peningkatan kualitas dengan menyusun teori lima langkah reaksi berantai. Apabila kualitas bisa ditingkatkan maka:

  1. Berkurangnya biaya lantaran biaya untuk perbaikan berkurang, kesalahan nan sedikit, minim terjadi penundaan serta pemanfaatan nan jauh lebih baik atas waktu serta material
  2. Produktifitas meningkat
  3. Pangsa pasar nan meningkat dikarenakan peningkatan terhadap kualitas serta penurunan harga
  4. Keuntungan meningkat sehingga bisa perusahaan bisa bertahan
  5. Jumlah pekerjaan bertambah.

Nah itulah tadi sedikit mengenai sejarah apa itu manajemen. Semoga dapat berfaedah dan menambah wawasan anda. Mohon maaf untuk kesalahan nan ada dalam tulisan, cukuplah sekian dan terima kasih banyak. Sampai bertemu pada tulisan selanjutnya

Post Views: 5,258

Selengkapnya
Sumber Bisnis dan Manajemen
Bisnis dan Manajemen