Sembilan Karomah Sahabat Nabi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA,JAKARTA — Jika Nabi SAW mempunyai mukjizat, untuk membuktikan kenabiannya dan menunjukkan bukti kebesaran Allah swt, maka para wali Allah, mempunyai karomah. Karomah merupakan kejadian luar biasa nan dianugrahkan Allah kepada orang-orang saleh, hamba-hamba pilihan-Nya.

Berikut ini karomah-karomah nan dimiliki para sahabat Rasulullah saw dikutip dari buku Tanya Jawab Islam keluaran Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah (PISS).

1. Karomah Abu Bakr As-Siddiq 

Imam Fakhrur Razi, tatkala menafsirkan Surat Al-Kahfi banyak menceritakan tentang karomah para sahabat Nabi termasuk di dalamnya karomah Abu Bakr As-Siddiq.

 Diceritakan bahwa saat mayit Abu Bakr dibawa dan mendekati pintu makam Rasulullah, para pengusung mengucapkan salam, "Assalammu'alaika ya Rasulullah, ini Abu Bakr sedang di luar pintu". Tanpa diduga pintu makam langsung terbuka dan terdengar suara, "Masuklah orang nan dicintai kepada orang nan mencintainya" 

Menurut Imam Taj Al-Subki, Abu Bakr mempunyai 2 macam keramat. Pertama, mengetahui penyakit nan dialaminya membawa kematian dan mengetahui bayi nan ada didalam kandungan isterinya adalah bayi perempuan.

2. Karomah Umar Ibn Al-Khatab Al- Faruq 

Sarriyyah Ibn Zanim adalah salah seorang pemimpin bala tentara Umar Ibn Al Khattab. Suatu ketika dia sedang berada di medan peperangan dan saat itu balatentera nan dipimpinnya tengah berada di pintu Nuhawand. 

Saat itu, Umar Ibn-Al Khatab sedang berada di atas mimbar untuk membacakan khotbah, tiba-tiba saja dia berteriak agar Sarriyyah Ibn Zanim mengubah strategi perang. Padahal saat itu Sarriyyah Ibn Zanim berada di arena pertempuran di negeri timur, sedangkan Umar di Madinnah. Suara komando Umar tersebut didengar oleh Sarriyyah nan segera mengubah strategi perangnya. 

Di masa pemerintahan Umar Ibn Al-Khattab pernah terjadi gempa bumi nan maha dahsyat. Kemudian Umar bertahmid dan memukulkan cemetinya seraya berkata, "Hai bumi, tenanglah kamu!" Maka dengan segera bumi tenang kembali seperti semula. 

Kemudian, saat penaklukkan kota Mesir di bawah panglima 'Amr Ibn Al-As, terjadi kekeringan di sungai Nil. Penduduk Mesir ketika itu meyakini bahwa air bakal kembali mengalir setelah menumbalkan seorang gadis. Tradisi sesat itu kemudian dilaporkan 'Amr Ibn Al-As kepada Umar Ibn Al-Khattab. Lalu Umar menuliskan surat kepada sungai Nil nan berbunyi, "Dari Amirul Mukminin Umar bin Khatab kepada sungai Nil di Mesir. Amma badq. Jika Anda mengalir dengan kehendakmu, maka janganlah Anda mengalir. Namun jika Anda mengalir lantaran kehendak Allah nan Maha Esa dan Perkasa, maka kami minta kepada Allah nan Maha Esa dan Perkasa untuk mengalirimu" Selanjutnya surat itu dilemparkan ke dalam sungai Nil dan pada malam harinya sungai Nil mulai terisi air kembali.

3. Karomah Usman Ibn 'Affan Usman 

Usman terkenal dengan ketajaman firasatnya, nan oleh Ibn Taymiyyah digolongkan karomah nan dianugrahkan Allah kepadanya. Ketajaman firasatnya telah dibuktikan ketika dia berada di sebuah majelis taklim. 

Ketika itu datang seorang laki-laki dan wanita nan bukan muhrimnya. Usman mengatakan, "Ada 2 orang di antara kalian nan datang, sedangkan kedua matanya terlihat jejak berzinah..! " sindir Usman. Kemudian orang tersebut terkejut dan mengira bahwa Usman telah mendapatkan wahyu dari Allah sebagaimana layaknya Nabi Muhammad SAW.

4. Karomah 'Ali Ibn Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib terkenal bisa berbincang dengan orang-orang nan telah meninggal. Pada suatu hari berbareng Said Ibn Al-Musayyab, Ali masuk ke lingkungan makam kota Madinah, dan mengucapkan salam kemudian menawarkan apakah mereka nan bakal memberi berita terlebih dulu ataukah Ali. Mereka (para mahir kubur) menjawab, "Engkau beritakan kami kejadian apa nan ada sepeninggal kami?" Ali menjawab, "Sepeninggal kalian, isteri-isteri kalian menikah lagi, kekayaan barang kalian telah dibagi menjadi warisan, dan anak-anak kalian menjadi yatim" "Dan gimana buletin dari dalam kubur?" lanjut 'Ali. Mereka mengatakan, "Kain kafan telah tersobek, rambut-rambut jadi berantakan, kulit-kulit telah tercabik-cabik, mataku turun sampai ke pipi, mulutku mengeluarkan cairan bercampur nanah, apa nan kuperbuat di atas bumi telah kudapatkan balasannya di dalam sini, saya sedang menunggu nasib di masa mendatang."

Diriwayatkan pula bahwa Ali dapat menyembuhkan orang nan sakit lumpuh bertahun-tahun. Hal ini terbukti telah membikin orang lumpuh nan diketemukannya saat Ali dan putra kembarnya, Hasan dan Husain mendatangi Ka'bah untuk beribadah, lampau berjumpa dengan orang lumpuh tersebut akibat dari perbuatan sebelumnya. Maka 'Ali pun mendoakan dan menyerukan kepadanya untuk berjalan, maka orang tersebut dapat melangkah seperti orang-orang sehat lainnya. 

Fakhrur Razi menjelaskan bahwa sebagian karomah Ali adalah dapat menyambung tangan nan telah dipotong, akibat kisas pencurian, perihal ini terjadi pada budaknya sendiri. 

5. Karomah Sa'ad Ibn Abi Waqqas

Karomah Sa’ad nan terkenal adalah kemustajaban doanya. Sebagaimana diceritakan Tabrani Ibn 'Asakir dan Abu Nu'aem dari Abi Qubaisyah bahwa pada suatu hari, Sa'ad pernah dihina dan dicaci maki oleh seseorang nan tidak mengenalnya. Kemudian Sa'ad berdo'a kepada Allah, "Ya Allah, hentikanlah gangguan lidah dan tangan orang nan menghinaku ini!" Dan saat orang tersebut ikut terlihat dalam peperangan, anak panah menancap ke bagian mulut dan tangannya, sehingga betul-betul tidak dapat berbincang dan memegang sesuatu. 

At-Tabrani juga telah mengemukakan suatu riwayat dari Ammir Ibn Sa'ad, bahwa ketika Sa'ad berjumpa dengan orang nan mencaci maki Ali Ibn Abi Thalib, kemudian Sa'ad menegurnya, "Jangan kau caci orang nan telah meninggal dunia, kelak saya bakal mendoakanmu". Orang tersebut mengatakan, "Aku tidak takut dengan gertakmu" Akhirnya Sa'ad pun berdoa, "Ya Allah berilah orang ini atas pelajaran hinaannya terhadap orang nan telah meninggal" Seketika itu, disaksikan oleh orang banyak, si penghina itu terkena siksa-Nya.

6. Karomah Khalid Ibn Walid 

Banyak riwayat tentang karamat Khalid Ibn Al-Walid, diantaranya sebagaimana disebutkan Abu Ya'la dan Abu Nu’aim. Suatu ketika Khalid menyantap makanan beracun, namun dia tidak terkena racun tersebut. Khalid juga disebut dapat mengubah isi guci nan semula khamer menjadi cuka. 

7. Karomah Usayd Ibn Khudayr 

Usayd ketika sedang membaca Alqur'an Surat Al-Kahfi, malaikat turun seperti gambaran lembut dari langit untuk mendengar referensi nan begitu bagus dan merdu dan malaikat pun memberi salam kepada Usayd Ibn Khudayr. 

8. Karomah Salman Al-Farizi

Yang pernah makan berbareng Salman satu piring, kemudian piring dan seluruh isinya terdengar mengucapkan tasbih kepada Allah SWT.

9. Karomah Ubbad Ibn Basyar 

Yang pernah bersama-sama pulang dari Majelis Rasulullah pada malam nan gelap gulita, kemudian muncul sinar sebagai penerang mereka, dan saat mereka berpisah, sinar itupun terbelah menjadi 2 untuk dapat menerangi masing-masing dari mereka.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam