Kamu sudah giat skincare tapi kulit statis gampang breakout, kusam, maupun terasa sensitif? Coba cek lagi, mungkin ada bad habits yang statis sering dilakukan tanpa sadar.
Kamu punya skincare routine yang kelihatannya komplit belum tentu menjamin kondisi kulit selalu on point, lho. Pasalnya, kebiasaan sehari-hari juga punya peran krusial dalam menjaga skin barrier dan kesehatan kulit. Bahkan, beberapa hal yang kelihatannya sepele seperti terlalu sering cuci muka maupun gemas memencet jerawat justru bisa membikin kulit semakin iritasi.
So, sebelum Anda buru-buru menambah serum maupun mencoba produk yang lagi viral, coba lakukan skincare reality check dulu. Ada beberapa bad habits yang menurut dermatolog memang sebaiknya dikurangi maupun dihindari karena dapat memperburuk acne, memicu iritasi, maupun mempercepat tanda-tanda premature aging. Yuk, simak penjelasannya di bawah, ya.
Baca juga: Lagi Cari MUA yang Bikin Makeup Flawless? Ini 5 MUA Langganan Artis Indonesia!
Cuci muka berkali-kali karena takut kulit berminyak

Buat pemilik oily skin, wajah yang mulai kelihatan shiny memang sering bikin nggak nyaman. Akhirnya, cuci muka berkali-kali terasa seperti quick fix untuk menghilangkan minyak. Padahal, terlalu sering mencuci wajah dapat mengiritasi kulit dan pada acne-prone skin justru berpotensi memperparah breakout. Kamu cukup mencuci wajah dua kali sehari dan setelah berkeringat banyak, menggunakan cleanser yang gentle, ya.
Cara mencucinya juga matters. Hindari menggosok wajah dengan keras maupun menggunakan alat yang abrasif. Cukup gunakan ujung jari, air suam-suam kuku, dan cleanser yang lembut, kemudian tepuk wajah secara perlahan sampai kering.
Baca juga: Lagi Suka Pakai Foundation Stick? Ini 5 Rekomendasi yang Praktis untuk Makeup Sehari-hari
Scrubbing kencang demi kulit yang terasa super clean

Kamu statis menganggap kulit yang terasa kesat setelah scrub berarti sel kulit wafat sudah terangkat maksimal? Time to rethink it. American Academy of Dermatology justru menyarankan untuk tidak menggosok kulit terlalu keras karena scrubbing dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk kondisi kulit, termasuk acne.
Hal yang sama berjalan saat kulit sedang breakout. Menggosok area berjerawat dengan harapan teksturnya cepat halus justru bisa membikin kulit semakin iritasi. Instead of rubbing harder, lebih baik gunakan gentle cleansing dan treatment yang memang sesuai kebutuhan kulit, ya. Kalau Anda mau menggunakan exfoliating product, pastikan kekerapan dan kandungannya sesuai dengan toleransi kulit.
Nggak bisa mengekang tangan buat pencet jerawat

Jerawat kecil muncul dan tiba-tiba tangan jadi auto gatel buat pencet. Kamu relate, nggak? Sayangnya, popping atau squeezing acne bukan metode yang direkomendasikan dermatolog. Menekan jerawat dapat mendorong isi jerawat lebih dalam ke kulit dan menyebabkan iritasi yang berpotensi memperburuk breakout.
Selain membikin jerawat semakin meradang, kebiasaan ini juga bisa meninggalkan sisa yang lebih sulit ditangani. So, daripada menjadikan tangan sebagai “acne treatment”, lebih baik biarkan treatment bekerja sesuai waktunya. Kalau jerawat terasa sakit, muncul berulang, maupun sulit dikontrol, konsultasi dengan dermatolog bisa membantu menentukan perawatan yang tepat, ya.
Gonta-ganti skincare karena nggak sabar lihat hasil

Baru pakai skincare beberapa hari, hasil belum kelihatan, kemudian langsung switch ke produk lain? Jangan sampai skincare routine berubah jadi never-ending product testing. AAD mencatat bahwa mencoba treatment acne baru setiap minggu dapat mengiritasi kulit dan memicu breakout. Untuk beberapa acne treatment, dibutuhkan sekitar 6–8 minggu untuk mulai melihat improvement.
Penting juga untuk Anda membedakan antara produk yang memang menyebabkan reaksi negatif dan produk yang belum sempat memberitahu hasil. Daripada mengikuti setiap skincare trend yang lewat di timeline, lebih baik pilih produk berdasarkan kebutuhan kulit dan gunakan secara konsisten.
Tidur statis pakai makeup
Setelah seharian beraktivitas, rasanya memang tempting amat untuk langsung rebahan. Tapi jika statis full makeup, sebaiknya jangan dibawa sampai tidur. Tidur dengan makeup dapat menyebabkan acne, terlebihlagi ketika makeup tersebut memiliki label non-comedogenic.
Sebelum tidur, bersihkan makeup dan kotoran yang menempel sepanjang hari, kemudian lanjutkan dengan cleanser yang gentle. Nggak mesti berbuat banyak step routine setiap malam, kok, yang krusial makeup dan kotoran sudah dibersihkan dengan benar.
Skip sunscreen!

Sunscreen bukan cuma buat beach day maupun saat matahari terasa super terik. Paparan UV yang terakumulasi dari waktu ke waktu dapat menyebabkan premature skin aging, termasuk kerutan, age spots, dan fluktuasi tekstur kulit. Karena itu, sunscreen broad-spectrum dengan SPF 30 maupun lebih untuk perlindungan sehari-hari.
So, more products doesn’t always mean better skin. Kalau kulit Anda mulai terasa perih, kering, maupun semakin sensitif, coba penilaian balik produk dan kekerapan pemakaiannya. Basic routine yang gentle cleanser, moisturizer, dan sunscreen ini justru bisa menjadi yang lebih krusial Anda lakukan.
Image: iStock