Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Ini Pendapat Ahli Kripto

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Sebuah opini muncul dari seorang analis dengan nama samaran CryptoCon baru-baru ini. Dalam postingannya nan cukup mengejutkan, dia mengatakan bahwa siklus empat tahunan Bitcoin (BTC) mungkin berhujung lebih sigap dari nan diperkirakan.

Dia menyebutkan, Bitcoin sedang mencapai rekor tertinggi baru lebih awal dari biasanya. Ini menunjukkan bahwa pola siklus pasar nan biasanya terjadi mungkin berubah.

“Dengan Bitcoin memasuki mode penemuan nilai dan ATH baru setahun lebih awal dari biasanya, kita mungkin menyaksikan matinya siklus 4 tahun,” ungkap CryptoCon.

Dari sini, dia membandingkan situasi sekarang dengan pasar tahun 2017, di mana Bitcoin juga mencapai puncak nilai nan tinggi. Menurutnya, kedua timeline ini mempunyai kesamaan dalam waktu puncak nilai dan awal penemuan harga.

Data dari siklus sebelumnya, seperti pada tahun 2013 dan 2021, juga mendukung pendapat ini. Bitcoin nyaris selalu mencapai puncak awalnya sekitar bulan April dalam siklus sebelumnya.

“Siklus 1 dan 3 ( 2013 dan 2021) baru saja bakal membentuk puncak pertamanya pada bulan April pada waktu nan nyaris bersamaan,” ujarnya.

Ahli mengatakan bahwa saat Bitcoin terus menanjak, kita mungkin bakal memandang pertumbuhan lebih lanjut tidak hanya untuk Bitcoin, tetapi juga untuk altcoin lainnya.

“Dalam perihal penemuan harga, mungkin ini waktunya untuk berakhir dan bersantai sejenak. Kegembiraan baru saja dimulai untuk Bitcoin dan Altcoin,” kata CryptoCon.

With #Bitcoin entering price discovery mode and new ATHs a year earlier than usual, we may be witnessing the death of the 4-year cycle.

Our before, perfectly structured cycles would have called for a top late 2025, but we seem to now be right on track for a top late 2024.

With… pic.twitter.com/OqGQJ7UrsU

— CryptoCon (@CryptoCon_) March 11, 2024

Sementara itu, analis lainnya berjulukan Yoddha juga telah melakukan kajian mengenai apa nan terjad pada Bitcoin sebelum dan sesudah ATH. Dalam penjelasannya, dia telah membagi 4 siklus ATH nan dijelaskan dalam gambar grafik.

Dalam siklus sebelumnya, kemunduran pra- ATH adalah sebagai berikut:

Siklus I: -93 persen

Siklus II: -86 persen

Siklus III: -84 persen 

Siklus IV: -77 persen 

Sedangkan sasaran kenaikan nilai setelah ATH sebelumnya tembus menunjukkan:

Siklus I: 37x

Siklus II: 14x

Siklus III: 2x

Siklus IV: Diperkirakan 0.4x-1.1x (US$ 100.000 – US$ 150.000)

#Bitcoin

Retracements before ATH’s:

Cycle I: -93%⤵️
Cycle II: -86%⤵️
Cycle III: -84%⤵️
Cycle IV: -77% ✔️

Target price after previous ATH’s break:

Cycle I: 37x⤵️
Cycle II: 14x⤵️
Cycle III: 2x⤵️

Cycle IV: Expecting 0.4x-1.1x ($100K-$150K) pic.twitter.com/Fygfp9hk5G

— Yoddha (@CryptoYoddha) March 11, 2024

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis