Tak Sekadar Nutrisi: Ini 7 Manfaat Menyusui Anak Lebih Dari 2 Tahun

Oct 21, 2025 08:50 AM - 5 bulan yang lalu 182577

Jakarta -

Apakah Bunda termasuk yang menyusui anak lebih dari dua tahun? Banyak yang mungkin menganggapnya biasa saja, tapi rupanya ada banyak faedah di baliknya lho, selain tentunya lantaran nutrisinya.

Selain bikin anak jadi lebih sehat dan kuat, menyusui lama juga bikin ikatan ibu dan anak makin erat. Gak hanya buat Si Kecil, Bunda pun dapat keuntungan, seperti tubuh yang lebih sigap pulih dan akibat penyakit yang lebih rendah. Jadi, menyusui sampai balita bukan hanya soal kasih sayang, tapi juga pilihan pandai buat kesehatan keluarga.

Manfaat menyusui anak lebih dari 2 tahun

Selain itu, menyusui juga telah terbukti mengurangi akibat otitis edia dan maloklusi, dan studi terbaru menunjukkan bahwa menyusui mungkin mempunyai faedah kesehatan jangka panjang. Seperti mengurangi akibat obesitas dan glukosuria tipe-2 pada anak-anak dan remaja, serta meningkatkan kecerdasan.

Bukti lainnya juga menunjukkan bahwa menyusui memberikan faedah bagi ibu, menurunkan akibat kanker tetek dan ovarium, serta glukosuria tipe-2, dan meningkatkan jarak antar kehamilan.

Badan Kesehatan Dunia, WHO, merekomendasikan agar bayi disusui secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupannya untuk mencapai pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan yang optimal, seperti dikutip dari kondusif Who.

Setelah itu, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka yang terus berkembang, bayi perlu menerima makanan pendamping yang cukup nutrisi dan kondusif sembari terus menyusuinya hingga bayi berumur 2 tahun lebih.

Meskipun makanan pendamping kudu diperkenalkan pada bayi mulai usia 6 bulan, menyusui tetap memberikan kontribusi nutrisi yang krusial setelah usia tersebut. Antara usia 12 dan 23 bulan, asupan ASI rata-rata sekitar 500g per hari tetap memenuhi 35-40 persen kebutuhan daya anak. ASI juga merupakan sumber masam lemak esensial dan vitamin yang baik, yang mungkin relatif lebih rendah pada sebagian besar makanan pendamping.

Bukti terbaru menunjukkan bahwa secara global, prevalensi pemberian ASI berkepanjangan pada usia 12-15 bulan telah menurun dari 76 persen menjadi 73 persen dengan angkat pada usia 12 bulan dilaporkan di Afrika sub-Sahara, Asia Selatan, dan sebagian Amerika Latin.

Penurunan prevalensi ini tampaknya sebagian besar didorong oleh perubahan praktik menyusui di kalangan ibu dengan status sosial ekonomi rendah, baik di dalam maupun di antara negara-negara.

Amankah menyusui anak hingga dua tahun lebih?

Banyak orang menganggap jika menyusui melampaui jangka waktu yang pada lazim sebagai perihal yang umum dalam suatu budaya. Bahkan, tak sedikit dari ibu menyusui yang memilih opsi tersebut alias melakukan extended breastfeeding. Hal ini dikarenakan menyusui yang diperpanjang memang menawarkan beragam faedah bagi orang tua yang menyusui dan anak itu sendiri.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa the American Academy of Pediatrics (AAP) sendiri merekomendasikan bayi untuk hanya menyusui selama enam bulan pertama kehidupannya.

Kemudian, mereka kudu makan makanan pendamping tetapi juga tetap kudu menerima ASI hingga setidaknya satu tahun. CDC mencatat bahwa WHO sependapat dengan rekomendasi ini, dan menyarankan untuk memperkenalkan makanan pendamping pada usia 6 bulan dan menyusui hingga berumur 2 tahun alias lebih.

Mengenai kapan bayi berakhir menyusui, perihal ini bervariasi dari orang ke orang. Menurut CDC, informasi dari tahun 2018 menunjukkan sekitar 35 persen bayi di AS tetap menyusui pada usia 12 bulan. Angka ini turun menjadi 14,8 persen pada usia 18 bulan.

Antropolog Katherine Dettwyler menyatakan bahwa aspek budaya dan family selalu memengaruhi keputusan untuk menyusui, tetapi para ibu biasanya menyusui anak hingga usia beberapa tahun.

Manfaat extended breastfeeding

Pemberian ASI yang diperpanjang pada anak memang tidak menghilangkan faedah yang didapatkannya. Selain dapat meningkatkan kesehatan juga bisa meningkatkan kelangsungan hidup bayi. Menyusui memang tidak diperlukan agar seorang anak dapat memperkuat hidup.

Tetapi, para peneliti telah mendokumentasikan banyak faedah yang mengenai dengan pemberian ASI yang diperpanjang. Secara umum, semakin lama seseorang menyusui anaknya, semakin banyak faedah bagi keduanya.

Beberapa faedah tersebut meliputi beberapa perihal berikut ini, seperti dikutip dari laman Medical News Today:

1. Kesehatan orang tua

Seseorang yang menyusui mempunyai akibat lebih rendah terhadap kanker payudara, kanker ovarium, glukosuria jenis 2, dan tekanan darah tinggi.

2. Kesehatan anak

ASI sangat kaya bakal antibodi yang dapat membantu anak melawan infeksi. ASI juga berubah berasas kebutuhan bayi, menyerap info dari air liur mereka, dan menghasilkan makanan unik yang dapat membantu mencegah jangkitan dan memastikan nutrisi yang optimal. Bayi yang disusui mempunyai tingkat asma, sindrom kematian bayi mendadak, jangkitan telinga, penyakit diare, jangkitan pernapasan, dan glukosuria yang lebih rendah.

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang menyusui mempunyai tingkat kecemasan, stres, dan depresi yang lebih rendah dibandingkan orang yang menggunakan susu formula. Selain itu, menyusui juga dapat membantu bayi dan orang tua terhubung, menumbuhkan keterikatan dan mengurangi stres.

4. Mudah ditenangkan

Banyak bayi dan balita merasa dengan menyusui dapat menenangkan mereka. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang menyusu hingga tertidur.

5. Kenyamanan

ASI mudah didapatkan dan praktis diberikan kapan saja dan di mana saja. Sehingga, orang tua dapat memberikan nutrisi sigap kepada anaknya dan memastikan bahwa mereka mempunyai akses ke ASI di mana pun mereka berada, tanpa menunda makan alias minum.

6. Suplemen nutrisi

ASI merupakan sumber makanan bergizi yang baik apalagi setelah tahun pertama kehidupan. Saat anak-anak bereksperimen dengan makanan baru, orang tua mungkin merasa nyaman lantaran ASI dapat membantu mengisi kekurangan dalam pola makan mereka. Hal ini terutama berfaedah bagi anak yang pilih-pilih makanan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya