Tata Cara Salat Taubat, Niat, Waktu Dan Doa Yang Diamalkan Setelahnya, Lengkap!

Mar 11, 2026 12:45 PM - 1 bulan yang lalu 14881

Bunda, setiap manusia tentu pernah melakukan kesalahan, baik yang disadari maupun tidak. Oleh lantaran itu, Islam mengajarkan salat taubat sebagai salah satu langkah mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon maaf atas dosa yang pernah diperbuat.

Mengutip dari laman detikcom, taubat pada dasarnya adalah rasa penyesalan yang muncul dalam hati disertai niat kuat untuk memperbaiki diri. Melalui langkah salat taubat yang benar, seorang Muslim berupaya kembali ke jalan yang diridhai Allah SWT.

Dalam Islam, pintu pembebasan Allah selalu terbuka bagi siapa saja yang sungguh-sungguh mau berubah. Salah satu ibadah yang dianjurkan adalah melaksanakan salat taubat, lampau memanjatkan angan setelah salat taubat dengan penuh kerendahan hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dalam sebuah kitab yang ditulis oleh Syekh Nawawi Banten yang berjudul Nihayatuz Zain dijelaskan bahwa taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menghapus dosa, apalagi dosa besar sekalipun. Hal ini menunjukkan sungguh besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang mau kembali ke jalan yang benar.

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan melalui sebuah sabda yang diriwayatkan Ibnu Majah:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya: "Setiap anak keturunan Adam adalah orang yang melakukan kesalahan, dan sebaik-baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertaubat (HR. Ibnu Majah).

Selain itu, terdapat pula sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Bakar As-Shidiq tentang keistimewaan memohon maaf setelah beribadah:

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: "Tidaklah seseorang melakukan dosa lampau dia beranjak bersuci, melakukan shalat kemudian beristighfar meminta maaf kepada Allah selain Allah mengampuninya." (HR Imam Tirmidzi).

Oleh karena itu, memahami langkah salat taubat, jumlah rakaatnya, serta angan setelah salat taubat menjadi perihal krusial bagi setiap Muslim. Bahkan, ibadah ini juga sering dilakukan pada malam hari berbarengan dengan ibadah sunnah lain seperti salat tahajud untuk memperbanyak istighfar kepada Allah SWT.

Kapan waktu salat taubat?

Banyak orang juga bertanya mengenai salat taubat berapa rakaat serta kapan waktu yang tepat untuk melaksanakannya. Bunda, memahami waktu salat taubat juga krusial agar ibadah ini dilakukan dengan lebih khusyuk.

Dalam kitab Perbaiki Sholatmu Niscaya Allah bakal Perbaiki Hidupmu karya Idris bin Umar, dijelaskan bahwa salat taubat merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan sebagai penyempurna taubat nasuha. Taubat nasuha sendiri berfaedah penyesalan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh serta diiringi tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan.

Pada dasarnya, waktu salat taubat tidak dibatasi secara unik lantaran ibadah ini bisa dikerjakan kapan saja ketika seseorang menyadari dosa yang telah diperbuat. Saat hati tersentuh untuk kembali kepada Allah, dianjurkan segera melaksanakan salat taubat lampau memanjatkan angan salat taubat tanpa menunda-nunda.

Meski demikian, sebagian ustadz menyebut waktu yang paling utama untuk melaksanakan salat taubat adalah pada sepertiga malam terakhir. Waktu tersebut dinilai sangat baik untuk memperbanyak angan salat taubat lantaran suasana lebih tenang dan diyakini sebagai saat yang mustajab untuk memohon maaf kepada Allah SWT.

Keutamaan salat taubat

Mengutip dari situs yang sama, terdapat sejumlah keistimewaan yang dapat diperoleh ketika seseorang melaksanakan salat taubat dengan penuh kesungguhan. Berikut beberapa keistimewaan salat taubat yang krusial untuk diketahui.

1. Memperkuat hubungan dengan Allah SWT

Melaksanakan salat taubat menjadi salah satu langkah bagi seorang Muslim untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui salat taubat yang dilakukan dengan hati tulus, hubungan spiritual dengan Allah dapat terasa lebih kuat dan menenangkan hati.

2. Membantu memperbaiki diri sendiri

Melaksanakan salat taubat dapat menjadi langkah krusial bagi Bunda yang mau memperbaiki diri setelah menyadari kesalahan yang pernah dilakukan. Melalui salat taubat, hati menjadi lebih peka terhadap dosa sehingga muncul kemauan kuat untuk meninggalkan perbuatan jelek dan menjalani hidup yang lebih baik.

3. Membantu memohon pembebasan dan penghapus dosa

Melaksanakan salat taubat dengan niat yang tulus menjadi salah satu ikhtiar seorang hamba untuk memohon maaf kepada Allah SWT. Ketika salat taubat dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, ibadah ini dapat menjadi jalan untuk menghapus dosa serta membantu seorang Muslim kembali kepada jalan yang lebih baik.

4. Mendapatkan ketenangan dan kedamaian

Melaksanakan salat taubat dengan penuh kesungguhan dapat menghadirkan ketenangan di dalam hati. Setelah memohon maaf kepada Allah SWT melalui salat taubat, seseorang biasanya merasakan ketenangan dan kedamaian lantaran telah berupaya memperbaiki diri dari kesalahan yang pernah dilakukan.

5. Mendapatkan pahala

Melaksanakan salat taubat tidak hanya menjadi langkah memohon maaf kepada Allah, tetapi juga menghadirkan pahala bagi setiap hamba yang mengerjakannya dengan penuh kesungguhan. Setiap ibadah salat taubat yang dilakukan bakal dicatat sebagai kebaikan kebaikan oleh malaikat dan menjadi tambahan pahala di sisi Allah SWT.

6. Menjaga diri dari melakukan dosa yang sama di masa depan

Melaksanakan salat taubat dapat membantu seseorang lebih berhati-hati dalam menjaga sikap dan perbuatannya. Melalui salat taubat, hati menjadi lebih sadar sehingga Bunda dapat mengendalikan diri agar tidak kembali terjerumus pada dosa yang sama di kemudian hari.

Bacaan niat salat taubat

Sebelum memulai salat taubat, Bunda dianjurkan terlebih dulu menghadirkan niat di dalam hati sebagai corak kesungguhan untuk memohon maaf kepada Allah SWT. Niat ini menjadi langkah awal yang menegaskan bahwa salat taubat dilakukan semata-mata untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Dalam kitab Panduan Shalat untuk Wanita yang ditulis Ria Khoerunnisa, dijelaskan referensi niat salat taubat dua rakaat yang dapat dibaca sebelum memulai ibadah tersebut. Berikut lafaz niatnya:

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .

Arab latin: Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat salat taubat dua raka'at lantaran Allah Ta'aalaa."

Tata langkah melakukan salat taubat

Sebelum melaksanakan salat taubat, krusial bagi Bunda untuk memahami terlebih dulu langkah-langkah pelaksanaannya agar ibadah dapat dilakukan dengan benar. Dengan mengetahui langkah salat taubat, Bunda bisa menjalankannya dengan lebih intens dan penuh kesadaran untuk memohon maaf kepada Allah SWT.

Dilansir dari kitab Panduan Shalat Untuk Wanita: Panduan Bersuci untuk salat oleh Ria Khoirunnisa S.Pd dan Ebook 10 Dosa Besar oleh Hamba Allah, terdapat beberapa tahapan yang perlu diperhatikan saat melaksanakan salat taubat. Termasuk di dalamnya memahami referensi salat taubat rakaat pertama dan kedua yang dibaca selama menjalankan ibadah tersebut.

1. Melakukan wudhu secara sempurna sesuai sunnah serta tata langkah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebelum melaksanakan salat.

2. Salat taubat dikerjakan sebanyak dua rakaat sebagaimana salat sunnah pada umumnya, namun diawali dengan membaca niat unik untuk melaksanakan salat taubat seperti berikut:

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: "Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Saya niat salat taubat dua rakaat lillahi ta'aalaa.”

3. Shalat taubat dilakukan secara berdikari alias sendirian. 

4. Pada dasarnya, salat taubat tidak mempunyai referensi unik lantaran tata caranya nyaris sama dengan salat sunnah pada umumnya. Namun, sebagian ustadz menganjurkan membaca Surah Al-Kaafirun sebagai referensi salat taubat rakaat pertama dan Surah Al-Ikhlash pada rakaat kedua ketika membaca surah pendek.

5. Ibadah shalat taubat dapat dikerjakan kapan saja, namun lebih dianjurkan untuk dilaksanakan pada waktu malam hari agar lebih intens dalam memohon maaf kepada Allah SWT.

6. Salat taubat dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal enam rakaat, dengan penyelenggaraan dua rakaat setiap salam sebagaimana tata langkah umum salat sunnah yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

7. Mata tetap terbuka dan berupaya khusyu

8. Saat berada dalam posisi sujud, Bunda dapat memanfaatkan momen tersebut untuk bermuhasabah dan mengakui kesalahan yang pernah dilakukan di hadapan Allah SWT. Sebutkan dosa-dosa yang diingat sembari memohon maaf dengan penuh kerendahan hati.

Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abu Hurairah berikut:

أَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ العَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُعَاءَ

Artinya: "Keadaan seorang hamba paling dekat dengan rabbnya adalah ketika dia sedang bersujud, maka perbanyaklah bermohon saat itu." (HR Muslim).

9. Setelah menunaikan salat taubat, Bunda dianjurkan untuk memperbanyak istighfar sebagai corak permohonan maaf kepada Allah SWT.

Adakah perbedaan langkah salat taubat untuk wanita dan laki-laki?

Bunda, pada dasarnya, salat taubat mempunyai tata langkah yang sama baik bagi laki-laki maupun perempuan. Dalam praktiknya, langkah salat taubat dilakukan dengan dua rakaat serta mengikuti rukun dan aktivitas salat seperti pada salat sunnah lainnya.

Perbedaan yang ada lebih berangkaian dengan patokan fikih, terutama mengenai batas aurat dan sikap tubuh saat salat. Dalam langkah salat taubat untuk perempuan, seluruh tubuh wajib tertutup selain wajah dan telapak tangan, sementara laki-laki cukup menutup area antara pusar hingga lutut.

Selain itu, terdapat perbedaan pada posisi tubuh ketika salat agar lebih sesuai dengan etika masing-masing. Laki-laki dianjurkan merenggangkan siku dan paha saat sujud, sedangkan dalam langkah salat taubat untuk wanita disunnahkan merapatkan tubuh serta melirihkan bunyi referensi agar lebih menjaga kesopanan dalam beribadah.

Doa setelah salat taubat

Setelah menyelesaikan salat taubat, Bunda dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon maaf kepada Allah SWT dengan penuh kerendahan hati. Berikut ini angan setelah salat taubat dan berambisi agar dosa-dosa yang telah lampau diampuni dan diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Beristighfar lampau membaca angan setelah salat taubat yang berbunyi:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْم الَّذِي لَا إِلهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Arab latin: Astaghfirullaahal'adziim, alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaiih.

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Dzat yang tiada Tuhan selain Engkau Yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri. Aku bertaubat kepada-Mu,”

Setelah itu dilanjutkan dengan membaca:

اللّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لآاِلهَ اِلَّااَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَناَ عَبْدُكَ وَأَناَ عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوْذُ بِكَ من شَرِّمَاصَنَعْتَ. اَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَي وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لاَيَغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلاَّ اَنْتَ

Arab latin: Allahumma anta rabii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu a'uudzubika min syarri maa shana'tu. Abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang layak disembah selain Engkau, Engkaulah yang menjadikan saya dan saya adalah hamba-Mu, dan saya dalam ketentuan dan janji-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku dan saya mengakui atas dosaku, maka ampunilah aku, lantaran hanya Engkaulah yang dapat memberikan pembebasan wahai Tuhanku, sesungguhnya saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah saya perbuat,”

Zikir setelah salat taubat

Setelah membaca angan salat taubat, Bunda juga dapat melanjutkannya dengan mengamalkan dzikir sebagai corak permohonan maaf kepada Allah SWT. Mengacu pada kitab Hidup Tanpa Masalah karya H.M. Amrin Ra'uf, terdapat beberapa referensi dzikir yang dianjurkan untuk dibaca setelah melaksanakan salat taubat.

1. Istighfar 1000 Kali

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمِ

Arab latin: Astaghfirullaahal 'azhiim.

Artinya: "Aku memohon maaf kepada Allah Yang Maha Agung."

2. Ya Tawwaab 440 Kali

يا تَوَّابُ

Arab latin: Yaa Tawwab.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Menerima Taubat."

3. Yaa 'Afuwwu 187 Kali

يَا عَفُوٌّ

Arab latin: Yaa 'Afuwwu.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pemaaf."

4. Ya Haadi 251 Kali

يَا هَادِى

Arab latin: Ya Haadi.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Pemberi.”

5. Yaa Bashiir 333 Kali

يَا بَصَيْرُ

Arab latin: Yaa Bashiir.

Artinya: "Wahai Dzat Yang Maha Melihat.”

Bunda, itulah penjelasan komplit mengenai salat taubat, mulai dari niat, waktu pelaksanaan, hingga angan yang dapat diamalkan setelahnya. Semoga dengan memahami dan mengamalkan salat taubat, kita semua dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperoleh pembebasan atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya