The Fed: Kami Belum Bisa Memastikan Kapan Suku Bunga Dipangkas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Dalam pidato terbaru, Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell membahas kondisi ekonomi AS saat ini. Laporan nan dipaparkan oleh Powell meliputi tingkat pengangguran, inflasi, dan rencana kebijakan moneter ke depan.

Pidato ini dirangkum oleh analis mata uang digital berjulukan samaran Seth di platform X. Berikut poin-poin utama dari pidato Ketua The FED:

1. Tingkat Pengangguran

Data tingkat pengangguran menunjukkan nomor nan lebih tinggi dari perkiraan, tetapi tetap rendah di 4 persen. FED terus memantau perkembangan ini dengan cermat, lantaran menjaga tingkat pengangguran nan rendah adalah salah satu tujuan utama mereka.

2. Tingkat Inflasi

Meskipun inflasi telah menurun, tetap lebih tinggi dari nan diinginkan. Powell menekankan bahwa inflasi memberatkan masyarakat dan tujuan FED adalah mencapai inflasi nan stabil di nomor 2 persen.

3. Pemotongan Suku Bunga

Powell menjelaskan bahwa memotong suku kembang terlalu sigap alias terlalu banyak bisa membikin inflasi naik lagi. Namun, jika terlalu lambat, bisa berakibat jelek pada pasar kerja. Oleh lantaran itu, keputusan suku kembang bakal berjuntai pada info ekonomi terbaru.

4. Pendekatan Berdasarkan Data

FED tidak dapat menjanjikan apa-apa saat ini dan bakal menunggu info ekonomi lebih lanjut sebelum membikin keputusan. Mereka berupaya untuk mencapai dua tujuan utama: tingkat pengangguran rendah dan inflasi yang stabil.

5. Stabilitas Harga

Menjaga nilai tetap stabil sangat krusial untuk ekonomi. Tugas utama FED adalah melayani masyarakat Amerika dan upaya di AS dengan menjaga lingkungan ekonomi nan stabil.

Powell menyambut baik laporan terbaru tentang inflasi nan menunjukkan nomor 3,3 persen. Namun, dia menekankan bahwa interpretasi info kudu hati-hati dan keputusan di masa depan bakal didasarkan pada info nan masuk.

7. Potensi Pemotongan Suku Bunga di Masa Depan

Ketika ditanya tentang kemungkinan pemotongan suku kembang tahun ini, Powell mengatakan bahwa mereka bakal berjuntai pada info ekonomi ke depan dan tidak mau memperkirakan tentang keputusan di masa depan.

#FOMC
A Summary of 🇺🇸 FED Chair speech:

– Unemployment rate came in higher than expected but remains low at 4%

– Inflation Rate came down but are still higher than what we want. Inflation is a hardship for the people and we want it to be sustainable at 2%. 2% is the GOAL!

-… https://t.co/0NutwhTOWo pic.twitter.com/DHeeuQ0rA7

— Seth (@seth_fin) June 12, 2024

Apa Dampak Pada Aset Kripto?

Sementara itu melansir dari Dailycoin.com, pada hari Rabu, (12/6/2024) The Fed mengadakan pertemuan kebijakan keempat tahun ini dan memutuskan secara bulat untuk mempertahankan suku kembang dalam kisaran 5,25 persen hingga 5,5 persen. Keputusan ini konsisten dengan strategi sejak Juli 2023 untuk menangani inflasi tinggi dan secara berjenjang menurunkannya ke sasaran 2 persen.

Ketidakpastian dan kurangnya tindakan tegas dari FOMC telah menciptakan gelombang kejutan di pasar kripto, nan meningkatkan volatilitas dan likuidasi nan signifikan.

Dalam dua hari terakhir, pasar mata uang digital mengalami likuidasi nyaris US$ 400 juta. Bitcoin, nan sebelumnya naik hingga US$ 70.000 pada hari Selasa, turun menjadi US$ 66.000. Penurunan tersebut kemungkinan merupakan reaksi terhadap keragu-raguan FOMC untuk memotong suku bunga.

Di sisi lain, Ethereum juga jatuh dari US$ 3.700 menjadi US$ 3.400. Altcoin lainnya seperti Cardano, Solana dan Ripple juga mengalami penurunan setidaknya 8 persen.

Meskipun ada kenaikan singkat dari laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS nan menunjukkan peningkatan 3,3 persen pada bulan Mei (dibandingkan dengan perkiraan 3,4 persen), pasar dengan sigap kembali ke level awalnya.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis