Tiga Sifat Yang Dicintai Allah Swt

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Allah menyukai setiap Muslim nan beragama lantaran ketaatan adalah bukti ketaatan dan pengabdian mereka kepada Allah. Iman tidak hanya mencakup kepercayaan, tetapi juga kekuatan nan mendorong seseorang untuk bertindak sesuai dengan aliran kepercayaan dan nilai-nilai moral nan ditetapkan oleh Islam.

Beberapa kali Allah memerintahkan dalam Alquran kepada setiap Muslim untuk menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Setiap Muslim nan menjalankan perintah Allah dengan baik, maka bakal mendapatkan keberkahan dalam hidupnya dan disenangi oleh Allah SWT. 

Salah satunya Surat Ali Imran nan menggambarkan sifat-sifat Muslim nan dicintai Allah. 

Pertama, orang-orang nan bertakwa

Takwa kepada Allah adalah kesadaran dan kepatuhan kepada-Nya dalam semua aspek kehidupan. Contohnya bisa ditemukan dalam tindakan sehari-hari. Seperti menjaga kesucian hati dan pikiran dalam setiap langkah nan diambil.

Allah berfirman dalam Surat Ali-Imran ayat 76 nan berbunyi:

مَنْ اَوْفٰى بِعَهْدِهٖ وَاتَّقٰى فَاِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِيْنَ

Siapa nan menepati janji dan bertakwa, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang nan bertakwa. (QS. Al-Imran: 76). 

Kedua, orang nan sabar alias sabar

Sabar adalah keahlian untuk menahan diri dari bereaksi secara negatif terhadap situasi nan susah alias tidak menguntungkan. Sementara sabar adalah keahlian untuk tetap teguh dan memperkuat di tengah cobaan.

Misalnya dalam kisah Nabi Ayub. Dia menghadapi ujian besar dalam corak penyakit dan kehilangan harta, namun dia tetap sabar dan tabah, mempertahankan imannya pada Allah.

Dalam Surat Ali-Imran ayat 146 dijelaskan bahwa Allah mencintai orang-orang nan sabar. 

وَهَنُوْا لِمَآ اَصَابَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَمَا ضَعُفُوْا وَمَا اسْتَكَانُوْاۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِيْنَ

Mereka tidak (menjadi) lemah lantaran musibah nan menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah mencintai orang-orang nan sabar. (QS. Ali-Imran: 146).

Ketiga, orang nan bertawakal

Dalam mencari pekerjaan, seseorang bisa mengirimkan banyak aplikasi dan melakukan wawancara dengan tekun. Namun pada saat nan sama mereka juga tawakal bahwa pekerjaan nan terbaik bakal diberikan kepada mereka oleh Allah.

Perilaku tersebut dinamakan sebagai tawakal ialah mempunyai kepercayaan sepenuh hati bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah. 

Oleh lantaran itu, Allah menyukai setiap Muslim nan bertawakal sesuai dengan firmannya nan berbunyi:

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang nan bertawakal kepada-Nya. (QS. Ali-Imran: 159).

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam