Tips Aman Anak Duduk Di Car Seat Saat Perjalanan Mudik Menurut Dokter

Mar 08, 2026 10:20 AM - 1 bulan yang lalu 23702

Jakarta -

Membawa Si Kecil saat mudik Lebaran mungkin bisa terasa merepotkan, apalagi jika ini menjadi pengalaman pertama bagi Bunda. Dalam perihal ini, kita tetap bisa membikin perjalanan nyaman untuknya.

Kalau dipersiapkan dengan baik, perjalanan mudik dengan Si Kecil tetap bisa menyenangkan. Bunda juga bisa lebih santuy sembari memastikan anak kondusif di car seat.

Bicara soal car seat, seorang Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Jakarta, dr. Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K, menjelaskan bahwa penggunaan car seat sebenarnya cukup kondusif untuk anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Kalau di car seat, menurut saya sudah lumayan aman, lantaran ruang geraknya lebih banyak dan mobilisasinya lebih oke dibandingkan dengan orang dewasa yang ruang geraknya terbatas, apalagi jika mobilnya kecil," katanya saat berbincang berbareng OMRON Healthcare Indonesia.

Menurutnya, selama anak merasa nyaman, tidak pusing alias nyeri di bagian tertentu, perjalanan semestinya aman. Oleh lantaran itu, Bunda bisa lebih tenang selama perjalanan mudik.

"Selama anak nyaman dan tidak merasa pusing alias nyeri di bagian tertentu, semestinya tidak masalah," lanjutnya.

Lalu, sebenarnya saat perjalanan, apakah ada batas tertentu mengenai berapa lama anak boleh duduk di car seat? Terlebih lagi jika jarak perjalanan mudik Bunda dan family cukup jauh.

Selama perjalanan mudik, anak yang duduk di car seat sebenarnya bisa lebih elastis dari yang kita kira, Bunda. Menurut dr. Ega, tidak ada patokan soal berapa lama Si Kecil kudu duduk.

"Soal lama duduk, tidak ada batas jam tertentu. Tidak ada juga patokan medis unik mengenai berapa lama anak kudu duduk di car seat," tuturnya.

Kalau anak mulai terlihat jenuh alias gelisah, Bunda tidak perlu langsung khawatir, ya. Hal ini normal lantaran setiap anak punya tingkat kenyamanan dan langkah menyesuaikan diri yang berbeda-beda.

"Kalau anak bosan, memang boleh dilepas dari car seat. Sebenarnya, anak itu memang perlu rehat saat duduk di car seat," ungkap dr. Ega.

Bunda bisa memanfaatkan waktu berakhir di rest area namalain tempat rehat untuk membikin anak lebih leluasa bergerak. Selain memberi kesempatan untuk stretching, anak juga bisa sekadar berjalan-jalan sejenak agar lebih segar sebelum melanjutkan perjalanan.

"Biasanya saya sarankan berakhir di rest area (Tempat istirahat) sekitar separuh jam sampai satu jam sebelum melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Nah yang paling penting, Bunda tetap bisa perhatikan mobilitas anak saat duduk di car seat. Pastikan anak punya cukup ruang untuk menggerakkan tangan, kaki, dan tubuhnya agar tidak sigap pegal alias merasa tidak nyaman selama duduk.

"Nah yang paling krusial adalah mobilitas anak, ruang geraknya tetap cukup dan dia bisa bergerak dengan nyaman," kata dr. Ega.

"Untuk anak di bawah lima tahun, selama ruang geraknya tetap aman, berapa jam duduk pun tidak masalah," pungkasnya.

Pastikan anak tidak dehidrasi saat perjalanan mudik

Ketika perjalanan mudik, kebutuhan air anak sebaiknya tetap terpenuhi ya, Bunda. Orang tua perlu memastikan Si Kecil minum cukup air agar tetap nyaman dan tidak dehidrasi.

"Anak juga jangan sampai dehidrasi. Pastikan cukup minum air putih, dan selama perjalanan sediakan air mineral, bukan air manis alias gula," tutur dr. Ega.

Memberikan minum secara rutin sebaiknya dijadikan kebiasaan selama perjalanan. Terutama untuk anak kecil, Bunda bisa menyiapkan air minum setiap satu jam agar tubuhnya tetap terhidrasi dengan baik.

"Kalau perlu, berikan minum satu jam sekali. Untuk anak mini yang tetap memakai popok, siapkan juga popok agar perjalanan tetap nyaman," ungkapnya.

Selain memberikan minum, kenyamanan anak saat duduk di car seat juga krusial diperhatikan. Anak yang duduk nyaman bakal lebih tenang, tidak mudah rewel, dan perjalanan pun terasa lebih lancar.

"Setiap anak berbeda, jadi orang tua cukup memastikan anak nyaman, tidak dehidrasi, dan diberi kesempatan untuk bergerak saat istirahat," ungkapnya.

Bunda juga perlu memperhatikan tanda-tanda jika anak mulai bosan. Berhenti sejenak di rest area bakal memberi kesempatan Si Kecil bergerak, meregangkan tubuh, dan kembali nyaman untuk melanjutkan perjalanan.

"Mengenai jenuh alias tidak, itu tergantung anaknya sendiri. Setiap anak berbeda, jadi orang tua cukup memastikan anak nyaman, tidak dehidrasi, dan diberi kesempatan untuk bergerak saat istirahat," ujar dr. Ega.

Itulah penjelasan komplit mengenai tips kondusif agar anak tetap nyaman duduk di car seat selama perjalanan mudik menurut penjelasan dokter. Semoga bisa membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya