Trader Senior Bagikan Perkiraan Terkait Kenaikan Harga Bitcoin Hingga Lebih Dari Us$ 100.000 

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Euforia atas berhasilnya Bitcoin (BTC) mencapai kisaran US$ 72.000 tetap terasa hingga saat ini. Namun di satu sisi, tidak sedikit para penanammodal alias trader nan bersiap bakal adanya pullback alias koreksi. Pasalnya, meski dalam siklus bullish, pasti bakal ada koreksi nan terjadi khususnya dalam jangjka pendek.

Dalam kajian terbaru nan dilakukan oleh trader senior dengan nama samaran Mind Trader, perkiraan nilai Bitcoin (BTC) bakal mencapai nomor nan lebih tinggi.

Dalam pemaparannya di platform X, Mind Trader menjelaskan bahwa garis tren dari dua posisi puncak sebelumnya menunjukkan bahwa Bitcoin kemungkinan bakal mencapai kisaran antara US$ 100.000 hingga US$ 120.000. 

“Garis tren dari dua nilai tertinggi terakhir sekarang ditutup pada level US$ 100.000 – US$ 120.000, dan level ekstensi Fibonacci 1.618 juga menunjukkan sasaran US$ 110.000,” ungkap Mind Trader.

Berdasarkan info diagram nan dia bagikan, meskipun nilai Bitcoin bisa saja lebih tinggi dari $120.000, konsentrasi utama sekarang adalah mencapai sasaran awal, ialah US$ 100.000 hingga US$ 120.000. Meski begitu, salah satu perihal nan disoroti oleh Mind Trader adalah volume perdagangan Bitcoin tetap rendah dibandingkan dengan masa pasar nan bullish sebelumnya. 

“Meskipun begitu, jika semakin banyak orang nan mau membeli Bitcoin lantaran takut ketinggalan (FOMO), nilai bisa saja naik lebih tinggi dari nan diproyeksikan,” ujarnya.

#BTC: The Trend line from last two high now closing at $100K-$120K level and Fibonacci 1.618 extension level also indicated a sasaran of $110K. Volume still very low compare to last two Bull market, so if FOMO kicks in we may see a much higher level than $120K but right now we… pic.twitter.com/kNfCb5eIY2

— Mind Trader (@mindandtrading) March 11, 2024

Apakah Ada Potensi Penuranan Jangka Pendek?

Dalam laporan terbaru dari akun X berjulukan Daily Crypto Trading, para trader dihimbau untuk tetap waspada terhadap pergerakan nilai Bitcoin dalam jangka pendek. Hal ini, lantaran berasas kajian nan dilakukan, menunjukkan hasil adanya tanda-tanda nan mengindikasikan kemungkinan penurunan tajam dalam waktu dekat.

Menurut Daily Crypto Trading, terjadi penurunan volume pada diagram 1 hari (Time Frame) sementara tindakan nilai (price action) meningkat. Ini adalah divergensi bearish, dan parameter RSI juga menunjukkan divergensi bearish. 

“Selain itu, Band Bollinger menunjukkan bahwa pasar mata uang digital sudah terlalu terkendala dan bisa mengalami penurunan tajam hingga ke kisaran US$ 63.000 hingga US$ 60.000,” pungkas Daily Crypto Trading.

Stay cautious with #bitcoin on the short term – Volume is dropping at the 1 day TF while price action is increasing. This is a bearish divergence, and we also have a bearish divergence at the RSI. The Bollinger Band shows we are overextended and can have a sharp drop to 63-60k.… pic.twitter.com/G0E29tj3dY

— Daily Crypto Trading (@DailyCryptoTrad) March 11, 2024

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis