Tuduhan Kriminal Sec Pada Kucoin Bikin Harga Bitcoin Drop, Ini Pendapat Para Ahli

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Kincaimedia – Baru-baru ini, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika tengah melayangkan tuduhan atas tindakan pidana kepada bursa mata uang digital KuCoin. Hal ini pun menjadi pembahasan tersendiri bagi para ahli, salah satunya adalah Michael van de Poppe nan menyatakan bahwa tuduhan terhadap KuCoin tersebut membikin nilai Bitcoin (BTC) sedikit turun.

Namun meskipun ada tuduhan itu, Poppe mengatakan bahwa KuCoin mungkin tidak terlalu berpengaruh besar di pasar. 

“Sejujurnya, KuCoin adalah pemain kecil, jadi dampaknya mungkin tidak begitu besar,” demikian kata Poppe dalam postingannya di media sosial X. 

Postingan Poppe tersebut juga memprediksi bahwa nilai Bitcoin bakal tetap stabil untuk sementara waktu, meskipun adanya tuduhan itu. 

“Saat ini, nilai Bitcoin bakal tetap stabil, lantaran kita sedang dalam pasar nan positif,” ujarnya. 

KuCoin being accused of criminal offenses, causing #Bitcoin to have a slight dip.

Honestly, KuCoin is a relatively small player to have any impact at all.

For now -> consolidation and sideways, range-bound price action on Bitcoin.

We're in a bull market. pic.twitter.com/GDUZfAlmOT

— Michaël van de Poppe (@CryptoMichNL) March 26, 2024

Sementara itu di sisi lain, seorang analis dengan nama samaran Jelle juga menyebut bahwa kekhawatiran muncul ketika nilai Bitcoin turun satu persen setelah pasar Amerika Serikat dibuka.

Namun sama dengan Poppe, meskipun terjadi penurunan akibat tudingan SEC pada KuCoin, Jelle menegaskan bahwa tidak perlu terlalu cemas selama nilai Bitcoin tetap di atas US$ 69.000. 

“Bahkan pada kerangka waktu nan lebih pendek, tidak ada argumen untuk cemas asal BTC tetap di atas US$ 69.000,” kata Jelle. 

Unggahan tersebut juga menyatakan optimisme, dengan menargetkan nilai Bitcoin mencapai US$ 82.000. 

“Saya memperkirakan Bitcoin bakal mencapai US$ 82.000 dari titik ini. Mari kita sorong harganya lebih tinggi,” pungkas Jelle.

Worry starting to hit the timeline as #Bitcoin drops a single percent after US markets opened.

Even on the lower-timeframes, there is very little reason to worry so long as BTC stays above $69,000.

I comberan my eyes on $82,000 from here.

Send it higher. pic.twitter.com/xwELUOnZgR

— Jelle (@CryptoJelleNL) March 26, 2024

Sebagai informasi, pemerintah Amerika Serikat telah menuduh bursa mata uang digital terkenal KuCoin dan dua pendirinya, Chun Gan dan Ke Tang, lantaran diduga melanggar izin anti pencucian duit (APU). Menurut pihak berkuasa AS, kedua pendiri tersebut menghadapi tuduhan serius termasuk persekongkolan untuk melanggar Undang-Undang Rahasia Bank AS dan mengoperasikan upaya pengiriman duit tanpa izin. Meskipun tuduhan ini serius, kedua pendiri belum ditangkap.

Melansir dari cryptoticker.io, Jaksa AS Damian Williams menegaskan bahwa KuCoin dan pendirinya sengaja menyembunyikan kebenaran bahwa banyak pengguna AS melakukan perdagangan di platform mereka. Pihak berkuasa juga menyatakan bahwa KuCoin memfasilitasi pengiriman lebih dari US$ 4 miliar dalam biaya mencurigakan dan pidana sembari menerima US$ 5 miliar dari operasinya di pasar keuangan.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis