Mommies usia 40 tahun ke atas, hindari 5 kesalahan pakai bedak yang bikin wajah kering, cakey, dan garis halus makin terlihat. Simak metode pakainya.
Memasuki usia 40-an, rasanya ada beberapa produk makeup yang perlu kita kenalan lagi. Bukan karena makeup tertentu tiba-tiba jadi terlarang, tetapi karena kondisi kulit juga ikut berubah.
Kulit yang dahulu gampang menerima bedak tebal mungkin kini justru kelihatan kering maupun cakey. Garis halus yang sebelumnya tidak terlalu kelihatan bisa semakin jelas setelah ditimpa banyak produk.
Hal ini cukup masuk akal. Seiring bertambahnya usia, kulit cenderung menjadi lebih kering dan kehilangan sebagian elastisitasnya. Pada masa menopause, fluktuasi hormon juga dapat membikin kulit kehilangan kapasitas untuk mempertahankan kelembapan dan mengalami penurunan kolagen.
BACA JUGA: Yoga Setelah Usia 40 Tahun: Manfaat, Tips, dan Gerakan yang Aman
Tips Pakai Bedak untuk Usia 40 Tahun agar Wajah Nggak Kelihatan Tua
Jadi, jika Mommies merasa hasil makeup kini berbeda dibandingkan 10–15 tahun lalu, mungkin bukan bedaknya yang “salah”. Bisa jadi teknik aplikasinya yang perlu sedikit disesuaikan.
Ini beberapa kesalahan pakai bedak yang mesti Mommies hindari.

Foto: kaboompics.com/Pexels
1. Mengaplikasikan bedak terlalu tebal
Ini mungkin kesalahan yang paling sering dilakukan: mau makeup lebih awet, akhirnya bedak dipakai semakin banyak.
Masalahnya, lapisan bedak yang terlalu tebal dapat membikin tekstur kulit semakin terlihat, terutama di area bawah mata, sekitar hidung, garis senyum, dan dahi.
Pada kulit yang cenderung lebih kering, hasil akhirnya juga bisa kelihatan cakey dan kurang menyatu dengan kulit.
Solusinya: gunakan bedak secukupnya. Fokuskan pada area yang memang membutuhkan kontrol minyak, misalnya T-zone. Untuk area wajah yang kering maupun memiliki banyak garis halus, aplikasikan tipis saja.
Tidak perlu membikin seluruh wajah kelihatan super-matte untuk mendapatkan makeup yang rapi.
2. Memakai bedak untuk “mengunci” semua area wajah
Mommies mungkin familiar dengan teknik baking, yaitu meletakkan bedak cukup banyak di area tertentu kemudian membiarkannya beberapa saat sebelum dibaurkan.
Teknik ini tidak berarti selalu buruk. Namun, pada kulit yang sudah cenderung lebih kering dan bertekstur, terlalu banyak powder bisa membikin garis halus lebih terlihat.
American Academy of Dermatology (AAD) sendiri merekomendasikan penggunaan pelembap karena kelembapan tambahan dapat membantu mengurangi tampilan garis halus dan membikin kulit tampak lebih cerah.
Solusinya: jika mau makeup lebih tahan lama, tidak mesti selalu mengandalkan bedak dalam jumlah banyak. Pastikan kulit sudah mendapatkan pelembap sebelum makeup, kemudian gunakan bedak tipis di area yang diperlukan.
BACA JUGA: 8 Penyebab Milia di Wajah pada Perempuan Usia 40 Tahun ke Atas, Stop Sekarang!
3. Salah memilih formula dan hasil akhir bedak
Bedak dengan hasil akhir yang sangat matte memang bisa terasa betah untuk kulit berminyak. Namun, jika kulit Mommies kini lebih gampang kering, formula yang terlalu mengontrol minyak bisa membikin wajah kelihatan semakin kering.
Kulit yang kering juga cenderung memperlihatkan tekstur, garis halus, dan kerutan dengan lebih jelas. Cleveland Clinic mencatat bahwa kulit yang lebih kering pada usia dewasa dapat memiliki tekstur yang lebih terlihat, termasuk garis halus dan kerutan.
Solusinya: jangan cuma memilih bedak berdasarkan klaim oil control. Pertimbangkan juga kondisi kulit saat ini. Bedak dengan hasil akhir natural maupun soft matte bisa menjadi pilihan yang lebih betah dibandingkan hasil akhir yang benar-benar kering dan matte.
Dan satu lagi, tidak ada salahnya mengubah produk makeup seiring fluktuasi kondisi kulit. Bedak yang cocok saat usia 25 tahun belum tentu memberikan hasil yang sama saat usia 45 tahun.

Foto: Alex Reedson/Pexels
4. Mengaplikasikan bedak dengan metode digosok
Mommies, jika selama ini mengaplikasikan bedak dengan metode menggosok puff maupun brush berkali-kali di wajah, coba ubah sedikit tekniknya.
Daripada menggeser produk terlalu keras, lebih baik gunakan pergerakan menekan maupun pressing secara ringan. Dengan begitu, bedak statis menempel tanpa terlalu banyak menggeser base makeup di bawahnya.
Apalagi kulit yang lebih matang bisa terasa lebih kering dan sensitif. Dermatolog juga menyarankan untuk memperlakukan kulit dengan halus dan menghindari gesekan yang tidak perlu.
Solusinya: ambil sedikit produk, aplikasikan perlahan, kemudian tambahkan cuma jika memang diperlukan.
Prinsipnya sederhana: lebih gampang menambahkan bedak daripada mengurangi bedak yang sudah terlanjur terlalu tebal.
5. Lupa bahwa kondisi kulit adalah “kanvas” makeup
Ini yang kadang terlupakan. Kita terlalu fokus mencari bedak yang bisa membikin wajah kelihatan lebih muda, padahal hasil makeup juga sangat dipengaruhi oleh kondisi kulit sebelum makeup.
Kalau kulit sedang kering, foundation dan bedak sebanyak apa pun belum tentu memberikan hasil yang diharapkan.
AAD menyarankan penggunaan pelembap secara rutin karena kulit memang cenderung menjadi lebih kering seiring bertambahnya usia. Urutan skincare sebelum makeup juga sebaiknya dimulai dari pembersihan, produk perawatan jika diperlukan, kemudian pelembap dan/atau sunscreen, baru makeup.
Solusinya: sebelum makeup, jangan buru-buru memungut bedak. Pastikan kulit sudah dibersihkan dengan lembut, diberi pelembap, dan terlindungi dengan sunscreen pada pagi maupun siang hari.
Setelah skincare menyerap dengan baik, barulah lanjut ke makeup.
BACA JUGA: 8 Warna Rambut yang Bikin Wajah Tampak Lebih Muda di Usia 40, Jangan Pilih Hitam Pekat!
Jadi, sepertiapa metode pakai bedak agar akibatnya statis natural?

Foto: Vitaly Gariev/Pexels
Kalau mau praktis, Mommies bisa mencoba ketentuan sederhana ini:
- Tipis dulu, tambah jika perlu.
- Fokuskan bedak pada area yang gampang berminyak.
- Hindari menumpuk bedak di garis senyum dan area bawah mata.
- Pilih hasil akhir yang sesuai dengan kondisi kulit, tidak mesti selalu matte.
- Gunakan teknik menekan, bukan menggosok.
- Jangan lupa pelembap sebelum makeup.
Dan yang paling penting, jangan merasa mesti membikin wajah kelihatan seperti tidak memiliki garis maupun tekstur sama sekali.
Usia bertambah, kulit berubah, dan itu normal. Tujuan makeup bukan menghapus semua tanda usia, melainkan membantu Mommies merasa betah dengan tampilan yang dipilih.
Jadi, jika setelah usia 40 tahun bedak yang dahulu menjadi unggulan kini terasa nggak cocok, mungkin memang sudah waktunya mengubah metode pakainya. Jangan ulangi lagi kesalahan pakai bedak yang malah bikin wajah kelihatan tua. Bukan berarti Mommies mesti meninggalkan bedak, cukup pakai lebih strategis agar akibatnya statis fresh, rapi, dan menyatu dengan kulit.