Jakarta -
Kisah apes menimpa laki-laki China bermarga Shou belum lama ini. Pria asal Provinsi Zhejiang, China Timur, ini secara tidak sengaja kehilangan sedotan emas senilai 100.000 yuan alias sekitar Rp232 juta.
Dilansir laman South China Morning Post (SCMP), kisah Shou menjadi viral lantaran dia menghubungi polisi untuk mencari sedotan emas tersebut, Bunda. Ia meminta support polisi lantaran takut dimarahi istrinya.
Cerita apes Shou bermulai saat dia sedang mengendarai sepeda listriknya di malam hari untuk pulang ke rumah. Saat itu, Shou menyimpan sedotan emas di saku celananya.
Ketika melewati lubang selokan yang bergelombang, sedotan itu keluar dari saku dan terjatuh. Shou panik dan menghabiskan waktu satu jam untuk mencari sedotan tersebut. Namun, dia tak kunjung sukses hingga akhirnya menghubungi polisi.
Dua petugas polisi yang tiba di tempat kejadian terkejut saat mengetahui bahwa Shou meminta mereka mencari sedotan emas dengan berat sekitar 100 gram. Petugas polisi akhirnya menemukan sedotan tersebut dengan menggunakan senter. Sedotan emas itu ditemukan tergeletak di trotoar sekitar 100 meter dari lubang selokan.
Shou sangat senang lantaran sedotan emasnya bisa ditemukan. Ia lega lantaran bisa kembali pulang tanpa kudu takut dimarahi istrinya, Bunda.
"Sekarang istri saya tidak bakal menghukum saya dengan meminta saya berlutut di atas papan cuci pakaian," kata Shou.
Di China, istilah 'berlutut di atas papan cuci pakaian' adalah unggapan lawakyang umum digunakan untuk menggambarkan seorang istri yang menghukum suaminya.
Sedotan emas dirancang unik dan dibeli dengan nilai Rp232 Juta
Shou mengatakan dia menggunakan sedotan emas tersebut untuk menikmati minuman favoritnya, milktea. Shou juga mempunyai sedotan perak di rumahnya.
Setelah kejadian yang terjadi, sedotan emas tersebut rusak dan Shou memutuskan untuk melelehkannya. Namun, dia berencana bakal membuatnya lagi di musim panas mendatang, tetapi tidak bakal menyimpan di sakunya lagi.
Sedotan emas milik Shou ini memang dirancang unik untuk menyeruput minuman milktea. Menurut kreator sedotan, Shou bayar sekitar 90.000 yuan untuk membuatnya. Berkat nilai emas yang melonjak naik lebih dari 10 persen hanya dalam sebulan, sedotan tersebut sekarang berbobot 100.000 yuan alias sekitar Rp232 juta.
Dalam beberapa tahun terakhir, perhiasan emas semakin terkenal di kalangan anak muda di China lantaran dianggap bagus dan merupakan investasi yang baik. Namun, lantaran nilai logam mulia naik lebih dari 60 persen tahun ini, banyak orang memilih untuk mempunyai perhiasan yang terbuat dari emas yang sudah mereka miliki dibandingkan kudu membeli aksesori emas yang baru.
Viralnya kisah Shou yang kehilangan sedotan emas banyak menuai komentar dari netizen di media sosial. Beberapa di antaranya heran dengan tindakan Shou yang menyimpan peralatan berbobot di saku celananya.
"Dia menggunakan sedotan emas untuk minum milktea, tetapi tetap mengendarai sepeda listrik," tulis seorang netizen.
"Saya tidak bakal mengambilnya apalagi jika saya melihatnya tergeletak di jalan. Itu lantaran saya tidak percaya sedotan bisa terbuat dari emas," ujar yang lain.
Demikian kisah viral laki-laki kehilangan sedotan emas berbobot ratusan juga.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·