Wahai Suami Sayangilah Istri, Jangan Sampai Terhalang Menjadi Penghuni Surga

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA — Tindakan sehari-hari dalam mengarungi hubungan suami istri bisa berakibat besar nan apalagi membawa seseorang ke surga alias neraka. Karena itu, ada sejumlah perilaku nan dapat menghalangi seorang suami untuk mencapai surga, terutama jika melibatkan perlakuan buruknya terhadap istri.

Salah satu nan dapat menjadi penghalang adalah ketidakadilan dalam memperlakukan istri, baik secara bentuk maupun emosional. Perlakuan kasar, pengabaian, alias apalagi kekerasan terhadap istri dapat menyebabkan suami berdosa. Untuk itu, Islam menekankan pentingnya perlakuan nan baik terhadap pasangan hidup.

Mubaligh Mesir, Syekh Muhammad Abu Bakar memaparkan, seorang suami patut memperhatikan beberapa perilakunya kepada istri. Perilaku inilah nan membuatnya terhalang menjadi penunggu surga.

Perbuatan tersebut adalah menghina alias merendahkan istri, memutus hubungan kekerabatan, mencegah istri mendatangi keluarganya, melalaikan hak-haknya, lalai menafkahinya, dan perbuatan jelek lainnya."Istri tersebut bakal menjadi musuhmu di hadapan Allah, nan dapat mencegah suami masuk surga pada hari akhir kelak," jelas Syekh Abu Bakar, seperti dikutip dari Masrawy.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Pria mukmin tidak boleh membenci wanita mukmin. Bila dia membenci suatu perilaku pada wanita tersebut, maka dia tentu menyukai perilakunya nan lain nan ada dalam diri wanita itu." (HR. Muslim)

Rasulullah SAW juga bersabda, "Sebaik-baik orang beragama adalah nan terbaik dalam akhlaknya. Dan sebaik-baik dari kalian, adalah orang-orang terpilih (secara akhlak) kepada para wanita."

Sebaliknya, seorang istri juga bisa terhalang memasuki surga ketika melakukan perbuatan jelek kepada suami. Perbuatan ini, antara lain, tidak memperhatikan suami, membicarakan kejelekan alias rahasia suami kepada orang lain, melakukan perbuatan jelek kepada anak-anaknya, selalu menunda-nunda, selalu membikin pembenaran, dan menelantarkan suami serta anak-anaknya.

Terhadap istri nan demikian, pada Hari Kiamat kelak, suaminya bakal menjadi musuh di hadapan Allah SWT. Syekh Abu Bakar juga memberi nasihat kepada para orang tua agar senantiasa agar memperlakukan anaknya dengan adil. Artinya, tidak membeda-bedakan antara satu anak dengan anaknya nan lain.

Bentuk membeda-bedakan ini bisa dalam perihal pembagian warisan dan memberi kasih sayang. Ketika orang tua melakukan perihal nan tidak baik kepada anak-anaknya, maka anak itu bakal menjadi musuh bagi orang tuanya di hari hariakhir nanti."Mungkin saja, melalui anak (yang tidak diperlakukan dengan baik), seorang ayah bakal dijerumuskan ke dalam neraka," paparnya.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam