Waktu Terbaik Baca Alquran Usai Shalat Subuh, Ini Alasannya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Alquran adalah petunjuk universal bagi seluruh umat manusia hingga hari hariakhir kelak. Umat Islam meyakini dengan sepenuh hati, kitab Allah ini adalah sinar nan menerangi jalan kehidupan.

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Bacalah Alquran. Sebab, dia bakal datang pada hari hariakhir sebagai pembela (pemberi syafaat) bagi orang nan mempelajari dan menaatinya” (HR Muslim). Rasulullah SAW juga berpesan, “Sebaik-baik kalian adalah nan belajar Alquran dan mengajarkannya.”

Membaca Alquran dianjurkan pada setiap waktu. Namun, waktu terbaik untuk membaca kitab suci tersebut, antara lain, adalah pada subuh.

Hal ini dianjurkan antara lain oleh Syekh Dr Aidh bin Abdullah al-Qarni, seperti dikutip dalam kitab berjudul Durus al-Syaikh Aidh al-Qarni.

Rasulullah SAW pernah mengungkapkan bahwa shalat subuh adalah salah satu ibadah nan disaksikan oleh para malaikat. Beliau bersabda, nan artinya, "Dan para malaikat malam dan para malaikat siang bakal berkumpul dalam shalat subuh" (HR  Bukhari dari jalur Abu Hurairah RA).

Karena itu pula, Nabi SAW sangat berambisi agar umatnya memperpanjang referensi Alquran dalam waktu subuh. Dengan demikian, referensi ayat-ayat suci dapat disaksikan oleh para malaikat. Ingatlah bakal firman Allah SWT.

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوۡكِ الشَّمۡسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيۡلِ وَقُرۡاٰنَ الۡـفَجۡرِ‌ؕ اِنَّ قُرۡاٰنَ الۡـفَجۡرِ كَانَ مَشۡهُوۡدًا

Artinya, "Laksanakanlah shalat sejak mentari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula shalat) subuh. Sungguh, shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)" (QS al-Isra: 78).

Muhammad al-Muqoddam dalam kitabnya berjudul Limaadza Nusholli memberikan catatan atas ayat tersebut. Menurut dia, nan dimaksud "Qur'an al-fajri" adalah ayat Alquran nan dibaca pada waktu shalat subuh.

Nabi Muhammad SAW juga mengimbau umatnya agar berzikir setelah menunaikan shalat Subuh. Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian duduk, berzikir sampai mentari terbit, lampau shalat dua rakaat, itu seperti pahala haji dan umrah" (HR at-Tirmidzi dari Anas bin Malik).

Karena itu juga, membaca Alquran pada waktu fajar hingga mentari terbit menjadi argumen untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT, ialah seperti nan diberikan-Nya kepada jamaah haji dan umrah. Terlebih lagi, zikir terbaik adalah membaca Alquran.

Dengan doyan bertadarus, insya Allah, begitu banyak pahala bakal mengalir kepada diri kita. Besarnya ganjaran untuk mereka nan senang membaca Alquran dijelaskan oleh sebuah hadis.

Ibnu Mas'ud berbicara bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa nan membaca satu huruf dari Kitab Allah (Alquran ), dia bakal mendapatkan satu kebaikan nan nilainya sama dengan 10 kali ganjaran (pahala). Aku tidak mengatakan 'alif lam mim' itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf" (HR Tirmidzi).

Membaca Alquran kudu dilakukan dengan tartil, perlahan-lahan, dan sesuai dengan pengetahuan tajwid. Ibnu Mas'ud berkata, "Janganlah kalian membaca Alquran dengan banget perlahan seperti memungut buah kurma satu demi satu dan jangan pula membacanya dengan banget sigap seperti membaca syair. Namun, berhentilah pada keajaiban-keajaibannya dan resapilah dalam hati. Hendaklah perhatian kalian tidak terfokus pada akhir surah."

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam