Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Hasan dan Husein Sebelum Wafatnya

Intisari Islam oleh Waktu baca 2 menit 511x dilihat
Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Hasan dan Husein Sebelum Wafatnya

Bagikan Postingan

Kincai Media, Menjelang wafatnya, Sayidina Ali ibn Abi Thalib Radhiyallahu anhu menyampaikan sejumlah wasiat krusial kepada putranya, Hasan dan Husein. Ia berpesan agar keduanya senantiasa bertakwa kepada Allah SWT, tidak terlena mengejar kesenangan dunia, memihak orang-orang yang tertindas, serta mengamalkan apa yang terdapat dalam Kitabullah (Alquran) dan tidak takut terhadap hinaan dalam memihak kepercayaan Allah.

Dikisahkan Ahmad Abdul Al Al-Thahthawi dalam 150 Qishah min Hayati Ali ibn Abi Thalib, menjelang wafatnya Ali ibn Abi Thalib, dia memanggil Hasan dan Husein. Dia beramanat kepada keduanya, “Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah SWT, dan tidak mengejar kesenangan bumi walaupun dia datang mengejarmu."

"Janganlah pernah menyesali apa saja yang kalian telah korbankan. Berkatalah yang hak, sayangilah anak yatim, tolonglah orang yang kesusahan, beramallah untuk akhirat, jadikanlah diri kalian sebagai musuh para penindas dan penolong bagi orang-orang yang tertindas. Amalkanlah oleh kalian apa yang ada dalam Kitabullah dan janganlah takut hinaan dalam memihak kepercayaan Allah.”

Kemudian, Ali ibn Abi Thalib memandang Muhammad ibn Al Hanafiyyah dan berkata, “Apakah engkau sudah mengerti wasiatku kepada dua saudaramu?”

Muhammad ibn Al Hanafiyyah menjawab, “Ya.”

Ali ibn Abi Thalib berkata, “Sesungguhnya saya beramanat kepadamu dengan wasiat yang telah saya sampaikan untuk dua saudaramu, juga hendaknya engkau menghormati mereka, lantaran mereka mempunyai kewenangan yang sangat besar atasmu. Ikutilah keduanya, janganlah memutuskan sesuatu tanpa berembuk dengan keduanya.”

Ali ibn Abi Thalib berbicara lagi kepada Hasan dan Husein, “Aku wasiatkan agar kalian menjaganya (Muhammad ibn Al Hanafiyyah), lantaran dia adalah anak ayah kalian, dan kalian tahu bahwa ayah kalian sangat mencintainya.”

Ali ibn Abi Thalib berbicara kepada Hasan, “Wahai Anakku, saya wasiatkan kepadamu agar selalu bertakwa kepada Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, memperbagus wudhu, lantaran shalat tidak bakal sah tanpa bersuci, dan shalat tidak diterima dari orang yang enggan berzakat."

"Aku wasiatkan kepadamu untuk mengampuni kesalahan orang, menahan amarah, menyambungkan kekerabatan, bersikap santun terhadap orang bodoh, mendalami pengetahuan agama, meneliti suatu urusan sebelum bertindak, menjaga Alquran, melakukan baik dengan tetangga, dan amar ma'ruf nahi munkar (menyuruh kebaikan dan mencegah kejahatan).”

Artikel Lainnya Intisari Islam
↑
Close Right Ads
Close Left Ads