Waspada! Inilah Build Mganga Arena Of Valor Paling Sakit

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Hero Mganga Arena of Valor memerlukan komposisi build paling sakit untuk push rank. Dengan build nan tepat dan sakit, hero AoV tersebut bisa lebih mudah menyingkirkan musuh di arena battle.

Mganga AoV sendiri telah dikenal sebagai Sang Ahli Racun mematikan nan dibekali skill perseorangan menarik. Racunnya nan menyebalkan dapat melumpuhkan pergerakan musuh dan memberikan damage secara terus menerus.

Selain itu, hero mage Arena of Valor satu ini juga mempunyai keahlian crowd control dan burst damage nan luar biasa. Namun, untuk memaksimalkan potensi Mganga, pemilihan build nan tepat sangatlah krusial.

Lalu, seperti apa komposisi build mematikan Mganga AoV nan bakal membikin musuh sangat waspada? Untuk mengetahuinya, simaklah ulasan di bawah ini.

build-Mganga-Arena-of-Valor-paling-sakit

Komposisi Item nan Mematikan

Berith’s Agony

Item ini wajib hukumnya bagi Mganga AoV. Pasif unik Berith’s Agony, ialah Torment bakal membakar musuh nan terkena skill milik Mganga. Lalu, memberikan magic damage tambahan seiring waktu. Dengan pengaruh ini, racun Mganga bakal semakin mematikan.

Gilded Greaves

Sepatu ini bakal memberikan defense tambahan nan dibutuhkan Mganga untuk memperkuat hidup di tengah pertarungan. Selain itu, Gilded Greaves juga menawarkan bingkisan movement speed nan berfaedah untuk meningkatkan mobilitas sang mahir racun.

Frosty’s Revenge

Item defense selanjutnya nan berfaedah untuk melawan hero dengan physical damage tinggi. Selain menambahkan armor, Frosty’s Revenge juga mempunyai pengaruh pasif nan dapat mengurangi attack speed musuh terkena basic attack Mganga AoV.

Hecate’s Diadem

Pilihan item berikutnya bakal berfokus pada peningkatan magic power Mganga. Hecate’s Diadem tidak hanya memberikan magic power nan tinggi, tetapi juga mempunyai pengaruh pasif untuk meningkatkan magic penetration. Dengan penetrasi magic nan tinggi, racun hero mage satu ini bakal semakin efektif menghabisi lawan.

Holy of Holies

Item ini wajib dimiliki Mganga untuk menghadapi hero dengan magic damage tinggi. Holy of Holies memberikan magic defense tinggi serta pengaruh regenerasi HP nan berfaedah untuk membikin Mganga lebih survivable.

Arctic Orb

Item terakhir melengkapi build Mganga Arena of Valor dengan pengaruh slow tambahan. Pasif unik Arctic Orb bakal memberikan pengaruh slow pada musuh nan terkena skill Mganga. Dengan pengaruh slow ini, Mganga bakal semakin mudah untuk kabur alias mengejar lawan.

build-Mganga-Arena-of-Valor-paling-sakit-guide

Pertimbangan Arcana dan Rune

Untuk memaksimalkan damage racun Mganga, pemilihan arcana nan tepat sangat penting. Set arcana nan disarankan untuk dirinya adalah 10 Violate. Arcana Violate bakal meningkatkan magic penetration Mganga, sehingga racunnya bisa lebih efektif.

Sedangkan pemilihan rune untuk Mganga AoV bisa menggunakan nan berfokus pada peningkatan magic power alias cooldown reduction. Pemain bisa bereksperimen dengan beragam pilihan rune untuk menemukan nan paling sesuai dengan style bermain.

Kiat dan Trik Menggunakan Mganga AoV

Akurasi adalah Kunci

Skill 1 Mganga berjulukan Venomous Bite mengharuskan pemain untuk bisa membidik dengan tepat. Pasalnya, skill ini bakal memberikan pengaruh slow dan damage nan lebih besar jika mengenai musuh tepat di tengah racun.

Kombinasi Mematikan

Gunakan skill 2 berjulukan Viper’s Dance untuk memberikan pengaruh slow area of effect (AOE) terlebih dahulu. Kemudian, lanjutkan dengan skill 1 untuk memberikan damage nan maksimal.

Ultimate nan Tepat Sasaran

Jangan sembarangan menggunakan ultimate-nya berjulukan Deadly Poison. Gunakan ultimate ini untuk mengejar musuh nan sekarat alias untuk memberikan crowd control pada teamfight genting.

Nah, itulah ulasan mengenai komposisi build Mganga Arena of Valor paling sakit nan bisa dijadikan pedoman pemain pemula. Segera miliki beragam senjata, skin, hingga item limited lainnya dengan melakukan top up AoV di UniPin.

Dapatkan beragam ulasan terbaru dan menarik mengenai game favoritmu hanya di UniPin Blog.

Selengkapnya
Sumber Blog Unipin Indonesia
Blog Unipin Indonesia