Wells Fargo Dan Jp Morgan Mulai Investasi Di Bitcoin

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Wells Fargo nan merupakan sebuah bank besar di Amerika Serikat, baru saja mengumumkan bahwa mereka mulai berinvestasi di beberapa produk nan berangkaian dengan Bitcoin (BTC). Dari unggahan media cointelegraph di media sosial X, Wells Fargo melaporkan investasi tersebut dalam arsip resmi ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Pada hari Jumat (10/5/2024), Wells Fargo menyatakan bahwa mereka membeli 37 saham dari ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO), nan berinvestasi pada perjanjian berjangka Bitcoin, bukan pada Bitcoin itu sendiri. 

Selain itu, diketahui bahwa bank tersebut juga membeli 2,245 saham dari Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), nan baru saja diubah menjadi ETF. Tidak berakhir disitu, Wells Fargi juga mengakuisisi sebanyak 52 saham di Bitcoin Depot, sebuah perusahaan nan menyediakan ATM untuk mata duit kripto.

Total dari semua investasi ini adalah US$ 143,111, sebuah jumlah nan sangat mini jika dibandingkan dengan total aset bank nan mencapai sekitar US$ 1.7 triliun per Juni 2023. Ini membikin Wells Fargo menjadi bank terbesar ketiga di Amerika berasas jumlah asetnya.

Dalam laporannya nan dicatat oleh SEC, lembaga tersebut mengingatkan orang-orang untuk tidak langsung percaya bahwa semua info dari Wells Fargo itu komplit dan benar. Mereka berdasar bahwa bumi mata duit mata uang digital ini sangat bergerak dan sering berubah.

Keputusan Wells Fargo untuk berinvestasi di produk-produk mengenai Bitcoin ini datang setelah SEC, pada bulan Januari, tepatnya saat izin untuk ETF Bitcoin telah dikeluarkan. Pun dengna beberapa hari lalu, Susquehanna International Group selaku salah satu perusahaan perdagangan besar, telah membeli lebih dari US$ 1 miliar saham di ETF Bitcoin pada kuartal pertama tahun 2024.

JP Morgan Tidak Mau Kalah

Selain Wells Fargo, salah satu perusahaan finansial raksasa di Amerika Serikat, ialah JPMorgan Chase juga telah mengumumkan investasinya dalam ETF nan berangkaian dengan Bitcoin. Menurut laporan nan diajukan pada 10 Mei ke SEC, bank ini mempunyai saham senilai sekitar US$ 760.000 di beberapa ETF, termasuk ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO), iShares Bitcoin Trust dari BlackRock (IBIT), Wise Origin Bitcoin Fund dari Fidelity (FBTC), Grayscale Bitcoin Trust (GBTC), dan Bitwise Bitcoin ETF.

Selain itu, JPMorgan Chase juga melaporkan mempunyai 25,021 saham senilai sekitar US$ 47.000 di Bitcoin Depot.

Pengumuman ini bebarengan dengan laporan dari Wells Fargo tentang paparan mereka terhadap ETF Bitcoin dari Grayscale dan ProShares serta Bitcoin Depot. Dengan aset kontrol sekitar US$ 2,6 triliun, JPMorgan Chase adalah bank terbesar di AS. 

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis