Windows 11 Kembali Dihantam Zero-Day, PoC ShieldCrash Dirilis Setelah Patch Tuesday

Windows Portal Indonesia Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 3 menit 44x dilihat
Windows 11 Kembali Dihantam Zero-Day, PoC ShieldCrash Dirilis Setelah Patch Tuesday

Nah untuk Anda yang menunggu perihal menarik setelah pembaruan patch tuesday kemarin, ini ada berita baru nih guys, lantaran tidak lama setelah tersebut dirilis, peneliti keamanan MSNightmare kembali membikin kejutan dengan merilis proof-of-concept (PoC) untuk kerentanan baru pada Windows Defender.

Kerentanan ini disebut dengan ShieldCrash dan kabarnya tetap dapat dieksploitasi meskipun Microsoft sebelumnya sudah mencoba menutup celah yang berangkaian dengan ShieldBreak.

Baca Juga : Windows 11 Kena Lagi! PoC “ShieldBreak” Diklaim Bisa Tembus Defender dan Dapatkan Akses Admin

Jadi secara teknis, ShieldCrash berangkaian dengan CVE-2026-69414, yang sebelumnya ditangani Microsoft melalui patch untuk ShieldBreak.

Menurut MSNightmare, Microsoft memang sudah memperbaiki sejumlah bagian yang memungkinkan pemanfaatan ulang terhadap celah tersebut. Namun, tetap ada satu bagian yang terlewat sehingga metode serangan serupa tetap dapat dipicu dalam kondisi tertentu.

PoC Dirilis di GitHub

Nah seperti biasa, dalam laman GitHubnya, PoC tersebut menunjukkan keahlian melakukan arbitrary file read sebagai SYSTEM apalagi pada sistem yang sudah memasang pembaruan keamanan September 2026.

Lebih jauh lagi, MSNightmare menyebut seluruh jenis Windows yang tetap mendapatkan support terdampak oleh masalah ini.

Meskipun begitu, untuk saat ini PoC yang dirilis tetap berupa framework dasar dan belum menunjukan pengambilalihan sistem secara penuh, namun MSNightmare mengatakan bahwa kode tersebut berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi PoC yang dapat mencapai SYSTEM-level execution, tetapi belum dilakukan saat ini.

Jadi intinya sih, bisa dibilang Windows 11 saat ini tetap sangat rentan mengenai ShieldCrash, dan jika ada threat actor yang beriktikad jahat, bisa saja kerentanan tersebut dimanfaatkan untuk mengambil alih sistem secara penuh.

Tapi Masih Butuh Akses Ke Komputer Korban

Meskipun terlihat menakutkan, jangan terlalu cemas guys, lantaran pemanfaatan ini tetap memerlukan akses lokal ke komputer target, sehingga dia tidak bisa begitu saja digunakan oleh penyerang dari internet.

Nah mari kita tunggu tanggapan Microsoft, mengingat hingga saat ini belum ada info resmi mengenai patch dan perincian dari perusahaan tersebut.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : X, GitHub


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Artikel Lainnya Windows Portal Indonesia

Bagikan Postingan