4 Tips Anti Burnout dan Tetap Produktif Bagi Pekerja Remote

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 504x dilihat
4 Tips Anti Burnout dan Tetap Produktif Bagi Pekerja Remote

Sistem  pekerjaan remote atau bekerja jarak jauh, semakin terkenal akhir-akhir ini. Banyak Perusahaan yang menawarkan pekerjaan dengan sistem satu ini, mulai dari penulis konten, digital marketing, hingga bagian IT.

Bekerja dengan sistem remote, lebih banyak dipilih bagi mereka yang senang bekerja secara fleksibel. Meskipun terlihat lebih santai, lantaran tidak kudu datang ke kantor, tetapi para pekerja remote alias remoters, juga kerap mengalami burnout.

Nah, bagi Anda yang juga sedang mengalami fase ini alias apalagi baru mau memulai bekerja sebagai remoters, Beautynesia sudah rangkum tips yang bisa Anda ikuti agar terhindar dari burnout dan tetap produktif.

Yuk, simak info lengkapnya berikut ini, Beauties!

1. Susun Daftar Pekerjaan

Susun Daftar Pekerjaan/Foto: magnific.com/senivpetro

Sebelum mulai bekerja, cobalah menyusun daftar pekerjaan yang kudu Anda selesaikan, baik per hari ataupun per minggu. Kamu bisa menyusunnya dengan membikin tabel prioritas.

Tentunya, Anda sudah mengetahui terlebih dulu sasaran pekerjaan yang kudu Anda selesaikan. Susunlah pekerjaan berasas prioritasnya, mana project yang kudu selesai dalam waktu dekat dan mana project yang tetap mempunyai banyak waktu sebelum deadline.

Dengan menyusun daftar pekerjaan seperti ini, tentunya Anda bisa mengatur waktu dan rutinitas bekerja lebih baik.

2. Buat Rutinitas yang Jelas

Buat Rutinitas yang Jelas/Foto: magnific.com/magnific

Bekerja secara remote, artinya Anda menghabiskan waktu bekerja sebagian besar di rumah saja. Dilansir dari hns.uk, bekerja di rumah terkadang membikin seseorang tidak lagi bisa menentukan batas antara waktu bekerja dan waktu pribadi.

Karena itu, krusial sekali bagimu untuk membikin rutinitas yang jelas. Kamu bisa menjadwalkan jam kerja setiap harinya, maupun hari-hari libur. Bangun dan tukar baju tidurmu, lampau duduk manis di depan laptop hingga pekerjaan untuk hari itu selesai.

Jangan lupa untuk menetapkan waktu istirahat, seperti makan siang alias coffee break. Waktu rehat bakal membantumu lebih berkonsentrasi untuk melanjutkan pekerjaan. Cukup 5-10 menit untuk membantu produktivitas kembali.

Jika jam kerja alias tugasmu hari itu sudah diselesaikan, maka tutup laptop dan lakukan perihal lain. Jangan sampai di waktu pribadi, Anda tetap mengecek pekerjaan alias berpikir tentang pekerjaan yang belum selesai.

Begitu pula ketika waktu libur sudah Anda tentukan, maka lupakan sejenak pekerjaan dan nikmatilah hari dengan waktu pribadimu. Lakukan hobimu, keluar berbareng kawan alias lakukan olahraga untuk tetap aktif bergerak.

3. Pisahkan Rumah, Ruang Kerja dan Waktu Pribadi

Pisahkan Rumah, Ruang Kerja dan Waktu Pribadi/Foto: magnific.com/pressfoto

Menurut Ian Milton, senior emotional wellbeing therapist, seperti yang dikutip dari Youtube Nurffield Health, mengatasi burnout bagi pekerja remote bisa dilakukan juga dengan menentukan tempat bekerja.

Jika Anda terbiasa melakukan pekerjaan di rumah, maka buatlah ruang bekerja khusus. Menggabungkan ruang kerja dan ruang lain di rumah, misalnya bekerja di dapur alias bilik tidur, bakal membikin konsentrasimu terganggu.

Kamu bakal susah membedakan keperluan rumah dan waktu kerja. Jika terus begini, stress dan burnout bakal lebih rentan Anda alami. Ketika jenuh di rumah, sesekali pergilah keluar untuk bekerja. Kamu bisa memilih perpustakaan, café ataupun workspace untuk menjadi ruang kerja.

4. Tetap Terhubung dan Komunikasi

Tetap Terhubung dan Komunikasi/Foto: magnific.com/tirachardz

Ketika bekerja remote, tentunya Anda jarang berkomunikasi dengan rekan kerja. Hal ini terkadang membuatmu terputus dari lingkungan sosial. Untuk mengatasi perihal ini, Anda bisa mengatur waktu untuk berkomunikasi melalui panggilan video.

Namun, jika tidak memungkinkan, Anda bisa tetap terhubung dengan mengikuti webinar alias training online. Pasalnya, pertemuan secara online dengan memandang wajah dan ekspresi orang lain, lebih baik daripada hanya berinteraksi melalui teks.

Pilihlah kelas online yang berasosiasi dengan bagian pekerjaanmu. Selain menambah relasi dan tetap terhubung, langkah seperti ini tentunya bakal membikin keterampilanmu juga bertambah. 

Cara lain yang bisa dilakukan, ialah ikut organisasi dengan bagian yang Anda tekuni ataupun hobimu. Karena, organisasi biasanya bakal mempunyai waktu berkumpul setiap minggu. Tetap terhubung dengan lingkungan sosial, tentunya bakal membantumu mengelola stress dan burnout.

Itu dia beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mengatasi burnout dan tetap produktif sebagai pekerja remote. Jadi, kira-kira tips mana dari daftar kali ini yang bakal mulai Anda terapkan, Beauties?

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(sim/sim)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan