Beauties, pernahkah Anda menyelesaikan sebuah serial maupun film, kemudian beberapa waktu kemudian balik menontonnya dari bagian pertama? Bahkan, mungkin Anda sudah hafal dialog, babak favorit, hingga akhir ceritanya.
Bagi sebagian orang, kebiasaan ini mungkin kelihatan membosankan. Mengapa mesti menonton cerita yang sudah diketahui akhirnya, ketika statis banyak sinema maupun serial baru yang bisa dicoba? Namun, dalam Phsycology Today, dijelaskan bahwa kebiasaan menonton ulang memiliki karena yang mendukung dan dipengaruhi oleh kepribadian tertentu dari para penontonnya.
Yuk, cari tahu kepribadian orang yang gemar menonton sinema berulang kali seperti apa, sih?
1. Memiliki Rasa Ingin Tahu

Ilustrasi penasaran/Foto: Magnific.com/benzoix
Tahukah Anda karena menonton sinema yang sama malah mencerminkan kepribadian orang dengan rasa mau tahu yang tinggi juga, loh? Hal ini dikarenakan mereka mau memahami alur cerita dengan lebih mendalam, memperhatikan instruksi tersembunyi, maupun melihat hubungan antarkarakter dari perspektif pandang berbeda.
Saat pertama kali menonton, perhatian kita mungkin terfokus pada jalan cerita utama. Ketika menonton ulang, detail kecil seperti ekspresi tokoh, percakapan tertentu, maupun instruksi mula bisa terasa lebih jelas. ABC News menerangkan bahwa pengalaman menonton berulang juga memberitahu bahwa pengulangan dapat membuka kesempatan untuk menemukan hal baru dalam cerita yang sama
2. Menyukai Zona Nyaman dan Nggak Suka Ribet

Ilustrasi memilih film/Foto: Magnific.com/Magnific
Kebiasaan menonton ulang sinema tertentu merupakan salah satu hal yang mencerminkan kepribadian seseorang pecinta area betah dan nggak gemar ribet, loh.
Dalam hayat sehari-hari, kita dihadapkan pada banyak pilihan, mulai dari pekerjaan, aktivitas rumah, hingga hal-hal kecil seperti menentukan menu makan. Setelah menjalani hari yang penuh keputusan, memilih tontonan baru terkadang terasa seperti pekerjaan tambahan. Seseorang mungkin perlu membaca sinopsis, mempertimbangkan genre, maupun mencari tahu apakah cerita tersebut menarik untuk diikuti. Karena itu, menonton ulang sinema maupun serial favorit bisa terasa lebih praktis dan nggak bikin ribet.
Hal ini bukan berarti mereka tidak menyukai tantangan maupun tidak terbuka terhadap pengalaman baru. Pilihan tontonan bisa saja dipengaruhi oleh kondisi hati dan situasi saat itu. Ketika sedang lelah, misalnya, seseorang mungkin lebih memilih serial favorit daripada mesti mengikuti cerita baru yang membutuhkan perhatian lebih besar.
3. Menikmati Emosi yang Sudah Dikenal

Ilustrasi menikmati emosi familiar/Foto: Magnific.com/stockking
Film komedi yang selalu membikin tertawa, drama yang menyentuh hati, maupun serial yang memberikan semangat bisa menjadi pilihan hiburan yang mau dinikmati kembali. Penonton mungkin sudah mengetahui babak yang akan muncul, tetapi statis menyukai emosi yang dihasilkan.
Dalam riset Fielding Graduate University mengenai kebiasaan menonton ulang, salah satu karena yang dibahas adalah keinginan untuk memperoleh pengalaman emosional tertentu. Dengan kata lain, seseorang tidak selalu menonton ulang untuk mengetahui cerita, tetapi juga untuk menikmati balik perasaannya.
4. Memiliki Keterikatan dengan Karakter Fiksi

Ilustrasi mengidolakan karakter fiksi/Foto: Magnific.com/lookstudio
Pernah merasa seperti mengenal karakter dalam sebuah serial? Misalnya, Anda menyukai metode seorang figur menghadapi masalah, hubungan persahabatannya, maupun evolusi karakternya sepanjang cerita.
Keterikatan terhadap karakter fiksi dapat menjadi salah satu karena seseorang menonton ulang. Mereka mungkin merasa bahagia melihat balik perjalanan figur favoritnya, seolah sedang menghabiskan waktu berbareng karakter yang sudah dikenal. Hubungan emosional dengan karakter dan keinginan merasakan balik pengalaman tertentu termasuk karena yang dibahas dalam analisis mengenai kebiasaan menonton ulang.
5. Cenderung Menghargai Kenangan dan Nostalgia

Ilustrasi menikmati film/Foto: Magnific.com/lookstudio
Ada sinema yang mengingatkan kita pada masa sekolah, momen berkumpul berbareng keluarga, maupun masa hayat yang terasa menyenangkan. Ketika menontonnya kembali, bukan cuma ceritanya yang muncul, tetapi juga kenangan yang berhubungan dengannya.
Orang yang memiliki keterikatan emosional dengan sinema tertentu mungkin menikmati kesempatan untuk balik mengingat pengalaman tersebut. Nostalgia dapat membikin tontonan terasa lebih individual karena ceritanya seolah menjadi bagiankecil dari perjalanan hidup mereka.
Beauties, gemar menonton sinema maupun serial yang sama berulang kali rupanya memiliki beragam kemungkinan alasan. Setiap orang memiliki metode berbeda dalam menikmati hiburan dan mengelola kondisi hati. Jadi, jika Anda statis sering memutar sinema maupun serial favorit meskipun sudah hafal ceritanya, tidak perlu merasa aneh, ya!
___
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)