50 Bahasa Gaul Gen Z Kekinian: Daftar Lengkap, Arti, Contoh Penggunaan & Tips Memahami

Gramedia Official Blog Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 6 menit 119759x dilihat
50 Bahasa Gaul Gen Z Kekinian: Daftar Lengkap, Arti, Contoh Penggunaan & Tips Memahami

bahasa gaul gen z – Halo, Grameds! Pernah baca caption atau komentar di media sosial dan merasa bingung sebab banyak istilah baru? Tenang, kamu tidak sendiri.

Istilah gaul yang dipakai Gen Z cepat menyebar lewat platform seperti TikTok, Instagram, dan X sehingga sering muncul dalam percakapan online.

Di artikel ini disusun daftar istilah bahasa gaul Gen Z yang sering dipakai, lengkap dengan makna dan contoh pemakaiannya supaya kamu lebih paham saat menemukan kata-kata itu di timeline.

Apa Itu Bahasa Gaul Gen Z?

Bahasa gaul Gen Z mengacu pada ragam informal yang umum dipakai oleh generasi lahir sekitar 1997–2012. Biasanya istilah ini muncul dari beberapa sumber berikut:

  • Media sosial
  • Meme
  • Budaya populer
  • Perpaduan bahasa Indonesia, Inggris, serta singkatan

50 Bahasa Gaul Gen Z Lengkap dengan Arti dan Contohnya

Berikut daftar istilah gaul yang kerap muncul di percakapan Gen Z di dunia maya.

  1. No Cap
    Dipakai untuk menegaskan pernyataan agar terdengar jujur dan tanpa berlebihan. Sering dipakai di percakapan santai online. Contoh: “Film itu bagus banget, no cap.”
  2. Slay
    Ungkapan pujian untuk menunjukkan seseorang terlihat luar biasa, percaya diri, atau berhasil melakukan sesuatu dengan baik. Contoh: “Kamu slay banget pas presentasi.”
  3. Sus
    Berasal dari suspicious, dipakai saat sesuatu terkesan mencurigakan atau aneh. Bisa bercanda maupun serius sesuai konteks. Contoh: “Alasannya sus banget.”
  4. Delulu
    Menggambarkan sikap terlalu berkhayal atau punya harapan yang kurang realistis, biasa dipakai secara bercanda terutama soal cinta atau fandom. Contoh: “Ngerasa dia suka balik? Delulu sih.”
  5. Flex
    Artinya memamerkan barang, pencapaian, atau pengalaman untuk menunjukkan status atau keberhasilan di hadapan orang lain. Contoh: “Dia lagi flex liburan.”
  6. Vibe
    Mengacu pada suasana atau kesan yang terasa dari tempat, orang, atau situasi tertentu. Contoh: “Tempat ini vibenya nyaman.”
  7. Lowkey
    Dipakai saat seseorang punya perasaan atau keinginan tapi memilih menyimpannya, bernuansa halus atau tersembunyi. Contoh: “Aku lowkey setuju.”
  8. Highkey
    Kebalikan lowkey; menunjukkan perasaan atau pendapat yang jelas dan terbuka. Contoh: “Aku highkey capek hari ini.”
  9. Bet
    Digunakan sebagai tanda setuju atau siap, mirip dengan “oke” atau “setuju”. Contoh: “Jam tujuh ya.” — “Bet.”
  10. Mid
    Menilai sesuatu sebagai biasa saja, tidak buruk tapi juga tidak istimewa. Contoh: “Menurutku filmnya mid.”
  11. Simp
    Menyebut orang yang berlebihan memberi perhatian atau pengorbanan pada orang yang disukai, umumnya dipakai bercanda. Contoh: “Dia simp banget sama gebetannya.”
  12. Rizz
    Istilah untuk pesona atau kemampuan menarik perhatian secara romantis. Contoh:“Dia punya rizz alami.”
  13. AF
    Singkatan dari as f**, dipakai untuk memperkuat kata sifat agar terdengar sangat intens. Contoh: “Capek AF hari ini.”
  14. Mood
    Digunakan saat sesuatu sangat mewakili perasaan atau suasana seseorang, sering muncul di caption atau meme. Contoh: “Foto itu mood banget.”
  15. Salty
    Menunjukkan rasa kesal, iri, atau baper karena suatu kejadian. Contoh: “Dia salty lantaran kalah.”
  16. Bussin’
    Dipakai untuk menyebut makanan yang sangat enak; populer di review kuliner. Contoh: “Ayamnya bussin’ parah.”
  17. Main Character
    Menggambarkan seseorang yang bertindak seolah dia tokoh utama dalam hidupnya, sering bernuansa positif dan memotivasi. Contoh: “Dia punya main character energy.”
  18. FOMO
    Fear Of Missing Out, rasa takut ketinggalan tren atau momen yang dialami orang lain. Contoh: “Ikut kegiatan itu lantaran FOMO.”
  19. JOMO
    Kebalikan FOMO; Joy Of Missing Out, rasa senang karena memilih tidak ikut keramaian dan menikmati waktu sendiri. Contoh: “Weekend ini JOMO aja.”
  20. Ghosting
    Perilaku menghilang tiba-tiba tanpa kabar dan menghentikan komunikasi, sering terjadi dalam hubungan personal. Contoh: “Dia ghosting setelah chat intens.”
  21. Stan
    Menjadi fans berat dan mendukung seseorang atau sesuatu secara total. Contoh: “Aku stan grup itu.”
  22. Tea
    Mengacu pada gosip, rumor, atau informasi menarik yang akan dibagikan. Contoh: “Spill the tea dong.”
  23. POV
    Point of View, digunakan untuk menyajikan perspektif tertentu dalam cerita atau video. Contoh: “POV: Anda telat masuk kelas.”
  24. Touch Grass
    Sindiran agar orang yang terlalu terpaku di dunia digital kembali ke kenyataan. Contoh: “Kebanyakan online, touch grass dulu.”
  25. It’s Giving…
    Frasa untuk menggambarkan aura atau kesan yang terpancar dari seseorang atau suatu situasi. Contoh: “It’s giving main character vibes.”
  26. Relate
    Dipakai saat merasa terhubung dengan pengalaman atau cerita orang lain. Contoh: “Cerita Anda relate banget.”
  27. Cringe
    Merasa malu atau risih melihat sesuatu yang canggung atau berlebihan. Contoh:“Videonya bikin cringe.”
  28. Red Flag
    Tanda peringatan adanya sikap atau perilaku yang bermasalah. Contoh: “Itu red flag sih.”
  29. Green Flag
    Menunjukkan perilaku positif yang sehat dan patut dipertahankan. Contoh: “Dia green flag banget.”
  30. Healing
    Kegiatan untuk memulihkan kondisi mental atau mengatasi stres dan kelelahan. Contoh: “Aku butuh healing.”
  31. Oversharing
    Membagikan terlalu banyak detail pribadi di ruang publik atau media sosial. Contoh: “Dia oversharing di medsos.”
  32. Understood the Assignment
    Ungkapan bahwa seseorang benar-benar mengerti tugas dan mengeksekusinya dengan baik. Contoh:“Outfit kamu? Understood the assignment.”
  33. Core Memory
    Momen atau pengalaman yang sangat berkesan dan membekas dalam ingatan. Contoh: “Itu core memory banget.”
  34. Soft Launch
    Memperkenalkan sesuatu secara samar atau tidak langsung, misalnya hubungan baru. Contoh: “Dia soft launch pacarnya.”
  35. Hard Launch
    Pengumuman yang terbuka dan jelas ke publik. Contoh: “Akhirnya hard launch.”
  36. NPC
    Menyebut orang yang dianggap pasif atau hanya mengikuti arus tanpa inisiatif. Contoh: “Dia kayak NPC.”
  37. Plot Twist
    Peristiwa tak terduga yang mengubah arah cerita atau situasi. Contoh: “Endingnya plot twist.”
  38. Canon Event
    Peristiwa penting yang dianggap krusial dan hampir tak terhindarkan dalam pengalaman hidup. Contoh: “Itu canon event hidupku.”
  39. Valid
    Pengakuan bahwa perasaan atau reaksi seseorang wajar dan dapat dimengerti. Contoh: “Perasaan Anda valid.”
  40. Bare Minimum
    Upaya paling dasar yang seharusnya sudah menjadi standar minimal. Contoh: “Itu bare minimum.”
  41. Gaslighting
    Manipulasi yang membuat orang meragukan realitas atau ingatannya sendiri. Contoh: “Dia gaslighting aku.”
  42. Cancelled
    Hilangnya dukungan publik akibat kontroversi atau perilaku yang dinilai salah. Contoh: “Dia kena cancelled.”
  43. Safe Space
    Tempat atau orang yang membuat seseorang merasa aman secara emosional. Contoh: “Kamu safe space aku.”
  44. Unhinged
    Perilaku yang terkesan tak terkendali namun sering dianggap lucu atau menghibur. Contoh: “Thread itu unhinged.”
  45. Emotionally Drained
    Kondisi kelelahan emosional akibat tekanan terus-menerus. Contoh: “Aku emotionally drained.”
  46. Soft Spoken
    Gaya bicara yang lembut dan tenang. Contoh: “Dia soft spoken.”
  47. Hard Truth
    Kenyataan pahit yang sulit diterima. Contoh: “Itu hard truth.”
  48. Manifesting
    Proses meyakini atau membayangkan sesuatu agar membantu terwujudnya keinginan. Contoh: “Lagi manifesting kerjaan baru.”
  49. Burnout
    Kelelahan fisik dan mental akibat tekanan berkepanjangan. Contoh: “Aku lagi burnout.”
  50. Real
    Ungkapan setuju ketika sesuatu terasa jujur, relevan, dan dapat dipercaya. Contoh: “Real. Setuju banget!”

Kesimpulan

Perkembangan platform seperti TikTok, Instagram, dan X mempercepat lahirnya istilah-istilah baru yang jadi bagian bahasa sehari-hari Gen Z. Dengan memahami arti dan contoh penggunaannya, kamu bisa lebih mudah mengikuti percakapan di media sosial.

Dari daftar di atas, istilah mana yang paling sering kamu temui, Grameds?

Artikel Lainnya Gramedia Official Blog

Bagikan Postingan