Jakarta -
Dalam keseharian, Bunda mungkin pernah berjumpa dengan orang yang punya sikap suka mementingkan diri sendiri alias biasa disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD). Sosok seperti ini bisa ada di keluarga, tempat kerja, alias lingkungan pertemanan.
Di awal, mereka suka terlihat ramah dan menyenangkan ketika diajak berinteraksi. Namun, sikapnya bisa saja berubah ketika merasa tersinggung alias tidak nyaman, apalagi lantaran hal-hal kecil.
Perubahan sikap ini kerap membikin orang di sekitarnya merasa bingung. Dari yang awalnya hangat, tiba-tiba bisa menjadi sangat kritis dan condong menyalahkan.
Di kembali sikap tersebut, biasanya ada emosi yang tidak stabil dan mudah tersinggung. Mereka kerap melampiaskan emosi negatifnya kepada orang lain, apalagi mencari orang lain yang bisa disalahkan.
Bicara soal ini, ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk menghadapi orang dengan NPD dalam kehidupan sehari-hari. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
8 Tips jitu menghadapi orang NPD dalam kehidupan sehari-hari
Mengutip dari laman Psychology Today, ada beberapa tips efektif yang bisa Bunda lakukan untuk menghadapi orang dengan NPD dalam kehidupan sehari-hari.
1. Abaikan sikap mereka
Saat menghadapi orang dengan NPD, salah satu langkah yang bisa Bunda lakukan adalah dengan mengabaikan perilaku mereka. Mirip seperti menghadapi seseorang yang suka mengganggu, tidak memberi respons dapat membikin mereka kehilangan ketertarikan.
Tanpa reaksi dari Bunda, biasanya mereka tidak mendapatkan kepuasan dari perilaku tersebut. Jika perihal itu terjadi, mereka condong berakhir dan beranjak ke perihal lain.
Meski tidak selalu mudah, langkah ini cukup efektif untuk menghindari konflik. Bunda pun bisa tetap konsentrasi pada hal-hal yang lebih krusial dalam keseharian.
2. Jangan terpancing dan hindari perdebatan
Ketika berhadapan dengan orang dengan NPD, Bunda sebaiknya tidak mudah terpancing emosi, ya. Usahakan untuk tidak terlibat dalam perdebatan yang tidak perlu.
Bersikap sabar juga krusial dalam kondisi seperti ini. Tidak perlu selalu membenarkan alias memihak diri atas apa yang Bunda lakukan jika itu hanya bakal memperpanjang konflik.
3. Pahami kritik mereka dengan tenang
Saat menerima kritik dari orang dengan NPD, Bunda perlu mencoba melihatnya secara apa adanya. Tidak semua yang mereka sampaikan kudu langsung dimaknai sebagai sesuatu yang benar.
Sering kali, kritik itu muncul justru berasal dari kondisi alias emosi yang mereka alami sendiri. Karena itu, usahakan untuk tidak langsung menganggapnya sebagai serangan pribadi ya, Bunda.
4. Tetapkan batas yang jelas
Selanjutnya, ketika kita berkomunikasi dengan orang dengan NPD, krusial Bunda untuk menetapkan batas yang jelas sejak awal. Bunda bisa menyampaikan batas tersebut dengan langkah yang tegas namun tetap sopan.
Cobalah untuk mengatakan apa yang Bunda maksud secara langsung. Dengan begitu, percakapan bisa melangkah lebih sehat dan tidak berkepanjangan dalam kesalahpahaman.
5. Berani mengambil jarak
Dalam beberapa situasi, Bunda mungkin perlu mempertimbangkan untuk menjaga jarak. Hal ini bisa menjadi pilihan ketika hubungan sudah terasa tidak sehat alias melelahkan secara emosional.
Jika keputusan itu diambil, sebaiknya dilakukan dengan jelas dan tegas. Setelah memutuskan, krusial juga untuk menjalankannya dengan komitmen. Maka, Bunda bisa menjaga diri dan tetap konsentrasi pada hal-hal yang lebih baik ke depannya.
6. Percaya pada emosi diri sendiri
Saat berhadapan dengan orang dengan NPD, Bunda sebaiknya perlu lebih peka terhadap emosi sendiri. Tubuh dan pikiran kita biasanya memberikan sinyal saat situasi tidak melangkah baik.
Terlebih jika Bunda merasa diperlakukan kurang baik, jangan abaikan emosi tersebut, ya. Ketika kita bisa percaya pada diri sendiri, perihal ini bakal membantu dalam mengambil langkah yang lebih tepat.
7. Berani melindungi diri sendiri
Bunda perlu ingat bahwa setiap orang berkuasa melindungi dirinya sendiri dalam situasi apa pun. Hal ini krusial ya, terutama saat menghadapi orang dengan NPD yang bisa membikin kondisi terasa tidak nyaman.
Tidak perlu selalu berambisi orang lain bakal datang membantu alias menyelesaikan masalah tersebut. Pada akhirnya, kendali untuk menjaga diri tetap ada pada diri sendiri.
Karena itu, sebaiknya kita jangan ragu untuk berani bersikap tegas dan menyuarakan pendapat.
8. Ingat kewenangan untuk diperlakukan dengan baik
Berikutnya, Bunda perlu tahu bahwa setiap orang itu mempunyai kewenangan untuk diperlakukan dengan baik dan penuh kasih sayang. Hal ini krusial untuk menjaga hubungan yang sehat dalam keseharian.
Berusaha bersikap baik kepada orang lain juga menjadi perihal yang penting, Bunda. Sikap yang positif bisa membawa pengaruh baik bagi orang-orang di sekitar. Dalam perihal ini, kita bisa menjadi contoh yang baik bagi anak, teman, maupun keluarga.
Demikian ulasan tentang beberapa tips efektif menghadapi orang dengan NPD dalam kehidupan sehari-hari. Semoga informasinya bisa membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·