Alasan Tren Fashion Selalu Berulang

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 4 menit 509x dilihat
Alasan Tren Fashion Selalu Berulang
  1. Home
  2. Fashion

Via Indriyani | Beautynesia

Senin, 31 Aug 2026 19:00 WIB

Dari Y2K hingga Vintage 90-an, Ini 5 Alasan Tren Fashion Selalu Berulang

Dari Y2K hingga Vintage, Ini 5 Alasan Tren Fashion Selalu Berulang/Foto: Freepik/Look Studio

Belakangan ini, Beauties, kita bisa menemukan banyak obrolan di media sosial mengenai tren fashion yang terasa terus berulang. Banyak yang penasaran kenapa tren berpakaian yang sempat terkenal puluhan tahun lampau bisa kembali menjadi favorit di masa kini. 

Berbagai tren fashion lawas yang dulu menemani orang tua kita hingga sekarang kembali digemari, apalagi menjadi lebih terkenal berkah para figur publik. Gaya seperti Y2K, vintage, hingga denim oversized kembali menghiasi FYP kita dan menjadi inspirasi berpakaian sehari-hari.

Lantas, kenapa tren fashion selalu berulang? Apakah industri fashion betul-betul kehabisan ide, alias memang ada aspek lain yang membikin style lama terasa lebih berakibat sehingga terus kembali diminati? Melansir dari laman Revista Binacional, berikut lima argumen yang menjelaskan kejadian tersebut. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Siklus Mode setiap 20 Tahun Sekali

Mode fashion bakal berulang dipengaruhi oleh siklus mode dua puluh tahun sekali yang unik/Foto: Pinterest/Assa Karrie

Beauties, tren fashion memiliki siklus unik yang berputar setiap dua puluh tahun sekali lho! Fenomena ini muncul lantaran para desainer dan pembuat tren sudah memandang kecenderungan ini sejak lama.

Melansir dari Earth.com, tim peneliti dari Northwestern University menghubungkan pilihan fashion sehari-hari kita dengan pola perilaku sosial manusia dan dinamika tren yang berulang secara berkala. Oleh lantaran itu, dalam industri mode, kejadian ini dikenal sebagai “The 20 Year Rule.”

Para desainer yang sekarang memegang kendali industri imajinatif condong mempunyai rasa kangen bakal masa muda mereka dua dasawarsa lampau dan mengemas ulang memori tersebut menjadi karya yang lebih modern dan terasa segar bagi generasi baru. 

2. Nostalgia Setiap Generasi

Rasa kangen dan nostalgia setiap generasi mempunyai pengaruh kuat kenapa tren fashion selalu berulang/Foto: Pinterest/Tnewties

Melansir dari Revista Binacional, nostalgia selalu datang menjadi bagian krusial dari ingatan setiap generasi yang terasa lebih hangat. Lebih dari itu, setiap generasi juga condong terpesona oleh estetika fashion sebelumnya yang terasa lebih segar dan baru bagi mereka. Fenomena ini menciptakan dua perspektif pandang yang unik, Beauties, ialah generasi yang pernah mengalaminya merasa bernostalgia kembali, sementara generasi baru menganggapnya sebagai tren yang fresh dan belum pernah mencobanya.

3. Media Sosial Mempercepat Tren Kembali

Media sosial mengambil peran krusial dalam penyebaran suatu tren mode fashion di masa kini/Foto: Pinterest/Maelle

Di masa lampau tren memerlukan waktu bertahun-tahun lamanya untuk bisa menyebar ke seluruh dunia, tapi sekarang media sosial mempermudah itu semua. Maka tak heran lagi, jika kita hanya perlu membuka platform seperti TikTok dan IG untuk memandang gimana style dari era dasawarsa yang lampau mendadak menjadi sangat terkenal kembali dalam hitungan jam. 

4. Ada Peran Besar Budaya Pop

Budaya pop yang sedang terkenal di kalangan generasi muda turut berkedudukan dalam pengulangan tren fashion masa kini/Foto: Pinterest/Nadia

Film, kegiatan TV, dan musisi juga sangat berpengaruh terhadap pengulangan tren fashion masa kini. Karena sebuah serial alias movie terkenal berlatar era tertentu sering kali estetikanya kembali menjadi tren, apalagi saat ini musik HipDut yang sedang dipopulerkan oleh penyanyi Naykilla yang menjadikan fashion Y2K sebagai identitas visual utamanya banyak diikuti. Penampilan nyentrik dengan warna-warni cerah, crop top, dan aksesori ikonis era 2000-an tersebut mendadak menginspirasi para pendengar dan penggemarnya untuk ikut bernostalgia.

5. Bangkitnya Fashion Vintage yang Berkelanjutan

Thrifting menjadi primadona generasi masa sekarang untuk berburu fashion vintage sekaligus mendukung konsep berkepanjangan yang cinta lingkungan/Foto: Pinterest/Cleo

Terakhir, tren fashion berulang disebabkan juga oleh semakin sadarnya generasi sekarang mengenai fashion jejak dan vintage. Kini banyak orang mencari busana vintage bukan hanya lantaran gayanya saja, tetapi juga lantaran kesadaran lingkungan.

Selain itu, membeli busana jejak alias thrifting juga memungkinkan kita menemukan potongan unik sekaligus mengurangi akibat lingkungan akibat dari industri mode itu sendiri. Alhasil, busana lama terus beredar dan sering kali menjadi tren yang super keren dan ikonis di kalangan generasi muda. 

Nah, Beauties, itulah argumen kenapa tren fashion selalu berulang, ada yang lantaran nostalgia, dan ada pula yang berfokus pada style hidup berkelanjutan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini

Bagikan Postingan