Analis Kripto Prediksi Bitcoin Sulit Tembus Resisten Ini

Apr 29, 2026 10:06 AM - 2 jam yang lalu 117

Kincai Media – Salah satu analis mata duit digital terkenal di media sosial X, ialah ColinTalksCrypto menilai reli Bitcoin (BTC) saat ini kemungkinan tetap mempunyai sedikit ruang kenaikan sebelum akhirnya kembali menguji area US$ 60.000.

Dari pengamatannya, pergerakan BTC saat ini tetap berkutat dalam channel naik berwarna kuning yang sudah terbentuk sejak beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan analisa terbarunya, Colin menyoroti bahwa Bitcoin sedang melakukan backtest terhadap garis tren menurun alias downward sloping trend line.

Ia mengatakan struktur ini tetap sah sebagai sebuah channel, meskipun sudah tidak bisa lagi disebut bear flag lantaran berjalan terlalu lama.

Namun, channel tersebut tetap mempunyai pemisah support dan resistance yang jelas.

“Breakout ke atas bakal bullish, sementara breakdown ke bawah bakal bearish,” ungkap Colin.

Saat tulisan ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 76.000 hingga US$ 78.000.

Area US$ 80.000 – US$ 86.000 Jadi Zona Resisten Kuat

Colin memperkirakan Bitcoin berpotensi menghadapi tekanan besar ketika mendekati area US$ 80.000 hingga US$ 86.000.

Zona tersebut dianggap sebagai titik konfluensi resisten yang cukup berat lantaran beberapa aspek teknikal berjumpa di area yang sama.

Faktor-faktor tersebut meliputi:

  • resisten mendatar utama
  • garis atas channel naik
  • posisi 200-day moving average

“Kombinasi resisten ini berpotensi membentuk local top dan mengakhiri relief rally yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Baca Juga: Trader 8 Tahun Bongkar 13 Rahasia Bertahan di Dunia Kripto

Relief Rally Masih Jaga Harapan Pasar

Meski tetap memandang kesempatan kenaikan jangka pendek, Colin tetap beranggapan bahwa market belum betul-betul keluar dari fase bear market.

Ia menilai relief rally saat ini hanya menjaga optimisme trader sebelum market menentukan arah berikutnya.

“Bear market biasanya menjadi sangat membosankan mendekati fase bottoming,” ujarnya.

Menurutnya, aspek waktu bakal menjadi ujian terbesar bagi trader lantaran banyak orang mulai kehilangan kesabaran ketika market bergerak lambat.

Selama Bitcoin tetap bergerak di dalam channel naik tersebut, market tetap berada dalam fase netral dengan bias relief rally.

Namun, jika BTC sukses breakout di atas channel sekaligus menembus area resistance utama, struktur bullish bisa mulai terbentuk.

Sebaliknya, jika nilai kandas memperkuat dan breakdown dari channel, maka kesempatan revisi menuju area US$ 60.000 kembali terbuka.

Bitcoin $BTC

Backtest of downward sloping trend line (see arrow).

I think we'll get a little more juice out of this rally before it retests the $60k's.

BTC is still in the yellow channel. It's no longer a bear flag, as it's gone on way too long, but it still has boundaries… pic.twitter.com/UKY95YHQoU

— 𝙲𝚘𝚕𝚒𝚗 𝚃𝚊𝚕𝚔𝚜 𝙲𝚛𝚢𝚙𝚝𝚘 🪙 (@ColinTCrypto) April 28, 2026

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya