ANREALAGE Hadirkan Baju yang Bisa Berubah Warna

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 386x dilihat
ANREALAGE Hadirkan Baju yang Bisa Berubah Warna

Bagikan Postingan

ANREALAGE Spring/Summer 2027 menghadirkan fashion yang bisa berubah warna lewat teknologi E Ink Prism dan material 3D printing. Koleksi “SKIN” karya Kunihiko Morinaga mengeksplorasi busana sebagai “kulit ketiga” yang dapat berubah, berevolusi, dan memperbarui tampilannya. Foto: instagram.com/anrealage_official

Fashion tidak selalu mesti statis. Melalui koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027, perancang Jepang Kunihiko Morinaga balik memberitahu sepertiapa teknologi dapat mengubah metode kita melihat pakaian, bukan cuma dari bentuknya tetapi juga dari kemampuannya untuk berubah.

Dipresentasikan di Paris Fashion Week pada 29 September 2026, koleksi berjudul “SKIN” menjadikan permukaan tubuh sebagai titik mula eksplorasi, Beauties. Musim ini, Morinaga merenungkan permukaan luar tubuh dan kemampuannya untuk mengalami mutasi.

“Skin” maupun kulit dipandang sebagai sesuatu yang dapat dilepas dan diperbarui berulang kali, seperti halnya pakaian. Morinaga memungut rujukan dari bulu dan rambut hewan, sisik ikan serta ular, pola kotak-kotak dan polka dot yang lebih dekat dengan manusia, hingga digital skin pada avatar gim yang bisa diganti kapan saja.

Koleksi ini sekaligus menandai pagelaran ANREALAGE ke-25 di Paris. Tidak selesai di runway, perayaan tersebut juga dilanjutkan melalui pameran retrospektif dan pop-up “JUST AN REAL AGE” di Paris.

Lantas, seperti apa percobaan teknologi dan fluktuasi warna yang menjadi fokus ANREALAGE Spring/Summer 2027? Berikut beberapa detail menarik dari koleksi “SKIN”.

“SKIN” Menjadikan Pakaian sebagai Kulit Ketiga

Koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 “SKIN” mengeksplorasi hubungan antara tubuh, pakaian, dan fluktuasi permukaan. Kunihiko Morinaga melihat busana sebagai “kulit ketiga” yang dapat terus berubah dan diperbarui./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 “SKIN” mengeksplorasi hubungan antara tubuh, pakaian, dan fluktuasi permukaan. Kunihiko Morinaga melihat busana sebagai “kulit ketiga” yang dapat terus berubah dan diperbarui./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Konsep skin menjadi fondasi utama koleksi Spring/Summer 2027 ANREALAGE. Morinaga melihat busana bukan sekadar lapisan yang menutupi tubuh, melainkan permukaan yang memiliki kapasitas untuk berubah seperti kulit makhluk hidup.

Inspirasi tersebut datang dari bumi biologis sekaligus digital. Hewan dapat mengubah maupun mengganti permukaan tubuhnya melalui bulu, sisik, maupun warna, sementara avatar digital memungkinkan seseorang mengganti skin sesuai keinginan.

ANREALAGE kemudian menempatkan busana di antara kedua mekanisme tersebut. Hasilnya adalah koleksi yang memperlakukan busana sebagai permukaan adaptif yang dapat berubah mengikuti gerakan, perspektif pandang, maupun teknologi yang digunakan.

Dari Bodysuit hingga Patchwork Trompe-l’Oeil

Runway ANREALAGE Spring/Summer 2027 dibuka dengan bodysuit yang menyerupai second skin dan dihiasi motif sisik psychedelic. Koleksi kemudian berkembang menjadi siluet sehari-hari seperti denim, varsity jacket, dan sporty vest dengan teknik trompe-l’oeil./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Runway ANREALAGE Spring/Summer 2027 dibuka dengan bodysuit yang menyerupai second skin dan dihiasi motif sisik psychedelic. Koleksi kemudian berkembang menjadi siluet sehari-hari seperti denim, varsity jacket, dan sporty vest dengan teknik trompe-l’oeil./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Eksperimen Morinaga tidak langsung dimulai dengan teknologi digital. Look pembuka menghadirkan rangkaian second-skin bodysuit dengan motif sisik psychedelic yang membungkus tubuh.

Setelah itu, siluet berkembang menjadi beragam bentuk busana yang lebih familiar. Jaket varsity, denim, dan sporty vest muncul dalam bentuk trompe-l’oeil patchwork yang dibuat menyerupai formasi kelopak kain.

ANREALAGE juga memasukkan material tradisional Jepang melalui busana yang dibuat dari washi paper. Material tersebut kemudian dikontraskan dengan detail sequin sehingga menghasilkan pertemuan antara teknik tradisional dan estetika futuristik.

Busana 3D Printing yang Bisa Berubah Warna

Teknologi 3D printing menjadi salah satu percobaan utama ANREALAGE Spring/Summer 2027 melalui bustier dress bertekstur yang dapat berubah warna. Efek visualnya menyerupai Op Art karena warna berubah mengikuti perspektif pandang penonton./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Teknologi 3D printing menjadi salah satu percobaan utama ANREALAGE Spring/Summer 2027 melalui bustier dress bertekstur yang dapat berubah warna. Efek visualnya menyerupai Op Art karena warna berubah mengikuti perspektif pandang penonton./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Eksperimen teknologi yang menjadi ciri khas khas ANREALAGE akhirnya muncul dalam bentuk bustier dress hasil 3D printing. Busana tersebut memiliki tekstur yang dirancang untuk menghasilkan fluktuasi warna berdasarkan perspektif pandang.

Efeknya mengingatkan pada Op Art, ketika pola dan warna seolah bergeser maupun berubah saat seseorang bergeser posisi. Dengan demikian, fluktuasi tidak cuma terjadi karena model berjalan, tetapi juga karena metode pemirsa melihat busana tersebut.

Teknologi ini membikin sebuah busana terasa seperti memiliki beberapa tampilan dalam satu desain.

Hingga 2.000 Sisik E Ink dalam Satu Dress

ANREALAGE bekerja sama dengan E Ink untuk menghadirkan dress yang menggunakan sekitar 1.000 hingga 2.000 elemen E Ink Prism berbentuk seperti sisik. Material ini dapat berubah warna tanpa menghasilkan cahaya seperti layar LED konvensional./ Foto: instagram.com/anrealage_official

ANREALAGE bekerja sama dengan E Ink untuk menghadirkan dress yang menggunakan sekitar 1.000 hingga 2.000 elemen E Ink Prism berbentuk seperti sisik. Material ini dapat berubah warna tanpa menghasilkan cahaya seperti layar LED konvensional./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Bagian paling kompleks dari koleksi datang melalui enam dress bergaya armor yang dibuat menggunakan teknologi E Ink Prism 3. Setiap dress memiliki sekitar 1.000 hingga 2.000 elemen E Ink Prism yang disusun menyerupai sisik.

Berbeda dari LED yang menghasilkan cahaya sendiri, teknologi E Ink berkarakter reflektif sehingga warna kelihatan dengan memanfaatkan cahaya dari lingkungan. Teknologi ini juga berkarakter bistable, sehingga gambar dapat statis kelihatan tanpa membutuhkan daya secara terus-menerus.

Menurut Naoki Sumita, Presiden E Ink Japan, “ANREALAGE memiliki sejarah panjang dalam memadukan craftsmanship, teknologi, dan imajinasi dengan metode yang menantang sepertiapa kita melihat material sehari-hari.”

Kolaborasi tersebut memberitahu sepertiapa material yang biasanya berkarakter statis dapat berubah menjadi permukaan fashion yang dinamis.

Phoenix Menjadi Simbol Perubahan dan Kelahiran Kembali

Motif Phoenix menjadi salah satu simbol krusial dalam koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 yang merepresentasikan fluktuasi dan kelahiran kembali. Look epilog menggunakan LED untuk menghadirkan tubuh yang seolah menyala dengan cahaya api./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Motif Phoenix menjadi salah satu simbol krusial dalam koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 yang merepresentasikan fluktuasi dan kelahiran kembali. Look epilog menggunakan LED untuk menghadirkan tubuh yang seolah menyala dengan cahaya api./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Konsep fluktuasi semakin kuat pada bagiankecil akhir koleksi melalui rujukan terhadap Phoenix, burung api yang menjadi simbol kelahiran kembali. Morinaga memungut inspirasi dari Phoenix karya Osamu Tezuka untuk menggambarkan siklus fluktuasi dan pembaruan.

Look terakhir menampilkan “digital skin” dengan teknologi LED yang membikin tubuh model seolah diselimuti cahaya api. Presentasi tersebut diiringi pagelaran The Firebird karya Igor Stravinsky varian 1919.

Melalui “SKIN”, ANREALAGE membayangkan masa depan ketika busana bukan lagi sekadar bentuk yang dikenakan tubuh. Morinaga memperluas ide tersebut menjadi “third skin”, yaitu lapisan yang dapat berubah, memperbarui diri, dan terus menciptakan kemungkinan baru.

Bagaimana menurutmu, apakah fashion yang bisa berubah warna seperti koleksi ANREALAGE akan menjadi deskripsi busana masa depan yang benar-benar mau Anda kenakan, Beauties?

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads