Jakarta -
Dalam menghadapi kesulitan, banyak umat muslim mengucapkan Alhamdulillah Ala Kulli Hal sebagai corak rasa syukur sekaligus tanda keikhlasan mereka untuk menerima ketentuan dari Allah SWT.
Lebih dari sekadar rangkaian kata, ungkapan tersebut mencerminkan kepercayaan muslim bahwa segala sesuatu yang terjadi mempunyai hikmah dan makna baik di baliknya.
Adapun beberapa perihal yang dapat Bunda ketahui mengenai kalimat Alhamdulillah Ala Kulli Hal, seperti dari penulisan, kapan waktu yang tepat untuk mengucapkan, hingga jawabannya.
Alhamdulillah Ala Kulli Hal: Arab, latin, dan artinya
Dilansir dari laman detikcom, berikut langkah penulisan Alhamdulillah Ala Kulli Hal dalam Bahasa Arab dan latin yang dilengkapi dengan artinya.
الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ
Alhamdulillahi 'ala kulli haalin
Artinya:
“Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan.”
Ungkapan ini menjelaskan bahwa sebagai manusia kudu memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmati yang telah diberikan di dunia, seperti rezeki, kesehatan, dan segala urusan yang dimudahkan.
Kapan waktu yang tepat untuk mengucapkan Alhamdulillah Ala Kulli Hal?
Rasulullah SAW mengucapkan Alhamdulillah Ala Kulli Hal ketika mengalami situasi yang kurang menyenangkan. Dalam sebuah sabda yang diriwayatkan oleh HR. Ibnu Majah, Aisyah Radhiyallahu Anhu berkata:
“Dari Aisyah, kebiasaan Rasulullah SAW jika menyaksikan hal-hal yang beliau sukai adalah mengucapkan Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush shalihat, yang artinya segala puji hanya milik Allah SWT dengan segala nikmat dan kebaikan menjadi sempurna. Sedangkan jika beliau menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak disukai, beliau bakal mengucapkan Alhamdulillah ala kulli perihal yang artinya segala puji hanya milik Allah SWT di setiap keadaan.” (HR. Ibnu Majah No. 3803)
Dari sabda di atas, Rasulullah SAW membujuk para umatnya untuk tidak mengeluh ketika mendapatkan musibah alias kesulitan. Sebaliknya, Bunda dianjurkan untuk mengucapkan rasa syukur sebagai corak keikhlasan.
Sebab, di kembali ujian yang berat, Bunda bakal diberi kenikmatan yang luar biasa jika senantiasa sabar dan bersyukur.
Contoh penggunaan Alhamdulillah Ala Kulli Hal
Bunda dapat mengucapkan Alhamdulillah Ala Kulli Hal dalam kehidupan sehari-hari, ketika mengalami kesulitan. Berikut contoh penggunaannya:
Beberapa hari terakhir saya mendapatkan ujian yang cukup berat, tapi banyak perihal baik juga yang datang ke dalam kehidupanku. Alhamdulillah Ala Kulli Hal.
Meski sempat kesulitan, Alhamdulillah Ala Kulli Hal sekarang perlahan-lahan saya bisa memperoleh nikmat yang diberikan Allah SWT.
Hari ini cukup melelahkan lantaran kudu kerja dari pagi hingga malam. Namun, saya tetap berterima kasih lantaran telah diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. Alhamdulillah Ala Kulli Hal.
Jawaban Alhamdulillah Ala Kulli Hal
Rasulullah SAW bersabda,
إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ: الحَمْدُ لِلَّهِ، وَلْيَقُلْ لَهُ أَخُوهُ أَوْ صَاحِبُهُ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ، فَإِذَا قَالَ لَهُ: يَرْحَمُكَ اللَّهُ، فَلْيَقُلْ: يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ
Artinya:
“Apabila salah seorang di antara Anda bersin, maka hendaklah dia mengucapkan 'alhamdulillah,' (segala puji bagi Allah) dan hendaknya kerabat alias kawannya yang mendengar mengucapkan 'yarhamukallah' (semoga Allah merahmatimu). Maka setelah itu, hendaknya dia (yang bersin) mengucapkan 'yahdikumullah wa yushlihu balakum' (semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu).” (HR. Bukhari dan Abu Dawud).
Dari sabda di atas, di atas dijelaskan bahwa yarhamukallah diucapkan untuk orang yang mendengar ucapan Alhamdulillah. Sementara itu, yahdikumullah wa yuslihu balakum adalah jawaban ketika mendengar yarhamukallah.
Perbedaannya dengan Alhamdulillah Bini’matihi Tatinmush Shalihaat
Ungkapan Alhamdulillah Ala Kulli Hal dan Alhamdulillah Bini’matihi Tatinmush Shalihaat mempunyai makna yang sama, ialah sebagai corak rasa syukur kepada Allah SWT. Namun, rupanya ada perbedaan dari keduanya yang perlu Bunda ketahui.
Dari Aisyah RA, kebiasaan Rasulullah SAW ketika menyaksikan hal-hal yang disukai adalah mengucapkan, Bini’matihi Tatinmush Shalihaat. Sedangkan, ketika menyaksikan hal-hal yang tidak menyenangkan, Rasulullah bakal mengucapkan Allahuma Ala Kulli Hal.
Kalimat Bini’matihi Tatinmush Shalihaat diucapkan sebagai corak rasa syukur atas nikmat dan kebaikan. Sedangkan Alhamdulillah Ala Kulli Hal digunakan untuk tetap bersyukur, meski dalam kondisi yang kurang menyenangkan.
Nah, itulah beberapa perihal yang dapat Bunda ketahui mengenai Alhamdulillah Ala Kulli Hal. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·