Cara Bijak Orang Cerdas Menghadapi Teman yang Terlalu Banyak Bicara/Foto: Pexels/Liza Summer
Berhadapan dengan kawan yang terlalu banyak bicara memang bisa bikin bingung. Di satu sisi, Anda mau mendengarkan mereka. Tapi di sisi lain, mereka memonopoli percakapan dan membikin Anda alias orang lain di dalam obrolan jadi tidak bisa bercerita.
Menghadapi jenis orang seperti ini memang terkadang bisa melelahkan, ya, Beauties. Bukan berfaedah kita tidak menganggap cerita mereka tidak penting, tapi kita mengerti obrolan harusnya terjadi secara dua arah. Ada yang mendengarkan, ada yang berbicara, dan peran ini kudu dijalankan secara bergantian.
Nah, Anda bisa sontek langkah bijak orang pandai saat menghadapi kawan yang terlalu banyak berbicara. Dirangkum dari Psychology Today, yuk, simak ulasannya!
Tetap Mendengarkan, tapi Buat Batasan

Cara Bijak Orang Cerdas Menghadapi Teman yang Terlalu Banyak Bicara/Foto: Freepik
Orang pandai tetap mendengarkan temannya bercerita, tapi ketika sudah terlalu lama dan berlarut-larut, mereka bakal membikin batasan. Sambil mendengarkan, mereka memikirkan apa sebenarnya yang mau disampaikan orang itu.
Apakah cerita mereka memberikan kesan bahwa mereka mau dikagumi dan disanjung? Apakah cerita mereka sesuatu yang betul-betul individual dan telah mereka pendam dari lama? Apakah emosi yang tidak bisa mereka kendalikan? Itulah pertanyaan yang muncul di akal orang cerdas.
Ajukan Pertanyaan

Cara Bijak Orang Cerdas Menghadapi Teman yang Terlalu Banyak Bicara/Foto: Freepik
Setelah mendengarkan sejenak dan memikirkan apa yang ingin disampaikan, orang pandai bakal bertanya apakah lawan bicara keberatan jika mereka menyela cerita sebentar. Lawan bicara mungkin berkata, “Oh, saya terlalu banyak bicara, silakan Anda yang bercerita."
Jika musuh bicara berkata, "Izinkan saya menyelesaikan ceritaku," orang pandai bakal menanggapi mereka dengan lembut dan membalasnya dengan, "Oh, saya kira Anda sudah selesai bercerita. Boleh saya sampaikan apa yang saya tangkap dari omonganmu tadi?" Kalimat ini menandakan bahwa orang pandai mendengarkan dan menghargai cerita musuh bicara.
Namun, jika mereka tetap tetap berbicara, orang pandai bakal bersabar untuk mendengarkannya. Tapi jika mereka sudah berganti topik, orang pandai bakal menyela mereka dengan kalimat di atas. Cara ini juga berfaedah untuk menyaring info sehingga percakapan tidak melebar ke mana-mana.
Trik Menyela Pembicaraan

Cara Bijak Orang Cerdas Menghadapi Teman yang Terlalu Banyak Bicara/Foto: Freepik
Ketika orang pandai memutuskan untuk menyela omongan musuh bicara, mereka bakal mengatakan sesuatu tentang poin-poin dari cerita musuh bicara. Orang pandai tidak memberikan penjelasan psikologis yang mendalam, cukup katakan sesuatu yang sederhana dan langsung pada intinya.
Tapi yang kudu diperhatikan, ucapkan sesuatu yang mencerminkan perihal positif tentang musuh bicara. Jangan heran jika mereka mulai menyela, banyak orang menyela orang lain lantaran mereka takut dikritik.
Orang pandai tetap tenang, dan mengatakan, "Tunggu, saya mau menyelesaikan pemikiranku sekarang," lampau katakan apa yang ingin mereka katakan tentang obrolan musuh bicara.
Beri Sudut Pandang Diri Sendiri

Cara Bijak Orang Cerdas Menghadapi Teman yang Terlalu Banyak Bicara/Foto: Freepik
Orang pandai tidak hanya berkomentar tentang cerita musuh bicara, Beauties. Mereka menambahkan pengalamannya sendiri, ini bakal menegaskan bahwa mereka memahami apa yang musuh bicara alami.
Kenangan tentang kejadian serupa, emosi serupa, cerita lucu, cerita apa pun yang memberi orang pandai kesempatan untuk berbagi pengalaman diri sendiri tetapi dapat mereka kaitkan dengan pengalaman musuh bicara.
Hentikan Percakapan Jika Sudah Berlarut-larut

Cara Bijak Orang Cerdas Menghadapi Teman yang Terlalu Banyak Bicara/Foto: Freepik
Orang pandai bakal menghentikan percakapan jika sudah melangkah terlalu lama. Tidak ada salahnya untuk mengatakan kepada seseorang yang sudah Anda dengarkan lebih lama dari waktu yang Anda punya untuk menyudahi percakapan.
Orang pandai bakal meminta maaf, dan memberi argumen seperti ada pekerjaan lain yang kudu mereka lakukan. Percakapan bisa dilanjut di lain waktu.
Jika musuh bicara adalah jenis orang yang kembali lagi kelak untuk melanjutkan percakapan, dan orang pandai merasa tidak ada daya untuk mendengarkan, mereka bakal mengatakan, "Maaf, saya sedang sibuk sekarang." Ini merupakan langkah untuk melindungi batas diri sendiri.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)