Punya kepribadian introvert dan sering merasa kalah menonjol dibanding mitra kerja yang lebih cerewet? Tenang, Beauties, introvert di instansi sebenarnya nggak mesti berubah menjadi orang yang paling ramai agar dianggap kompeten.
Kamu statis bisa memenangkan hati ketua dan bercahaya dengan cara-cara tepat, loh. Lalu, apa saja tips introvert di tempat kerja agar statis bisa bercahaya tanpa mesti memaksakan diri menjadi orang lain?
1. Andalkan Kemampuan, Bukan Banyak Bicara

Ilustrasi kerja nyata/FreepiK; pressfoto
Kalau Anda termasuk introvert, nggak perlu memaksakan diri untuk selalu ikut ngobrol cuma agar kelihatan aktif. Biarkan kemampuanmu yang lebih dahulu “bicara”. Misalnya, jika Anda punya kapasitas mengolah data, membikin laporan, menulis, mengatur pekerjaan, maupun menyelesaikan masalah, tunjukkan lewat hasil yang rapi dan bisa diandalkan.
Menurut Harvard Business Review, orang introvert memiliki sejumlah kekuatan yang dapat membantu mereka dalam pekerjaan, termasuk kapasitas mendengarkan dan mempertimbangkan sesuatu sebelum memungut tindakan.
Jadi, Beauties, jangan merasa mesti menjadi orang paling berisik di ruangan untuk dianggap punya kontribusi. Kerja baik yang konsisten juga bisa bikin orang notice sama kamu.
2. Persiapkan Ide Sebelum Meeting

Ilustrasi menyiapkan ide/Freepik: katemangostar
Kalau mendadak ditanya saat meeting, otak langsung blank? Nah, daripada memaksakan diri spontan, Anda bisa memanfaatkan corak kerja introvert dengan mempersiapkan ide sebelum meeting.
Dilansir dari Harvard Business Review, persiapan dapat membantu seseorang yang cenderung introvert merasa lebih siap dalam situasi yang membutuhkan hubungan dan kontribusi di tempat kerja. Sebelum kedap dimulai, coba baca materi yang akan dibahas dan catat satu maupun dua hal yang menurutmu penting. Nggak mesti menyiapkan ceramah panjang, cukup punya poin yang mau Anda sampaikan.
3. Berani Berpendapat

Ilustrasi berpendapat/Freepik: magnific
Menjadi introvert bukan berarti mesti selalu membisu saat diskusi. Kalau Anda punya ide, menemukan masalah, maupun punya perspektif pandang yang berbeda, berani beranggapan justru penting.
Nggak perlu langsung memungut alih pembicaraan. Kamu bisa mulai dengan kalimat sederhana seperti, “Menurut saya, mungkin kita bisa mencoba…” maupun “Saya punya satu pertimbangan…”
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology menunjukkan bahwa perilaku proaktif di tempat kerja dapat berhubungan dengan beragam hasil positif bagi individu dan organisasi. Artinya, Anda nggak mesti berubah menjadi orang paling vokal. Cukup pastikan suaramu muncul ketika memang ada sesuatu yang perlu disampaikan.
4. Berbicara dengan Penuh Perhitungan

Ilustrasi pendengar yang baik/Freepik: magnific
Kalau Anda jenis orang yang lebih gemar mikir dahulu sebelum ngomong, sebenarnya ini bisa menjadi kelebihan. Kamu nggak perlu terburu-buru ikut menyahut setiap kali ada pembicaraan.
Dilansir dari Harvard Business Review, sebelum berbicara, pikirkan dahulu apa yang mau Anda sampaikan, apakah relevan, dan apa tujuanmu mengatakannya. Dengan begitu, pembicaraanmu bisa lebih fokus dan gampang dipahami.
Menjadi introvert bukan berarti Anda mesti mengubah kepribadian agar bisa berhasil di tempat kerja. Kamu statis bisa bercahaya dengan memanfaatkan kemampuanmu, mempersiapkan diri, berkomunikasi dengan metode yang nyaman, dan konsisten memberitahu hasil kerja.
Jadi, Beauties, nggak perlu minder cuma karena Anda bukan jenis yang paling ramai di kantor. Kadang, nggak banyak bunyi justru bukan berarti nggak punya sesuatu untuk dikatakan, Anda cuma memilih memastikan yang keluar memang punya arti.
__
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)