Pernah membuka aplikasi shopping hanya untuk melihat-lihat, tetapi beberapa menit kemudian sudah ada peralatan di keranjang yang sebenarnya tidak pernah Anda rencanakan untuk dibeli? Ditambah lagi dengan flash sale, gratis ongkir, voucher, dan notifikasi promo yang muncul silih berganti, bujukan untuk checkout jadi semakin susah ditahan.
Padahal, tidak semua peralatan yang terlihat menarik memang sedang Anda butuhkan. Lantas, gimana langkah agar tidak kalap shopping dan menahan diri tidak langsung menekan tombol checkout? Simak tips mengatur finansial di sini, yuk!
1. Beri Jeda Sebelum Checkout alias Tunda Pembayaran

Ilustrasi tunda pembayaran/freepik: tirachardz
Saat menemukan peralatan yang mau dibeli, jangan langsung melakukan pembayaran. Masukkan ke keranjang terlebih dulu dan beri jeda, misalnya beberapa jam alias satu hari. Setelah itu, lihat kembali peralatan tersebut.
Kalau setelah beberapa waktu Anda tetap merasa membutuhkannya dan peralatan tersebut memang sudah masuk rencana belanja, barulah pertimbangkan untuk membelinya. Sebaliknya, jika kemauan tersebut sudah hilang, kemungkinan Anda memang hanya tertarik sesaat.
2. Hapus Notifikasi Aplikasi Belanja

Ilustrasi mendapat notifikasi flash sale/freepik: magnific
Notifikasi seperti “flash sale dimulai”, “voucher hampir habis”, alias “harga turun hari ini” memang dirancang untuk menarik perhatian.
Kalau Anda sedang berupaya mengurangi shopping impulsif, matikan notifikasi promosi dari aplikasi belanja. Kamu tetap bisa membuka aplikasinya ketika memang mempunyai peralatan yang mau dicari. Dengan begitu, Anda yang menentukan kapan mau berbelanja, bukan notifikasi yang terus mengingatkan untuk membeli.
3. Buat Anggaran Belanja

Ilustrasi menulis anggaran belanja/freepik: wayhomestudio
Sebelum membeli barang, tentukan terlebih dulu berapa jumlah duit yang memang boleh digunakan untuk shopping dalam satu minggu alias satu bulan. Pisahkan juga duit untuk kebutuhan utama, tabungan, tagihan, dan hiburan. Setelah pemisah shopping tercapai, jangan menambah pengeluaran hanya lantaran menemukan promo menarik.
Dilansir dari Consumer Financial Protection Bureau (CFPB), membikin anggaran membantu seseorang memahami pendapatan dan pengeluaran serta merencanakan penggunaan duit untuk beragam kebutuhan.
4. Batasi Akses Aplikasi Belanja dan Pembayaran

Ilustrasi menggunakan kartu ATM dibanding M-banking/freepik: cookiestudio
Kalau Anda sering membuka aplikasi shopping hanya lantaran bosan, coba hapus aplikasi untuk sementara alias keluarkan akun dari perangkat yang paling sering digunakan.
Kamu juga bisa menghapus info pembayaran yang tersimpan jika fitur tersebut membikin proses checkout terlalu mudah dilakukan secara spontan. Misalnya, megnghapus M-banking di ponselmu untuk membikin checkoutmu jadi tertunda.
Tujuannya bukan membikin Anda tidak bisa berbelanja sama sekali, tetapi memberikan sedikit “hambatan” agar Anda tidak membeli sesuatu hanya lantaran dorongan sesaat.
5. Tanyakan: “Apa Aku Benar-Benar Butuh?”

Ilustrasi merenung sebelum belanja/gpointstudio
Sebelum checkout, coba tanyakan beberapa perihal kepada diri sendiri: Apakah saya betul-betul memerlukan peralatan ini? Apakah saya sudah punya peralatan yang fungsinya sama? Apakah saya bakal tetap membelinya jika tidak sedang diskon? Apakah membeli peralatan ini bakal mengganggu anggaran bulan ini?
Kalau sebagian besar jawabannya “tidak”, mungkin peralatan tersebut memang belum perlu dibeli.
Beauties, itu dia beberapa langkah menahan kemauan checkout. Bukan berarti Anda kudu berakhir membeli peralatan yang Anda sukai. Intinya adalah memberikan waktu untuk berpikir agar keputusan shopping tidak hanya didorong oleh promo, tren, alias kemauan sesaat.
__
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik wanita dan juga laki-laki, kami juga mempunyai organisasi unik untuk Anda yang tetap berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)