cara mencuci kain pel | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Kebersihan lantai rumah sangat memengaruhi kenyamanan kita saat beraktivitas di dalam ruangan. Namun, sisa kotoran, debu, dan minyak yang terangkat saat menyapu alias mengepel sering kali tertinggal di dalam serat kain pel, membuatnya berubah warna menjadi kehitaman dan mengeluarkan aroma tidak sedap jika tidak langsung dibersihkan dengan benar.
Mengucek kain pel yang sudah telanjur dekil tentu memerlukan tenaga ekstra dan sering kali membikin kita malas untuk segera mengerjakannya. Untungnya, ada trik pandai yang memanfaatkan kombinasi bahan-bahan di dapur untuk meluruhkan noda keras serta melenyapkan aroma amis tanpa perlu menguras daya kita untuk menguceknya.
Mengapa Kain Pel Bisa Mengeluarkan Bau Amis?
Bau amis alias apak pada kain pel umumnya dipicu oleh pertumbuhan kuman yang berkembang biak di lingkungan lembap. Ketika kita membersihkan lantai dari sisa tumpahan makanan alias minyak, partikel organik tersebut menempel di serat kain. Jika kain pel disimpan dalam kondisi separuh basah tanpa disinfeksi yang baik, kuman bakal memecah kotoran tersebut dan menghasilkan aroma menyengat.
Trik Merendam Kain Pel Dekil dengan Bahan Dapur
Metode merendam ini memanfaatkan reaksi kimia alami dari bahan-bahan dapur untuk mengangkat noda secara mandiri. Kamu tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk mengucek serat kain yang kotor lantaran kotoran bakal luruh dengan sendirinya ke air. Proses ini sangat efektif untuk mengembalikan kebersihan kain pel sekaligus membunuh kuman penyebab bau. Berikut perincian langkahnya dikutip dari Instagram @saswardihutasoit, Kamis (9/7/2026).
Bahan:
- Air panas secukupnya (hingga merendam kain)
- Baking soda secukupnya
- Garam dapur secukupnya
- Sabun cuci piring secukupnya
Langkah:
1. Masukkan kain pel yang dekil ke dalam ember kosong, lampau tuangkan air panas sampai seluruh bagian kain terendam dengan sempurna.
foto: Instagram/@saswardihutasoit
2. Tambahkan baking soda, garam, serta sabun cuci piring secukupnya ke dalam air rendaman tersebut.
3. Aduk campuran air dan bahan pembersih secara merata memakai perangkat bantu, kemudian diamkan beberapa saat. "Tunggu aja sampai air rendamannya jadi dingin," ujarnya dikutip dari unggahan akun IG @saswardihutasoit.
foto: Instagram/@saswardihutasoit
4. Peras kain pel langsung setelah air mendingin tanpa perlu dikucek, lampau bilas menggunakan air bersih yang mengalir.
foto: Instagram/@saswardihutasoit
5. Jemur kain pel di bawah terik mentari alias di tempat yang berventilasi baik hingga kering sempurna sebelum digunakan kembali.
Tabel 1: Analisis Fungsi Kombinasi Bahan Pembersih Alami
| 💧 Air Panas | Mematikan bakteri* | Melunakkan partikel kotoran dan lemak yang membeku di serat kain sehingga lebih mudah dibersihkan. |
| 🧂 Baking Soda | Menghilangkan bau | Membantu menyerap aroma amis sekaligus menetralkan keasaman noda organik pada kain. |
| 🧂 Garam Dapur | Antiseptik alami | Membantu melepaskan ikatan kotoran padat yang menempel kuat pada serat kain. |
| 🫧 Sabun Cuci Piring | Mengangkat lemak | Mengikat sisa minyak dapur agar mudah larut dan terbilas berbareng air rendaman. |
*Air panas membantu menurunkan jumlah mikroorganisme pada kondisi tertentu, tetapi efektivitasnya berjuntai pada suhu dan lama perendaman.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Ditanyakan)
Apakah jenis kain pel tertentu bisa rusak jika direndam air panas?
Kain pel berbahan katun original alias mikrofiber umumnya sangat aman, namun kain pel yang mempunyai banyak kandungan plastik sintetis berisiko melar alias rentan jika terkena air mendidih.
Bagaimana langkah menyimpan kain pel agar tidak mudah aroma apak setelah dicuci?
Simpan dengan posisi kepala kain pel menghadap ke atas (digantung) di tempat kering yang terkena sirkulasi udara baik agar sisa kelembapan di dalam serat sigap menguap.
Bolehkah sabun cuci piring diganti dengan detergen busana biasa?
Boleh saja, namun sabun cuci piring mempunyai keahlian formula unik untuk melarutkan sisa residu minyak dan lemak lantai yang menempel di kain pel jauh lebih baik daripada detergen baju.
Mengapa lantai kadang terasa lengket setelah kain pel dibersihkan dengan metode ini?
Hal itu biasanya terjadi lantaran proses pembilasan kain pel kurang bersih, sehingga sisa sabun alias soda kue tetap tertinggal di serat kain saat dipakai mengepel kembali.
Berapa lama idealnya kita kudu mengganti kepala kain pel dengan yang baru?
Meskipun rutin dibersihkan dengan trik ini, kepala kain pel sebaiknya diganti secara berkala setiap 3 hingga 4 bulan sekali demi menjaga higienitas lantai rumah kita.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·