OpenAI balik memperluas mekanisme iklan di ChatGPT, dimana kali ini bukan lagi sekadar sponsored link maupun iklan berbentuk teks seperti sebelumnya, namun iklan visual yang bisa muncul ketika pelanggan sedang membikin gambar menggunakan ChatGPT.
Nah jika sebelumnya, iklan di ChatGPT datang dalam bentuk placement berbasis teks yang ditampilkan terpisah dari respons AI.
Baca Juga : Baru 200 Hari, Iklan ChatGPT Sudah Menghasilkan Rp16 Triliun per Tahun!
Kini OpenAI menyiapkan format baru yang memungkinkan pengiklan menampilkan gambar produk maupun jasa mereka. Dan untuk tahap awal, format ini akan muncul ketika pelanggan sedang berbuat proses generate gambar.

Misalnya, ketika seseorang menggunakan ChatGPT untuk mencari inspirasi fashion maupun merencanakan pembaharuan rumah, mereka berpotensi melihat iklan visual yang relevan dengan aktivitas tersebut.
Nah jangan cemas kelak akan bikin bingung hasil ChatGPT ya, karena OpenAI menegaskan bahwa iklan akan statis diberi label dengan jelas dan dipisahkan dari gambar yang sedang dibuat oleh ChatGPT.

Iklan Tidak Mempengaruhi Jawaban ChatGPT
Selain itu, OpenAI juga menegaskan bahwa iklan tersebut tidak akan memengaruhi respons ChatGPT, termasuk hasil gambar yang sedang dibuat.
Jadi secara konsep, iklan cuma menjadi elemen tambahan di sekitar pengalaman ChatGPT dan tidak seharusnya mengubah balasan berdasarkan kepentingan pengiklan.
Dan untuk sekarang, iklan ini akan mulai menguji format iklan visual ini pada akhir Oktober 2026 di Amerika Serikat berbareng sejumlah pengiklan terbatas. Jadi kemungkinan besar kita belum kebagian iklan tersebut guys.
Nah melihat cara ini, jelas ini memberitahu bahwa OpenAI mulai membangun mekanisme iklan yang jauh lebih besar, bukan sekadar menampilkan sponsored link saja.
Selain itu, OpenAI juga memperluas fitur pengukuran iklan agar perusahaan bisa melihat performa kampanye dan menghubungkan keterangan conversion dari beragam platform seperti Hightouch, Tealium dan LiveRamp. Dan terlebihlagi mereka bekerja sama dengan beragam pemasok attribution dan analytics untuk membantu pengiklan mengetahui apakah iklan di ChatGPT benar-benar menghasilkan pembelian tambahan.
Dengan kata lain, ChatGPT perlahan bukan cuma menjadi chatbot AI, tetapi juga mulai dibangun sebagai platform advertising yang cukup serius.
Nah sepertiapa menurutmu mengenai hal ini guys? coba komen dibawah dan berikan pendapatmu.
Via : OpenAI
Catatan Penulis : Kincai Media sepenuhnya bersandar pada iklan untuk statis hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati artikel dan panduan di situs ini, meminta whitelist halaman ini di AdBlock Anda sebagai bentuk sokongan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pelanggan Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui sokongan di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan maupun butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
